194 research outputs found

    FAKTOR PENYEBAB ANAK TINGGAL KELAS (Studi Kasus SD 02 Padang Ganting)

    Get PDF
    ABSTRAK RINA WATI, 1510812028, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Judul Skripsi : Faktor Penyebab Anak Tinggal Kelas (Studi SD 02 Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar). Pembimbing I Dr. Alfan Miko, M.Si , Pembimbing II Dra Nini Anggraini, M.Pd. Pendidikan merupakan tanggung jawab dari semua pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan faktor internal anak tinggal kelas 2) Mendeskripsikan faktor eksternal anak tinggal kelas di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi anak tinggal kelas di sekolah dasar. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Kontrol Sosial yang dikemukakan oleh Travis Hirschi. Teori Kontrol Sosial lebih memfokuskan diri kepada teknik dan strategi yang akan mengatur tingkah laku manusia, dan membawanya kepada penyesuaian atau ketaatan kepada aturan-aturan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif. Pemulihan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian menggunakan Purposive Sampling dan mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil temuan di lapangan adanya faktor internal dan eksternal menyebabkan anak tinggal kelas di SD 02 Padang Ganting. Faktor internal yang ditemukan peneliti adalah terlalu banyak bermain, malas belajar, dan tidak memahami pelajaran. Sedangkan faktor eksternal yang ditemukan adalah pengaruh teman sebaya, kurangnya motivasi lingkungan sekitar, dan pendidikan orang tua yang rendah. Kata Kunci : Faktor, internal, eksternal, Anak, Tinggal Kelas

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Concept Sentence untuk Melatih Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wati, Diana Rina. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Concept Sentence untuk Melatih Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A.   Kata Kunci : Model Pembelajaran, Concept sentence, keterampilan berbicara.   Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif Concept Sentence untuk melatih keterampilan berbicara siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif Concept Sentence untuk melatih keterampilan berbicara siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang. Concept Sentence merupakan strategi pembelajaran yang dilakukan dengan memberikan kartu kata kunci kepada siswa, dari kata kunci tersebut disusun menjadi beberapa kalimat kemudian dikembangkan. Tahapan yang dilaksanakan dalam model pembelajaran ini yaitu : 1) penyampaian kompetensi dan penyampaian materi 2) pembagian kelompok 3) pemberian kata kunci 4) diskusi kelompok, dan 5) diskusi pleno. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar angket dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran concept sentence, sedangkan observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan selama proses pembelajaran. Sumber data yang digunakan adalah siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang yang berjumlah 27 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran concept sentence dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk melatih keterampilan berbicara. Penerapan model pembelajaran ini membuat siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Siswa sangat antusias dalam kegiatan kelompok, selama kegiatan diskusi kelompok berlangsung siswa saling berdiskusi dan bekerjasama dengan baik. Ketika melaksanakan presentasi secara lisan dalam bahasa Mandarin, siswa terlihat sangat bersemangat dan antusias

    STUDI PENERAPAN SISTIM PROPULSI PADA RAMJET DENGAN BAHAN BAKAR BENSIN (C8H18)

    No full text
    Dalam rangka usaha untuk pengembangan teknologi tinggi di dalam negeri yang sedemikian tertinggal dibandingkan negara – negara maju . Sehingga akan lebih baik jika inovasi – inovasi dalam bidang teknologi tinggi terutama dalam teknologi dirgantara akan sangat dibutuhkan . Karena ketertinggalan ini harus dikejar, jika tidak maka akan seterusnyalah negara – negara seperti Indonesia ini akan bergantung pada teknologi negara – negara maj

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 8 JOMBANG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Quiz Team Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X Di MAN 8 Jombang”. Ditulis oleh Aliffia Rina Wati, NIM. 12209193036, Program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Tulungagung dan dibimbing oleh Bapak Drs. H. Jani, M.M. M.Pd. Kata Kunci: Penerapan, Model Pembelajaran Quiz Team, Hasil Belajar, Geografi Penelitian ini di latar belakangi oleh kecenderungan siswa dalam memperhatikan guru pada saat menerangkan materi, rendahnya keaktifan siswa dalam menjelaskan ulang materi yang telah disampaikan oleh guru hal itu disebabkan karena rendahnya hasil belajar pada siswa, maka hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar yang diperoleh dari ranah kognitif, ranah psikomotorik, ranah afektif siswa. Oleh karena itu dengan menerapkan model pembelajaran quiz team diharapkan siswa dapat menumbuhkan hasil belajar yang maksimal. Adapun fokus penelitian yaitu: (1) Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang?, (2) Apa faktor pedukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang?, (3) Bagaimana dampak pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MAN 8 Jombang?, Adapun tujuan penelitian (1) Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model Quiz Team untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MAN 8 Jombang, (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model Quiz Team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang, (3) Untuk mengetahui bagaimana dampak pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif disajikan berupa kata-kata yang ditemukan dari hasil pengamatan yang kemudian di analisis, ditafsirkan, dan diambil sebuah kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X IPS 3 MAN 8 Jombang dan warga sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan pengamatan. Hasil penelitian diambil dari kesimpulan yang menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quiz team dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang nantinya akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang lebih maksimal

    PERSEPSI BADAN OTONOM PELAJAR ISLAM INDONESIA (BO PII) WATI SUMSEL TERHADAP BERITA CROSSHIJABERS CNNINDONESIA.COM

    Get PDF
    This thesis is the result of research describing how the perception of Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati on crosshijabers news on Cnnindonesia.com. The presence of crosshijabers or men dressed in syar\u27i is considered unsettling because it can gives a bad stigma for Muslim women. Therefore, researchers are interested in raising the title "Perception of the Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati Sumsel Against Crosshijabers news at Cnnindonesia.com" as research material. This research aims to answer the question of how the perception of the Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati of crosshijabers news on Cnnindonesia.com and the factors that influence it. The research methodology used is a qualitative approach. Data collection was carried out by direct interviews with informants in this study, namely the management of Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati Sumsel. The results showed that the administrators of the Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati Sumsel had two forms of response that emerged, there are positive and negative responses. Factors that influence the perception of Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati on crosshijabers news on Cnnindonesia.com include the attention stage, and also the interpretation which includes the use of news, the level of news reading satisfaction, and also experience. The following are suggestions that the author proposes: For people who are media users to be wiser in receiving news. For the media, depth is needed in following up this phenomenon completely so that this phenomenon does not occur again. Keywords: Perception, Indonesian Badan Otonom Pelajar Islam Indonesia (BO PII) Wati, News, Crosshijabers

    AN ANALYSIS OF LEXICAL COHESION IN THE SCRIPT OF BILL CLINTON’S SPEECH IN DEMOCRATIC NATIONAL CONVENTION ON SEPTEMBER 2012

    Get PDF
    Wati, Rina Kurnia. 2013. An Analysis of Lexical Cohesion In The Script of Bill Clinton’s Speech In Democratic National Convention On September 2012. Skripsi, English Education Department, Teacher Training and Education Faculty, Muria Kudus University. Advisors: (i) Dr. Drs. Slamet Utomo, M.Pd (ii) Atik Rokhayani, S.Pd, M.Pd Key words: Cohesion, Lexical Cohesion, Speech. In linguistics, Cohesion is the use of language forms to indicate semantic relations between elements in a discourse. Cohesion is how sentences and parts of sentences link together. If the sentences are cohesive, the writing becomes easier to read and become able to write better English by linking the sentences together. The analysis of lexical cohesion in the script of Bill Clinton’s speech will help to identify the actual usage of the words. This type of discourse analysis is helpful to understand the texture of a speech or text. This paper deals with lexical cohesion aspects in the script of Bill Clinton’s speech. The objectives of this research are to find out what types of lexical cohesion found in the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012 and to describe the percentage of the types of lexical cohesion found in the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012. The design of this research is descriptive qualitative. Whereas the data of this research is lexical cohesion in Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012 and the data source of this research is from the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012. After the data identified and analyzed, the writer found two types lexical cohesion in the script of Bill Clinton speech in Democratic National Convention on september 2012. They are general and instantial. In general found 975 repetition with 51.92%, 420 synonym with 21.83%, 308 antonym with 15.14%, 195 hyponym with 10.38%, 21 meronym with 1.12%. While instantial found 34 equivalence with 1.81%, 48 naming with 2.56%, dan 2 semblance with 0.11%. Then, the figures of percentage lexical cohesion in the script of Bill Clinton speech in Democratic National Convention on september 2012 are in general found 95.52%, and instantial found 4.48%. ix Based on the result above, the writer concludes that the in general with 95.52% as the highest type of lexical cohesion. It means that general is dominant in that script. While in instantial with 4.48% as the lowest type of lexical cohesion. It means that instantial is rare use in that script. So, from the conclusion, it means that this text or script has good cohesion especially in lexical cohesion. The writer also suggest for the teachers can give their understanding about lexical cohesion though in the script. Then, for the students can add their knowledge about lexical cohesion. Finally, the reader, gets more information about lexical cohesion. They can be used as reference to evaluate the speech. And for the result of this study can be utilized as guidance for the readers to make better speec

    Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang,

    No full text
    ABSTRACTWati, Rina. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang, Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes, (2) Dr. Sihkabuden, M.PdKata Kunci: Media Boneka Human doll, Kesehatan Reproduksi, Tunarungu,Siswa tunarungu adalah individu yang mengalami gangguan pendengaran sehingga mengakibatkan sulit memahami materi pembelajaran yang bersifat abstrak. Program khusus kesehatan reproduksi merupakan sebuah program pembelajaran yang menekankan pada kemampuan merawat kesehatan reproduksi. Untuk bisa memahami cara merawat kesehatan reproduksi dengan benar maka siswa tuarungu membutuhkan media yang mampu menyampaikan pesan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi bagi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian One-group pretest and posttes design. Instrumen yang digunakan berupa RPP dan tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumenttasi, dan tes praktik. Teknik analisis yang digunakan adalah uji hipotesis nonparametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: 1) Pada analisis hasil penelitian dengan uji Wilcoxon dipaparkan bahwa nilai rata-rata pre-test dan post-test tidak sama,Jhitung < Jtabel . Karena nilai Jhitung adalah 0, sedangkan Jtabel adalah 1. Maka Ho ditolak, atau terdapat perbedaan perubahan nilai yang signifikan dengan menggunakan media boneka human doll. 2) Terdapat perbedaan hasil yang siginifkan antara nilai pre-test dan post-test, nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari nilai rata-rata pre-test. 3) Penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi berpengaruh terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Saran ditujukan kepada guru untuk menerapkan penggunaan media boneka human doll pada pembelajaran program khusus kesehatan reproduksi khususnya bagi siswi tunarungu dalam hal merawat kesehatan reproduksi

    Evaluasi Sistem Transportasi Dipusat Kota Pematang Sianta

    No full text
    System is the combination of several component or objects which are related to each other. In every system of organization, a change of component can cause changes to other components. Transportation system is described in the form of macro. transportation system consisting several micro transportation system. The macro transportation system can be divided into related smaller systems (micro) with mutual influence. Transportation system should run well from time to time, meaning, the process of movement is smooth, safe, comfortable, and efficient. In other words, the transportation demand should be balanced with a proportional provision of transportation infrastructure. For this purpose, a well-prepared planning that can be used as the guidance for the future development of transportation is needed. The down-town of Pematangsiantar is an area which is predicted to havea continuosly increasing activity withhigh intensity andcausea high trip generation. This trip generation will loadnearby streets it canhavean effect on. With this existing'condition, the streets experience the impact such as traffic-jam, he decrease of travel speedandthedecrease of level of service. Thisstudy aimat identifying the impact of the increasing number of population on thecapacity of existing roads. The methods employed in this study are descriptive method and linear regression method to draw a conclusion of the purpose of this study. Statistic method is used during the process of data analysis. The finding of this study resulted from observation, analysis and supporting theories bring about several recommendation amongother things the construction of outer and inner ring-roads, the intergrative improvement/optimalizatin of the service of road infrastructure between existing streets andhow to reduce side-effect and the limitation of parking space on the streets as well as recomendations related to the standards of arteries. With this study, it is expected that the streets in the down town of Pematangsiantar arereturned to their function andhierarchy as the gateof Pematangsiantar.Sistem adalah gabungan beberapa komponen atau objek yang saling berkaitan. Dalam setiap organisasi sistem, perubaban pada satu komponen dapat menyebabkan perubahan pada komponen lainnya. Sistem transportasi dijelaskan dalam bentuk sistem transportasi makro yang terdlri dari beberapa sistem transportasi mikro. Sistem transportasi secara menyeluruh (makro) dapat dipecahkan menjadi beberapa sistem yang lebih kecil (mikro) yang masing-masing saling terkait dan saling mempengaruhi. Sistem transportasi haruslah berjalan baik sepanjang waktu. Pengertian berjalan baik adalah proses perpindahan berjalan lancar, aman, nyaman dan juga harus efisien. Dengan kata lain permintaan akan kebutuhan transportasi harus diimbangi dengan penyediaan prasarana transportasi sceara proposional. Untuk itu diperlukan suatu perencanaan yang matang, yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan transportasi dalam beberapa tahun kedepan. Kawasan pusat kota Pematangsiantar adalah sebuah kawasan dengan intensitas kegiatan yang tinggi diramalkan akan terus meningkat dan akan menghasilkan bangkitan lalulintas yang tinggi. Bangkitan lalulintas ini akan membebani ruas jalan yang berada disekitar pengaruhnya. Dengan kondisi eksisiting dan intensitas kegiatan yang ada ruas jalan pengaruh sudah mengalami dampak lalulintas yaitu kemacetan, penurunan kecepatan perjalan dan juga penurunan tingkat pelayanan. Tujuan dilaksanakannya studi ini adalah untuk mengindentifikasi dampak yang timbul akibat peningkatan jumlah penduduk pada kemampuan jalan yang ada. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif dan diakhiri dengan metode regresi untuk mengambil kesimpulan dari tujuan penelitian ini. Metoda analisis yang digunakan adalah metode statistik. Hasil dan penelitian berdasarkan pengamatan, analisa dan teori-teori pendukung menghasilkan beberapa rekomendasi antara lain pembangunan jalan lingkar luar dan jalan lingkar dalam, meningkatkan/mengoptimalkan pelayanan prasarana jalan secara terintergrasi antara ruas jalan yang ada dengan cara pengurangan faktor gangguan samping dan pembatasan ruang parkir di badan jalan, serta saran-saran yang berhubungan dengan standar-standar jalan arteri. Dengan adanya penelitian ini diharapkan ruas jalan di kawasan pusat kota Pematang siantar kembali kepada fungsi dan hirarki dari koridor jalan tersebut sebagai gerbang kota Pematang siantar.118 HalamanTesis Magiste

    GAMBARAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN LALAT DI INDUSTRI PEMOTONGAN AYAM PT. “X” SLEMAN, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang : Kesehatan lingkungan kerja industri adalah upaya pencegahan penyakit dan/atau gangguan kesehatan dari faktor risiko lingkungan kerja industri antara lain sanitasi untuk mewujudkan kualitas lingkungan kerja industri yang sehat. Pengendalian vektor merupakan upaya sanitasi yang dilakukan untuk menurunkan populasi vektor serendah mungkin. Berdasarkan survei pendahuluan melalui wawancara dengan staff general affair PT. “X” menyatakan bahwa terdapat banyak lalat pada limbah padat bulu ayam di tempat pengelolaan limbah padat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian lalat di Industri Pemotongan Ayam PT. “X” Sleman, Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif, dengan metode observasi untuk menggambarkan hasil sebuah penelitian berupa pelaksanaan komponen standar operasional prosedur (SOP) pengendalian lalat dan hasil pengukuran kepadatan lalat di Industri Pemotongan Ayam PT. “X” Sleman, Yogyakarta. Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pelaksanaan pengendalian lalat di PT. “X” Sleman, Yogyakarta yang dilakukan oleh petugas pihak ketiga PT. Rentokil Indonesia telah berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengendalian lalat yang ada. Terdapat 8 (delapan) komponen SOP pengendalian lalat yaitu jadwal pelaksanaan, alat pelindung diri (APD), peralatan chemical treatment, penilaian risiko tindakan pengendalian, inspeksi tempat keberadaan lalat, treatment, pasca treatment dan manajemen data telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil pengukuran kepadatan lalat pada area loading barang sebesar 26.7 ekor/block grill dengan keterangan tidak memenuhi syarat (<2 ekor/block grill), area loading produk sampingan sebesar 36.2 ekor/block grill dengan keterangan tidak memenuhi syarat dan area IPAL limbah padat sebesar 31 ekor/block grill dengan keterangan tidak memenuhi syarat. Kesimpulan : Pelaksanaan pengendalian lalat di PT. “X” telah berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Hasil pengukuran angka kepadatan lalat pada area loading barang, loading produk sampingan dan IPAL limbah padat melebihi standar baku mutu kesehatan lingkungan. Kata Kunci : Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP), Kepadatan Lala
    corecore