2,269 research outputs found

    PENGARUH SELF-EFFICACY, PERTIMBANGAN PASAR KERJA, DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP MINAT MEMILIH KARIER KONSULTAN PAJAK PADA MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    No full text
    DWI RAHMAWATI. Pengaruh Self-efficacy, Pertimbangan Pasar Kerja dan Pengetahuan Perpajakan terhadap Minat Memilih Karier Konsultan Pajak pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Jakarta, Skripsi, Jakarta: Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh self-efficacy, pertimbangan pasar kerja, dan pengetahuan perpajakan terhadap minat berkarier mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Jakarta sebagai konsultan pajak. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, kuesioner didistribusikan kepada mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan Google Form. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil peneltian menunjukkan bahwa self-efficacy dan pertimbangan pasar kerja memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa Akuntansi untuk berkarier sebagai konsultan pajak. Sementara pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Akuntansi untuk berkarier sebagai konsultan pajak. Penelitian ini juga diharapkan memberikan implikasi praktis bagi mahasiswa yang ingin berkarier sebagai konsultan pajak bahwa untuk menumbuhkan self-efficacy dan dapat mempertimbangkan pasar kerja serta memiliki pengetahuan perpajakan yang baik dapat mengikuti seminar atau talk show sehingga mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta semakin tertarik untuk berkarier sebagai konsultan pajak di kantor-kantor konsultan pajak yang ada di Indonesia. Kata kunci: self-efficacy, pertimbangan pasar kerja, pengetahun perpajakan, konsultan pajak, karie

    AN ANALYSIS OF TEACHERS’ TEACHING WRITING SKILL THROUGH FREE WRITING TECHNIQUE AT ENGLISH HOUSE COURSE MOJOKERTO

    No full text
    Marisa Dwi Rahmawati. 2020. AN ANALYSIS OF TEACHERS’ TEACHES WRITING SKILL THROUGH FREE WRITING TECHNIQUE AT ENGLISH HOUSE COURSE. Thesis. English Language Education Study Program, Faculty of Teacher and Training and Education . Advisors : (I) Ahmad Iklil S, S.S., M.Pd. (II) Deni Mustopa S.PdI., M.Pd The objective of this research is to know how did the implement of teaching writing through Free Writing Technique. This research was conduct at English House Course Mojokerto. The subject of this research was the teacher of the English House Course. The data was collected from interview. This research used data triangulation to analyze the qualitative data, to examine data from interview. The result of this research is to know the implement of the teacher in teaching writing through free writing technique at English House Course Mojokerto. By implement this technique, the student got more understanding, the student also comfort the lesson. The writing class seems not like scary

    PEMBELAJARAN BAHASA BERBASIS SOSIOKULTURAL

    No full text
    PEMBELAJARAN BAHASA BERBASIS SOSIOKULTURAL Richa Dwi Rahmawati Program Pascasarjana Magister PGMI UIN Sultan Syarif Kasim Riau Telp: 082288369248 E-Mail : [email protected]  Abstract: Language is a communication tool, the connector between humans. Language learning emphasizes students’ communication skill. Language learning process is also affected by multi-cultures in Indonesia. The problem is being answered by library research. The data is taken from certain references; primary data, secondary data and also supporting data. The result shows that sociocultural language learning is a learning which integrates culture as a part of learning process. Multicultural education is emphasized in an attempt to empower and improve minority and cultural group representation in curriculum and textbook. Sociocultural education is a process of giving how to respect, be honest and tolerant towards multi-cultures in plural society life. Sociocultural factors that affect language learning are social interaction and acculturation Keywords: language, learning, sociocultural, multicultural education. &nbsp

    SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis) TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROORGANISME SOSIS ASAP DAGING KERBAU

    No full text
    SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis) TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROORGANISME SOSIS ASAP DAGING KERBAU Dwi Rahmawati (11481204153) Dibawah Bimbingan Irdha Mirdhayati dan Evi Irawati ABSTRAK Tepung sukun merupakan salah satu alternatif bahan pengisi dalam pembuatan sosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengasapan terhadap mutu keamanan dan mengetahui pertumbuhan mikroorganisme sosis asap daging kerbau pada penggunaan tepung sukun sebagai substitusi tepung tapioka. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah substitusi tepung sukun terhadap tepung tapioka teridiri atas: P0 (tepung sukun 0% dan tepung tapioka 20%), P1 (tepung sukun 5% dan tepung tapioka 15%), P2 (tepung sukun 10% dan tepung tapioka 10%), P3 (tepung sukun 15% dan tepung tapioka 5%) dan P4 (tepung sukun 20% dan tepung tapioka 0%). Parameter yang diamati meliputi analisis Total Plate Count, Escherichia coli dan Coliform. Data hasil Total Plate Count dibahas dengan analisis sidik ragam sedangkan data Escherichia coli dan Coliform dianalisis nilai rata-rata dan dibahas secara deskriptif. Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan tepung sukun sebagai substitusi tepung tapioka memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap Total Plate Count sosis asap daging kerbau. Berdasarkan uji Escherichia coli dan Coliform pada sosis asap daging kerbau menghasilkan cemaran Escherichia coli dan Coliform yang rendah yaitu <3 APM/g. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa substitusi tepung tapioka dengan tepung sukun (Artocarpus communis) pada sosis asap daging kerbau memiliki mutu mikrobiologis yang memenuhi ketentuan batas cemaran mikroorganisme menurut SNI. Kata kunci: Substitusi, Pengasapan, sosis, tepung sukun, tapioka, mikroorganisme

    PENGEMBANGAN DESAIN PRAKTIKUM BERBASIS STEM PADA PEMBUATAN PASTA GIGI DARI CANGKANG TELUR AYAM DALAM MATERI KOLOID UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA

    No full text
    PENGEMBANGAN DESAIN PRAKTIKUM BERBASIS STEM PADA PEMBUATAN PASTA GIGI DARI CANGKANG TELUR AYAM DALAM MATERI KOLOID UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA Rahmawati Dwi Pratiwi 1707219 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain praktikum berbasis STEM pada pembuatan pasta gigi dari cangkang telur ayam dalam materi koloid untuk meningkatkan kreativitas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development dengan penelitian pretes-postes Noneequivalent Control Group. Subjek penelitian yang dilakukan adalah 20 siswa kelas XI IPA di salah satu SMA Garut. Instrumen yang digunakan adalah intrumen karakteristik desain praktikum berbasis STEM, instrumen peningkatan kreativitas, format angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan desain praktikum berbasis STEM pada materi koloid dapat terlaksana dengan baik. Tingginya aktivitas siswa pada pembelajaran ini karena desain praktikum berbasis STEM dapat meningkatkan 4C khususnya pada creativity. Indikator berpikir kreatif yang mengalami peningkatan adalah kemampuan berpikir lancar yaitu menghasilkan produk cepat dan baik. Sikap kreatif ditunjukkan siswa dengan memberikan banyak pertanyaan pada saat pembelajaran. Tindakan kreatif siswa paling tinggi pada tahap persiapan praktikum. Tangggapan guru dan siswa mengenai desain praktikum berbasis STEM ini positif, sehingga desain praktikum dapat memudahkan kegiatan pembelajaran bagi guru dan siswa pada materi koloid. Kata Kunci : Desain praktikum, STEM, kreativitas, pasta gigi, dan koloid. DEVELOPMENT OF STEM-BASED PRACTICUM DESIGNS ON THE MAKING OF DENTAL PASTA FROM CHICKEN EGGS IN COLOID MATERIALS TO IMPROVE STUDENT CREATIVITY Rahmawati Dwi Pratiwi 1707219 ABSTRACT This study aims to produce STEM-based practicum designs on the manufacture of toothpaste from chicken eggshells in colloidal material to enhance student creativity. The research method used is Research & Development with the Noneequivalent Control Group pretest-posttest research. The research subjects were 20 students of class XI IPA in one of Garut High Schools. The instruments used were characteristic instruments of STEM-based practicum design, creativity enhancement instruments, teacher and student response questionnaire formats. The results showed that the application of STEM-based practicum design to colloidal material could be carried out well. The high activity of students in this study is because the STEM-based practicum design can increase 4C especially in creativity. Indicators of creative thinking that have increased are the ability to think fluently, namely to produce fast and good products. The creative attitude is shown by students by giving many questions during learning. Students' creative actions are highest at the practicum preparation stage. The response of teachers and students to the design of STEM-based labs is positive, so practicum design can facilitate learning activities for teachers and students in colloidal material. Keywords: Design of practicum, STEM, creativity, toothpaste, and colloid

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU ALTRUISTIK PESERTA DIDIK (Studi Korelasional di SMK Negeri 12 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020)

    No full text
    Suci Dwi Rahmawati, 1601189. (2021). Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Altruistik Peserta Didik (Studi Korelasional di SMKN 12 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020). Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan emosi peserta didik, sehingga berpengaruh terhadap rendahnya perilaku prososial seperti menolong orang lain di lingkungan sekitarnya. Kecerdasan emosi memiliki hubungan yang kuat terhadap tingkah laku dan kepribadian. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan data empirik mengenai hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku altruistik pada peserta didik. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang digunakan peserta didik Kelas X SMKN 12 Bandung Tahun Ajaran 2019/2020 sebanyak 217 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling merujuk pada tabel Krejcie dan Morgan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) gambaran umum kecerdasan emosi berada pada kategori cerdas; (2) gambaran umum perilaku altruistik pada kategori sedang; (3) terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan emosi dengan perilaku altruistik peserta didik. Rekomendasi bagi: (1) Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor yaitu dapat memberi layanan untuk mempertahankan dan meningkatkan kecerdasan emosi dan perilaku altruistik; (2) peneliti selanjutnya yaitu dapat mengembangkan responden yang lebih luas, mengkaji lebih lanjut faktor lain yang memengaruhi perilaku altruistik. Suci Dwi Rahmawati, 1601189. (2021). The Relationship between Emotional Intelligence and Altruistic Behavior of Student (Correlational Study at SMKN 12 Bandung Academic Year 2019/2020). Research is depended on the low emotional intelligence of students, so that it affects the low prosocial behavior like other people in the environment. Emotional intelligence has a strong relationship with behavior and personality. The research aims to produce empirical data on the effect of emotional intelligence on altruistic behavior in students. The research approach used is a quantitative approach with a correlational method. The sample used by Class X students of SMKN 12 Bandung for the 2019/2020 academic year was 217 respondents. The sampling technique was Simple Random Sampling with Krejcie and Morgan tables. The results showed: (1) the general description of emotional intelligence is in the smart category; (2) general description of altruistic behavior in the medium category; (3) there is a positive relationship between emotional intelligence and the altruistic behavior of students. Recommendations for: (1) Guidance and Counseling Teachers / Counselors can provide services to improve and develop emotional intelligence and altruistic behavior; (2) the next researcher is able to develop a broader respondent, further examine other factors that influence altruistic behavior

    AgandCuloadedonTiO2/graphite as a catalyst for �Escherichia coli- contaminated water disinfection

    No full text
    TiO2 film was synthesized by means of the chemical bath deposition (CBD) method from TiCl4 as a precursor and surfactant cetyl trimethyl ammonium bromide (CTAB) as a linking and assem- bling agent of the titanium hydroxide network on a graphite substrate. Ag and Cu were loaded on the TiO2 film by means of electrodeposition at various applied currents. Photoelectrochemical testing on the composite of Ag–TiO2/G and Cu–TiO2/G was used to define the composite for Escherichia coli-contaminated water disinfection. Disinfection efficiency and the rate of disinfection of E. coli-contaminated water with Ag–TiO2/G as a catalyst was higher than that observed for Cu–TiO2/G in all disinfection methods including photocatalysis (PC), electrocatalysis (EC), and photoelectrocatalysis (PEC). The highest rate constant was achieved by the PEC method using Ag–TiO2/G, k was 6.49 × 10−2 CFU mL−1 min−1 . Effective disinfection times of 24 h (EDT24) and 48 h (EDT48) were achieved in all methods except the EC method using Cu–TiO2/G. Keywords: Ag–TiO2/G, Cu–TiO2/G, Escherichia coli, disinfectio

    Emotional Analysis of the Main Character in Leiden by Dwi Nur Rahmawati: Implications for Literature Education in the Merdeka Curriculum

    No full text
    This study examines the emotional dynamics of the main character in Dwi Nur Rahmawati\u27s Leiden and analyzes how these emotions can inform literature teaching within the Merdeka Curriculum. Employing a descriptive mixed-methods design, the research integrates qualitative literary psychology analysis with quantitative frequency mapping. Data were collected through systematic reading, identification of emotional expressions, structured recording, and coding of 76 emotional quotations from the novel. Analysis followed Miles, Huberman, and Saldaña\u27s interactive model to classify emotion types, examine narrative contexts, identify patterns, and interpret pedagogical relevance. The findings revealed three significant patterns. First, sadness emerged as the dominant emotion (18.4%), followed by love and fear (14.5% each) and guilt (11.8%), indicating the protagonist\u27s psychological vulnerability characteristic of adolescent development. Second, nonverbal behavior (39.5%) and author narration (35.5%) appeared more frequently than dialogue (25%), demonstrating a "show, don\u27t tell" characterization strategy requiring inferential reading. Third, complex emotions appeared in 10.5% of instances, exclusively through author narration, reflecting psychological nuance demanding higher-order interpretation. These emotional patterns are pedagogically relevant because they mirror adolescents\u27 socioemotional experiences and provide opportunities for developing empathy, emotional literacy, and analytical reading skills. The findings demonstrate that emotional analysis can serve as a foundation for designing character-oriented literature activities aligned with Phase F learning outcomes in the Merdeka Curriculum. The study contributes empirical support for integrating literary psychology into Indonesian literature classrooms through structured emotional mapping and offers practical guidance for teachers seeking to enhance students\u27 character formation and critical comprehension within curriculum frameworks emphasizing competency-based, analytical, and reflective learning

    PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN APLIKASI SOFTWARE SURVEI PEMETAAN (AS2P) DENGAN KONSEP STUDENT CENTERED LEARNING KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN SURVEI PEMETAAN SMK N 2 YOGYAKARTA

    No full text
    PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN APLIKASI SOFTWARE SURVEI PEMETAAN (AS2P) DENGAN KONSEP STUDENT CENTERED LEARNING KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN SURVEI PEMETAAN SMK N 2 YOGYAKARTA Oleh : Nurul Dwi Rahmawati W.S. 11505247001 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (a) Mengetahui bahwa modul pembelajaran Aplikasi Software Survei Pemetaan (AS2P) mengarah pada tercapainya tujuan proses belajar mengajar yang ada, (b) Mengetahui modul pembelajaran Aplikasi Software Survei Pemetaan (AS2P) mendukung konsep student centered learning. Penelitian merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall, yang dimodifikasi dan disederhanakan menjadi enam langkah yaitu : analisis kebutuhan modul, mengembangkan produk awal, validasi ahli, uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar dan produk akhir. Subjek pada penelitian ini adalah subyek ahli materi dan subyek ahli media pembelajaran serta siswa SMK Negeri 2 Yogyakarta kelas XII kompetensi keahlian survei pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji akhir (uji kelompok besar) pada aspek media pembelajaran diperoleh persetujuan 86,59% dan pada aspek materi diperoleh persetujuan 84,05% serta pada aspek student centered learning diperoleh persetujuan 82,08%. Adapun hasil akhir yang merupakan gabungan tiga komponen aspek diperoleh persetujuan 85,26%, sehingga modul pembelajaran dengan konsep student centered learning untuk kelas XII jurusan survei pemetaan SMK Negeri 2 Yogyakarta sesuai dengan kebutuhan materi dan modul layak untuk menjadi media pembelajaran yang mendukung student centered learning. Kata Kunci : Modul, Survei Pemetaan, Student Centered Learnin

    Pengelolaan Risiko Kontaminasi Di Keluarga Pada Pasien Asma

    No full text
    ABSTRAKPENGELOLAAN RISIKO KONTAMINASI DI KELUARGA PADA PASIEN ASMAMelli Dwi Rahmawati (2020)1)Sugeng Riyadi2), Maisje Marlyn Kuhu3)email: [email protected] Belakang : Udara disekitar kita sudah terkontaminasi oleh berbagai polutan, seperti gas kendaraan, asap pabrik, asap pembakaran sampah, asap kebakaran hutan maupun asap rokok. Pasien asma apabila menghirup udara yang terkontamisi secara terus menerus dapat meningkatkan sensitivitas terhadap kekambuhannya. Pada kondisi yang lebih berat asma dapat menurunkan kualitas hidup seseorang bahkan menimbulkan kematian, sehingga hal ini menjadi masalah kesehatan yang serius.Tujun : Mendeskripsikan pengelolaan risiko kontaminasi di keluarga pada pasien asma Metode : Desain penelitian deskriptif dengan menjelaskan pemaparan kasus dan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang memfokuskan pada salah satu masalah penting dalam kasus yaitu pengelolaan risiko kontaminasi di keluarga pada pasien asma.Hasil : Peneliti melakukan implementasi keperawatan sesuai intervensi yang ditentukan. Pada hari ke-6 pengelolaan keperawatan pasien teratasi sebagian dengan data subjektif pasien akan rutin melakukan inhalasi uap sederhana dan senam asma. Keluarga juga mengatakan menyadari mengenai pentingnya pemeliharaan rumah yang bersih dan menunjang kesehatan bagi pasien asma. Data objektif rumah pasien terlihat lebih rapi, bersih, jendela terbuka, cahaya dapat masuk dan keluarga tidak merokok lagi di dalam rumah.Simpulan : Masalah pengelolaan risiko kontaminasi di keluarga pada pasien asma teratasi sebagian. Penulis menyarankan pasien dan keluarga untuk melanjutkan implementasi yang diajarkan secara mandiri.Kata Kunci : Pengelolaan Keperawatan, Risiko Kontaminasi, Asma, Keluarga, Rokok1) Mahasiswa Program Studi D III Keperawatan Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang 2)3) Dosen Keperawatan Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semaran
    corecore