Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
307 research outputs found
Sort by
Koirudin, Ahmad. 2019. Pengaruh Penggunaan Speedspark Open Looper terhadap Daya dan Konsumsi Bahan Bakar pada Sepeda Motor Yamaha NMAX 155. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang
Saat ini hampir semua sepeda motor baru yang dijual oleh produsen sepeda motor telah menggunakan sistem injeksi dengan tipe kontrol close loop (ada umpan balik dari hasil/keluaran untuk menyesuaikan kembali suatu sistem pengontrolan) dalam hal ini umpan balik yang dimaksud adalah kadar O2 dari proses pembakaran yang dikoreksi oleh O2 sensor. Pemakaian piggyback semacam fuel controller atau fuel adjuster misalnya di rentang rpm rendah pada mode Close Loop menjadi kurang efektif karena ECU akan berusaha mengatur debit bahan bakar berdasarkan masukan dari O2 sensor meski piggyback juga berusaha untuk mengkoreksinya. Speedspark open looper berfungsi membuat ECU bekerja dalam mode Open Loop. Speedspark open loop adalah suatu alat yang prinsip kerjanya memanipulasi O2 sensor di mana ECU bekerja tidak mengacu pada masukan dari Oxygen (O2) sensor. Dengan menggunakan speedspark open looper kinerja mesin yang lebih stabil tanpa terpengaruh masukan dari O2 sensor sehingga ECU bisa bekerja pada mode Open Loop.Pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan daya antara sepeda motor yang standar dengan yang menggunakan speedspark open looper (2) mengetahui perbedaan konsumsi bahan bakar antara sepeda motor yang standar dengan yang menggunakan speedspark open looper.Metode peneletian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true eksperimental dengan menggunakan uji analisis data paired sample t test dengan prasyarat data tersebut telah diuji normalitas. Analisis paired sample t test meliputi penjelasan tentang seberapa besar perbedaan penggunaan speedspark open looper jika dibandingkan dengan kondisi yang standar terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor. Penelitian ini dilakukan di AHASS Asia Motor Pakisaji dengan pengambilan data pada putaran mesin 4000 – 8500 rpm dengan kelipatan 500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dari pemasangan speedspark open looper memberikan efek terhadap daya dan konsumsi bahan bakar sepeda motor. Daya yang dihasilkan dengan menggunakan speedspark open looper memberikan rata-rata presentase peningkatan sebesar 5,5% daripada kondisi standar. Peningkatan daya tertinggi terjadi pada putaran mesin 7500 rpm pada penggunaan speedspark open looper 10,1% daripada kondisi standar. Konsumsi bahan bakar pada yang menggunakan speedspark open looper cenderung meningkat (lebih boros) yang menandakan komposisi bahan bakar dan udara lebih kaya atau terjadi penurunan afr dari dengan rata-rata presentase peningkatan secara keseluruhan sebesar 2,8 % daripada kondisi standar.Bagi masyarakat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang meningkatkan daya motor tanpa melakukan bore up dengan memanipulasi O2 sensor yang dapat meningkatkan daya mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Yamaha NMAX 155. Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dan bacaan mengenai bidang otomotif khususnya informasi tentang pengaruh penggunaan speedspark open looper terhadap daya dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan pada sepeda motor Yamaha Nmax 155. Bagi Mahasiswa, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dalam kegiatan belajar mengenai pengaruh penggunaan speedspark open looper terhadap daya dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan pada sepeda motor Yamaha Nmax 155
Koirudin, Ahmad. 2019. Pengaruh Penggunaan Speedspark Open Looper terhadap Daya dan Konsumsi Bahan Bakar pada Sepeda Motor Yamaha NMAX 155. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malangl
Saat ini hampir semua sepeda motor baru yang dijual oleh produsen sepeda motor telah menggunakan sistem injeksi dengan tipe kontrol close loop (ada umpan balik dari hasil/keluaran untuk menyesuaikan kembali suatu sistem pengontrolan) dalam hal ini umpan balik yang dimaksud adalah kadar O2 dari proses pembakaran yang dikoreksi oleh O2 sensor. Pemakaian piggyback semacam fuel controller atau fuel adjuster misalnya di rentang rpm rendah pada mode Close Loop menjadi kurang efektif karena ECU akan berusaha mengatur debit bahan bakar berdasarkan masukan dari O2 sensor meski piggyback juga berusaha untuk mengkoreksinya. Speedspark open looper berfungsi membuat ECU bekerja dalam mode Open Loop. Speedspark open loop adalah suatu alat yang prinsip kerjanya memanipulasi O2 sensor di mana ECU bekerja tidak mengacu pada masukan dari Oxygen (O2) sensor. Dengan menggunakan speedspark open looper kinerja mesin yang lebih stabil tanpa terpengaruh masukan dari O2 sensor sehingga ECU bisa bekerja pada mode Open Loop.Pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan daya antara sepeda motor yang standar dengan yang menggunakan speedspark open looper (2) mengetahui perbedaan konsumsi bahan bakar antara sepeda motor yang standar dengan yang menggunakan speedspark open looper.Metode peneletian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true eksperimental dengan menggunakan uji analisis data paired sample t test dengan prasyarat data tersebut telah diuji normalitas. Analisis paired sample t test meliputi penjelasan tentang seberapa besar perbedaan penggunaan speedspark open looper jika dibandingkan dengan kondisi yang standar terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor. Penelitian ini dilakukan di AHASS Asia Motor Pakisaji dengan pengambilan data pada putaran mesin 4000 – 8500 rpm dengan kelipatan 500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dari pemasangan speedspark open looper memberikan efek terhadap daya dan konsumsi bahan bakar sepeda motor. Daya yang dihasilkan dengan menggunakan speedspark open looper memberikan rata-rata presentase peningkatan sebesar 5,5% daripada kondisi standar. Peningkatan daya tertinggi terjadi pada putaran mesin 7500 rpm pada penggunaan speedspark open looper 10,1% daripada kondisi standar. Konsumsi bahan bakar pada yang menggunakan speedspark open looper cenderung meningkat (lebih boros) yang menandakan komposisi bahan bakar dan udara lebih kaya atau terjadi penurunan afr dari dengan rata-rata presentase peningkatan secara keseluruhan sebesar 2,8 % daripada kondisi standar.Bagi masyarakat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang meningkatkan daya motor tanpa melakukan bore up dengan memanipulasi O2 sensor yang dapat meningkatkan daya mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Yamaha NMAX 155. Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dan bacaan mengenai bidang otomotif khususnya informasi tentang pengaruh penggunaan speedspark open looper terhadap daya dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan pada sepeda motor Yamaha Nmax 155. Bagi Mahasiswa, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dalam kegiatan belajar mengenai pengaruh penggunaan speedspark open looper terhadap daya dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan pada sepeda motor Yamaha Nmax 155.At present almost all new motorcycle sold by motorcycle manufacturers have used injection systems with close loop control types (there is feedback from the results / output to readjust a control system) in this case the intended feedback is the O2 content of the combustion process corrected by the O2 sensor. Using piggyback such as a fuel controller or fuel adjuster, for example in the low rpm range in Close Loop mode, is not effective because ECU will try to regulate fuel flow based on input from the O2 sensor even though piggyback is also trying to correct it. The speedspark open looper makes ECU work in Open Loop mode. Speedspark open looper is a tool whose principle works to manipulate the O2 sensor where the ECU works does not refer to the input of the Oxygen (O2) sensor. By using an speedspark open looper the engine performance is more stable without being affected by input from the O2 sensor so that the ECU can work in Open Loop mode.This study aims to (1) find out the difference in power between standard Yamaha NMAX motorcycle and those using the speedspark open looper (2) find out the difference in fuel consumption between standard motorcycles and those using speedspark open looper.The research method used in this study is an experimental method by using a paired sample t test data analysis test with the prerequisite that the data has been tested for normality. Paired sample t test analysis included an explanation of how much difference the use of speedspark open looper compared to the standard conditions for power and fuel consumption on motorcycle. This research was conducted at AHASS Asia Motor Pakisaji with data retrieval at engine speed 4000 - 8500 rpm in multiples of 500 rpm.Based on the results of the study, the installation of an speedspark open looper has an effect on the power and fuel consumption of motorcycle. The power produced on using an speedspark open looper gives an average percentage increase of 5.5% compared to standard. The highest power increase occurs at 7500 rpm engine speed on the use of open looper speedspark 10.1% of standard conditions. Fuel consumption on that uses an speedspark open looper tends to increase (more wasteful) which indicates the composition of the fuel and air is richer or there is a decrease in afr from the average percentage increase of 2.8% rather than the standard conditions.For the community, it is hoped that the community can provide information about increasing motor power without bore up by manipulating O2 sensors that can increase engine power and fuel consumption on Yamaha NMAX 155 motorcycle. For researchers, this research is expected to be used as a reference and reading about the automotive field. especially information about the effect of using an speedspark oppen looper on the power and fuel consumption produced on a Yamaha NMAX 155 motorcycle. For students, this research is expected to be used as a reference in learning activities regarding the effect of the use of speedspark open looper on the power and fuel consumption produced on Yamaha Nmax 155 motorcycle
Pengaruh Kompetensi Praktikum Pemesinan dan Praktik Kerja Lapangan Terhadap Minat Berwirausaha Di SMK PGRI 3 Malang
Kata Kunci : praktikum pemesinan, praktik kerja lapangan, minat berwirausaha Dilansir Sindo News, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 menyatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mencapai 5,13%. Jika dilihat dari tingkat pendidikannya, maka TPT terbesar berada pada level Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencapai 8,92%. Pendidikan kejuruan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing secara global. Lulusan SMK yang terampil dan produktif sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan salah satunya dengan berwirausaha. Kompetensi praktikum pemesinan dan praktik kerja industri yang didapatkan peserta didik selama menempuh pendidikan SMK secara tidak langsung dapat menggugah pola pikir peserta didik dalam mengembangkan kesiapan berwirausahanya. Peserta didik akan terdorong minatnya untuk menekuni materi mata pelajaran tersebut dan terbuka dirinya untuk memperoleh rangsangan untuk mempunyai jiwa kewirausahaan, sehingga setelah lulus dari SMK peserta didik memiliki kesiapan menjadi seorang wirausahawan serta dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kompetensi praktikum pemesinan terhadap minat berwirausaha, (2) pengaruh kompetensi praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha, dan (3) pengaruh kompetensi praktikum pemesinan dan kompetensi praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan Teknik Pemesinan SMK PGRI 3 Malang yang berjumlah 71 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan jenis sampling adalah total sampling/sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan sumbangan prediktor. Uji hipotesis menggunakan nilai uji t (parsial) dan uji F (simultan) Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa: (1) kompetensi praktikum pemesinan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha. Besarnya sumbangan masing-masing sub variabel yakni kompetensi praktikum bubut (X1.1) sebesar 8,89%; (b) kompetensi praktikum frais (X1.2) sebesar 8,07%; (c) kompetensi praktikum computer aided design (CAD) sebesar 9,62%; (d) kompetensi praktikum gambar teknik (X1.4) sebesar 11,91%; (2) kompetensi praktik kerja lapangan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha. Besarnya sumbangan masing-masing sub variabel yakni: (a) kompetensi kompetensi sikap (X2.1) sebesar 7,31%; (b) kompetensi keterampilan (X2.2) sebesar 10,05%; (3) kompetensi praktikum pemesinan dan praktik kerja lapangan secara simultan berpengaruh terhadap minat berwirausaha
HUBUNGAN ANTARA BAKAT MEKANIK DAN KEMAMPUAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TKRO DI SMKN 1 TRENGGALEK
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui hubungan antara bakat mekanik dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek, (2) untuk mengetahui hubungan antara kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek, dan (3) untuk mengetahui hubungan antara bakat mekanik dan kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek. Bakat Mekanik merupakan potensi diri yang dimilki oleh siswa berkaitan dengan dasar-dasar perbaikan pada kendaraan yang masih bisa dikembangkan dengan cara dilakukan pelatihan. Kemampuan Praktik Kerja Industri merupakan kemampuan yang meliputi pengetahuan, ketrampilan, maupun pengalaman yang diperoleh selama melakukan Praktik KerjaaIndustri di dunia Industri. Kesiapan kerja merupakan kemampuan dari siswa pada kompetensi keahlian TKRO yang meliputi pemeliharaan mesin, sasis dan pemindah tenaga, serta kelistrikan kendaraan ringan yang didukung oleh kemampuan fisik maupun mental untuk menghadapi dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan korelasional. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek sebanyak 59 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan instrumen dokumentasi, angket, dan tes. Dalam penelitian ini dilakukan analisis menggunakan uji korelasi sederhana dan uji korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: (1) hubungan bakat mekanik dengan kesiapan kerja siswa nilai signifikansi 0,000 < 0,05, (2) hubungan kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan (3) hubungan bakat mekanik dan kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) ada hubungan yang signifikan antara bakat mekanik dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek, (2) ada hubungan yang signifikan antara kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek, dan (3) ada hubungan yang signifikan antara bakat mekanik dan kemampuan Praktik Kerja Industri dengan kesiapan kerja siswa kompetensi keahlian TKRO SMKN 1 Trenggalek
Pengaruh Penggunaan Speedspark Open Looper terhadap Daya dan Konsumsi Bahan Bakar pada Sepeda Motor Yamaha NMAX 155
ABSTRAK Koirudin, Ahmad. 2019. PengaruhPenggunaanSpeedspark Open LooperterhadapDayadanKonsumsiBahanBakarpadaSepeda Motor Yamaha NMAX 155. Skripsi. JurusanTeknikMesin. FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I)Drs. Sumarli.,M,Pd., M.T. (II) Drs. Imam MudaNauri., ST., M.T. Kata Kunci:speedspark open looper, daya, konsumsibahanbakar Saat ini hampir semua sepeda motor baru yang dijual oleh produsen sepeda motor telah menggunakan sistem injeksi dengan tipe kontrol close loop (ada umpan balik dari hasil/keluaran untuk menyesuaikan kembali suatu sistem pengontrolan) dalam hal ini umpan balik yang dimaksud adalah kadar O2 dari proses pembakaran yang dikoreksi oleh O2 sensor. Pemakaianpiggybacksemacamfuel controllerataufuel adjustermisalnya di rentang rpm rendahpada mode Close Loopmenjadikurangefektifkarena ECU akanberusahamengatur debit bahanbakarberdasarkanmasukandari O2 sensor meskipiggybackjugaberusahauntukmengkoreksinya.Speedspark open looper berfungsi membuat ECU bekerja dalam mode Open Loop.Speedspark open loopadalahsuatualat yang prinsipkerjanyamemanipulasi O2 sensor di mana ECU bekerjatidakmengacupadamasukandariOxygen (O2) sensor.Denganmenggunakanspeedspark open looperkinerja mesin yang lebih stabil tanpa terpengaruh masukan dari O2 sensor sehingga ECU bisa bekerja pada mode Open Loop. Padapenelitianinibertujuanuntuk (1) mengetahuiperbedaandayaantarasepeda motor yang standardengan yang menggunakanspeedspark open looper (2)mengetahuiperbedaankonsumsibahanbakarantarasepeda motor yang standardengan yang menggunakanspeedspark open looper. Metodepeneletian yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodetrue eksperimentaldenganmenggunakanujianalisis data paired sample t testdenganprasyarat data tersebuttelahdiujinormalitas. Analisispaired sample t testmeliputipenjelasantentangseberapabesarperbedaanpenggunaanspeedspark open looperjikadibandingkandengankondisi yang standarterhadapdayadankonsumsibahanbakarpadasepeda motor. Penelitianinidilakukan di AHASS Asia Motor Pakisajidenganpengambilan data padaputaranmesin 4000 – 8500 rpm dengankelipatan 500 rpm. Berdasarkanhasilpenelitian, kesimpulandaripemasanganspeedspark open loopermemberikanefekterhadapdayadankonsumsibahanbakarsepeda motor. Daya yang dihasilkan dengan menggunakan speedspark open loopermemberikan rata-rata presentasepeningkatansebesar 5,5% daripadakondisistandar. Peningkatan daya tertinggi terjadi pada putaran mesin 7500 rpm padapenggunaanspeedspark open looper 10,1% daripada kondisi standar.Konsumsi bahan bakar pada yang menggunakan speedspark open looper cenderung meningkat (lebih boros) yang menandakan komposisi bahan bakar dan udara lebih kaya atau terjadi penurunan afr dari dengan rata-rata presentase peningkatan secara keseluruhan sebesar 2,8 % daripada kondisi standar. Bagi masyarakat penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang meningkatkan daya motor tanpa melakukan bore up dengan memanipulasi O2 sensor yang dapat meningkatkan daya mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Yamaha NMAX 155.Bagipeneliti, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan dan bacaan mengenai bidang otomotif khususnya informasi tentang pengaruh penggunaan speedspark open looper terhadap daya dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan pada sepeda motor Yamaha Nmax 155.BagiMahasiswa, penelitianinidiharapkandapatdijadikanrujukandalamkegiatanbelajarmengenaipengaruhpenggunaanspeedspark open looperterhadapdayadankonsumsibahanbakar yang dihasilkanpadasepeda motor Yamaha Nmax 155. ABSTRACT Koirudin,Ahmad.2019.TheEffectofUseSpeedsparkOpenLooperonthePowerandFuelConsumptiononYamahaNMAX155Motorcycle.UndergraduateThesis.Departementofmechanicalengineering.FacultyofEngineering.StateUniversityofMalang.Advisor:(I)Drs.Sumarli.,M,Pd.,M.T.(II)Drs.ImamMudaNauri.,ST.,M.T. Keywords:speedsparkopenlooper,power,fuelconsumption Atpresentalmostallnewmotorcyclesoldbymotorcyclemanufacturershaveusedinjectionsystemswithcloseloopcontroltypes(thereisfeedbackfromtheresults/outputtoreadjustacontrolsystem)inthiscasetheintendedfeedbackistheO2contentofthecombustionprocesscorrectedbytheO2sensor.Usingpiggybacksuchasafuelcontrollerorfueladjuster,forexampleinthelowrpmrangeinCloseLoopmode,isnoteffectivebecauseECUwilltrytoregulatefuelflowbasedoninputfromtheO2sensoreventhoughpiggybackisalsotryingtocorrectit.ThespeedsparkopenloopermakesECUworkinOpenLoopmode.SpeedsparkopenlooperisatoolwhoseprincipleworkstomanipulatetheO2sensorwheretheECUworksdoesnotrefertotheinputoftheOxygen(O2)sensor.ByusinganspeedsparkopenloopertheengineperformanceismorestablewithoutbeingaffectedbyinputfromtheO2sensorsothattheECUcanworkinOpenLoopmode. Thisstudyaimsto (1)findoutthedifferenceinpowerbetweenstandardYamahaNMAXmotorcycleandthoseusingthespeedsparkopenlooper (2)findoutthedifferenceinfuelconsumptionbetweenstandardmotorcyclesandthoseusingspeedsparkopenlooper. Theresearchmethodusedinthisstudyisanexperimentalmethodbyusingapairedsamplettestdataanalysistestwiththeprerequisitethatthedatahasbeentestedfornormality.Pairedsamplettestanalysisincludedanexplanationofhowmuchdifferencetheuseofspeedsparkopenloopercomparedtothestandardconditionsforpowerandfuelconsumptiononmotorcycle.ThisresearchwasconductedatAHASSAsiaMotorPakisajiwithdataretrievalatenginespeed4000-8500rpminmultiplesof500rpm. Basedontheresultsofthestudy,theinstallationofanspeedsparkopenlooperhasaneffectonthepowerandfuelconsumptionofmotorcycle.Thepowerproducedonusinganspeedsparkopenloopergivesanaveragepercentageincreaseof5.5%comparedtostandard.Thehighestpowerincreaseoccursat7500rpmenginespeedontheuseofopenlooperspeedspark10.1%ofstandardconditions.Fuelconsumptiononthatusesanspeedsparkopenloopertendstoincrease(morewasteful)whichindicatesthecompositionofthefuelandairisricherorthereisadecreaseinafrfromtheaveragepercentageincreaseof2.8%ratherthanthestandardconditions. Forthecommunity,itishopedthatthecommunitycanprovideinformationaboutincreasingmotorpowerwithoutboreupbymanipulatingO2sensorsthatcanincreaseenginepowerandfuelconsumptiononYamahaNMAX155motorcycle.Forresearchers,thisresearchisexpectedtobeusedasareferenceandreadingabouttheautomotivefield.especiallyinformationabouttheeffectofusinganspeedsparkoppenlooperonthepowerandfuelconsumptionproducedonaYamahaNMAX155motorcycle.Forstudents,thisresearchisexpectedtobeusedasareferenceinlearningactivitiesregardingtheeffectoftheuseofspeedsparkopenlooperonthepowerandfuelconsumptionproducedonYamahaNmax155motorcycle
Pengaruh Nilai Praktik Kerja Lapangan dan Praktik Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Bagi Siswa Kelas XII Program TKRO SMK Negeri 2 Sampang
RINGKASAN Muzaki. 2019. Pengaruh Nilai Praktik Kerja Lapangan Dan Praktik Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Bagi Siswa Kelas XII Program TKRO SMK Negeri 2 Sampang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Agus Sholah, M.Pd. (II) Windra Irdianto, S.Pd., M.Pd Kata Kunci: Nilai PKL, Praktik Kewirausahaan, Minat Berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui pengaruh nilai PKL terhadap minat berwirausaha siswa (2) Mengetahui pengaruh praktik kewirausahan terhadap minat berwirausaha siswa (3) Mengetahui pengaruh nilai PKL kewirausahaan terhadaap minat berwirausaha siswa kelas XII program keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomitif di SMK Negeri 2 Sampang. Penelitian ini termasuk penelitian ex-post facto dengan subjek penelitian adalah seluruh Siswa yang berjumlah 53 siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Teknik Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Nilai PKL memiliki pengaruh parsial terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII TKRO SMK Negeri 2 Sampang. Karena nilai signifikan dari variabel nilai PKL kurang dari 0,05 (0,005> 0,05) menunjukkan efek parsial karena angka ini di bawah 0,05. (2) Praktek kewirausahaan memiliki pengaruh terhadap minat berwirausaha siswa di kelas XII TKRO SMK Negeri 2 Sampang. Karena nilai signifikannya adalah 0,005, artinya nilai signifikannya kurang dari 0,05 (0,005> 0,05) yang berarti ada pengaruh parsial. (3) pengaruh antara nilai PKL dan Praktek Kewirausaha terhadap minat berwirausaha secara simultan adalah kuat, karena angka ini di atas 0,05 sedangkan R menunjukkan koefisien determinasi yang besar sebesar 38,1%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang kuat antara nilai praktik kerja lapangan dan Praktik kewirausahaan terhadap minat berwirausaha di kelas XII Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Negeri 2 Sampang
Hubungan Penguasaan Mata Diklat Produktif dan Prestasi Prakerin Dengan Kesiapan Menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Sunan Drajat Lamongan
RINGKASAN Arif, Ah.Fathul. 2019. Hubungan Penguasaan Mata Diklat Produktif dan Prestasi Prakerin Dengan Kesiapan Menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Sunan Drajat Lamongan. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E.,M.M., M.Pd. (II) Drs. H. Paryono, S.T.,M.T. Kata Kunci :penguasaan mata diklat produktif, prestasi prakerin, kesiapan menghadapi UKK, uji kompetensi keahlian. SMK merupakan pendidikan tingkat menengah yang dibekali dengan beberapa kompetensi yang bertujuan agar lulusan SMK menjadi lulusan yang berkompeten yang siap mengisi ruang kosong tenagakerja di Indonesia. tetapi pada faktanya lulusan SMK adalah penyumbang terbesar pengangguran, salah satu penyebabnya adalah kompetensi yang dimiliki oleh siswa SMK belum sesuai dengan apa yang ada di lapangan kerja. Indikator untuk mengukur kompetensi yang dimiliki siswa SMK adalah uji kompetensi keahlian (UKK), dan hasil yang diperoleh dari UKK tersebut yaitu masih banyak terdapat siswa SMK yang mendapatkan hasil dibawah kriteria minimal, hal tersebut disebabkan oleh kesiapan yang dimiliki siswa dalam menghadapi UKK masih rendah. Setelah mengetahui beberapa permasalahan diatas, maka peneliti mencari sesuatu yang berhubungan dengan kesiapan siswa, dan peneliti mempunyaihi potesi sbahwa salah satu variabel yang berhubungan dengan kesiapan siswa SMK dalam menghadapi uji kompetens ikeahlian yaitu penguasaan mata diklat produktif dan prestasi prakerin. Oleh karena itu rumusan masalah pada penelitian ini antara lain apakah ada hubungan antara penguasaan matadilat produktif dan prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa SMK. Mata diklat produktif merupakan sesuatu yang membekali siswa SMK tentang pengetahuan sesuai bidang yang dipilih dan hal tersebut harus benarbenar dikuasai oleh siswa.Selain itu Program Prakerin juga suatu yang penting dan harus benar-benar dimaksimalkano lehsiswa dalam pelaksanaannya, karena prakerin memberikan pengalaman dengan bekerja langsung di duniai ndustri dan sangat memungkinkan menambah pengetahuan tentang kompetensi yang mungkin tidak didapatkan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional, serta menggunakan metod eexpost facto, yakni dalam penelitian ini tidak ada perlakuan terhadap ubahan-ubahan penelitian, melainkan hanya mengungkapkan fakta berdasarkan gejala yang ada pada responden. Dengan jumlah sampe penelitian sebanyak 50 siswa. Data tersebut dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dan testertulis. Uji hipotesis dilakukan menggunakan analisis korelasi tunggal dan analisis korelasi ganda. Hasil pembahasan pada penelitian inimenunjukan bahwa : Ada hubungan antara penguasaan mata diklat produktif dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai koefisien sebesar 0,773, Ada hubungan antara prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai koefisien sebesar 0,523, Ada hubungan antara penguasaan mata diklat produktif dan prestasi prakerin dengan kesiapan menghadapi uji kompetensi keahlian siswa dengan nilai R sebesar 0,791. Setelah mengetahui hasil dari penelitian ini bahwasanya ketiga varibel tersebut saling berhubungan, maka dapat disarankan yaitu proses pembelajaran harus selalu ditingkatkan baik dari kualitas tenaga pendidik serta sarana prasarana pembelajaran, sehingga nantinya pengetahuan yang dimiliki siswa akan meningkat dan akan lebih siap menghadapi UKK. Selain itu SMK juga harus tetap menjalin kerjasama yang solid dengan dunia industri sehingga pelaksanaan prakerin dapat berjalan sesuai rencana, serta lulusan SMK menjadi prioritas dalam penjaringan tenaga kerjadi industri
PERANCANGAN SISTEM GAS BUANG PADA MEDIA PEMBELAJARAN HONDA JAZZ GD3 L14A
ABSTRAK Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat rancang produk exhaust manifold pada system gas buang kendaraan khususnya kendaraan roda 4. Modul dipotong pada bagian tertentu sehingga terlihat bentuk secara jelas. Komponenkomponen exhaust manifold terdiri dari gasket gas buang, exhaust manifold, dan cover (pelindung). Exhaust Manifold ini bertujuan untuk mengurangi tekanan balik dan menyalurkan gas buang dari ruang bakar menuju ke komponen lain sistem gas buang. Tujuan perancangan exhaust manifold ini yaitu membuat perancangan awal. Dalam metode ini, penulis merancang desain awal exhaust manifold,spesifikasi produk,perancangan material. Hasil dari perancangan exhaust manifold di ketahui dimensi lebar dari exhaust manifold pada bagian saluran primer memiliki diameter yaitu 31,6 mm dan pada bagian kolektor yang ukurannya bisa dijadikan patokan untuk pipa gas buang yang lain yaitu 44,7 mm . sedangkan hasil perhitungan CFM pada mesin L15A ini adalah 600 CFM maka muffler yang cocok untuk digunakan pada mesin ini adalah muffler dengaan diameter input 2 ¾ inch. Hasil dari rancangan sendiri berfungsi dengan normal tanpa ada kendala sama sekali atau kebocoran gas buang pada low rpm dan high rpm. Kata Kunci : Exhaust System , Exhaust Gasket, Cover Exhaust Manifold, Muffle
Perancangan Sistem Idle Speed Control Pada Engine Stand Honda Jazz Tipe Gd5 L15A Sebagai Media Pembelajaran Di Jurusan Pendidikan Vokasi Prodi D3 Mesin Otomotif
RINGKASAN Risandani, Andri.2019. Perancangan Sistem Idle Speed Control Pada Engine Stand Honda Jazz Tipe Gd5 L15ASebagai Media PembelajaranDi Jurusan Pendidikan Vokasi Prodi D3 Mesin Otomotif. Tugas akhir, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Erwin Komara Mindarta, S.Pd.,M.Pd Kata Kunci : media pembelajaran, System ISC (idle speed control), rotary solenoid, system injeksi, Honda jaaz. Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat rancang produk idle speed control pada system idle kendaraan khusunya kendaraan roda 4. Modul dipotong pada bagian tertentu sehinggaterlihat komponen-komponen idle speed control. Komponen-komponen idle speed control meliputi eletronik assembly(sensor idle speed control) dan poros magnet, valve, bimetal, body idle speed control, selenoid, magnet, gasket dan socet ECM. ISC ini Berfungsi sebagai mengatur volume udara yang masuk ke intake manifold melewati saluran bypas saat kondisi idle, langsam atau putaran mesin tanpa beban. Tanpa ISC mesin akan sulit menjaga rpm supaya terjaga. Tujuan perancangan idle speed control ini yaitu membuat perancangan awal. Dalam metode ini, penulis merancang desain awal ISC,spesifikasi produk,perancangan material, prinsip kerja produk Hasil dari perancangan idle speed control di ketahui dimensi tiap komponen antara lain eletronik assembly memiliki diameter tinggi 47mm dan lebar 60mm, poros magnet valve memiliki Panjang 30 mm, karet seal nya memiliki diameter 42mm, saluran masuk coolant 5 mm. Dalam pembuatan produk ISC estimasi harga yang di perlukan kurang lebih Rp.988.500 utuk perakitanya cukup 1 jam. Pada mesin Honda Jazz menggunakanidle speed control type rotary solenoidyang cara kerjanya waktu pertama di hidupkan (mesin kondisi masih dingin) ECM mengatur posisi slide valve agar memperbesar jumlah udara masuk. Hasilnya putara stasioner mesin menjadi lebih besar dari standart dalam waktu sesaat. Setelah mesein dalam kondisi panas (mencapai suhu kerja) slide valve kembali ke posisi semula ECM mengatur posisi dari slive valve untuk mengurangi jumlah udara agar dapat memperoleh putara stasioner mesin yang telah di tentukan (standart) SUMMARY Risandani, Andri.2019. Designing the Idle Speed Control System in the Engine Stand of the Honda Jazz Type GD5 L15A as a Learning Media in the Vocational Education Department of Diploma 3 in Automotive engineer. Final project, Malang State University. Advisor: Erwin Komara Mindarta, S.Pd., M.Pd Kata Kunci :learning media, ISC system (idle speed control), rotary solenoid, injection system, Honda jaaz. This final exam aims to arrange the idle speed control product at vehicle idle system especially vehicle with 4 wheels. The part of product in specific area aims to make the components of idle speed control could be seen. The components of idle speed control consist of eletronik assembly(sensor idle speed control) and magnet center, valve, bimetal, body idle speed control, selenoid, magnet, gasket and socet ECM. The function of ISC is to organize the volume of air which enter to the intake manifold through bypass canal in idle condition langsam or machine rotation without burden. Without ISC, it’s hard for machine to maintain the rpm. The aim of arranging the idle speed control is to make the beginning plan. The writer arranges initial’s ISC design, product specification, material arranging and how the product works. The result of arranging the idle speed control product are the height of assembly electronic is 47 mm, the width of assembly electronic is 60 mm, the length of magnet valve center is 30 mm, the diameter of seal rubber is 42 mm including the 5 mm coolant. Estimated price needed for making ISC is approximately Rp.988.500 which The duration to assembly is an hour. In Honda Jazz machine, we use idle speed control type rotary solenoidthat we need to turn it on first. ECM organize the position of silde valve to increase the volume of air. As a result, the stationer rotation of machine became wide-spread in a moment. After the machine getting hot, slide valve will be back to the beginning position. ECM organize the position of slive valve to reduce the amount of air, in order to get the standard rotation of stationer machine
Pengaruh Konsentrasi Nanopartikel dalam Nanofluida TiO2-Ethylene Glycol terhadap Karakteristik Perpindahan Kalor pada Alat Penukar Kalor Jenis Shell and Tube
Fluida kerja pada alat penukar kalor yang umum digunakan saat ini seperti air atau ethylene glycol memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun dalam perkembangannya telah ditemukan cara untuk mengatasi kekurangan dari fluida kerja, yaitu dengan mendispersikan nanopartikel ke dalam fluida dasar, konsep “nanofluida”. Nanopartikel memberikan karakteristik yang unik terhadap fluida, termasuk peningkatan perpindahan kalor, sehingga nanofluida memiliki karakteristik perpindahan kalor yang lebih baik dari fluida kerja biasa. Penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh penambahan nanopartikel dalam nanofluida TiO2-ethylene glycol terhadap thermophysical properties (densitas, konduktivitas termal, viskositas, dan kalor spesifik), karakteristik perpindahan kalor (Nusselt, Reynolds, ∆T LMTD, koefisien konveksi, koefisien perpindahan kalor menyeluruh, dan laju perpindahan kalor), dan pressure drop saat diaplikasikan pada alat penukar kalor. Konsentrasi nanopartikel divariasikan sebesar 0%, 0,025%, 0,05%, dan 0,075%. Alat penukar kalor yang digunakan dalam pengujian karakteristik perpindahan kalor ini berjenis shell and tube skala laboratorium, yang mana debitnya divariasikan sebesar 0,2 l/m, 0,4 l/m, dan 0,6 l/m pada setiap sampel nanofluida. Hasil pengujian thermophysical properties menunjukkan adanya kenaikan seiring dengan bertambahnya konsentrasi nanopartikel. Pengujian karakteristik perpindahan kalor didapatkan hasil akhir laju perpindahan kalor (q) terkecil pada saat konsentrasi nanopartikel 0% dengan debit 0,2 l/m, sedangkan yang terbesar pada saat konsentrasi 0,075% dengan debit 0,6 l/m, jadi hasil pengujian karakteristik perpindahan kalor meningkat berbanding lurus dengan peningkatan konsentrasi nanopartikel dan peningkatan debit nanofluida. Hasil perhitungan pressure drop didapatkan hasil terkecil pada saat konsentrasi nanopartikel 0% dengan debit 0,2 l/m dan yang terbesar pada saat konsentrasi 0,075% dengan debit 0,6 l/m