1,297 research outputs found

    STRUKTUR DAN MAKNA PIKNIK PADA NOVEL PIKNIK KARYA NURUL HANAFI

    No full text
    Penelitian ini berjudul Struktur dan Makna Piknik pada Novel Piknik Karya Nurul Hanafi. Tujuan dari penelitian ini (1) mengungkap struktur cerita pada novel Piknik karya Nurul Hanafi, dan (2) mengungkap makna-makna yang ada pada novel Piknik karya Nurul Hanafi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teori struktural Tzvetan Todorov yang meliputi aspek verbal, aspek semantik, dan aspek sintagmatik. Tahap pertama, analisis mengenai struktur cerita yang dilakukan dengan teknik penjabaran sekuen-sekuen. Tahap kedua menunjukkan hasil identifikasi ketiga aspek Tahap ketiga dikupas satu per satu unsur-unsur yang berkaitan dengan makna yang bergeser sesuai dengan konteksnya. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam teks Piknik mengungkapkan imajinasi tokoh melalui strukturnya dengan teknik penceritaan back-tracking. Imajinasi yang ditimbulkan menimbulkan kebermaknaan baik dari tokohnya maupun dari latar tempatnya. Ditemukan adanya pergeseran makna keluarga dimana keluarga yang digambarkan dalam kehidupan tokoh memiliki hubungan yang tidak sehat dalam berkomunikasi. Lalu, pergeseran makna pada ruang-ruang yang menjadi latar tempat tokoh ketika mengalami masanya turut mempengaruhi teks ini dimaknai. Dengan hasil penelitian yang telah ditemukan maka dapat disiimpulkan bahwa makna yang bergeser menjadi pertimbangan dalam memaknai sesuatu dengan sebenar-benarnya. Makna piknik tidak menghasilkan sesuatu yang menyenangkan melainkan menjadi teknik baru untuk penyebutan sebuh alur yang santai. Makna keluarga tidak menggambarkan kehangatan dalam berkomunikasi, melainkan sedang melakukan kedekatan lagi. Piknik yang dimaksud menjadi sebuah sebutan bagi alur penceritaan yang santai dan deskripsi yang detail

    Inovasi Sistem Pembelajaran PAI Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo

    No full text
    Abstract: The existence of this paper is to examine the Higher Order Thinking Skills (HOTS) applied at the Nurul Jadid Islamic Boarding School through a learning system that is internalized in the form of activities, programs and habituation patterns in Islamic boarding schools as an effort to shape the character of students, develop knowledge, insight, increase motivation , positive thinking, creative, critical and independent behavior. The method used in this research is qualitative research with a case study approach. Data collection techniques were carried out by interviews, observations and documentation. In this study the author intends to reveal how the PAI learning system based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) is implemented at the Nurul Jadid Islamic boarding school. The results of this study are: Higher Order Thinking Skills (HOTS) Based Higher Order Thinking Skills (HOTS) Based PAI Learning System Innovations at the Nurul Jadid Paiton Islamic Boarding School, Probolinggo through habituation patterns, doctrinal patterns, Furudhul 'Ainiyah development, and organizational culture patterns

    Tafsir transformatif Hasan hanafi

    No full text
    Tafsir transformative ini dengan karakter yang sama dengan penafsiran yang lainnya yaitu tafsir yang realitis, dari tafsir ini mengutamakan dengan tafsir transformative. Dalam metodologi ini yang ditawarkan oleh hasan Hanafi sendiri dalam menunjukan suatu bingkai pembaharuan suatu pemikiran yang sekaligus juga untuk menampakan digiringnya sebagaimana melegimitasikamn suatu proyek pembaharuan yang bercorak kiri. Dalam penafsiran dalam penafsiran ini perlu juga dipertimbangkan oleh adanya sebab pada kenyataan hasan Hanafi yang terjebak oleh suatu problem-problem social yang bernuansa pembebasan, dan juga problem problem yang menang selalu dihadapi dalam kehidpuanya

    Unit Kejuruteraan dan Penyelenggaraan HUSM Kubang Kerian / Nurul Akmalina Mohamed Hanafi

    No full text
    This report is about the introduction, discuss about the history and background of the organization in organizational structure, nature of the business, product that they made, their market strength and the conclusion. This report is discuss about my weekly summary based on logbook, the details of my work done during the training. This report is contains the technical reports for what I have done there. Basically, this chapter is about building maintenance. This report is about conclusion of this report. ] have stated lessons learned and knowledge gained on this chapter

    Studi Tentang Pemikiran Hassan Hanafi

    No full text
    Fokus penelitian pada pemikiran Hassan Hanafi ini adalah: pertama, kiri Islam yang memperjuangkan pemusnahan penindasan bagi orang-orang miskin dan tertindas, ia juga memperjuangkan persamaan hak dan kewajiban diantara seluruh masyarakat. Kedua, Oksidentalisme adalah sebuah kajian ilmu yang mempelajari aspek sosial secara menyeluruh yang berkaitan dengan barat dan peradabannya, termasuk kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan yang dimilikinya. Ketiga, Revolusi tauhid adalah pemaknaan keesaan Tuhan menjadi “Pandangan Dunia Tauhid†bahwa seluruh aspek kehidupan sosial Islam harus diintegrasikan ke dalam “jaringan relasional Islamâ€. Keempat, Revitalisasi Khasanah Intelektual Klasik adalah pentingnya mempelajari berbagai ilmu pengetahuan klasik, terutama rasionalisme yang ditekankan oleh Ibnu Rusyd dan Al-Kindi. Kelima, Metode Hermeneutika yaitu metode tafsir kontemporer dan Keenam adalah Antroposentrisme yang menyatakan bahwa pusat alam semesta adalah manusia. Pemikiran Hassan Hanafi tersebut menurut pandangan pemikir-pemikir Islam lainnya ada beberapa yang mendukung dan adapula yang mengkritik pemikirannya. Dari beberapa pemikir Islam lainnya seperti Fazlurrahman, Mohammad Arkoen, Nurcholish Madjid dan pemikir Islam yang mengkritik adalah Kuntowijoyo. Dari perbedaan tersebut, bukan berarti pemikiran Hassan Hanafi tidak relevan, ada beberapa pemikirannya yang cukup relevan untuk dimiliki oleh umat Islam untuk dijadikan motivasi dan pemikirannya untuk merekonstruksi umat Islam. Dan juga relevan tidaknya dapat dilihat bagaimana menurut sudut pandang dari al-Qur‟an. Kata Kunci: Perbandingan Agama, Pemikiran Hassan Hanaf

    Proyek Pembuatan Video Reels Iklan Untuk Meningkatkan Jangkauan Pasar Daring UMKM Keripik Kerasa By Hanafi

    No full text
    Pemasaran adalah kegiatan yang sangat penting bagi sebuah usaha, saat ini pemasaran tidak hanya secara konvensional, namun juga secara digital. Pemasaran di media sosial dapat menjadi interaksi dua arah, salah satu media sosial yang ramai digunakan untuk melakukan aktivitas pemasaran adalah Instagram. Transformasi digital seperti berikut yang akan terus berjalan, maka para pelaku usaha harus mengikuti dan bertahan melawan persaingan penjualan. UMKM Keripik Kerasa by Hanafi adalah UMKM dari Kabupaten Purworejo Jawa Tengah yang menjual olahan umbi kimpul menjadi keripik aneka rasa. Keripik Kerasa by Hanafi sudah memiliki pasar pada penjualan offlinenya, namun tidak diikuti penjualan secara onlinenya. Keripik Kerasa by Hanafi harus tetap dikembangkan dan bertahan di era digital karena memberi dampak baik bagi petani kimpul Purworejo, bagi pertumbuhan UMKM Purworejo, dan tentu untuk pemilik Kerasa by Hanafi. Pemilik Keripik Kerasa by Hanafi telah melakukan pemasaran digital pada akun Instagram Keripik Kerasa, namun hasil dari konten yang telah dibuat tidak dapat menjangkau pasar daring yang luas. Hal tersebut mendorong harus adanya kemajuan Keripik Kerasa by Hanafi dalam pemasaran digital. Pemilik Keripik Kerasa setuju dan memberi mandat kepada penulis untuk membuat project iklan pada media sosial Instagram Keripik Kerasa dalam bentuk video Reels iklan. Pada penelitian ini difokuskan tentang bagaimana proses pembuatan video iklan untuk media sosial Instagram Keripik Kerasa. Penelitian ini menggunakan metode project kualitatif dengan memperoleh data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus hasil daripada projek pembuatan iklan ini adalah untuk menjangkau pasar daring

    KESAKSIAN DALAM TALAK (STUDI PERBANDINGAN ANTAR MAZHAB SYI`AH ISNA ASYRIYAH DAN MAZHAB DAN MAZHAB HANAFI)

    No full text
    KESAKSIAN DALAM TALAK (STUDI PERBANDINGAN ANTAR MAZHAB SYI`AH ISNA ASYRIYAH DAN MAZHAB DAN MAZHAB HANAFI) Nurul Kusna (99363739) ABSTRAK Pernikahan adalah suatu perjanjian maslahah karena pernikahan merupakan sarana menuju kepada maslahah dunia akhirat. Sedangkan talak berarti pembatalan pernikahan padahal pembatalan maslahah merupakan suatu kerusakan. Hanya saja kadang perkawinan tidak membawa maslahah, mungkin karena tidak cocok ahlak, perbedaan watak atau karena kerusakan disebabkan menikahi perempuan tertentu yaitu ketika seorang suami tahu kalau maslahah itu hilang akibat perkawinanya dengan perempuan tersebut atau posisi dia bersama perempuan tersebut merusak agama dan dunianya sehingga talak merupakan maslahah perkawinan dari perempuan lain yang dinikahinya nanti. Apabila antara suami istri sudah tidak bisa didamaikan dengan cara apapun, kembali pada prinsip dasar yang ada dalam talak itu sendiri dimana kebolehan menjatuhkan talak hanyalah ketika benar-benar dalam keadaan terpaksa maka dalam hal ini talak diperbolehkan. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah atau mengkaji berbagai buku atau kitab yang berkaitan dengan masalah kesaksian dalam talak. Menurut mazhab Hanafi kehadiran saksi dalam talak hanya bersifat anjuran (mandub), sehingga talak yang dijatuhkan suami kepada istrinya tetap sah meskipun tanpa kehadiran 2 orang saksi yang adil karena keharusan menghadirkan hanya ketika melakukan rujuk. Serta menurut mazhab syi`ah isna asyriyah kehadiran saksi dalam talak merupakan suatu keharusan (wajib). Pernikahan merupakan suatu yang sakral dan sangat suci, begitupun talak merupakan perbuatan yang dibenci islam, maka kehadiran saksi menjadi salah satu cara untuk membatasi terjadinya talak dengan mempertimbangkan kemaslahatan dan menjadikan talak benar-benar sebagai suatu tindakan yang bisa dilakukan hanya benar-benar karena terpaksa, karena dengan jalan islah (damai) tidak berhasil dilakukan, maka kehadiran saksi menjadi suatu keharusan. Keyword: Talak; perbandingan mazhab; Mazhab Syi`ah isna asyriyah; Mazhab Hanaf

    Stress and Resilience: an Interview Study of Special School Teacher in Teaching English

    No full text
    This research focused on students\u27 speaking problems in English and the purpose of this research is to know problems happening in speaking especially when they are presented by the second semester of STKIP Nurul Huda Sukarja\u27s English Education Program in their speaking presentations. This research used the descriptive method. The author uses observation, questionnaires, and interviews as a data collection tool. From the results of the questionnaire, psychological problems are most often problems experienced by the second semester English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarja with a mean of 72,73% who had a problem in vocabulary, 54,55% who have problems in grammar, 60,61% who had problems in pronunciation, 72,73% who fear of making mistake, and 57,58% who have problems in lack of confidence. In conclusion, linguistics and psychological problems are a problem that experienced by the second semester of the English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarja

    Students’ Speaking Problems In English Presentation

    No full text
    This research focused on students\u27 speaking problems in English and the purpose of this research is to know problems happening in speaking especially when they are presented by the second semester of STKIP Nurul Huda Sukarja\u27s English Education Program in their speaking presentations. This research used the descriptive method. The author uses observation, questionnaires, and interviews as a data collection tool. From the results of the questionnaire, psychological problems are most often problems experienced by the second semester English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarja with a mean of 72,73% who had a problem in vocabulary, 54,55% who have problems in grammar, 60,61% who had problems in pronunciation, 72,73% who fear of making mistake, and 57,58% who have problems in lack of confidence. In conclusion, linguistics and psychological problems are a problem that experienced by the second semester of the English Education Program of STKIP Nurul Huda Sukarj

    MEMBACA AL- FATIHAH BAGI MAKMUM MASBUQ (Studi Komperatif Pendapat Imam Asy-Syafi’i Dan Imam Hanafi)

    No full text
    Dalam penulisan skripsi ini penulis berusaha memaparkan dua Imam yang berpengaruh yaitu Imam Asy- Syafi’i dan Imam Hanafi mengenai membaca AlFatihah bagi makmum yang masbuq. Ketidaktahuan masyarakat mengenai membaca Al-Fatihah bagi makmum masbuq banyak menimbulkan pro dan kontra. Sebagian ulama mengatakan makruh tahrim membaca Al-Fatihah bagi makmum masbuq, karena Rasulullah SAW. juga tidak melarang untuk melakukannya. Imam Asy- Syafi’i menganggap dalil- dalil yang digunakan oleh Imam Hanafi adalah dhaif (lemah). Dan ada sebagian ulama mengatakan wajib melakukan membaca Al-Fatihah bagi makmum yang masbuq. Berdasarkan hadits dari Ubadah bin Shamit : Bahwasanya Nabi SAW. Bersabda, tidak ada shalat bagi yang tidak membaca Al-Fatihah untuk kesempurnaan shalat kepada Allah. Penulis melihat bahwa perbedaan pendapat dikalangan ulama tentang membaca AlFatihah bagi makmum masbuq menarik untuk dipaparkan, apalagi Imam AsySyafi’i dan Imam Hanafi mempunyai pendapat yang jelas berbeda mengenai masalah ini. Penelitian ini termasuk di dalam kategori penelitian library research atau penelitian pustaka yaitu data yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Bahan primer dari kitab ini ialah kitab dari Imam Asy- Syafi’i kitab Al-Umm’ karangan Imam Asy- Syafi’I dan kitab Majmuk’ Syarah Al- Muhadzdzab’ karangan Imam Nawawi anak didik kepada Imam Asy- Syafi’ i. Selain itu digunakan pula kitab Al-Mabsuth’ yang merupakan kitab karangan Al- Syarakhshi anak didik kepada Imam Hanafi. Bahan dan Imam Hanafi, buku-buku dan karya ilmiah yang terkait dengan permasalahan ini menjadi bahan sekunder dari penyusunan skripsi ini. Hasil dalam penelitian ini, penulis membandingkan pendapat Imam AsySyafi’i dan Imam Hanafi tentang membaca Al-Fatihah bagi makmum masbuq. Pendapat Imam Asy-Syafi,i tentang makmum masbuq membaca Al-Fatihah adalah wajib dalam setiap rakaat shalat bagi yang masbuq membaca Al-Fatihah untuk kesempurnaan shalat. Bagi yang masbuq hendaklah ia menambahkan rakaat lainnya bagi mengerjakan satu rakaat sebagai gantinya setelah imam mengucapkan salam. Sedangkan Imam Hanafi pula berpendapat bahwa bacaan Al-Fatihah makmum dibelakang imam adalah makruh tahrim samada shalat sirriyah maupun jahriyyah. Jika ia tertinggal sesuatu bacaan di dalam shalat maka hendaklah membaca iftitah dan jika tidak sempat membaca iftitah maka tidak usah membacanya karena bacaan imam merupakan bacaan makmum di dalam shalat
    corecore