8,968 research outputs found
Analisis Terapan Persetujuan Tindakan Medik Pada Pasien Anak dan Dewasa di RSU Cut Mutia
Medical approval is part of the therapeutic agreement that occurs between doctors and patients. Approval of medical procedures is carried out on high-risk medical procedures by doctors such as surgery and anesthesia. After both parties agree, the approval of medical action must be signed by both parties, both doctors and patients. This study aims to analyze the implementation of medical action approval carried out at RSU Cut Mutia, North Aceh Regency. This study involved 30 participants who conducted indept interviews, and the data was analyzed qualitatively. The results of the study found four themes in the application of medical action approval at RSU Cut Mutia, namely: The level of understanding and knowledge that is lacking on the part of patients and their families, the use of medical language or terms by doctors, the clarity of information provided by doctors, the absence of witnesses from the patient in signing medical action approvals
PROFIL MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI TK GUGUS CUT MUTIA
Manajemen sarana dan prasarana merupakan sumber daya yang penting dalam menentukan proses pendidikan disekolah dan merupakan standar penting yang ditetapkan sebagai proses keberhasilan program pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana dan prasarana di TK Gugus Cut Mutia Kecamatana Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan memadukan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif (mix methods). Subjek penelitian ini adalah TK di Gugus Cut Mutia berjumlah 7 TK. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Aspek yang digunakan dikonsultasikan kepada ahli kemudian dilakuakn uji validitas dengan menggunakan spss 25 of windows. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif mencakup penggunaan angka persentase dari perhitungan hasil observasi (kuantitatif) dan menganalisis data manajemen sarana dan prasarana (kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum manajemen sarana dan prasarana di TK Gugus Cut Mutia termasuk dalam kriteria layak dengan perbedaan setiap aspek sebagai berikut : 1) aspek pengelolaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (layak); 2) aspek pengadaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (Layak); 3) aspek pendistribusian dan pemanfaatan sarana dan prasarana berada kategori CL (Cukup Layak); 4) aspek pemeliharaan sarana dan prasarana berada pada kategori L (Layak); dan 5) aspek penghapusan sarana dan prasaraa pendidikan berada pada ketegori L (Layak)
Cut-elimination, substitution and normalisation
Date of Acceptance: 01/2015We present a proof (of the main parts of which there is a formal version, checked with the Isabelle proof assistant) that, for a G3-style calculus covering all of intuitionistic zero-order logic, with an associated term calculus, and with a particular strongly normalising and confluent system of cut-reduction rules, every reduction step has, as its natural deduction translation, a sequence of zero or more reduction steps (detour reductions, permutation reductions or simplifications). This complements and (we believe) clarifies earlier work by (e.g.) Zucker and Pottinger on a question raised in 1971 by Kreisel.Peer reviewe
Aplikasi IoT Pemantauan Detak Jantung Pasien Lansia Beresiko Tinggi di RSCM Cut Mutia Lhokseumawe Berbasis Mobile
Monitoring the health of the elderly is very necessary, this monitoring must be carried out periodically and in real time using a genetic algorithm, so as to increase the guarantee of the safety and welfare of the elderly population and can be a preventive action to anticipate things that you want to avoid. However, sometimes the distance between the patient and RSCM Cut Mutia Lhokseumawe is quite far, and handlers are not responsive enough to make it difficult for elderly families to receive early treatment. The method for creating an IoT application for monitoring elderly heart rate using the waterfall method, for a decision-making system for high-risk patient systems using a Genetic Algorithm. The expected result of this application is remote monitoring with rapid response in the form of an IoT Heartbeat tool that is used in the elderly, so that if elderly patients experience heart failure, the system will quickly respond to receive messages about what is felt by the elderly, through the IoT style used elderly and decision making system using a genetic algorithmBeberapa masyarakat Aceh Utara yang memiliki kendala yang kadang jarak pasien dengan RSCM Cut Mutia Lhokseumawe yang cukup jauh, dan penangan tidak cepat tanggap dapat menyulitkan keluarga lansia dalam penangan dini. Sehingga pemantauan detak jantung sangat perlu dilakukan secara berkala dan realtime, agar cepat dalam penanganan pasien reskin lansia. Metode untuk membuat aplikasi IoT dengan menggunakan metode waterfall, dimana metode ini dari adanya kemajuan sistem sampai pada sebuah analisa, desain, testing dan pemeliharaan. Sistem ini juga mengambil keputusan dengan algoritma genetika, dimana algoritma ini akan memberikan solusi optimal dari permasalahan. Hasil dari uji testing dari 15 sampel pada pengujian berbagai dengan alat IoT yang dibangun peneliti dengan alat kedokteran yang di RSCM Cut Mutia Lhokseumawe yaitu 0,05% tensimeter dan 1,8% oxymeter selisih tingkat akurasi alat IoT yang sekitar 1,9% sehingga alat dan sistem IoT yang dirancang dan dibangun dapat digunakan oleh pihak RSCM Cut Mutia Lhokseumawe
Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSU Cut Mutia Lhokseumawe
Nurses’ performance become one of the important things in the application of
nursing care includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and
evaluation. In improving the performance of nurses is necessary to analyze the
factors that influence it by taking into account the needs of the nurses, including the
establishment of a coordinated organizational culture and a good working
environment.
The research used an explanatory research method which was aimed to
analyze the influence of organizational culture and work environment on nurse
practitioners’ performance in the inpatient wards of Cut Mutia Hospital,
Lhokseumawe.
The data were analyze by univariate analysis which consisted of respondents’
characteristics and variables, bivatriate analysis with chi-square test, and
multivariate analysis with multiple logistic regression analysis. The population was
230 nurse practitioners, and 70 of them were used as the samples.
The result of the research showed that the variables of organizational culture
and work environment simultaneously had significant influence on nurse
practitioners’ performance in Cut Mutia Hospital, Lhokseumawe. Partially, the
dimensions of collaboration and discipline in the variable of organizational culture
and the dimension of physical work environment in the variable of work environment
had more dominant in influencing nurse practitioners’ performance in the inpatient
wards of Cut Mutia Hospital, Lhokseumawe.Kinerja perawat menjadi salah satu hal yang penting dalam penerapan asuhan
keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi,
dan evaluasi. Dalam meningkatkan kinerja perawat pelaksana diperlukan analisis
terhadap faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan memperhatikan kebutuhan
dari para perawat, diantaranya adalah terbentuknya budaya organisasi yang
terkoordinasi dan lingkungan kerja yang baik.
Jenis penelitian ini adalah explanatory research dan bertujuan untuk
menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja
perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU Cut Mutia Lhokseumawe.
Data dianalisis dengan analisa univariat terdiri dari deskripsi karakterikstik
responden dan variabel, analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square, dan
analisa multivariat dengan regresi logistik ganda. Populasi penelitian sebanyak 230
orang dan sampel yang diperoleh sebanyak 70 orang perawat pelaksana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan
lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat
pelaksana di RSU Cut Mutia Lhokseumawe. Secara parsial dimensi kerjasama dan
dimensi disiplin pada variabel budaya organisasi serta dimensi lingkungan kerja fisik
pada variabel lingkungan kerja lebih dominan mempengaruhi kinerja perawat
pelaksana di ruang rawat inap RSU Cut Mutia Lhokseumawe.Tesis Magiste
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ANDROID MENGGUNAKAN ANDROMO PADA MATA PELAJARAN SARANA PRASARANA KELAS XI OTKP DISMKN 8 JAKARTA
Cut Mutia, 1709619039, Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi
Android Menggunakan Andromo Pada Mata Pelajaran Sarana Prasarana Kelas Xi
OTKP di SMKN 8 Jakarta. Skripsi Jakarta: Program Studi S1 Pendidikan
Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, Januari
2024
Penelitian berikut dimaksudkan guna melihat hasil dari Pengembangan Media
Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Menggunakan Andromo Pada Mata Pelajaran
Sarana Prasarana di SMKN 8 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan
Research and Development (Penelitian dan Pengembangan). Populasi dalam penelitian
102 peserta didik kelas XI MPLB di SMKN 8 Jakarta. Jumlah sampel adalah 33 peserta
didik dilakukan secara bertahap melalui uji perorangan (one to one), Uji Coba Kelompok
kecil, dan Uji Coba Lapangan. Dan untuk validasi penilaian produk menggunakan tiga
ahli, yaitu ahli media, ahli materi, dan juga ahli bahasa. Temuan penelitian berikut
memperlihatkan media yang dikembangkan dengan menggunakan website andromo pada
mata pelajaran Sarana dan Prasarana menghasilkan media pembelajaran yang dapat
dijalankan pada perangkat android. Media pembelajaran ini dikembangkan dengan
mengacu pada penelitian pengembangan Research and Development dengan 5 tahap
model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dan
untuk validasi penilaian dari tiga ahli dan juga hasil dari uji coba peserta didik
menyatakan bahwa aplikasi yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam
pembelajaran.
Kata kunci: Peserta didik, Pengembangan Media Pembelajaran, Andromo, Sarana dan
Prasarana
Studi Deskriptif Pasien Multi Drug Resisten Tuberculosis di Rsu Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara Tahun 2019-2022
ABSTRACT Tuberculosis is an infectious disease that is still a global health problem. The long period of treatment for tuberculosis results in patients not completing treatment until completion, giving the wrong drug, both the wrong dose and type of drug, poor drug quality, and lack of drug supply which are the causes of multi-drug resistant tuberculosis (MDR TB) cases. MDR-TB is a type of tuberculosis that is resistant to the two most powerful tuberculosis drugs, namely Isoniazid and Rifampicin. The Ministry of Health of the Republic of Indonesia in 2021 stated that there were 7921 confirmed cases and 4590 enrolled cases of MDR/RR TB. This study aims to analyze the characteristics and determinants associated with MDR TB patients undergoing treatment. This study used a retrospective descriptive study design, total sampling was carried out on MDR TB patients undergoing treatment at RSU Cut Mutia in the period 2019 to 2022 as many as 40 samples. The results of the study found that the average age of MDRTB patients was 45.5 years. The most gender was male at 70%, with normal nutritional status at 65% with a history of previous treatment failure of 65%. As many as 75% of MDRTB patients do not have comorbid diseases, and the guideline for the use of long-term OAT is the most dominant, which is 65%. Keywords: MDR-TB, Characteristics, Determinant Factors ABSTRAK Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi permasalahan kesehatan dunia. Lamanya periode pengobatan tuberkulosis mengakibatkan penderita tidak menyelesaikan pengobatan sampai selesai, pemberian obat yang salah, baik kesalahan dosis maupun jenis obat, kualitas obat yang buruk serta persediaan obat yang kurang menjadi penyebab timbulnya kasus multi drug resisten tuberkulosis (MDR TB). TB-MDR merupakan jenis tuberculosis yang kebal terhadap dua obat tuberculosis paling kuat yaitu Isoniazid dan Rifampisin. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2021 menyatakan terdapat 7921 kasus terkonfirmasi dan 4590 kasus enroll TB MDR/RR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan factor determinan yang berhubungan selama penderita MDR TB menjalani pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif retrospective, pengambilan sampel dilakukan secara total sampling pada pasien MDR TB yang menjalani pengobatan di RSU Cut Mutia dalam rentang waktu 2019 hingga 2022 sebanyak 40 sampel. Hasil penelitian dijumpai usia rata-rata penderita MDRTB 45,5 tahun. Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki sebesar 70%, status gizi normal 65% dengan riwayat gagal pengobatan sebelumnya sebesar 65%. Sebanyak 75% penderita MDRTB tidak memiliki penyakit komorbid, serta panduan penggunaan OAT jangka panjang paling dominan yaitu sebanyak 65%. Kata Kunci: MDR-TB, Karakteristik, Faktor Determina
KEMAMPUAN MEMBERI FEEDBACK DALAM KEGIATAN BERCERITA PADA GURU TK KELOMPOK B DI GUGUS TERPADU CUT MUTIA CILACAP TENGAH CILACAP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memberi feedback dalam kegiatan bercerita pada guru TK Kelompok B di Gugus Terpadu Cut Mutia, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap. Adanya feedback yang diberikan guru menjadi bagian penting dari pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 guru kelas di TK Kelompok B di Gugus Terpadu Cut Mutia. Objek penelitiannya adalah kemampuan feedback dalam kegiatan bercerita di 10 kelas TK Kelompok B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini disajikan dalam bentuk laporan dan uraian, untuk kemudian disusun dalam bentuk hasil penelitian deskriptif dengan model analisa interaktif. Data-data hasil penelitian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi data.
Hasil penelitian kemampuan memberi feedback dalam kegiatan bercerita pada guru TK Kelompok B di Gugus Terpadu Cut Mutia meliputi: (1) Cara memunculkan feedback melalui ungkapan spontan (100%), penjelasan lisan (70%), dan peragaan (50%); (2) Jenis feedback berupa general (100%) dan specific (100%), sementara bentuk feedback berupa reinforcement verbal dan nonverbal (100%) serta motivation (60%); (3) Pemilihan kata berbentuk positif (100%) dan negatif (60%); (4) Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia (100%) dan bahasa daerah (100%) sehingga mudah dipahami; (5) Waktu munculnya feedback di awal (90%), tengah (90%), dan akhir cerita (100%); (6) Interaksi dilakukan dengan satu (30%) dan dua arah (100%); serta (7) Sasaran feedback belum (70%) dan sudah menyeluruh (30%).
Kata kunci: feedback, kegiatan bercerita, guru TK
PENERAPAN MEDIA PREZI PADA MATERI SISTEM EKSKRESI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH
ABSTRAKNatasya, Cut Mutia. Penerapan Media Prezi pada Materi Sistem Ekskresi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Skripsi. Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Dr.Hafnati Rahmatan, M.Si (2) Dra. Asiah M.D., M.PKata Kunci: Media Prezi, Sistem Ekskresi, Meningkatkan Hasil BelajarMateri sistem ekskresi merupakan materi abstrak sehingga diperlukan media Prezi untuk memudahkan siswa memahami konsep. Prezi merupakan media presentasi menggunakan program Zooming User Interface (ZUI), yang memungkinkan pengguna prezi untuk memperbesar dan memperkeciltampilan media presentasi. Karena keunggulan inilah maka media ini cocok digunakan untuk mempermudahkan guru dalam menjelaskan materi sistem ekskresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi dengan menggunakan media prezi siswa di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian adalah Pre test-Post Tes Control Group Design.Parameter dalam penelitian ini adalah nilai hasil pre test dan post test. Data penelitian merupakan skor nilai pretes dan postes. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji t terhadap perbedaan nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis data diperoleh t hit = 4,54 > t tabel = 2,00 pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Prezi pada materi sistem ekskresi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 11 Banda Aceh
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan Bagian SDM Di RSUD Cut Mutia Lhokseumawe”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi Produktivitas Kerja karyawan Bagian SDM RSUD Cut Mutia Lhokseumawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah karyawan bagian SDM RSUD Cut Mutia Lhokseumawe dengan jumlah sampel 53 sampel. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode skala likert. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja pada karyawan mempunyai nilai reliabilitas koefisien Cronbach Alpha 0.940, kontribusi yang mempengaruhi produktivitas kerja pada karyawan masing-masing memiliki kontribusi harga p<0.05. Dominasi pada kontribusi sedang/rendah terkena bagian-bagian faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja pada karyawan sesuai dengan analisis validitas Chi Kuadrat dan rumus reliabilitas Cronbach Alpha. Semua faktor sangat penting dalam mempengaruhi produktivitas kerja pada karyawan. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil penelitian diatas dengan masing-masing faktor mempunyai bobot sumbangan 36.36% untuk faktor kepemimpinan, bobot sumbangan 20.42% untuk pelatihan dan pendidikan, bobot sumbangan 19.44% untuk pengawasan kerja, bobot sumbangan 12.39% untuk lingkungan kerja, dan bobot sumbangan 11.37% untuk kompensasi.This study aims to determine the description of the factors that influence the Employee Productivity of the HR Department of Cut Mutia Lhokseumawe Hospital. The method used in this research is quantitative method. The subjects of this study were employees of the HR Cut Cut Mutis Lhokseumawe department with a sample of 53 samples. Data collection techniques using total sampling. The data collection method uses the Likert scale method. Based on the results of this study indicate that the factors affecting work productivity in employees have a Cronbach Alpha coefficient reliability value of 0.940, contributions that affect work productivity of each employee have a price contribution of p <0.05. The dominance of moderate / low contribution is affected by the factors that influence work productivity in employees according to the Chi Square validity analysis and Cronbach Alpha reliability formula. All factors are very important in influencing work productivity in employees. This is shown from the results of the above research with each factor weighing 36.36% for leadership, contributing weight 20.42% for training and education, contribution weight 19.44% for work supervision, contribution weight 12.39% for the work environment, and contribution weight 11.37 % for compensation
- …
