16 research outputs found
Bandingan Penyair Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad: Hablun Minallah dalam Berdakwah
Yahya M.S. is a prolific Bruneian religious poet who has produced numerous poems addressing various universal issues. In Malaysia, a comparable prolific religious poet is Suhaimi Haji Muhammad. In the early stages of their literary careers, both poets were known for producing abstract poetry. Over time, they adopted a more accessible approach to their audiences. However, Suhaimi Haji Muhammad continues to maintain a linguistic style that is relatively challenging to comprehend. Despite their elevated poetic styles, both poets actively explore religious themes. Clearly, Yahya M.S. and Suhaimi Haji Muhammad use literary discourse as a medium for preaching. This indirect mode of religious expression reflects the concepts of hablun minallah (the relationship between humans and Allah) and hablun minannas (relationships among human beings). Nevertheless, this study focuses specifically on poems themed around hablun minallah. Therefore, this research compares the poems of Yahya M.S. and Suhaimi Haji Muhammad to examine their respective poetic styles in conveying religious messages. Although both poets have opened avenues for audiences to better understand their poetry, Suhaimi Haji Muhammad still retains a language style that is difficult to interpret.
Keywords: Comparison, dakwah, hablun minallah, poet, Yahya M.S., Suhaimi Haji Muhammad
Full text: PDF
Yahya M.S. merupakan penyair prolifik agamawan Brunei yang banyak menghasilkan puisi dan mengemukan pelbagai isu yang universal. Di Malaysia, penyair prolifik agamawan yang boleh dipadankan ialah Suhaimi Haji Muhammad. Pada awal pelibatan, kedua-dua penyair tersebut memang terkenal dengan sajak-sajak abstrak. Kemudian, kedua-dua penyair memberikan keterbukaan kepada khalayaknya. Walau bagaimanapun, Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami. Di sebalik gaya penyairan yang tinggi, kedua-dua penyair ini juga aktif mengemukakan tema keagamaan. Ternyata, Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad menggunakan wacana sastera ini sebagai wadah untuk berdakwah. Dakwah yang disampaikan secara tidak langsung mencerminkan hablun minallah (hubungan dengan Allah) dan hablun minannas (hubungan sesama manusia). Walau bagaimanapun, kajian ini berfokuskan kepada puisi-puisi yang bertemakan hablun minallah. Oleh itu, kajian ini akan membandingkan puisi-puisi Yahya M.S. dan Suhaimi Haji Muhammad untuk mengupas gaya penyairan masing-masing dalam berdakwah. Sungguhpun kedua-dua penyair telah memberikan keterbukaan kepada khalayak dalam memahami puisi yang dihasilkan, namun Suhaimi Haji Muhammad masih kental dengan gaya bahasanya yang sukar difahami.
Kata kunci: Bandingan, dakwah, hablun minallah, penyair, Yahya M.S, Suhaimi Haji Muhammad
Teks penuh: PDF
 
Kepenyairan Yahya M.S Dan Suhaimi Haji Muhammad: Bandingan Tokoh Penyair Prolifik Brunei Dan Malaysia
Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad ialah penyair prolifik di negara masing-masing. Di Brunei, Yahya M.S sebagai salah seorang pelopor dalam penulisan puisi bercorak keislaman. Di Malaysia, Suhaimi Haji Muhammad sebagai pelopor aliran surrealism dan membawa aliran yang menyimpang daripada puisi-puisi sezamannya. Kedua-dua tokoh puisi ini hebat memanfaatkan genre puisi untuk mengkritik, mengupas isu masyarakat, menegur ketidakwajaran masyarakat, mendidik akhlak dan menjadikah puisi sebagai wadah berdakwah. Kedua-dua tokoh puisi ini bukan sahaja galak mengemukakan pelbagai isu universal dan semasa, malah juga menghasilkan puisi yang unik dengan gaya bahasa yang tinggi hinggakan kedua-duanya pernah dikategorikan sebagai penyajak kabur. Persamaan latar penyair ini mewajarkan kedua-duanya untuk dibandingkan. Objektif penelitian ini adalah untuk membandingkan ketokohan penyair melalui latar belakang penyair serta mengupas kecenderungan kedua-dua tokoh dalam menghasilkan karya. Oleh yang demikian, penelitian ini bertolak dari persoalan sejauh mana persamaan dan perbezaan latar belakang Yahya M.S dan Suhaimi Haji Muhammad memberikan impak serta mempengaruhi penghasilan karya mereka. Penelitian terhadap perbandingan tokoh dan kepenyairan amat penting dilakukan bagi mencerminkan kecenderungan kedua-dua tokoh penyair prolifik ini dalam menghasilkan karya
Dilema Hak Atas Pekerjaan dalam Kebijakan Pasar Tenaga Kerja Fleksibel
The right to work demands the role of the State in its fulfillment but the development of a flexible labor market poses a dilemma for the state in fulfilling the right to work. This study was conducted by using a normative type of research that examines the right to work in a flexible labor market using a statutory approach. In Indonesia, the flexible labor market is embodied in the Job Creation Act, which describes the state’s dilemmatic position in carrying out its duties for the right to work. Against this dilemmatic position, the state prioritizes job creation over the feasibility of the jobs created. Based on this research, the author outlines the importance of a holistic approach in viewing human rights in the legislation process. So that the availability of work and the feasibility of work are not placed separately. This is because indecent work places the degree of human beings, who are trying to be protected by human rights, in a vulnerable position.Hak atas pekerjaan menuntut peran Negara dalam pemenuhannya, namun kehadiran pasar tenaga kerja fleksibel telah menimbulkan dilema bagi negara dalam pemenuhan hak atas pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang menelaah hak atas pekerjaan di dalam pasar tenaga kerja fleksibel dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan. Di Indonesia, pasar tenaga kerja fleksibel mewujud dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang menggambarkan posisi dilematis negara dalam menjalankan tanggungjawabnya terhadap hak atas pekerjaan. Terhadap posisi dilematis ini, negara mendahulukan terciptanya lapangan kerja dibandingkan dengan kelayakan pekerjaan yang diciptakan. Berdasarkan penelitian ini, terkuak pentingnya pendekatan holistik dalam memandang hak asasi manusia. Sehingga antara ketersediaan pekerjaan dan kelayakan pekerjaan tidak diletakkan secara terpisah. Hal ini dikarenakan pekerjaan yang tidak layak, menempatkan derajat manusia yang dilindungi oleh hak asasi manusia dalam posisi yang rentan
Efek Analgetik dan Penurunan Kadar Asam Urat Penderita Rheumatoid Arthritis dengan Terapi Komplementer Menggunakan Serai Merah
Increased levels of uric acid as a natural antioxidant are characterised by complaints of pain accompanied by joint swelling with acute symptoms and repeated attacks. One of the plants that is useful for reducing joint pain and swelling is red lemongrass (Cymbopogon nardus L. Randle). This study aims to analyze the effect of complementary therapy by soaking the feet with a mixture of red lemongrass as an analgesic and reducing uric acid levels in rheumatoid arthritis patients.
This research method is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design without a control group on 23 elderly people. The results of the Wilcoxon non-parametric test showed that there was a change in pain scale and uric acid levels after the intervention (p = 0.00 and p = 0.02).
It was concluded that warm water bath therapy with a mixture of red lemongrass was effective in reducing pain scale and reducing uric acid levels in rheumatoid arthritis patients.Peningkatan kadar asam urat sebagai antioksidan alami ditandai dengan keluhan nyeri disertai dengan pembengkakan sendi dengan gejala akut dan serangan berulang. Salah satu tanaman yang berguna untuk mengurangi nyeri sendi dan pembengkakan adalah serai merah (Cymbopogon nardus L. Randle). Penelitian ini bertujuan menganalisis efek terapi komplementer merendam kaki dengan campuran serai merah sebagai analgesik dan menurunkan kadar asam urat pada pasien rheumatoid arthritis.
Metode penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol pada 23 orang lanjut usia. Hasil uji non parametrik wilcoxon didapatkan adanya perubahan skala nyeri dan kadar asam urat setelah dilakukan intervensi (p = 0,00 dan p = 0,02).
Disimpulkan bahwa terapi rendam air hangat dengan campuran serai merah efektif mengurangi skala nyeri dan menurunkan kadar asam urat pada pasien rheumatoid arthritis
Therapeutic Effect Of Warm Fragrant Lemongrass Foot Soak Against Changes In The Joint Pain Scale Of Rheumatoid Arthritis Patients
Uric acid is a natural antioxidant produced by the human body, but it can trigger rheumatoid arthritis if the amount exceeds the normal threshold with typical symptoms in the form of pain accompanied by swelling in the joint area, even in advanced conditions there is joint stiffness. Cymbopogon nardus (L.) Rendle or lemongrass is an effective plant to reduce joint pain and swelling. The purpose of this study was to describe the effect of warm lemongrass foot bath therapy on changes in the scale of joint pain in patients with rheumatoid arthritis. This study is a pre-experimental study with one group pre-test and post-test design without a control group, changes after two days of soaking warm lemongrass feet by observing changes in the pain scale of 23 respondents. The Wilcoxon test results showed that there was a change in the pain scale after intervention with a value of p = 0.01, which means that warm scented lemongrass foot soak affects reducing the pain scale of patients with rheumatoid arthritis. The warm sensation of the foot soaking intervention provides a peripheral vasodilation effect which causes a decrease in joint pain in inflamed tissues, the chemical effect of citronellal compounds is around 32-45%, geraniol 12-18%, and citronellol 12-25% in citronella plants are also proven to play a role in reducing pain. This study concluded that warm lemongrass foot soaking therapy affected the changes in the scale of joint pain in Rheumatoid Arthritis
Asian Values Discourses and Its Impact on Freedom of Expression in Social Media
This study originates from the discourse on social media regarding a set of Asian cultural values that often conflict with universal human rights principles. These values, recognized in human rights studies as Asian values, are seen in various studies as intertwined with threats to human rights. Therefore, this study aims to uncover the forms of discourse surrounding Asian values on social media and their potential impact on freedom of expression. Based on these issues, this research employs a non-doctrinal method, which examines law within various extra-legal contexts, to explore the discourse of Asian values emerging on social media—especially on the \u27X\u27 platform—and its relationship with political and religious expression on social media. The study reveals that the tendency of Asian values to support authoritarianism also extends to social media. Various expressions are then labeled as uncivil and contrary to Indonesian culture. This situation leads Asian values to act as a trigger for the shrinking of civil space on social media
Is Forced Money (Dwangsom) the Key to Enforcing Administrative Court Decisions? Examining Its Impact on Compliance
The implementation of forced money (dwangsom) in Indonesia’s administrative courts is a legal tool aimed at ensuring compliance with court decisions, particularly in cases where government bodies fail to fulfill their obligations. This research explores the effectiveness of the dwangsom policy and its implications for improving compliance with administrative court rulings. Using a normative juridical approach, the study analyzes how dwangsom is applied in practice and its impact on the level of compliance by state institutions. The findings reveal that while the dwangsom policy has the potential to encourage compliance, its practical application remains inconsistent. In many instances, government agencies either evade or delay the payment of forced money, leading to minimal impact on ensuring timely enforcement of decisions. The research highlights the need for stricter enforcement mechanisms and greater accountability for public officials who fail to comply with court orders. This study introduces a novel perspective on the role of dwangsom in the broader context of administrative justice in Indonesia. It also addresses the urgency of enhancing its effectiveness to improve the credibility of the administrative courts. The contribution of this research lies in its critical evaluation of the dwangsom policy and its potential for reform. By offering recommendations for strengthening enforcement and compliance, this research aims to contribute to the ongoing discourse on improving the efficiency and accountability of Indonesia\u27s administrative justice system. The findings are particularly relevant to policymakers, legal practitioners, and reform advocates working towards a more responsive legal system
Meningkatkan Kemandirian Masyarakat dalam mengatasi Nyeri Sendi Berbasis tanaman Herbal pada kader Kesehatan
Penanganannya nyeri sendi memerlukan waktu lama sehingga dianjurkan memanfaatkan tumbuhan yang lazim disekitar masyarakat seperti serai merah. Pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam memanfaatkan tanaman ini untuk keperluan terapi masih sangat terbatas sehingga diperlukan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader mengatasi nyeri sendi berbasis tanaman herbal. Metode kegiatan berupa penyuluhan dan praktik terapi rendam kaki pada 36 kader lansia. Hasil kegiatan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan berdasarkan hasil analisis nilai pre dan post test dimana 41,7% responden berada pada kategori pengetahuan Baik dan lebih dari setengah responden berada pada kategori pengetahuan Sangat Baik (58,3%), selanjutnya juga terjadi perubahan keterampilan responden dalam mengatasi nyeri sendi dimana kategori keterampilan baik pada 29 responden (80,6%) dan hanya 7 responden (19,4%) dengan kategori keterampilan cukup. Kesimpulan kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan keterampilan mengatasi nyeri sendi berbasis tanaman herbal semakin lebih baik
The Presentation of Entrepreneurship Training Information in Shaping the Partisipants Atitude on Melati Program
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sajian informasi pelatihan usaha dengan sikap peserta pada Program Melati. Dinas Koperasi dan UMKN Kota Bandung melalukan berbagai upaya untuk mecapai target yang sudah ditentukan oleh pemerintah disamping mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan pengusaha kecil terhadap rentenir sebagai sumber modal usaha, salah satunya adalah melakukan pelatihan – pelatihan terhadap calon – calon pengusaha yang berada di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian korelasional. Teori yang digunakan adalah Teori Integrasi Informasi dari Martin Fishbein. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan rumus rank spearman. Sampel dari penelitian ini 95 orang dari 126 peserta kegiatan yang terambil dengan cara teknik sampling acak sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan hubungan yang cukup berarti antara pelatihan usaha Dinas KUMKM dengan sikap peserta terhadap Program Melati. Valensi dan bobot informasi Pelatihan Usaha Dinas KUMKM Kota Bandung memiliki hubungan yang cukup berarti dengan sikap peserta terhadap Program Melati. Dinas KUMKM Kota Bandung seharusnya lebih memperhatikan penentuan alur informasi yang menyentuh keyakinan peserta terhadap kredit melati, dengan cara dapat mengikutsertakan pihak Bank yang menjadi rekanan pemerintah sebagai narasumber pelatihan.
Kata Kunci: Informasi, Integrasi Informasi, Pelatihan Usaha, Sikap.
Abstract.This study aims to determine the relationship between the grain business training information with the attitude of the participants of the Programme Budget. This study uses a quantitative type of correlational research. The theory used is the Information Integration Theory of Martin Fishbein. The analysis technique used is descriptive analysis and inferential analysis using Spearman rank formula. Samples from this study 95 of the 126 participants in the drawn by means of simple random sampling technique. The results of this study showed a significant relationship between the Office business training participants KUMKM attitude towards Program Budget. Valance and weight information KUMKM Business Training Department Bandung has a significant relationship with the attitude of the participants of the Programme Budget. KUMKM Office of Bandung should pay more attention to the determination of the flow of information that touches the confidence of participants to credit jasmine, by the way can engage the Bank who are the partners of the government as a training resource.
Keywords: Information, Information Integration, Business Training, Attitud
Sistem Informasi Manajemen Administrasi Pelatihan Pada PT. Disi Solusi Mandiri Bekasi
Abstrak: Peran lembaga pelatihan memberikan dampak positif pada berbagai macam perusahaan yang sedang berkembang, dengan adanya jasa pelatihan perusahaan kecil dan menengah dapat meningkatkan kualitas serta peningkatan mutu perusahaan melalui layanan pelatihan. PT. Disi Solusi Mandiri merupakan perusahaan bergerak di bidang jasa pelatihan dan konsultan Public dan Inhouse Training, Sistem yang berjalan pada perusahaan ini masih memiliki kekurangan tidak efisien, dimana proses pendaftaran dan pengelolaan masih cukup rumit, peserta yang ingin mengikuti pelatihan harus mencetak formulir registrasi, dan dikirim kembali melalui email, hal tersebut mengakibatkan kurangnya ke efektifitasan dalam prosedur pendaftaran dan kesalahan pengecekkan data dikarenakan tulisan yang sulit dibaca, hingga saat ini masih banyak juga peserta yang tidak mau rumit dalam melakukan pengiriman ulang formulir sehingga mengirimkan formulirnya melalui email atau whatsapp messenger. Dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk membuat sistem informasi manajemen administrasi pelatihan berbasis web untuk merubah sistem manual yang lama menjadi sistem terkomputerisasi sehingga hasil proses manajemen dapat mempermudah dalam pendaftaran dan data-data lebih terintegrasi serta informasi tentang pelatihan pun dapat lebih mudah dan dimana saja dapat diakses. Penulis menggunakan model waterfall untuk merumuskan perancangan sistemnya, dan di impelementasikan dalam bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL.
Kata kunci: Administrasi, Pelatihan, Pendaftaran, Sistem Informasi Manajemen
Abstract: The role of training institutions has a positive impact on a variety of developing companies, with the training services of small and medium-sized companies can improve its quality through training services. PT. Disi Solusi Mandiri is a company engaged in the field of training services and consultants Public and Inhouse Training. The system that runs on this company still has lack of deficiencies, where the registration and management process is still quite complicated. Participants who wish to attend training must print out the registration form, and send it back to return via email. This procedure results in a lack of effectiveness in the registration procedure and data checking errors due to writing that is difficult to read. Furthermore, there are still many participants who do not want to be complicated in resubmitting forms so that they send the form via email or what’s-app messenger. In this study the authors aim to create a web-based training management administration information system to change the old manual system into a computerized system so that the management process can simplify registration and data more integrated and information about training can be easier and can be accessed anywhere. The author uses the waterfall model to formulate the design of the system, and is implemented in the PHP programming language with a MySQL database.
Keywords: Administrative, Management information System, Registration, Trainin
