1,721,885 research outputs found

    Efektivitas Pelaksanaan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak dalam Upaya Peningkatan Penerimaan PPN Pada KPP Pratama di Kota Medan Periode 2015 - 2017

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelaksanaan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak yang dilakukan oleh aparatur pajak pada KPP Pratama di Kota Medan dalam upaya peningkatan penerimaan PPN di kota Medan. Lokasi penelitian ini dilakukan pada Kantor Pratama di Kota Medan dalam periode pengamatan dari tahun 2015 – 2017. Objek penelitian adalah efektifitas pelaksanaan ekstensifikasi dan intensifikasi PPN. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara langsung, dan dokumen yang disediakan oleh KPP Pratama. Penelitian ini menggunakan metode analisis penelitian deskripsi kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa petugas pajak di KPP Pratama di Kota Medan telah melaksanakan ekstensifikasi dan intensifikasi sesuai dengan Surat Edaran DJP No. SE – 51/PJ/2013. Pelaksanaan ekstensifikasi dari hasil penambahan PKP baru di KPP Pratama di Kota Medan khususnya di KPP Pratama Medan Polonia pada tahun 2015 – 2017 termasuk kategori sangat efektif. Begitu juga dengan KPP Pratama Medan Kota dan Medan Petisa yang berhasil menambah PKP baru melebihi target, tetapi pada tahun 2016 – 2017 persentase efektivitas penambahan PKP baru mengalami penurunan. KPP Pratama di Kota Medan telah melakukan intensifikasi pajak terutama dibidang pemeriksaan dengan kategori efektif dan penagihan piutang dan tunggakan pajak melalui penerbitan SKPKB PPN dengan kategori sangat efektif walaupun masih ada beberapa PKP yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk diperiksa sehingga masuk dalam realisasi pemeriksaan tahun berikutnya. Pelaksanaan ekstensifikasi dan intensifikasi kurang mampu meningkatkan persentase PKP yang melakukan pembayaran pajak, tetapi mampu meningkatkan penerimaan PPN pada tahun 2017 dengan kategori efektif walaupun dari segi petumbuhan penerimaan PPN sempat turun pada tahun 2016 karena pada tahun 2017 pelaksanaan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak didukung oleh kebijakan tax amnesty

    KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HJ. NURLELA MUBAROK

    Full text link
    This study aims to describe the concept of women's leadership in the perspective of Islamic education according to Hj. Nurlela Mubarok. The type of research used is character study research, namely Hj. Nurlela Mubarok. Data was collected by interview, observation and documentation, then analyzed in three stages, namely data reduction, data display and verification. The results of the study show that: First, women's leadership is identical with the ability to influence others through the use of a distinctive image that exists in women in order to realize organizational goals. Second, the characteristics of women leaders emphasize more on the personal image of women when they become leaders, so that it affects their leadership in the organization. Third, the advantages of female leaders are still closely related to the characteristics of women themselves. Fourth, the shortage of women leaders has an impact on the individuals and organizations they lead. These impacts include hampered institutional development, as well as personal leaders who are less than optimal in carrying out their leadership roles. These four things illustrate that women in an educational institution are actually able to compete in their work so that they also have the ability to become a leader

    KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM MENURUT HJ. NURLELA MUBAROK

    No full text
    Latar belakang penelitian ini merupakan kegelisahan mengenai kepemimpinan yang masih erat dengan budaya patriarkhi di mana laki-laki dianggap lebih layak untuk dijadikan sebagai seorang pemimpin daripada perempuan. Hal ini bertolak belakang dengan spirit kesetaraan gender dan keadaan di lapangan yang telah menunjukkan hal yang berbeda, bahwa ternyata perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin, bahkan lembaga yang dipimpin dapat menunjukkan hasil yang lebih baik ketika dipimpin oleh perempuan, sebagaimana ditunjukkan oleh Hj. Nurlela Mubarok. Kepemimpinan perempuan dalam perspektif pendidikan Islam sendiri dapat digambarkan dengan pemahaman bahwa yang dimaksud dengan hal tersebut adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dengan karakteristik yang menjadi ciri khas perempuan, guna mensukseskan jalan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh lembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian Study Tokoh, dengan objek utama Hj. Nurlela Mubarok, dengan metode deskriptif kualitatif, di mana fokus kajiannya ditekankan kepada deskripsi mengenai apa yang ada di dalam pribadi tokoh, baik dari segi pemikiran, maupun kontribusinya pada masyarakat, khususnya di dalam kajian mengenai kepemimpinan perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data, demi mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil dari penelitian ini adalah perspektif yang dibangun dari Hj. Nurlela Mubarok mengenai kepemimpinan perempuan dalam perspektif pendidikan Islam yang dibagi dalam empat pembahasan. Pertama, pembahasan mengenai paradigma kepemimpinan perempuan yang disimpulkan sebagai kemampuan untuk memengaruhi orang lain menggunakan citra khas yang ada pada perempuan demi merealisasikan tujuan bersama organisasi. Ke dua, pembahasan mengenai karakteristik pemimpin perempuan yang ditekankan sebagai citra pribadi perempuan ketika menjadi pemimpin, sehingga hal tersebut memengaruhi kepemimpinan mereka di dalam organisasi. Ke tiga, pembahasan mengenai kelebihan pemimpin perempuan yang masih erat kaitannya dengan karakteristik mereka, sehingga dalam menjalankan peran kepemimpinan, kelebihan tersebut dapat dioptimalkan untuk mendukung kesuksesan organisasi dalam mencapai tujuannya. Ke empat, pembahasan mengenai kekurangan pemimpin perempuan, di mana kekurangan perempuan ketika menjadi seorang pemimpin berdampak pada pribadi maupun organisasi yang dipimpin, dampak tersebut antara lain perkembangan lembaga yang terhambat, maupun pribadi pemimpin yang kurang maksimal dalam menjalankan peran kepemimpinannya. Empat poin pembahasan tersebut menggambarkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam suatu lembaga pendidikan menunjukkan sisi yang menarik, bahwa perempuan secara nyata mampu bersaing untuk menjadi seorang pemimpin, selama mereka memiliki kemampuan dan mau mengoptimalkan kemampuan tersebut

    Strategi Kelembagaan Tim Pemenangan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela dalam Pemilihan Gubernur Lampung 2024

    Full text link
    This article aims to analyze the institutional strategy of the winning team of Rahmat Mirzani Djausal and Jihan Nurlela in the 2024 Lampung Gubernatorial Election. The problem is focused on how networks of political parties, customary community organizations, and religious organizations were established and synergized to secure electoral victory. To address this issue, the study applies the network institutionalism theory, which emphasizes the importance of relationships between formal and informal actors in local political processes. The data were collected through in-depth interviews with representatives of supporting political parties, customary leaders, religious figures, election organizers, and political observers, complemented by observation and document analysis. The data were qualitatively analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that the victory of Rahmat Mirzani Djausal and Jihan Nurlela was strongly influenced by the successful integration of political party machinery, social legitimacy from customary institutions, and moral as well as electoral mobilization by religious organizations. This study concludes that an integrated network-based institutional strategy is a decisive factor in winning the 2024 Lampung gubernatorial election and plays a significant role in strengthening the effectiveness of local political mobilization

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PENGARUH KONTROL DIRI DAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KENAKALAN PADA REMAJA

    No full text
    PENGARUH KONTROL DIRI DAN KELOMPOK TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KENAKALAN PADA REMAJA NURLELA ([email protected]) Kurniati Zainuddin ([email protected]) Dian Novita Siswanti ([email protected]) Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar Jl. A. P. Pettarani Makassar, 90222 ABSTRAK Kontrol diri dan kelompok teman sebaya menjadi salah satu faktor pemicu munculnya kenakalan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kontrol diri dan kelompok teman sebaya terhadap perilaku kenakalan pada remaja. Subjek penelitian ini berjumlah 210 siswa SMKN 3 Makassar. Alat pengumpulan data menggunakan skala yaitu skala kontrol diri, skala kelompok teman sebaya dan skala perilaku kenakalan pada remaja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear sederhana dan uji regresi korelasi berganda. Hasil penelitian pada hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada pengaruh kontrol diri terhadap kenakalan remaja pada (kelas I, R2= 12,4% dan p=0,001 ; p<0,05), (kelas II, R2= 14,9% dan p=0,000 ; p<0,05), dan (kelas III, R2=19,0% dan p=0,000 ; p<0,05), Hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukkan bahwa ada pengaruh kelompok teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja pada (kelas I, R2=53,6% dan p=0,000 ; p<0,05), (kelas II, R2=46,10%, dan p=0,000 ; p<0,05), dan (kelas III, R2=37,0% dan p=0,000 ; p<0,05). Hasil penelitian pada hipotesis ketiga yaitu ada pengaruh secara simultan kontrol diri dan kelompok teman sebaya terhadap perilaku kenakalan pada remaja (kelas I, R2= 65,10% dan t=0,002 ; p<0,05), (kelas II, R2= 59,9% dan t=0,003 ; p<0,05), (kelas III, R2=54,9% dan t=0,001 ; p<0,05), Remaja yang memiliki kontrol diri yang tinggi mampu mengendalikan perilakunya, mengendalikan rasa dan pikirannya sehingga teman sebaya tidak besar pengaruhnya terhadap diri remaja. Jika kontrol dirinya baik maka remaja tidak akan mudah terpengaruh dan perilaku kenakalan juga akan rendah. Kata kunci: Kontrol Diri, Kelompok Teman Sebaya, dan Perilaku Kenakalan Pada Remaja

    PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 WALENRANG

    Full text link
    ABSTRAK Nurlela, 2023. “Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Negeri 5 Walenrang”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Hilal Mahmud, dan Alimuddin. Skripsi ini membahas tentang Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Negeri 5 Walenrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kinerja guru di SMP Negeri 5 Walenrang, mengetahui perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMP Negeri 5 Walenrang, dan untuk mengetahui dampak perilaku kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 5 Walenrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengungkap makna yang ada dibalik data yang nampak. Lokasi penelitian adalah di SMP Negeri 5 Walenrang dan waktu penelitian ini dimulai pada bulan Februari sampai bulan Maret 2023. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah dan guru. Instrumen penelitian yang digunakan ialah Pedoman Wawancara, Observasi, Format Dokumentasi. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, menyajikan data, dan menarik simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja guru di SMP Negeri 5 Walenrang dinilai baik, dimana nilai pedagogik 80,27 dalam kategori baik, nilai kepribadian 99,06 dalam kategori amat baik, nilai sosial 98,80 dalam kategori amat baik, dan nilai profesional 76,28 dalam kategori cukup. Perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMP Negeri 5 Walenrang pemberian tugas kepada bawahannya berorientasi pada tugas, dan berorientasi pada hubungan manusia. Dampak perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru tersebut berdampak baik dan positif, sehingga para guru termotivasi dalam mengikuti berbagai pelatihan, pembinaan disiplin, dan mengadakan kegiatan musyawarah guru mata pelajaran. Kata Kunci : Perilaku Kepemimpinana Kepala Sekolah, Kinerja Gur

    PROSES KREATIF PENCIPTAAN TARI KECUBUNG KARYA NURLELA BADARUDDIN PAGARALAM SUMATERA SELATAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kreatif penciptaan tari Kecubung karya Nurlela Badaruddin yang akan dikaji dari koreografi tari Kecubung, proses kreatif penciptaan tari Kecubung dan simbol bunga kecubung yang disajikan didalam tari. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Objek penelitian ini adalah proses kreatif penciptaan tari Kecubung karya Nurlela Badaruddin. Sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah koreografer, penata iringan, dan penari. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tari Kecubung merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Nurlela Badaruddin pada tahun 2011. Tari ini terinspirasi dari icon Kota Pagaralam yaitu bunga kecubung (Datura Metel), yang menurut cerita di kerajaan Besemah bunga kecubung diibaratkan sebagai gadis Besemah. Tari ini dibawakan oleh 3 orang penari dengan menggunakan kostum yang berbeda sebagai simbol bunga kecubung ungu, merah muda dan putih. 2) Proses kreatif yang dilakukan koreografer dalam menciptakan tari Kecubung meliputi beberapa tahap a) Eksplorasi yaitu tahap melakukan penjajagan dan pemahaman tentang bunga kecubung serta icon kota Pagaralam. b) Improvisasi yaitu pencarian gerak-gerak yang dilakukan secara spontan serta mengembangkan gerak-gerak tari yang sudah ada. c) Evaluasi adalah tahap menyeleksi serta mengevaluasi gerak-gerak yang sudah didapat dengan cara merubah, menambah ataupun mengurangi gerak yang dirasa tidak sesuai dengan iringan. d) Komposisi yaitu proses penyusunan gerak yang telah didapat pada proses sebelumnya sehingga menjadi suatu rangkaian tari yang utuh. Selain itu beberapa faktor yang mempengaruhi proses kreatif tari Kecubung terdiri dari lingkungan, sarana atau fasilitas, keterampilan, identitas, originalitas dan apresiasi

    The influence of big five personality towards employee's performance at UiTM Pahang (Jengka Campus) / Nurlela Nasir

    Full text link
    Personality is one of the factors in determining to analyse the attitude as consistent thoughts and behaviour of an individual's that are stable over time and relatively consistent across different situation. Performance assesses whether a person performs a job well. Performance is an important criterion for organizational outcomes and success also describes as an individual-level variable or something a single person does. These two variables can give impact to the organization. This research was conducted to analyse the relationship between personality and employee's performance among the employees in Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pahang, Jengka Campus. The researcher used descriptive statistic method to get the data that are collected through the questionnaire by gaining the feedback from the respondents. The questionnaires were divided into three section that comprised of Demographic, Personality and Employee's Performance. The questionnaire was distributed of 140 set but only 110 sets that researcher gets the feedback from the respondents. Based on this study, it can be concluding that there is the relationship between all of the personality trait and employee's performance. However, the only one result in the highest significant which are a very strong relationship and one of the variables get the moderate result as the lowest ranked between others variables. Besides, at the end of the report, there are some recommendations that are suggested by the researcher and conclusion on the overall analysis
    corecore