30 research outputs found

    Tinjauan hukum Islam terhadap penyelesaian kredit sepeda motor oleh debt collector : studi kasus di PT Nusantara Sakti Kendal

    No full text
    Pada zaman sekarang ini, masyarakat membutuhkan kendaraan untuk mempermudah dalam melakukan aktivitas sehari-harinya. Salah satunya adalah sepeda motor yang lebih ringan untuk digunakan daripada kendaraan bermotor yang lain. Dari sini terlihat banyak usaha-usaha yang melakukan jual beli dengan cara kredit. Namun, pelaksanaan kredit tidak selalu berjalan lancar dikarenakan adanya pihak konsumen yang melakukan wanprestasi. Untuk mengatasi tersebut pihak leasing memerintahkan debt collector untuk menyelesaikan permasalahan kredit konsumen yang tidak membayar angsuran sesuai waktu yang diperjanjikan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) yaitu menjelaskan praktik penyelesaian kredit sepeda motor oleh debt collector di PT Nusantara Sakti Kendal. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada branch manager, debt collector dan beberapa konsusmen yang mengalami penundaan pembayaran. Sedangkan untuk menganalisis data yang telah terkumpul, peneliti menggunakan teknik yuridis empiris untuk melihat hukum yang diterapkan dalam masyarakat. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa praktik penyelesaian kredit sepeda motor oleh debt collector dilakukan dengan cara memberikan teguran kepada konsumen. Apabila masih belum mau melakukan pembayaran angsuran maka akan diberikan surat peringatan sebanyak 3 kali. Dan apabila tidak dihiraukan maka debt collector akan melakukan penarikan sepeda motor. Tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh konsumen dengan tidak melakukan pembayaran sesuai waktu yang diperjanjikan merupakan pelanggaran dalam perjanjian leasing karena tidak terpenuhinya rukun dan syarat akad Ija>rah Muntahiya Bittamlik. Hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum Islam karena berlawanan dengan prinsip-prinsip muamalah dalam Islam

    Interiority Study: Quality of interior rental flats desired by low-income communities in urban areas

    No full text
    Objective: to identify what Interiority looks like and the interior quality (flexibility and adaptability) of rental flats, and to find out the residents' actions to overcome it. Method: descriptive qualitative to understand social reality. Results: Interiority: The concept of interior flexibility is that there is no change in vertical partitions, horizontal planes, and levels, and the flexibility of furniture in type and use is flexible. Adaptation concept: spatial adaptation, communal space, privacy space, condition, and aesthetics. Conclusion: Interiority and interior Quality in the interior of flats can be used to create vertical housing that is efficient, affordable, safe, and supports communal living

    Motivasi petani dalam menerapkan metode SRI (System of Rice Intensification): studi kasus di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya

    No full text
    Sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk yang terus bertambah, peningkatan produksi pangan khususnya padi sawah sebagai bahan pangan utama masyarakat, merupakan tuntutan yang tidak dapat diabaikan dan harus dapat terpenuhi. Untuk itu peningkatan produksi padi terus dilakukan dengan berbagai jenis program pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan khususnya kebutuhan beras di dalam negeri. Upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi sawah tidak dapat terlepas dari pengelolaan tanah sebagai faktor produksi yang berfungsi sebagai media pertumbuhan dan sumber kehidupan bagi tanaman, sehingga dalam tatanan dan keberlangsungan kegiatan usahatani, tanah memiliki fungsi dan peran yang sangat strategis. Berkaitan dengan hal tersebut, maka salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah menerapkan konsep pertanian ramah lingkungan yaitu melalui penerapan metode SRI. Metode SRI (System of Rice Intensification) merupakan usaha padi sawah irigasi secara intensif dan efisien dalam pengelolaan tanah, tanaman dan air melalui pemberdayaan kelompok dan kearifan lokal serta berbasis pada kaidah ramah lingkungan dan berkelanjutan Tujuan kegiatan penelitian ini adalah : (1)Mengidentifikasi faktor-faktor motivasi petani dalam menerapkan metode SRI (System of Rice Intensification). (2)Menganalisis besarnya pengaruh faktor-faktor motivasi dalam penerapan metode SRI (System of Rice Intensification).Sampel yang digunakan adalah petani yang menerapkan metode SRI di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan kuesioner disebarkan kepada 75 responden dengan pertanyaan-pertanyaan yang disesuaikan dengan variabel-variabel yang diteliti yaitu sekolah lapang, ketersediaan saprodi, bantuan modal, penyuluhan, peluang pasar dan metode SRI. Penentuan faktor-faktor motivasi dalam menerapkan metode SRI dilakukan dengan melakukan wawancara kepada 20 petani secara acak di Kabupaten Manonjaya tentang faktor apa saja yang mempengaruhi para petani dalam menerapkan metode SRI. Hasil observasi awal itu, menghasilkan variabel yang menjadi motivasi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel sekolah lapang, ketersediaan saprodi, bantuan modal, penyuluhan, peluang pasar dan metode SRI bepengaruh signifikan terhadap jumlah pengguna SRI. Namun secara parsial, variabel sekolah lapang, penyuluhan, peluang pasar dan metode SRI berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengguna SRI, sedangkan ketersediaan saprodi dan bantuan modal tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengguna SRI. Secara keseluruhan, sekolah lapang, ketersediaan saprodi, bantuan modal, penyuluhan, peluang pasar dan metode SRI berpengaruh sebesar 88,1 % terhadap jumlah pengguna SRI

    SIG untuk memetakan daerah banjir dengan metode skoring dan pembobotan (studi kasus kabupaten Jepara)

    No full text
    Banjir di kabupaten Jepara merupakan peristiwa yang terjadi setiap tahun. Penyebab banjir di kabupaten ini merupakan akumulasi dari beberapa hal yaitu tingginya curah hujan yang turun setiap tahun khususnya musim hujan, rendahnya ketinggian daerah di beberapa kecamatan, dan juga banyaknya jumlah sungai yang melewati kabupaten ini. Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) yang dihasilkan dalam penelitian ini digunakan untuk menyajikan informasi tentang pemetaan zonasi rawan banjir kabupaten Jepara, sehingga informasi daerah banjir beserta informasi tingkat kerawanan dan indikator banjirnya dapat digunakan selanjutnya oleh dinas pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak bencana banjir. Informasi spasial direpresentasikan dalam bentuk gambar peta, sedangkan atribut informasi spasial direpresentasikan dalam bentuk tabel dengan penggunaan parameter curah hujan dan nilai bobot yang berbeda dalam pemetaan kerawanan banjir di Kabupaten Jepara. Pengolahan data dilakukan secara digital menggunakan software ArcView3.3. Aplikasi SIG ini masih berbentuk data mentah dalam program arcview yang untuk selanjutnya dapat diolah kembali dan diperbaharui oleh dinas pemerintah sehingga dapat digunakan untuk kepentingan yang lebih baik

    DEHUMANISASI TEOLOGI MUSTADH’AFIN DALAM SURAT AL-A’RAF PERSPEKTIF SAYYID QUTHB : (STUDI KITAB TAFSIR FÎ ZHILÂL AL-QURÂN)

    No full text
                This scientific article examines Shaikh Sayyid Qutb's interpretation of the mustadh'afin verses contained in Surah al-A'raf through his work entitled Fȋ Zhilâl al-Qurân, addressing the main point in this research analyzing mustadh'afin theology. The mustadh'afin in surah al-A'raf verses 75, 137, and 150 are embodied in the followers of the Prophet Salih and Prophet Musa who experienced oppressive behavior, the shackles of people's freedom of expression, and torture from tyrannical rulers. Using the book Fȋ Zhilâl al-Qurân in this research aims to reveal the theological perspective so that it is translated into a paradigm of resistance for the oppressed. This research uses the library research method with data presentation techniques, namely analytical descriptive. Therefore, this research uses primary sources from the book Fȋ Zhilâl al-Qurân and secondary sources that are relevant to the research that will be discussed in this research. Analyzing mustadh'afin theology universally and based on the interpretation of Shaykh Sayyid Qutb provides a main focus in this research, so that the discussion maintains its focus and does not expand or lead to narrow and specific discussions.            Artikel ilmiah ini meneliti penafsiran Syaikh Sayyid Quthb terhadap ayat-ayat mustadh’afin yang terdapat pada surat al-A’raf melalui karyanya yang termaktub dengan judul Fȋ Zhilâl al-Qurân, menyikapi poin besarnya pada penelitian ini menganalisis teologi mustadh’afin. Kaum mustadh’afin pada surat al-A’raf ayat 75, 137, dan 150 yang terejawantahkan pada umatnya Nabi Shalih dan Nabi Musa yang mendapatkan perilaku penindasan, terbelenggunya kebebasan rakyat untuk berekspresif, dan penyiksaan dari penguasa tirani. Menggunakan kitab Fȋ Zhilâl al-Qurân pada penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perspektif teologi agar terejawantahkan ke dalam suatu paradigma perlawanan kaum yang tertindas. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik penyajian data, yaitu deskriptif analitis. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan sumber primer kitab Fȋ Zhilâl al-Qurân dan sumber sekundernya yang relevansi terhadap penelitian yang akan dibahas pada penelitian ini. Menganalisis teologi mustadh’afin secara universal dan berdasarkan penafsiran Syaikh Sayyid Quthb memberikan suatu fokus utama dalam penelitian ini, sehingga pembahasan terjaga kefokusannya dan tidak melebar atau mengarahkan kepada pembahasan yang mengerucut dan spesifik

    Trilogi Pemikiran Tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi (Mitsaq, Fana, dan Tauhid)

    No full text
    Tulisan ini meneliti tentang pemikiran salah satu sufi terbaik pada periode awal kemunculan ilmu tasawuf yang bernama Abu Al-Qasim Al-Junaid bin Muhamad bin Al-Junaid al-Khazzaz al-Qawariri Nihawandi Al-Baghdadi. Penelitian ini mencoba memaparkan tiga teori pokok tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi. Yaitu, mitsaq, fana dan tauhid. karena menurut pandangan peneliti poros pemikiran tasawuf Imam Junaid terletak dalam ketiga teori tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan atau  library resarch, dan sumber primer dalam tulisan ini adalah kitab Rasail Junaid. Berdasarkan ketiga teori ini, penulis berkesimpulan bahwa Imam Junaid berhasil mendamaikan antara ahli tasawuf dan ulama fikih, serta meruntuhkan stigma buruk yang selama ini tasawuf dianggap sesat, dan bahkan pemikiran tasawuf Imam Junaid merupakan redifinisi tasawuf yang lebih sederhana dan mudah diterima oleh seluruh kalangan umat muslim

    Evaluasi Pasca Huni Aspek Fungsional pada Rumah Sakit Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur

    No full text
    Animal hospitals are medical facilities that provide health care for animals. As public awareness of the importance of animal health increases, expectations for animal hospital services also rise. Therefore, the facilities available should reflect the professionalism and commitment of animal hospitals to the welfare of animals and humans. This study aims to evaluate the functional aspects of the interior of the East Java Provincial Livestock Service Animal Hospital through an indicative post-occupancy evaluation method using a qualitative and quantitative approach. The main focus of the study is to analyze the functional performance of the interior in supporting veterinary medical services. Data collection methods included interviews, questionnaires, field observations, and literature reviews. Based on the observations, several functional issues were identified. Therefore, this study is important to identify existing problems, analyze their causes, and formulate appropriate solutions to optimize building functionality according to user needs. The research results indicate that most of the spaces within the animal hospital meet functional standards, although some criteria remain suboptimal, namely human factors, furniture and storage, as well as flexibility and change. This study is expected to provide recommendations for improving the quality of existing animal hospital facilities and serve as a reference for developing optimal animal hospital designs in the future

    INTERNALISASI NILAI-NILAI HUMANISME ISLAM DALAM PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI MADRASAH

    No full text
    AbstractThis article aims to explain a formula for the process of internalizing the values of Islamic humanism in moderation education. In conducting this study, the author used the library research method. The author blends the values of Islamic humanism then internalized through the theory of social construction developed by Peter L. Berger. Where a social construction is formed through three stages, namely externalization, objectification, and internalization. With this theory, the internalization of humanist values will go through these three processes. Until finally a social construction of society with humanism values will be formed which has become a habitus and penetrated into the subconscious of each individual. Then these values of humenism will then be manifested in a moderate attitude.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk memaparkan sebuah formula proses internalisasi nilai-nilai humanisme Islam dalam pendidikan moderasi. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode library research. Penulis memadukan antara nilai-nilai humanisme Islam yang kemudian diinternalisasikan melalui teori konstruksi sosial yang dikembangkan oleh Peter L. Berger. Di mana sebuah konstruksi sosial dibentuk melalui tiga tahapan yakni eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Dengan teori ini maka internalisasi nilai-nilai humanisme akan melalui tiga proses tersebut. Hingga pada akhirnya akan terbentuk sebuah konstruksi sosial masyarakat dengan nilai-nilai humanisme yang telah menjadi sebuah habitus dan merasuk ke dalam alam bawah sadar setiap individu. Lalu nilai-nilai humenisme ini kemudian akan termanifestasikan dalam sebuah sikap moderat.

    Effect of using Design Thinking Methods (DTM) and AI in developing Convergent Thinking in Design Students of Furniture Design Classes

    No full text
    This research examines the effect of Design Thinking Methods (DTM) and AI on the development of convergent thinking among interior design students. The study employed a descriptive analysis involving 107 fourth-semester students in a furniture design class, using questionnaires and analysis of design outcomes. Students applied design thinking stages with AI as a design support tool. Divergent thinking was encouraged during the ideate stage, while convergent thinking was emphasized in synthesizing and refining design solutions. The findings show that the integration of DTM and AI positively enhances students’ ability to make coherent design decisions and develop well-structured furniture design concepts
    corecore