59 research outputs found

    Dharurah and the Realization of Maqashid Sharia: Analysis of the Implementation of Islamic Legal Maxims on Emergency

    Get PDF
    Contemporary issues and phenomenon that occur in society experience development from time to time. References and arguments in the Qur'an and sunnah sometimes do not explain the law on the issue specifically. Excavation of the law by using qawa'id fiqhiyyah which has been formulated by the scholars is important. Especially in conditions of emergency and compulsion that require in-depth studies to establish laws on issues that provide a certain level of difficulty for humans. This study aims to review the concept of emergency in the perspective of fiqh by examining its correlation to the achievement of maqashid syariah by focusing on the application of qawa'id fiqhiyyah related to emergency. This research is a qualitative research using a literature study approach by doing literature review on Islamic legal maxim, maqashid sharia, and dharurah. The results of this study indicate that dharurah is a condition that positions humans in a condition of being forced to do something that is forbidden or to leave something that is obligatory. Islamic law provides rukhshah for the difficulties experienced by humans as a guarantee to realize maqashid syariah. Legal determination of the waivers granted is carried out by referring to the arguments of the Qur'an, sunnah and ijma' as well as by applying qawa'id fiqhiyyah related to emergencies. &nbsp

    Maximizing Utility And Distributing Income Equitably: How does Zakah Impact Both of Them at Once?

    No full text
    This paper is a theoretical article that examines how zakah is able to fulfill and increase the satisfaction of a Muslim consumer, even if it reduces the quantity of goods consumed. In addition, this article will also clarify the role and function of zakah in dealing with the problem of economic inequality. Economic inequality is characterized by uneven distribution of income and wealth and only revolves around a handful of people. This made the gap between rich and poor deepening. One of the factors causing the gap is the behavior of consumers who tend to pursue pure utility. So that it fosters greed in itself and increases negative behaviors such as hoarding property, and makes wealth not circulated in the community evenly. This study also identifies the impact of zakat on public consumption behavior which also has direct implications for income distribution. The results of the study show that utility in Islamic economics is a combination of two utilities. Worldly utilities that represent real satisfaction directly felt such as feeling full, happiness in the world, fulfilled their life needs. Also the ukhrawi utility is represented by an increase in faith and piety, and a reward that is expected to be obtained in the hereafter. Where zakah is able to increase the two types of utilities. This concept encourages rich Muslim communities to distribute their income through zakat instruments to the poor. So that the redistribution of income fairly can be realized through zakah, and in the end is able to realize equitable welfare in the community

    Revitalisasi Peran dan Kedudukan Amil Zakat dalam Perekonomian

    Get PDF
    Amil zakat merupakan unsur kunci dalam pengelolaan zakat yang efektif. Diperlukan penguatan peran dan fungsi amil zakat agar dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat. Sehingga zakat yang dikelola secara profesional dan optimal akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Kajian ini bertujuan untuk memberikan penekanan dan mengelaborasi peran dan kedudukan amil zakat, sehingga bisa dikuatkan secara kompetensi. Di samping itu, peran dan fungsi Pemerintah sebagai pihak pemegang kebijakan memiliki peran penting dalam mengembangkan pengelolaan zakat. Kajian ini dijabarkan secara kualitatif dengan menggali sumber data dan informasi sekunder. Data dianalisis dan dijabarkan secara deskriptif. Kajian ini menemukan bahwa peran dan fungsi amil zakat sangat penting dalam memajukan pengelolaan zakat. Pemerintah diharapkan turut memberikan andil lebih besar dalam pengelolaan zakat sebagai pemegang kuasa kebijakan. Kontribusi tersebut dilakukan dengan mendukung dan memberikan arahan dan kebijakan terkait penegasan pengelolaan zakat. Selain itu, amil zakat yang berkompeten dan profesional sangat berhubungan erat dengan program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Sehingga amil zakat yang profesional akan turut berkontribusi aktif dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara umum, zakat yang dikelola secara optimal oleh amil zakat yang berkompeten akan turut berperan aktif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi secara umum

    Prinsip dasar penyaluran zakat

    No full text
    Buku Prinsip Dasar Penyaluran Zakat Perkembangan pengelolaan zakat di era kontemporer menuntut adanya pengembangan dan inovasi yang dikemas dalam berbagai bentuk program, baik penghimpunan maupun penyaluran zakat. Dalam syariat Islam, zakat merupakan ibadah yang memiliki ketentuan khusus yang mengatur pengelolaan zakat. Ketentuan tersebut di antaranya mengatur tentang penyaluran zakat. Hal ini menjadikan perkembangan dan pengembangan serta inovasi program penyaluran zakat yang dilakukan oleh berbagai pengelola zakat harus menjamin kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip yang digariskan syariat. Buku ini memberikan ulasan terkait prinsip dasar dalam penyaluran zakat yang disarikan dari rujukan primer (Al-Qur’an dan hadis) serta hasil ijtihad para ulama. Melalui penjabaran ulasan tersebut, diharapkan agar penyaluran zakat yang diaplikasikan dalam berbagai bentuk program pendistribusian dan pendayagunaannya dapat sejalan dengan prinsip syariat. Beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam buku ini, antara lain konsep zakat, urgensi amil zakat, penyaluran zakat dalam tinjauan ekonomi, prinsip dasar dalam penyaluran zakat, dan manajemen penyaluran zakat

    OPTIMALISASI PENGHIMPUNAN ZAKAT MELALUI DIGITAL FUNDRAISING

    No full text
    The developments in zakah management is considered increasingly important along towards the digital era. Based on studies in the performance of several LAZs carried out, the realization of zakah collection is currently far from the potential of zakah which should be, so LAZ needs to take progressive steps in the implementation of the digitization system. This article aims to reveal the challenges faced by LAZ in the dissemination and collection of zakah in digital era, complete with the obstacles faced. In addition, it was stated about the form of strategy for utilizing digital fundraising channels, such as: websites, email marketing, search engine marketing, social media marketing, and social networks, in order to conduct more optimal zakah collection. This research is a qualitative research, using a literature study approach. Data collected related to the research were taken from several literary sources including scientific journals, several books, and related articles published in online media. As a result, by transforming into the use of canals on digital fundraising, zakah management and collection programs can be carried out better while also educate the public about the obligation for zakah

    Integrasi zakat dan wakaf untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah perdesaan: Studi model Desa Gemilang Al Azhar di Wilayah Jawa Barat

    Get PDF
    INDONESIA: Masyarakat di wilayah perdesaan kerap berada dalam ketidakberdayaan. Lazwaf Al Azhar menaruh perhatian besar terhadap masalah ini, melalui optimalisasi instrumen zakat dan wakaf yang dikelola secara integratif. Namun, pengelolaan zakat dan wakaf memiliki ketentuan yang berbeda. Diperlukan suatu harmonisasi pengelolaan zakat dan wakaf yang integratif dengan tata kelola yang efektif untuk mewujudkan masyarakat desa yang berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis inovasi dan pengembangan pengelolaan zakat konsumtif dan produktif dalam program pemberdayaan desa; 2) menganalisis inovasi dan pengembangan pengelolaan wakaf sosial dan wakaf produktif dalam program pemberdayaan desa; 3) menganalisis dan mengkaji implementasi integrasi pengelolaan zakat dan wakaf dan tata kelola keuangannya dalam program pemberdayaan desa; serta 4) menganalisis efektivitas model integrasi pengelolaan zakat dan wakaf dalam program pemberdayaan desa. Penelitian ini mengacu pada Teori Kredo dan Teori Maslahat sebagai grand theory. Pijakan teori berlanjut pada Teori Pemberdayaan sebagai middle-range theory untuk menjembatani kepada tataran implementasi. Adapun secara implementasi penelitian ini berpijak pada Teori Governance dengan diturunkan pada prinsip pokok ZCP dan WCP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Metode analisis deskriptif digunakan pada penelitian ini yang dilakukan dengan pendekatan yuridis empiris. Data yang digunakan mencakup data primer yang dihimpun dari wawancara, dan data sekunder dari berbagai dokumen resmi, regulasi, artikel jurnal dan literatur lain yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) inovasi dan pengembangan pengelolaan zakat dilakukan dengan mengumpulkan zakat dari muzakki perorangan maupun perusahaan berbasis komunitas dan kemitraan melalui kanal digital maupun secara konvensional. Penyaluran yang dilakukan menargetkan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan dalam dua bentuk, yaitu penyaluran dalam bentuk caritas dan bersifat pendayagunaan; 2) inovasi pengelolaan wakaf dilakukan secara produktif yang dihimpun melalui kanal digital maupun secara konvensional. Beberapa aset wakaf tersebut dikelola dan disalurkan manfaat dari hasil pengelolaannya termasuk dengan skema pembiayaan pertanian dan peternakan, dan CWLS; 3) model integrasi zakat dan wakaf pada program Desa Gemilang Al Azhar dilakukan dengan pengelolaan dana sosial dan CSR. Keseluruhan dana dan aset terhimpun dialokasikan pada beberapa program pemberdayaan desa yang terintegratif dan dilaporkan dengan melakukan pencatatan sesuai ketentuan PSAK 109; 4) integrasi pengelolaan zakat dan wakaf menunjukkan hasil efektif dengan adanya peningkatan kapasitas, kompetensi, dan produktivitas masyarakat setelah mengikuti dan menerima beberapa kegiatan pemberdayaan pada program Desa Gemilang Al Azhar. ARABIC: غالبًا ما يكون الناس في المناطق الريفية عاجزين. وتولي مؤسسة الأزهر اهتماما كبيرا بهذه المشكلة، من خلال تحسين الزكاة والوقف التي تدار بطريقة تكاملية. ومع ذلك، فإن إدارة الزكاة والوقف لها أحكام مختلفة. هناك حاجة إلى تنسيق متكامل لإدارة الزكاة والأوقاف مع الإدارة الفعالة لإنشاء مجتمع قروي متمكن. يهدف هذا البحث إلى: 1) تحليل الابتكار وتطوير إدارة الزكاة الاستهلاكية والإنتاجية في برامج تمكين القرى. 2) تحليل الابتكار وتطوير إدارة الأوقاف الاجتماعية والأوقاف الإنتاجية في برامج تمكين القرى. 3) تحليل ومراجعة تنفيذ الإدارة المتكاملة للزكاة والأوقاف والحوكمة المالية في برامج تمكين القرى؛ و 4) تحليل فعالية النموذج التكاملي لإدارة الزكاة والأوقاف في برامج تمكين القرى. يشير هذا البحث إلى نظرية العقيدة ونظرية المصالحات كنظريات كبرى. ويستمر الأساس النظري على نظرية التمكين كنظرية متوسطة المدى لسد مستوى التنفيذ. أما بالنسبة للتنفيذ، فإن هذا البحث يعتمد على نظرية الحوكمة المستمدة من المبادئ الرئيسية لـ ZCP و WCP. هذا البحث هو بحث نوعي من نوع دراسة الحالة. تم استخدام المنهج الوصفي التحليلي في هذا البحث والذي تم اتباعه بالمنهج الفقهي التجريبي. تشمل البيانات المستخدمة البيانات الأولية التي تم جمعها من المقابلات، والبيانات الثانوية من مختلف الوثائق الرسمية واللوائح والمقالات الصحفية وغيرها من الأدبيات ذات الصلة. بعد ذلك، تم تحليل البيانات باستخدام أساليب التحليل الوصفي. وتظهر نتائج هذا البحث ما يلي: 1) يتم الابتكار والتطوير في إدارة الزكاة من خلال جمع الزكاة من الزكاة الفردية والشركات المجتمعية والشراكات من خلال القنوات الرقمية والتقليدية. ويستهدف التوزيع الجوانب الاقتصادية والتعليمية والصحية والدينية في شكلين، وهما التوزيع بشكل خيري وتمكين؛ 2) يتم تنفيذ ابتكارات إدارة الوقف بشكل منتج، ويتم جمعها من خلال القنوات الرقمية والتقليدية. تتم إدارة بعض أصول الوقف وتوزيع الفوائد من نتائج إدارتها، بما في ذلك من خلال خطط تمويل الزراعة والثروة الحيوانية وCWLS؛ 3) يتم تنفيذ نموذج تكامل الزكاة والوقف في برنامج قرية جميلانج الأزهر مع إدارة الصناديق الاجتماعية الأخرى وكذلك المسؤولية الاجتماعية للشركات من العديد من شركاء الشركة. يتم تخصيص جميع الأموال والأصول المجمعة للعديد من برامج تمكين القرى المتكاملة ويتم الإبلاغ عنها عن طريق التسجيل وفقًا لأحكام PSAK 109؛ 4) يظهر التكامل بين إدارة الزكاة والأوقاف نتائج فعالة من خلال زيادة قدرة المجتمع وكفاءته وإنتاجيته بعد المشاركة في العديد من أنشطة التمكين وتلقيها في برنامج قرية جميلانج الأزهر.غالبًا ما يكون الناس في المناطق الريفية عاجزين. وتولي مؤسسة الأزهر اهتماما كبيرا بهذه المشكلة، من خلال تحسين الزكاة والوقف التي تدار بطريقة تكاملية. ومع ذلك، فإن إدارة الزكاة والوقف لها أحكام مختلفة. هناك حاجة إلى تنسيق متكامل لإدارة الزكاة والأوقاف مع الإدارة الفعالة لإنشاء مجتمع قروي متمكن. يهدف هذا البحث إلى: 1) تحليل الابتكار وتطوير إدارة الزكاة الاستهلاكية والإنتاجية في برامج تمكين القرى. 2) تحليل الابتكار وتطوير إدارة الأوقاف الاجتماعية والأوقاف الإنتاجية في برامج تمكين القرى. 3) تحليل ومراجعة تنفيذ الإدارة المتكاملة للزكاة والأوقاف والحوكمة المالية في برامج تمكين القرى؛ و 4) تحليل فعالية النموذج التكاملي لإدارة الزكاة والأوقاف في برامج تمكين القرى. يشير هذا البحث إلى نظرية العقيدة ونظرية المصالحات كنظريات كبرى. ويستمر الأساس النظري على نظرية التمكين كنظرية متوسطة المدى لسد مستوى التنفيذ. أما بالنسبة للتنفيذ، فإن هذا البحث يعتمد على نظرية الحوكمة المستمدة من المبادئ الرئيسية لـ ZCP و WCP. هذا البحث هو بحث نوعي من نوع دراسة الحالة. تم استخدام المنهج الوصفي التحليلي في هذا البحث والذي تم اتباعه بالمنهج الفقهي التجريبي. تشمل البيانات المستخدمة البيانات الأولية التي تم جمعها من المقابلات، والبيانات الثانوية من مختلف الوثائق الرسمية واللوائح والمقالات الصحفية وغيرها من الأدبيات ذات الصلة. بعد ذلك، تم تحليل البيانات باستخدام أساليب التحليل الوصفي. وتظهر نتائج هذا البحث ما يلي: 1) يتم الابتكار والتطوير في إدارة الزكاة من خلال جمع الزكاة من الزكاة الفردية والشركات المجتمعية والشراكات من خلال القنوات الرقمية والتقليدية. ويستهدف التوزيع الجوانب الاقتصادية والتعليمية والصحية والدينية في شكلين، وهما التوزيع بشكل خيري وتمكين؛ 2) يتم تنفيذ ابتكارات إدارة الوقف بشكل منتج، ويتم جمعها من خلال القنوات الرقمية والتقليدية. تتم إدارة بعض أصول الوقف وتوزيع الفوائد من نتائج إدارتها، بما في ذلك من خلال خطط تمويل الزراعة والثروة الحيوانية وCWLS؛ 3) يتم تنفيذ نموذج تكامل الزكاة والوقف في برنامج قرية جميلانج الأزهر مع إدارة الصناديق الاجتماعية الأخرى وكذلك المسؤولية الاجتماعية للشركات من العديد من شركاء الشركة. يتم تخصيص جميع الأموال والأصول المجمعة للعديد من برامج تمكين القرى المتكاملة ويتم الإبلاغ عنها عن طريق التسجيل وفقًا لأحكام PSAK 109؛ 4) يظهر التكامل بين إدارة الزكاة والأوقاف نتائج فعالة من خلال زيادة قدرة المجتمع وكفاءته وإنتاجيته بعد المشاركة في العديد من أنشطة التمكين وتلقيها في برنامج قرية جميلانج الأزهر. ENGLISH: People in rural areas are often helpless. Lazwaf Al Azhar pays great attention to this problem, through optimizing zakat and waqf instruments which are managed in an integrative manner. However, the management of zakat and waqf has different provisions. An integrated harmonization of zakat and waqf management with effective governance is needed to create an empowered village community. This research aims to: 1) analyze innovation and development of consumptive and productive zakat management in village empowerment programs; 2) analyze innovation and development of social waqf management and productive waqf in village empowerment programs; 3) analyze and review the implementation of integrated zakat and waqf management and financial governance in village empowerment programs; and 4) analyze the effectiveness of the integration model for zakat and waqf management in village empowerment programs. This research refers to Credo Theory and Maslahat Theory as grand theories. The theoretical basis continues on Empowerment Theory as a middle-range theory to bridge the implementation level. As for the implementation, this research is based on Governance Theory which is derived from the main principles of ZCP and WCP. This research is qualitative research with a case study type. The descriptive analysis method was used in this research which was carried out with an empirical juridical approach. The data used includes primary data collected from interviews, and secondary data from various official documents, regulations, journal articles and other relevant literature. Next, the data was analyzed using descriptive analysis methods. The results of this research show that: 1) innovation and development of zakat management is carried out by collecting zakat from individual muzakki and community-based companies and partnerships through digital and conventional channels. The distribution carried out targets economic, educational, health and religious aspects in two forms, namely distribution in the form of charity and empowerment; 2) waqf management innovations are carried out productively, collected through digital and conventional channels. Some of the waqf assets are managed and distributed benefits from the results of their management, including through agricultural and livestock financing schemes and CWLS; 3) The integration model for zakat and waqf in the Gemilang Al Azhar Village program is carried out by managing social funds and CSR. All collected funds and assets are allocated to several integrated village empowerment programs and reported by recording in accordance with the provisions of PSAK 109; 4) integration of zakat and waqf management shows effective results by increasing community capacity, competence and productivity after participating in and receiving several empowerment activities in the Gemilang Al Azhar Village program

    TRANSAKSI KEUANGAN KONTEMPORER Telaah Konsep dan Implementasi Akad dalam Tinjauan Fikih

    No full text
    Buku ini merupakan buah dari proses pembelajaran yang tim penulis lakukan selama menjalani perkuliahan di mata kuliah Fikih Muamalah II. Proses yang dijalankan mulai dari telaah berbagai jurnal ilmiah hingga kepada telaah literatur dan buku yang relevan terkait isu kontemporer di bidang keuangan. Selain itu, kajian fikih terkait topi juga merujuk kepada fatwa para ulama, khususnya dari Dewan Syarian Nasional MUI. Buku ini disusun dengan membahas isu kontemporer keuangan syariah yang mencakup Pasar Uang Antar bank Syariah, Kartu Kredit, Jual Beli Valuta Asing, Asuransi Syariah, Pergadaian Syariah, Reksadana Syariah, Fintech Syariah, Uang Elektronik, Ecommerce, hingga Jasa Titip

    Inclusive Digital Agriculture for Smallholders: Pathways to Food Security in Indonesia

    No full text
    This study examines how digital agriculture can empower smallholders and promote sustainable food security in Indonesia. Despite increasing interest in smart farming, adoption remains uneven due to infrastructural, institutional, and socio-cultural barriers. Using a conceptual qualitative approach and drawing on innovation systems theory, diffusion of innovations, and the capability approach, the research explores how digital tools influence farming practices, and what conditions shape their adoption. Findings reveal that while mobile applications and online platforms improve productivity and market access, their impact is mediated by digital literacy, trust, and infrastructure. The study highlights the importance of co-designed innovations, enabling institutions, and inclusive policy frameworks. It concludes that digital agriculture must be context-specific and participatory to support resilient and equitable food systems. The research offers new theoretical insights and practical strategies for integrating digital tools within Indonesia’s agricultural landscape

    TRANSAKSI KEUANGAN KONTEMPORER Telaah Konsep dan Implementasi Akad dalam Tinjauan Fikih

    No full text
    Buku ini merupakan buah dari proses pembelajaran yang tim penulis lakukan selama menjalani perkuliahan di mata kuliah Fikih Muamalah II. Proses yang dijalankan mulai dari telaah berbagai jurnal ilmiah hingga kepada telaah literatur dan buku yang relevan terkait isu kontemporer di bidang keuangan. Selain itu, kajian fikih terkait topi juga merujuk kepada fatwa para ulama, khususnya dari Dewan Syarian Nasional MUI. Buku ini disusun dengan membahas isu kontemporer keuangan syariah yang mencakup Pasar Uang Antar bank Syariah, Kartu Kredit, Jual Beli Valuta Asing, Asuransi Syariah, Pergadaian Syariah, Reksadana Syariah, Fintech Syariah, Uang Elektronik, Ecommerce, hingga Jasa Titip

    Prinsip dasar penyaluran zakat

    No full text
    Buku ini memberikan ulasan terkait prinsip dasar dalam penyaluran zakat yang disarikan dari rujukan primer (Al-Qur?an dan hadis) serta hasil ijtihad para ulama. Melalui penjabaran ulasan tersebut, diharapkan agar penyaluran zakat yang diaplikasikan dalam berbagai bentuk program pendistribusian dan pendayagunaannya dapat sejalan dengan prinsip syariat. Beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam buku ini, antara lain konsep zakat, urgensi amil zakat, penyaluran zakat dalam tinjauan ekonomi, prinsip dasar dalam penyaluran zakat, dan manajemen penyaluran zakat
    corecore