4,043 research outputs found

    Peran K.H. Abdul Rasyid Abdullah Syafi`i dalam pendirian pesantren Al-Qur`an As-Syafi`iyah di Wilayah Kabupaten Sukabumi 1985-2009

    Full text link
    Pesantren Al-Qur’an As-Syafi’iyah, semula merupakan kawasan wisata Pulo Air Sukalarang Kabupaten Sukabumi, sekarang taman pendidikan modern ini telah berkembang menjadi taman kanak-kanak Islam sampai Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) dan Mahad Ali Pondok Pesantren Al-Qur’an As-Syafi`iyah. Abdul Rasyid Abdullah Syafi`i nama yang begitu melegenda bagi Pesantren ini, Dialah pendiri Pesantren Al-Qur`an As-Syafi`iyah. K.H. Abdul Rasyid adalah seorang ulama asal Jakarta keturunan ulama betawi yaitu K.H. Abdullah Syafi`i. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah pendirian Pesantren Al-Qur`an As-Syafi`iyah Sukabumi dan juga peran K.H. Abdul Rasyid dalam Pendirian pesantren dan juga peran beliau di masyarakat. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yaitu model penelitian yang mempelajari peristiwa atau kejadian di masa lampau berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan. Metode ini dilakukan melalui empat Tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber-sumber primer dan skunder), kritik (intern dan ekstern), interpretasi (menafsirkan dan menguraikan sumber-sumber sejarah) dan historiografi (penulisan sejarah). Berdasarkan peneitian, disimpulkan bahwa: Pertama K.H Abdul Rasyid adalah ulama Betawi yang terdidik mampu memberikan kontribusi dakwah dan pendidikan yang bersifat modern. Dalam bidang pendidikan ia mendirikan Pesantren Al-Qur`an As-Syafi`iyah dan Mendirikan Sekolah modern dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah Atas. Kedua Pesantren Al-Qur’an As-Syafi`iyah semula adalah kawasan wisata yang dikenal dengan nama Pulo Air, terletak di dekat perbatasan Sukabumi dan Cianjur, milik seorang hamba Allah yang bernama H. Soekarno, yang kemudian pada tahun 1985 lokasi wisata seluas 3,3 hektar tersebut diwakafkan ke K.H Abdul Rasyid untuk dialihfungsikan dari taman rekreasi menjadi Pesantren Al-Qur’an As-Syafi`iyah. Ketiga selama 32 tahun keberadaanya, pesantren ini telah mengalami perkembangan yang begitu pesat, dari mulai pembangunan SMP Islam di tahun 90-an hingga berdirinya SMA di tahun 2000-an

    DAMPAK PEMBANGUNAN ABDUL RASYID TOWER TERHADAP PERUBAHAN ARUS LALU LINTAS. DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

    Full text link
    Sejalan dengan pertumbuhan populasi penduduk, Kota Pangkalan Bun sekarang sudah berkembang meluas sampai ke jalur – jalur linier atau wilayah sekitarnya, tidak hanya di pusat kota saja. Hal ini yang mengakibatkan Kota Pangkalan Bun banyak terdapat pusat perdagangan besar dan salah satunya adalah Pembangunan Abdul Rasyid Tower di Jalan Udan Said depan kantor pusat CBI Group, Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat yang akan mengakibatkan kemacetan / tarikan perjalanan baru di Kota Pangkalan Bun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survey langsung di persimpangan ruas Abdul Rasyid Tower di jalan udan said tersebut pada jam puncak pagi, siang dan sore hari dari jam 06.00 – 18.00 WIB. Dari hasil survey kemudian dilakukan pengelompokkan pada masing – masing ruas pada simpang dan disajikan dalam bentuk tabel kendaraan. Dalam perhitungan analisis simpang menggunakan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dan Softwere Vissim. Kinerja lalu lintas di sekitar lokasi proyek Abdul Rasyid Tower pada pra konstruksi menurut perhitungan MKJI 1997, tundaan simpang terbesar sore hari pada simpang pertama sebesar 7,45 detik. Hasil Softwere Vissim tundaan simpang terbesar terjadi pagi hari pada simpang pertama yaitu sebesar 7,98 detik. Kinerja lalu lintas di sekitar lokasi proyek Abdul Rasyid Tower pada masa konstruksi menurut perhitungan MKJI 1997, tundaan simpang terbesar terjadi pada sore hari pada simpang pertama sebesar 9,47 detik. Hasil Softwere Vissim tundaan simpang terbesar terjadi pada sore pada simpang pertama sebesar 9,89 detik.Kinerja lalu lintas di sekitar lokasi proyek Abdul Rasyid Tower pada saat pasca konstruksi menurut perhitungan MKJI 1997, tundaan simpang terbesar siang hari pada simpang pertama sebesar 7,78 detik. Hasil Softwere Vissim tundaan simpang terbesar siang hari pada simpang pertama sebesar 8,21 detik. Kata Kunci : Abdul Rasyid Tower, Softwere Vissim, Tundaan Simpan

    DAMPAK PEMBANGUNAN ABDUL RASYID TOWER TERHADAP PERUBAHAN ARUS LALU LINTAS DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT

    Full text link
    In line with population growth, Pangkalan Bun City has now expanded to include linear pathways or the surrounding area, not only in the city center. This has resulted in the City of Pangkalan Bun having many large trading centers and one of them is the construction of the Abdul Rasyid Tower on Jalan Udan Said in front of the CBI Group head office, Pangkalan Bun, West Kotawaringin Regency, which will result in congestion / attraction of new trips in Pangkalan Bun City. Data collection was carried out by means of a direct survey at the Abdul Rasyid Tower intersection on Jalan Udan Said during peak hours in the morning, afternoon and evening from 06.00 – 18.00 WIB. From the survey results, grouping was carried out on each segment at the intersection and presented in the form of a vehicle table. In calculating the savings analysis using the 1997 Indonesian Highway Capacity Manual and Vissim Software. Traffic performance around the Abdul Rasyid Tower project site at the time prior to construction according to MKJI 1997 calculations, the biggest delay at the afternoon intersection at the first intersection was 7,45 second. The results of the Vissim Software the biggest intersection delay occurred in the morning at the first intersection, which was 7,98 second. Traffic performance around the Abdul Rasyid Tower project site during construction according to MKJI 1997 calculations, the largest intersection delay occurred in the afternoon at the first intersection of 9,47 second. The results of the Vissim Software, the biggest delay at the intersection occurred in the afternoon at the first intersection at 9,89 second. Traffic performance around the Abdul Rasyid Tower project site during post-construction according to MKJI 1997 calculations, the largest intersection delay during the day at the first intersection was 7,78 second. The results of the Vissim Software, the largest delay at the first intersection during the day is 8,21 second

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Sistem pengadaan dan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan Abdul Rasyid Daeng Lurang Kabupaten Gowa

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang pengadaan bahan pustaka pada perpustakaan Abdul Rasyid Daeng Lurang, dalam permasalahan ini ini dibutuhkan suatu sistem yang ideal yang beban kerjanya harus dilaksanakan sebagi suatu kesatuan yang bulat sehingga melahirkan suatu pertimbangan yang ekonomis dengan memperhatikan masalah-masalah yang dihadapi oleh perpustakaan.x,63 hlm; ilus: 27 c

    PERANAN HARGA SAPI KURBAN TERHADAP MINAT PEMBELI MENURUT EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Peternakan Bapak Afrizal Rasyid)

    Full text link
    ABSTRAK Syihabuddin Abdul Basith, (2021): Peranan Harga Sapi Kurban Terhadap Minat Pembeli Menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus Peternakan Bapak Afrizal Rasyid) Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan penulis mengenai peranan harga sapi kurban terhadap minat pembeli menurut ekonomi islam (studi kasus peternakan bapak Afrizal Rasyid) Jual beli perdagangan kita sering mengenal dengan namanya harga, Penentuan harga merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan perdagangan. Harga menjadi sangat penting mengingat harga menentukan laku tidaknya suatu produk yang akan dijual beli. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranana harga sapi kurban terhadap minat pembeli sapi di peternakan bapak afrizal, untuk mengetahui tinjauan hukum islam tentang jual beli sapi kurban di peternakan bapak afrizal Penelitian ini merupakan penelitian lapangan adapun subjek dalam penelitian ini adalah pemilik hewan qurban dan pemilik ternak hewan qurban yakni bapak Afrizal Rasyid, yang menjadi objek penelitian di jalan Purwodadi, Perum Primkopad No. 39 Hasil penelitian peranan harga sapi kurban terhadap minat pembeli menurut ekonomi islam (studi kasus peternakan bapak Afrizal Rasyid) harga jual sapi kurban bapak Afrizal Rasyid dengan demikian beberapa tahapan yang dilakukan oleh pembeli dalam menetapkan harga dengan melihat kondisi sapi besar atau kecil, gemuk atau kurus serta pembeli dapat memperidiksi besar atau kecilnya sapi sesuai dengan fiqih muammalh, dimana sistem penawaran menjadi salah satu transaksi yang islami dengan menetapkan harga jual beli sapi pada harga yang adil Kata Kunci : Peranan, Harga Sapi Kurban, Minat Pembel

    WEDHA’S POP ART POTRAIT (WPAP): EKSISTENSI, KARYA, DAN PEMIKIRAN WEDHA ABDUL RASYID

    Full text link
    INTISARI WEDHA’S POP ART POTRAIT (WPAP): KARYA, PEMIKIRAN DAN EKSISTENSI WEDHA ABDUL RASYID. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap Wedha’s Pop Art Portrait (kemudian dalam penyebutan berikutnya menggunakan singkatan WPAP) sebagai sebuah Pop Art yang sesuai dengan Pop Art dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Fenomenologi Hermeneutik-Martin Heidegger, dengan menggunakan berbagai metode kualitatif, termasuk di dalamnya metode hermeneutik, metode intrepretatif, dan metode dasein analytic. Penelitian ini juga didukung dengan analisis etnografis, analisis estetik, analisis dari dasein, analisis intrepretatif, dan analisis interaksi. Penelitian ini membahas tentang sebuah teknik, yang berawal dari eksperimen Wedha Abdul Rasyid sebagai pencetusnya, kemudian menyebar ke masyarakat pendukungnya melalui banyak hal, gaya itu dinamakan WPAP. Penelitian ini befokus pada pengalaman dalam WPAP diawali ketika pertama kali muncul, dimana Wedha sebagai pencetus, melakukan pameran di tahun 2008 sebagai tonggak awal WPAP. Kemudian didukung dengan menggunakan eksistensi dari Wedha dan masyarakat pendukungnya dari pengalaman pertamanya sampai sekarang. Ada 3 hal yang dipertanyakan dalam penelitian ini; (1) adalah tentang eksistensi WPAP oleh Wedha Abdul Rasyid; (2) melihat WPAP sebagai sebuah Pop Art; (3) Pemikiran dan Bentuk WPAP oleh Wedha. Temuan dari penelitian ini adalah, (1) Eksistensi WPAP oleh Wedha dan masyarakat pendukungnya, yang sudah dilakukan dalam mendukung perkembangan WPAP dari pertama lahir sampai hari ini, dimana eksistensi Wedha terdapat dalam prinsip dasein, dan didukung dari eksistensi masyarakat pendukungnya; (2) WPAP juga merupakan salah satu Pop Art, dimana pengaruh yang didapatkan Wedha ketika memahami tentang perkembangan Pop Art dalam seni rupa yang ada di dunia; (3) WPAP memiliki struktur yang sesuai dengan pemikiran Wedha; (4) WPAP berbeda dengan Pop Art Portrait yang berkembang di dunia, terutama Amerika, dan menjadi sangat berpotensi dalam berkembangnya seni visual di Indonesia. Kata Kunci: WPAP, Pop Art, Fenomenologi-Hermeneutik, Dasei

    Machining properties of oil palm lumber / Abdul Rasyid Salim

    Full text link
    Oil palm lumber had become one of the most important material in furniture industry and wood-based materials. This research is to determine the machining properties of oil palm lumber at different portion and layer. Mortising and boring process have been used during this research. Although those process were done for the same portion and layer, different results have recorded because of several factor that influence of their machining properties. Outer layer of the oil palm from bottom portion gives better performance in machining process compared with the top and middle portion. However middle portion of oil palm lumber also can be used in machining process if proper machining technique is adopted in futher study

    Book Talk with Author: Puan Faza Fayza Mohd Fawzy

    No full text
    Penerbit UiTM dengan kerjasama Perpustakaan Tun Abdul Razak (PTAR) menjemput seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menyertai secara langsung program Book Talk with Author, sebuah inisiatif kolaboratif dalam usaha membudayakan ilmu melalui pembacaan dan perbincangan buku

    Analisis kinerja simpang empat Jl. Andi Tonro – Jl. Pacalaya – Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang

    No full text
    In Gowa Regency, near the border of Makassar City, there is an intersection of Jl. Andi Tonro - Jl. Pacalaya - Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang. The major road, Jl. Andi Tonro, is a 2/1 road, channeling traffic from Maros district towards Makassar. The minor roads, Jl. Pacalaya and Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang, only 4.5m wide, road type 2/2 TT respectively. The light-controlled, unsignalized intersection is heavily traveled by motorcycles Motorcyclists from the minor roads often scramble for road space on the major roads, creating extra conflicts at the intersection. The proportion of motorcycles to the total traffic flow of the entire intersection is 0.815. This study aims to determine the degree of saturation value that describes the performance of the studied intersection. The analysis of peak intersection traffic flow, intersection capacity, and degree of saturation values refers to the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines. Even though it is on the border of the city, the traffic behavior through this intersection still shows the characteristics of urban traffic, namely weekly periodic repetitive traffic flow patterns. Therefore, traffic surveys were conducted on Monday, Wednesday representing the normal weekday population: Monday through Thursday and the Saturday survey represents weekend days. Traffic flows entering the intersection site from the three arms were videoed with cameras. Each arm was captured with one camera. Traffic data from each arm per direction of movement per vehicle type was enumerated from the video recordings. The results of data processing were analyzed and obtained the afternoon peak traffic flow represented by weekday traffic. Degree of saturation (Dj) = 0.64. Traffic flow is not saturated. Clutter comes from motorcycles that dominate the traffic flow with a proportion of 0.815 and contra flow violations. Actions to reduce chaos, namely adding signs prohibiting contra flow on Andi Tonro Street. Installation of CCTV cameras that highlight on all four arms. Accompanied by the implementation of Electronic Traffic Law Enforcement in Gowa Regency so that motorcyclists will be forced to be disciplined.Di Kabupaten Gowa, dekat perbatasan Kota Makassar, terdapat simpang empat Jl. Andi Tonro –  Jl. Pacalaya – Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang. Jalan mayor Jl. Andi Tonro, tipe jalannya 2/1, menyalurkan lalu lintas dari Kabupaten Maros menuju Makassar. Jalan minor Jl. Pacalaya dan Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang, lebar jalannya hanya 4.5 m, tipe jalan masing-masing 2/2 TT. Simpang tanpa alat kontrol lampu dan tanpa rambu tersebut banyak dilalui sepeda motor Pengendara sepeda motor dari jalan-jalan minor sering berebut ruang jalan ke jalan mayor, hingga menimbulkan ekstra konflik pada simpang. Proporsi sepeda motor terhadap arus lalu lintas total keseluruhan simpang 0.815. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai derajat kejenuhan yang menggambarkan kinerja dari simpang yang diteliti. Analisis arus lalu lintas puncak simpang, kapasitas simpang, dan nilai derajat kejenuhan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014. Sekalipun pada perbatasan kota, perilaku lalu lintas yang melalui simpang ini masih memperlihatkan karakteristik lalu lintas perkotaan, yaitu pola arus lalu lintas berulang periodik mingguan. Sehingga survei lalu lintas dilaksanakan pada Senin, Rabu mewakili populasi hari kerja normal: Senin sampai Kamis dan survei Sabtu mewakili hari-hari akhir pekan. Arus lalu lintas yang masuk ke lokasi simpang dari tiga lengan divideokan dengan kamera. Tiap lengan disorot dengan satu kamera. Data lalu lintas dari tiap lengan per arah pergerakan per jenis kendaraan dicacah dari rekaman video. Hasil pengolahan data dianalisis dan diperoleh arus lalu lintas puncak sore hari yang diwakili lalu lintas hari kerja. Derajat kejenuhan (Dj) = 0.64. Arus lalu lintas belum jenuh. Kesemrawutan berasal dari sepeda motor yang mendominasi arus lalu lintas dengan proporsi 0.815 dan pelanggaran contra flow. Tindakan untuk menurunkan kesemrawutan, yaitu menambah rambu larangan contra flow pada Jalan Andi Tonro. Pemasangan kamera CCTV yang menyorot pada keempat-empat lengan. Disertai dengan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement pada Kabupaten Gowa sehingga pengendara sepeda motor akan terpaksa disiplin. &nbsp
    corecore