5,101 research outputs found

    Pembelajaran Kecerdasan Ganda Sebagai Upaya Mengembangkan Keterampilan Hidup

    No full text
    Pembelajaran Kecerdasan Ganda  Sebagai Upaya Mengembangkan Keterampilan Hidu

    Upaya BPN dalam penertiban sertifikat ganda (kajian hukum Islam)

    No full text
    Tanah sangat erat sekali hubungannya dengan kehidupan manusia. Setiap orang tentu memerlukan tanah, Sedemikian pentingnya tanah bagi manusia sehingga menimbulkan keinginan untuk menguasainya dan memilikinya. Rasa ingin memiliki inilah yang pada akhirnya menimbulkan sengketa pertanahan. Salah satu permasalahannya adalah timbulnya sertifikat hak milik ganda (overlapping). Sertifikat ganda adalah sertifikat-sertifikat yang menguraikan satu bidang tanah yang sama. Jadi dengan demikian satu bidang tanah diuraikan dengan 2 (dua) sertifikat atau lebih yang berlainan datanya. Hal ini sering disebut sebagai sertifikat tumpang tindih, baik tumpang tindih sebagian atau keseluruhan. Dalam penelitian ini penulis membatasi upaya BPN dalam penertiban sertifikat ganda di Kabupaten Bekasi. Perumusan yang di angkat mengenai upaya penyelesaian hukum di Badan Pertanahan Nasional dalam Penertiban Sertifikat Ganda, faktor yang menyebabkan terjadinya sertifikat ganda dan kajian didalam Hukum Islam tentang Penyelesaian Sengketa Pertanahan. Penelitian ini mengunakan pendekatan yuridis empiris, berupa penelitian studi kepustakaan dan lapangan (wawancara) di Kantor BPN Kab. Bekasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penyelesaian hukum yang dilakukan oleh kantor pertanahan kabupaten bekasi terhadap terjadinya sertifikat ganda ditempuh melalui dua cara yaitu penyelesaian sengketa melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyelesaikan dengan musyawarah dan cara yang terakhir penyelesaian sengketa melalui peradilan. Penyebab terjadinya setifikat ganda adalah pada waktu dilakukan pengukuran di lapangan, pemohon dengan sengaja atau tidak sengaja menunjukan letak tanah dan batas-batas yang salah, adanya administrasi yang tidak benar di kelurahan, adanya perubahan tata ruang oleh pemerintah kota, serta kurang cermat dan tidak teliti dalam memeriksa permohonan sertifika

    SAINS PEMBELAJARAN FOTOGRAFI SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN KECERDASAN GANDA

    Get PDF
    ABSTRAK Kehadiran konsep Gardner pada tahun 2003 mengenai faktor-faktor kecerdasan pada anak telah mengubah perspektif terhadap pemahaman tentang kecerdasan. Pada mulanya kecerdasan hanya dikaitkan dengan kemampuan logika untuk memahami fenomena yang terkait dengan aspek kognitif. Namun, seiring perkembangannya kecerdasan tidak hanya terbatas pada kemampuan logika, tetapi juga melibatkan dimensi emosional yang perlu diakui dan dihargai menjadi perpaduan Multiple Intelliegences. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya mengembangkan ilmu fotografi dengan memanfaatkan pembelajaran kecerdasan ganda pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Metodelogi digunakan adalah metode kualitatif bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan pembelajaran fotografi yang multidispliner atau ganda, ternyata mahasiswa dapat mengintegrasikan IQ, EQ, SQ, CQ dan AQ secara komprehensif. Sekalipun, belum dijadikan ukuran yang maksimal dikarenakan tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) masih belum selaras dengan esensi dari multiple intelligences sesungguhnya. Namun, guna mengembangkan skill fotografi mesti diajarkan pada mahasiswa Teknologi Pendidikan sebagai sains pembelajaran multidispliner atau ganda. Di mana, kecerdasan intelektual harus sejalan dengan kedalaman spiritual dan kepekaan hati nurani yang baik, serta memiliki kepribadian yang sopan dan taat kepada Tuhan yang menciptakannya. Apabila tidak disatukan, kehidupan dapat terpecah belah dan menimbulkan bencana, baik di dunia maupun akhirat serta membawa derita yang tak terhitung. Oleh karena itu, pentingnya pendidikan harus dihargai dengan pencerahan logika mawarda marahmah al madina munawarah yang rahmatan lil alamin, artinya negeri yang berperadaban dicintai oleh seluruh alam semesta. Hal itu sehingga sains pembelajaran fotografi sebagai upaya mengembangkan kecerdasan ganda pada anak didik, dan ini telah diupayakan oleh Dosen dan Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar. Bahkan di Universitas Muhammadiyah Makassar telah menjadikan mata kuliah fotografi sebagai salah satu pembelajaran keterampilan yang bermanfaat. Untuk memberikan nilai lebih dalam meningkatkan motivasi belajar dan bernilai ibadah kepada mahasiswanya

    The Evolution of Javanese Kingship

    No full text

    Upaya Guru PAI dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences): Studi kasus di Madrasah Tsanawiyah Al-Fatah Tumpukrenteng Turen Malang

    No full text
    ABSTRAK Dalam praktek pembelajaran terjadi hal yang kurang membantu peserta didik untuk berkembang. Guru PAI dan tenaga pengajar umumnya cenderung untuk tenggelam dalam rutin mengajar yang didasarkan atas pengalaman dan kebiasaan tanpa mengetahui betapa kompleks sebenarnya proses pembelajaran. Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang dapat menumbuhkan gairah belajar serta lebih memungkinkan guru memberikan bimbingan dan bantuan terhadap siswa dalam belajar. Dengan permasalahan di atas peneliti ingin mengetahui lebih jauh bagaimana upaya guru PAI dalam membuat perencanaan pengembangan model pembelajaran berbasis kecerdasan ganda, bagaimana upaya guru PAI dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis kecerdasan ganda, bagaimana upaya guru PAI dalam hasil evaluasi model pembelajaran berbasis kecerdasan ganda, yang penulis tuangkan dalam bentuk skripsi dengan judul “ Upaya Guru PAI Dalam Mangembangkan Model Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligenc) (Studi Kasus di MTs Al-Fatah Tumpukrenteng Turen Malang)”. Upaya pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas upaya guru PAI dalam mengidentifikasi model pengembangan pembelajaran berbasis kecerdasan ganda di MTs Al-Fatah Tumpukrentang Turen Malang. Untuk mencapai tujuan diatas penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, sumber datanya menggunakan kata- kata tindakan, sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa upaya guru PAI dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis kecerdasan ganda (Studi Kasus di MTs Al-Fatah Tumpukrenteng Turen Malang) terdiri dari:Identifikasi Kecerdasan Siswa, Identifikasi Materi Pembelajaran, Mempersiapkan Pembelajaran, Strategi Pengajaran, Menentukan Evaluasi

    Implementasi program guru berkeahlian ganda

    Get PDF
    Dalam rangka revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) telah melakukan perhitungan dan pemetaan guru SMK, yang kemudian memberi gambaran mengenai kekurangan guru di sejumlah bidang keahlian. Berdasarkan pada kondisi tersebut, dilakukan upaya untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dilakukan kebijakan program keahlian ganda, yakni guru dapat mengajar lebih dari satu mata pelajaran. Program keahlian ganda dilaksanakan dengan program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi Guru SMK/SMA dengan sejumlah rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kuantitas, kualitas, dan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan memaparkan tentang penyelenggaraan program keahlian ganda, output program keahlian ganda dan dampak program keahlian ganda

    SERTIPIKAT GANDA DAN UPAYA PENYELESAIANNYA

    Get PDF
    Bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah menurut penulis menimbulkan peluang dalam terbitnya sertipikat ganda, yaitu di dalam Pasal 24 yang mengatur mengenai pembuktian hak, lama dan Pasal 32 yang mengatur mengenai penerbitan sertipikat

    KEWENANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA SERTIPIKAT GANDA

    Get PDF
    Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan dalam era Pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak saja berdampak positif tetapi juga dapat menimbulkan berbagai persoalan, salah satunya adalah terbitnya sertipikat ganda atas suatu bidang tanah. Sertipikat Ganda ini menimbulkan ketidakpastian hukum atas kepemilikan bidang tanah, yang dapat merugikan masyarakat. Dalam hal mencari keadilan, apakah upaya yang dapat ditempuh oleh masyarakat yang mengalami kerugian akibat diterbitkannya sertipikat ganda tersebut ?. Pengadilan Tata Usaha Negara memiliki kewenangan dalam memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa Sertipikat Ganda setelah pihak yang merasa dirugikan menempuh upaya administratif terlebih dahulu. Kewenangan yang dimaksud adalah kewenangan absolut, dikarenakan sertipikat merupakan KTUN yang dikeluarkan oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan yang menjalankan urusan pemerintahan di bidang pertanahan. Karena itu, jika ada warga masyarakat yang merasa dirugikan akibat terbitnya sertipikat ganda, maka dapat menempuh upaya administratif terlebih dahulu berupa: Upaya Keberatan dan Banding Administratif. Upaya Keberatan diajukan kepada Pejabat Pemerintah yang menerbitkan sertipikat tersebut, sedangkan Upaya Banding Administratif diajukan kepada atasan dari Pejabat Pemerintahan yang menerbitkan sertipikat tersebut. Jika masyarakat belum mendapatkan penyelesaian yang adil dapat mengajukan gugatan tertulis ke Pengadilan Tata Usaha Negara, dalam tenggang waktu yang dihitung 90 hari kerja sejak keputusan atas upaya administratif diterima oleh Warga Masyarakat atau diumumkan oleh Badan dan/atau Pejabat Administrasi Pemerintahan yang menangani penyelesaian upaya administratif tersebut, berdasarkan Pasal 5 ayat (1) PP No. 6 Tahun 2018

    Perspektif Hukum Tentang Sertifikat Ganda

    No full text
    Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui apa penyebab kemunculan sertifikat ganda dikabupaten kolaka, siapa yang harus disalahkan dan bagaimana meminalisir terbitnya sertifikat ganda. Sampai saat ini permasalahan sertifikat tanah ganda atau yang lebih dikenal dengan tanah sengketa masih tetap ada, dan merupakan permasalahan lama yang belum terselesaikan. Terjadinya sertifikat tanah ganda antara lain akibat data base pada Badan Pertanahan Nasional tidak valid, sehingga penyelesaian pembuatan sertifikat yang kedua dan seterusnya bisa dikatakan tidak selektif. Di pihak masyarakat masalah pertanahan khususnya masalah sertifikat tanah ganda dikabupaten kolaka belum sepenuhnya disadari, dan baru sadar setelah ada orang lain yang juga mempunyai sertifikat tanah atas tanah yang ia miliki. Karena ketidaktahuan masyarakat terhadap sertifikat tanah ganda, maka ia tidak bisa mengadakan upaya pencegahan. Tujuan dari penulisan ini untuk berusaha memberikan informasi, penyebab terjadinya sertifikat ganda dan bagaimana mengurangi/mencegah akan terjadinya sertifikat ganda atas tanah. Sebenarnya penyebab terjadinya sertefikat ganda di karenakan pada tahun 2017 peta digital masih manual sehinggah data base tentang pembuatan sertefikat tidak valid dan untuk pencegahannya, harus dilakukan secara serentak di semua lini yang ada kaitannya dengan data pertanahan. Pihak pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap terjadinya sertifikat ganda harus mempunyai keberanian dan ketegasan dalam menegakkan hukum pertanahan. Disamping itu, pemerintah harus bisa memberikan informasi secara rutin tentang sertifikat agar masyarakat tahu semua kemungkinan yang menyebabkan terjadinya sertifikat ganda dan pemerintah juga harus mampu memfasilitasi peta digital setiap kantor pertanaha
    corecore