Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan
Not a member yet
102 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap kinerja Karyawan pada PT.RisconRealty: Kecerdasan Emosional dan Motivasi kinerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Populasi pada penelitian ini adalah PT. Riscon Realty, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan survey sebagai instrument penelitian. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Riscon Realty. Sampel yang diambil sebanyak 50 responden menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu. Dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Explanatory analisis dan prediktif dengan bantuan program SPSS 17.0
Hasil dari penelitian ini menunjukkan kecerdasan emosional dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai R-Square 0.851 > Residual 0.24624 , kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai R-Square sebesar 0,890 > Residual 0,260 dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan perolehan nilai R-Square sebesar 0.825 > Residual 0,263.
Kata kunci : Kecerdasan Emosional, Motivasi, Kinerja Karyawa
Pengaruh PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SMA Negeri 99 Jakarta
The purpose of its study was to determine reading habits toward English speaking skills. The research method used was a survey to determine the effect of reading habits on English speaking skills. Regarding data of reading habits were obtained through a questionnaire compiled by researcher. Meanwhile, regarding data of English speaking skill was secondary, it obtained the results of the students' scores from the English teacher. The results of the analysis show that 1) there is an effect of a positive influence between reading habits on the speaking skills of students at SMA Negeri 99 Jakarta. This is indicated by the correlation coefficient rcount of 0.739 which is more than the r table, namely rxy = 0.739> t 0.5 (1:30) = 0.349. The t value is then consulted on the t value table, and the results show at the 5% level t table 0.5 (1:28) = 2.048. These results indicate that the t test is more than t table. 2) The effect of two variables is expressed by the linear regression line equation with Ŷ = a + b X, namely Ŷ = 18.90 + 0.92 X. This equation shows that every one unit increase in the reading habit variable (X) scores on speaking skill (Y) is 18.90 in the constant 0.92. 3) The effort to find out whether or not the reading habit variable has an effect on the speaking skill variable can be shown by using one predictor regression analysis which results in a value of 2.23. 4) The value of the frequency was consulted with the Fisher (F) table on the value generated by the dkerror of 12 and dktc of 16, and the results showed 2.60. This means that the hypothesis, there is a positive influence between reading habits on the speaking skill of students at SMA Negeri 99 Jakarta has been proven. Thus, the analysis in this thesis is significant.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan membaca terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah survey untuk mengetahui pengaruh kebiasaan membaca terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris. Data mengenai kebiasaan membaca diperoleh melalui angket yang disusun oleh peneliti. Sedangkan data mengenai kemampuan berbicara bahasa Inggris diperoleh dari hasil nilai peserta didik dari guru pengajar bahasa Inggris. Hasil analisis diperoleh bahwa 1) terdapat pengaruh adanya pengaruh positif antara kebiasaan membaca terhadap kemampuan berbicara peserta didik SMA Negeri 99 Jakarta. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi rhitung sebesar 0,739 yang mana lebih besar dari rtabel yaitu rxy = 0,739 > t 0,5 (1:30) = 0,349. Nilai t tersebut kemudian dikonsultasikan pada tabel nilai t, dan hasilnya menunjukkan pada taraf 5% ttabel 0,5 (1:28) = 2,048. Hasil tersebut menunjukkan bahwa uji t lebih besar dari ttabel. 2) Pengaruh antara kedua variabel tersebut dinyatakan dengan persamaan garis regresi linier dengan Ŷ = a + b X yaitu Ŷ = 18,90 + 0,92 X. Persamaan ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit skor variabel kebiasaan membaca (X) terhadap kemampuan berbicara (Y) sebesar 18,90 pada konstatnta 0,92. 3) Upaya mengetahui ada atau tidaknya pengaruh variabel kebiasaan membaca terhadap variabel kemampuan berbicara dapat dinayatakan dengan analisis regresi satu prediktor yang menghasilkan nilai sebesar 2,23. 4) Nilai frekuensi tersebut dikonsultasikan dengan tabel Fisher (F) pada nilai yang dihasilkan oleh dkerror sebesar 12 dan dktc 16, dan hasilnya menunjukkan 2,60. Ini berarti hipotesa penulis bahwa ada pengaruh positif antara kebiasaan membaca terhadap kemampuan berbicara peserta didik SMA Negeri 99 Jakarta telah terbukti. Dengan demikian analisis dalam skripsi ini adalah signifikan