Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOAGULAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera) PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PENCUCIAN MOTOR DENGAN PROSES KOGULASI-FLOKULASI
Penagruh Lidah Buaya (Aloe Vera) Pada Pengolahan Limbah
Cair Pencucian Motor Dengan Proses Koagulasi-Flokulasi
Nama : Ricopius Dwianatama
NIM : 1926032
Dosen Pembimbing I : Candra Dwiratna W., ST.MT.
Dosen Pembimbing II : Dr. Ir. Hery Setyobudiarso, M. Sc.
ABSTRAK
Kegiatan usaha pencucian motor di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Seiring bertambahnya kegiatan usaha ini maka perlu diikuti dengan pengelolaan guna mencegah terjadinya pencemaran akibat limbah yang dihasilkan. Pencemaran limbah pencucian motor tanpa pengolahan salah satunya adalah kandungan TSS (Total Suspended Solid) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang ada di dalamnya. Air limbah yang dihasilkan usaha pencucian kendaraan bermotor yang tidak diolah sebelum dibuang ke lingkungan akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Air limbah yang dihasilkan usaha pencucian kendaraan bermotor yang tidak diolah sebelum dibuang ke lingkungan akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu agar limbah pencucian motor tersebut aman ketika digunakan kembali dan tidak mencemari lingkungan sekitarnya, salah satunya dengan metode koagulasi flokulasi dengan penambahan koagulan lidah buaya.
Penelitian ini menggunakan metode koagulasi flokulasi dengan flokulator jar test. Koagulan yang digunakan yaitu dosis 20 ml, 40ml, dan 60 ml dengan penambahan limbah cair pencucian motor sebanyak 500 ml pada masing-masing dosis. Pengadukan cepat dan pengadukan lambat pada penelitian ini sebesar 200 rpm selama 1 menit dan 90 rpm selama 20 menit dan sedimentasi selama 30 menit.
Hasil penelitian ini didapatkan kemampuan dan dosis optimum koagulan dari Lidah Buaya dicapain pada dosis 20 ml. Pada penurunan COD didapatkan penurunan sebesar 76% sedangakan pada penurunan TSS mencapai 55,26% dari konsentrasi awal 344 mg/L dan 104 mg/L. Hasil penelitian diketahui bahwa kadar COD belum memenuhi standar baku mutu air limbah Pencucian Motor dan kadar TSS telah memenuhi standar baku mutu air limbah berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 Tentang Baku Mutu Air Sungai.
Kata Kunci: COD, Lidah Buaya, Limbah Cair Pencucian Motor, TS
PEMBUATAN SISTEM BASIS DATA BERBASIS WEB GIS UNTUK INFORMASI RENCANA DETAIL TATA RUANG KOTA (RDTRK) MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL
Perencanaan tata ruang yang efektif menjadi kunci dalam pembangunan daerah
yang berkelanjutan. Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) memiliki peran
penting dalam mengatur pemanfaatan ruang secara terstruktur, namun
keterbatasan dalam penyajian dan aksesibilitas data sering menjadi kendala.
Kabupaten Belu, Kota Atambua, Nusa Tenggara Timur, memerlukan sistem
informasi tata ruang yang transparan dan mudah diakses oleh masyarakat serta
pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem
basis data berbasis WebGIS guna menampilkan informasi RDTRK secara
interaktif dengan memanfaatkan framework Laravel. Sistem ini dirancang agar
dapat menyajikan data spasial dan non-spasial secara dinamis, sehingga
mendukung transparansi informasi tata ruang. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini mencakup pengumpulan data, perancangan basis data, implementasi
sistem WebGIS, serta pengujian sistem melalui metode black box testing dan uji
usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem WebGIS yang
dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas informasi RDTRK dan
memberikan visualisasi tata ruang yang lebih komprehensif. Penggunaan
framework Laravel juga mempercepat pengembangan sistem serta memastikan
keamanan dan skalabilitas dalam pengelolaan data spasial. Dengan adanya sistem
ini, diharapkan pengambilan keputusan terkait tata ruang di Kabupaten Belu dapat
lebih efektif dan berbasis data yang akurat
IMPLEMENTASI DMAIC DAN FMEA UNTUK MENGURANGI WASTE PRODUKSI OFFSET PRINTING DI PT. XYZ
Tingginya jumlah waste produksi akibat produk cacat menjadi masalah penting yang perlu diselesaikan dalam offset printing di PT. XYZ, dengan total waste mencapai 165,8 ton dan kerugian sebesar $105.080 dalam tiga bulan terakhir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab utama defect dan memberikan solusi strategis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis).
Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis defect terbanyak adalah Color Out of CT, terutama pada mesin offset 12, dengan kontribusi waste sebesar 28%. Melalui fishbone diagram dan penilaian RPN (Risk Priority Number) dalam FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), ditemukan bahwa kerusakan roll (RPN = 450) merupakan penyebab utama, disusul gap pemahaman antara operator dan helper (RPN = 248), serta kerusakan worm gear blanket (RPN = 216).
Rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi standarisasi penggunaan roll Us. Ultima, jadwal pelumasan bearing setiap 3 bulan, penggantian roll secara berkala, serta implementasi checklist kontrol perbaikan mesin offset 12. Dengan penerapan strategi ini, perusahaan diharapkan dapat mengurangi defect, menekan waste produksi, dan mendekati target zero waste
PEMODELAN JADWAL PEMELIHARAAN MESIN HEAVY DUTY HUMMER SHREDDER (HDHS) DI PG KEBON AGUNG
PG Kebon Agung merupakan salah satu pabrik gula di Indonesia yang beroperasi selama musim giling. Berdasarkan data downtime, stasiun gilingan dipilih sebagai fokus penelitian karena memiliki dowatime tertinggi dibandingkan stasiun lainnya. Salah satu mesin penting di stasiun ini adalah Heavy Duty Hummer Shredder (HDHS), yang mengalami 31 kali kerusakan dengan total downtime 25,38 jam selama musim giling. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun jadwal dan tindakan pemeliharaan mesin HDHS guna diharapkan dapat meningkatkan keandalan mesin dan mengurangi downtime di stasiun gilingan PG Kebon Agung.
Penelitian diawali dengan studi pustaka dan observasi lapangan, dilanjutkan pengumpulan data komponen mesin, data kerusakan, lama perbaikan, penyebab, dan efek kegagalan pada mesin HDHS. Data Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) diolah menggunakan distribusi Weibull dan Eksponensial untuk menghitung MTTE, MTTR, dan keandalan awal mesin. Identifikasi mode kegagalan dilakukan dengan metode FMEA, sedangkan analisis penyebab utama kerusakan menggunakan LTA. Tahap akhir adalah perumusan jenis tindakan perneliharaan dan penentuan interval pemeliharaan optimal menggunakan metode RCM hingga diperoleh model jadwal pemeliharaan mesin HDHS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pemeliharaan meningkatkan keandalan mesin HDHS dari kisaran awal 32,7%-53,1% menjadi 85%-90%. Tindakan pemeliluaraan yang dihasilkan terdiri dari scheduled discard task, scheduled on condition task, dan scheduled restoration task sesuai jenis kerusakan komponen. Model pemeliharaan yang diusulkan diharapkan dapat merabantu perusahaan dalam mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, serta menunjang efisiensi produksi di stasiun gilingan PG Kebon Agun
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS GUDANG MENGGUNAKAN APK VIP PLANOPT DENGAN PENDEKATAN METODE FIFO DAN EOQ
Tata letak gudang yang tidak terstruktur pada Agen Sembako Pasar Pandaan menyebabkan penumpukan barang kadaluarsa dan cacat, serta menghambat efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas gudang dengan pendekatan metode FIFO (First In First Out) dan EOQ (Economic Order Quantity) menggunakan bantuan aplikasi APK VIP-PLANOPT. Metode FIFO diterapkan untuk memastikan rotasi stok berjalan sesuai urutan kedatangan sehingga meminimalkan risiko produk rusak atau kedaluwarsa, sedangkan metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal agar biaya penyimpanan dan pemesanan dapat diminimalkan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk menentukan kategori fast moving dan slow moving yang menjadi dasar dalam penataan ulang gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan mampu mengurangi jarak tempuh pengambilan barang, meningkatkan efisiensi aliran barang, serta menekan biaya inventori melalui perhitungan EOQ, safety stock, dan reorder point. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode FIFO dan EOQ dalam perancangan tata letak gudang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan persediaan
PENGGUNAAN LIMBAH BUAH MANGGA SEBAGAI BIOAKTIVATOR ALTERNATIF PADA PENGOMPOSAN SAMPAH BASAH
Timbulan sampah yang berada pada Pasar Mergan sebagian besar ditumpuk pada jalan atau dilakukan penumpukan pada bak sampah komunal yang kemudian diletakkan dalam pasar. Sampah yang paling banyak ditemukan di Pasar Mergan yaitu sampah sayur. Upaya untuk menangani permasalahan sampah di Pasar Mergan yaitu dengan cara pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bioaktivator dalam proses pengomposan guna mengurangi sampah di Pasar Mergan. Penelitian ini menggunakan metode keranjang Takakura. Variasi dosis yang digunakan pada bioaktivator buah mangga yaitu 250 ml, 350 ml, dan 450 ml. Proses pengomposan ini berlangsung selama 14 hari, dengan indikator yang dianalisis yaitu kualitas kompos (kadar air, C-Organik, N-Total, dan Rasio C/N), pH, suhu, warna, bau, serta tekstur kompos. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variasi dosis memiliki suhu yang sama yaitu 30°C dan memiliki pH yang berbeda yaitu dosis 250 ml dan 350 memiliki pH sebesar 6,9 serta pada dosis 450 ml pH sebesar 6,8. Perbedaan terlihat pada bioaktivator variasi dosis 250 ml, 350 ml, dan 450 ml yang memiliki kadar air berturut-turut 26,92%, 26,97%, dan 28,73%. C-Organik berturut-turut 15,64%, 15,66%, dan 16,72%. N-Total berturut-turut 1,16%, 1,19%, dan 1,15%. Rasio C/N berturut-turut 13,48, 13,16, dan 14,54. Ketiga variasi dosis kompos tersebut telah memenuhi syarat SNI 19-7030-2004
PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO DALAM PEMILIHAN LOKASI BISNIS F&B (STUDI KASUS : KOTA MALANG)
Pemilihan lokasi usaha F&B yang strategis menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesuksesan bisnis, khususnya di Kota Malang yang memiliki tingkat persaingan cukup tinggi. Namun, proses pemilihan lokasi sering kali dilakukan secara subjektif tanpa dukungan analisis yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan berbasis web menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto untuk membantu calon pengusaha F&B dalam mengevaluasi kelayakan lokasi secara objektif. Sistem dikembangkan dengan tujuh parameter utama, yaitu aksesibilitas, visibilitas, daya beli masyarakat, jumlah kompetitor, ketersediaan infrastruktur, lingkungan sekitar, dan ketersediaan parkir. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menghitung skor kelayakan dan mengklasifikasikan lokasi menjadi Layak, Kurang Layak, dan Tidak Layak. Validasi dilakukan melalui perbandingan hasil sistem dengan perhitungan manual menggunakan Excel dan diperoleh rata-rata error sebesar 0,0%. Selain itu, pengujian pengguna juga menunjukkan tingkat penerimaan yang baik, di mana mayoritas responden merasa sistem mudah digunakan dan informatif. Sistem juga berhasil berjalan lancar di berbagai web browser tanpa adanya kendala fungsi
USULAN PERANCANGAN ALAT BANTU KERJA PADA UD YURIKO INDONESIA
UD Yuriko Indonesia merupakan perusahaan manufaktur sandal yang masih menggunakan proses produksi manual, terutama pada proses pengeleman sol sandal. Keterbatasan alat bantu kerja menyebabkan pekerja harus menggunakan tenaga ekstra dan waktu yang lebih lama, serta meningkatkan risiko kelelahan kerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi alat bantu kerja yang ergonomis dan dapat mengurangi kelelahan pekerja dalam proses produksi sandal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan antropometri dan NBM (Nordic Body Map). Desain alat dibuat menggunakan software sketchup dan dilakukan simulasi desain menggunakan analisis antropometri. Desain alat dirancang untuk dapat digunakan dalam posisi duduk lesehan dan duduk kursi dengan sistem roll tekan yang digerakkan secara manual.
Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya alat bantu roll sandal yang ergonomis dan dapat digunakan oleh pekerja dalam posisi duduk lesehan maupun kursi, sehingga mengurangi kelelahan pekerja. Alat ini juga meningkatkan efisiensi waktu proses pengeleman dan memberikan kenyamanan kerja yang lebih baik dibandingkan metode manual sebelumnya
IMPLEMENTASI FINITE STATE MACHINE (FSM) DALAM PERANCANGAN GAME 2D “ PERJUANGAN PANGERAN ANTASARI ”
Salah satu jenis media hiburan adalah permainan.yang disukai oleh berbagai kelompok
semua orang suka bermain game, baik orang dewasa maupun anak-anak. Karena teknologi
berkembang sangat cepat, game semakain praktis untuk dimainkan. Pahlawan merupakan
sebutan atau gelar yang diberikan kepada orang yang sangat berjasa serta memberikan
kontribusi untuk suatu lembaga atau suatau Negara serta berjuang peperangan untuk
kemerdekaan. Dengan menghargai dan meladani kisah para pahlawan, setiap orang penting
untuk menghormati kontribusi para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan.
Berdasarkan permasalahan ini, muncul ide untuk membuat game 2D dengan judul "Perjuangan
Pangeran Antasari". Dalam pembuatan Game ini penulis mengambil tokoh Pangeran Antasari
karena beliau merupakan salah satu pahlawan rakyat Kalimantan Selatan dalam mengusir
penjajah. Pangeran Antasari adalah seorang pemimpin lokal yang memimpin perlawanan
rakyat Banjar terhadap Belanda antara tahun 1859 dan 1905. Penggunaan metode FSM dalam
pembuatan game ini di terapkan pada Non Player Character (NPC), sehingga membuat NPC
yang dapat berinteraksi dengan pemain secara dinamik. Hal ini memungkinkan NPC memiliki
tingkah laku yang sesuai dengan keadaan yang terjadi, membuat permainan semakin
menantang
Penerapan Metode Double Exponential Smoothing Untuk Peramalan Penjualan Sembako (Studi Kasus : Toko Syinta)
Toko syinta merupakan salah satu took penjualan sembako yang berlokasi di sorowako, luwu timur. pendataan penjualan ini masih menggunakan penulisan secara manual, dan belum memiliki metode peramalan dalam penjualan produk yang masih ada, yang bisa menyebabkan keadaan beberapa produk masih menumpuk. Untuk mengatasi masalah yang tersebut, maka Sistem Peramalan Penjualan Pada sembako Toko Syinta akan menggunakan metode Double Exponential Smoothing. Guna sebuah dari metode ini akan digunakan secara detail yang merangkum beberapa sebuah rancangan sistem peramalan penjualan sembako menggunakan metode Double Exponential Smoothing berbasis Website. Proses penerapan metode Double Exponential Smoothing dalam peramalan penjualan sembako di Toko syinta juga akan dipergunakan secara lebih rincih. Data Aktual yang digunakan untuk peramalan penjualan ini diambil selama 4 Tahun diketahui secara jelas bahwa sistem Peramalan Penjualan sembako Metode Double Exponential Smoothing berhasil meramalkan penjualan sembako untuk 5 periode ke depan. Alpha yang digunakan untuk pengujian peramalan yaitu 0,2 produk beras terdapat hasil peramalan. Dengan MAPE 19,281 % Proses peramalan penjualan produknya dilengkapi efektifitasnya oleh metode Double Exponential dan pengujian black box di akhir analisis peramalan penjualan produknya. Dan terakhir metode Double Exponential Smoothing akan secara langsung melanjutkan dalam keberhasilannya meramalkan penjualan sembako di Toko Syinta untuk beberapa minggu kedepan