Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA Off GRID NON BATERAI MENGGUNAKAN KONSEP PUMP STORAGE
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi dan potensi
teknologi Pump Storage, terutama mendukung energi baru terbarukan
penelitian ini menunjukan bahwa kinerja dari sistem Pump Storage
dipengaruhi oleh perbedaan elevasi antara kedua tandon, kapasitas
pompa,serta efisiensi turbin. Pembangkit Listrik Tenaga Surya off
grid (PLTS off grid) tanpa baterai adalah sebuah solusi yang sangat
tepat untuk daerah daerah terpencil. Penelitian ini berfokus pada
kinerja PLTS, berdasarkan hasil penelitian Tegangan dan Arus yang
dapat dihasilkan PLTS bervariasi yaitu 13,8 V sampai 14,2 V,
sedangkan arus berkisar 7,8 A sampai 8,2 A. Dari panel surya yang
menghasilkan tegangan dan arus yang stabil memungkinkan pompa
bekerja secara efisien, yang dimana debit aliran yang dihasilkan
pompa berkisar antara 15,7-16,2 L/m. menghasilkan volume
penyimpanan meningkat secara bertahap, pada pukul 8:00 volume
penyimpanan atas yaitu 0 L hingga mencapai 7.973 L pada pukul
17:00. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi yang di hasilkan silar
panel mampu mendukung kinerja pompa secara optimal
Analisis Evakuasi Bencana Banjir di Desa Long Pahangai I dan Desa Long Pahangai II, Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahakam Ulu
Bencana banjir yang melanda sering kali disebabkan oleh curah hujan yang
tinggi, ditambah dengan kedekatan permukiman dengan sungai, seperti yang terjadi
di Desa Long Pahangai I dan Desa Long Pahangai II. Setiap tahun, desa-desa ini
mengalami banjir, meskipun ketinggian airnya bervariasi. Pada tahun 2024,
misalnya, banjir terjadi lebih dari dua kali pada bulan Mei, dengan ketinggian air
mencapai 3 meter dari permukaan jalan. Hingga saat ini, tidak ada lokasi yang
ditetapkan sebagai titik evakuasi resmi untuk menghadapi bencana banjir. Namun,
ketika banjir melanda, masyarakat di kedua desa tersebut biasanya mengungsi ke
rumah warga lain yang tidak terdampak.Dalam situasi seperti ini, sangat penting
untuk mempertimbangkan karakteristik lokasi saat merencanakan penanganan
bencana banjir. Perencanaan titik evakuasi harus memperhatikan kapasitas daya
tampung serta karakteristik lokasi penelitian. Untuk menentukan jalur evakuasi
yang paling efektif, digunakan analisis jaringan (Network Analysis). Berdasarkan
hasil analisis tersebut, telah ditemukan dua titik evakuasi sementara, satu titik
evakuasi akhir, dan tiga rute jalur evakuasi bencana banjir yang tersebar di Desa
Long Pahangai I dan Desa Long Pahangai II
PERENCANAAN DESAIN SENSOR DAN PERPIPAAN MESIN ISI ULANG AIR BERBASIS CONVEYOR DAN SENSOR
Sistem Sensor dan Perpipaan Pada Mesin Isi Ulang Air Berbasis Conveyor dan Sensor Merupakan Bagian Yang Sangat Penting. Tujuan Dari Perencanaan Desain Sensor dan Perpipaan Adalah Merencanakan Desain Letak Posisi Sensor dan Jenis Sensor Yang Akan Digunakan, Mengurangi Hambatan Laju Air Dalam Pipa, Merencanakan Kebutuhan Pipa Sambungan Tertentu Serta Menghitung Otomatisasi Pengisian Saat Bekerja.
Metode Yang Diterapkan Dalam Sistem Sensor dan Perpipaan Pada Mesin Isi Ulang Air Berbasis Conveyor dan Sensor Diawali Dengan Perencanaan Konsep , Penyajian Gambar, Identifikasi Alat dan Bahan, Analisis Teknis, Perhitungan, Pemilihan Komponen, Hingga Tahap Perakitan Dan Pengujian Sesuai Bahasan Dengan Desain Sensor dan Perpipaan.
Hasil Perhitungan Dapat Diperoleh Bahwa Mesin Memiliki TDH (Total Dynamic Head) 11,9 m. Pada Saat Melakukan Proses Pengisian Galon ,Mesin Isi Ulang Air Berbasis Conveyor Dan Sensor Memiliki TDH (Total Dynamic Head) 0,250 m. Mesin Menghasilkan Debit Q≈18,7 L/Menit Dan Mampu Mengisi 20 Galon Biru Berjenis Aqua 19 Liter Dalam Sekali Isi Tandon Penuh
Analisis Koordinasi Proteksi Over Current Relay Pada Instalasi Kelistrikan Pabrik Pepsico Indonesia Snacks Greenfield Menggunakan Software Etap
Keandalan sistem proteksi sangat penting dalam menjaga kontinuitas suplai listrik, terutama di lingkungan industri besar seperti Pabrik Pepsico Indonesia Snacks Greenfield di Cikarang, Jawa Barat. Gangguan arus lebih akibat hubung singkat dapat menyebabkan kerusakan peralatan dan terganggunya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koordinasi Over Current Relay (OCR) agar sistem proteksi dapat bekerja cepat dan selektif dalam mengamankan sistem kelistrikan pabrik. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data teknis sistem tenaga listrik pabrik seperti Single Line Diagram (SLD), data transformator daya, circuit breaker, current transformer (CT), over current relay (OCR), dan beban, yang kemudian disimulasikan menggunakan perangkat lunak ETAP. Hasil simulasi aliran daya dan gangguan hubung singkat digunakan sebagai dasar penentuan setting OCR, termasuk arus pickup dan time delay. Simulasi koordinasi proteksi dilakukan untuk memastikan setiap over current relay (OCR) bekerja secara terkoordinasi dan selektif berdasarkan kurva Time Current Characteristic (TCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setting OCR yang tepat dapat meningkatkan keandalan dan selektivitas sistem proteksi, sehingga mendukung operasional pabrik yang aman dan berkelanjutan
Arahan Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis TPS3R Pasca Penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung di Kecamatan Batu
Penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tlekung menyebabkan
perubahan sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Batu dari sistem terpusat menjadi sistem desentralisasi berbasis Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan sistem pengelolaan sampah pra dan pasca penutupan TPA,
mengevaluasi efektivitas TPS3R, memproyeksikan kebutuhan prasarana pengelolaan, serta merumuskan arahan sistem pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dalam jangka panjang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan gabungan dengan alat analisis meliputi analisis komparatif, analisis deskriptif kualitatif, proyeksi timbulan sampah, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan sistem pengelolaan
sampah pasca penutupan TPA, keberadaan TPS3R belum sepenuhnya efektif sebagai pengganti sistem sebelumnya. Aspek teknis cenderung berjalan baik, namun aspek kelembagaan, regulasi, pembiayaan, dan peran serta masyarakat masih belum merata. Proyeksi menunjukkan peningkatan jumlah timbulan sampah di masa mendatang dan perlunya penambahan TPS3R. Arahan sistem pengelolaan sampah dirumuskan dengan menekankan penguatan kelembagaan, pemerataan prasarana, dan peningkatan keterlibatan masyarakat untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang mandiri
Pra Rencana Pabrik Trikloroasetaldehid Monohidrat dari Ethanol dan Gas Klorin dengan Proses Klorinasi Kapasitas Produksi 50.000 Ton/Tahun
Pra Rencana Pabrik Trikloroasetaldehid Monohidrat dari Ethanol dan Gas Klorin dengan Proses Klorinasi ini direncanakan akan didirikan di Kawasan Industri Krakatau Cilegon (KIEC), Kota Cilegon, Provinsi Banten dengan rincian sebagai berikut:
-
Kapasitas Produksi : 50.000 ton/tahun
-
Waktu Operasi : 330 hari/tahun
-
Bahan Utama : Ethanol dan Gas Klorin
-
Utilitas : Air, steam, listrik, bahan bakar, dan Brine NaCl 25%
-
Organisasi Perusahaan
✓
Bentuk : Perseroan Terbatas
✓
Struktur : Garis dan staff
✓
Karyawan : 166 orang
-
Analisis Ekonomi
✓
TCI : Rp. 686.523.485.570
✓
ROIAT : 26%
✓
POT : 2,7 tahun
✓
BEP : 32,53%
✓
IRR : 26,20%
Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi, Pra Rencana Pabrik Trikloroasetaldehid Monohidrat dari Ethanol dan Gas Klorin dengan Proses Klorinasi dengan kapasitas 50.000 ton/tahun dinyatakan layak untuk didirikan
ANALISIS PERBANDINGAN KETELITIAN HORIZONTAL DAN VERTIKAL PADA PENGOLAHAN DATA GCP DAN ICP MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK KOMERSIAL DAN SPIDER BUSINESS CENTER (SBC) UNTUK PEMBUATAN ORTHOPHOTO PADA PETA DASAR (Studi Kasus: Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur)
TBC merupakan perangkat lunak komerisal yang diakui memiliki tingkat akurasi dan ketelitian tinggi dalam pengolahan data. Seiring perkembangan teknologi, kini hadir SBC, sebuah perangkat lunak berbasis daring yang menawarkan efisiensi dan kemudahan berkat integrasinya dengan jaringan CORS. Oleh karena itu, dilakukan analisis komparatif yang bertujuan mengevaluasi tingkat ketelitian kedua perangkat lunak tersebut. Akuisisi data dilakukan menggunakan alat comnav N-3 dan dilakukan selama 16-20 menit pada titik yang sesuai dengan perencanaan. Data rinex yang diperoleh kemudian diproses menggunakan layanan tersebut dan juga menggunakan perangkat lunak komersial yaitu TBC. Data-data koordinat yang dihasilkan dari masing-masing pengolahan digunakan untuk menjadi titik ikat pada data foto udara yang selanjutnya di uji akurasi dengan mencari nilai CE90 dan LE90. Hasil pengujian tersebut mendapatkan nilai Spider Business Center (SBC) CE90 sebesar 0.275 m, LE90 sebesar 0.547 m dan TBC CE90 0.715 m dan LE90 4.290 m, membutikan bahwa penggunaan SBC lebih teliti daripada TBC. Nilai tersebut diperkuat dengan uji t pada SBC (-34.8), TBC (-9.364), nilai tersebut di bandingkan dengan nilai acuan 0.5 maka hasil pengujian dari SBC lebih baik. Hasil tersebut dipengaruhi oleh layanan SBC terintegrasi dengan CORS sedangkan pada pengolahan menggunakan TBC proses pengikatan data dilakukan secara manual.
Kata kunci: GNSS, metode statik, radial, peta dasa
Usulan Perbaikan Sistem Kerja Pada Proses Produksi Kue Koya Pada CV. Sumbermas Cipta Agung
Perbaikan sistem kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di perusahaan. Sistem kerja juga merupakan salah satu faktor terpenting dalam kemajuan perusahaan. Sistem kerja yang dirancang dengan baik dapat membantu perusahaan meningkatkan hasil produksi serta menjaga kesejahteraan dan keselamatan pekerja. Hal ini penting karena lingkungan kerja yang optimal dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan kualitas kerja, dan mengurangi resiko kecelakaan di tempat kerja.
CV. Sumbermas Cipta Agung merupakan pabrik yang memproduksi kue koya yang bertempat di Jl. Raya Bandulan Kota Malang. Pabrik ini memiliki karyawan sebanyak 15 orang di bagian produksi dan 20 orang di bagian packing. Hasil produksi kue koya ditargetkan sebanyak 200 pack dalam sehari. Pemasaran kue koya ini dilakukan di Kota Malang dan Surabaya. Kendala yang terjadi di CV. Sumbermas Cipta Agung yaitu sulitnya regenerasi pekerja di bagian produksi dikarenakan semua pekerja bagian produksi yang sudah berusia lanjut yang sulit mentransfer pengalaman di bagian produksi
OPTIMALISASI JENIS DAN KONSENTRASI PEREKAT ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK BIOBRIKET TONGKOL JAGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi tepung tapioka, tepung sagu, dan tepung terigu terhadap karakteristik biobriket berbahan dasar tongkol jagung. Dilatarbelakangi oleh kelangkaan bahan bakar fosil dan melimpahnya limbah tongkol jagung, penelitian ini menawarkan solusi untuk memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Penggunaan perekat merupakan salah satu elemen penting dalam pembuatan briket yang berkualitas. Perekat tidak hanya berperan dalam menjaga kerapatan briket, tetapi juga mempengaruhi kualitas produk secara keseluruhan. Jenis perekat yang berbeda akan menghasilkan kualitas briket yang berbeda pula, karena adanya perbedaan komposisi kimiawi antar perekat. Penggunaan tiga jenis perekat yaitu tepung tapioka, tepung sagu, dan tepung terigu dengan konsentrasi yang berbeda yakni 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% diharapkan dapat mempengaruhi kualitas briket berdasarkan standar SNI 01-6235-2000. Pengujian karakteristik biobriket meliputi kadar air, kadar abu, nilai kalor, dan laju pembakaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biobriket yang paling optimal adalah biobriket dengan perekat tapioka 15% dengan nilai kalor tertinggi yaitu 5563,13 kal/g, kadar air 1,96%, kadar abu 3%, kadar zat mudah menguap 5,76%, kadar karbon terikat 89,28%, dan laju pembakaran 0,49 g/menit. Biobriket telah memenuhi SNI-01-6235-2000
Pembuatan Prototipe Mesin Pencacah Sampah Organik Kapasitas 20 Kg Menggunakan Mata Pisau Tipe X
Sampah organik merupakan jenis limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup, seperti daun, yang jumlahnya melimpah di lingkungan sekitar. Meskipun mudah terurai, pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat prototipe mesin pencacah sampah organik berkapasitas 20 kg/jam, yang menggunakan sistem transmisi sabuk dan mata pisau tipe silang (X). Proses perancangan rangka dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks, sedangkan analisis kekuatan struktur menggunakan ANSYS menghasilkan tegangan Von Mises sebesar 129,06 MPa, deformasi 0,064 mm, dan faktor keamanan sebesar 1,9371. Hal ini menunjukkan bahwa rangka mesin berada dalam batas aman. Mesin ini menggunakan motor listrik berdaya 125 watt, dilengkapi dengan drum pencacah berdiameter 28 cm dan volume 22.155,84 cm³, serta rangka dari baja siku berukuran 20×20 mm. Perhitungan menunjukkan gaya potong yang dibutuhkan sebesar 2820,55 N dan daya teoritis sebesar 2444,37 watt, namun mesin tetap dapat bekerja optimal dengan daya aktual 125 watt. Hasil uji kinerja memperlihatkan bahwa mesin mampu mencacah sampah organik kering dan basah secara stabil dengan sistem running feed, menghasilkan potongan yang seragam dan efisien. Mesin ini dinilai efektif, hemat energi, serta cocok digunakan untuk pengolahan sampah organik pada skala rumah tangga maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)