Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR INDONESIAN CREATIVE SCHOOL PEKANBARU
Penelitian ini dilakukan pada Sekolah Dasar Indonesian Creative School Pekanbaru untuk mengetahui apakah kepemimpinan transformasional dan beban kerja berpengaruh terhadap kinerja guru. Sampel penelitian berjumlah 37 orang guru dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sehingga semakin baik kepemimpinan transformasional kepala sekolah, semakin meningkat pula kinerja guru. Beban kerja juga ditemukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, yang berarti bahwa pembagian tugas yang terukur dan sesuai kapasitas dapat mendorong peningkatan kinerja. Secara simultan, kepemimpinan transformasional dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru sebesar 93,5%, sedangkan sisanya sebesar 6,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang inspiratif serta pengelolaan beban kerja yang tepat untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah
INOVASI PELAYANAN KADO CAMER (KERJASAMA PENERBITAN DOKUMEN AKTA KELAHIRAN PASCA MELAHIRKAN) PADA DISDUKCAPIL KOTA PEKANBARU
ABSTRAK INOVASI PELAYANAN KADO CAMER (KERJASAMA PENERBITAN DOKUMEN AKTA KELAHIRAN PASCA MELAHIRKAN) PADA DISDUKCAPIL KOTA PEKANBARU OLEH: LIONNY FIOLA 12270523733 Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tercapainya Inovasi Layanan Kado Camer (Kerjasama Penerbitan Dokumen Akta Kelahiran Pasca Melahirkan) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori inovasi pelayanan publik dari M. Eko Atmojo (2021) yang mencakup lima aspek utama, yaitu: kebaruan (novelty), manfaat (utility), relevansi (relevance), keberlanjutan (sustainability), dan operasionalisasi (operationalization). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi petugas Disdukcapil, petugas rumah sakit mitra, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Layanan Kado Camer memberikan manfaat signifikan dalam mempercepat penerbitan dokumen kependudukan, meningkatkan efisiensi waktu, dan mempermudah akses layanan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil. Namun, implementasi inovasi masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain kurangnya sosialisasi layanan, keterbatasan jangkauan fasilitas mitra, keterbatasan sumber daya manusia, kendala infrastruktur teknologi informasi, dan ketergantungan pada anggaran operasional. Kesimpulannya, inovasi Kado Camer merupakan pelayanan publik yang relevan dan bermanfaat, tetapi memerlukan peningkatan pada aspek operasional dan dukungan kebijakan agar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Inovasi Pelayanan Publik, Kado Camer, Disdukcapil, Administrasi Kependuduka
IMPLEMENTASI APLIKASI SIMKAH GENERASI 4 DALAM ADMINISTRASI PENCATATAN PERNIKAHAN DI KUA KECAMATAN BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Generasi 4 dalam administrasi pencatatan pernikahan di KUA Kecamatan Bangkinang Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di KUA Bangkinang Kota. Dan analisis data menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMKAH Generasi 4 telah memberikan kemudahan dalam pelayanan pencatatan pernikahan melalui sistem berbasis web dan integrasi data nasional. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur jaringan, kendala teknis sistem yang berdampak pada efisiensi waktu dan akurasi data pencatatan, serta kurangnya pelatihan bagi staf dan operator. Upaya perbaikan diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi sistem jaringan, serta penguatan koordinasi antarinstansi
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-EFFICACY
ABSTRAK Ahmad Satria Aidil Akbar, (2023) : Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau Dari Self-Efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembeajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis ditinjau dari self-efficacy siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian yaitu the noneequivalent posttest only control group desain. Penelitian ini dilakukan di UPT SMP Negeri 1 Rumbio Jaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 8 UPT SMP Negeri 1 Rumbio Jaya. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas 8A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 8B sebagai kelas kontrol dalam penelitian ini. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemahaman konsep, angket self-efficacy, dan lembar observasi. Teknik analisis data untuk uji hipotesis 1 menggunakan uji-T sedangkan untuk uji hipotesis 2 dan 3 menggunakan uji anova dua arah. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-T didapat Thitung = 2,190711957 > Ttabel = 2,010634758 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS. Hasil analisis data menggunakan anova dua arah menunjukkan F(B)hitung = 0,555168219 < F(B)tabel = 3,23 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh self-efficacy terhadap pemahaman konsep matematis siswa antara siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Selanjutnya untuk F( )hitung = 1,385612126 < F( )tabel = 3,23 sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dengan selfefficacy siswa dalam mempengaruhi pemahaman konsep siswa. Hasil tersebut mengidentifikasikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TSTS mempengaruhi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil penelitian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan pembelajaran dikelas, khususnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, TSTS, Kemampuan pemahaman konsep matematis, Self-efficacy
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN BUDAYA SEKOLAH YANG RELEGIUS DI SMP NEGERI 2 SIAK
ABSTRAK Muhammad Tarmizi: Manajemen Kepala Sekolah dalam Menerapkan Budaya Sekolah yang Religius di SMP Negeri 2 Siak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam manajemen kepala sekolah dalam menerapkan budaya sekolah yang religius di SMP Negeri 2 Siak. Manajemen kepala sekolah dipahami sebagai proses menggerakkan sumber daya manusia dan non-manusia melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan agar tujuan pendidikan tercapai secara efektif dan efisien. Budaya religius di sekolah tidak hanya berkaitan dengan rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan kepribadian peserta didik melalui pembiasaan serta keteladanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fokus kajian diarahkan pada strategi kepala sekolah dalam merancang program religius, implementasi kegiatan di lingkungan sekolah, serta bentuk evaluasi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dilaksanakan melalui penyusunan program jangka pendek dan jangka panjang yang diintegrasikan ke dalam kalender akademik sekolah. Pelaksanaan budaya religius diwujudkan melalui pembiasaan kegiatan karakter 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), shalat zuhur berjamaah, shalat dhuha, berinfaq, muhadharah, peringatan hari besar Islam, serta penguatan keteladanan guru. Dukungan internal seperti komitmen pendidik dan antusiasme siswa menjadi faktor pendorong utama, sedangkan hambatan muncul dalam aspek kedisiplinan serta keterbatasan sarana. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan sikap dan perilaku siswa, dengan reward dan sanksi sebagai penguat pembiasaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan sentral dalam menggerakkan budaya religius hingga menjadi identitas khas SMP Negeri 2 Siak. Kata Kunci: Manajemen, Kepala Sekolah, Budaya Religiu
STRATEGI BAURAN PEMASARAN DALAM MEMPROMOSIKAN HENFERD LAND DI KECAMATAN Xlll KOTO KAMPAR
ABSTRAK Nama : ANDRE ASYIRI NIM : 11940311874 Judul : Strategi bauran pemasaran dalam Mempromosikan Wisata Henfred Land di Kecamatan XIII Koto Kampar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi komunikasi pemasaran Wisata Henfred Land di Kabupaten Kampar menggunakan kerangka teori Bauran Pemasaran (Marketing Mix) 7P. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa Henfred Land menerapkan konsep produk hibrida (one-stop-recreation) yang menggabungkan pesona alam dengan fasilitas modern. Temuan kunci penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi pemasaran tidak hanya bertumpu pada promosi digital, melainkan pada sinergi strategis antara elemen Price (Harga) dan People (Masyarakat). Kebijakan diskon 50% bagi warga lokal terbukti berfungsi sebagai investasi sosial yang menumbuhkan rasa kepemilikan (psychological ownership), mentransformasi masyarakat menjadi agen promosi Word-of-Mouth (WOM) yang militan dan efektif. Keramahan otentik masyarakat lokal selanjutnya berperan sebagai Physical Evidence non-fisik yang memperkuat citra destinasi. Namun, strategi ini menghadapi tantangan paradoksal pada elemen Place, di mana aksesibilitas digital yang tinggi tidak diimbangi oleh aksesibilitas fisik akibat kerusakan infrastruktur jalan dan kendala sinyal internet yang menghambat promosi real-time. Sebagai respons, elemen Process dijalankan melalui kolaborasi advokasi dengan pemerintah daerah untuk perbaikan infrastruktur. Penelitian menyimpulkan bahwa keberlanjutan destinasi sangat bergantung pada integrasi modal sosial komunitas dengan peningkatan standar layanan profesional serta perbaikan aksesibilitas fisik. Kata kunci: Strategi Bauran Pemasaran, Marketing Mix 7P, Wisata Henfred Land, Word-Of-Mouth, Pemberdayaan Masyarakat
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS WEB MY MAPS DALAM APLIKASI APPILIX PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 5 PEKANBARU
ABSTRAK Bayu Zikri Saputra, (2025) :Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Web My Maps Dalam Aplikasi Appilix Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMAN 5 Pekanbaru Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran My Maps pada materi Persebaran flora dan fauna di indonesia yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI.4 SMAN 5 Pekanbaru dan satu orang guru Geografi. Ahli media merupakan dosen media, dan ahli materi terdiri dari dosen Pendidikan Geografi dan guru Geografi. Objek dalam penelitian ini adalah media My Maps pada materi Persebaran Flora Dan Fauna Di Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon. Teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media My Maps mendapatkan skor kelayakan dari ahli materi (dosen) sebesar 93%, ahli materi (guru) sebesar 97%, ahli media 1 sebesar 90%, dan ahli media 2 sebesar 97% yang seluruhnya berada pada kategori “Sangat Valid”. Tingkat kepraktisan media menurut guru mencapai 98% dan respon siswa mencapai rata-rata 86,68%, keduanya termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. Dapat disimpulkan bahwa Pengembangan media pembelajaran My Maps pada Mata Pelajaran Geografi dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran Geografi di kelas XI SMA. Kata Kunci: Pengembangan, My Maps, Appilix Persebaran Flora Dan Fauna Di Indonesi
HUBUNGAN BODY IMAGE DAN SELF-CONCEPT DENGAN SELF-CONFIDENCE PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UIN SUSKA RIAU
HUBUNGAN BODY IMAGE DAN SELF-CONCEPT DENGAN SELF-CONFIDENCE PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UIN SUSKA RIAU Silvia Meiristadi Putri [email protected] Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Self-confidence merupakan aspek penting dalam perkembangan pribadi mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial. Diantara faktor yang berperan dalam pembentukan rasa percaya diri antara lain body image dan self-concept, yaitu bagaimana mahasiswa memandang bentuk tubuhnya dan gambaran keseluruhan tentang dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dan self-concept dengan self-confidence pada mahasiswa Psikologi UIN Suska Riau. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan subjek sebanyak 212 partisipan. Metode penelitian yang digunakan adalah nonprobability dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala body image, self-concept, dan self-confidence kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antar variabel body image dan self-concept dengan self-confidence sehingga hipotesis penelitian dapat diterima dengan nilai signifikansi sebesar p=0.000<0.050. Artinya, body image dan self-concept berhubungan dengan self-confidence. Kontribusi efektif body image dan self-concept terhadap variabel self-confidence sebesar 43.8%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan body image dan self-concept yang positif penting untuk meningkatkan self-confidence mahasiswa. Implikasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki orientasi dan evaluasi penampilan yang realistis serta penerimaan diri, sehingga mahasiswa merasa mampu mencapai tujuan, berani mengambil keputusan sendiri, menerima kelebihan serta kekurangan diri secara jujur, dan lebih mampu mengelola emosi negative. Hal itu akan membuat self-confidence mahasiswa terbentuk menjadi lebih realistis, stabil, dan konsisten. Kata kunci : Body Image, Mahasiswa, Self-Concept, Self-Confidence
AKTIVITAS SHARENTING DI MEDIA SOSIAL (STUDI NETNOGRAFI PADA AKUN TIKTOK @ABE_DAILY)
"ABSTRAK Nama : Oci Khairani Syafara NIM : 12240321433 Program Studi : Ilmu Komunikasi Judul : Aktivitas Sharenting Di Media Sosial (Studi Netnografi Pada Akun TikTok @Abe_daily) Perkembangan media sosial membuat banyak orang tua mulai membagikan aktivitas anak sebagai bentuk dokumentasi digital. Fenomena meningkatnya praktik sharenting, yaitu tindakan orang tua membagikan foto atau video anak di ruang publik, khususnya pada platform TikTok yang banyak dimanfaatkan orang tua untuk mendokumentasikan aktivitas anak sehari-hari. Akun TikTok @Abe_daily menjadi salah satu akun yang menampilkan keseharian seorang anak secara konsisten dan menarik perhatian publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konten dan bentuk komentar netizen terhadap aktivitas sharenting di akun TikTok @Abe_daily. Penelitian ini menggunakan metode netnografi menurut enam tahapan Kozinets, yaitu inisiasi, investigasi, interaksi, imersi, integrasi dan inkarnasi. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sharenting di akun @abe_daily dilakukan secara terstruktur dan berulang melalui unggahan yang menampilkan keseharian anak,ekspresi emosional, interaksi keluarga serta konten komersial. Temuan ini menghasilkan enam tema utama, yaitu hiburan humor anak, interaksi orang tua dan anak, komersialisasi, representasi perkembangan anak, ekspresi emosi anak dan dokumentasi keseharian anak. Komentar netizen memperlihatkan keterlibatan emosional, dukungan, serta persepsi terhadap pola asuh dan perkembangan Abe. Praktik sharenting tersebut membentuk identitas digital Abe sehingga memperlihatkan keterlibatan netizen dalam membangun narasi tentang dirinya. Kata Kunci: Sharenting, Netnografi, TikTok, Media Sosial
EVALUASI BUDIDAYA PADI SAWAH DAN PRODUKSINYA DI DESA GUNUNG SELASIH KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
EVALUASI BUDIDAYA PADI SAWAH DAN PRODUKSINYA DI DESA GUNUNG SELASIH KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA Tilka Delita (11980222538) Di bawah bimbingan Elfi Rahmadani dan Ervina Aryanti INTISARI Evaluasi sistem budidaya padi sangat penting dilakukan oleh petani untuk mendukung produksi di Desa Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dhamasraya. Sementara, ilmu penerapan teknik budidaya padi sawah seperti pemupukan, penggunaan varietas benih, dan penanaman belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik budidaya padi yang dilakukan petani di Desa Gunung Selasih dan dibandingkan dengan pedoman teknis budidaya padi oleh Kementerian Pertanian Indonesia serta mengevaluasi pertanian padi di Desa Gunung Selasih. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian padi di Desa Gunung Selasih layak dikembangkan (R/C adalah 6,31). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan teknik budidaya padi yang digunakan petani di Desa Gunung Selasih dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi Kementerian Pertanian baik dosis pemupukan yang direkomendasikan hingga panen. Evaluasi pertanian padi di Desa Gunung Selasih menunjukkan rerata total biaya produksi Rp3.316.097, pendapatan sebesar Rp.20.895.153,- dan R/C adalah 6,31. kata kunci : padi sawah, usaha tani, pendapatan dan R/C