Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
Not a member yet
    41952 research outputs found

    EFEKTIVITAS ALUMUNIUM SULFAT DALAM MENGURANGI KEKERUHAN AIR PADA UJI JAR TEST PT. HANARIDA TIRTA BIRAWA SIDOARJO: Kata Kunci: Air, Turbidity, Jar test

    No full text
    Turbidity adalah ukuran dari tingkat kejernihan atau kekotoran air, yang disebabkan oleh partikel-partikel tersuspensi yang ada di dalamnya. Pengujian Turbidity dapat dilakukan melalui proses Jar test. Jar test adalah metode uji laboratorium yang digunakan dalam pengolahan air untuk menentukan dosis bahan kimia (seperti koagulan dan flokulan) yang optimal, dengan tujuan untuk menghilangkan partikel tersuspensi dan bahan organik yang menyebabkan kekeruhan dalam air. Dalam proses Jar test, terdapat tiga tahapan utama yang penting, yaitu koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi. Ketiga tahapan ini merupakan langkah penting dalam menghilangkan partikel tersuspensi, bahan organik, dan kotoran lainnya dari air. Turbidity air pada konsentrasi optimum 90 ppm yang diperoleh setelah penambahan Alumunium Sulfat Al2(SO4)3 memenuhi standar kualitas air minum berdasarkan Permenkes RI No. 492/MENKES/X/2010 yang sesuai sistem manajemen baku mutu ISO 9001:2015 dan standar baku mutu air baku yang digunakan yaitu Peraturan Pemerintah RI No.22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kata Kunci: Air, Turbidity, Jar test Abstract Turbidity is a measure of the level of clarity or dirtiness of water, caused by suspended particles in it. Turbidity testing can be done through the Jar test process. Jar test is a laboratory test method used in water treatment to determine the optimal dosage of chemicals (such as coagulants and flocculants), with the aim of removing suspended particles and organic matter that cause turbidity in water. In the Jar test process, there are three main stages that are important, namely coagulation, flocculation, and sedimentation. These three stages are important steps in removing suspended particles, organic matter, and other impurities from water. The turbidity of water at an optimum concentration of 90 ppm obtained after the addition of Aluminum Sulfate Al2(SO4)3 meets the drinking water quality standards based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 492/MENKES/X/2010 which is in accordance with the ISO 9001:2015 quality standard management system and the raw water quality standard used is Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 22 of 2021 concerning the Implementation of Environmental Protection and Management. Keywords: Water, Turbidity, Jar tes

    Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim Pada Putusan No 202/Pid.sus/2024/Pn Mtr Tentang Non Consensual Intimate Images Violence: Apakah pertimbangan hakim pada Putusan Nomor 202/Pid.Sus/2024/PN. Mtr telah sesuai dengan perbuatan terdakwa? Bagaimana perlindungan hukum korban non-consensual intimate images violence akibat adanya Putusan Nomor 202/Pid.Sus/2024/PN. Mtr?

    No full text
    Non-consensual intimate images violence adalah kekerasan dengan pengambilan dan penyebaran konten intim tanpa konsen disertai pengancaman. Penyebaran konten intim dilakukan pelaku saat mengambil gambar intim tanpa konsen yang digunakan sebagai alat untuk mengontrol korban agar mau menuruti keinginan pelaku. Hal tersebut merupakan motif tindak pidana terdakwa sehingga dapat dijadikan pertimbangan hakim memutus perkara sebagai alasan pemberat. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertimbangan hakim dari aspek yuridis, non yuridis, keadaan yang memberatkan dan meringankan pada Putusan Nomor 202/Pid.Sus/2024/Pn Mtr serta perlindungan hukum korban non-consensual intimate images violence. Dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konsep. Teknik pengumpulan dengan studi pustaka dan dianalisis dengan metode preskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hakim dalam memutus perkara pidana Putusan Nomor 202/Pid.Sus/2024/Pn Mtr tidak mempertimbangkan aspek non yurisdis mengenai motif latar belakang korban melakukan penyebaran konten intim di sosial media. Perlindungan hukum bagi korban non-consensual intimate images violence lebih tepat menggunakan UU TPKS. Kata Kunci: Non-Consensual Intimate Images Violence, Pertimbangan Hakim, Perlindungan Hukum

    British Parliamentary Debate as a Strategy to Assist Eleventh Graders’ Speaking Skills on Using Agreement and Disagreement Expressions

    Full text link
    Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki tanggapan dan tantangan yang dihadapi siswa setelah menggunakan debat sebagai strategi untuk membantu keterampilan berbicara siswa pada materi persetujuan dan ketidaksetujuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek siswa kelas XI di sebuah sekolah menengah swasta di Sampang, yang terdiri dari 11 siswa. Data dikumpulkan dari data primer melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Wawancara semi-terstruktur dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian pertama dan kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan debat sebagai strategi membantu keterampilan berbicara siswa pada materi persetujuan dan ketidaksetujuan dalam berbagai aspek seperti kelancaran, perolehan kosakata, kepercayaan diri, dan berpikir kritis. Hasil tanggapan siswa juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan yang dihadapi siswa selama debat, seperti kekurangan kosakata, manajemen waktu, pengendalian emosi, berpikir dan berbicara dalam bahasa Inggris secara bersamaan, serta kurangnya pemahaman mendalam terhadap topik.   Abstract The purpose of this study is to investigate the students’ responses and challenges after using debate as a strategy to assist students speaking skills on agreement and disagreement material. This study employed a qualitative method with the subjects of eleventh graders at private high school in Sampang, consisting of 11 students. The data was collected from primary data through interviews and analyzed it by using Miles and Huberman analysis model. Semi-structured interviews were conducted to answer the first and the second research question. The results of this study indicate that the use of debate as a strategy assisted students' speaking skills on agreement and disagreement material in various aspects such as fluency, vocabulary acquisition, confidence, and critical thinking. The result of students’ responses also shows that there are several challenges faced by the students during debate such as; lack of vocabulary, time management, handling emotions, thinking and speaking in English simultaneously, and lack of in-depth understanding of the topic. &nbsp

    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA PENGGUNAAN KEIGO OLEH MAHASISWA BAHASA JEPANG ANGKATAN 2020

    No full text
    Each type of keigo has its own vocabulary and appropriate usage context. Regular vocabulary or verb forms undergo changes depending on the type of keigo being used. In the Indonesian language, there is no cultural equivalent of honorific speech as found in Japanese. For this reason, keigo is considered more difficult than other language materials. When communicating in Japanese, students often fail to use keigo in situations where it is required.Keigo serves as a linguistic tool to refine speech by considering the relationship between the speaker and the listener, as well as in written language. In general, keigo is classified into three types: sonkeigo (respectful language), kenjougo (humble language), and teineigo (polite language). Due to the diversity of keigo expressions, its function, and cultural differences, many learners make errors in its usage.The research problem in this study focuses on identifying the types of errors, the factors causing these errors, and the level of mistakes made by students when using keigo. The population of this study consists of students majoring in Japanese Language Education at UNESA, with a sample of 22 students. Data collection was conducted using a written test and a questionnaire distributed via Google Forms. The data analysis technique involved (1) data collection, (2) calculating the percentage of errors for each question item, (3) interpretation, and (4) data analysis.The research findings indicate that the most common errors fall under linguistic taxonomy, suggesting that the primary factor contributing to students' mistakes is their comprehension of keigo. Keywords: Error analysis, keigo 本研究の題目を選んだ理由は、多くの学生が敬語の使用において誤用をしているためである。敬語にはそれぞれ異なる語彙や使用場面があり、一般的な語彙や動詞は使用する敬語の種類によって形を変える必要がある。インドネシア語には、日本語のような敬語文化が存在しないため、敬語の学習は他の言語要素と比較して難しいと考えられる。そのため、日本語で会話をする際、本来敬語を使うべき場面で適切に使用できていないことが多い。  敬語は話し手と聞き手の関係を考慮し、言葉をより丁寧にする役割を持つ。また、文章を書く際にも用いられる。敬語の使用は大きく分けて、尊敬語(そんけいご)、謙譲語(けんじょうご)、丁寧語(ていねいご)の3種類がある。  敬語には多様な種類があり、その機能や文化的な違いが誤用を引き起こす要因となっている。そこで、本研究では、(1) 学生がどのような種類の誤りをしているのか、(2) その誤りの原因は何か、(3) 学生の敬語使用における誤用の程度について分析することを目的とする。  本研究の対象は、スラバヤ国立大学(UNESA)の日本語教育学科の学生であり、22名の学生をサンプルとして調査を行った。データ収集は、Googleフォームを用いた筆記テストおよびアンケートを通じて実施した。データ分析手法として、(1) データの収集、(2) 各設問の誤用率の算出、(3) データの解釈、(4) データの分析の手順で進めた。  研究の結果、学生の誤りの種類は言語学的な分類(タクソノミー)に基づくものであり、誤用の主な原因は敬語の理解不足であることが明らかになった。    キーワード:誤用分析、敬

    STRATEGI HUMAS DPD PARTAI GOLONGAN KARYA JAWA TIMUR DALAM MENINGKATKAN CITRA ORGANISASI PADA PEMILU 2024

    Full text link
    Penelitian ini membahas strategi hubungan masyarakat (humas) yang diterapkan oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam upaya meningkatkan citra organisasi pada Pemilu 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan perlunya strategi komunikasi yang efektif guna menarik simpati masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD Partai Golkar Jawa Timur menerapkan strategi humas berbasis Four Steps of Public Relations yang meliputi pencarian fakta, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan interaksi dengan masyarakat dan membangun citra positif partai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian komunikasi politik dan menjadi referensi bagi partai politik dalam merancang strategi humas yang lebih efektif.Penelitian ini membahas strategi hubungan masyarakat (humas) yang diterapkan oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur dalam upaya meningkatkan citra organisasi pada Pemilu 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan perlunya strategi komunikasi yang efektif guna menarik simpati masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD Partai Golkar Jawa Timur menerapkan strategi humas berbasis Four Steps of Public Relations yang meliputi pencarian fakta, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan interaksi dengan masyarakat dan membangun citra positif partai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian komunikasi politik dan menjadi referensi bagi partai politik dalam merancang strategi humas yang lebih efektif

    Transformasi Kesiapan Atlet Korfball Kabupaten Bantul melalui Pendampingan Program Latihan Fisik Menuju PORPROV DIY 2024

    Full text link
    Abstract: The Regional Sports Week (PORDA) of the Special Region of Yogyakarta XVI in 2022 is the first event for the corpsball sport to be competed for the first time in Yogyakarta. The Bantul Regency team came out as the overall champion in the corpsball sport with gold medals in the two numbers contested. However, based on technique, the players from Bantul Regency are the most effective, but in terms of physical performance, the Bantul Regency Team is still not optimal. Based on the findings, it can be traced that it turns out that the coaching team does not have a written training program that is really programmed based on its periodization. The purpose of this activity is to help partners in preparing the team so that the target set by KONI Bantul Regency, namely the general champion at PORDA XVII DIY in 2025 can be achieved and the performance of the athletes will be optimal. The approach method carried out in this PKM program is in the form of physical test assistance and assistance in the preparation of training programs. The results of the physical test assistance and assistance in the preparation of this training program are expected to improve the physical condition of athletes. Keywords: 1; Training Program 2; Physical Test 3; Korfball 4; KONI Bantul Regency 5. PKSI Bantul Regency   Abstrak: Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Daerah Istimewa Yogyakarta XVI Tahun 2022 menjadi ajang perdana bagi cabang olahraga korfball pertama kali dipertandingkan di Yogyakarta. Tim Kabupaten Bantul keluar sebagai juara umum di cabor korfball dengan raihan medali emas pada dua nomor yang dipertandingkan. Namun berdasarkan teknik, para pemain dari Kabupaten Bantul paling efektif, namun secara performa fisik, Tim Kabupaten Bantul masih kurang optimal. Berdasarkan temuan, dapat ditelusuri bahwa ternyata tim kepelatihan tidak memiliki program latihan tertulis yang benar-benar terprogram berdasarkan periodesasinya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mitra dalam mempersiapkan tim agar target yang dicanangkan oleh KONI Kabupaten Bantul, yakni juara umum pada PORDA XVII DIY Tahun 2025 dapat tercapai dan performa para atlet akan optimal. Metode pendekatan yang dilakukan dalam program PKM ini berupa pendampingan tes fisik dan pendampingan penyusunan program latihan. Hasil dari  pendampingan tes fisik dan pendampingan penyusunan program latihan ini diharapkan   dapat   meningkatkan   kondisi fisik atlet Kata Kunci:  1; Program Latihan 2; Tes Fisik 3; Korfball 4; KONI Kabupaten Bantul 5. PKSI Kabupaten Bantu

    Analisis Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar: Pertamax vs Shell Super vs BP 92 pada Motor 4 Langkah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tiga jenis bahan bakar, yaitu Pertamax, Shell Super, dan BP 92, terhadap efisiensi konsumsi bahan bakar, performa mesin, dan emisi gas buang pada sepeda motor Yamaha Mio Sporty 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan mengukur konsumsi bahan bakar (dalam satuan liter/jam) dan waktu habisnya bahan bakar pada rentang putaran mesin 1000-5000 RPM menggunakan fuelmeter, tachometer, dan stopwatch. Pengujian dilakukan secara berulang untuk memastikan keakuratan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertamax memiliki efisiensi tertinggi pada putaran mesin rendah (RPM 1000), dengan waktu konsumsi bahan bakar terlama. Namun, pada RPM menengah dan tinggi (2000-5000), BP 92 menunjukkan pembakaran yang lebih cepat tetapi kurang efisien. Shell Super mencatat konsumsi bahan bakar yang stabil di berbagai tingkat RPM, menunjukkan konsistensi yang baik. Secara keseluruhan, Pertamax direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari pada putaran mesin rendah, Shell Super untuk berbagai kondisi RPM, sedangkan BP 92 kurang optimal untuk penggunaan jangka panjang, terutama pada RPM tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan bahan bakar sesuai karakteristik mesin dan kebutuhan pengguna, serta perlunya penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan komposisi bahan bakar guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan

    Pengembangan E-Book Interaktif Model Collaborative Learning Materi Ekosistem untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains Siswa

    Full text link
    Tuntutan abad ke-21 mengharuskan peserta didik mempunyai kemampuan berkolaborasi dan kemampuan literasi sains. Berkolaborasi dapat diterapkan dalam dunia Pendidikan melalui model pembelajaran collaborative learning. Literasi sains adalah hal yang esensial bagi peserta didik untuk membuat keputusan dan memberikan solusi terhadap suatu fenomena sains. Penggunaan e-book interaktif sebagai media pembelajaran dapat mendukung kemampuan sains peserta didik. Ttujuan penelitian ini adalah menghasilkan e-book interaktif model collaborative learning pada materi ekosistem untuk melatih kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Perancangan e-book interaktif dilaksanakan di Prodi Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Surabaya dan uji coba secara terbatas dilakukan pada 36 peserta didik di SMA Negeri 1 Kebomas. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil validitas yang ditinjau dari tiga validator menunjukkan presentase sebesar 99,30% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan e-book interaktif ditinjau dari uji keterbacaan e-book berada di level 10 dan respon peserta didik yang menunjukkan presentase sebesar 99,37% dengan kategori sangat positif. Keefektifan e-book interaktif ditinjau berdasarkan hasil ketuntasan indikator literasi sains yang memperoleh presentase sebesar 94,67% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, maka disimpulkan bahwa e-book interaktif model collaborative learning pada materi ekosistem valid, praktis, dan efektif dalam melatih kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA

    The Development of a Concept Attainment Model Based E-Worksheet to Improve the Biology Conceptual Understanding of High School Students on the Material of Echinodermata Phylum Classification

    Full text link
    Understanding concepts is an important thing to be emphasized by students so that they are able to solve problems related to the material being studied. Understanding concepts is a prerequisite to train students' thinking skills. Indicators of understanding concept include, 1) interpreting, 2) classifying, 3) comparing, 4) exemplifying, 5) explaining, 6) inferring, and 7) summarizing. Concept attainment model-based e-worksheet can be one of alternative to train understanding concepts. The purpose of this research was producing concept attainment model-based e-worksheet on the material of the Echinodermata Phylum classification which is valid, practical, and effective to improve students' conceptual understanding. This research used the 4D model, contained steps of defining, designing, developing, and disseminating. The features included in the e-worksheet are "investigate the morphology", "observe the specimen", "define the concept", and "confirm the concept". Those present test items, material and visualization of Echinodermata as subjects that will be studied by students. The applicability of the e-worksheet was limited to 30 students of a senior high school in Surabaya. Data collection methods included validation, observation, tests, and response questionnaires. The e-worksheet was valid if it got validity score of ? 2.51, the e-worksheet was practical if its applicability of e-worksheet and positive response of students was ? 75%, and the e-worksheet was effective if it obtains n-gain score of ? 0.7.  The research results showed an average of the validity score of 3.6 (very valid), the applicability reached 94% (very practical), the positive response from students reached of 98.4% (very practical), and the n-gain score reached 0.71 (very effective). Based on these data, the e-worksheet is declared valid, practical, and effective to improve students' understanding concepts

    EFEKTIVITAS PENERJEMAH BAHASA ISYARAT PADA SIARAN TELEVISI

    Full text link
    Bahasa isyarat bermanfaat untuk meningkatkan aksesibilitas informasi pada siaran televisi, khususnya bagi penyandang tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerjemah bahasa isyarat dalam siaran televisi serta mengidentifikasi tantangan dan solusi optimal dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, Penelitian ini menganalisis 15 sumber yang dipilih secara sistematis dari database akademik seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect, dengan fokus pada publikasi dalam sepuluh tahun terakhir (2014–2024). Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola, temuan utama, dan tren yang muncul dari literatur yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah bahasa isyarat berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan penonton tunarungu, terutama dalam situasi darurat dan program berita. Namun, implementasi penerjemah bahasa isyarat menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan jumlah penerjemah yang terlatih dan berkualitas, penempatan yang tidak optimal di layar, serta variasi kualitas terjemahan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas penerjemah bahasa isyarat sangat penting untuk memastikan aksesibilitas informasi yang lebih baik bagi penonton tunarungu. Penggunaan bahasa isyarat pada siaran televisi memberikan dampak positive pada pemahaman siaran berita dan mendukung inklusi sosial dengan memastikan bahwa penyandang tunarungu dapat menerima informasi secara setara. Kata kunci: penerjemah bahasa isyarat, televisi, tunarungu

    35,952

    full texts

    41,952

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Electronic Journal Portal Universitas Negeri Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇