Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBELAJARAN MEMBACA DI RA DARUL IBAD DAN IMPLIKASI PEDAGOGISNYA TERHADAP KESIAPAN AKADEMIK SISWA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini mengkaji strategi pembelajaran membaca menggunakan buku jilid serta menganalisis implikasi pedagogisnya terhadap kesiapan akademik anak untuk memasuki Sekolah Dasar. Buku jilid sebagai media pengajaran terstruktur dan bertahap dinilai mampu memfasilitasi penguasaan fonem, pengenalan huruf, serta literasi dasar pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methode dan dilaksanakan di RA Darul Ibad, Kabupaten Jember, yang menerapkan pembelajaran membaca melalui buku jilid dan buku cerita dalam kurikulumnya. Data kuantitatif diperoleh melalui observasi terukur dan angket kesiapan akademik, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi partisipatif. Hasil menunjukkan bahwa strategi diterapkan secara sistematis, mulai dari pengenalan bunyi hingga penyusunan kata dan kalimat sederhana sesuai tahap perkembangan anak. Secara kuantitaif terdapat hubungan signifikan antara penggunaan buku jilid dan kesiapan akademik berdasarkan nilai signifikansi Uji F yakni sebesar 0.000 yang menyatakan bahwa nilai tersebut < 0.05. secara kualitatif, anak lulusan RA Darul Ibad menunjukkan peningkatkan konsentrasi, lebih mudah memahami, dna patuh terhadap instruksi saat pembelajaran di SD dibandingkan dengan anak lulusan sekolah lain. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan buku jilid terencana dapat berkontribusi positif terhadap kesiapan anak memasuki Pendidikan dasar
IMPLEMENTASI DONGENG DIGITAL DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA DI TK X KUDUS TAHUN 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca anak usia dini serta perlunya inovasi pembelajaran literasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak di era digital. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan dongeng digital dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dongeng digital dalam pembelajaran, menganalisis pengaruhnya terhadap minat baca anak, serta mengidentifikasi respons anak selama kegiatan berlangsung di TK PG Rendeng Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan anak kelompok B usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dongeng digital dilaksanakan secara terencana melalui tahapan pengenalan, eksplorasi, pemaknaan, dan refleksi. Penggunaan dongeng digital mampu meningkatkan minat baca anak yang ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, antusiasme, kemampuan memahami serta menceritakan kembali isi cerita, dan munculnya ketertarikan anak terhadap buku cerita sebagai tindak lanjut kegiatan literasi. Dengan demikian, dongeng digital terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini serta dapat menjadi alternatif strategi literasi awal berbasis teknologi di lembaga PAUD
Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Tindak Pidana Penyebarluasan Film Bajakan Di Media Sosial
Fenomena film bajakan merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi industri perfilman di Indonesia maupun dunia karena berdampak pada kerugian ekonomi, pelanggaran hukum, dan degradasi nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembajakan film berdasarkan hukum positif di Indonesia dan hukum pidana Islam, serta mengkaji implikasinya dari perspektif ekonomi dan sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, khususnya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal terkait hak kekayaan intelektual dan hukum pidana Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembajakan film merupakan pelanggaran hak cipta yang dikualifikasikan sebagai tindak pidana dengan ancaman pidana penjara dan denda yang berat menurut hukum positif. Dalam perspektif ekonomi, praktik ini menimbulkan free rider problem yang merugikan pencipta dan ekosistem industri kreatif. Dari sisi sosial budaya, maraknya pembajakan mencerminkan normalisasi perilaku ilegal dalam masyarakat. Sementara itu, dalam hukum pidana Islam, pembajakan film termasuk kategori jarīmah ta‘zīr karena melanggar hak kekayaan intelektual (ḥaqq al-ibtikār) yang wajib dilindungi. Kesimpulannya, pembajakan film merupakan persoalan multidimensional yang memerlukan penegakan hukum yang konsisten, penguatan edukasi masyarakat, serta penyediaan akses film legal yang terjangkau guna menekan praktik pelanggaran hak cipta dan menumbuhkan budaya menghargai karya intelektual.
Kata Kunci: Film Bajakan; Hak Cipta; Hukum Pidana; Hukum Pidana Islam; Jarīmah Ta‘Zīr; Industri Kreatif
Exploring the Determinants of Customer Loyalty: Insights from Retail Companies
This study used PLS (Partial Least Squares) to examine and understand the factors that support and hinder e-customer loyalty on e-commerce websites. Research data was collected through a survey of 300 individuals who are actual consumers of e-commerce websites. The results of the PLS data analysis indicate that e-service quality has a significant positive influence on e-service satisfaction and e-service trust. It was also found that e-brand image has a strong positive influence on e-service satisfaction, e-service trust, and e-customer loyalty. Furthermore, it was determined that e-service satisfaction positively affects e-customer loyalty, whereas e-service trust does not. This study also shows that the overall quality of e-service, mediated by e-service satisfaction and e-service trust, has a substantial impact on e-customer loyalty, but the mediation path of e-service trust does not produce significant results. The conclusion that can be drawn is that to increase customer loyalty, e-commerce companies need to place more emphasis on improving service quality and good brand image, as well as paying attention to customer satisfaction. The recommendation is that companies should simultaneously strengthen service quality and brand image and prioritize these factors.Penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least Squares) dengan tujuan untuk mengamati dan mengetahui bagaimana faktor yang mendukung dan menghambat loyalitas pelanggan elektronik di situs web e-commerce. Data penelitian dikumpulkan melalui survei terhadap 300 individu yang merupakan konsumen nyata dari situs web e-commerce. Hasil analisis data PLS menunjukkan bahwa kualitas layanan elektronik memiliki pengaruh positif yang besar terhadap kepuasan layanan elektronik dan kepercayaan layanan elektronik. Ditemukan juga bahwa citra merek elektronik memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap kepuasan layanan elektronik, kepercayaan layanan elektronik, dan loyalitas pelanggan elektronik. Lebih lanjut, ditentukan bahwa kepuasan layanan elektronik berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan elektronik, namun kepercayaan layanan elektronik tidak berdampak terhadap loyalitas pelanggan elektronik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kualitas keseluruhan layanan elektronik, yang dimediasi melalui kepuasan layanan elektronik dan kepercayaan layanan elektronik, memiliki dampak substansial pada loyalitas pelanggan elektronik, namun jalur mediasi kepercayaan layanan elektronik tidak memberikan hasil yang signifikan. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, perusahaan e-commerce perlu lebih menekankan pada peningkatan kualitas layanan dan citra merek yang baik, serta memperhatikan kepuasan pelanggan. Saran yang diberikan adalah perusahaan harus memperkuat kualitas layanan dan citra merek secara bersamaan, dan memprioritaskan faktor-faktor tersebu
Penguatan Manajemen Stres dan Sizi Seimbang Dewasa Muda di Kota Malang
Dewasa muda merupakan fase transisi yang penuh tantangan dan aktivitas padat, sehingga rentan terhadap stres dan pola hidup tidak sehat. Hasil survei menunjukkan bahwa 59,1% dewasa muda di Kota Malang mengalami stres yang disebabkan memiliki kebiasaan hidup kurang sehat seperti kurang tidur dan merokok. Untuk mengatasi hal tersebut, pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua hari menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif di Universitas Negeri Malang. Hari pertama diisi dengan kegiatan Seminar Manajemen Stres dan Gizi Seimbang yang dilengkapi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hari kedua dilaksanakan fun activity berupa yoga dan pound fit untuk memberikan pengalaman fisik secara langsung kepada peserta. Hasil pre-test dan post test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan tentang manajemen stres dan pentingnya gizi seimbang dengan rata-rata awal peserta 75,77 poin yang kemudian meningkat menjadi 93,11 poin. Aktivitas fisik Yoga dan Pound Fit juga mendapat antusias dari peserta. Survei pasca kegiatan menunjukkan bahwa 50% peserta merasa lebih rileks dan bugar, sementara 49% lainnya merasakan penurunan stres secara signifikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan aktivitas fisik berdampak positif terhadap kesehatan mental dan fisik dewasa muda
The Development of Tempe Msme Cooperatives in Sidoarjo: A Strategy to Strengthen Competitiveness and Local Economic Independence
The development of cooperatives as the main driver of tempeh Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sidoarjo Regency, East Java, is an interesting model in the context of strengthening competitiveness and local economic independence. This study aims to analyze the strategies implemented by tempeh MSME cooperatives in Sidoarjo, using qualitative research methods with a case study approach at the Sidoarjo Branch of the Indonesian Tofu and Tempeh Producers Cooperative (KOPTI) and similar cooperatives. The results show that the strategy to strengthen competitiveness is carried out through supply chain consolidation, particularly the collective procurement of soybean raw materials (Dethier & Effenberger, 2012; Poulton et al., 2004). In terms of economic independence, cooperatives play a role as learning and inclusive financial institutions (Birchall & Ketilson, 2009) that facilitate increased managerial capacity, access to soft capital, and the formation of a broader marketing network. Synergy between cooperatives, local governments, and other supporting institutions has proven crucial in creating a sustainable business ecosystem (Mazzarol et al., 2018). Challenges faced include fluctuations in global soybean prices, competition with non-organic products, and the regeneration of business actors. It is concluded that the tempeh MSME cooperative in Sidoarjo has developed an effective integrative strategy to build collectivity-based competitiveness and promote local economic independence
Analisis Labelisasi Halal dalam Produk Makanan dan Minuman pada UMKM Kota Bengkulu
This study aims to analyze the implementation of halal labeling on food and beverage products among MSMEs in Bengkulu City, identify internal and external factors influencing business owners' decisions to obtain certification, and examine its impact on consumer trust and product competitiveness. This research employed a descriptive qualitative approach and field research methods through observation, interviews, and documentation. Informants consisted of seven MSME owners who had undergone the halal certification process. The findings reveal that most business owners have a good understanding of halal certification procedures, although technical assistance is still needed. Internal factors such as capital readiness, commitment, and awareness, along with external factors including market trends and consumer demand, influence decision-making regarding halal certification. The implementation of halal labeling has shown a positive impact by increasing consumer confidence, strengthening product competitiveness, and enhancing market opportunities
Pengaruh Green Recruitment, Green Development dan Green Employee Relations Terhadap Employee Engagement pada Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Bengkulu
This study aims to analyze the influence of Green Recruitment, Green Development, and Green Employee Relations on Employee Engagement at the National Sharia Bank (BSN) Bengkulu Branch Office, while raising the issue of the importance of integrating sustainability values in strengthening employee engagement. The study uses associative research with a quantitative approach. The population in this study were all 39 employees, with a saturated sampling technique so that the entire population was used as a sample. Data were collected through distributing questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS. The results of the study indicate that each variable Green Recruitment, Green Development, and Green Employee Relations partially influences Employee Engagement. Simultaneously, the three variables have a positive and significant effect on Employee Engagement with a significance value of <0.05. The coefficient of determination (R²) value of 0.674 indicates that 67.4% of the variation in Employee Engagement can be explained by the three independent variables, while the rest is influenced by other variables outside the research model. These findings confirm that strengthening sustainability-based Green Human Resource Management practices plays a strategic role in increasing engagement, loyalty, and work enthusiasm of Islamic banking employees
Pencegahan Kekerasan Rumah Tangga Oleh Konselor Agama Perspektif Maqashid Syariah
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan persoalan sosial dan hukum yang bersifat struktural dan belum dapat ditangani secara efektif melalui pendekatan hukum formal semata. Di wilayah dengan masyarakat Muslim yang kuat, seperti Kabupaten Subang, konselor agama menempati posisi strategis dalam membentuk norma keluarga, menyelesaikan konflik domestik, dan memengaruhi respons masyarakat terhadap KDRT. Namun, peran konselor agama dalam pencegahan dan penanganan KDRT masih belum terkonseptualisasi secara sistematis dan kerap berada dalam ketegangan antara upaya menjaga harmoni keluarga dan kewajiban melindungi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran pendidikan, mediasi, dan advokasi konselor agama dalam pencegahan KDRT serta menjelaskan relasinya dengan mekanisme hukum formal dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum Islam normatif-konseptual melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan kebijakan terkait KDRT dan konseling keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran konselor agama bersifat ambivalen: pendidikan dan mediasi keagamaan berpotensi mencegah KDRT apabila berperspektif keadilan dan perlindungan korban, tetapi dapat menjadi kontraproduktif jika normatif dan bias patriarkal. Advokasi konselor agama terbukti efektif ketika terintegrasi dengan sistem perlindungan hukum formal melalui mekanisme rujukan yang jelas. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model sinergi konselor agama dan hukum formal berbasis maqashid syariah yang menempatkan perlindungan jiwa, keadilan, dan kemaslahatan sebagai tujuan utama pencegahan dan penanganan KDRT.
Kata Kunci: Kekerasan Dalam Rumah Tangga; Konselor Agama; Maqashid Syaria
Studi Kasus Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Menggunakan Isomatic Handgrip
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan isomatic handgrip dalam menurunkan tekanan darah pada populasi lansia. Studi kasus dilakukan terhadap sekelompok lansia berusia 60-75 tahun yang mengalami hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus, melibatkan 4 partisipan dengan melakukan Intervensi melakukan latihan isomatic handgrip selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0.05). Rata-rata penurunan tekanan darah sistolik adalah 8.5 mmHg dan diastolik 6.2 mmHg. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan isomatic handgrip efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi