Institut Seni Indonesia Surakarta

Institut Seni Indonesia Surakarta
Not a member yet
    7065 research outputs found

    PERANCANGAN INTERIOR NARCOTICS EDUCATION AND INFORMATION CENTER DENGAN GAYA KONTEMPORER DI YOGYAKARTA

    Full text link
    v ABSTRAK PERANCANGAN INTERIOR NARCOTICS EDUCATION AND INFORMATION CENTER DENGAN GAYA KONTEMPORER DI YOGYAKARTA (Rasyid Hamidun, 2019, XV dan 201 Halaman). Tugas Akhir Karya S-1 Program Studi Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta. Perancangan Interior Narcotics Education and Information Center di Yogyakarta merupakan jenis bangunan yang bersifat publik yang berfungsi sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat tentang bahaya narkoba yang sekarang ini sedang mengancam. Perancangan Interior Narcotics Education and Information Center menerapkan gaya desain kontemporer dengan mengadopsi motif batik kawung sebagai tema perancangan. Perancangan ini bertujuan menghasilkan desain interior Narcotics Education and Information Center yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas yang aman, nyaman dan menarik serta diharapkan mampu memberi manfaat kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Perancangan interior Narcotics Education and Information Center di Yogyakarta mengadopsi metode pemrograman Kurtz yang terdiri dari tahap orientasi, pembuatan program dasar, pengulangan pemrograman, hingga desain mencapai persetujuan. Landasan perancangan yang digunakan adalah pendekatan estetika, ergonomi, dan fungsi. Batasan ruang lingkup garap dalam Perancangan Interior Narcotics Education and Information Center di Yogyakarta meliputi : lobby, indoor garden, area display / Digital Narcotics Gallery, Store, Reading Area, Audiovisual dan Office. Demikian akan menghasilkan desain yang mempunyai nilai estetika serta nilai fungsi yang baik

    DRAMATURGI IBADAT JUMAT AGUNG DI GEREJA KATOLIK SANTO PIUS X KARANGANYAR

    Full text link
    Ibadat Jumat Agung merupakan bagian dari rangkaian ritual perayaan Paskah yang dalam tradisi Kristen Katolik disebut sebagai Pekan Suci. Ritual ini merupakan peringatan hari Paskah dengan mengenang kisah sengsara, kematian, dan kebangkitan YesusKristus sebagai8Tuhan8dan8Juru8Selamat8manusia. Ritual pada akhirnya banyak dikaitkan dengan seni pertunjukan karena memiliki unsur yang hampirsama, yakni merangkai peristiwa dramatik. Penelitian Ritual Ibadat Jumat Agung agama Katolik dikaji melalui sudut pandang dramaturgi, sebagai suatu cara berfikir dalam mengukur ketepatan-ketepatan dari penggunaan berbagai bahan atau material dan unsur-unsur yang terkait untuk menyusun atau mewujudkan suatu karya (seni) dramatik, dengan tujuan untuk menciptakankeindahan atau estetik yangmemiliki keaslian8dan nilai artistik8sebagaiperihal kedisiplinan8 atas dasar objek, kualitas, pengalamandan nilai8terkandung dalam karya. Penelitian8ini menggunakan metode8penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui8kedalaman emosional atau estetis, yang8meliputi nilai emosional, nilai intelektual, nilai visual8dan nilai verbal. Penjabaran nilai8estetis tersebut diawali dengan mengkaji struktur dramatik dan unsur artistik yang meliputi seting paanggung, tata lampu, tata8musik, tata rias dan kostum. Kata Kunci : ritual ibadat jumat agung, dramaturgi, nilai artistik, nilai esteti

    VESPA MODIFIKASI TANK ROSOK SCOOTER JAHANAM DALAM KARYA FOTOGRAFI DOKUMENTASI

    Full text link
    Vespa tank merupakan alternatif modifikasi vespa di Indonesia yang tersebar diwilayah nusantara. Vespa tank merupakan vespa dengan tampilan modifikasi menyerupai tank tempur dengan beratribut aksesoris rudal, jerigen, rantai, maupun roda yang berjumlah lebih dari dua. Modifikator yang memproduksi vespa tank adalah Danang Ki Asmoro (T- Posh) yang berada di Kelurahan Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Hanya satu produsen yang masih beroperasi karena RSJ sendiri merupakan induk dari chapter tiap daerah yang tersebar di Indonesia. Modifikasi masih dikerjakan secara manual baik pemotongan bodi tengah vespa, pengelasan rangka vespa serta proses finishing pengecatan warna. Detail bentuk dari vespa modifikasi seperti lingkungan bengkel, Anhang, sambungan stang, stang, roda vespa yang meliputi roda depan, roda belakang, roda samping, roda cadangan, bodi sespan, buring, lubang knalpot,jerigen bahan baku, jerigen wilis army, bahan baku vespa modifikasi, dudukan shock, dudukan ban cadangan, bagasi, jok, krengkes mesin, velk dan ban bahan baku vespa modifikasi, shock depan, ban depan, lampu depan, senapan serbu, foto utuh vespa modifikasi, bodi tengah, mesin vespa dan tangki depan vespa inilah yang menjadi daya tarik untuk memvisualisasikan modifikasi vespa tank ini. Daya tariknya adalah perubahan bentuk dari vespa biasa yang sering di ekspos menjadi bentuk-bentuk kaku yang tidak mengikuti pakem dari bentuk vespa. Metode yang digunakan dalam proses penciptaan tugas akhir ini mengunakan pendekatan penyusunan menerapkan komposisi balance, garis, tekstur, warna diharapkan dapat menciptakan hasil karya yang menunjukan detail dari vespa. Dalam karya fotografi ini menggunakan teknik pencahayaan mix light. Proses penciptaan tugas akhir ini memvisualisasikan bentuk detail vespa modifikasi yang merupakan ide kreatif modifikasi vespa tank sehingga dapat mengenalkan modifikasi vespa tank kepada masyarakat awam dan mengubah pandangan negatif masyarakat terhadap vespa modifikasi khususnya vespa tank, sebagai penciptaan ide kreatif sebuah karya seni

    KULINER KHAS GARUT SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS

    Full text link
    Keanekaragaman budaya menghasilkan berbagai produk budaya yang cukup beragam, dan salah satunya adalah kuliner. Kuliner yang merupakan produk budaya hadir sebagai simbol komunikasi berbentuk material yang dimiliki oleh suatu masyarakat mulai dari kebiasaan, gaya hidup, sosial, ekonomi dan pengetahuan yang menjadikannya sebagai identitas. Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah dengan jumlah kuliner yang cukup beragam meskipun begitu, banyak masyarakat Kabupaten Garut terutama generasi muda yang tidak mengetahui macam kuliner yang ada, sejarah bagaimana kuliner tersebut bisa tercipta, serta hadir dalam suatu peristiwa budaya. Fenomena tersebut menjadi salah satu inspirasi yang kemudian dituangkan dalam penciptaan karya tugas akhir dengan judul “Kuliner Khas Garut Sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Grafis”. Tujuan dari penciptaan karya tugas akhir ini yaitu untuk menjelaskan konsep dan proses penciptaan, serta mendeskripsikan hasil karya seni grafis yang telah dibuat. Metode penciptaan yang digunakan pada penciptaan karya Tugas Akhir ini menggunakan pemahan Hendriyana (2016) yang diadaptasi dari teori ford (2010) tentang desain thinking. adapun tahapan tersebut meliputi proses persiapan, proses imajinasi, poses pengembangan imajinasi dan proses perwujudan karya. Hasil dari proses penciptaan karya ini berupa karya Seni Grafis berjumlah sepuluh karya yang diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan tentang budaya suatu daerah khususnya kuliner khas Garut, berserta sejarah dan perkembangannya

    BLUEPRINT KALIMANTAN SAAT INI : KONTINUITAS DAN TANTANGAN

    No full text
    Buku ini berjudul “Blueprint Kalimantan Saat Ini : Kontinuitas dan Tantangan” terdiri dari 10 bab yaitu: Bab 1 Wacana dan Harapan Energi Terbarukan di Kalimantan Bab 2 Paru-Paru Dunia: Masihkah Hutan Kalimantan Istimewa? Bab 3 Kelas Menengah Kalimantan Ditengah Perubahan Iklim Ekonomi Nasional dan Global Bab 4 Diaspora Sekumpul: Majelis, Haul, dan Makna Beragama Bab 5 Tanah: Krisis dan Masa Depan Agraria di Kalimantan Bab 6 Pangan Lokal Vs Pangan Pasar: Membaca Ulang Ketahanan Pangan Orang Kalimantan Bab 7 Tata Kota dan Arah Pembangunan Kalimantan Bab 8 Pemimpin Ideal Kalimantan: Kini dan Akan Datang Bab 9 Eko-Teologi dan Ekonomi Kawasan di Kalimantan Bab 10 Model dan Eksistensi Perempuan Adat Kalimanta

    ENERGI & PANGAN MASA DEPAN: MANDIRI, BERKELANJUTAN, DAN RAMAH LINGKUNGAN

    No full text
    Hak Paten dari Buku berjudul : ENERGI & PANGAN MASA DEPAN: MANDIRI,BERKELANJUTAN, DAN RAMAH LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, DAN RAMAH LINGKUNGA

    Tari Geol Denok Reinterpretasi Pada Tari Denok Karya Bintang Hanggoro Putra

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses reinterpretasi tari Geol Denok oleh Rimasari Paramesti Putri pada tari Denok karya Bintang Hanggoro Putra. Tari Geol Denok sering dipentaskan pada saat acara penting di Kota Semarang, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa tari ini sebuah reinterpretasi dari tari Denok. Oleh karena itu penelitian ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana Rimasari Paramesti Putri mereinterpretasikan menjadi bentuk tari baru. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rimasari Paramesti Putri mereinterpretasikan tari Geol Denok namun tetap berpijak pada penggunaan motif gerak pokok tari Denok yakni ngondheg, ngeyek, geol, dan jalan tepak. Musik tari Geol Denok mengacu pada tari Denok yang telah diaransemen ulang. Penelitian ini berkontribusi membuka peluang bagi pengkarya untuk menciptakan suatu ivonasi baru khususnya dalam ranah seni tari melalui corak gaya Semarangan sekaligus memperkaya khazanah tarian khas di Kota Semarang

    MANIFESTASI REMPEG SEBAGAI KONSEP KESEIMBANGAN DALAM PERTUNJUKAN KARAWITAN GAYA SURAKARTA

    No full text
    Rempeg merupakan salah satu istilah dalam estetika karawitan Gaya Surakarta yang mempersoalkan permasalahan keseimbangan dalam sajian gending. Permasalahan yang sering dibicarakan terkait rempeg adalah bagaimana puncak kualitas pada sajian gending dalam karawitan. Penelitian bertujuan menjelaskan manifestasi rempeg sebagai konsep keseimbangan dalam Karawitan Gaya Surakarta. Rempeg terbentuk oleh beberapa faktor, antara lain pelaku, garap, dan interaksi. Penelitian ini mencakup analisis penggunaan, pembentukan, dan pemaknaan rempeg dalam karawitan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan garap dan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara dan observasi partisipatif. Hasil dari penelitian ditunjukkan melalui hasil analisis yang diinterpretasi dan disampaikan menggunakan simulasi visual yang menampilkan spektrum frekuensi, volume, rentang lebar suara, dan simulasi ruang. Capaian kualitas musikal yang rempeg dalam karawitan terbentuk oleh faktor internal dan eksternal. Kesan rempeg dalam sajian terjadi karena fleksibilitas sajian gending yang disesuaikan dengan kebutuhan dan format pertunjukannya. Rempeg merupakan capaian kualitas musikal yang berkaitan dengan keseimbangan dalam karawitan Jawa Gaya Surakarta. Rempeg tercipta dari pemahaman kolektif dan keseimbangan virtuositas yang termanifestasi melalui hasil bunyi dalam sajian karawitan yang memiliki intensitas suara yang padat, menyatu, dan seimban

    Optimal Colorant Composition For Agateware Products at Lukita Ceramic Studio Yogyakarta

    No full text
    Surat Penciptaan Ciptaan Karya Tulis berjudul Optimal Colorant Composition For Agateware Products at Lukita Ceramic Studio Yogyakart

    Melodi Musik yang Kian Sederhana

    No full text
    Penelitian terbaru dalam Scientific Reports menunjukkan adanya tren penyederhanaan signifikan pada musik populer, baik dari sisi lirik maupun melodi. Jika sebelumnya studi tahun 2004 mengungkap bahwa lirik lagu pop semakin sederhana dan repetitif dalam lima dekade terakhir, maka riset terbaru karya Madeline Hamilton dan Marcus Pearce (2024) memperluas analisis ke aspek melodi. Berdasarkan data tangga lagu AS dari 1950 hingga 2023, temuan mereka menegaskan penurunan kompleksitas melodi pop secara konsisten. Fenomena ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari dinamika evolusi musik modern yang dipengaruhi industri, preferensi audiens, serta teknologi produksi. Penyederhanaan melodi menghadirkan paradoks: di satu sisi membuat musik lebih mudah diingat dan dinikmati massal, di sisi lain menimbulkan pertanyaan mengenai hilangnya keragaman musikal dan kedalaman artistik. Perubahan ini juga merefleksikan transformasi budaya populer yang kian menekankan aksesibilitas dibandingkan kompleksitas. Dengan demikian, pergeseran estetika ini tidak hanya berdampak pada cara kita mendengar musik, tetapi juga bagaimana musik membentuk pengalaman kolektif masyarakat. Esai “Melodi Musik yang Kian Sederhana” menghadirkan refleksi kritis atas peran melodi dalam industri musik kontemporer serta tantangan yang menyertainya

    4,416

    full texts

    7,065

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Seni Indonesia Surakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇