280 research outputs found

    Prospek Ekonomi Islam di Indonesia (Analisis Teori Halal Hendri Hermawan Adinugraha)

    No full text
     Absract  The principles of Islamic economics originating from the Qur'an and Hadith have become a real clarity for Muslim society. Islamic economics is expected to be able as a solution to create benefits for society. This study uses a descriptive qualitative method approach and a type of literature study research to answer the problem formulation. The research aims to prove that the halal theory from the perspective of Hendri Hermawan can support the development of the Indonesian Islamic economy. The results obtained are that the prospects for the Islamic economy make Indonesia a country that is the center of international halal products. Three theories fall into the category of Islamic economic prospects. The basic core of halal labeling is that the halal logo has a symbolic meaning to protect one's self from consuming halal and good goods. Then the halal lifestyle is a lifestyle that follows ten young people in Indonesia. With a halal lifestyle, of course, the morals and education of the younger generation can be maintained. Halal tourism here is a kind of government economic sector that provides facilities with Islamic sharia provisions. Hendri Hermawan's thoughts are very influential on the current economy.   Keyword: Islamic Economics, Halal, Hendri Hermawan                                 Abstrak Prinsip-prinsip ekonomi Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis menjadi sebuah kejelasan yang nyata bagi masyarakat muslim.Selama ini ekonomi konvensional terdapat sistem bunga sebagai alat keuntungan menjadi salah satu penyebab krisis ekonomi. Ekonomi Islam diharapkan mampu sebagai solusi menciptakan kemaslahatan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dan jenis penelitian studi literatur untuk menjawab rumusan masalah. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan bahwa teori halal perspektif Hendri Hermawan dapat mendukung perkembangan ekonomi Islam Indonesia. Hasil yang diperoleh bahwa Prospek ekonomi Islam menjadikan Indonesia negara yang menjadi pusat produk halal internasional. Sebagaimana pemikiran. Ada tiga teori yag masuk dalam kategori prospek ekonomi Islam. Inti yang mendasar labelisasi halal adalah logo halal memiliki makna simbol untuk menjaga diri seseorang mengkonsumsi barang yang halal dan baik. Kemudian halal lifestyle merupakan gaya hidup yang mengikuti ten anak muda di Indonesia. Adanya gaya hidup yang halal tentu moral dan pendidikan generasi muda dapat terjaga. Untuk wisata halal disini adalah semacam sektor perekonomian pemeritah yang menyediakan fasilitas yang sesuai dengan ketentuan syariah Islam. Pemikiran Hendri Hermawan sangatlah perpengaruh terhadap perekonomian saat ini.   Kata Kunci: Ekonomi Islam, Halal, Hendri Hermawa

    Implementation of QRIS-Based Payments Towards the Digitalization of Indonesian MSMEs

    No full text
    This study aims to determine the implementation of QRIS as measured by the existence and urgency as a payment digitalization medium to support the Digitalization of MSMEs in the context of Indonesia's economic recovery. This research is a literature study that was analyzed using a qualitative-descriptive approach with secondary data sources originating from journals and reports related to the Digitalization of MSMEs. The results and discussion of this research, that the QRIS launched by Bank Indonesia can help MSME actors adapt to existing conditions. QRIS as a MSME survival strategy is carried with the theme EXCELLENCE (UNiversal, Easy, Profit and Direct). The theme was taken because the use of QRIS is easy and practical, namely by scanning the QR code that has been provided by the merchant. QRIS has been officially launched and supervised under Bank Indonesia. The easy use of QRIS provides benefits for both merchants and buyers, especially for users of non-cash payment applications. For merchants, QRIS is useful in terms of increasing sales, practicality, branding, saving, avoiding counterfeit money, segregating business funds, and credit profiles. QRIS are flexible, safe and practical so that QRIS can become the driving force in the acceleration of digitalization for economic recovery. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi dari QRIS yang diukur dari eksistensi serta urgensi sebagai media digitalisasi pembayaran guna mendukung digitalisasi UMKM dalam rangka pemulihan perekonomian Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dalam menjelaskan fenomena terkait implementasi QRIS pada UMKM. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang berasal dari jurnal maupun laporan terkait dengan digitalisasi UMKM. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini, bahwa QRIS yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dapat membantu adaptasi pelaku UMKM terkait kondisi yang ada. QRIS sebagai strategi bertahan UMKM ini diusung dengan tema UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung). Tema tersebut diambil karena penggunaan QRIS yang mudah dan praktis, yaitu dengan melakukan scan pada QR code yang sudah disediakan oleh merchant. QRIS telah resmi diluncurkan dan diawasi dibawah Bank Indonesia. Penggunaan QRIS yang mudah memberikan manfaat baik bagi merchant maupun kepada pembeli terutama bagi pengguna aplikasi pembayaran non tunai. Bagi merchant, QRIS bermanfaat dalam segi, peningkatan penjuala, praktis, branding, hemat, penghindaran uang palsu, pemisahan dana usaha, dan credit profile. Bagi pengguna, manfaat QRIS berupa, fleksibel, aman dan praktis. Dalam hal ini, maka dapat dikatakan QRIS sebagai pendorong percepatan digitalisasi guna pemulihan ekonomi.

    Pendampingan Pertolongan Pertama Bagi Masyarakat Korban Banjir Di Kota Pekalongan

    No full text
    Activities to anticipate natural disaster management through first aid assistance for flood victims in Pekalongan City are very applicable and needed by flood-affected communities. So that the urgency of first aid in health service efforts for flood victims in Pekalongan City cannot be doubted. This community service aims to describe the form of first aid assistance for flood victims in Pekalongan City. This community service method is carried out through several stages, namely planning and preparation, implementation, and evaluation of activities. The results of this service show that first aid assistance for flood victims in Pekalongan City has been carried out by the community service team together with UKK-KSR PMI Unit IAIN Pekalongan. Planning and preparation before undertaking a community service program. The implementation of the community service program which consists of several activities, namely mental recovery of children affected by flooding, conducting basic tension medical treatment to residents affected by the flood, distributing aid to refugee camps for flood victims, conducting assessments in refugee camps, and evacuating flood victims. Finally, the process of evaluation and improvement for further service activities

    Retracted : Pemasaran Syariah di Lembaga Keuangan Mikro Islam: Konsep Dan Implementasi Di Puskopsyah DIY

    No full text
    RetractedFollowing a rigorous, carrefully concered review of the  article published in Perisai Islamic Banking and Finance Journal to article entitled “Pemasaran Syariah di Lembaga Keuangan Mikro Islam: Konsep dan Implementasi di Puskopsyah D.I. Yogyakarta” Vol.1, No.3, pp. 180-199, October 2017, DOI Link: http://doi.org/10.21070/perisai.v1i3.969This paper has been found to be in violation of the Perisai Islamic Banking and Finance Journal and has been retracted.The article contained redudant material, the editor investigated and found that the paper published in An-Nisbah Jurnal Ekonomi Syariah, Vol.4 No.1, DOI Link:1http://dx.doi.org/0.21274/an.2017.4.1.25-50.The document and its content has been removed from Perisai Islamic Banking and Finance Journal, and reasonable effort should be made to remove all references to the article.

    PEMASARAN SYARIAH PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH

    No full text
    The rise of sharia finance industry that used “sharia branding” such as sharia banking, sharia mini market, sharia hotel, until sharia franchise resulted in conventional institutions are also diversifying sharia-compliant. Ideally this should be balanced by the application of such management is based on sharia like sharia marketing, but in reality many of them are not implementing it yet. Based on the above reasons, this research aims to understand the concept and implementation of sharia marketing at Micro Islamic Financial Institutions (Puskopsyah DIY) comprehensively. This study used a type of field research that is descriptive analytical. This study is also equipped with library research. Data collection techniques using triangulation method, while the data analysis techniques using taxonomic analysis with interactive model. The survey results revealed that implementation of sharia marketing concept in Puskopsyah DIY was good enough though not all aspects of running perfectly. For example, the facts on the ground show that not all product marketing process carried out by the prevailing fatwa supervised and issued by the Sharia Supervisory Board. Keywords: Sharia, Marketing, and Puskopsyah DIY.</p

    Dakwah Nabi Muhammad terhadap masyarakat Madinah perspektif komunikasi antarbudaya

    No full text
    The purpose of this research is to know strategy and method propagation of Prophet Muhammad to society of Medina through intercultural communication approach. This type of research was used descriptive qualitative research with historical approach. The author conducted data collection by way of library reseach and documentation, then the author uses descriptive analysis method to analyze data about propagation strategy of Prophet Muhammad SAW in Medina through intercultural communication approach. The result of the research shows that the propagation strategy of the Prophet towards the people of Medina is by building mosque, creating new brotherhood relationship between Muhajirin and Ansor people, building cooperation and peace agreement, and forming Medina Charter as conflict resolution. Later, the Prophet’s propagation of the Medina community through the approach of intercultural communication in spreading the religion of Islam through personal, education, discussion, offer, mission and correspondence methods have been able to realize Islam rahmatan lil’alamin. The proof of the Prophet’s da’wah success is that almost the entire population of Medina is Muslim. This is a clear proof of the Islam truth and the empirical reality of the effectiveness of Prophet’s propagation using intercultural communication. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi dan metode dakwah Nabi Muhammad terhadap masyarakat Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis. Penulis melakukan pengumpulan data dengan cara riset kepustakaan dan dokumentasi, kemudian penulis menggunakan metode deskriptif analisis untuk menganalisis data tentang strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Nabi terhadap masyarakat Madinah adalah dengan cara membangun Masjid, menciptakan hubungan persaudaraan baru atara orang Muhajirin dan Ansor, membangun kesepakatan kerjasama dan perdamaian, dan membentuk Piagam Madinah sebagai resolusi konflik. Kemudian, dakwah Nabi terhadap masyarakat Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya dalam menyebarkan agama Islam melalui metode personal, pendidikan, diskusi, penawaran, misi dan korespondensi telah mampu mewujudkan Islam yang rahmatan lil’alamin. Bukti dari keberhasilan dakwah Nabi ialah hampir keseluruhan dari penduduk Madinah beragama Islam. Ini sebagai bukti nyata tentang kebenaran agama Islam dan realitas empiris akan efektifitas dakwah Rasulullah menggunakan komunikasi antarbudaya

    Penerapan Kaidah al-Ghunm bi al-Ghurm dalam Pembiayaan Mushārakah pada Perbankan Syariah

    No full text
    This purpose of this research is to describe the theoretical study of the principle of al-ghunm bi al-ghurm in detail and its implementation in mushārakah  financing at Islamic banking. The type of research has been included in the library research category which is writing the data and information obtained from published sources. Therefore, this research was used literature research from journals, books and other sources related to the topic. This research used normative juridical approach, then in every analysis always refers main reference on primary sources, such as Umar Abdullah al-Kamil dissertation which entitled al-Qawa’id al-Fiqhiyyah al-Kubrā wa Atsaruhā fi al-Mu‘āmalat al-Māliyahand paper by Walid Rashid Ibn As-Sa'idan about Qawā‘id al-Buyu’ wa Farāid al-Furu’to identify the concept of al-ghunm bi al-ghurm in mushārakah  financing at Islamic banking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan hasil temuan/pengamatan mengenai konsep al-ghunm bi al-ghurm dalam pembiayaan mushārakah  pada perbankan syariah. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) dimana pengumpulan data dan informasinya diperoleh dari sumber-sumber pustaka (bacaan) yang berasal dari buku, hasil penelitian, jurnal dan bahan-bahan bacaan lainnya yang masih ada relevansinya dengan topik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, maka dalam setiap analisa selalu merujuk (rujukan utama) pada sumber primer yaitu disertasi Umar Abdullah al-Kamil yang berjudul al-Qawa’id al-Fiqhiyyah al-Kubrā wa Atharuhā fi al-Mu‘āmalat al-Māliyah dan paper karya Walid Ibnu Rasyid As-Sa’idan tentang Qawā‘id al-Buyu’ wa Farāiḍ al-Furu’ untuk mengidentifikasi konsep al-ghunm bi al-ghurm dalam pembiayaan mushārakah  pada perbankan syariah

    YAUMIDDIN DALAM PERSPEKTIF TEORI HERMENEUTIKA EMILIO BETTI

    No full text
    Abstrak: Paper ini menggunakan pendekatan kajian pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, dan literatur lainnya yang masih ada relevansinya dengan topik ini. Tujuan dari paper ini ialah berusaha untuk menginterprestasikan kata yaumuddin dalam QS. Al-Fatihah: 4 dipandang dari teori hermeneutika Emilio Betti. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa menurut Emilio Betti kajian terhadap teks erat kaitannya dengan kegiatan interpretasi meaning yang terkandung di dalam teks tersebut. Meaning senantiasa merujuk pada objektifitas pemikiran sang penafsir. Oleh karenanya, interpretasi teks hendaknya bersifat gerakan penafsiran yang melibatkan aspek kebahasaan, latar belakang historis dan pengenalan terhadap si pengarang secara bersama-sama. Metode hermeneutika Betti lebih menekankan pada rekonstruksi makna berbekal cakrawala intelektual penafsir (subjek) menggunakan model interprestasi reproduktif. Berdasarkan teori Betti tersebut, teks yaumiddin pada QS. Al-Fatihah: 4 berarti hari ditiupnya sangsakala, dimana hari yang tidak seorang pun dapat membela orang lain, sehingga hari itu dinamakan juga sebagai hari keputusan dan hari pembalasan oleh Allah SWT.Kata Kunci: Emilio Betti, Objektifitas, Rekonstruksi, dan Reproduktif.Abstract: This paper uses lierature research approach which sourced from books, journals, and other literature that still have relevance to this topic. This paper seeks to interpret the word “yaumiddin” in QS. Al-Fatihah: 4 from the perspective of Emilio Betti hermeneutic theory. The results of study showed that in a perspective of Betti the text closely related to the activities of interpretation of the meaning contained in the text. Meaning always refers to the objectivity of the interpreter thought. Therefore, the interpretation of the text should be the movement of interpretation that involves linguistic aspects, historical background and introduction to the author together. Betti hermeneutical method is more emphasis on the reconstruction of the intellectual horizons of meaning armed interpreter (subject) using a model of reproductive interpretation. Based on Betti theory that text “yaumiddin” on QS. Al-Fatihah: 4 means the day he blew the trumpet, where the day that no one can defend someone else, so the day was named as well as the decisions and the Day of Judgment by Allah SWT.Keywords: Emilio Betti, Objectivity, Reconstructive and Reproductive.</jats:p

    Dakwah Nabi Muhammad terhadap Masyarakat Madinah Perspektif Komunikasi Antarbudaya

    No full text
    The purpose of this research is to know strategy and method propagation of Prophet Muhammad to society of Medina through intercultural communication approach. This type of research was used descriptive qualitative research with historical approach. The author conducted data collection by way of library reseach and documentation, then the author uses descriptive analysis method to analyze data about propagation strategy of Prophet Muhammad SAW in Medina through intercultural communication approach. The result of the research shows that the propagation strategy of the Prophet towards the people of Medina is by building mosque, creating new brotherhood relationship between Muhajirin and Ansor people, building cooperation and peace agreement, and forming Medina Charter as conflict resolution. Later, the Prophet’s propagation of the Medina community through the approach of intercultural communication in spreading the religion of Islam through personal, education, discussion, offer, mission and correspondence methods have been able to realize Islam rahmatan lil’alamin. The proof of the Prophet’s da’wah success is that almost the entire population of Medina is Muslim. This is a clear proof of the Islam truth and the empirical reality of the effectiveness of Prophet’s propagation using intercultural communication. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi dan metode dakwah Nabi Muhammad terhadap masyarakat Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis. Penulis melakukan pengumpulan data dengan cara riset kepustakaan dan dokumentasi, kemudian penulis menggunakan metode deskriptif analisis untuk menganalisis data tentang strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah Nabi terhadap masyarakat Madinah adalah dengan cara membangun Masjid, menciptakan hubungan persaudaraan baru atara orang Muhajirin dan Ansor, membangun kesepakatan kerjasama dan perdamaian, dan membentuk Piagam Madinah sebagai resolusi konflik. Kemudian, dakwah Nabi terhadap masyarakat Madinah melalui pendekatan komunikasi antarbudaya dalam menyebarkan agama Islam melalui metode personal, pendidikan, diskusi, penawaran, misi dan korespondensi telah mampu mewujudkan Islam yang rahmatan lil’alamin. Bukti dari keberhasilan dakwah Nabi ialah hampir keseluruhan dari penduduk Madinah beragama Islam. Ini sebagai bukti nyata tentang kebenaran agama Islam dan realitas empiris akan efektifitas dakwah Rasulullah menggunakan komunikasi antarbudaya

    Efektivitas Pembelajaran Ilmu Resep di SMK Bidang Keahlian Farmasi di Kabupaten Cilacap

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Efektivitas pembelajaran ilmu resep di SMK bidang keahlian farmasi di Kabupaten Cilacap, dan (2) Pengaruh kompetensi profesional guru, pengelola-an kelas dan sarana prasarana pembelajaran dengan efektivitas pembelajaran ilmu resep pada siswa SMK bidang keahlian farmasi di Kabupaten Cilacap. Populasi seluruh siswa SMK bidang keahlian farmasi kelas XI di kabupaten Cilacap. Pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert dan rating scale. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran ilmu resep di SMK bidang keahlian farmasi di Kabupaten Cilacap berada pada kategori sangat baik. Hasil analisis regresi ganda menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif secara bersama-sama kompetensi profesional guru, pengelolaan kelas dan sarana prasarana pembelajaran terhadap efektivitas pembelajaran ilmu resep di SMK bidang keahlian farmasi di Kabupaten Cilacap dengan koefisien korelasi 0,521 dengan Fhitung=15,497 dan sumbangan efektif 27,1%. Kata kunci: efektivitas pembelajaran, ilmu resep, bidang keahlian farmas
    corecore