1,722,052 research outputs found
Ketulusan hati tokoh dalam naskah drama rambat-rangkung karya trisno santosa (Sebuah Tinjauan Psikologi Sastra)
Rambat-Rangkung merupakan judul sebuah naskah drama karangan Trisno Santosa. Drama berbahasa jawa ini berjalan hanya dalam satu babak dari awal hingga akhir cerita. Rambat-Rangkung menceritakan kisah percintaan dan perjuangan. Banyak nilai-nilai yang bisa diambil dari cerita drama Rambat-Rangkung. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah Latar Belakang Penciptaan Naskah Drama Rambat-Rangkung karya Trisno Santosa?(2) Bagaimanakah Unsur-Unsur yang Membangun Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa? (3) Bagaimanakah Cinta dan Keiklasan yang Tumbuh dalam Tokoh Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa? (4) Apa Nilai-nilai yang terdapat dalam Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa?. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Mengungkapkan Latar Belakang Penciptaan Naskah Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa (2) Mendeskripsikan Unsur-unsur yang Membangun Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa (3) Mendeskripsikan Cinta dan Keiklasan yang Tumbuh dalam Tokoh Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa (4) Mengungkapkan Nilai-nilai yang terdapat dalam Drama Rambat-Rangkung Karya Trisno Santosa. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural, teori psikologi cinta dan motivasi. Teori tersebut digunakan ntuk mengungkapkan keiklasan dan ketulusan dalam diri para tokoh naskah drama Rambat-Rangkung karya Trisno Santosa. Manfaat penelitian ini adalah secara teoretis, penelitian ini diharapkan menambah khasanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang studi karya sastra dari segi psikologi. Secara praktis, penelitian ini dapat menambah khasanah penelitian khususnya penelitian naskah drama. Jenis penelitian ini adalah penelitian sastra melalui deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah drama Rambat-Rangkung dan pengarang yaitu Trisno Santosa. Data dalam penelitian ini adalah teks drama Rambat-Rangkung karya Trisno Santosa dan hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Pengarang ingin menyampaikan keteguhan hati dan rela berkorban (2) Dari segi struktural, drama Rambat-Rangkung menunjukkan kesatuan yang utuh dan antar unsur-unsur ada keterkaitan (3) dari Segi Psikologi Sastra dapat mengungkap sikap ketulusan, keiklasan, dan pengorbanan (4) Terdapat nilai-nilai moral yaitu sikap bertanggung jawab, rela berkorban, dan kebijaksanaa
PENGELOLAAN KOPERASI SERBA USAHA TRISNO SAPODO DI KALURAHAN BLEBERAN, KAPANEWON PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Reformasi Total Koperasi yang dilaksanakan oleh Kabupaten Gunungkidul dengan cara terus memberikan penilaian rutin dan perbaikan manajemen data kepada semua koperasi aktif di Gunungkidul. Salah satu koperasi yang mendapat penilaian rutin dari Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul adalah KSU Trisno Sapodo, yang telah mendapat predikat koperasi baik dan sehat. Selain itu koperasi di Gunungkidul yang pada umumnya berada di lingkungan pedesaan bertujuan untuk menggerakkan perekonomian warganya seperti halnya dengan KSU Trisno Sapodo yang mempunyai tujuan sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan KSU Trisno Sapodo. Rumusan masalah dari penelitian ini yakni bagaimana pengelolaan KSU Trisno Sapodo ? Jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi non partisipatif, dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dengan sumber. Selain itu teknik analisis data adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Koperasi Serba Usaha Trisno Sapodo menyelenggarakan pengelolaan lembaga dengan terbuka. Sistem tata kelola terbuka ini dilihat dengan menggunakan pendekatan tiga pilar Teori Kelembagaan Baru yakni adanya aturan-aturan dari kesepakatan bersama yang penerapannya menggunakan gaya kepemimpinan demokratis (regulative pillar) dan adanya keterbukaan ini dirasakan langsung oleh anggota-anggotanya (normative pillar). Hal ini didukung dengan tidak adanya tuntutan untuk lebih terbuka dari anggota KSU Trisno Sapodo terhadap pengurus dalam menjalankan pengelolaannya (cultural-cognitive pillar)
Umarmaya
Merupakan karya seni rupa dengan judul Umarmaya karya dari Dr Trisno Santoso, S.Kar., M.Hum
Klungsu-klungsu Waton Udhu
Merupakan karya tulis berupa buku, dengan judul Klungsu-klungsu Waton Udhu karya dari Dr Trisno Santoso, S.Kar., M.Hum
Monolog - Baitarengka
Merupakan karya seni pertunjukan berupa karya seni Drama / Pertunjukan dengan judul Monolog - Baitarengka karya dari Dr Trisno Santoso, S.Kar., M.Hum
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA PENGINAPAN PADA HOTEL TRISNO PUTRA BATU
Dalam memberikan kepuasan kepada konsumen ada dua segi yang harus dipenuhi. Menurut Umar terdapat dua kepuasan yaitu kepuasan Fungsional dan kepuasan psikologi. Demikian pula halnya dengan Hotel Trisno Putra diharapkan dapat meningkatkan kualitas jasa (pelayanan) agar nantinya dapat memuaskan konsumen dan mampu bersaing dengan hotel lain baik yang ada di Batu dan sekitarnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menyatakan faktor-faktor pelayanan yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, empati dan bukti fisik berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen Hotel Trisno Putra Batu, untuk menyatakan faktor-faktor pelayanan yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, empati dan bukti fisik berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen Hotel Trisno Putra Batu. Dan untuk menyatakan dari kelima faktor pelayanan yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, empati dan bukti fisik mana diantara faktor tersebut yang paling dominan.rnrnPopulasi penelitian ini adalah Dalam penelitian ini populasinya adalah konsumen yang menggunakan jasa penginapan Hotel Trisno Putra yang berjumlah 30 orang/pelanggan tetap dan mereka semua yang dijadikan sampel penelitian, atau disebut quota sampling.rnrnBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan penjelasan hasil penelitian yang telah ditunjukkan pada bab sebelumnya, dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu dapat diketahui bahwa faktor-faktor pelayanan yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, daya tanggap dan bukti fisik berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen Hotel Trisno Putra. Sedangkan hasil penelitian yang terdiri dari kehandalan, daya tanggap, kepastian, daya tanggap dan bukti fisik berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen Hotel Trisno Putra. Maka dapat diketahui bahwa kehandalan adalah variabel yang paling dominan terhadap kepuasan konsumen Hotel Trisno Putrarn72 hl
Perancangan Model Bisnis Baru Sebagai Bentuk Strategi Pengembangan Usaha Menggunakan Business Model Canvas (Studi Kasus Pada Mebel Jati Trisno Furniture)
Mebel Jati Trisno Furniture merupakan usaha yang bergerak dibidang perlengkapan furniture, dengan mengusung konsep desain produk menggunakan ukiran hingga simpel minimalis. Walaupun sudah berjalan selama kurang lebih 17 tahun, Mebel Jati Trisno Furniture memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi. Pada faktor internal, Mebel Jati Trisno Furniture belum bisa memaksimalkan proses produksi dengan baik sehingga terdapat sisa stok barang dengan volume yang tinggi. Pada segi eksternal perusahaan Mebel Jati Trisno Furniture, terdapat hubungan pelanggan yang kurang memuaskan dan juga tingginya tingkat persaingan membuat Mebel Jati Trisno Furniture sulit bersaing di industri mebel.
Model bisnis merupakan salah satu cara untuk merumuskan sebuah strategi agar tetap kompetitif dan dapat bersaing dengan cara memetakan dan memvisualisasikan peta model bisnis secara utuh. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah pendekatan business model canvas (BMC). Melalui analisis SWOT tehadap empat bidang utama model bisnis, yaitu proposisi nilai, infrastruktur, biaya dan pendapatan, serta hubungan dengan pelanggan yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh Mebel Jati Trisno Furniture. Tahap selanjutnya adalah merancang strategi usulan dengan mempertimbangkan analisis lingkungan serta customer profile atau pandangan konsumen mengenai keinginan dan kebutuhan atas produk yang ditawarkan oleh perusahaan Mebel Jati Trisno Furniture yang akan mempengaruhi model bisnis. Terakhir, yaitu merancang model bisnis baru dengan sembilan blok bangunan BMC yaitu Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Cost Structure, Key Activities, Key Partnerships, dan Key Resources.
Kata Kunci : Value Proposition Canvas, Business Model Canvas, SWOT, Model Bisnis
TEKNOLOGI MESIN INKUBATOR PENETAS TELUR DENGAN PEMBALIK OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ANAK AYAM DI UMKM TRISNO UNGGAS KABUPATEN BLITAR
UMKM Trisno merupakan sebuah organisasi yang dibentuk untuk menyediakan
kebutuhan pangan bagi masyarakat khususnya warga Blitar. UMKM Trisno Unggas mengelola
sebuah peternakan ayam dan berhasil memproduksi anak ayam sepanjang tahun rata-rata sekitar
20.536.438 ekor. UMKM Trisno Unggas memulai mengembangkan budidaya ayam kampung
kemudian diternak untuk diambil dagingnya. Secara umum, ternak ayam kampung lebih mudah
dibanding ayam negeri. Jika dilihat dari sisi perawatan, pemeliharaan dan ekonomi, daya tahan
tubuh ayam kampung lebih kuat dan dapat hidup bebas di alam liar tanpa perhatian khusus
dibanding ayam negeri. Namun, di sisi lain , produktivitas bertelur ayam kampung sangat rendah,
sekitar 115 butir per tahun. Pertumbuhannya juga lambat, hingga umur 2 bulan ukuran ayam
masih sebesar kepalan tangan orang dewasa. Baru pada umur 8-12 bulan ayam kampung sudah
siap untuk ukuran konsumsi. Kondisi saat ini, UMKM Trisno Unggas Kab. Blitar mengalami
kendala dalam proses budidaya ayam ternak khususnya saat proses penetasan telur menggunakan
mesin inkubator sederhana. Mesin inkubator saat ini tidak memiliki mekanisme untuk proses
pembalikan telur yang menyebabkan temperatur telur tidak merata. Berdasarkan kendala
tersebut, untuk membantu proses penetasan, mesin inkubator yang sudah ada di UMKM Trisno
Unggas Blitar perlu diperbarui. Melalui Pengabdian kepada Masyarakat, UMKM Trisno Unggas
Blitar dapat menanggulangi kendala dalam menetaskan telur ayam sehingga produktivitas ayam
ternak meningkatkan dan permintaan pasar terpenuhi.
Kata kunci: UMKM Trisno Unggas, penetas telur ayam, inkubator telur aya
MANAJEMEN PENGELOLAAN SANGGAR TARI KUDA LUMPING BANGUN TRISNO DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA
AbstractThis research is motivated by the researcher’s desire to know how the management of Kuda Lumping Bangun Trisno dance studio which stood since1978 and still survive until now. The problem is this research is how the management and existence of dance studio Kuda Lumping Bangun Trisno this. The method used in this research is descriptive method of analysis with qualitative research form. The approach used is the ethnographic approach. Sources of data obtained from sources or informants who have been appointed by the sanggar. Data collection techniques used in this study is using observation techniques, interviws and documentation studies are still stored from the first with now. The data validity testers used in this study are source triangulation, that is comparing and checking the information obtained from the observation, documentation study, and the result of intervew to the informant about the management of Kuda Lumping Bangun Trisno dance studio in Rasau Jaya district Kubu Raya district. The research result is about management of management and exsistence of dance studio Bangun Trisno. The management of implemented by the dance studio Kuda Lumping Bangun Trisno with the management of kinship. It means that everything related to organizational or group problem is done based on the concepts of kinship. Keyword:Management, Kuda Lumping Dancing Sanggar Bangun Trisn
WALULANG Sangang Candra as an Idea of Creating Mix Media Performance
This artwork creation research is entitled: “Walulang”; Sangang Candra as an Idea of Creating Collaborated Puppet, Dance, and Karawitan Performance or “Wayang Ngluru Piwulang”, building on the cultural teachings in Javanese classical advice. Sangang Candra tells about the fetal life for nine months in the womb viewed from Javanese people perspective as the source of art work creation inspiration. The creation perspective focuses on the collaborative performance of shadow puppet (Wayang kulit bayangan), wayang golek, dance, and karawitan. Work creation was done using Roland Barthes’ semiotic concept to see the Javanese philosophical content by identifying denotative, connotative meanings, and myth. Work creation results in mix media performance entitled Walulang (Wayang Ngluru Piwulang), telling about the story of Bratasena’s birth from the process before his parents’ marriage to his birth to the world.
- …
