78 research outputs found
KEPUASAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BUSANA REWORK-THRIFT SECARA ONLINE
KEPUASAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BUSANA REWORK-THRIFT SECARA ONLINE
Deza Az-Zahra Tsabita
Dosen Pembimbing : Dr. Dewi Suliyanthini, AT., M.M. dan
Dra. E. Lutfia Zahra,M.Pd.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tingkat kepuasan konsumen dalam pembelian busana rework-thrift secara online yang diukur berdasarkan kualitas produk, harga, kualitas pelayanan, faktor emosional. dan faktor kemudahan. Metode Penelitian dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif secara deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan menggunakan rumus Cochran. Pengumpulan data menggunakan Google Form yang disebar melalui media sosial. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan tabel, persentase, dan diagram bar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan konsumen dalam pembelian busana rework-thrift secara online mendapatkan tingkat kepuasan konsumen sebesar 80,42% dengan kategori sangat tinggi/sangat puas. Indikator yang memperoleh tingkat kepuasan konsumen yang paling tinggi yaitu indikator kemudahan mendapatkan produk dengan persentase 82,17% dengan kategori sangat tinggi/sangat puas. Dan indikator yang memperoleh tingkat kepuasan terendah pada penelitian ini yaitu kualitas produk dengan persentase sebesar 77,33% dengan kategori sangat tinggi/sangat puas.
Kata Kunci : Kepuasan Konsumen, Rework, Thrift, Belanja Online
*****
Consumer Satisfaction in Purchasing Rework-Thrift Clothing Online
Deza Az-Zahra Tsabita
Lecturers : Dr. Dewi Suliyanthini, AT., M.M and Dra. E. Lutfia Zahra, M.Pd
ABSTRACT
This study aims to determine consumer satisfaction in purchasing rework-thrift clothing online which is measured based on product quality, price, service quality, emotional factors. and convenience factors. The research method in this study is a survey method using a descriptive quantitative approach. The number of samples in this study amounted to 100 respondents using the Cochran formula. Data collection using Google Forms which are distributed via social media. The data analysis method uses descriptive quantitative methods using tables, percentages, and bar charts.The results showed that consumer satisfaction in purchasing rework-thrift clothing online obtained a consumer satisfaction level of 80.42% in the very high/very satisfied category. The indicator that obtained the highest level of consumer satisfaction was the indicator of ease of obtaining products with a percentage of 82.17% in the very high/very satisfied category. Meanwhile, the indicator that obtained the lowest level of satisfaction was product quality with a percentage of 77,33% in the very high/very satisfied category.
Keywords: Consumer Satisfaction, Rework, Thrift, Online Shoppin
Analisis Quality Control terhadap Risiko Kerusakan Produk dan Kendali Kualitas Produk Bersih: Studi Kasus pada UMKM Keripik Pisang Az-Zahra Desa Sindangsari Purwakarta
Product quality is a reflection of the product's production process. Production process stages that comply with standards will produce products of good quality. The more products produced, the more profits a business will gain. Conversely, if the number of products produced is not of good quality, the product can be categorized as a failed product (product defect). This research aims to analyze quality control in a case study at Az-Zahra MSMEs using the quality control method with the help of POM-QM for Windows software to measure the risk of product failure so that Az-Zahra MSMEs can implement quality control on clean products. Based on the results of p-charts calculations reviewing problems in the production of UMKM Az-Zahra Banana Chips for the period January to December 2023, it can be seen that the limit for failed products turns out that the number of failed products in September 2023 exceeds the upper control limit. The condition of the filling or filling process in each period is running normally. Furthermore, the net weight of Az-Zahra banana chip products is still within control limits.Kualitas produk merupakan cerminan dari proses produksi sebuah produk. Tahapan-tahapan proses produksi yang sesuai dengan standar akan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Semakin banyak produk yang dihasilkan maka semakin banyak keuntungan yang didapatkan oleh sebuah usaha sebaliknya apabila jumlah produk yang dihasilkan tidak memiliki kualitas yang baik maka produk tersebut dapat dikategorikan sebagai produk gagal (product defect). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengendalian mutu (quality control) pada studi kasus di UMKM Az-Zahra dengan menggunakan metode quality control dengan bantuan software POM-QM for Windows untuk mengukur risiko kegagalan produk sehingga UMKM Az-Zahra dapat menerapkan kendali kualitas pada produk bersih. Berdasarkan hasil perhitungan p-charts review problem hasil produksi UMKM Keripik Pisang Az-zahra periode Januari hingga Desember 2023 maka dapat diketahui batas limit produk gagal ternyata jumlah produk gagal di bulan September 2023 melebihi batas kendali atas dan kondisi proses pengemasan atau pengisian setiap periode nya berjalan normal dan berat bersih produk keripik pisang Az-Zahra masih dalam batas kendali
Aplikasi Si DITA Berbasis Android terhadap Peningkatan Motivasi Orangtua Melakukan Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang
Background: Every parent needs to have the skills to carry out monitoring and stimulate the development of infants and children. Technology-based Early Detection and Growth Stimulation is an innovative pathway to providing health informationObjective: To determine the effect of the Android-based Si DITA application to increase parental motivation to stimulate early detection of growth and development in Az-Zahra Early Childhood Education at Sleman RegencyMethod: Quasi Experiment with pretest-post test control group design design patterns. The sample uses the Lemeshow formula with purposive sampling of 15 respondents in each groupResults and Discussion: Obtained p value = 0.001, states that the Android-based Si DITA application to increase parental motivation to stimulate early detection of growth has a meaningful or influential value. The confounding variables that influence are only prior information, while education and income variables have no effectConclusion: Android-based applications can increase parental motivation to stimulate and detect early growth and developmen
ANALISIS FAKTOR GANGGUAN KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY) PADA ANAK 5 TAHUN DI PAUD KB AZ-ZAHRA KECAMATAN MUARA TELANG KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2024
Anak-anak yang tinggal di Benua Asia dan Afrika menurut WHO (World Health Organization) lebih dari 200 juta anak usia dibawah 5 tahun di dunia tidak memenuhi potensi perkembangan mereka dan sebagian besar diantaranya adalah anak yang mengalami keterlambatan berbicara. Angka kejadian keterlambatan perkembangan di Amerika Serikat 12-16%, Thailand 24%, Argentina 22%, di Indonesia 13%-18%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua, jenis kelamin anak dan intensitas penggunaan Gadget dengan Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) pada anak 5 Tahun Di PAUD KB AZ-ZAHRA Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Adapun Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 5 tahun yang sekolah di Paud KB AZ-ZAHRA Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin tahun 2024, yang berjumlah 33 anak. Pengambilan sampel menggunkan teknik total sampling atau teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistic chi-square Pola asuh orang tua di dapatkan (ρ- value 0.203 > α 0,05), Jenis kelamin anak di dapatkan (ρ- value 0.284 > α 0,05) dan Intensitas penggunaan Gadget (ρ- value 0.000 < α 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pola asuh orang tua, jenis kelamin anak, dan ada hubungan antara intensitas penggunaan Gadget dengan keterlambatan berbicara (Speech Delay) Pada Anak 5 Tahun Di PAUD KB AZ-ZAHRA Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Tahun 2024. Di harapkan hasil penelitian dapat di gunakan sebagai upaya peningkatan perkembangan berbicara pada anak usia dini
Analisis Prinsip Modal Dasar Agen dalam Memasarkan Produk Asuransi Syariah di PT Takaful Keluarga Ro Az-Zahra Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi karena, PT Takaful Keluarga Ro Az-Zahra Banjarmasin adalah perusahaan asuransi syariah yang prinsip modal dasar agennya mempunyai prinsip tanggung jawab, mandiri, kreatif, selalu optimis dan tidak boleh putus asa, jujur dan dapat dipercaya, sabar dan tidak panik ketika mengalami kegagalan.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis prinsip modal dasar agen memasarkan dan menjelaskan produk-produk yang ditawarkan pada calon nasabah, apa kendala agen dalam memasarkan produk-produk asuransi syariah dan apa kelebihan dan kekurangan perusahaan asuransi syariah.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian yang didapat peneliti sudah bisa dikatakan agen asuransi syariah mempunyai prinsip modal dasar yang baik dalam memasarkan produk asuransi syariah ke calon nasabah. dan kendala agen sudah dapat teratasi dan kelebihan perusahaan asuransi syariah produknya murni dan full syariah dan bagi agennya mendapat bisnis allowance, dan kekurangannya dalam menjalankan perusahaannya menggunakan modal sendiri
PENGGUNAKAN METODE BELAJAR DI LUAR KELAS (OUTDOOR STUDY) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI KELAS B2 DI RAUDHATUL ATHFAL AZ ZAHRA NATAR LAMPUNG SELATAN
Anak usia dini mengalami pertumbuhan perkembangan, terutama
pertumbuhan jasmani yang sangat pesat. Kegiatan metode belajar di luar kelas
(outdoor study) merupakan upaya mengajak anak lebih dekat dengan sumber belajar
yang sesungguhnya, yaitu alam dan masyarakat. Kemandirian anak adalah keadaan
seseorang anak dalam kehidupannya mampu memutuskan atau mengerjakan sesuatu
tanpa bantuan orang lain. Hasil observasi yang dilakukan di RA Az Zahra Natar
Lampung Selatan menunjukkan bahwa perkembangan peserta didik pada kegiatan
berani tampil di depan umum, mengerjakan tugas sendiri sampai selesai, membuang
sampah pada tempatnya masih terdapat beberapa anak yang kesulitan melakukannya.
Dalam penelitian ini rumusan masalah yang penulis ajukan adalah
“Bagaimanakah penggunaan metode belajar di luar kelas (outdoor Study) untuk
meningkatkan kemandirian anak usia dini di kelas B2 di Raudhatul Athfal Az Zahra
Natar Lampung Selatan?”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif
yang bertujuan untuk menggambarkan secara objektif keadaan ditempat penelitian
dengan menggunakan rangkaian kata-kata atau kalimat, dengan subjek penelitian
adalah anak kelas B2 yang berjumlah 15 anak. Alat pengumpulan data yang penulis
gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi sebagai
metode pokok, metode wawancara untuk mengetahui sejauh mana kegiatan
penggunaan metode belajar di luar kelas (outdoor study) dapat meningkatkan
kemandirian anak sedangkan metode dokumentasi sebagai penunjang dalam
penelitian. Data analisis secara reduksi data, display data dan verifikasi atau
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemandirian anak dapat
ditingkatkan dengan penggunaan metode belajar di luar kelas (outdoor study).
Ternyata didapati bahan kemampuan kemandirian anak berkembang lebih optimal
jika anak tidak hanya melakukan kegiatan di dalam kelas dan harus diselingi dengan
kegiatan belajar di luar kelas (outdoor study). Setelah dilakukan kegiatan metode
belajar di luar kelas (outdoor study) serta dengan mengajarkan perilaku yang baik
kepada anak, maka anak dapat mengubah kebiasaan tidak baik mereka sedikit demi
sedikit, sehingga anak dapat mengerjakan sesuatu tanpa bantuan orang lain.
Kata Kunci : Metode Belajar di Luar Kelas (Outdoor Study), Kemandiria
PELATIHAN DAN PEMBIMBINGAN KEUANGAN PESANTREN MELALUI APLIKASI E-PESANTREN PADA PONDOK PESANTREN AZ ZAHRA LAMPUNG SELATAN
Sebagai salah satu lembaga yang salah satu sumber pendanaannya berasal dari masyarakat, pondok pesantren harus mampu menjadi lembaga yang memiliki akuntabilitas dan transparansi yang baik dalam pengelolaan keuangannya. Berdasarkan hasil analisis SWOT, permasalahan yang dihadapi oleh pengurus Pesantren dalam pengelolaan keuangannya adalah lemahnya pengetahuan pengurus Pesantren akan sistem dan praktik yang sehat dalam pengelolaan keuangan Pesantren dan lemahnya sentuhan teknologi dalam pengelolaan keuangan tersebut. Pelaksanaan kegiatan PKM ini menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren Az Zahra dengan tahapan pelaksanaan kegiatan: Tahap Meningkatkan Pengetahuan Mitra Tentang Akuntansi Keuangan Pesantren, Tahap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan Pesantren melalui pembuatan dan implementasi sistem akuntansi Keuangan Pesantren, Tahap Pelatihan Penggunaan Aplikasi Akuntansi E-Pesantren, Tahap Implementasi Aplikasi Akuntansi E-Pesantren Pada Sistem Pencatatan Mitra, Rencana Keberlanjutan Program, Monitoring dan Evaluasi. Hasil yang diperoleh setelah pelaksanaan PKM adalah meningkatnya pengetahuan pengurus Pesantren akan sistem dan praktik yang sehat dalam pengelolaan keuangan Pesantren
THE EFFECTIVENESS OF HERRINGBONE TECHNIQUE TO TEACH READING VIEWED FROM STUDENTS’ SELF-ESTEEM (An Experimental Research in the Eighth Grade Students of SMPIT Az Zahra Sragen in the Academic Year of 2012/2013)
Rani Dianing Ratri. S891108086. The Effectiveness of Herringbone Technique to Teach Reading Viewed from Students’ Self-Esteem (An Experimental Research in the Eighth Grade Students of SMPIT Az Zahra Sragen in the Academic Year of 2012/2013). Thesis. First Consultant: Dr. Ngadiso, M.Pd, second Consultant: Dra. Dewi Rochsantiningsih, M.Ed, Ph.D. Surakarta. English Education Department, Graduate School of Faculty of Teacher Training and Education of Sebelas Maret University, Surakarta. 2014.
The objectives of this research are: (1) to find out whether Herringbone technique is more effective than direct teaching to teach reading skill in the eighth grade students of SMP IT Az Zahra Sragen in the academic year of 2012/2013; (2) to find out whether reading skill of the students having high self-esteem is better than those having low self-esteem in the eighth grade students of SMP IT Az Zahra Sragen in the academic year of 2012/2013; and (3) to find out whether there is an interaction between teaching techniques and students’ self-esteem in the eighth grade students SMP IT Az Zahra Sragen in the academic year of 2012/2013.
The research was an experimental study. The research was conducted in SMPIT Az Zahra Sragen. The population was the eighth grade students of SMPIT Az Zahra Sragen in the academic year of 2012/2013. The researcher used cluster random sampling to get the sample. There were two classes used as samples. They were experimental class which was taught with Herringbone and the other class was as control class which was taught with direct instruction. Those two classes consisted of 24 students. The instruments of collecting data were reading test and questionnaire. The data were analyzed by using multifactor analysis of variance 2x2. Then, it was analyzed by using Tukey test.
The research findings show that: (1) Herringbone is more effective than direct instruction to teach reading skill; (2) The students having high self-esteem have better reading skill than the students having low self-esteem; and (3) There is an interaction between teaching techniques and students’ self-esteem in teaching reading skill.
Based on the research findings, this research was aimed to give and provide information and knowledge for the teachers, readers, and other researchers who need information about Herringbone technique to teach reading.
Key words: reading skill, Herringbone Technique, Direct Instruction, self-esteem, experimental study
Application of Convolutional Neural Network in Detecting Autism Spectrum Disorder in Children Through Handwriting Identification
Autism Spectrum Disorder (ASD) is defined by difficulties in communication, social interactions, and behavioral patterns. Children with ASD often face difficulties in fine motor activities, including handwriting, which frequently results in handwriting of lower quality compared to children with typical development. These challenges are often indicative of impairments in motor coordination and sensory perception. Early detection is crucial to providing appropriate interventions, which can significantly enhance children’s development in social, emotional, and academic aspects. This study aims to detect ASD through handwriting identification using Convolutional Neural Networks (CNN). The CNN architecture used is Xception, leveraging depthwise separable convolutions to enhance the efficiency and accuracy of image data processing. The dataset consists of 500 handwritten image samples from children, categorized into four classes: normal, mild ASD, moderate ASD, and severe ASD. All data undergoes preprocessing steps, including normalization and resizing, to ensure data consistency. The CNN method achieved an accuracy rate of 94% on the training data.65 PagesSkripsi Sarjan
THE EFFECTIVENESS OF TEACHING VOCABULARY BY USING PUPPET AT SDIT AZ-ZAHRA DENDANG-STABAT
This is an action study to see if teaching vocabulary using puppets is effective in improving student performance. The findings are expected to enrich teachers' strategies for vocabulary teaching through puppets, especially for primary school students. The subjects of the study were SD IT AZ-ZAHRA DENDANG-STABAT There are 46 students (22 boys and 24 girls). This action research is divided into three steps. The first step of the campaign is pre-testing. The second step of the activity is an action consisting of four activities. In the first activity, the teacher performed a puppet in front of the class. The theme of the first activity is fruits and animals. In the second activity, the teacher performed a puppet about a road sign. In the third activity, the teacher performed a puppet about body parts. In the last activity, the teacher performed a puppet about things in the classroom. The third step of the activity is to conduct a post-test and answer the questionnaire. From the data analysis, it can be seen that there is a significant difference between the pre-test and post-test results of the students. The average score of students in the pre-test is 56.63%, and the average score of the post-test is 96.19%. The main factor influencing this improvement was the students' interest in the puppets given. It can be proved from the survey results. Therefore, the use of puppets can be suggested to teach vocabulary, especially to improve students' vocabulary mastery. The results are expected to inspire language teachers to use puppets to teach English in the classroom, especially when teaching English vocabulary to elementary school students
- …
