Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
    13381 research outputs found

    Pengaruh Brand Awareness terhadap Consumer Loyalty serta Visualisasi Dashboard Business Analyst Produk X di Kabupaten Malang

    Get PDF
    Persaingan yang semakin ketat dalam industri jamu herbal di Indonesia menuntut perusahaan untuk mempertahankan loyalitas konsumennya melalui penguatan brand awareness. Salah satu produk unggulan yang memiliki dominasi pasar adalah produk X dari PT XYZ. Meskipun brand awareness produk X sudah kuat, dinamika pasar tetap menjadi tantangan yang dapat memengaruhi loyalitas konsumen. Dengan begitu, penelitian ini dilaksanakan guna mengkaji apakah brand awareness masih berpengaruh terhadap consumer loyalty, khususnya di wilayah Kabupaten Malang. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 100 responden yang telah mengonsumsi Produk X minimal dua kali. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana melalui SPSS guna mengukur hubungan antara variabel brand awareness dan consumer loyalty. Selain itu, hasil analisis divisualisasikan dalam bentuk dashboard business analyst menggunakan Microsoft Power BI untuk memahami pola konsumsi dan preferensi konsumen secara lebih interaktif. Hasilnya memperlihatkan bahwa brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer loyalty produk X dari PT XYZ. Visualisasi dashboard melalui Power BI menampilkan bahwa dimensi brand awareness yang paling dominan adalah brand recognition, sedangkan pada consumer loyalty, repurchase intention menjadi indikator tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banyak konsumen baru mengenali merek ketika melihat atau mendengarnya, mereka sudah memiliki niat membeli ulang. Pola ini menegaskan bahwa repurchase intention dapat menjadi penguat dalam mendorong konsumen naik ke tingkat brand recall atau bahkan top of mind. Dengan demikian, dashboard tidak hanya menyajikan data secara visual, tetapi juga memberikan gambaran hubungan yang strategis antara tingkat kesadaran merek dengan loyalitas konsumen secara berkelanjutan

    Pra Rencana Pabrik Metanol (CH3COH) dari Batubara dengan Proses Gasifikasi Kapasitas 50.000 Ton/Tahun

    No full text
    Metanol juga dikenal sebagai metil alkohol, Wood Alcohol atau spiritus adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Metanol merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada keadaan atmosfer, Metanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Metanol digunakan sebagai bahan pendingin antibeku, pelarut, bahan bakar, dan sebagai bahan aditif bagi etanol industri. Proses yang digunakan pada pembuatan Metanol dari batubara adalah proses gasifikasi batubara. Pabrik Metanol direncanakan akan didirikan di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi sebesar 50.000 ton/tahun dan mulai beroperasi pada tahun 2028. Model operasi yang diterapkan adalah sistem kontinue dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Utilitas yang digunakan meliputi air, Steam, listrik, dan bahan bakar. Bentuk perusahaan ini adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staf. Dari hasil perhitungan analisa ekonomi didapatkan ROIBT : 31,44 % , ROIAT : 22,30 % , POT : 3,18 tahun, Break Event Point (BEP) : 44,10 % , Shut Down Point (SDP) : 13,83 %, dan Internal Rate of Return (IRR) = 13,33%. Dari hasil ekonomi tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik Metanol ini layak untuk didirikan

    ANALISIS KUALITAS KOMPOS LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DENGAN MENGGUNAKAN MOL TEMPE PADA METODE ANAEROB

    No full text
    Kompos adalah hasil penguraian bahan organik oleh mikroorganisme menjadi bahan yang lebih sederhana yang sifatnya relatif stabil (seperti humus). Pupuk kompos dapat meningkatkan kesuburan tanah secara fisik, kimia dan biologi sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan subur. Namun proses komposting yang terjadi secara alami berlangsung lama, sehingga dapat dipercepat dengan menambahkan mikroorganisme ke dalam aktivator. Bahan baku awal yang dihasilkan memiliki konsentrasi C-Organik sebesar 15,15%, N-Total sebesar 1,91%, dan C/N Rasio sebesar 10,95%. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu terhadap limbah domestik rumah makan agar aman ketika dibuang ke lingkungan. Pada penelitian ini pembuatan kompos menggunakan MOL Tempe pada metode anaerob. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji kemampuan MOL tempe sebagai bioaktivator dalam menganalisis kualitas kompos limbah organik rumah tangga. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengukur durasi waktu pengomposan anaerob selama 1 bulan dengan melakukan pengamatan 3 hari sekali dan variasi dosis mol tempe 0ml, 50ml, 100ml, 150ml. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompos dengan menggunakan MOL Tempe telah memenuhi standar kualitas kompos berdasarkan SNI 19-7030- 2004 baik dari parameter fisik (warna, bau, suhu) maupun kimia (C-Organik, N- Total, rasio C/N). Dengan menunjukkan nilai rasio C/N memiliki rata-rata pada dosis 50 ml sebesar 11,21%, dosis 100 ml sebesar 13,50% dan dosis 150 ml sebesar 15,41%. Kompos dengan ketiga variasi dosis dari mol tempe tersebut telah memenuhi syarat SNI 19-7030-2004

    ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN POMPA AIR JENIS SUBMERSIBLE DENGAN METODE PREVENTIVE MAINTENANCE

    No full text
    Pompa pada dasarnya dipergunakan orang untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Mesin pompa juga merupakan alat yang penting yang digunakan di dalam menjalankan proses produksi air minum. Mesin pompa air menjadi hal yang penting dalam Perusahaan PDAM Trenggalek, untuk menyuplai air bersih ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas penerapan preventive maintenance pada pompa air dalam mengurangi frekuensi kerusakan atau kegagalan operasi. Penelitian ini dilakukan di PDAM Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode age replacement yang bertujuan untuk dapat menentukan interval waktu pemeliharaan pada masing-masing mesin pompa air, dengan memberikan rekomendasi usulan penjadwalan preventive maintenance. Dimana hasil penelitian dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan pemeliharaan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi keandalan dan minimasi biaya perbaikan mesin pompa air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada mesin pompa air I, II, III dalam periode 50 hari sudah harus melakukan preventive maintenance yang bertujuan untuk mengantisipasi sebelum terjadi kerusakan pada hari ke-146 (pompa I), hari ke-121 (pompa II). Sedangkan mesin pompa air III diharuskan melakukan preventive maintenance setiap 50 hari untuk mengantisipasi akan terjadi kerusakan pada hari ke-182

    ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN DI KOTA BATU DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus: Kota Batu, Jawa Timur)

    No full text
    Kota batu, Jawa Timur, mengalami pertumbuhan pesat yang memerlukan perencanaan penggunaan lahan yang optimal untuk menghindari degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan lahan di Kota Batu dengan memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG). Analisis dilakukan berdasarkan faktor-faktor fisik seperti topografi, kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan dan kondisi hidrologi. Metode penelitian ini mencakup pengumpulan data spasial dari berbagai sumber, serta analisis satuan kemampuan lahan (SKL) yang mencakup 9 parameter termasuk kestabilan lereng, ketersediaan air, drainase dan tingkat erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kemampuan lahannya terbagi menjadi 5 kelas yaitu kelas a (kemampuan pengembangan sangat rendah), kelas b (kemampuan pengembangan rendah), kelas c (kemampuan pengembangan sedang), kelas d (kemampuan pengembangan agak tinggi) dan kelas e (kemampuan pengembangan sangat tinggi tinggi). Kemampuan pengembangan lahan di Kota Batu didominasi oleh kemampuan pengembangan rendah yaitu sebanyak 38.44% dengan luas 7122.97 ha dan kemampuan pengembangan sedang sebanyak 38.21% dengan luas 7080.12 ha

    PENGARUH KOAGULAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera) PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PENCUCIAN MOTOR DENGAN PROSES KOGULASI-FLOKULASI

    Get PDF
    Penagruh Lidah Buaya (Aloe Vera) Pada Pengolahan Limbah Cair Pencucian Motor Dengan Proses Koagulasi-Flokulasi Nama : Ricopius Dwianatama NIM : 1926032 Dosen Pembimbing I : Candra Dwiratna W., ST.MT. Dosen Pembimbing II : Dr. Ir. Hery Setyobudiarso, M. Sc. ABSTRAK Kegiatan usaha pencucian motor di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Seiring bertambahnya kegiatan usaha ini maka perlu diikuti dengan pengelolaan guna mencegah terjadinya pencemaran akibat limbah yang dihasilkan. Pencemaran limbah pencucian motor tanpa pengolahan salah satunya adalah kandungan TSS (Total Suspended Solid) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang ada di dalamnya. Air limbah yang dihasilkan usaha pencucian kendaraan bermotor yang tidak diolah sebelum dibuang ke lingkungan akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Air limbah yang dihasilkan usaha pencucian kendaraan bermotor yang tidak diolah sebelum dibuang ke lingkungan akan berdampak buruk terhadap lingkungan. Perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu agar limbah pencucian motor tersebut aman ketika digunakan kembali dan tidak mencemari lingkungan sekitarnya, salah satunya dengan metode koagulasi flokulasi dengan penambahan koagulan lidah buaya. Penelitian ini menggunakan metode koagulasi flokulasi dengan flokulator jar test. Koagulan yang digunakan yaitu dosis 20 ml, 40ml, dan 60 ml dengan penambahan limbah cair pencucian motor sebanyak 500 ml pada masing-masing dosis. Pengadukan cepat dan pengadukan lambat pada penelitian ini sebesar 200 rpm selama 1 menit dan 90 rpm selama 20 menit dan sedimentasi selama 30 menit. Hasil penelitian ini didapatkan kemampuan dan dosis optimum koagulan dari Lidah Buaya dicapain pada dosis 20 ml. Pada penurunan COD didapatkan penurunan sebesar 76% sedangakan pada penurunan TSS mencapai 55,26% dari konsentrasi awal 344 mg/L dan 104 mg/L. Hasil penelitian diketahui bahwa kadar COD belum memenuhi standar baku mutu air limbah Pencucian Motor dan kadar TSS telah memenuhi standar baku mutu air limbah berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 Tentang Baku Mutu Air Sungai. Kata Kunci: COD, Lidah Buaya, Limbah Cair Pencucian Motor, TS

    PEMBUATAN SISTEM BASIS DATA BERBASIS WEB GIS UNTUK INFORMASI RENCANA DETAIL TATA RUANG KOTA (RDTRK) MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL

    Get PDF
    Perencanaan tata ruang yang efektif menjadi kunci dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) memiliki peran penting dalam mengatur pemanfaatan ruang secara terstruktur, namun keterbatasan dalam penyajian dan aksesibilitas data sering menjadi kendala. Kabupaten Belu, Kota Atambua, Nusa Tenggara Timur, memerlukan sistem informasi tata ruang yang transparan dan mudah diakses oleh masyarakat serta pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem basis data berbasis WebGIS guna menampilkan informasi RDTRK secara interaktif dengan memanfaatkan framework Laravel. Sistem ini dirancang agar dapat menyajikan data spasial dan non-spasial secara dinamis, sehingga mendukung transparansi informasi tata ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data, perancangan basis data, implementasi sistem WebGIS, serta pengujian sistem melalui metode black box testing dan uji usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem WebGIS yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas informasi RDTRK dan memberikan visualisasi tata ruang yang lebih komprehensif. Penggunaan framework Laravel juga mempercepat pengembangan sistem serta memastikan keamanan dan skalabilitas dalam pengelolaan data spasial. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengambilan keputusan terkait tata ruang di Kabupaten Belu dapat lebih efektif dan berbasis data yang akurat

    IMPLEMENTASI DMAIC DAN FMEA UNTUK MENGURANGI WASTE PRODUKSI OFFSET PRINTING DI PT. XYZ

    Get PDF
    Tingginya jumlah waste produksi akibat produk cacat menjadi masalah penting yang perlu diselesaikan dalam offset printing di PT. XYZ, dengan total waste mencapai 165,8 ton dan kerugian sebesar $105.080 dalam tiga bulan terakhir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab utama defect dan memberikan solusi strategis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis defect terbanyak adalah Color Out of CT, terutama pada mesin offset 12, dengan kontribusi waste sebesar 28%. Melalui fishbone diagram dan penilaian RPN (Risk Priority Number) dalam FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), ditemukan bahwa kerusakan roll (RPN = 450) merupakan penyebab utama, disusul gap pemahaman antara operator dan helper (RPN = 248), serta kerusakan worm gear blanket (RPN = 216). Rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi standarisasi penggunaan roll Us. Ultima, jadwal pelumasan bearing setiap 3 bulan, penggantian roll secara berkala, serta implementasi checklist kontrol perbaikan mesin offset 12. Dengan penerapan strategi ini, perusahaan diharapkan dapat mengurangi defect, menekan waste produksi, dan mendekati target zero waste

    PEMODELAN JADWAL PEMELIHARAAN MESIN HEAVY DUTY HUMMER SHREDDER (HDHS) DI PG KEBON AGUNG

    Get PDF
    PG Kebon Agung merupakan salah satu pabrik gula di Indonesia yang beroperasi selama musim giling. Berdasarkan data downtime, stasiun gilingan dipilih sebagai fokus penelitian karena memiliki dowatime tertinggi dibandingkan stasiun lainnya. Salah satu mesin penting di stasiun ini adalah Heavy Duty Hummer Shredder (HDHS), yang mengalami 31 kali kerusakan dengan total downtime 25,38 jam selama musim giling. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun jadwal dan tindakan pemeliharaan mesin HDHS guna diharapkan dapat meningkatkan keandalan mesin dan mengurangi downtime di stasiun gilingan PG Kebon Agung. Penelitian diawali dengan studi pustaka dan observasi lapangan, dilanjutkan pengumpulan data komponen mesin, data kerusakan, lama perbaikan, penyebab, dan efek kegagalan pada mesin HDHS. Data Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) diolah menggunakan distribusi Weibull dan Eksponensial untuk menghitung MTTE, MTTR, dan keandalan awal mesin. Identifikasi mode kegagalan dilakukan dengan metode FMEA, sedangkan analisis penyebab utama kerusakan menggunakan LTA. Tahap akhir adalah perumusan jenis tindakan perneliharaan dan penentuan interval pemeliharaan optimal menggunakan metode RCM hingga diperoleh model jadwal pemeliharaan mesin HDHS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pemeliharaan meningkatkan keandalan mesin HDHS dari kisaran awal 32,7%-53,1% menjadi 85%-90%. Tindakan pemeliluaraan yang dihasilkan terdiri dari scheduled discard task, scheduled on condition task, dan scheduled restoration task sesuai jenis kerusakan komponen. Model pemeliharaan yang diusulkan diharapkan dapat merabantu perusahaan dalam mengurangi downtime, meningkatkan keandalan mesin, serta menunjang efisiensi produksi di stasiun gilingan PG Kebon Agun

    PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS GUDANG MENGGUNAKAN APK VIP PLANOPT DENGAN PENDEKATAN METODE FIFO DAN EOQ

    Get PDF
    Tata letak gudang yang tidak terstruktur pada Agen Sembako Pasar Pandaan menyebabkan penumpukan barang kadaluarsa dan cacat, serta menghambat efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas gudang dengan pendekatan metode FIFO (First In First Out) dan EOQ (Economic Order Quantity) menggunakan bantuan aplikasi APK VIP-PLANOPT. Metode FIFO diterapkan untuk memastikan rotasi stok berjalan sesuai urutan kedatangan sehingga meminimalkan risiko produk rusak atau kedaluwarsa, sedangkan metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan optimal agar biaya penyimpanan dan pemesanan dapat diminimalkan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk menentukan kategori fast moving dan slow moving yang menjadi dasar dalam penataan ulang gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan mampu mengurangi jarak tempuh pengambilan barang, meningkatkan efisiensi aliran barang, serta menekan biaya inventori melalui perhitungan EOQ, safety stock, dan reorder point. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode FIFO dan EOQ dalam perancangan tata letak gudang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan persediaan

    9,921

    full texts

    13,381

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional Malang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇