138 research outputs found
Aktivitas dakwah ustadz Syamsul Hidayat di Majlis Zikir dan tausiyah al-Hikmah Ciriung-Bogor
Dakwah adalah suatu proses penyelenggaraan aktivitas atau usaha yang dilakukan secara sadar dan sengaja dalam upaya meningkatkan taraf dan tata nilai hidup manusia yang berlandaskan ketentuan Allah SWT dan Rasulullah SAW yang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara dan metode-metode tertentu dengan tujuan mendapatkan kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Bekal keilmuan yang Ustadz Syamsul Hidayat miliki menjadikan ia da�i, Ulama, serta kyai yang mempunyai keahlian serta dedikasi yang tinggi dalam khazanah perdakwahan. Disamping sebagai penceramah ia juga memiliki tugas sebagai Pembimbing di Majlis Zikir dan Tausiyah Al-Hikmah. Ustadz Syamsul Hidayat adalah da�i dan ulama yang cukup berpengaruh di daerah Bogor. Dalam mengembangkan kegiatan dakwah pelaksanaan zikir dan tausiyah ia menggunakan metode dengar dan ikuti. Dimana Ustadz Syamsul Hidayat membacakan lafadz-lafadz zikir dan di ikuti oleh seluruh jama�ah yang hadir. Dari pemaparan diatas dapatlah dirumuskan, Bagaimanakah aktivitas dakwah Ustadz Syamsul Hidayat dalam melaksanakan zikir dan tausiyah di Majlis Al-Hikmah? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dengan menggunakan metodologi deskriptif analisis yaitu bahwa data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam dengan narasumber dan dokumentasi yang akan menghasilkan penafsiran penulis. Dari uraian yang telah dijabarkan di atas, penulis mencoba menganalisis tentang Aktivitas Dakwah Ustadz Syamsul Hidayat. Dari hasil pengamatan dalam penelitian ini penulis menyimpulkan, kegiatan dakwahnya, seperti: zikir bersama, pengajian fiqih, taklim umum, pembacaan maulid Nabi Muhammad saw (rawi), istighasah akbar,dan khutbah jumat. Dakwah merupakan kewajiban bagi manusia dalam menyampaikan kebaikan, yang bersumber dari Al-Qur�an dan Hadits. Salah satunya dengan seruan yang disampaikan oleh Ustadz Syamsul Hidayat yaitu dengan mengajak para jama�ah melaksanaan zikir dan tausiyah agar terciptanya peningkatan beribadah yang lebih baik, lebih merasa akan kehadiran Allah. Sehingga, bisa menjadi rem saat akan melakukan kesalahan. Karena, dalam dirinya yakin bahwa Allah senantiasa bersamanya. Sadar bahwa Allah Maha Melihat, Maha Mendengar dan Maha Mengetahui
Studi pemikiran Raden Haji Muhammad Nuh Cianjur tentang penentuan arah kiblat dalam kitab Risalah al-Qiblah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini memang sangat memungkinkan untuk menemukan arah kiblat yang lebih akurat. Risalah al-Qiblah karya Raden Haji Muhammad Nuh Cianjur merupakan kitab yang membahas mengenai penentuan arah kiblat yang dilengkapi data nilai arah kiblat terhadap Barat dan Utara untuk 18 Kota di Indonesia dan arah kiblat untuk 278 kota diseluruh dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Australia).
Melihat permasalahan di atas, penulis ingin menganalisis akurasi arah kiblat dalam kitab tersebut dengan teori dan perhitungan yang sama dan modern. Sehingga penulis merumuskan dua masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana pemikiran Raden Haji Muhammad Nuh dalam penentuan arah kiblat? dan bagaimana tingkat akurasi arah kiblat dalam kitab Risalah al-Qiblah karya Radsen Haji Muhammad Nuh Cianjur?
Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan data primer yaitu Kitab Risalah al-Qiblah dan wawancara dengan peneliti sebelumnya. Sedangkan data skundernya penulis mengambil dari buku-buku dan karya ilmiah yang berhunungan dengan arah kiblat. mengenai analisis data penulis menggunakan metode deskiptif analitik yaitu analisis dengan menggambarkan perhitungan arah kiblat dengan teori yang ada.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penulis melakukan observasi, ternyata ditemukan hasil arah kiblat dari kitab Risalah al-Qiblah selisih 2˚ dengan teori perhitungan segitiga bola. Artinya arah kiblat dalam kitab Risalah al-Qiblah bisa dikatakan akurat bila memakai teori segitiga bola karena masih dalam konteks Ihtiyatul Kakbah.
ABSTRACT:
The development of science and technology at this time is indeed very possible to find a more accurate Qibla direction. The Risale al-Qiblah by Raden Haji Muhammad Nuh Cianjur is a book that discusses the determination of the Qibla direction which is equipped with data on the Qibla direction values to the West and North for 18 Cities in Indonesia and the Qibla direction for 278 cities around the world (Asia, Africa, Europe and Australia ).
Seeing the problems above, the author wants to analyze the accuracy of the Qibla direction in the book with the same and modern theories and calculations. So the authors formulate two problems in this study, namely how Raden Haji Muhammad Nuh's thoughts in determining the Qibla direction? and what is the level of accuracy of Qibla direction in the book Risale al-Qiblah by Radsen Haji Muhammad Nuh Cianjur?
The method used by the author in this study is a qualitative method, with primary data, namely the Book of Risale al-Qiblah and interviews with previous researchers. While the secondary data the author takes from books and scientific works related to the Qibla direction. regarding data analysis the author uses descriptive analytic method, namely analysis by describing the calculation of Qibla direction with existing theory.
The results showed that after the writer made observations, it was found that the results of the Qibla direction from the Risale al-Qiblah book had a difference of 2˚ with the spherical triangle calculation theory. This means that the Qibla direction in the Risale al-Qiblah book can be said to be accurate when using the spherical triangle theory because it is still in the context of the Ihtiyatul Kaaba
PENGARUH SIKAP, KREDIBILITAS, PERSEPSI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BRAND ADA BUTI STORE MOJOKERTO
Rojig’un, Muhammad. 2019. Pengaruh Sikap, Kredibilitas, Persepsi dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Kepuasan Sebagai Variabel Moderasi pada Brand Adabuti Store Mojokerto. Skripsi. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing 1 : Rahayu, SE., M.Si
Pembimbing 2 : M. Syamsul Hidayat, SE., MM
Pengambilan keputusan pelangganan konsumen merupakan suatu proses pemilihan salah satu dari beberapa alternatif penyelesaian masalah dengan tindak lanjut yang nyata. Setelah itu konsumen dapat melakukan evaluasi pilihan dan kemudian dapat menentukan sikap yang akan diambil selanjutnya. Apabila terdapat kepuasan dalam penggunaan / pemakaian produk, responden cenderung untuk bersikap loyal terhadap produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, kredibilitas, persepsi dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan sebagai variabel moderasi pada brand adabuti store Mojokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis MRA. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial variabel sikap (X1), kredibilitas (X2) dan persepsi (X3) berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y), sedangkan kualitas pelayanan (X4) tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y). Sikap (X1), kredibilitas (X2), persepsi (X3), dan kualitas pelayanan (X4) secara simultan memberikan pengaruh terhadap loyalitas pelanggan pada Brand Adabuti Store Mojokerto. Nilai R2 pada regresi pertama sebesar 0,992 atau 99,2%, sedangkan setelah ada persamaan regresi ke dua nilai R2 sebesar 0,993 atau 99,3%, naik 1%. Dengan melihat hasil diatas dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kepuasan (variable moderating) akan dapat memperkuat pengaruh sikap (X1), kredibilitas (X2), persepsi (X3), dan kualitas pelayanan (X4) terhadap loyalitas pelanggan pada Brand Adabuti Store Mojokerto (Y).
Kata kunci : Sikap, Kredibilitas, Persepsi, Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Kepuasa
Keanekaragaman Kupu-Kupu dan Tumbuhan Pakannya di Kebun Raya Bogor.
Pengelompokan jenis tumbuhan pakan larva dan kupu-kupu untuk pelaksanaan pengelolaan habitat kupu-kupu di Kebun Raya Bogor belum tersedia sehingga dilakukan penelitian kupu-kupu dan tumbuhan pakan larva dan kupu-kupu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Mei dan September hingga Oktober tahun 2019. Metode yang digunakan di 10 Taman Koleksi yaitu Pollard transect untuk inventarisasi kupu-kupu. Data yang diambil pada penelitian ini berupa jenis kupu-kupu, jumlah jenis, jumlah individu, jenis tumbuhan pakan bagi larva dan kupu-kupu, serta karakteristik lokasi pengamatan. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman, indeks kekayaan, indeks kemerataan, dan indeks kesamaan komunitas. Hasil menunjukkan bahwa ditemukan 78 jenis kupu-kupu yang terbagi dalam 5 famili yaitu Pieridae (11 jenis), Papilionidae (11 jenis), Nymphalidae (34 jenis), Lycaenidae (11 jenis), dan Hesperiidae (11 jenis). Tumbuhan pakan ditemukan sebanyak 378 jenis (341 jenis pakan larva dan 107 jenis pakan kupu-kupu). Indeks kekayaan tertinggi pada Taman Tanaman Buah, indeks keanekaragaman tertinggi pada Taman Tanaman Buah, indeks kemerataan tertinggi pada Taman Mexico, dan indeks kesamaan komunitas tertinggi pada Taman Bostin dengan Taman Garuda dan Taman Teijsmann dengan Taman Bostin
Konsep Pendidikan Akidah menurut Muhammad bin Shalih al-Utsaimin
Fenomena kesyirikan dan pindah agama yang diberitakan lewat media elektronik maupun media cetak bukanlah peristiwa biasa karena berakibat fatal bagi pelakunya dalam kehidupan dunia maupun akherat. Di dunia ia akan diberi label kafir dan di akherat akan masuk neraka selama-lamanya dan tidak akan pernah bisa masuk ke surga.
Kondisi di atas menuntut pemikiran keras para pemikir dan praktisi pendidikan Islam untuk mengungkap sebab dan solusinya. Penenelitian dan pengkajian mendalam perlu dilakukan karena diantara pelaku tindak kesyirikan dan pindah agama tersebut pernah mengenyam pendidikan agama sewaktu sekolah, tetapi tetap saja mereka terjerumus. Apa sebabnya? Siapa yang salah? Peserta didik, pendidik, kurikulum, atau siapa?
Dalam skripsi ini, penulis berupaya mengkaji dari sisi kurikulum, yaitu tentang konsep pendidikan akidah. Penulis melakukan ini karena kurikulum memegang peran kuat dalam penanaman akidah, yaitu memuat materi akidah yang harus diyakini dan bagaimana memahamkannya kepada peserta didik. Hal ini karena sepandai apapun peserta didik dan sekreatif bagaimanapun pendidik, kalau konsep pendidikannya salah maka akan salah juga hasilnya. Jadi perbaikan dimulai dari pembenaran konsepnya terlebih dahulu.
Skripsi ini berjudul “Konsep Pendidikan Akidah menurut Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin”. Fokus penelitian pada tujuan, materi dan metode pendidikan akidah. Penulis memilih konsep yang ditawarkan Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin karena beliau merujuk kepada Alquran dan Hadis dengan pemahaman pendahulu umat yaitu Nabi Muhammad s}allalla>hu ‘alaihi wasallam, para sahabat, ta>bi‘i>n (murid sahabat), dan ta>bi‘u> al-ta>bi‘i>n (murid ta>bi‘i>n) dalam menyusun konsepnya. Dengan manhaj (metode) ini, beliau mengikuti petunjuk Nabi Muhammad s}allalla>hu ‘alaihi wasallam dalam mendidik akidah umatnya.
Jenis penelitian skripsi ini adalah penelitian pustaka yang bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data dengan metode dokumentasi. Data yang didokumentasikan diambil dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer berupa buku “Nubz\ah Fi> al-‘Aqi>dah al-Isla>miyyah” karangan Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis).
Poin-poin penting dari konsep pendidikan akidah menurut Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dapat disimpulkan sebagai berikut; Tujuan pendidikan akidah adalah untuk mengikhlaskan niat dan ibadah kepada Allah semata, membebaskan akal dari kekacauan yang timbul dari kosongnya hati dari akidah, meraih kebahagiaan dunia dan akherat dengan memperbaiki individu-individu maupun kelompok-kelompok. Materi pendidikan akidah adalah iman kepada Allah, iman kepada para malaikat-Nya, iman kepada kitab-kitab-Nya, iman kepada para rasul-Nya, iman kepada hari akhir, dan iman kepada takdir yang baik dan yang buruk. Adapun metode pendidikan akidah adalah metode ams\a>l (perumpamaan), metode h}iwa>r (percakapan), metode targi>b (motivasi), metode eksperimen, dan metode kisah
Peranan Pemerintah daerag Provinsi Sumatera Utara dalam Pengelolaan Untuk Menjaga Fungsi Pelestarian Daerah Aliran Sungai (Studi Sungai Deli)
River basin is- an ecosystem unity that consists of natural resources of land
water, vegetation and human resources as user of the natural resources. The river
basin of Deli River is a poor condition. The sedimentation in Deli River is
damaged caused by waste and mud. The waste and mud carried out by flood, because
the upper stream of the river has been shallow, and erosion caused by the reforestation
crisis in river basin.
This research aims to study the role of Local Government of North Sumatera
Province in manage and preserve the conservation function of river basin of Deli
River. This research is a normative juridical study. The library and document are the
main sources of data while the field data by interview will be a support data. The
collected data is separated and analyzed by qualitative method.
The result of study indicates that the rule in management of the river basin of
Deli River refers to Act No. 7 of 2004 concerning to Water resources, Government
Regulation Nio. 82 of 2001 concerning to Management of Water quality and Water
Pollution control and/or Act No. 35 of 1991 concerning to the river and another one
Such as the Rule of Forestry Minister of RI No. P-39/Menbut-1/2009 concering to
Guidance for Integrated Management of river basin. The obstacle faced by
government of North Sumatera in the river basin management is there is not. the
rules and regulation for implementation as the legal base that regulate the river basin
of Deli River especially as a juridical base in do the management and there is not a
coordination between area and inter-sector in addition the lower of fund for the
management of river basin of Deli River. The role of government of North Sumatera
province in the river basin management of Deli River is by the enforcement of the
environment act to the businessman or any sides who damage the river basin. For the
supervision in management, the government of North Sumatera establish a
Communication Forum for Management of river basin and specially for river basin of
Deli River, it had established the Communication Forum for Management of river
basin of Wampu, Deli and Ula rivers.
It is concluded that in management of river basin specially river basin of Deli
River, government of North Sumatera has not yet a special rule about the river basin
of Deli River in which in its implementation, there are any obstacles either in the law
enforcement and the lower of society awareness in preserve the environment
specially the river basin.126 HalamanTesis Magiste
ANALYSIS OF AL INSAN VERSES IN THE STUDY OF TAFSIR AND ITS APPLICATION IN THE FORMULATION OF ISLAMIC EDUCATION OBJECTIVES
This paper is a study of the philosophy of Islamic education that seeks to formulate the concept of the purpose of Islamic education by examining the essential thing in the educational process, namely, humans. Referring to the main guideline for all forms of Islamic activity, namely the Qur\u27an, is the main source of this study. To limit the scope of the study, the author limits human verses that contain the sentence Human; then, to understand the meaning of the verses being studied, the author conducts an interpretive study of Prof. Hamka, Tafsir al-Azhar.
The research paradigm is qualitative, and the type of research is library research with a philosophical approach. The analytical method that the author uses is content analysis to reveal the content of the message contained in the data source in this study, namely al-Azhar\u27s interpretation. The research findings show that human nature lies in the potential or innate character possessed, namely Positive Potential and Negative Potential.
In the process of education, all these potentials can be trained so that humans remain on the path of their creation goal. The goal of Islamic education that is needed is an integrated education. Education that is integrated between science (intellectual), faith (spiritual) and morals and morals (emotional). Not education that focuses on one of the potentials contained in human
Pengembangan Sistem Tagihan dengan Model Diagnosis Related Groups di Rumah Sakit Dr. Syaiful Anwar Malang
KOMPARASI KEMAMPUAN KERJA ANTARA LULUSAN SMA DAN SMK DI INDUSTRI PERMESINAN MODERN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan kerja antaratenaga kerja lulusan SMA dan SMK di industri permesina modern dan mengetahui apakah tenagakerja di indutri permesiann modernan juga didominasi oleh tenaga kerja lulusan SMA. Metodepenelitian ini adalah kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada para tenaga kerja diperusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Banten, setelah terkumpul data diolah menggunakanuji beda dibantu dengan program SPSS. Uji analisis menggunakan uji normalitas dan uji bedamenggunakan Mann Whitney U Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan Teknismemiliki perbedaan antara tenaga kerja lulusan SMA dan SMK, sedangkan KemampuanKonseptual dan Kemampuan Sosial tidak memiliki perbedaan antara tenaga kerja lulusan SMAdan SMK di industri permesinan modern. Tenaga kerja lulusan SMA mendominasi pekerja diindustri manufaktur dan non manufaktur. Selanjutnya diskusi dibahas dalam artikel ini
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PRECEPTORSHIP TERHADAP ADAPTASI DAN PENCAPAIAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)
Pendahuluan: Pelaksanaan model pembelajaran preceptorship memberikan bimbingan komprehensif, umpan batik tentang kineJja klinis, dan kemajuan mahasiswa program pendidikan profesi ners selama orientasi dan membantu meningkatkan pencapaian kompetensinya. Tujuan penelitian mengembangkan model preceptorship pada preceptor di Rumah Sakit Universitas Airlangga terbadap adaptasi dan pencapaian kompetensi mabasiswa program penelidikan profesi ners (p3N). Metode: Dua desain penelitian digunakan dan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama mengglmakan desain explanation dengan pendekatan cross sectional. Tahap kedua menggnnakan quasy experiment. Data yang diperoleh dari delapan preceptor yang berada pada unit berbeda eli rumah sakit ini dan sepuluh mabasiswa P3N dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan partial least square (PLS). Basil: Pengembangan model pembelajaran preceptorship dipengarubi oleh faktor langsung (pemiUban preceptor, hubungan preceptor -preceptee, layanan dukungan) dan faktor tidale langsung (beban ketja dan kekurangan perawat), berpengaruh terbadap adaptasi dan pencapaian kompetensi mahssiswa P3N. Pembahasan: Faktor langsung dan faktor tidak langsung merupakan varia bel penentu yang mempengaruhi pelaksanaan model pembelajaran preceptorship. Rekomendasi pengembangan model pembelajaran preceptorship dapat dilaksanakan jika faktor langsung dan tidak langsung terpenuhi. Saran untuk penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran precerptorsbip terbadap kepuasan pasien
- …
