SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    1757 research outputs found

    SURVEI TENTANG PEMAHAMAN PERATURAN PERMAINAN FUTSAL PADA WASIT FUTSAL ASOSIASI KABUPATEN JEMBER DAN WASIT FUTSAL ASOSIASI KABUPATEN SIDOARJO

    No full text
    RINGKASAN   Febriyanto, E. H. M. 2019. Survei Tentang Pemahaman Peraturan Permainan Futsal pada Wasit Futsal Asosiasi Kabupaten Jember dan Wasit Futsal Asosiasi Kabupaten Sidoarjo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd, (II) Febrita P. Heynoek, S.Pd, M.Pd   Kata kunci: futsal, wasit, peraturan permainan.   Futsal merupakan cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat, baik anak-anak, remaja, bahkan dewasa. Permainan olahraga ini mudah dimainkan oleh siapa saja, bisa dilakukan di dalam atau di luar ruangan, dengan membutuhkan lapangan yang tidak terlalu besar. Berdasarkan hasil observasi wawancara dengan ketua komite wasit futsal Asosiasi Kabupaten Jember dan Asosiasi Kabupaten Sidoarjo, bahwa masih banyak anggota wasit futsal yang masih belum mampu menguasai peraturan permainan futsal pada saat memimpin suatu pertandingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman wasit futsal Asosiasi Kabupaten Jember dan wasit futsal Asosiasi Kabupaten Sidoarjo terhadap peraturan permainan futsal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan datanya. Subjek dalam penelitian ini adalah wasit futsal Asosiasi Kabupaten Jember yang berjumlah 40 orang dan wasit futsal Asosiasi Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 40 orang. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa wasit futsal Asosiasi Kabupaten Jember sebanyak 9 orang (22,5%) memiliki pemahaman yang tinggi, sedangkan sebanyak 29 orang (72,5%) memiliki pemahaman yang sedang, dan sebanyak 2 orang (5%) memiliki pemahaman yang rendah. Wasit futsal Asosiasi Kabupaten Sidoarjo sebanyak 6 orang (15%) memiliki pemahaman yang tinggi, sedangkan sebanyak 29 orang (72,5%) memiliki pemahaman yang sedang, dan sebanyak 5 orang (12,5%) memiliki pemahaman yang rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa wasit futsal Asosiasi Kabupaten Jember memiliki penilaian kategori “sedang” dalam memahami peraturan permainan futsal dan wasit futsal Asosiasi Kabupaten Sidoarjo memiliki penilaian kategori “sedang” dalam memahami peraturan permainan futsal. Saran yang dapat diberikan yaitu penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti yang lain untuk meningkatkan pemahaman peraturan permainan futsal.

    SURVEI MINAT SISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMK NEGERI 3 MALANG

    No full text
    RINGKASAN   Mulyana,Frangky Dwi. 2019. Survei Minat Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMK Negeri 3 Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi, M.Pd., (II) GemaFitriady, S.Pd., M.Pd.,                                                                                Kata Kunci: minat siswa, pembelajaran pendidikan jasmani. Minat siswa mempunyai peranan yang sangat penting dalam hal prestasi siswa. Siswa yang memiliki minat dan motivasi yang tinggi akan berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan sesuatu agar mendapat hasil yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMK Negeri 3 Malang. Sampel penelitian sebanyak 90 siswa kelas X-XII. Kemudian peneliti menyebarkan angket yang pengambilan secara simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis uji prasyarat yaitu uji validitas (instrumen) dan uji reliabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif yang bertujuan untuk mengetahui minat siswa kelas X-XII SMK Negeri 3 Malang dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani.Metode yang digunakan adalah survei, teknik pengambilan data menggunakan angket, skor yang diperoleh dari angket kemudian dianalisis menggunakan analisis diskripstif dan kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, hasil minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMK Negeri 3 malang adalah tinggi dengan pertimbangan frekuensi terbanyak pada kategori tinggi yaitu sebanyak 36 siswa atau 40%. Kedua, hasil dari sarana prasarana mengenai minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMK Negeri 3 Malang adalah tinggi yaitu sebanyak 36 siswa atau 40%. Ketiga, dari ke 5 guru olahraga di SMK Negeri 3 Malang frekuensi terbanyak mengenai minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani di guru Pendidikan Jasmani B dengan pertimbangan frekuensi terbanyak pada kategori sangat tinggi 11 siswa 61%. Kesimpulan bahwa hal ini di pengaruhi oleh kelengkapan sarana prasarana yang ada. Faktor dari dalam siswa sendiri juga cukup berpengaruh terhadap minat siswa memberikan pengaruh lebih baik. Peranan guru Pendidikan Jasmani di SMK Negeri 3 Malang sangat berpengaruh terhadap perkembangan siswa dan pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian dimana guru Pendidikan Jasmani Bmendapatkan hasil paling tinggi bahwa metode pembelajaran guru sangat berpengaruh terhadap siswa

    Pengaruh Pembelajaran Modifikasi Bola Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dribble Bolabasket Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 10 Madiun.

    No full text
    RINGKASAN   Ratna, Kurniawati. 2019. Pengaruh Pembelajaran Modifikasi Bola Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dribble Bolabasket Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 10 Madiun. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes. Kata Kunci: pembelajaran, modifikasi, dribble, bolabasket               Peneliti telah melakukan observasi awal yang dilakukan terhadap keterampilan dribble bolabasket dan diperoleh sebagian besar hasil observasi 19 dari 34 orang peserta didik (55,88%). Berarti keterampilan peserta didik berada di bawah KKM (kriteria ketuntasan minimum) yaitu 70. Agar peserta didik mencapai standar minimal ketuntasan, maka peneliti tertarik untuk memberikan pembelajaran yang terkait dengan jenis keterampilan yang diberikan. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pembelajaran Dribble Modifikasi Bola Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dribble Bolabasket Pada Peserta Didik Kelas VII  SMP Negeri 10 Madiun”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pembelajaran dribble menggunakan bolavoli dan bolabasket, dan mengkaji mana yang lebih baik diantara pembelajaran dribble menggunakan bolavoli dan bolabasket terhadap peningkatan hasil belajar dribble bolabasket peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Madiun. Rancangan penelitian menggunakan eksperimental bentuk Randomized Control Groub Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian peserta didik kelas VII A VII B di SMP Negeri 10 Madiun berjumlah 38 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik systematic purposiveproportional random samplingdengan persentase sebesar 90% dari 38 peserta didik. pembagian kelompok menggunakan teknik ordinal pairing yang masing-masing kelompok berjumlah 17 orang, yaitu kelompok pembelajaran menggunakan bolavoli dan menggunakan bolabasket. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik bentuk tes yaitu keterampilan dribble bolabasket, teknik eksperimen (treatment), dan teknik observasi. Analisis data menggunakan analisis variasn satu jalur (one way anova) dan data dianalisis secara manual dengan bantuan kalkulator casio F 3900 PV Berdasarkan hasil analisis variaan satu jalur (one ay anova) tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) keterampilan dribble masing-masing kelompok diperoleh koefisien Fhitung = 6,10828 > Ftabel α 0,05 = 4,149, hasil analisis uji lanjut menggunakan teknik leat significance difference (LSD) diperoleh hasil  vs  = 6,66994 > LSD α 0,05 = 5,49716, berarti ada pengaruh antara pembelajaran dribble menggunakan bolavoli dan bolabasket terhadap peningkatan hasil belajar keterampilan dribble bolabasket peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Madiun Kesimpulan dari peneliti ini adalah Ada pengaruh yang signifikan pembelajaran menggunakan bolavoli dengan bolabasket terhadap peningkatan hasil belajar dribble bolabasket. Pembelajaran menggunakan bolavoli lebih baik di bandingkan dengan menggunakan bolabasket pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Madiun.Saran dan masukan yang dapat dipertimbangkan bagi guru PJOK, bagi peserta didik, bagi sekola

    SURVEI KONDISI FISIK KEKUATAN OTOT DAN DAYA LEDAK OTOT ATLET GULAT KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Sugiono. 2018. Survei KondisiFisikKekuatanOtot dan DayaLedakAtlet Gulat Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes.   Kata Kunci: kekuatanotot, daya ledak otot, atlet gulat, Kabupaten Malang Penelitian ini dilatarbelakangi oleh atlet gulat Kabupaten Malang yang mengikuti latihan di Camp Gulat Kabupaten Malang, akan tetapi kondisi fisik seperti kekuatan otot dan daya ledak otot masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mempeolehinformasi tentang tingkat kekuatan otot dan daya ledak otot atlet gulat Kabupaten Malang. Hasil penelitian tentang kekuatan otot dan dayaledakotot digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan program latihan. Metode penelitian ini menggunakan metode survei jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 40 atlet terdiri dari 30 atlet putra dan 10 atlet putri. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes kekuatan otot dan dayaledakotot. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik pengukuran bentuk tes pengukuran pada tes kekuatan otot dan daya ledak otot. Analisis data menggunakan teknik statistika deskriptif berupa rata-rata hitung, varian dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes kekuatanototleg dynamometerputrayaitu 50% di atas rata-rata dan putriyaitu 100% diatas rata-rata. Tes back dynamometer putra yaitu 46,67% di atas rata-rata dan  putriyaitu 100% diatas rata-rata. Tes pull dynamometerputrayaitu 53,33% di atas rata-rata dan putriyaitu 100% diatas rata-rata. Tes push dynamometerputra yaitu 40% di atas rata-rata dan putri yaitu 100% diatas rata-rata. Hasil penelitianmenunjukkanbahwates pada tesdayaledakototvertical jumpputrayaitu 53,33% diatas rata-rata dan putriyaitu 100% diatas rata-rata. Tesseated medicine ball throwputrayaitu 50% diatas rata-rata dan putriyaitu 100% diatas rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tes kekuatan otot dan daya ledak otot termasuk dalam kategori sedang. Dengan adanya kesimpulan tersebutpelatihs emakin meningkatkanlagilatiahan kondisifisik terutamakekuatanotot dan dayaledakotot.   SUMMARY   Sugiono. 2018. The survey physical condition of muscle strength  and muscle explosive power athletes wrestling Malang.Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang.Supervisor: (I) Dr.Siti NurrochmahM.Kes   Keywords: muscle strength ,muscle explosive power, athletes wrestling,             Malang This research was motivated by Malang wrestling athletes who participated in training at Gulat Camp Malang Regency, but physical conditions such as muscle strength and muscle explosive power ware lacking. The purpose of this study was to find out and obtain information about the level of muscle strength and muscle explosive power of wrestling athletes in Malang Regency. The results of the research on muscle strength and muscle explosive power were used as guidelines in the preparation of the training program. This research method uses a descriptive research type survey method. The research subjects were 40 athletes consisting of 30 male athletes and 10 female athletes. The instrument used was a muscle strength test and muscle explosive test instrument. Research data collection uses measurement techniques in the form of measurement tests on muscle strength tests and muscle explosive power. Data analysis used descriptive statistical techniques in the form of calculated averages, variants and standard deviations The results showed that the male leg dynamometer muscle strength test was 50% above the average and that of the female is 100% above the average. The son's dynamometer back test is 46.67% above the average and the daughter is 100% above the average. The son's pull dynamometer test is 53.33% above the average and the daughter is 100% above the average. The male push dynamometer test is 40% above the average and that is 100% above the average. The results showed that the test for the vertical jump son's explosive power test was 53.33% above the average and female, which was 100% above the average. The male seated medicine ball throw test is 50% above the average and the daughter is 100% above the average. Based on the results of this study it can be concluded that the muscle strength test and muscle explosive power are include in the medium category. With these conclusions the coach further increases the physical condition, especially muscle strength and muscle explosive power

    Upaya Meningkatkan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Ortodox Menggunakan Peluru modifikasi dan Permainan Kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kepanjen

    No full text
    ABSTRAK   Wardana, Adi Tri. 2019. Upaya Meningkatkan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Ortodox Menggunakan Peluru modifikasi dan Permainan Kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kepanjen. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ari Wibowo Kurniawan, M.Pd., (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: tolak peluru, gaya ortodox, peluru modifikasi, permainan. Tolak peluru gaya ortodox merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang diajarkan di SMK Negeri 1 Kepanjen. Berdasarkan wawancara dan pengamatan proses pembelajaran diperoleh informasi bahwa pendidik dalam menerapkan pembelajaran tanpa adanya variasi gerakan karena peserta didik hanya melakukan tolakan secara bergantian dengan menggunakan sarana peluru standar 2 kg yang membuat peserta didik terbebani dalam menahan berat peluru. Pada saat tes keterampilan tolak peluru gaya ortodox diperoleh data keberhasilan pada variabel posisi memegang peluru 47,2%, sikap awalan 36,2%, tolakan 30,5%, dan sikap akhir 44,4%. Sehingga belum sepenuhnya peserta didik mendapatkan hasil yang maksimal. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan tolak peluru gaya ortodox kelas X Teknik Komputer Jaringan (TKJ) 1 SMK Negeri 1 Kepanjen. Untuk itu diperlukan metode dan sarana modifikasi agar pembelajaran mendapatkan hasil signifikan sesuai dengan Permendikbud No.330 Tahun 2017. Metode menggunakan model dari Suharsimi Arikunto dengan 1 siklus terdiri dari 3 pertemuan. Dalam melaksanakan PTK, peneliti menggunakan metode bermain dan peluru modifikasi untuk mempermudah proses belajar peserta didik dalam melakukan gerakan tolak peluru gaya ortodox. Hasil penelitian yang dilaksanakan selama 2 siklus di kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kepanjen diperoleh data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara dan observasi pelaksanaan pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes keterampilan tolak peluru gaya ortodox yang berupa angka. Hasil pembelajaran melalui siklus I dan siklus II mengalami peningkatan mulai dari teknik memegang peluru 72,2% menjadi 94,4%, awalan 55,5% menjadi 86,1%, tolakan 47,2% menjadi 83%, dan sikap akhir 61,1% menjadi 100%. Simpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan peluru modifikasi dan metode bermain dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kepanjen Tahun pelajaran 2018-2019. Oleh karena itu, saran untuk pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran dapat menggunakan peluru modifikasi dan metode bermain agar peserta didik lebih antusias sehingga hasil belajar peserta didik lebih maksimal

    Pengembangan Aktivitas Bela Diri Pencak Silat dalam Bentuk Video Pembelajaran untuk Pembelajaran PJOK Siswa Kelas 9 SMPN 21 Malang.

    No full text
    RINGKASANMaharima Aminatus, Sholiha AR. 2019. Pengembangan Aktivitas Bela Diri Pencak Silat dalam Bentuk Video Pembelajaran untuk Pembelajaran PJOK Siswa Kelas 9 SMPN 21 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Febrita Paulina Heynoek., S.Pd., M.Pd., II) Gema Fitriady, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: pembelajaran PJOK, pencak silat, video pembelajaran.Pembelajaran pencak silat yang dilakukan di SMPN 21 Malang kurang efektif dan efesien dikarenakan banyak sarana dan prasarana yang belum tercukupi, contoh: pecing pad, kun, matras, kemudian tempat dan ruangan yang tidak memadai. Sehingga dengan adanya masalah tersebut, peneliti memutuskan untuk membuat produk yang berbasis video pembelajaran guna menjadikan pembelajaran pencak silat lebih efektif dan efesien.Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan aktivitas bela diri pencak silat dalam bentuk video pembelajaran untuk pembelajaran PJOK siswa kelas 9 SMPN 21 Malang yang dapat dijadikan sebagai sarana pendukung guru dalam memberikan mata pelajaran bela diri pencak silat.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan research & development (R&D) menggunakan model pengembangan untuk multimedia yang dikembangkan oleh Lee & Owen (2004:3) dengan mengarah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif deskriptif.Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah siswa sangat senang saat mengikuti pembelajaran bela diri pencak silat berbasis video pembelajaran, serta siswa lebih antusisas dalam pembelajaran modifikasi berupa rangkaian gerakan pencak silat dan diimbangi dengan permainan yang ada. Kesimpulan dan saran dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk yang berupa aktivitas bela diri pencak silat yang dikemas dalam bentuk video pembelajaran. Sebelum disebarluaskan sebaiknya produk ini divalidasikan kembali dan disesuaikan dengan kondisi sasaran yang ingin dituju. Saran peneliti dalam pengembangan penelitian ini dalam menuju kearah lebih lanjut. Sebaiknya dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas dari produk yang dikembangkan ini, karena hasil dari pengembangan ini masih terbatas sampai tersusunnya sebuah produk saja

    PERBEDAAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMP DAERAH DATARAN RENDAH KABUPATEN MALANG DENGAN DAERAH DATARAN TINGGI KOTA MALANG

    No full text
    Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor kunci yang harus dimiliki oleh setiap pemain futsal. Karakteristik dalam olahraga futsal adalah membutuhkan daya tahan tubuh yang baik, kecepatan, kekuatan dan kelincahan dalam waktu yang relatif lama. Selain melatih tekniknya seorang pemain futsal juga diharuskan memiliki kebugaran jasmani yang baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal SMP daerah dataran rendah dengan daerah dataran tinggi.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survei. Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai populasi adalah peserta ekstrakurikuler futsal SMP di daerah dataran rendah dengan daerah dataran tinggi yang berada di Malang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling atau sampel terpilih.Berdasarkan penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji-t atau Independent Sample T-Test dengan taraf signifikan α = 0,05. Dari paparan data yang telah diuji, diketahui nilai rata-rata antarapesertaekstrakurikuler futsal SMP Modern Al-Rifa’iedengan rata-rata 15,79 yang berada di daerah dataran rendah Kabupaten Malang dan SMPN 24 Malang dengan rata-rata 14,71 yang berada di daerah dataran tinggi Kota Malang. Dari hasil analisis data diketahui tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan apabila dilihat dari perbandingan rata-rata (mean) dari kedua sekolah tersebut, terdapat perbedaan meskipun tidak signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal SMP daerah dataran rendah dengan daerah dataran tinggi. Saran setelah diadakannya penelitian ini adalah pembina ekstrakurikuler perlu untuk mengetahui karakteristik anak didiknya agar dapat menentukan program latihan yang lebih terarah, apakah harus diberikan latihan mengenai teknik atau latihan untuk meningkatkan kondisi fisik. Latihan yang spesifik akan menjadikan peserta mudah untuk mengetahui dan mengingat poin-poin yang ada dalam latihan, oleh karenanya pembina ekstrakurikuler harus pandai memilah bobot latihan yang diberikan. Sehingga peserta akan lebih siap ketika harus menjalankan latihan-latihan yang intensitasnya semakin berat (high intensity training) dan lebih maksimal apabila sewaktu-waktu diadakan sebuah tes atau penilaian

    Survei Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA Negeri 8 Malang

    No full text
    Klanadewa, Teo. 2019.Survei Pelaksanaan Kurikulum 2013 Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Di SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd.   Kata kunci: pelaksanaan kurikulum 2013, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.   Kurikulum adalah sebagai suatu perangkat mata pelajaran maupun program pendidikan yang memuat rancangan berbagai jenis pelajaran disekolah dan juga dikatakan sebagai suatu perencana yang nantinya digunakan sebagai pedoman dalam proses pembelajaran demi tercapainya tujuan pendidikan.Kurikulum 2013 adalah kurikulum pengganti yang disusun untuk memperbaiki sistem pendidikan dan lebih menitik beratkan pada pendekatan saintifik, penilaian autentik dan tematik integratif dalam pembelajarannya.             Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaankurikulum 2013 pada guru olahraga di SMA Negeri 8 Malang apakah sudah sesuai dengan kurikulum 2013 pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kesesuaian pelaksanaan kurikulum 2013 pada guru olahraga di SMA Negeri 8 Malang dengan kurikulum 2013 pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Subjek pada penelitian ini yaitu guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang mengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Malang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) standar proses memperoleh hasil 106 dan skor maksimal 118 dengan hasil sebesar 89%ini dikatakan tinggi, yang didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 65 tahun 2013, (2) standar penilaian memperoleh skor 106 dan skor maksimal 156 dengan hasil sebesar 67% ini dikatakan tidak dapat dipakai, yang di dasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 66 tahun 2013, (3) standar kompetensi kelulusan diperoleh skor hasil 46 dan skor maksimal 48 dengan hasil sebesar 95% ini dikatakan baik sekali, yang didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no 54 tahun 2013, (4) standar pengelolaan diperoleh skor hasil 56 dan skor maksimal 72 dengan hasil sebesar 77% ini dikatakan cukup,yang didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no 19 tahun 2007, dan diperoleh skor keseluruhan 314 dan skor maksimal 394 diperoleh hasil sebesar 79% ini dikatakan cukup. Berdasarkan hasil analisis pelaksanaan kurikulum 2013 pembelajaran yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah AtasNegeri 8 Malang tingkat kesesuaian pelaksanaan kurikulum 2013 dikategorikan sesuai. Akan tetapi beberapa komponen perlu disesuaikan lagi dengan peraturan yang berlaku

    Identifikasi Masalah yang Dihadapi Guru Pendidikan Jasmani dalam Pelaksanaan Pembelajaran di SMAN & SMKN se-Kabupaten Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK   Anantha, Widhea Wahyu. 2019. Identifikasi Masalah yang Dihadapi Guru Pendidikan Jasmani dalam Pelaksanaan Pembelajaran di SMAN & SMKN se-Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr Lokananta Teguh Hari Wiguno M.Kes   Kata Kunci: identifikasi, masalah yang dihadapi guru pendidikan jasmani Pendidikan memiliki peran untuk mengubah tata laku seseorang melalui upaya pengajaran dan pelatihan, sedangkan pengajaran sendiri memiliki beberapa tahapan yang harus dipenuhi seperti, (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, (2) sarana prasarana penunjang pembelajaan, (3) evaluasi pembelajaran yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana suatu proses pembelajaran yang telah berjalan sebagaimana yang direncanakan sebelumnya. Namun peneliti menemukan beberapa pendidik yang tidak melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan prosedur. Peneliti juga menemukan bahwa masih banyaknya masalah dalam aspek sarana prasarana penunjang pembelajaran serta aspek evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh guru pendidikan jasmani di SMAN dan SMKN se-Kabupaten Tulungagung dan alternatif solusi yang dilakukan oleh guru pendidikan jasmani tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret sampai dengan 30 Maret 2019 bertempat di SMAN & SMKN se-Kabupaten Tulungagung. Populasi yang digunakan adalah 40 guru pendidikan jasmani kelas X dan XI. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner tertutup, sedangkan penghitungan dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa masalah di SMAN & SMKN se-Kabupaten Tulungagung yang terdiri dari: 1) kurangnya angka persentase guru yang membuat rancangan pelaksanaan pembelajaran, 2) prasarana yang dikategorikan masih kurang dalam segi kualitas, 3) beberapa guru tidak menyampaikan kembali materi yang kurang tuntas, sesuai dengan kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian juga ditemukan alternatif solusi seperti 1) memberikan contoh atau demontrasi untuk memudahkan siswa dalam menerima materi, 2) memodifikasi permainan sehingga dapat menyesuaikan dengan sarana dan prasarana, 3) memodifikasi prasarana sehingga dapat digunakan sesuai dengan jumlah siswa, 4) menyusun RPP bersama dengan guru pendidikan jasmani yang lain. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian dan analisis data keseluruhan dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian guru di SMAN & SMKN se-Kabupaten Tulungagung mempunyai masalah yang sama, dan sudah melakukan upaya untuk melaksanakan alternatif solusi guna mengatasi masalah yang sedang dialami. Saran untuk bapak/ibu guru untuk selalu menyiapkan segala keperluan proses pembelajaran, selain itu dalam bidang sarana prasarana juga harus selalu mendapatkan perhatian guna menunjang hasil belajar siswa, guru juga memiliki kewajiban untuk selalu melakukan evaluasi agar dapat mengetahui perkembangan dan kesalahan yang perlu diperbaiki.   SUMMARY   Anantha, Widhea Wahyu. 2019. Identification of Problems Faced by Physical Education Teachers in the Implementation of Learning in Senior High School & Vocational School Students in Tulungagung District. Essay. Thesis, Department of Physical Education and Health. Sports Science of Faculty, State University of Malang. Advisor: Dr LokanantaTeguh Hari WigunoM.Kes   Keywords: identification, problems faced by physical education teachers Teachers have an important role for education in each school eitther junior and senior high school, the teacher also has a responsibility to improve student learning outcomes. But there are many problems that are often faced by physical education teachers in the implementation of learning in high schools and vocational schools throughout Tulungagung.                 This study aims to find out the problems faced by physical education teachers at senior high school and vocational highschool throughout Tulungagung district and alternative solutions made by the physical education teacher. This study uses a qualitative descriptive research design. The research was conducted on March 1st to March 30th, 2019 at the senior high school & vocational high schools throughout Tulungagung district. The population used was 40 physical education teachers in class X and XI. Data collection is done by using a closed questionnaire technique, while counting using percentage techniques. The results showed that there were several problems in the senior high schools & vocational schools throughout Tulungagung district which consisted of: 1) lack of percentage numbers of teachers who made the design of learning implementation, 2) infrastructure categorized as still lacking in terms of quality, 3) some teachers did not return material less complete, according to the curriculum. Based on the results of the study also found findings such as physical education teachers using alternative solutions such as 1) giving examples or demonstrations to facilitate students in accepting material, 2) modifying the game so that it can adapt to facilities and infrastructure, 3) modifying the infrastructure so that it can be used according to the number of students , 4) compile lesson plans together with other physical education teachers. Thus, based on the results of the overall research and data analysis, it can be concluded that almost all teachers at senior high school & vocational high school throughout Tulungagung district have the same problem, and have made efforts to implement alternative solutions to overcome the problems being experienced. Suggestions for the Mr/Mrs to always prepare all the needs of the learning process besides that in the field of infrastructure must also always get attention to support student learning outcomes, the teacher also has the obligation to always evaluate so that they can know the developments and errors that need to be corrected

    PengaruhPembelajaranPermainanBolavoliGanduMenggunakanMetode Drill Dan BermainterhadapKeterampilan Passing BawahBolavoliGandupadaPesertaDidikKelas V SDNSukorejo I KabupatenBojonegoro

    No full text
    RINGKASANPratama, A. P. 2018. Pengaruh Pembelajaran Permainan Bola voli Gandu Menggunakan Metode Drill Dan Bermain terhadap Keterampilan Passing Bawah Bola voli Gandu pada Peserta Didik Kelas V SDN Sukorejo I Kabupaten Bojonegoro .Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Dr. Asim, M.Pd.Kata Kunci: bola voli gandu, metode drill, metode bermain, dan keterampilan passing bawah bola voli ganduDalam pendidikan jasmani di Sekolah Dasar terdapat materi pembelajaran bola voli. Materi tersebut membuat guru pendidikan jasmani mengalami banyak masalah. Contoh masalah yang di hadapi adalah peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran dan sulit saat mempraktekan teknik dasar bola voli, karena fasilitas dan alat tidak sesuai dengan perkembangan karakteristik peserta didik sehingga banyak peserta didik tidak memiliki keterampilan bola voli dengan baik. Setelah melakukan wawancara dengan guru pendidikan jasmani di SDN Sukorejo I Kabupaten Bojonegoro masalah tersebut juga dialaminya ketika memberi pembelajaran bola voli. Agar pembelajaran bola voli berjalan sesuai harapan, peneliti memberikan permainan bola voli gandu menggunakan metode drill dan bermain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli gandu pada peserta didik SDN Sukorejo I Kabupaten Bojonegoro.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan two group pretest post test design pada kelompok metode drill dan bermain. Penelitian dilakukan selama 18 kali pertemuan dengan rincian 3 kali dalam seminggu. Subyek penelitian ini berjumlah 36 peserta didik kelas V SDN Sukorejo I Kabupaten BojonegoroBerdasarkan hasil pretest dan post test kelompok pembelajaran permainan bola voli gandu menggunakan metode drill dengan taraf signifikansi 0,00< 0,05 maka terdapat perbedaan rata-rata skor keterampilan passing bawah peserta didik. Berdasarkan hasil pretest dan posttest kelompok pembelajaran permainan bola vol

    0

    full texts

    1,757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇