Open Journal published by Universitas Persada Indonesia YAI (Yayasan Administrasi Indonesia)
Not a member yet
2735 research outputs found
Sort by
Sistem Pemantauan EKG 1-Lead Berbasis ESP32 dan Wireless Fidelity dengan Visualisasi Real Time Pada Smartphone
Penelitian ini membahas pengembangan sistem pemantauan detak jantung berbasis Internet ofThings (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ECG AD8232, protokol MQTT, danplatform Node-RED sebagai antarmuka visual. Sistem ini dirancang untuk melakukan akuisisisinyal jantung, mengolah data menjadi nilai Beats Per Minute (BPM), serta menampilkaninformasi secara real-time melalui dashboard berbasis web yang dapat diakses menggunakansmartphone maupun perangkat lain. Metodologi yang digunakan adalah Waterfall, dengan tahapananalisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan sinyal EKG dengan latensi rata-rata ±180 ms,sesuai dengan target real-time (<200 ms). Selain itu, sistem berhasil mengklasifikasikan kondisijantung ke dalam kategori normal, tachycardia, bradycardia, atrial flutter, dan arrhythmia, dengantingkat akurasi mencapai 92% berdasarkan pengujian menggunakan data simulasi (dummy)maupun data sensor aktual. Fitur tambahan seperti notifikasi visual dan audio, serta fungsi resetgrafik (Clear Graph) berjalan sesuai rancangan dan meningkatkan pengalaman pengguna. Validasidengan alat referensi (pulse oximeter) menunjukkan selisih nilai BPM rata-rata ±5 bpm, yangmasih dapat diterima untuk aplikasi non-klinis. Dengan hasil tersebut, sistem ini dapat digunakansebagai solusi monitoring mandiri untuk kesehatan jantung, serta memiliki potensi pengembanganlebih lanjut melalui integrasi penyimpanan data historis, enkripsi komunikasi, maupunimplementasi aplikasi mobil
Analisis Sentimen Ulasan Penumpang Maskapai Low Cost Carrier (LCC) Menggunakan Algoritma XGBoost Dan Cosine Similarity
Indonesia menjadi negara dengan kapasitas penerbangan terbesar di ASEAN pada tahun 2025. Halini dapat terjadi dikarenakan Indonesia merupakan negara yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau sehinggamenjadikan transportasi sebagai sarana untuk menghubungkan antar wilayah di Indonesia. Salah satutransportasi udara yang dapat digunakan adalah pesawat. Di Indonesia market share pesawat didominasidengan pesawat jenis low cost carrier (LCC). Menurut pengamat penerbangan, dominasi yang terjadi padamarket share bukanlah sebuah monopoli melainkan karena pasar penerbangan domestik masih memilikibanyak pemain. Sehingga persaingan maskapai saat ini tidak terbatas pada harga melainkan pada faktor lainseperti keberagaman rute, jadwal penerbangan, dan persepsi penumpang terhadap kualitas layanan. Karenahal inilah diperlukan penilaian terhadap pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukanuntuk membantu maskapai melakukan penilaian terhadap pelayanan yang telah diberikan, melalui analisissentimen dari data Citilink dan Lion Air menggunakan metode XGBoost untuk klasifikasi kelas berdasarkanulasan dari kedua maskapai tersebut. Penelitian ini memberikan hasil yaitu, analisis sentimen dapat diterapkandengan menggunakan algoritma XGBoost baik untuk data Lion maupun data Citilink. Dari hasil tersebut dataCitilink memperoleh pemodelan dengan hasil terbaik seperti akurasi sebesar 82% presisi 79% recall 70% danF1 Score 74%. Sedangkan data Lion mendapatkan pemodelan terbaik dengan akurasi 87% presisi 67% recall59% dan F1 score 0,63%. Selain itu, Cosine Similarity dapat membantu menemukan anomali di dalam datasehingga hasil dari akurasi model yang digunakan dapat meningkat
Penerapan Algoritma FCFS Dalam Sistem E-Order Berbasis QR Code Untuk Pengelolaan Antrian Di Warung Wifi
Warung WiFi menghadapi kendala operasional akibat sistem pemesanan dan transaksi manual yang menyebabkan antrian fisik tidak teratur, waktu tunggu pelanggan yang lama, serta risiko kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-order berbasis web yang menerapkan algoritma First-Come First-Served (FCFS) untuk mengotomatisasi pengelolaan antrian pesanan berdasarkan waktu kedatangan. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Agile dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta terintegrasi dengan payment gateway Midtrans untuk memfasilitasi pembayaran digital. Algoritma FCFS diimplementasikan pada modul dapur untuk mengurutkan pesanan secara adil dan menghitung metrik kinerja layanan seperti waktu tunggu (waiting time) dan waktu proses (burst time). Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa sistem berfungsi valid dalam menangani pemindaian QR Code, manajemen pesanan, dan transaksi nirkontak. Penerapan sistem ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan human error, serta memberikan transparansi dan keteraturan dalam manajemen antrian di Warung WiFi
Representasi Kepemimpinan pada Karakter Alif (Film Menolak Diam!)
ABSTRAK Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam mengarahkan dan mempengaruhi orang lain agar mau bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Seorang pemimpin idealnya tidak hanya memberi arahan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan penggerak perubahan. Dalam prosesnya, nilai integritas, keberanian, dan rasa tanggung jawab memiliki peran penting dalam membentuk kepemimpinan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kepemimpinan transformasional dalam film Menolak Diam! yang menyoroti perjuangan melawan ketidakadilan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif, melalui pengamatan adegan serta kajian teori kepemimpinan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama berhasil mempengaruhi lingkungan sekitarnya melalui semangat perubahan, kejujuran, dan kepedulian terhadap keadilan sosial. Namun, pendekatan tersebut juga memunculkan tantangan karena tidak semua pihak dapat menerima perubahan yang ditawarkan, seperti Alif yang akhirnya harus menghadapi tekanan dari pihak sekolah dan lingkungan sekitar saat memperjuangkan keadilan. ABSTRACT Leadership is the ability of a person to direct and influence others to work together to achieve predetermined goals. An ideal leader not only gives directions but is also able to inspire and drive change. In the process, the values of integrity, courage, and responsibility play an important role in shaping effective leadership. This study aims to analyze the representation of transformational leadership in the film Menolak Diam! (Refusing to Be Silent!), which highlights the struggle against injustice in schools. This study uses a descriptive qualitative method with a narrative approach, through observation of scenes and a review of leadership theory from various sources.The results of the study show that the main character successfully influences his surroundings through his spirit of change, honesty, and concern for social justice. However, this approach also presents challenges because not everyone can accept the changes offered, such as Alif, who ultimately has to face pressure from the school and his surroundings while fighting for justice
Implementasi Manajemen Keuangan Generasi Sandwich pada Film Home Sweet Loan
ABSTRAK Fenomena generasi sandwich semakin meluas di Indonesia yang menjadikan salah satu contoh nyata dalam melakukan perencanaan keuangan (financial planning) yang dihadapi oleh beberapa orang untuk menopang keluarganya. Pada alur cerita film Home Sweet Loan, akan memberikan gambaran realistis tentang bagaimana individu berjuang di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan sistemik. Film ini juga menyoroti pentingnya literasi keuangan, seperti membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi untuk keuangan jangka panjang. Dalam metode ini data yang diambil berdasarkan analisis film secara menyeluruh terkait detail tentang kegiatan atau situasi sedang berlangsung dengan fokus khusus pada adegan yang dilakukan oleh tokoh utama Kaluna dalam mengambil keputusan pada setiap tindakan yang dikaitkan dengan teori manajemen keuangan. Hasil analisis deskriptif film Home Sweet Loan menunjukkan bahwa karakter utama Kaluna merupakan seseorang yang terencana dalam mengelola keuangan, pengalokasian dan pengendalian dana. Jika dilihat berdasarkan dasar manajemen keuangan, Kaluna adalah sosok yang menggambar kan generasi sandwich dengan segala penuh tanggung jawab yang mampu diatasinya dengan berbagai upaya untuk mengontrol keuangan nya. Film ini juga menunjukkan bahwa perencanaan keuangan tidak selalu berjalan mulus dan sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti keluarga dan kondisi ekonomi. Peneliti selanjutnya dapat memperluas analisis ini dengan melakukan perbandingan implementasi manajemen keuangan pada film lain dengan metode analisis naratif komparatif.
ABSTRACTThe sandwich generation phenomenon is becoming increasingly widespread in Indonesia, which is one of the real examples of financial planning faced by some people in order to support their families. The plot of the film Home Sweet Loan provides a realistic picture of how individuals struggle amid economic constraints and systemic challenges. The film also highlights the importance of financial literacy, such as budgeting, saving, and investing for long-term financial goals. In this method, data is collected based on a comprehensive analysis of the film, focusing on details about ongoing activities or situations, with a particular emphasis on scenes where the main character, Kaluna, makes decisions related to financial management theory. The results of the descriptive analysis of the film Home Sweet Loan show that the main character Kaluna is someone who is planned in managing finances, allocating and controlling funds. When viewed based on the principles of financial management, Kaluna is a figure who represents the sandwich generation with all the responsibilities that she is able to overcome with various efforts to control her finances. The film also shows that financial planning does not always go smoothly and is often influenced by external factors such as family and economic conditions. Researchers can further expand this analysis by comparing the implementation of financial management in other films using comparative narrative analysis methods
Pengaruh Penerapan Blockchain, Sistem Pengendalian Internal, dan Skeptisisme Profesional Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan blockchain, sistem pengendalianinternal, dan skeptisisme profesional terhadap kualitas audit pada kantor akuntan publik (KAP) diJakarta Bara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sumber dataprimer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada auditor yang bekerja di KAP tersebut.Populasi dalam penelitian ini adalah auditor dari enam KAP di Jakarta Barat. Jumlah sampelditentukan menggunakan rumus slovin, dan diperoleh sebanyak 55 responden, yang dipilih denganteknik purposive sampling. Kuesioner disebarkan dalam bentuk Google Form dan hardcopykepada auditor yang memenuhi kriteria tertentu.Metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan softwareSmartPLS 3.0, yang mencakup pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan blockchain dan sistem pengendalian internal tidak berpengaruhsignifikan terhadap kualitas audit, sedangkan skeptisisme profesional berpengaruh positif dansignifikan terhadap kualitas audit. Temuan ini menegaskan pentingnya sikap skeptisismeprofesional dalam meningkatkan kualitas audit, terutama di tengah dinamika teknlogi dankompleksitas sistem organisasi
This study aims to examine the influence of blockchain implementation, internal control systems,and professional skepticism on audit quality at public accounting firms located in West Jakarta.The research adopts a descriptive quantitative approach using primary data collected throughquestionnaires distributed to auditors working in selected firms. The population includes auditorsfrom six public accounting firms in West Jakarta. The sample size was dteremined using the slovinformula, resulting in 55 respondents, selected through purposive sampling. Data were collectedusing both Google Forms and printed questionnaires, with respondents chosen based onb spesificcriteria.Data analysis was conducted using the Partial Least Squares (PLS) method with the assistance ofSmartPLS 3.0 software including both outer model and inner model assesments. The result indicatethat blockchain implementation and internal control systems do not have a significant effect onaudit quality, while professional skepticism in enhancing audit quality, particulary amidtechnological developments and increasing organizational complexity
Gaya Kepemimpinan Situasional dalam Menghadapi Konflik Tim (Serial Money Heist)
Penelitian ini menganalisis implementasi kepemimpinan situasional dan gaya manajemen konflik yangditunjukkan oleh karakter The Professor dalam serial televisi Money Heist. Menggunakan pendekatankualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan teori kepemimpinan situasional Hersey-Blanchard danmodel manajemen konflik Thomas-Kilmann. Temuan menunjukkan bahwa The Professor secara efektifmengadopsi empat gaya kepemimpinan: mengarahkan, melatih, mendukung, dan mendelegasikanberdasarkan tingkat kematangan dan kebutuhan spesifik tim. Fleksibilitas ini memungkinkannya untuksecara efektif mengelola konflik internal, yang sering kali berasal dari perbedaan emosional danstrategis. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa kepemimpinan adaptif adalah "pedang bermatadua": sebuah keunggulan kompetitif yang memfasilitasi penyelesaian konflik dan optimalisasi sumberdaya manusia, tetapi juga merupakan sumber potensial konflik internal dan krisis otentisitas bagipemimpin itu sendiri. Studi ini sejalan dengan prinsip-prinsip SDG's 16 tentang penguatan institusi danpengambilan keputusan yang inklusif, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang adil dan adaptif.
This study analyzes the implementation of situational leadership and conflict management styles asdemonstrated by the character The Professor in the television series Money Heist. Using a descriptivequalitative approach, the research applies the Hersey-Blanchard situational leadership theory and theThomas-Kilmann conflict management model. The findings show that The Professor effectively adoptsfour leadership styles directing, coaching, supporting, and delegating based on the team's maturitylevel and specific needs. This flexibility allows him to effectively manage internal conflicts, which oftenstem from emotional and strategic differences. However, this study also finds that adaptive leadershipis a "double-edged sword": a competitive advantage that facilitates conflict resolution and humanresource optimization, but also a potential source of internal conflict and an authenticity crisis for theleader themselves. The study aligns with SDG’s 16 principles on strengthening institutions and inclusivedecision-making, highlighting the importance of fair and adaptive leadership
Representasi Strategy Budgeting Generasi Sandwich di Perkotaan (Studi Kualitatif pada Film Home Sweet Loan)
Fenomena sandwich generation semakin nyata dalam kehidupan masyarakat perkotaan, di mana individudituntut untuk memenuhi kebutuhan dirinya sekaligus menanggung beban keluarga. Namun, kondisi ganda inisering menimbulkan tekanan finansial dan emosional yang membutuhkan pengelolaan efektif. Penelitian inibertujuan menganalisis representasi strategi pengelolaan anggaran sandwich generation melalui film Home SweetLoan. Dengan metode kualitatif studi kasus, fokus analisis diarahkan pada tokoh Kaluna yang menggambarkanperjuangan serta ketahanan generasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kaluna mampu menghadapitantangan keuangan dengan mengurangi pengeluaran konsumtif, menabung secara konsisten, dan mengutamakankebutuhan keluarga meski harus mengorbankan kepentingan pribadi. Representasi tersebut menegaskan bahwaliterasi keuangan dan disiplin dalam menyusun anggaran merupakan kunci untuk bertahan dalam beban gandasandwich generation. Studi ini juga menyoroti bagaimana strategi kecil namun konsisten dapat membangunketahanan finansial jangka panjang. Dampak penelitian menekankan pentingnya pendidikan finansial dimasyarakat perkotaan. Penelitian selanjutnya dapat memperkaya pembahasan dengan memasukkan pengalamannyata sandwich generation untuk memperluas penerapan praktis strategi keuangan
The sandwich generation phenomenon is increasingly seen as a complex reality in urban life, whereindividuals must support both themselves and their families. However, this dual role often brings financial andemotional pressures that require effective management. This study aims to examine the representation ofbudgeting strategies of the sandwich generation through the film Home Sweet Loan. Using a qualitative casestudy, the analysis focuses on Kaluna, a character who reflects the struggles and resilience of this generation.The findings reveal that Kaluna manages her financial challenges by reducing unnecessary expenses, savingregularly, and prioritizing family obligations, even when it means sacrificing personal interests. These depictionsdemonstrate that financial literacy and disciplined budgeting are key to coping with the double burden faced bythe sandwich generation. The study also shows that small yet consistent financial strategies can build long-termresilience. The impact emphasizes the need for stronger financial education in urban communities. Futureresearch may enrich this discussion by integrating real-life experiences of the sandwich generation to broadenthe practical application of financial strategies
Representasi Pengendalian Diri melalui Fungsi Manajemen Tokoh Kaluna dalam Film Home Sweet Loan
Pengendalian diri adalah keterampilan penting yang membantu individu mengatur pikiran, emosi,dan tindakan agar konsisten dengan tujuan jangka panjang, meski dalam tekanan. Dalammanajemen, kemampuan ini menjadi dasar untuk bertindak terarah, terkendali, dan produktif dalammencapai sasaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana film Home SweetLoan merepresentasikan pengendalian diri tokoh Kaluna dalam menghadapi konflik keluarga dantekanan ekonomi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan naratif melaluiobservasi, memakai film Home Sweet Loan sebagai data utama, serta didukung literatur relevan.Temuan penelitian menunjukkan Kaluna menerapkan fungsi manajemen pribadi lewat pengendaliandiri, seperti merencanakan tujuan membeli rumah, mengatur keuangan dengan disiplin, menjagamotivasi menabung, serta menunda keinginan pribadi demi keluarga. Pengendalian diri Kalunaterlihat pada kemampuannya menahan dorongan konsumtif, berpikir matang sebelum bertindak, danmenjaga stabilitas emosional dalam tekanan. Dampak penelitian ini menegaskan bahwapengendalian diri berfungsi sebagai strategi praktis menghadapi tantangan ekonomi dan sosial,karena membantu individu mengambil keputusan bijak dan memprioritaskan tujuan jangka panjang.Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi representasi pengendalian diri pada film laindengan konteks sosial berbeda, serta memperluas analisis melalui psikologi positif dan manajemendiri.
Self-control is an essential skill that helps individuals regulate their thoughts, emotions, and actionsto remain consistent with long-term goals, even under pressure. In management, this ability servesas the foundation for acting in a directed, controlled, and productive manner to achieve objectives.This study aims to examine how the film Home Sweet Loan represents the self-control of the maincharacter, Kaluna, in facing family conflict and economic pressure. The method used is qualitativewith a narrative approach through observation, using the film Home Sweet Loan as the primarydata source, supported by relevant literature. The findings show that Kaluna applies personalmanagement functions through self-control, such as planning the goal of buying a house, managingfinances with discipline, maintaining motivation to save, and postponing personal desires for thesake of family needs. Kaluna’s self-control is reflected in her ability to resist consumptive urges,think carefully before acting, and maintain emotional stability under pressure. The impact of thisstudy emphasizes that self-control functions as a practical strategy in dealing with economic andsocial challenges, as it helps individuals make wiser decisions and prioritize goals aligned withlong-term aspirations. Further research is recommended to explore the representation of selfcontrolin other films with different social contexts and to expand the analysis using positivepsychology and self-management approaches
Interpretasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Tokoh Utama Dalam Film Jumbo
Kepemimpinan transformasional dipandang mampu meningkatkan motivasi, kreativitas,dan memperkuat hubungan sosial. Film, sebagai bagian dari budaya populer, juga berperandalam merepresentasikan nilai kepemimpinan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya masih berfokus pada organisasi formal,sehingga belum banyak yang mengkaji representasi kepemimpinan dalam film lokal.Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemimpinan transformasional yang ditampilkantokoh utama dalam film animasi Jumbo produksi Visinema. Metode yang digunakan adalahkualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif melalui observasi film, dokumentasi dialog,dan telaah pustaka. Hasil menunjukkan tokoh Don menampilkan empat dimensikepemimpinan transformasional: pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual,dan perhatian individual. Nilai-nilai tersebut dibentuk melalui pengalaman keluarga,konflik dengan sahabat, serta simbol budaya berupa warisan lagu. Penelitian inimemperluas literatur dengan menghubungkan teori kepemimpinan, komunikasi, danbudaya populer. Implikasinya, film dapat menjadi sarana pendidikan nilai kepemimpinansekaligus relevan dengan pencapaian SDG 16 mengenai perdamaian dan keadilan.
Transformational leadership is considered capable of enhancing motivation, creativity, andstrengthening social relationships. Film, as part of popular culture, also plays a role in representingleadership values that resonate with everyday life. However, most previous studies have focused onformal organizational contexts, leaving limited exploration of leadership representation in localfilms. This study aims to analyze the transformational leadership displayed by the main characterin the animated film Jumbo produced by Visinema. The research employed a descriptive qualitativemethod with a narrative approach through film observation, dialogue documentation, and literaturereview. The findings reveal that Don, the protagonist, demonstrates four dimensions oftransformational leadership: idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation,and individualized consideration. These values are shaped by family experiences, conflicts withfriends, and cultural symbols such as a song inherited from his parents. This study expands theliterature by linking leadership theory, communication, and popular culture. The implication is thatfilms can serve as a medium for leadership education while also aligning with the achievement ofSDG 16 on peace and justice