292 research outputs found

    PERKEMBANGAN KOREOGRAFI OPAK ABANG KARYA SUSI HANDAYANI PADA TAHUN 2007-2017

    Full text link
    INTISARI Opak Abang merupakan salah satu jenis tarian tradisional yang dikembangkan dari kesenian kethoprak dengan diiringi oleh instrumen terbang. Tari ini diciptakan oleh Aris Salamun yang kemudian dikembangkan oleh salah seorang seniman tari bernama Susi Handayani pada tahun 2007. Sejak diciptakan hingga saat ini, tari Opak Abang mengalami perkembangan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tulisan ini mencoba menganalisis dua persoalan utama seputar perkembangan koreografi Opak Abang karya Susi Handayani dan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya perkembangan tari tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif analisis dengan pendekatan etnokoreologi untuk dapat menjawab rumusan masalah secara komprehensif. Sebagai landasan konseptual, penelitian menggunakan teori koreografi oleh RM Soedarsono dan teori perubahan oleh Alvin Boskof sebagai piranti analisisnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tari Opak Abang merupakan bentuk karya tari baru yang dikembangkan dari bedhayan dalam kethoprak terbang. Bedhayan dalam masyarakat Kendal dikenal sebagai tarian pembuka yang saat ini terlepas dari pertunjukan ketoprak dan dinamakan tari Opak Abang. Saat ini tari Opak Abang dikembangkan secara lebih lanjut dengan gerak-gerak yang terinspirasi dari gerak tari bedhayan serta gerak-gerik kehidupan masyarakat Kendal. Sejak awal tari ini dikembangkan, terlihat telah terjadi empat kali perkembangan secara koreografi pada tahun 2007, tahun 2013 dan 2014, dan tahun 2016. Perubahan yang paling menonjol terlihat pada unsur gerak dan musik. Perkembangan disebabkan oleh faktor internal meliputi, keinginan pribadi seniman, kreativitas, dan bentuk sajian, serta faktor eksternal meliputi politik, sosial, ekonomi, religi dan pariwisata

    HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN MENGAJAR GURU DENGAN KINERJA GURU EKONOMI SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Handayani, Susi. 2007. Hubungan Antara Pengalaman Mengajar Dengan Kinerja Guru Ekonomi SMA Negeri Kota Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Ors. Ibrahim AW, (2) Nana Suraiya S.Pd, M.Pd.Kata kuoci: pengalaman, mengajar, kinerja guru ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengalaman mengajar guru dengan kinerja guru ekonomi SMA Negeri kota Banda Aceh. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru ekonomi yang ada di SMA Negeri yang berjumlah 46 orang. Karena jumlah subjek kurang dari I 00 maka peneliti mengambil semua sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi.Untuk memperoleh data dalarn penelitian ini penulis mengumpulkan data dengan menyebarkan angket, dokumentasi, dan observasi untuk mendapatkan nilaikinerja dan pengalaman mengajar dengan sejumlah pertanyaan yang diberikan kepada guru-guru ekonomi. Adapun metode untuk pengolahan data yaitu dengan mengunakan rumus korelasi produck moment menurut Arikunto. Selanjutnya data akan dianalisis melalui SPSS (Statistic Program Social Science), dengan hipotesis yang telah dirumuskan yaitu Ha: Terdapat hubungan antara pengalaman mengajar guru dengan kinerja guru ekonomi dan Ho: Tidak terdapat hubungan pengalaman mengajar guru dengan kinerja guru ekonomi SMA Negeri Kota Banda Aceh.Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data didapat nilai koefisien korelasi (r)= 0,874 yang menunjukkan huburgan pengalaman mengajar dengan kinerja guru ekonomi ke arah positif dan setelah diinterprestasikan dengan nilai "r" yang dikemukakan oleh Arikunto menunjukkan adanya hubungan yang kuat dengan besarnya tingkat hubungan sebesar 87,4%.Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengalaman mengajar guru mempunyai hubungan yang kuat dengan kinerja guru ekonomi SMA Negeri Kota Banda Aceh. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan koefisien determinasi (r) sebesar 0,765 yang berarti bahwa sebesar 76,5% kinerja guru ekonomi dipengaruhi oleh pengalaman mengajar, sedangkan sisanya sebesar 23,5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari pada penelitian ini

    Analisis resepsi mahasiswa UNY mengenai nilai-nilai Nasionalisme dalam film Susi Susanti – love all

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui resepsi atau pemaknaan khalayak terhadap nilai-nilai nasionalisme yang disampaikan dalam Film Susi Susanti: Love All. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode analisis resepsi Stuart Hall. Pengumpulan data dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara terhadap informan dan Analisis isi konten media yang digunakan untuk membantu mengidentifikasi kode-kode nasionalisme serta dokumentasi yang berguna untuk mendukung informasi penelitian ini. Dalam penentuan sample teknik yang digunakan yaitu purposive sampling dengan kriteria yang sudah ditentukan dan terdapat 5 orang sebagai informan utama yang terdiri atas satu ahli film dan empat sample khalayak. Film Susi Susanti: Love All menampilkan pemaknaan nasionalisme yang beragam, dimana nasionalisme tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kecintaan dan pengabdian terhadap bangsa dan negara namun juga dimaknai sebagai bentuk perlawanan terhadap diskriminasi. Khalayak dikategorikan sebagai penerima pesan yang didasari oleh aspek profil psikologis yang ditunjukan oleh opini mereka terhadap karakter Susi Susi dan adanya perasaan trauma terhadap pengalaman masa lalu serta aspek karakteristik prilaku khalayak yang umumnya menyukai olah raga dan studi film. Faktor tersebut menempatkan khalayak pada posisi yang berbeda-beda, diantaranya adalah Dominant Hegemonic, Negotiated Position, Oppotitional Position.This research was conducted to determine the audience's reception or meaning of the nationalist values conveyed in the film Susi Susanti: Love All. This research is qualitative research using the Stuart Hall reception analysis method approach. Data collection in this research was obtained through interviews with informants and content analysis of media content used to help identify nationalism codes and useful documentation to support this research information. In determining the sample, the technique used was purposive sampling with predetermined criteria, and there were 5 people as main informants consisting of one film expert and four audience samples. The film Susi Susanti: Love All displays various meanings of nationalism, where nationalism is interpreted as a form of love and devotion to the nation and state and as a form of resistance to discrimination. Audiences are categorised as message recipients based on psychological profile aspects shown by their opinion of the character Susi Susi, feelings of trauma from past experiences, and aspects of the behavioural characteristics of audiences who generally like sports and film studies. These factors place the audience in different positions, including Dominant Hegemonic, Negotiated Position, and Oppositional Position

    PENGARUH PERMAINAN FUNGSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK AUTIS DI PUSAT LAYANAN AUTIS KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK Handayani, Susi Marta. 2015. “Pengaruh Permainan Fungsional terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang”. Jurusan  Pendidikan Luar Biasa, Falkutas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing ( I ) Dra. Sudarsini, M. Pd Pembimbing ( II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M. Si Kata kunci : permainan fungsional, motorik kasar, melempar dan menangkap bola, anak autistic Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk membuktikan bahwa penerapan  permainan fungsional dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak autis terutama untuk gerakan anggota gerak atas seperti melempar dan menangkap bola. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah: apakah penggunaan permainan fungsional dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar seperti melempar dan menangkap bola pada anak autis?Asumsi  dasarnya adalah permainan fungsional dapat digunakan sebagai referensi dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar sepeti melempar dan menangkap bola anak autis. Peneliti ingin meningkatkan kemampuan anak dengan aktivitas duduk dan tengkurap di gymball.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, serta dalam intervensi dan analisis data menggunakan metode Single Subject Research (SSR)  disain A–B–A, dengan satuan ukur frekuensi dan persentase. Subjek penelitian adalah anak autis ringan.Data diambil dengan mengguanakan tes perbuatan setelah perlakuan diberikan.Data yang didapatkan adalah baseline-1(A1), treatment (B) dan beseline-2 (A2). Kemudian data dianalisa, hasil yang didapatkan : panjang kondisi baseline-1(A1) adalah 5 sesi observasi, selama 5 hari, kondisi intervensi (B) sampai 7 sesi selama 7 hari, dan kondisi baseline-2 (A2) adalah 4 sesi selama 4 hari pertemuan. Selanjutnya data dianalisa menggunakan grafik visual analisis yang terdiri dari analisa dalam kondisi dan antar kondisi.Data kondisi baseline-1(A1) menunjukkan stabilitas, kondisi intervensi menunjukkan kenaikan, kondisi baseline-2(A2) kemampuan anak menunjukkan stabilitas dari hari pertama sampai hari ke empat. Mean level meningkat yang mana pada baseline-1 adalah 31,32%, intervensi adalah 61,7%, baseline-2 adalah 82,15%. Skor tertinggi kemampuan motorik kasar setelah perlakuan dihentikan adalah 86,6%. Data persentase overlap antar kondisi baseline-1 dan kondisi intervensi adalah 0%.Hasil penelitian menunjukkan kenaikan  pada kemampuan motorik kasar setelah intervensi diberikan. Kemampuan anak melempar dan menangkap bola memperlihatkan peningkatan pada kekuatan, daya tahan dan arah gerakan. Permainan fungsional dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar. Oleh karena itu,  permainan fungsional dengan duduk dan tengkurap di gymball ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi dalam meningkatkan atau mengoptimalkan kemampuan motorik kasar seperti melempar bola dan menangkap yang dimiliki oleh anak Autis

    Healthcare Activism, Marketization, and the Collective Good

    Full text link
    This chapter engages with three key dynamics of contemporary healthcare - digitalization, marketization and individualization. It draws on several theoretical frameworks to conceptualize the notion of collective good and to consider how healthcare activism may play into defining and defending the collective good when faced with the outlined societal, economic, and scientific dynamics. Presenting contemporary examples from the Covid-19 pandemic, the chapter argues that the way activists define and defend the collective good can only fully be understood by grasping how this good is shaped by other, often more dominant, stakeholders in healthcare: governmental institutions, professional experts, scientists, and private industry – the latter being a focal point of concern for this current volume.European Commission Horizon 2020Check for published version during checkdate report - AC2021-04-28 JG: PDF replaced at author's request2021-06-04 JG: embargo removed following documentation from author/publishe

    PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DENGAN METODE BERMAIN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SDN GADANG 3 KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRACT PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DENGAN METODE BERMAIN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SDN GADANG 3 KOTA MALANGPENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH DENGAN METODE BERMAIN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SDN GADANG 3 KOTA MALANGHandayani, Susi. 2015. PengembanganPembelajaranLompatJauhdenganMetodeBermainLoncatbagiSiswaKelasV SDN Gadang 3 Kota Malang,JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M. E. Winarno, (2) Dr. EkoHariyanto, M.Pd.Kata Kunci: Pengembangan, Metodebermainloncatkatak, LompatjauhLompat jauh merupakan pelajaran yang diberikan pada cabang olahraga atletik bagi siswa SD khususnya kelas V. Keterbatasan media pembelajaran dapat menghambat kegiatan belajar mengajar sehingga perlu digunakan media pembelajaran untuk mengatasi keterbatasan tersebut.Berdasarkan penelitian awal dan analisis kebutuhan yang sudah dilakukan peneliti di SDN Gadang 3 Kota Malang pada tanggal 4 November 2015diperoleh informasi bahwa: (1) 79,6% siswa kelas V SDN Gadang 3 Kota Malang memerlukan adanya media tambahan untuk pembelajaran yaitu buku panduan,  (2) 81,3% siswa kelas V SDN Gadang 3 Kota Malang membutuhkan buku panduan untuk melatih kemampuan lompat jauh, (3) 99,2% kelas V SDN Gadang 3 Kota Malangsetuju dengan adanya buku panduan pengembangan kemampuan lompatjauh. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan pembelajaran lompatjauhdengan metode bermain untuk siswa kelas V.Produk yang dikembangkan berupa buku panduan dengan spesifikasi sebagai berikut: (1) media pembelajaranberupabukupanduan yang meliputiaktifitaspembelajaranlompatjauhmenggunakanmetodebermainloncatkatak, (2) media pembelajaraninidapatmempermudah guru dalammenyampaikanmateri yang akan disampaikan, (3) media pembelajarandapatmenimbulkangairahbelajarsiswa.Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untukmengembangkankemampuanlompatjauhdenganmetodebermainloncatkatakmelalui media bukupanduanbagiSiswaKelas V SDN Gadang 3Kota Malang.Penelitian ini merupakan jenis  penelitian dan pengembangan (reseach and devlopment) dengan menggunakan tujuh dari sepuluh langkah prosedur pengembangan olehBorg and Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan presentase. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari penyebaran angket.Dari hasil evaluasi uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 10 siswa diperoleh persentase 84,2%, dan pada uji coba kelompok besar dengan menggunakan 30 siswa diperoleh persentase 86,8% sehingga buku panduan lompatjauhmenggunakanmetodebermainloncatkatakuntuk kelas V SDN gadang 3 Kota Malang dapat digunakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat yang diberikan, antara lainsebelum disebarluaskan sebaiknya produk yang telah dikembangkan ini dievaluasi kembali  disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Selain itu subjek penelitian sebaiknya diperluas, baik siswa maupun sekolah yang digunakan  sebagai kelompok uji coba.ABSTRACT Handayani, Susi. 2015. ”Development of the jumping skill using games jump frog for the 5th grade elementary studentsSDN Gadang 3 Kota Malang,Thesis, Physical Education and Health, Sport Science Faculty of State University of Malang. Advisors: (1) Prof. Dr. M. E. Winarno, (2) Dr. EkoHariyanto, M.Pd.Keywords: Development, Games Methode frog jump,Long JumpJump frog is one of program in sport science athletic for elementary school specially for the 5th grade. The problem of this study is a using media.Based on the observation using questionnaire and interview on 4thNovember, 2015 at SDN Gadang 3 Kota Malang, most of the students in this school have poorly jumping skill. (1) From the evaluation was optained  79,6% This was because most of the students thought that the long jump lesson was boring and the teachers did not have variation in delivering the lesson so that the lesson seemed to be boring all this time. (2) From the evaluation was optained  81,3% Most of the students liked games that required the teachers to be able to create games as the media in their approach. (3) From the evaluation was optained  99,2% Therefore, the development of the jumping skill using games as the media was needed for the 5th grade elementary students.The product which was developed was a guide book with the specifications as follow: (1) Instructional media in the form of guide book that included the jumping learning activities for the 5th grade students in the form of games with pictures and explanations. (2) This media could eased the teachers in delivering the materials. (3) This media could excite the students learning activity.The objective of this research was to make a development on the jumping lesson by using games as the approach for the 5th grade of elementary school students in the form of a guide book to help the Physical Education teachers in doing a more varied and fun learning for the 5th grade elementary students 3 Kota Malang.This research was a Research and Development research by using seven (7) from ten (10) development procedure steps of Borg and Gall. The data analysis used was descriptive analysis technique using precentage. The technique was used to analyzed the data which was obtained from the questionnaire. The results from the evaluation test of a small group consisted of 10 students was obtained 84,2% and in the evaluation of a large group consisted of 30 students was obtained 86,8% so that the jumping guide book could be used for the 5th graders. Based on that results, the suggestions given were as follow: before being distributed, the product should be re-evaluated and adjusted to the situation and condition. Besides, the subject of the research should be expanded, both the students and also the schools which were used as the evaluation test groups

    Research Roadmap Development in the Field of Social Science: Exploratory Study of Social Entrepreneurship / Anang Kistyanto, Susi Handayani, Susanti, Moch. Khoirul Anwar, Ahmad Ajib Ridlwan

    Full text link
    The industrial revolution 4.0 has implications on shifting skills and types of work. Many new skills and jobs have emerged, including social entrepreneurship skills. On the other hand, entrepreneurial social research is still limited and continues to develop. However, there is no complete social entrepreneur research model. Thus, this study aims to design a road map for social research that leads to the development of social entrepreneurship incubation. This type of research is qualitative-explorative. The data in this study are the results of analysis of documentation studies on research topics and types of social research of the relevant lecturers at the Faculty of Economics and the Faculty of Social Sciences and Law, Universitas Negeri Surabaya. The research data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion. In reduction, the data is organized so that it is ready to be processed. We developed 15 main instruments in the process of forming a social entrepreneurship spirit based on systematic typology that categorizes social entrepreneurs based on their life and career experiences as well as the scope of their social engagement. Validation was carried out using the justment expert method, namely using social entrepreneurship experts from external Universitas Negeri Surabaya. The result of this research is a road map for social research, namely a social entrepreneurship development model. In addition, this research also produces academic papers related to social research topics that will produce prototypes and incubations of social entrepreneurship

    The Study Of Small And Medium Enterprise Marketing Mix As An Effort To Increase A Competitive Advantage

    Full text link
    SME have basically implemented the marketing management by itself. This study aims to examine the application of marketing management to SME as well as their collation of core competencies as competitive advantage. The subject of this study is SME which produced durable products (not food), with 69 SME total samples. The data collection is done by spreading the questionnaire. The study result shows that there are many SMEs which are practicing the marketing mix even though they are not aware of it. The implementation of a marketing mix is in term of products, place and price which are already in the high category or in well implemented. But unfortunately for the promotion mix has a low score, it has a meaning that SMEs have not optimized the marketing well. The marketing mix aspect with a core competence has a high correlation, it means that marketing mix gives the influence to establish the competence of SMEs so that it can become a competitive advantage for SME

    Hilkka Punainen & Susi : mediakasvatuksellisen iPad-kirjan suunnittelu

    Full text link
    Opinnäytetyön tavoitteena oli tehdä mediakasvatuksellinen iPad-kirja "Hilkka Punainen & Susi", jota voitaisiin käyttää kirjastoissa, kouluissa ja kotona mediakasvatuksen apuvälineenä. Mediakasvatus ei ole ainoastaan medioiden ja välineiden käyttötaidon opettelua, vaan myös sellaisten turvataitojen opettelua, joiden tarkoituksena on parantaa lasten taitoja selviytyä uhkaavissa tilanteissa ja ohjata heitä turvautumaan luotettaviin aikuisiin. Teoksella on useita mediakasvatuksellisia tasoja. Teoksen avulla voi opettaa suojakeinoja internetin ongelmia vastaan, mutta sillä voi myös esitellä iPadin sekä iBooks Authorin ominaisuuksia. Tutkimusongelmana oli: ”Miten iPad-kirjat ja sovellukset tukevat oppimista ja kasvatusta perinteisestä kirjasta poikkeavilla tavoilla?” Benchmarking-menetelmällä saatiin tulokseksi, että eroavia tekijöitä olivat tietojen päivitettävyys, erilaisten multimedioiden yhdistämismahdollisuus, vuorovaikutteisuus, mahdollisuus syventää oppimista erilaisten sisäänrakennettujen lisälaitteiden avulla, mahdollisuus lisätä kokemuksellisuutta jatketulla todellisuudella, tiedonsaannin nopeus sekä mahdollisuus pakata valtavat määrät tietoa pieneen tilaan.The aim of the thesis was to make a media educational iPad book called "Hilkka Punainen & Susi". The book can be used as a media educational tool in libraries, schools and at home. Media education is not only about how to use different media, but it is also about giving means to children to manage threatening situations and guiding them to trust reliable adults. The book teaches media education on different levels. It can teach precautions against Internet problems but it can also be used to introduce iPad and iBooks Author. The research problem was: "How can iPad books and applications support learning and education in different ways than traditional books?" The result was achieved by using benchmarking. The result was that iPad books and applications differ from traditional books by being updatable, by combining different kinds of multimedia, by being interactive, by having a possibility to deepen learning experiences by using inbuilt equipment and by being more experimental by using augmented reality. The fastness of getting information and the possibility to pack enormous amount of knowledge in small package are the also features of iPad

    PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI HARIAN LEPAS DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KOTA PALEMBANG

    Full text link
    Results of hypothesis testing has proven there are significant financial compensation to performance phl t-test, it is known that the t value in the variable Financial compensation is greater than t table (7.324> 1.994). This shows that the hypothesis of Ha Ho accepted and rejected, then this proves that there is an influence on the performance of financial compensation by proving that there are significant financial compensation to the performance by the probability (Sig.) Of 0.000 <0.05. Results of hypothesis testing based on the research results known financial compensation variable positive and significant effect on the performance with a percentage of 4.41% and 3.41% influenced by other variables that are not analyzed in this study. Financial compensation is predominantly influenced by salaries, because the salaries phl can meet the needs of the physical and social status so phl will gain job satisfaction. Performance is very dominantly influenced by the award given in the form of money, because phl will feel the results of the work they provide is greatly appreciated by the remuneration and phl will feel comfortable with their work. Keywords: PHL, Financial Compensation, Performanc
    corecore