Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan
Not a member yet
102 research outputs found
Sort by
Pengaruh Trust, Ease of Use, dan Price terhadap Repurchase Intention pada Konsumen Tokopedia di Kota Padang
The purpose of this study is to explore in greater depth how consumers’ perceptions of trust, ease of use of the Tokopedia platform, and product prices influence their intention to repurchase on the platform. The main focus of this research is the community of Padang City residents who have previously made purchases on Tokopedia. A total of 150 respondents were involved as samples in this study, selected using a purposive sampling technique. In analyzing the data, the researcher employed a multiple linear regression method. The findings of this study indicate that: 1) the level of trust has a positive and significant effect on consumers’ repurchase intention; 2) the level of ease in using the Tokopedia platform also has a considerable influence on buyers’ interest in making repeat transactions; and 3) price plays an important and significant role in influencing consumers’ desire to shop again.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam mengenai bagaimana persepsi konsumen tentang kepercayaan (trust), kemudahan penggunaan (ease of use) platform Tokopedia, serta harga (price) produk dapat memengaruhi minat mereka untuk berbelanja kembali di platform tersebut. Fokus utama dari studi ini adalah masyarakat Kota Padang yang sebelumnya telah melakukan pembelian di Tokopedia. Sebanyak 150 responden dilibatkan sebagai sampel dalam penelitian ini, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam analisis data, penulis menerapkan metode regresi linier berganda. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) tingkat kepercayaan (trust) memiliki dampak positif dan signifikan terhadap niat konsumen untuk melakukan pembelian ulang (repurchase intention); 2) tingkat kemudahan (ease of use) dalam penggunaan platform Tokopedia juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap minat pembeli untuk melakukan transaksi berulang (repurchase intention); dan 3) harga (price) memainkan peranan penting serta signifikan dalam memengaruhi keinginan konsumen untuk berbelanja kembali (repurchase intention)
Pengaruh Label Halal, e-WOM, dan Online Review terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah dengan Moderasi Halal Awareness
Understanding consumer purchasing decisions is still very relevant because of the many local cosmetic products that increase purchasing considerations. This study aims to determine the effect of halal labels, online reviews, and e-WOM on purchasing decisions with moderation of halal awareness on wardah cosmetic users in Ponorogo Regency. This study uses a quantitative approach method with the analysis of Structural Equations Modeling Partial Lest Square (SEM-PLS) SmartPLS 4. Analysis results show that online reviews have a significant effect on purchasing decisions, while halal labels, and e-WOM have no significant effect on purchasing decisions. In addition, halal awareness does not play a role in strengthening the relationship between the three independent variables and purchasing decisions. These findings indicate that potential consumers tend to consider product reviews rather than aspects of the halal label and recommendations from e-WOM in making purchasing decisions. This study provides insight into the halal cosmetics industry regarding the importance of strengthening online review-based marketing strategies to increase product attractiveness in the eyes of consumers. Further studies are recommended to examine other factors that have the potential to influence purchasing decisions, considering demographic aspects and the level of consumer understanding of the halal concept.Memahami keputusan pembelian konsumen masih sangat relevan karena banyaknya produk kosmetik lokal yang meningkatkan pertimbangan pembelian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh label halal, online review, dan e-WOM terhadap keputusan pembelian dengan moderasi halal awareness pada pengguna kosmetik Wardah di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equations Modeling Partial Lest Square (SEM-PLS) SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa online review berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan label halal, dan e-WOM tidak bepengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, halal awareness tidak berperan dalam memperkuat hubungan antara ketiga variabel independen dengan keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa calon konsumen cenderung mempertimbangkan ulasan peroduk dibandingkan aspek label halal dan rekomendasi dari e-WOM dalam mengambil keputusan pembelian. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun label halal dan e-WOM dapat memengaruhi keputusan pembelian, ulasan produk memiliki pengaruh yang lebih dominan dalam membentuk keputusan konsumen. Penelitian ini memberikan wawasan bagi industri kosmetik halal mengenai pentingnya memperkuat strategi pemasaran berbasis ulasan daring guna meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen. Kajian lanjutan disarankan untuk meneliti faktor lain yang berpotensi memengaruhi keputusan pembelian, dengan mempertimbangkan aspek demografis dan tingkat pemahaman konsumen terhadap konsep halal
Etika Profesi Akuntan Dipandang dari Persepsi Mahasiswa Profesi Akuntansi Universitas Tarumanagara
This study aims to understand and compare the awareness of the code of ethics among accounting profession students who work in public accounting firms and those who do not, within the environment of Tarumanagara University. The research data were collected through the distribution of questionnaires based on the research topic and objectives, which were derived from the application and review of the literature, including previous studies relevant to this research. The responses were measured using a Likert scale, and the data analysis techniques used to address the research questions included: 1) normality test; 2) classical assumption test; and 3) hypothesis testing. The data analysis instrument used was the independent sample t-test. Additionally, analysis of variance (ANOVA) was employed using SPSS version 20. The results obtained through these data analysis techniques indicate that there is a difference in perceptions regarding the accountant’s code of ethics between accounting profession students who work in public accounting firms and those who do not. Overall, the perception of accounting profession students working in public accounting firms is more favorable compared to those who are not employed in such firms.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami dan membandingkan kesadaran kode etik akuntan antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di akuntan publik dan mahasiswa profesi akuntansi yang tidak bekerja di akuntan publik di lingkungan Universitas Tarumanagara. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner mengenai topik dan tujuan penelitian diperoleh dari penerapan dan tinjauan pustaka, termasuk penelitian terdahulu yang relevan dengan penulisan penelitian ini. Pengukuran hasil angket dilakukan dengan skala Likert dengan teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu: 1) uji normalitas data; 2) uji asumsi klasik; dan 3) uji hipotesis. Instrumen analisis data menggunakan independent sample t-test. Alat analisis yang diginakan untuk menganalisis yaitu ANOVA (analysis of variance), dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Hasil data yang diperoleh dari analisis dengan menggunakan teknik analisis data tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di akuntan publik dan mahasiswa profesi akuntansi yang tidak bekerja di akuntan publik mengenai kode etik akuntan. Secara umum persepsi mahasiswa profesi akuntansi yang bekerja di kantor akuntan publik lebih baik dibandingkan dengan persepsi mahasiswa profesi akuntansi yang tidak bekerja di kantor akuntan publik
Pemeringkatan Kinerja Keuangan Perbankan di Indonesia Menggunakan Metode TOPSIS Berbasis Entropi
Accurate and objective assessment of banking financial performance is crucial in promoting transparency and accountability within the financial sector. Traditionally, bank performance evaluations have focused on conventional financial indicators that do not fully capture actual cash dynamics. This study aims to rank the financial performance of Indonesian banks based on cash flow ratios using the entropy-based TOPSIS method. Eight cash flow ratios covering liquidity, operational efficiency, financial structure, and profitability aspects are employed as the evaluation criteria. The entropy method is applied to determine the objective weights of each criterion based on data variability, while TOPSIS is used to rank the banks according to their relative closeness to the ideal solution. The findings reveal that the ratio weights vary from year to year, reflecting the dynamic nature of financial information across periods. These changes significantly affect bank rankings, indicating that cash performance tends to fluctuate. The results confirm that the entropy-based TOPSIS method is effective in providing an objective and adaptive ranking system that reflects actual financial conditions. Honesty and the protection of consumer rights contribute to long-term relationships between businesses and customers. This research also aims to explore the application of Islamic business ethics in marketing, focusing on halal products, fair pricing, and ethical promotion. Using a qualitative literature review approach, the study analyzes how integrating Sharia principles into marketing practices can enhance market relevance, build consumer trust, and foster sustainable business growth in a diverse global context. The findings offer strategic insights for marketers seeking to engage ethically and effectively with predominantly Muslim markets.Penilaian kinerja keuangan perbankan yang akurat dan objektif menjadi penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas sektor keuangan. Selama ini, evaluasi kinerja bank cenderung fokus pada indikator keuangan tradisional yang belum sepenuhnya mencerminkan dinamika kas aktual. Penelitian ini bertujuan untuk memeringkatkan kinerja keuangan perbankan di Indonesia berdasarkan rasio arus kas dengan menggunakan metode TOPSIS berbasis entropi. Delapan rasio arus kas yang mencakup aspek likuiditas, operasional, struktur keuangan, dan profitabilitas digunakan sebagai dasar penilaian. Metode entropi digunakan untuk menentukan bobot objektif dari setiap kriteria berdasarkan variasi data, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat bank berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot rasio berubah setiap tahun, mencerminkan dinamika informasi antar periode. Perubahan bobot ini memengaruhi peringkat bank secara signifikan, menandakan bahwa kinerja kas bersifat fluktuatif. Temuan ini membuktikan bahwa metode TOPSIS berbasis entropi efektif dalam memberikan pemeringkatan yang objektif dan adaptif terhadap kondisi keuangan aktual.kejujuran dan perlindungan hak-hak konsumen, yang berkontribusi pada hubungan jangka panjang antara bisnis dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan etika bisnis Islam dalam pemasaran, dengan fokus pada produk halal, harga yang adil, dan promosi etis. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif, studi ini menganalisis bagaimana integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pemasaran dapat meningkatkan relevansi pasar, membangun kepercayaan konsumen, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam konteks global yang beragam. Temuan penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pemasar yang ingin berinteraksi dengan pasar mayoritas Muslim secara etis dan efektif
Peran Gig Economy terhadap Ekonomi Kreatif dalam Perspektif Islam
Before the gig economy era, people only worked with full-time and part-time options. However, over time, the gig economy emerged so that in addition to full-time and part-time, people can also work in the gig economy (part-time) such as freelance, sharing economy and many others with a greater income than full-time and part-time. The further development of the gig economy, makes the choice of working in a gig way faster so that there is no evidence of studies that prove that gigs are slowing down, on the contrary, they are increasing from day to day. The development of this portion is closely related to the evolution in the world of evolution in the world of technology. Companies can now employ anyone from all over the world flexibly and can communicate well and work for the company. The ease of working in the current gig economy era has made more and more people involved in working in the gig The shift in the employment paradigm towards the gig economy has had a significant impact on the development of the creative economy in Indonesia, while also posing complex challenges such as income instability, lack of worker protection, and regulatory gaps. This study analyzes the role of the gig economy in driving the growth of the creative sector and examines its compatibility with Islamic economic principles. Through a qualitative approach and literature review, the results show that the gig economy has contributed to an increase in creative workers' income (on average 30-50% higher than traditional jobs), as well as the expansion of global markets through digital platforms, and work flexibility that supports innovation. However, the main challenges include the absence of social security, contract uncertainty, and the pressure of technological adaptation. From an Islamic perspective, this research identifies opportunities for the integration of the principles of justice ('adl), benefit (maslahah), and profit sharing (mudharabah) in the gig economy model to create a more equitable and sustainable system. The findings provide policy recommendations for the development of a sharia-based creative economy in the digital era.Perubahan paradigma ketenagakerjaan menuju gig economy telah membawa dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia, sekaligus menimbulkan tantangan kompleks, seperti ketidakstabilan pendapatan, minimnya perlindungan pekerja, dan kesenjangan regulasi. Penelitian ini menganalisis peran gig economy dalam mendorong pertumbuhan sektor kreatif serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, hasil peningkatan pendapatan pekerja kreatif rata-rata 30%-50% lebih tinggi daripada pekerjaan tradisional, serta perluasan pasar global melalui platform digital, dan fleksibilitas kerja yang mendukung inovasi. Namun, tantangan utama meliputi ketiadaan jaminan sosial, ketidakpastian kontrak, serta tekanan adaptasi teknologi. Dari perspektif Islam, penelitian ini mengidentifikasi peluang integrasi prinsip keadilan ('adl), kemaslahatan (maslahah), dan bagi hasil (mudharabah) dalam model gig economy untuk menciptakan sistem yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan rekomendasi kebijakan bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis syariah di era digital
Peran Anuitas, Nilai Sekarang Bersih (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR) dalam Evaluasi Investasi
Investment evaluation is a crucial component in the strategic decision-making process of companies, particularly amid fluctuating and uncertain economic conditions. This study aims to analyze the role of the Annuity, Net Present Value (NPV), and Internal Rate of Return (IRR) methods in assessing investment feasibility among companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020-2024 period. The research employs a quantitative approach with a descriptive-analytical method. The sample consists of 13 public companies selected through purposive sampling. Data were collected from annual financial reports and processed using SPSS version 27. The results indicate that companies in the banking and telecommunications sectors exhibit relatively stable cash flows and generate consistent Annuity values. Several firms, such as PT Indosat, PT Astra, and PT Bank Mandiri, recorded high positive NPV and IRR values, reflecting strong investment feasibility. In contrast, PT Gudang Garam and PT Semen Indonesia showed negative NPV and IRR values, suggesting potential investment loss risks. However, regression and correlation statistical tests revealed no significant relationship among the Annuity, NPV, and IRR methods. These findings indicate that each method provides a distinct perspective in evaluating investment performance and does not directly influence one another. Although the relationships among the three methods are not statistically significant, their simultaneous application remains essential, as they complement each other. This multidimensional approach is crucial for offering a more comprehensive understanding and supporting more accurate, rational, and strategic investment decisions amid market uncertainty.Evaluasi investasi merupakan komponen penting dalam proses pengambilan keputusan strategis perusahaan, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif dan penuh ketidakpastian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran metode Annuity, Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR) dalam menilai kelayakan investasi pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-analitis. Sampel penelitian terdiri dari 13 perusahaan publik yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan dan diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di sektor perbankan dan telekomunikasi memiliki arus kas yang relatif stabil serta menghasilkan nilai Annuity yang konsisten. Beberapa perusahaan, seperti PT Indosat, PT Astra, dan PT Bank Mandiri, mencatatkan nilai NPV dan IRR positif yang tinggi, menandakan kelayakan investasi yang kuat. Sebaliknya, PT Gudang Garam dan PT Semen Indonesia menunjukkan nilai NPV dan IRR negatif, yang mengindikasikan potensi risiko kerugian investasi. Namun, hasil uji statistik regresi dan korelasi memperlihatkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara metode Annuity, NPV, dan IRR. Temuan ini menunjukkan bahwa masing-masing metode memberikan perspektif yang berbeda dalam menilai kinerja investasi dan tidak saling memengaruhi secara langsung. Walaupun hubungan antar ketiga metode tersebut tidak signifikan secara statistik, penggunaannya secara bersamaan tetap diperlukan karena bersifat saling melengkapi. Pendekatan multidimensional ini penting untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat, rasional, serta strategis di tengah ketidakpastian pasar
Etika Bisnis Islam dalam Pemasaran: Konsep dan Implikasi dalam Praktik Pemasaran
Marketing plays a crucial role in creating value and meeting customer needs. In the context of Islamic business, marketing is not solely profit-oriented but also integrates Islamic ethical principles, such as halal certification, fair pricing, and ethical promotion. Halal products ensure compliance with Islamic dietary laws, thereby enhancing consumer trust. Fair pricing practices promote equity and transparency, reflecting ethical considerations in pricing strategies. Meanwhile, ethical promotion emphasizes honesty and consumer rights protection, contributing to long-term relationships between businesses and customers. This study aims to explore the implementation of Islamic business ethics in marketing, focusing on halal products, fair pricing, and ethical promotion. Using a qualitative literature review approach, this study analyzes how the integration of Shariah principles in marketing can enhance market relevance, build consumer trust, and drive sustainable business growth in a diverse global context. The findings provide strategic insights for marketers seeking to engage ethically and effectively with Muslim-majority markets.Pemasaran berperan penting dalam menciptakan nilai dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam konteks bisnis Islam, pemasaran tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip etika Islam, seperti sertifikasi halal, harga yang adil, dan promosi etis. Produk halal memastikan kepatuhan terhadap hukum makanan dalam Islam, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Praktik harga yang adil mendorong kesetaraan dan transparansi, mencerminkan pertimbangan etis dalam strategi penentuan harga. Sementara itu, promosi etis menekankan kejujuran dan perlindungan hak-hak konsumen, yang berkontribusi pada hubungan jangka panjang antara bisnis dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan etika bisnis Islam dalam pemasaran, dengan fokus pada produk halal, harga yang adil, dan promosi etis. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif, studi ini menganalisis bagaimana integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pemasaran dapat meningkatkan relevansi pasar, membangun kepercayaan konsumen, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam konteks global yang beragam. Temuan penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pemasar yang ingin berinteraksi dengan pasar mayoritas Muslim secara etis dan efektif
Strategi Bisnis Laundry Syariah dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi
This study aims to examine the business strategies implemented by Barokah Laundry Syariah in Bekasi to enhance customer satisfaction. The research focuses on how the integration of sharia principles in laundry operations influences consumer satisfaction. This study employs a qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The findings indicate that Barokah Laundry Syariah applies effective business strategies, such as maintaining sharia-compliant washing quality, providing free pick-up and delivery services, and ensuring friendly and professional customer service. Furthermore, the implementation of Islamic economic values, such as honesty, fairness, and transparency, plays a crucial role in building trust and enhancing customer satisfaction. This study offers both theoretical and practical contributions to the development of sharia-based laundry businesses, particularly in fostering customer loyalty through a values-driven approach.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi bisnis yang diterapkan oleh Barokah Laundry Syariah di Bekasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi ini berfokus pada bagaimana penerapan prinsip-prinsip syariah dalam operasional laundry dapat memengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barokah Laundry Syariah menerapkan strategi bisnis yang efektif, seperti menjaga kualitas pencucian sesuai syariah, menyediakan layanan antar jemput gratis, serta memberikan pelayanan yang ramah dan profesional. Selain itu, penerapan nilai-nilai ekonomi Islam, seperti kejujuran, keadilan, dan transparansi, berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan bisnis laundry syariah, terutama dalam meningkatkan loyalitas pelanggan melalui pendekatan berbasis nilai-nilai keislaman
Pengaruh Faktor Sosial dan Ekonomi terhadap Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa
This study aims to examine the influence of social and economic factors on students’ financial literacy. The research employed a quantitative approach using a survey design. The sample consisted of 80 students from the Faculty of Economics and Business at Universitas Muhammadiyah Palopo, class of 2022, selected through a simple random sampling technique. Data were collected via an online questionnaire that had been tested for validity and reliability, and then analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that students’ financial literacy is significantly influenced by both social and economic factors, whether tested individually (partially) or jointly (simultaneously). The combined contribution of these two factors to the variation in financial literacy levels was recorded at 48,6%. Based on these results, it is recommended that educational institutions enhance students’ social and economic capacities by providing financial training programs, facilitating access to economic information, and fostering a supportive social environment to promote improved financial literacy.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial dan ekonomi terhadap literasi keuangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri atas 80 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palopo angkatan 2022 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan mahasiswa dipengaruhi secara signifikan oleh faktor sosial dan faktor ekonomi, baik ketika diuji secara parsial maupun simultan. Kontribusi gabungan kedua faktor tersebut terhadap variasi tingkat literasi keuangan mahasiswa mencapai 48,6%. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar lembaga pendidikan meningkatkan aspek sosial dan ekonomi mahasiswa melalui penyelenggaraan pelatihan keuangan, penyediaan akses terhadap informasi ekonomi, serta pengembangan lingkungan sosial yang kondusif untuk mendorong peningkatan literasi keuangan
Dampak Kejadian Bencana terhadap Upah Tenaga Kerja di Indonesia
Natural disasters cause loss of life and infrastructure damage. Over the past decade, the frequency and number of natural disaster events have tended to increase. Such events can threaten and disrupt community life, including the education sector, lead to the loss of jobs and assets, cause health and psychological problems, and disrupt economic activities. Disasters also result in damaged infrastructure, weakened social cohesion, and increased poverty rates. One of the variables affected by disasters is labor wages. The determinants of wages are classified into three categories: 1) demographic characteristics, including age, age squared, gender, marital status, and place of residence; 2) human resource characteristics, including education, certified training, and work experience; and 3) job characteristics, including working hours and industry sector. This study utilizes data from the 2019 National Labor Force Survey (Sakernas) and the Indonesia Disaster Information Data (DIBI) from BNPB. The findings indicate that disaster events significantly affect labor wages in Indonesia, although the estimated effect is relatively small. The policy implication of this study is that policymakers can enhance community resilience through both structural and non-structural mitigation efforts to reduce the adverse impacts of disasters, particularly their impact on the wages of affected workers.Bencana alam menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Selama dasawarsa terakhir, frekuensi dan jumlah kejadian bencana alam cenderung meningkat. Kejadian bencana dapat mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk sektor pendidikan, kehilangan lapangan pekerjaan dan aset, gangguan kesehatan dan psikologis, serta terganggunya roda perekonomian. Bencana juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, melemahnya hubungan sosial, dan meningkatnya angka kemiskinan. Salah satu variabel yang terpengaruh akibat bencana adalah upah tenaga kerja. Penentu upah terbagi dalam tiga karakteristik: 1) karakteristik demografi, yang mencakup umur, kuadrat umur, jenis kelamin, status perkawinan, dan tempat tinggal; 2) karakteristik sumber daya manusia, yang mencakup pendidikan, pelatihan bersertifikat, dan pengalaman kerja; serta 3) karakteristik pekerjaan, yang mencakup jam kerja dan lapangan usaha. Penelitian ini menggunakan data Survei Sakernas (2019) dan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) BNPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian bencana berpengaruh signifikan terhadap upah tenaga kerja di Indonesia, meskipun nilai estimasinya relatif kecil. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah para pengambil keputusan dapat memanfaatkan dan meningkatkan ketangguhan masyarakat melalui upaya mitigasi struktural dan non-struktural untuk mengurangi dampak buruk bencana, terutama dampaknya terhadap upah tenaga kerja yang terdampak.berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, workload berpengaruh signifikan terhadap burnout, dan burnout mampu memediasi hubungan antara workload dan turnover intention