1,678 research outputs found

    KESADARAN DAN KETIDAKSADARAN TOKOH ARA DALAM CERPEN “INGATAN ARA” KARYA DEWI RIA UTARI: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA

    No full text
    Shiva, Nailis. 2018. "Awareness and Unconsciousness of Fig Characters in Short Story" Memory of Ara "by Dewi Ria Utari. Essay. 1st degree (S-1) in Indonesian Literature Language. Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University, Semarang. Advisor 1 Drs. Mulyo Hadi Purnomo, M. Hum. Advisor II Laura Andri R.M., S.S., M.A. Short story "Memory of Ara" tells about personality changes experienced by the figure Ara from an extravers to become an intravers. The author tries to examine and express the awareness and unconsciousness experienced by the figure of Ara by using sequence theory, structural theory, and the literary psychology approach of Carl Gustav Jung. Sequence theory is used to determine the main character and find the sequence of stories. Structural theory is used to determine the short story intrinsic element which is focused on the character and characterization, plot, and background. The literary psychology approach of Carl Gustav Jung is used to express the awareness and unconsciousness experienced by Ara figures as well as to discover the personality changes of the figure of Ara. The method used in this study is a qualitative descriptive method using a structural approach and a literary psychology approach. The results of the analysis of awareness and unconsciousness of the figure of Ara in the short story "Ara Memory" by Dewi Ria Utari are (1) personality changes of Ara characters from extravers to intravers, (2) awareness experienced by Ara figures, including mental attitudes consisting of extravers and intravers, functions soul which consists of feeling, thingking, sensing, and intuisting, as well as personal unconsciousness experienced by the figure Ara. Keywords: short stories, structural, psychology, consciousness, unconsciousness

    Konflik Batin Tokoh Eling dalam Novel Dewi Kawi Karya Arswendo Atmowiloto (Tinjauan Psikologi Sastra)

    No full text
    ABSTRAK Utari Melani. Novel Dewi Kawi Karya Arswendo Atmowiloto Tinjauan Psikologi Sastra. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, UniversitasAndalas, 2018. Pembimbing 1: Drs. M. Yusuf, M. Hum. dan Pembimbing II: Ronidin, SS. MA. Dalam Skripsi ini dibahas novel Dewi Kawi karya Arswendo Atmowiloto tentang psikologi tokoh Eling. Pembahasan mencakup analisis psikologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana bentuk konflik-konflik batin yang dialami oleh tokoh Eling, (2) penyebab konflik batin yang dialami oleh tokoh Eling (3) apa akibat yang ditimbulkan dari konflik batin yang dialami oleh tokoh Eling (4) Serta solusi yang dilakukan oleh tokoh Eling dalam menyelesaikan konflik yang dialaminya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel yang berjudul Dewi Kawi karya Arswendo Atmowiloto. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan konflik-konflik psikologis yang dialami oleh tokoh Eling yang dikaji secara psikologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan (1) struktur kepribadian tokoh Eling yang terdiri dari Id, Ego dan Super ego. Id mempengaruhi tokoh Eling untuk memenuhi keinginannya untuk bertemu Kawi kekasih masa lalunya. Ego tokoh Eling berjalan karena dia mempertahankan kepribadiannya untuk memenuhi keinginan Id. Super ego tokoh Eling mengendalikan keingunan-keinginannya untuk memenuhi Id. Konflik yang dialami oleh tokoh Eling disebabkan oleh (1) harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan, yaitu keinginan untuk bertemu Kawi belum bisa terpenuhi (2) keraguan Eling terhadap kenangannya bersama Kawi, apakah benar-benar pernah terjadi atau hanya khayalannya semata (3) kematian Podo yang membuatnya semakin terpuruk. Karena sejak mereka kecil saling memiliki hubungan yang sangat dekat. Akibat yang ditimbulkan dari konflik yang dialami tokoh Eling yaitu timbulnya kecemasan pada diri Eling. Solusi konflik batin yang dilakukan oleh tokoh Eling dalam menyelesaikan masalah yang dialaminya dengan cara melakukan penolakan, pengingkaran diri dan pertahanan diri. Kata kunci: novel Dewi Kawi, tokoh Eling, konflik psikologis, penyelesaian konflik

    ANALISIS TANDA DALAM TIGA CERPEN KARYA FRANSISCA DEWI RIA UTARI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari semakin uniknya penyampaian peristiwa melalui tanda dalam suatu karya sastra yang diterbitkan melalui media koran, atau yang biasa disebut sebagai sastra koran. Salah satu cerpenis koran yang karyanya menarik perhatian peneliti adalah Fransisca Dewi Ria Utari. Adapun karyanya yang menarik perhatian peneliti dan dipilih peneliti sebagai objek kajiannya, yaitu "Liang Liu", "Pohon Mati", dan "Bunga Mawar Kuning di Halaman Belakang". Ketiga cerpen ini dipilih, karena ketiga cerpen ini memiliki proses cerita unik yang diungkapkan secara intrinsik melalui tanda. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan, yaitu (1) mendeskripsikan struktur cerpen; (2) mendeskripsikan makna dari tanda-tanda tumbuhan yang terkandung di dalam ketiga cerpen; dan (3) mendeskripsikan kaitan tanda-tanda tumbuhan yang terkandung di dalam ketiga cerpen dengan kehidupan, cinta, dan kematian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Pisau analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu analisis struktur menurut T. Todorov dan analisis semiotik sastra menurut Charles S. Peirce yang disempurnakan oleh Charles W. Morris. Hasil dari penelitian ini, yaitu (1) ketiga cerpen ini memiliki struktur yang utuh dan banyak menggunakan tanda dalam menyiratkan pesan di dalam cerpen; (2) ketiga cerpen ini memiliki pemaknaan yang unik, yang kebanyakan disampaikan melalui tanda yang masuk ke dalam ikon, indeks, dan simbol; dan (3) kesemua tanda yang terkandung pada masing-masing cerpen memiliki hubungan antar-tanda yang bersifat kausal dan makna dari masing-masing tanda memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan, cinta, dan kematian. Kata kunci: sastra koran, cerpen, analisis struktur, semiotik, ikon, indeks, simbol ABSTRACT This research departs from the increasingly unique delivery of events through signs in a literary work published through newspaper media, or commonly referred to as newspaper literature. One newspaper writer whose work attracts the attention of researchers is Fransisca Dewi Ria Utari. As for her work that attracted the attention of researchers and selected researchers as the object of her studies, namely "Liang Liu", "Pohon Mati", and "Sepetak Mawar Kuning di Halaman Belakang". These three short stories were chosen because these three short stories have unique stories that are intrinsically expressed through signs. The purpose of this study was carried out, namely (1) describing the structure of the short story; (2) describe the meaning of plant signs contained in the three short stories; and (3) describe the relationship of plant signs contained in the three short stories with life, love, and death. The method used in this research is a descriptive-analytical method. The theory used in this research is structural analysis according to T. Todorov and semiotic analysis of literature according to Charles S. Peirce, perfected by Charles W. Morris. The results of this study, namely (1) these three short stories have a complete structure and use a lot of signs in implying messages in the short stories; (2) these three short stories have unique meanings, most of which are conveyed through plant marks; and (3) all signs contained in each of the short stories have a causal relationship between the signs and the meaning of each sign has a close relationship with life, love, and death. Keywords: newspaper literature, short stories, structural analysis, semiotics, icon, index, symbo

    STUDI ANALISIS TENTANG PROFIL DAN LAYANAN GURU BK DI SMP NEGERI 13 MAKASSAR

    No full text
    Dewi Utari. 2018. Studi Analisis Tentang Profil dan Layanan Guru BK di SMP Negeri 13 Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Farida Aryani, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Abdullah Sinring, M.Pd. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar. Kajian utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) gambaran profil guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri 13 Makassar, (2) gambaran layanan guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan atau melukiskan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Gambaran profil guru bimbingan dan konseling yaitu terkait dengan riwayat hidup singkat mengenai guru bimbingan dan konseling dimana terdapat 3 guru bk yang semua berjenis kelamin perempuan dan telah berstatus berkeluarga, serta berlatar belakang pendidikan S1 BK dan memiliki visi misi untuk mencerdaskan anak bangsa. (2) Gambaran layanan guru bimbingan dan konseling yaitu, dalam layanan bimbingan dan konseling komprehensif terdapat empat layanan yaitu layanan dasar, layanan perencanaan individual, layanan responsive dan dukungan sistem. Dalam ke empat layanan ini Dalam layanan dasar guru BK sudah menjalankan layanan orientasi, informasi, bimbingan kelompok dan himpunan data. Dalam layanan responsive guru BK biasa memberikan konseling kelompok, konseling individual, dan juga konsultasi, namun alih tangan kasus jarang diterapkan karena masalah yang dihadapi oleh siswa-siswa masih bisa ditangani oleh guru BK itu sendiri. Dalam layanan perencanaan individual terkait dengan penempatan dan penyaluran terkait dengan peserta didik tetap dijalankan. Selanjutnya terkait dengan dukungan sistem yaitu semua pihak sekolah sangat memberikan dukungan sistem seperti dari kepala sekolah atau wakil sekolah, dari guru bidang stadi, serta bagian tata usaha dan juga masyarakat. Kata Kunci: Profil, Layanan, Guru BK

    PRESENTASI TOKOH PEREMPUAN DAN SUPERNATURAL NOVEL RUMAH HUJAN KARYA DEWI RIA UTARI

    No full text
    Penelitian yang berjudul “Presentasi Tokoh Perempuan dan Supernatural dalam Novel Rumah Hujan Karya Dewi Ria Utari” bertujuan untuk mengungkap identifikasi pada tokoh-tokoh perempuan yang memiliki hubungan terhadap hal-hal gaib dengan permasalahan-permasalahannya. Kemudian adalah mengungkap makna dibalik konflik yang dialami tokoh-tokoh perempuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural yang dikembangkan oleh Robert Stanton. Identifikasi akan berfokus pada beberapa unsur saja, yaitu Tokoh-penokohan, alur, latar, sudut pandang dan hubungan antar tokoh-tokoh perempuan. Identifikasi unsur tersebut akan menghasilkan temuan atas konflik yang dialami dan relasi akan mengungkap makna yang menghasilkan adanya suatu aktivitas yang akrab dijumpai dalam hal-hal mistis yaitu indera keenam sebagai bentuk kemampuan penglihatan yang tidak dimiliki oleh semua orang dan supernatural (dukun) yang merupakan wujud aktivitas atas hal-hal yang bersifat adikodrati. Berdasarkan penelitian ini, hasil yang diperoleh atas identifikasi karakter dan karakteristik melalui tokoh penokohan dan relasi antar tokoh-tokoh perempuan, maka dengan hal ini peneliti menemukan 1) Eksistensi perempuan-perempuan, magis dan supernatural, yang menggambarkan kemunculan tokoh-tokoh perempuan yang dekat dengan magis atau supernatural, 2) Terbatasnya ruang gerak perempuan dalam ranah publik/masyarakat yang menggambarkan terbatasnya ruang gerak tokoh-tokoh perempuan karena kedekatannya dengan mistis, membuat mereka menjadi perempuan yang terpinggirkan oleh masyarakat

    PERSIAPAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR

    No full text
    Skripsi dengan judul “Persiapan Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembelajaran IPS Di SMP Negeri 2 Kademangan” ditulis Oleh Roro Utari Indra Dewi, NIM 126209202089, Pembimbing Dita Hendriani, M.A, NIP. 197912202014032001 Kata Kunci: Persiapan, Pelaksanaan, Kurikulum Merdeka Belajar, Pembelajaran Ips Kurikulum merdeka belajar merupakan salah satu kebijakan kemdikbud dengan maksud menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bahagia baik bagi guru maupun peserta didik. Dalam merdeka belajar guru dan peserta didik memiliki keleluasaan dalam menentukan sistem pembelajaran yang tepat untuk mengetahui bakat dan minat yang ada pada diri peserta didik. Berdasarkan hasil observasi fokus penelitian ini yaitu (1) Bagaimana persiapan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kademangan Kabupaten Blitar (2) Faktor apa saja yang menjadi kendala dalam persiapan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kademangan Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menjelaskan persiapan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka belajar dalam pembelajran IPS di SMP Negeri 2 Kademangan Kabupaten Blitar(2) Untuk menjelaskan faktor apa saja yang menjadi kendala dalam persiapan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kademangan Kabupaten Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, dan guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persiapan pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kademangan Kabupaten Blitar dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu dan guru-guru IPS mengikuti pelatihan mengenai kurikulum merdeka belajar serta menyusun perangkat pembelajaran sesuai ketentuan kurikulum merdeka. Kemudian faktor yang menjadi kedala adalah (1) keterbatasan dalam penggunaan teknologi (2) mindset belum berubah (3) keterbatasan sarana dan prasaran

    Nilai-Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Dewi Areni Kampung Aren Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun: Pendekatan Antropologi Sastra

    No full text
    Cerita rakyat adalah cerita yang disebarkan dari mulut ke mulut sehingga menyebar kepada khalayak ramai, sehingga suatu cerita rakyat tersebut dapat dikenal. Walau tidak diketahui dengan pasti bahwa cerita tersebut benar-benar terjadi, namun ada beberapa orang diantara masyarakat sekitar yang memercayai cerita tersebut benar-benar terjadi. Dan menjadi contoh atau pelajaran agar nilainilai budaya yang terdapat didalam cerita tersebut dapat diaplikasikan dikehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan cerita Dewi Areni ini, yang tepatnya berada di Kampung Arena atau saat ini dikenal dengan Nagori Marihat Butar salah satu desa di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kampung ini juga pernah dinamakan Kampung Aren, sebab dipercaya berasal dari nama seorang dewi khayangan yang bernama Areni. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Dewi Areni menggunakan pendekatan antropologi sastra. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil analisis penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Dewi Areni dengan nilai-nilai sebagai berikut: (1) nilai kegotongroyongan, (2) peduli lingkungan, (3) jujur, (4) religius, (5) peduli sosial, (6) cinta damai, (7)tanggung jawab, (8) disiplin, (9) peduli sosial, (10) kekeluargaan, (11) kekompakan, dan (12) kecemburuan.100 halamanSkripsi Sarjan

    VISUALISASI MITOS DEWI SRI DALAM SENI LUKIS

    No full text
    The Myth of Devi Sri in Painting. Most Javanese, Balinese, Kalimantanese and people in other areas believe that Dewi Sri is the goddess of rice and fertility. Earth is the place where Dewi Sri’s soul lives and resides. No other goddess the farmers adore and love like Dewi Sri who is also Nyi Pohaci asthe farmers’ mother. Soil is often disturbed by the power that will facilitate her existence. In Java, the violence against the earth is told in Dewi Sri fairy tale. In many mythologies woman is described as the fertility symbol. Dewi Sri’s death is like Jesus’ death, her death enlivens. Dewi Sri’s death gives the farmers life-energy. Coconut tree emerges from her head, rice plant grows from her navel, sugar palm tree grows from her vagina and papaya tree grows from her breast. Mango tree grows from her hands and edible tuber and cassava grow from her feet.Visualization of Dewi Sri Myth in the art of painting is a concept of representing the myth of Dewi Sri . Based on the creative idea and perspective, the writer tries to treat, to transform the figure of Dewi Sri Myth in the current context. In this concept, Dewi Sri is represented through the painting using impasto,underpainting and rendering techniques. Here Dewi Sri is presented symbolically so that the visualization emerging can remain to be perceived as work representing its age.Visualization of Dewi Sri’s symbols is the manifestation of the author in two-dimensional work through canvas, wood, and oil paint media with pallet knife and brushes, and other mixed media material to give new motif and colour in the art world, particularly in the creation of painting.Keywords: Dewi Sri and myt

    EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BERDASARKAN JOB ORDER PROCESS DI BATIK DEWI SRI SARJONO

    No full text
    Batik Dewi Sri Sarjono is an individual company that produces several types of batik. Batik Dewi Sri Sarjono tries to optimize the profit in order to expand its business more widely. The research has purpose to make calculation evaluations of determination production costs based on accounting principal in general. The determination of production costs in this research uses job order costing method and costs accumulation uses full costing method. The author uses comparison method in doing this research which compare between the determination of production costs based on accounting principal in general and the determination of production costs doing by Batik Dewi Sri Sarjono. The conclusion of this research is Batik Dewi Sri Sarjono does not calculate the labour costs and factory overhead costs in detail. The author finds unfavorable difference that reduce profit margins which have been set. The results of this research is to give some suggestions for Batik Dewi Sri Sarjono in order to obtain optimal profits
    corecore