666 research outputs found

    Strategi Marketing Komunikasi Politik Pasangan Wahidin Halim - Andika Hazrumy Pada Pemenangan Pilkada Provinsi Banten 2017

    No full text
    Pada tanggal 15 Februari 2017, Provinsi Banten menyelenggarakan Pilkada secara langsung untuk memilih calon gubernur dan calon wakil gubernurnya pada periode 2017-2022. Pilkada tersebut diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu pertama, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy, Rano Karno dan Embay Mulya Syarief. Pada akhirnya dimenangkan oleh pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Kemenangan pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy menarik untuk dikaji, oleh karena itu, penulis melakukan penelitian marketing politik pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy pada pemenangan pilkada provinsi Banten 2017. Penerapan marketing politik pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy dianalisis menggunakan teori penilaian sosial. Penyampaian pesan politik memunculkan penilaian yang pada prosesnya bersifat internal. Terdapat tiga zona sikap individu dalam melakukan interaksi sosial yaitu rentang penerimaan (latitude of acceptance), rentang penolakan (latitude of rejection) dan rentang non komitmen (latitude of non commitment). Semuanya penting dilihat metode pendekatan politiknya sebagai mana keberhasilan yang dicapai oleh pasangan ini terhadap incumbent yang memiliki popularitas yang lebih baik. Pendekatan metodologi dalam penelitian ini termasuk kategori kualitatif dan sebagai metode penelitiannya adalah studi kasus, sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif. Pengambilan data menggunakan dua cara yaitu pengambilan data primer dan sekunder. Setelah dilakukan penelitian hasilnya menunjukkan, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy sebagai putra daerah, menjadi pertimbangan penerimaan (latitude of acceptance) dari masyarakat, sehingga keduanya memiliki kesempatan dalam membangun Banten melalui proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis, rentang penolakan (latitude of rejection) terjadi karena didasari oleh kasus korupsi yang pernah menjerat gubernur Banten, yang tak lain merupakan ibu kandung dari Andika Hazrumy maka tim pemenangan harus jeli dalam melakukan positioning, branding, dan segmenting pasangan ini. Masyarakat sebagai saluran kedua dalam pembuatan kebijakan masih sering mendapati jarak dengan pemimpinnya, sehingga keadaan ini menciptakan rentang non komitmen (latitude of non commitment). Dengan kekuatan partai koalisi yang besar dan keberagaman ideologi serta pandangan menjadi mode paradigma dan strategi untuk berhadapan dengan konstituen. Kesuksesan Wahidin Halim yang pernah memimpin kota Tangerang juga mengurangi persepsi negatif dari pasangan ini. Sehingga penetrasi sosial dapat dilakukan berdasar pada karakter masyarakat

    HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PROGRAM KEJAR PAKET C DI UPT SPNF SKB CERME CERME GRESIK

    No full text
    ABSTRAK HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PROGRAM KEJAR PAKET C DI UPT SPNF SKB CERME GRESIK Nama : Andika Setiawan NIM : 14010034062 Jurusan : Pendidikan Luar Sekolah Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Soedjarwo, M. S Penelitian ini berdasarkan observasi yang dilatarbelakangi oleh motivasi belajar yang merupakan segala sesuatu yang ditujukan untuk mendorong dan memberikan semangat kepada peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar, kecerdasan emosional yang merupakan kemampuan peserta didik untuk mengenali perasaannya sehingga dapat mengatur dirinya dan menumbuhkan motivasi dalam dirinya, yang dapat memberikan kontribusi terhadap hasil belajar yang merupakan pencapaian tujuan pendidikan pada peserta didik yang mengikuti proses belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar koefisiensi korelasi antara motivasi belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar peserta didik program kejar paket C di UPT SPNF SKB Cerme Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 peserta didik program kejar paket C. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan dokumentasi. Karena penelitian ini merupakan regresi ganda, penelitian ini menggunakan uji prasyarat analisis. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus product moment untuk menganalisis hasil angket dan raport. Hasil penelitian korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar menunjukkan r hitung lebih besar dari r tabel (0,699>0,361). Hasil uji signifikansi juga menunjukkan t hitung lebih besar dari t tabel (5,17 >2,048). Sementara untuk hasil penelitian korelasi kecerdasan emosional dengan hasil belajar menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel (0,638>0,361). Hasil uji signifikansi juga menunjukkan t hitung lebih besar dari t tabel (4,383>2,048). Dan untuk hasil penelitian korelasi motivasi belajar dan kecerdasan emosional secara bersama-sama dengan hasil belajar menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel (0,722>0,361). Hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa F hitung lebih besar daripada F tabel (14,44>3,35). Hubungan antara ketiga variabel tersebut termasuk dalam kategori kuat karena berada pada interval koefisiensi 0,60 – 0,799. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Kecerdasan Emosional, Hasil Belajar. ABSTRACT THE RELATIONSHIP THE MOTIVATION OF STUDY AND THE EMOTIONAL OF INTELLIGENCE TO THE LEARNING OUTCOME OF LEARNES PROGRAM IN CHASING PACK C UPT SPNF SKB CERME GRESIK Name : Andika Setiawan NIM : 14010034062 Major : Out of School Education Faculty : of Science Education Name of Instution : State University of Surabaya Advisor : Dr. Soedjarwo, M. S This research is based on the observations which motivated by the motivation of study that is intended to encourage and provide encouragement to learnes in learning activities, emotional of intelligence is the ability of learnes to recognize the feeling so, they can organize themselves and motivation in it self, which can give the contributions to the learning outcome which is the achievement of the goals of education at learners who followed the teaching and the learning process in accordance with the educational goals that have been set. The purpose of this research is to know how big the correlation coeffitient between the motivation of study and the motivation of intelligence to the learning outcome of learners program in chasing pack C UPT SPNF SKB Cerme Gresik. This research used a quantitative research appoarch to the type of correlational research. The number of respondests in this research is 30 learners program in chasing pack C. The technique of data collection used questioner, observation and documentation. Because of this research is double regression, this research use analysis prerequisite test. Whereas the data analysis technique using product moment formulato analyze the result of questionnaires and report cards. The result of the research of correlation the motivations of study with learning outcomes indicate rcount larger than rtable (0,699>0,361). The result of significance test is also indicate tcount larger than ttable (5,17 >2,048). Besides that the result of the research of correlation between the emotional of intelligence with learning outcomes indicate rcount larger than rtable (0,638>0,361). The result of significance test is also indicate tcount larger than ttable (4,383>2,048). And the results of the research of correlation the motivation of study and the motivation of intelligence concurrently with the result of study indicate rcount larger than rtable (0,722>0,361). The result of significance test is also indicate Fcount larger than Ftable (14,44>3,35). The relationship between these three variables included in the strong category because they are the interval coefficient of 0.60 to 0.799. So, it can be concludes there is a positive and significant relationship the motivation of study and the motivation of intelligence with the learning outcome at the learners. Keywords: Motivation of study, Emotional of intelligence, learning outcome

    'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)

    No full text
    In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill

    PROYEKSI KINERJA TUNDAAN PADA BUNDARAN MONUMEN SELAMAT DATANG, JAKARTA

    Get PDF
    Kepadatan atau kemacetan di DKI Jakarta merupakan isu yang sampai saat ini belum terselesaikan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat tundaan yang terjadi di bundaran tersebut. PTV VISSIM melakukan simulasi dengan memasukkan data volume kendaraan dan lainnya. Program tersebut dapat digunakan juga untuk memproyeksikan sampai 5 tahun kedepan untuk mengetahui dampak dari lalu lintas di bundaran tersebut. Nilai pertumbuhan lalu lintas persetiap tahun nya sebesar 1%. Dalam menganalisis pada kondisi eksisting dengan menggunakan PTV VISSIM, perlu dilakukan kalibrasi dan validasi. Pada bundaran di monumen selamat datang didapat tundaan rata-rata sebesar 102,15 detik. Setelah menganalisa kondisi eksisting maka selanjutnya dilakukan proyeksi sampai 5 tahun ke depan dengan nilai pertumbuhan sebesar 1% pertahun. Proyeksi dan alternatif yang dibuat yaitu pelebaran dan underpass. Berdasarkan proyeksi dan alternatif yang dilakukan maka di dapat tundaan. Hasil analisa dengan proyeksi dan alternatif tersebut maka dengan alternatif underpass untuk tundaan rata-rata sebesar 34,47 detik dan tundaan pada alternatif pelebaran jalan sebesar 177,29 detik.

    Analisis Kebutuhan Air dan Kelebihan Air Hasil Konsolidasi di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi.

    No full text
    Water balance is the balance of the input and output of water somewhere at a certain period, so it can be to determine the amount of the excess or shortage of water. This study aimed to analyze the flow of water and the excess water needs that occur at BBPTP. The procedure consisted of field studies, literature review and data analysis. Based on the analysis, the direction of water flow in the area around the research flowing to the south where there is a Cijengkol river downstream water flow. Based on the analysis of the water needs of the consolidation that has been done can be concluded highest evapotranspiration values occurred in October that is 7.13 mm/day. The highest value of water demand in October is 2.10 lt/sec/ha. The maximum irrigation discharge occurs in the irrigation channel number 7 is 28.01 lt/sec with 13.34 ha area. Based on the analysis of rainfall can be summed value maximum daily rainfall for the area of research at the Center for Rice Research amounted to 76.25 mm with a return period of 2 years and Gumbel distribution. The maximum effluent discharge occurs in the drainage channel number 88 is 117.30 lt / sec with 14.15 ha area

    Prosesi Hajad Dalem Labuhan Keraton Yogyakarta dalam Perspektif Semiotika C.S., Peirce

    Get PDF
    Abstract Besides being referred to as a student city, Yogyakarta is also referred to as a city of culture. One culture that still exists today is Hajad Dalem Labuhan or sea alms. According to some people and the Yogyakarta palace, Hajad Dalem Labuhan is only a means of fostering safety, peace, and well-being as well as a tourist attraction that brings rupiah coffers to the surrounding community. This research uses a descriptive qualitative method with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis knife. The destruction of the Hajad Dalem Labuhan ceremony due to differences in viewpoints regarding the meaning of the signs and symbols in it made the action unfortunate by some people of Yogyakarta and included the regent of Bantul. Hajad Dalem Labuhan according to KRT Djatiningrat information is just a manifestation of piety to God Almighty. Good relations are not only done with God, and humans, but also nature. Uborampe is only a means to God, asking for anything to remain with Him. Unlike the case with groups that interpret the signs and symbols in the Hajad Dalem Labuhan ceremony with another view, that the ceremony will only lead to shirk and such needs to be reviewed. These differences in meaning will be reconciled with the perspective of Charles Sanders Peirce's semiotics. By applying the theory of semiotics, what is obtained in the triangle sign is the concept of Rahmatan Lil Alamin. So, both must have an attitude of tolerance which is the implementation of Rahmatan Lil Alamin itself.   Keywords: Hajad Dalem Labuhan, Differences In Meaning, Charles Sanders Peirce's Semiotics, Applying The Theory, Rahmatan Lil Alamin.     Abstrak Selain disebut sebagai Kota pelajar, Yogyakarta juga disebut sebagai Kota budaya. Salah satu budaya yang tetap eksis sampai sekarang ialah Hajad Dalem Labuhan atau sedekah laut. Menurut sebagian masyarakat dan kalangan keraton Yogyakarta, Hajad Dalem Labuhan hanyalah sebagai sarana membina keselamatan, ketenteraman, dan kesejahteraan serta sebagai obyek wisata yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pisau analisa semiotika Charles Sanders Peirce. Pengerusakan upacara Hajad Dalem Labuhan karena perbedaan sudut pandang tentang memaknai tanda dan simbol yang ada di dalamnya, membuat aksinya disayangkan oleh sebagian masyarakat Yogyakarta dan termasuk bupati Bantul. Hajad Dalem Labuhan menurut keterangan KRT. Djatiningrat, hanyalah sebuah manifestasi ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Hubungan baik tidak hanya dilakukan kepada Allah, dan manusia saja tetapi alam pun juga. Uborampe hanyalah sarana menuju Tuhan, meminta apapun tetap kepada-Nya. Berbeda halnya dengan kelompok yang memaknai tanda dan simbol daalm upacara Hajad Dalem Labuhan dengan pandangan lain, bahwa upacara tersebut hanya akan menjurus pada kesyirikan dan yang demikian perlu dikaji ulang. Perbedaan-perbedaan makna inilah akan didamaikan dengan perspektif semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan mengaplikasikan teori semiotikanya, yang didapat dalam segitiga tanda ialah konsep Rahmatan Lil Alamin. Jadi, keduanya harus memiliki sikap toleransi yang merupakan implementasi dari Rahmatan Lil Alamin itu sendiri.   Kata Kunci: Hajad Dalem Labuhan, Perbedaan-Perbedaan Makna, Semiotika Charles Sanders Pierce, Mengaplikasikan Teori, Rahmatan Lil Alamin

    Evaluasi Strategi pada P.T.Andika Bumi Pratama Sebagai pendatang Baru Industri Properti

    No full text
    Property or real estate investment is one form of investment that is quite appealing and promising, and became one of the favored forms of investment with relatively low risk factors, long-term with a high return rate. Housing needs in East Java is estimated to reach 590 000 units, while the ability to demand compliance by the developer is still far from the market demand of about 60,000 to 70,000 units per year. In the face of a pretty tight competition in the property industry today, developers are required to be sensitive to face the situation in the market, as a newcomer to this role in the property industry, PT. Andika Bumi Pratama tries to formulate a strategy to compete in the first and last role in industry was able to hold property in the future. Therefore, the formulation of the problem in this case is: "Is the strategy formulation of PT. Andika Bumi Pratama effective enough? " By using SWOT analysis method to identify and analyze the internal environment of the strengths and weaknesses owned PT. Andika Bumi Pratama and using SWOT matrix to Identify and analyze the external environment of opportunities and threats faced by PT. Andika Bumi Pratama. This study aims to determine whether the strategy of PT. Andika Bumi Pratama in the Bumi Pratama Asri housing market is quite effective so as to enhance the competative advantage of the company in order to survive in the property industry. Furthermore to determine whether strategies that are relevant for developers to play on the segment of medium properties. The study is expected to be applied to the next stage of project development in other areas and to be used as an illustration for the new developers entering the property industry

    Slank, Musik, dan Kepentingan

    Get PDF
    Selama ini kita salah memandang musik hanya sebagai sebuah peristiwa seni yang netral dan tanpa bias. Musik sejak awal harus diklasifikasikan dalam dua kategoriberbeda. Pertama, ia adalah sebentuk karya seni bunyi yang dinikmati sisi estetisnya. Ide penciptaan bisa berasal dari mana saja, tapi tujuannya tetaplah memberi kenikmatan estetis pada pendengar. Kedua, karena kodratnya yang demikian, musik seringkali digunakan sebagai katalisator dalam menyampaikan pesan-pesan tertentu. Artinya musik tidak lagi netral, tapi berpihak. Hal itulah yang membedakan musik dengan kicauan burung. Sama-sama indah, tapi yang satu tak bisa disebut musik. Musik itu dilandasi dengan aspek kesengajaan, tidak hadir secara spasial. Kesengajaan maksud inilah yangdiperdebatkan, menempatkan musik “dalam bingkai kepentingan”. Tapi mari, walaupun sulit, kita lepaskan keterkaitan musik dengan penciptanya. Lepaskan musik dari beban-beban kepentingan musisinya. Biarkan bunyi musik itu mengalun, dinyanyikan, dan disenandungkan dalam peluh perjuangan mencari keadilan. Death of the author, adagium lawas bilang demikian. Tak ada salahnya kita tetap menyanyikan lagu-lagu Slank bertema sosial, kritikan, bahkan kebencian pada korupsi dengan lantang. Barangkali kini, yang menyanyikan itu semua bukan lagi Slank, tapi kita

    PERSEPSI SUPERVISOR LAPANGAN TERHADAP KINERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA DALAM MELAKSANAKAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kinerja siswa Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri 1 Kalasan dalam melaksanakan praktik kerja industri berdasarkan persepsi supervisor selaku pembimbing lapangan di industri, (2) aspek kinerja yang paling baik menurut persepsi supervisor lapangan dari kinerja siswa Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri 1 Kalasan dalam melaksanakan praktik kerja industri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survey. Objek penelitian ini adalah kinerja siswa program keahlian tata boga SMK Negeri 1 Kalasan saat melaksanakan prakerin. Subjek penelitian ini adalah supervisor lapangan bagian kitchen di industri pasangan SMK Negeri 1 Kalasan periode 2018/2019. Diperoleh populasi sebanyak 55 orang yang diambil secara total berdasarkan data observasi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Validitas instrumen menggunakan expert judgment dan product moment correlation. Reliabilitas menggunakan alpha croncbach. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh: (1) kinerja siswa prakerin Tata Boga SMK Negeri 1 Kalasan menurut persepsi supervisor lapangan mempunyai kinerja yang dikategorikan baik dengan nilai rerata total sebanyak 2,96 dengan tingkat capaian 73,9%. (2) berdasarkan ranking aspek kinerja siswa prakerin Jasa Boga SMK Negeri 1 Kalasan menurut supervisor lapangan, diketahui bahwa aspek kinerja siswa yang paling baik yaitu aspek dependability dengan rerata 3,14 dengan tingkat capaian 78,5% dalam kategori sangat baik, aspek komunikasi memiliki rerata sebesar 2,99 dengan tingkat capaian 74,8% dalam kategori baik, dan aspek efektivitas kerja memiliki rerata sebesar 2,95 dengan tingkat capaian 73,8% dalam kategori baik
    corecore