244 research outputs found
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA: ANALISIS MODEL ATLMAN Z-SCORE
ABSTRAK
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI
FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA:
ANALISIS MODEL ATLMAN Z-SCORE
Aditya Firmansyah
F0309003
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rasio keuangan dapat
digunakan dalam memprediksi kondisi financial distress dan pengaruh rasio
keuangan tersebut terhadap kondisi financial distress pada perusahaan manufaktur
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada penelitian ini rasio keuangan
yang digunakan untuk memprediksi kondisi financial distress adalah rasio lancar,
rasio profit margin, rasio utang dan return on equity (ROE).
Kondisi financial distress ditentukan dengan formula Atlman Z-Score.
Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu pelaporan keuangan perusahaan
manufaktur yang di lihat dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD)
seluruh perusahaan manufaktur pada tahun 2008-2011 dengan perusahaan sampel
sebanyak 56 perusahaan manufaktur. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis binary regresi logistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio lancar, rasio profit margin
dan ROE berpengaruh negatif terhadap kondisi financial distress dan signifikan
dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan manufaktur di
Indonesia. Sedangkan rasio utang berpengaruh positif terhadap kondisi financial
distress dan tidak signifikan dalam memprediksi kondisi financial distress pada
perusahaan manufaktur di Indonesia.
Kata kunci: rasio keuangan, financial distress
ABSTRACT
ANALYSIS FINANCIAL RATIO TO PREDICT
FINANCIAL DISTRESS CONDITION IN MANUFACTURING COMPANIES
LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE:
ANALYSIS ATLMAN Z-SCORE MODEL
Aditya Firmansyah
F0309003
ABSTRACT
This study aimed to determine whether financial ratios can be used to
predict financial distress and the impact of financial ratios to financial distress in
companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). In this study, the use of
financial ratios to predict financial distress is the current ratio, profit margin
ratio, debt ratio and return on equity (ROE).
Financial distress is determined by the Atlman’s Z-Score formula. This
study uses secondary data, the manufacturing company's financial reporting in
view of the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) all manufacturing
companies in the year 2008 to 2011 with a sample of 56 companies
manufacturing company. The analytical method used was a binary logistic
regression analysis.
Results of this study indicate that the current ratio, profit margin ratio and
ROE negatively affect financial distress and significant in predicting financial
distress in manufacturing companies in Indonesia. While the debt ratio has a
positive effect on financial distress and not significant in predict financial distress
in manufacturing companies in Indonesia.
Keywords: financial ratios, financial distres
Pemberdayaan masyarakat oleh pokdarwis melalui pengembangan Desa Wisata Branjang Kabupaten Semarang
Nama: Aditya Firmansyah, NIM: 1701046004 judul: “Pemberdayaan Masyarakat oleh POKDARWIS melalui Pengembangan Desa Wisata Branjang Kabupaten Semarang” Desa Branjang merupakan salah satu wilayah di kabupaten Semarang yang masyarakatnya mampu memahami keadaan georafis dan potensi yang ada, hingga mampu menjadi sebuah desa wisata. Desa Branjang menawarkan wisata alam, edukasi, dan budaya. Dalam pengembagan desa wisata tersebut terdapat proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Pokdarwis dengan dibantu pendamping tim pengabdian, instansi, pemerintah terkait. Maka dari itu, penulis mengangkat rumusan masalah berupa: (1) Bagaimana proses pemberdayaan masyarakat oleh pokdarwis melalui pengembangan desa wisata di Desa Branjang? Dan (2) Bagaimanakah dampak pemberdayaan masyarakat oleh pokdarwis melalui pengembangan desa wisata di Desa Branjang kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang lebih menekankan analisis terhadap suatu kondisi dan berorientasi untuk menjawab pertanyaan penelitian melalui cara berfikir formal dan argumentatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setalah data terkumpul, penulis menggunakan teknik analisa Miles-Huberman seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata melalui 3 tahap yaitu tahap proses penyadaran, tahap proses pengkapasitasan dan tahap proses pendayaan. (2) Dampak pemberdayaan yaitu dampak ekonomi ditandai dengan a) peningkatan pendapatan, dampak sosial-budaya b) hubungan baik antar masyarakat maupun wisatawan, dampak sosial-ekologi c) adanya peningkatan kesadaran merawat dan menjaga lingkungan
Perbandingan Potensi Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Moringa oleifera Lam.
Aditya Firmansyah, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, Oktober 2023. Perbandingan Potensi Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Moringa oleifera Lam.
Pembimbing I: Rio Risandiansyah, S.Ked., M.p.,Ph.D, Pembimbing II: Yoni Rina Bintari S. Si, M. Sc.
Pendahuluan: Dengan menurunnya efektivitas antibiotik terhadap bakteri, pencarian alternatif menjadi penting. Salah satu potensi antibakteri berasal dari tanaman herbal, seperti kelor (Moringa oleifera), yang mengandung metabolit sekunder efektif melawan S. aureus dan E. coli. Proses ekstraksi dan fraksinasi diperlukan untuk memisahkan senyawa aktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fraksi N-heksana, etil asetat, dan air dari ekstrak etanol daun kelor, serta menilai potensinya dalam menghambat pertumbuhan S. aureus dan E. coli.
Metode: Penelitian ini adalah experimental laboratory in vitro. Daun kelor dimaserasi dengan etanol 96% lalu difraksinasi dengan ekstrak cair-cair menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Masing-masing fraksi diuji fitokimia. Pengujian antibakteri menggunakan metode kirby-bauer, dengan melihat diameter zona hambat di sekitar kertas cakram. Data dianalisa dengan Independent T-Test dan p<0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Hasil uji ZOI pada bakteri S. aureus hasil fraksi N-heksana (9,8±1,41mm) memiliki zona hambat lebih besar dibanding fraksi lain, fraksi etil asetat (3,78±4,16mm) dan fraksi air (0,00 ± 0,00mm), dan ekstrak etanol (6,55±2,92mm). Adapun pengujian pada bakteri E. coli didapatkan zona hambat pada ekstrak etanol daun kelor sebesar 7,82±0,84mm dan pada ketiga fraksi tidak didapatkan adanya zona hambat.
Kesimpulan: Potensi antibakteri fraksi n-heksana M. oleifera lebih baik dibandingkan fraksi lain terhadap S. aureus sedangkan ekstrak etanol memiliki kemampuan sebagai antibakteri pada bakteri E. coli.
Kata Kunci: Moringa oleifera Lam., Ekstrak Etanol, Fraksinasi, Fitokimia, Zona hamba
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERSIHAN UNIT PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI ASCOTT WATERPLACE SURABAYA
The purpose of this paper is to find out how the SOP (Standard Operating
Procedure) for cleaning guest units during a pandemic at Ascott Waterplace
Surabaya. The author who also works as a Housekeeping Supervisor at Ascott
Waterplace Surabaya makes observations of the room attendant and cleaning of
apartment units. The author concludes that with the Standard Operational
Procedure for Cleaning Units during the covid-19 pandemic at Ascott Waterplace
Surabaya, making room attendants or guests feel more secure and comfortable
with the implementation of health protocols that have been recommended by the
government, and can increase guest trust and satisfaction with services during the
COVID-19 pandemic
OTOMATISASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN YANG DISEBABKAN KONSLETING SISTEM KELISTRIKAN PADA MOBIL
ABSTRAK Sasmoko, Anindita Andy Dan Firmansyah, Aditya. 2011. Otomatisasi Penanggulangan Kebakaran yang Disebabkan Konsleting Sistem Kelistrikan pada Mobil. Artikel. Jurusan Teknik Mesin Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Anny Martingsih, M. Kes.. Pembimbing (II) Drs. H. Sutijono, M.M.. Kata kunci : Otomatisasi, mikrokontroler, Asap, Konsleting Perkembangan kendaraan bermotor terutama kendaraan roda empat di Indonesia semakin hari semakin pesat. Hal ini tentunya membuat kejadian kecelakaan juga semakin tinggi. Akhir-akhir ini kita mendengar banyak sekali sebab terjadinya kecelakaan pada mobil antara lain terjadi karena konsleting pada sistem kelistrikan yang mengakibatkan mesin terbakar,yang tentunya sangat merugikan bagi para pemilik atau pengguna kendaraan tersebut. Sumber terjadinya kebakaran ialah api yang berasal dari hubungan arus pendek atau konsleting. Pada sistem otomatisasi penanggulangan kebakaran ini, digunakan sensor asap MQ-9 yang akan dipasang pada tempat-tempat yang rawan akan terjadinya konsleting kelistrikan. Sistem otomatisasi ini akan bekerja ketika terdapat asap. Pada alat ini terdapat keluaran yang berupa semprotan busa yang secara otomatis aktif atau non aktif. Dalam hal ini digunakannya busa diharapkan membuat pemadaman api lebih efektif karena berat jenisnya mungkin lebih ringan daripada bensin ataupun solar dan tidak merusak komponen-komponen lain yang berada pada mesin. Metode perancangan alat otomatisasi ini adalah meliputi software dan hardware. Untuk perancangan softwarenya ini kami menggunakan compiler BASCOM-8051, yaitu compiler yang menggunakan bahasa BASIC. Alasannya adalah bahasa BASIC relative lebih mudah dibanding bahasa tingkat rendah yaitu bahasa assembly.Sedangkan untuk perancangan hardware dibutuhkan beberapa komponen antara lain yang paling utama adalah chip mikrokontroler AT89S51 sebagai kontrol utama setiap unit. Komponen utama lainnya adalah sensor asap MQ-9 sebagai indicator apakah terdapat asap atau tidak dan didukung komponen-komponen lainnya. Kesimpulan dari pembuatan alat ini adalah (1) sensor gas MQ-9 sebagai komponen utama berupa sensor semikonduktor yang dapat mendeteksi gas CO atau asap sebagai indikator awal akan timbulnya api. (2) Driver relay valve solenoid digunakan untuk mengendalikan membuka dan menutupnya katup pada valve solenoid agar fluida bertekanan yang sudah diberi tekanan dapat keluar ke objek yang terjadi kebakaran. (3) Bahasa pemrograman yang dipakai dalam mikrokontroler untuk menjalankan alat otomatisasi ini menggunakan bahasa pemrograman bascom. Berdasarkan hasil tugas akhir ini diharapkan dapat dilakukan pengembangan misalkan mengenai spesifik sensor gas yang dapatmengindikator gas-gas tertentu yang dihasilkan oleh sistem konsleting sistem kelistrikan dan kontrol-kontrol yang lebih akura
EFEKTIVITAS PASAL 13 AYAT 1 DAN 2 PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG NOMOR 13 TAHUN 2017 (Studi di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Malang)
Rizky Arif Firmansyah, M. Hamidi Masykur, S.H., M.Kn, Shanti Riskawati, S.H., M.Kn Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email:[email protected]  ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang efektivitas Pasal 13 ayat 1 dan 2 Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 13 Tahun 2017 tentang Tata Cara Blokir dan Sita. Di dalam pelaksanaan efektivitas tersebut, penulis akan melihat bagaimana Badan Pertanahan Nasional melaksanakan salah satu fungsi untuk pencatatan blokir dan sita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis Kata Kunci: Blokir, Efektivitas, Badan Pertanahan Nasional  ABSTRACT This study discusses about the effectiveness of Article 13 paragraph (1) and (2) of the Regulation of the Minister of Agrarian and Spatial Number 13 of 2017 concerning Procedures for Blocking and Seizure. In implementing this effectiveness, the author will look at how the National Land Agency performs one of the functions for blocking and seizureregistry. This study applies an empirical legal research using a descriptive analytical approach Keywords: Blocking, Effectiveness, National Land Agenc
Sosialisasi Aplikasi Magfin (Maggot Finance) Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang oleh PKM UMN
Tangerang, Rabu (21/12/2022) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang mengadakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tentang Sosialisasi Pengenalan Aplikasi Magfin (Maggot Finance) di kantor kecamatan Sepatan Timur.
Dihadiri oleh Kepala Biro Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) LPPM UMN Andy Firmansyah, S.I.Kom., M.M., tim dosen UMN yang diketuai oleh Angga Aditya Permana, S.Kom., M.Kom. dan anggotanya Adhi Kusnadi, S.T., M.Si., Yaman Khaeruzzaman, B.Sc., M.Sc., Wirawan Istiono, S.Kom., M.Kom., Alexander Waworuntu, S.Kom., M.T.I
Development Exercise Model In Butterfly Swimming For Athletesin The Age Group 11-13 Years Based on Drill Throught Android App
Gani Ruslan Abdul, Tangkudung James, Dlis Firmansyah. Development Exercise Model In Butterfly Swimming For Athletesin The Age Group 11-13 Years Based on Drill Throught Android App. Journal of Education, Health and Sport. 2019;9(6):376-387. eISNN 2391-8306. DOI http://dx.doi.org/10.5281/zenodo.3252731
http://ojs.ukw.edu.pl/index.php/johs/article/view/7109
https://pbn.nauka.gov.pl/sedno-webapp/works/917041
The journal has had 7 points in Ministry of Science and Higher Education parametric evaluation. Part B item 1223 (26/01/2017).
1223 Journal of Education, Health and Sport eISSN 2391-8306 7
© The Authors 2019;
This article is published with open access at Licensee Open Journal Systems of Kazimierz Wielki University in Bydgoszcz, Poland
Open Access. This article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution Noncommercial License which permits any noncommercial use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author (s) and source are credited. This is an open access article licensed under the terms of the Creative Commons Attribution Non commercial license Share alike.
(http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted, non commercial use, distribution and reproduction in any medium, provided the work is properly cited.
The authors declare that there is no conflict of interests regarding the publication of this paper.
Received: 05.05.2019. Revised: 25.05.2019. Accepted: 23.06.2019.
Development Exercise Model In Butterfly Swimming For Athletesin The Age Group 11-13 Years Based on Drill Throught Android App
Ruslan Abdul Gani, James Tangkudung, Firmansyah Dlis
Post-Graduate Program in Physical Education
State University of Jakarta, Jakarta 13220
*Corresponding Author: Email: [email protected]
Abstract
Purpose: The aim of this study is to develop and produce an exercise model on butterfly stroke swimming skill for athletes aged 11-13 years.
Methods: The method used in this study refers to the model development method or Research and Development (R&D) based on the 10 steps of development proposed by Borg and Gall.
Result: The percentage of the results of trial on small group is 82.06% while the percentage of the results of trial on large group is 84.35%. The results of the study, obtained through the effectiveness test, found t-calculate 16.66 > t-table 2.02 in the experimental group and t-calculate 9.996 > t-table 2.02 in the control group.
Conclusion: Thus, the study concluded that there is the effectiveness of the results on butterfly stroke swimming skill for athletes in the age group of 11-13 years by the use of drill-based exercise through the android app.
Keywords: Exercise Model, Butterfly Stroke, Young Swimmer, Androi
Analisis Gelombang Otak Untuk Mengetahui Tingkat Konsentrasi Pada Pegawai di Divisi IT Support JNE.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tingkat konsentrasi pegawai di Divisi IT Support JNE. Supervisor mengalami kesulitan dalam menilai pegawai yang sebaiknya tetap berada di divisi tersebut atau dipindahkan ke divisi lainnya. Penentuan pemindahan pegawai yang dilakukan adalah berdasarkan poin KPI yang didapatkan setiap bulannya, sedangkan poin KPI yang diambil tidak dapat mengukur tingkat konsentrasi yang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kemampuan yang dimiliki pegawainya. Salah satu cara untuk mengukur tingkat konsentrasi adalah dengan menerapkan data minning menggunakan algoritma LVQ yang diambil dari data gelombang otak pegawai. Untuk mendapatkan pengetahuan tingkat konsentrasi maka dibangun aplikasi yang dapat mengklasifikasikan tingkat konsentrasi berdasarkan data gelombang otak yang diambil setiap pegawai dalam rentang waktu tertentu menggunakan algoritma LVQ. Cara pengambilan data gelombang otak adalah dengan menggunakan Electroencephalography (EEG) melalui alat Brainlink Lite. Data gelombang otak diambil dari 6 pegawai yang menyelesaikan salah satu pekerjaan yaitu crimping kabel LAN. Setiap pegawai dilakukan 2 kali pengujian yang dapat mewakili pekerjaannya, sehingga total data yang diambil adalah sebanyak 12 data. Agar data gelombang otak yang diambil bisa diolah maka diperlukan ekstraksi wavelet dengan filter Daubechies 4 untuk mengurangi noise saat pengambilan data. Berdasarkan proses tersebut, aplikasi yang dibuat dapat mengklasifikasikan gelombang otak pegawai menjadi 2 kondisi yaitu tingkat konsentrasi tinggi atau konsentrasi rendah dengan tingkat akurasi sebesar 80% dari 10 data gelombang otak yang diuji. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dibuat dapat memberikan rekomendasi tingkat konsentrasi pegawai di divisi IT Support JNE, sehingga dapat membantu Supervisor dalam penilaian poin KPI
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PADA PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN KELAS XI SMK NEGERI 4 SURABAYA
ABSTRAK
Praktek kerja industri (Prakerin) merupakan salah satu bagian dari kegiatan yang diadakan di SMK Negeri 4 Surabaya dan praktek kerja industri memang wajib dilakukan oleh SMK Negeri maupun SMK Swasta. Praktek kerja industri sangat baik untuk mendukung atau menyalurkan bakat yang dimiliki siswa dan sebagai tempat belajar sebelum mereka terjun langsung ke dunia usaha atau dunia industri setelah lulus dari SMK. Praktek kerja industri (Prakerin) diikuti oleh semua program keahlian yang berada di SMK Negeri 4 Surabaya yang terdiri dari program keahlian administrasi perkantoran, akuntansi, pemasaran, pariwisata dan multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan yang diikuti oleh siswa kelas XI pada akhir semester genap. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di dunia usaha dan industri yang sudah menjalin kerjasama dengan sekolah yang bersangkutan. Masalah pelaksanaan praktek kerja industri dalam bidang penempatan praktek kerja yang kurang sesuai dengan keahlian program studi siswa saat di DU/DI masih perlu dianalisis dan ditemukan solusinya.
Penelitian ini berupaya mengembangkan konsep dan fakta secara mendalam untuk menjawab bagaimanakah pelaksanaan praktek kerja industri yang dilaksanakan oleh SMK Negeri 4 Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasi untuk mencari informasi secara faktual dan mendetail.
Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa siswa mayoritas senang melaksanakan prakerin karena pengalaman baru yang tidak mereka dapat saat dibangku sekolah serta pengurangan jam belajar mereka disekolah. Kemudian saat pelaksanaan prakerin siswa juga sedikit mengalami kondisi yang tidak diharapkan pada saat melaksanakan prakerin. Hal ini terjadi karena siswa masih baru mengenal dunia kerja dan baru mengetahui bagaimana cara beradaptasinya. Penempatan siswa yang kurang sesuai dengan keahlianya disebabkan karena siswa kurang bisa memilih tempat prakerin dan juga disebabkan oleh institusi pasangan yang menempatkan siswa hanya berdasarkan kuota pekerjaan yang membutuhkan personel bantuan.
ABSTRACT
Industry work practices (Prakerin) is one part of the activities held at SMK Negeri 4 Surabaya and industry practices is required to be done by the state or private vocational school. Industry practice is very good practice to support the industry or talents of the students and as a place to learn before they plunge into the world of business or industry after graduating from vocational school. Industry work practices (Prakerin) followed by all skills program that was in SMK Negeri 4 Surabaya which consists of 4 courses office administration skills, accounting, marketing, tourism and multimedia. The event was held for approximately 2 months, followed by the students of class XI at the end of the semester. Implementation of these activities are done in the world of business and industry have formed a partnership with the school. Implementation issues in the field of industrial practice placement less work practices in accordance with current students skills courses in business / industry still need to be analyzed and a solution found.
This research seeks to develop concepts and facts in depth to answer how the implementation of industry practices undertaken by the state vocational school 4 of surabaya. This research is a qualitative descriptive study. This study uses interviews and documentation to look for in a factual and detailed information.
The results of this study states that the majority of students perform prakerin happy because a new experience that they can not bench as well as the reduction of school hours learning them at school. Then when the implementation prakerin students also have fewer undesirable conditions when implementing prakerin. This happens because students are still new to the world of work and learned how to beradaptasinya. Placement students are not in accordance with keahlianya because students are less able to choose where prakerin and also due to the partner institution that puts students based solely on job quotas requiring personnel assistance.
Keyword: Prakeri
- …
