64 research outputs found
Kepengurusan Manajemen Keuangan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (Pondok Induk) Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang
Pondok pesantren sebagai komunitas dan sebagai lembaga pendidikan yang besar jumlahnya dan luas penyebarannya di berbagai pelosok tanah air telah banyak memberikan saham dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang religious. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: bagaimana kepengurusan keuangan di Pondok Induk Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuangan yang ada di pondok Induk. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang mengedepankan penelitian data atau realitas persoalan yang berdasarkan pada pengungkapan apa-apa yang telah dieksplorasikan dan diungkapkan oleh responden dan data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Dari hasil penelitian yang di dapat, pondok induk Bahrul Ulum Tambakberas Jombang masih belum tertata dalam hal keuangan apalagi dengan situasi pandemic Covid-19 dan di tambah lagi belum adanya kerjasama dengan BMT setempat
Perbandingan Kondisi Fisik Ekstrakurikuler Pencak Silat Putra SMP Bahrul Ulum Surabaya dan SMP Panca Jaya Surabaya
Abstrak
Pencak silat ialah olahraga bela diri prestasi. Teknik, taktik, mental dan fisik ialah suatu unsur yang sangat penting dalam olahraga prestasi. Kondisi fisik merupakan persiapan dasar yang dominan untuk melakukan suatu penampilan fisik secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kondisi fisik antara siswa SMP Bahrul Ulum Surabaya dan SMP Panca Jaya Surabaya yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diteliti adalah komponen kondisi fisik siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat. Teknik analisis data yang digunakan adalah mean, standard deviasi, uji normalitas, dan independent samples t-test. Perbandingan komponen kondisi fisik antara SMP Bahrul Ulum dan SMP Panca Jaya melalui independent samples t-test menujukkan bahwa, kekuatan otot perut ( Sig 2-tailed> 0,05), kekuatan otot lengan ( Sig 2-tailed> 0,05), kelentukan ( Sig 2-tailed> 0,05), kecepatan ( Sig 2-tailed> 0,05), daya tahan ( Sig 2-tailed> 0,05), daya ledak otot tungkai ( Sig 2-tailed> 0,05), dan kelincahan ( Sig 2-tailed> 0,05). Kesimpulannya adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara SMP Bahrul Ulum dan SMP Panca Jaya terhadap komponen kondisi fisik. Komponen kondisi fisik memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan prestasi atlet pencak silat.
Kata Kunci : Kondisi fisik, Latihan, Pencak Silat, Prestas
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi Kasus Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Tajinan Kabupaten Malang)
Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Tajinan Malang is one of the educational institutions under the auspices of the Bahrul Ulum Tajinan Islamic Boarding School Foundation, Malang. This Madrasah is very thick with its religious atmosphere, because it stands in a pesantren environment. This madrasah has good quality education seen for the several programs it has, namely 8 excellent programs., as well as standart operational for learning noble character and habituation of noble character. In addition, this madrasah also has several prominent programs, they are: 1) discipline, 2) dhuha prayer activities and reading yaaseen, 3) complete facilities and infrastructure. Therefore, the author wants to examine how the principal’s strategy in improving the quality of education at Madrasah Aliyah Bahrul Ulum.This research was conducted in Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Tajinan Malang. Research data obtained through observation, interviews, and documentation. To check the validity of the data using triangulation of sources and methods. Data analysis uses interaction model analysis techniques with three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusion.The results of the study, the principla’s strategy in improving the quality of education in Madrasah Aliyah Bahrul Ulum Tajinan Malang are namely, 1) improving the quality of educators and education, 2) fostering the discipline of teachers and students, 3) increasing the effectiveness of learning, 4) improving madrasah facilities and infrastructure, 5) improving the quality of learning and stucent achievement, 6) evaluation of teaching and learning process, and 7) promoting madrasah
METODE DAKWAH BUYA KH. MUHAMMAD DJONI LUBIS DI PESANTREN BAHRUL ULUM AL- ISLAMY PANTAI RAJA KAMPAR KIRI
ABSTRAK
METODE DAKWAH BUYA KH. MUHAMMAD DJONI LUBIS DI PESANTREN BAHRUL ULUM AL- ISLAMY PANTAI RAJA KAMPAR KIRI
Oleh :
ELVIRA YULIA
NIM. 11644200998
Skripsi ini membahas tentang Metode Dakwah Buya KH. Muhammad djoni Lubis di Pesantren Bahrul Ulum Al- Islamy Pantai Raja Kampar Kiri. Yang melatar belakangi skripsi ini adalah Islam merupakan agama universal yang telah berkembang ke berbagai penjuru dunia, tidak lain karena adanya dakwah Islamiyah. pada perkembangan dakwah Islam, pondok pesantren merupakan merupakan lembaga pendidikan Islam yang mempunyai peran penting dalam mengembangkan aktivitas dakwah. Dakwah merupakan usaha-usaha menyerukan dan menyampaikan kepada seluruh umat manusia konsepsi Islam tentang pandangan dan tujuan hidup manusia di dunia ini, yang meliputi amal ma’ruf nahi munkar dengan berbagai macam strategi yang digunakan oleh pondok pesantre, Permasalahan dalam penelitian ini membahas tentang Bagaimana metode dakwah Buya KH. Muhammad Djoni Lubis di pondok pesantren Bahrul Ulum Al- Islamy Pantai Raja, Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui metode dakwah Buya KH. Muhammad Djoni Lubis di pondok pesantren Bahrul Ulum Al- Islamy Pantai Raja. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif adalah data yang bersifat menguraikan, menggambarkan dan membandingkan data satu dengan data yang lainnya untuk ditarik suatu kesimpulan.Teknik Pengumpulan data yang di gunkaan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan, Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Tekanik Analisis Data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif yang bersifat induktif Dari hasil penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa metode dakwah Buya KH. Muhamad Djoni Lubis dalam membina Pesantren Yang ada di Daerah Pantai Raja dapat menyimpulkan bahwa: Dakwah Ceramah dan Tanya Jawab, dimana terkadang ucapan lisan tidak lebih dari sekedar lipstik hiasan bibir yang tidak ada bukti nyatanya, maka dalam rangka mengiringi proses informasi dakwah harus dilakukan dengan contoh teladan yang baik. Dakwah Keteladanan lebih aktif, dinamis dan praktis melalui berbagai kegiatan dan pengembangan potensi masyarakat dengan muatan kebaikan normatif. Silaturahum yang menjadi panutan dalam melakukan tindakan sebagai pesan dakwah dapat langsung ditiru oleh jamaahnya, sehingga menjadi lebih nyata.
Kata Kunci : Metode Dakwah, Buya KH. Muhammad Djoni, Pesantre
Konsep Nikah Massal Dalam Hukum Islam
Pernikahan mempunyai tujuan yaitu ingin membangun keluarga yang sakinah mawaddah warohmah serta ingin mendapatkan keturunan yang solihah. Di Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Jombang dalam acara rojabiyyah selalu melaksanakan Resepsi Pernikahan Massal disetiap tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan Nikah Massal tersebut sebagaimana hanya sebatas walimatul `ursy. Hasil penelitian dapat disimpulkan oleh peneliti bahwa yang dimaksud pelaksanaan nikah massal di Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Jombang merupakan Resepsi Pernikahan yang dilakukan secara bersamaan. Perlu diketahui bahwa didalam acara tersebut hanya sebatas resepsi pernikahan atau disebut dengan walimatul `ursy, karena para peserta sudah melakukan ijab qobul secara sah dirumahnya masing-masing sebelum acara bahkan jauh sebelum acara rojabiyyah dilaksanakan. Tinjauan hukum mengenai Pernikahan massal di Majlis ini disimpulkan oleh peneliti bahwa, Resepsi pernikahan hukumnya boleh meskipun dilakukan secara massal, karena pelaksanaanya hanya walimatul „urs, dengan mencari doa para kyai, keberkahan, adat-istiadat dan ulang tahun pondok pesantren, sekaligus pengajian umum
Implementasi Pembelajaran Ta'lim Al-muta'allim Dalam Membina Akhlak Santri Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang
Penelitian ini mempunyai latar belakang krisis terbesar didunia saat ini adalah krisis keteladanan atau uswah. Krisis ini jauh lebih dahsyat dari krisis energi, kesehatan, pangan, dan lainnya. Peran ulama dalam hal ini sangat dibutuhkan dalam mengatasi krisis pendidikan yang terjadi. Kitab Ta'lim al-Muta`allim yang memiliki porsi sebagai referensi bagi seorang pendidik dan peserta didik, maka dengan hal ini peneliti menentukan pilihan yakni pondok pesantren Tambakberas Jombang (Al-Hikmah) sebagai representasi dalam ruang kajian penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah implementasi pembelajaran Ta'lim al-Muta'allim dalam membina akhlak santri. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitiannya adalah (1) Implementasi kandungan kitab Ta'lim al-Muta'allim dalam membina akhlak Santri kepada Allah SWT di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum (Al-hikmah) Tambakberas Jombang adalah, santri tidak pernah meninggalkan Shalat lima waktu, Bahkan melaksanakannya dengan berjama'ah ,melaksanakan Shalat sunnah seperti, Shalat dhuha bersama-sama sebelum berangkat ke sekolah, Shalat tahajjud, berdzikir, tahlil, burdah., berdo'a ketika hendak belajar,(2) Implementasi pembelajaran kitab Ta'lim al-Muta'allim dalam membina akhlak Santri kepada ustadz dan (guru) di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum (Al-Hikmah) Tambakberas Jombang, sopan terhadap gurunya, tidak berjalan di depannya, tidak duduk di tempat duduknya, tidak memulai percakapan dengannya kecuali seizinnya, tawaddhu', ta'at dan horma
Proses pengawasan Pondok Pesantren dalam meningkatkan Akhlak Santri: Studi deskriptif Organisasi Dewan Santri di Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH. Busthomi Desa Awipari Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya
Pengawasan merupakan proses untuk “menjamin” bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen dapat tercapai. Menjadikan santri sebagai kader calon ulama yang memiliki akhlak yang baik adalah tujuan dari pondok pesantren. Maka untuk menjamin dan memastikan tujuan tersebut tercapai, pondok pesantren menerapkan pengawasan kepada santri-santrinya. Penelitian ini dilakukan untuk memahami, menggali, dan mengungkap lebih jauh tentang pengawasan pondok pesantren terhadap akhlak santri-santrinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengawasan organisasi dewan santri di pondok pesantren Bahrul Ulum KH. Busthomi. Penelitian ini difokuskan pada bagaimana proses pengawasan, tindakan perbaikan dan hasil pengawasan yang dilakukan organisasi dewan santri pondok pesantren Bahrul Ulum KH. Busthomi dalam meningkatkan akhlak santri.
Teori yang digunakan peneliti didasarkan pada teori Manullang dalam buku Dasar-dasar Manajemen (2012: 179) mendefinisikan pengawasan sebagai suatu proses untuk menetapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilainya, dan mengoreksinya bila perlu dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan memberikan penjelasan serta fakta-fakta mengenai proses pengawasan yang dilakukan organisasi dewan santri pondok pesantren Bahrul Ulum KH. Bustomi dalam meningkatkan akhlak santri. Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, proses pengawasan yang dilakukan di pondok pesantren ini bersifat preventif, yaitu pengawasan yang dilakukan sebelum kegiatan terlaksana. Selain itu, pengawasan yang dilakukan di pesantren ini juga bersifat represif, yaitu pengawasan yang dilakukan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. Kedua, Tindakan perbaikan yang dilakukan Dewan Santri mencakup tindakan perbaikan langsung berupa teguran dan arahan pada saat pelanggaran dilakukan dan tindakan perbaikan tidak langsung yaitu dengan pemberian sanksi yang merupakan hasil dari evaluasi rapat Pengurus Dewan Santri. Ketiga, hasil pengawasan berjalan cukup baik saat ini terlihat perubahannya dan mengalami peningkatan dengan melihat pelanggaran yang dilakukan oleh santri dari waktu ke waktu terus berkurang
PENDAMPINGAN MENGHAFAL MUFRODAT BAHASA ARAB BAGI SANTRI TINGKAT TSANAWIYAH DI PP. AL-AMANAH 2 BAHRUL ULUM
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi. Kegiatan ini difokuskan untuk masyarakat sekitar karena masih masa pandemi, Lembaga yang tereltak di lingkungan pondok pesantren kiranya melaksanakan PKM di pondok sebagai bentuk aktualisasi diri. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat memberikan hasil yang baik bagi masyarakat khususnya santri PP. Al-Amanah 2 Bahrul Ulum. Sasaran kami dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah santri tingkat tsanawiyah yang pada dasarnya membutuhkan banyak mufrodat sebagai media mereka untuk belajar bahasa Arab. Permasalahan pertama yang kami hadapi adalah belum adanya kegiatan menghafal mufrodat di PP. Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, oleh karena itu langkah awal kami adalah membuat buku saku yang berisi beberapa mufrodat yang sering mereka jumpai di lingkungan pondok. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah menghafal, sehingga ketika mereka menjumpai barang atau sesuatu yang ada disekitarnya mereka bisa menyebutkannya dalam bahasa Arab. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat seberapa mereka kuat dalam menghafalkan mufrodat yang telah diberikan. Kegiatan ini dilakukan dengan mendampingi santri yang menjadi sasaran PKm untuk menghafal beberapa mufrodat setiap harinya. Melalui observasi kami penerapan pembelajaran ini para santri sangat antusias aktif dalam menghafal mufrodat yang kami berikan, selain itu pembelajaran ini dapat meningkatkan penguasaan mufrodat mereka
Strengthening the Profile of Pancasila Students Through Religious Activities at Bahrul Ulum Tambakberas Islamic Boarding School
This study aims to describe the implementation of religious activities, analyze their contribution to strengthening the Profil Pelajar Pancasila (P5), and identify supporting and inhibiting factors in fostering these values at Bahrul Ulum Tambakberas Islamic Boarding School. The subjects of this study consisted of 8 students and 3 teachers (ustadz/ustadzah) who were directly involved in the boarding school’s religious activities. Purposive sampling was used to select participants based on criteria of active student participation in religious activities and teachers supervising these activities. This research employed a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that religious activities at the boarding school are carried out in a structured manner through daily, weekly, and seasonal activities, such as congregational prayers, Quran recitation, study of classical Islamic texts, istighotsah, tahlil, manaqib, maulid celebrations, and social activities such as communal work. These activities contribute to strengthening students’ religiosity, cooperation, independence, discipline, tolerance, and responsibility, which align with the six dimensions of the Profil Pelajar Pancasila. Supporting factors include the exemplary role of the kyai and teachers, the boarding school’s religious culture, and an integrated educational system. In contrast, inhibiting factors include differences in students’ understanding of Pancasila values and a densely packed activity schedule
Peran Pengasuh dalam Inovasi Kepemimpinan di Pondok Pesantren Al-Roudloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang
This study aims to examine the role of the caregiver (pengasuh) in leadership innovation at Pondok Pesantren Al-Roudloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang and its impact on enhancing the religiosity of the students (santri) and the surrounding community. Employing a descriptive qualitative approach with a case study method, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the caregiver plays a central role in shaping the students' character through an approach that emphasizes role modeling, discipline, and independence. Leadership innovation is implemented through openness in activities that develop students’ potential and character formation based on traditional pesantren values. The main challenges include the young age of most students and the need to preserve the pesantren’s cultural heritage. Positive impacts of this leadership innovation are reflected in a more systematic management of the pesantren and increased student engagement in community activities. The study concludes that the charisma and leadership strategies of the caregiver significantly contribute to shaping an adaptive pesantren education system that remains rooted in traditional Islamic values
- …
