1,726,461 research outputs found

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PULAU UNTUNG JAWA MELALUI PEMANFAATAN IKAN KAKAP PUTIH MENJADI OLAHAN BURGER

    Full text link
    Program KKN-PKM yang dilakukan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat Pulau Untung Jawa melalui pemanfaatan ikan kakap putih menjadi olahan burger yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat Pulau Untung Jawa, bahwa ikan dapat diolah menjadi makanan kekinian yang diminati oleh setiap kalangan. Dan kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi, pengenalan bahan, cara membuat burger ikan, kandungan gizi, dan juga manfaat yang terkandung dalam burger ikan ini. Program pemberdayaan yang dilakukan selama dua bulan menunjukkan antusias warga yang cukup tinggi, khususnya para pemuda Pulau Untung Jawa yang ingin membuka usaha baru dengan berjualan burger ikan. Peluang usaha yang dihasilkan dari burger ikan ini cukup menjanjikan karena cita rasa yang dihasilkan cukup unik berbeda dengan burger yang lainnya dan juga harga yang cukup terjangkau, terlebih lagi di daerah yang belum menjual produk makanan burger ikan. Dan usaha burger ikan ini dapat didirikan di Pulau Untung Jawa atau di luar Pulau Untung Jawa, dengan demikian tujuan dari pengabdian kepada masyarakat akan tercapa

    Untung Surapati

    No full text
    Buku ini menuturkan bagaimana perjuangan Untung Surapati melawan penjajahan Belanda. Di mulai dari seorang budak belian hingga akhirnya berhasil membangun sebuah kerajaan dan kekuasaan baru di Jawa Timur, sungguh merupakan perjalanan hidup yang menarik untuk dituturkan. Dengan sistem feodalisme yang sangat kuat, seorang budak bernama Untung Surapati berhasil menjadi penguasa dengan gelar Adipati Aria Wiranegara. Di sinilah letak keistimewaan Untung Surapati. Beliau telah membuktikan dirinya sebagai seorang pejuang dan pemimpin yang gagah berani dan berkarakter

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP JASA EKOSISTEM MANGROVE DI PULAU UNTUNG JAWA

    Full text link
    Persepsi masyarakat terhadap jasa ekosistem yang ditawarkan oleh mangrove sangat penting dalam rangka pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Jurnal penelitian ini adalah salah satu hasil yang didapatkan selama pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Univesitas Islam Jakarta di Pulau Untung Jawa. Pengabdian masyarakat ini meliputi kegiatan restorasi penananman kembali mangrove, penyuluhan masyarakat dan pemuda lokal untuk meningkatkan persepsi dan kepedulian mereka akan pentingnya mangrove.  Jurnal penelitian hasil pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat Pulau Untung Jawa mengenai jasa ekosistem mangrove dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi mereka. Penelitian ini menggunakan diskusi kelompok, wawancara dengan tokoh masyarakat, kuesioner rumah tangga, dan pengamatan langsung untuk memperoleh data yang relevan dengan tujuan penelitian. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 76 responden yang dipilih secara random. Penelitian menggunakan 24 indikator jasa ekosistem  mangrove yang diadopsi dari berbagai literatur. Hasil penelitian mengindikasikan adanya enam jasa ekosistem mangrove yang dianggap paling penting; yaitu peran mangrove sebagai sebagai zona peredam angin laut, penyerap karbon dioksida, tempat makan hewan laut, penyedia bahan baku industri, dan sebagai tempat penelitian. Kata kunci: Jasa ekosistem, Mangrove, Persepsi masyarakat, Pulau Untung Jawa. ABSTRACT Public perception of the ecosystem services offered by mangroves is very important in the context of sustainable management of mangrove. This research journal is one of the results obtained during community service carried out by the Jakarta Islamic University on Untung Jawa Island. The community service includes restoration activities for replanting mangrove, outreach to the community and local youth to increase their perceptions and concerns about the importance of mangroves. This community service research journal aims to find out the views of the people of Untung Jawa Island regarding mangrove ecosystem services and identify the factors that influence their perceptions. This study used group discussions, interviews with community leaders, household questionnaires, and direct observation to obtain relevant data to the research objectives. The sample involved in this study were 76 respondents who were randomly selected. The study used 24 indicators of mangrove ecosystem services adopted from various literatures. The results of the study indicate that there are six mangrove ecosystem services that are considered the most important; namely the role of the mangrove as a zone for reducing sea breezes, absorbing carbon dioxide, feeding places for marine animals, providing industrial raw materials, and as research sites

    Untung surapati

    No full text
    Sebuah biografi tentang salah satu pahlawan perjuangan Indonesia, untung suropati.xii, 114 hlm, 21 x 14,8 c

    Pengaruh Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Untung dan Persentase Untung

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan rancangan penelitian The One-Shot Case Study yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendidikan matematika realistik Indonesia terhadap pemahaman konsep siswa pada materi untung dan persentase untung di kelas VII SMP Negeri 9 Palembang.Subjek penelitian ini adalah kelas VII.5 SMP Negeri 9 Palembang tahun akademik 2013/2014 yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan dan analisis data mengenai pemahaman konsep siswa ini berupa tes yang berisi soal-soal untung dan persentase untung yang telah disesuaikan dengan indikator pemahaman konsep siswa. Tes dilaksanakan sesudah menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (Posttest). Berdasarkan analisis data hasil penelitian, diperoleh nilai thitung adalah 23,71, sedangkan ttabel adalah 1,70. Dengan demikian thitung lebih besar dibandingkan ttabel, sehingga H0 ditolak, dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan matematika realistik Indonesia terhadap pemahaman konsep siswa pada materi untung dan persentase untung di kelas VII SMP Negeri 9 Palembang.Kata kunci :Pengaruh, Pendekatan PMRI, Pemahaman Konsep DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.8.2.1862.1-19Â

    ANALISIS KAPASITAS JALAN UNTUNG SUROPATI KOTA SAMARINDA

    No full text
    Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidup masyarakat untuk menghubungkan daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.. Seiring pertumbuhan penduduk dan besarnya pembangunan serta meningkatnya transportasi, maka jumlah kendaraan atau volume lalu lintas pada ruas jalan Untung Suropati yang di padati lalu lintas setiap harinya sering mengalami kemacetan dan penurunan kecepatan di beberapa segmen jalan.           Data-data yang di perlukan  adalah data hasil survey yang berupa data primer dan sekunder. Data primer di peroleh dari pengukuran langsung di lapangan. Data sekunder di dapat langsung dari instansi-instansi terkait Pada jalan Untung Suropati ini jumlah kendaraan yang melintas Sedang, terutama pada jam puncak. Jam puncak di jalan Untung Suropati biasanya terjadi empat kali dalam satu hari, yaitu pada pukul 06.00 – 08.00, pukul 10.00 – 14.00, pukul 16.00 – 18.00. dan pukul 21.00-23.00            Hasil analisis jalan Untung Suropati Segmen 1 Arah 1 ( Dari Jl. Selamet Riyadi - Jl. Untung Suropati ) hari sabtu tanggal 09 Mei 2015 Volume Kendaraan 2720 Smp/Jam, DS 0,42, V 35,78 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 2605,85 Smp/Jam, DS 0,40, V 34,14, Kategori C.  hari Minggu tanggal 10 Mei 2015 Volume Kendaraan 3271,10 Smp/Jam, DS 0,51, V 36,72 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 3296,30 Smp/Jam, DS 0,51, V 34,64, Kategori C. Hasil analisis jalan Untung Suropati Segmen 1 Arah 1 ( Dari Jl. Selamet Riyadi - Jl. Untung Suropati ) hari sabtu tanggal 16 Mei 2015 Volume Kendaraan 1238, 20 Smp/Jam, DS 0,37, V 35,95 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 1532,25 Smp/Jam, DS 0,46, V 37,05, Kategori C.  hari Minggu tanggal 17 Mei 2015 Volume Kendaraan 3758,40 Smp/Jam, DS 0,32, V 37,22 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 758,40 Smp/Jam, DS 0,23 V 36,41, Kategori

    Nilai Ekonomi Hutan Mangrove Pulau Untung Jawa : Sebuah Perbandingan

    No full text
    Hasil analisis menunjukan bahwa hutan mangrove memiliki nilai ekonomi (economic value) yang tinggi. Oleh karenya, pelestarian hutan mangrove harus tetap dipertahankan. Valuasi ekonomi terhadap hutan manggrove ini dapat dijadikan sebagai input dalam pemilihan alternatif pola pemanfaatan hutan mangrove selanjutnya. Namun demikian, pengelolaan hutan mangrove menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks. Meskipun hutan mangrove dapat menyediakan berbagai macam jenis produk penunjang kehidupan, ekosistem tersebut mengalami tekanan terus menerus akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini menemukan bahwa parameter nilai-nilai ekonomi pada hutan Manggrove yang ada di Pulau Untung Jawa, berbeda dengan nilai-nilai ekonomi hutan mangrove di daerah lain. Temuan ini mendukung anggapan banyak pakar bahwa karakteristik mangrove di daerah tertentu sebenarnya memiliki karakteristik yang berbeda karakteristik mangrove di daerah lain di Indonesia. Perbedaan karakteristik hutan mangrove ini, dan tentu saja preferensi masyarakat sekitar hutan mangrove, berimplikasi pada perbedaan nilai-nilai ekonomi hutan mangrove Pulau Untung Jawa. Temuan penelitian ini menyiratkan bahwa pengelolaan ekosistem mangrove memerlukan pendekatan yang dapat menghubungkan kepentingan kelestarian lingkungan dan manfaat bagi kesejahteraan manusia secara seimbang. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kajian komprehensif terhadap beberapa aspek termasuk aspek ekologi, sosial, ekonomi, kelembagaan, dan peraturan dan undang-undan

    Untung Basuki di Bengkel Teater dan Sanggar Bambu Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini menjelaskan mengenai biografi Untung Basuki dan perjalanan hidupnya hingga sekarang aktif dalam lagu puisi di Sanggar Bambu.terkenal sebagai Seniman ‘silaturahmi’ atau ‘seniman legowo’ kenyataannya ternyata Untung Basuki juga ingin memperoleh penghargaan dan pengakuan yang sama dengan Seniman terkenal lainnya. Memiliki keterbatasan berupa Tuna daksa, tidak menghalanginya untuk terus berkreasi dan berinovasi. Awalnya Untung Basuki diberi peran sebagai aktor pendukung dari beberapa pertunjukan teater yang dipimpin Rendra di Bengkel Teater. Terlepas dari hal tersebut Untung juga merekonstruksi Bip Bop dan pernah menjadi Seorang Sutradara. Namun, hasil penelitian ini membuktikan bahwa ternyata Untung hanya mereka ulang Bip Bop karya Rendra ini dan tidak menjadi sutradara, hanya mengulang sebuah pertunjukan. Rendra memang menjadi batu loncatan awal perjalanan Karir Untung Basuki. Dari pengalamannya Ia pernah menggeluti bidang Teater, musik dan Musikalisasi puisi. Ketiganya sangat mendukung fokus karir Untung Basuki sampe saat ini yaitu musakalisasi puisi. Kata Kunci : Untung Basuki, Bengkel Teater, Sanggar Bambu, Musikalisasi Puisi

    Untung Suropati dalam Tradisi Lisan Masyarakat Pasuruan Tahun 1975 – 2018

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah munculnya tradisi lisan Untung Suropati yang dilakukan oleh masyarakat Pasuruan diangkat dari nilai-nilai kepahlawanan Untung Suropati yang berwujud dalam bentuk pengajian, prosesi Kirab Pataka dan Dramatari. Tradisi lisan tentang Untung Suropati memiliki fungsi sebagai cerminan dan media pendidikan bagi masyarakat Pasuruan. Cerita Untung Suropati terus-menerus diceritakan dari generasi satu ke generasi selanjutnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah (1) bagaimana latar belakang munculnya tradisi lisan Untung Suropati di Pasuruan? (2) bagaimana perwujudan cerita kepahlawanan Untung Suropati dalam tradisi lisan masyarakat Pasuruan tahun 1975 - 2018?. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan; heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Teori yang digunakan yaitu teori Representasi dengan pendekatan Etnografi. Hasil dalam pembahasan ini menunjukkan bahwa latar kontekstual masing-masing tradisi lisan Untung Suropati yang dilakukan oleh masyarakat Pasuruan, yakni tradisi lisan dalam bentuk pengajian telah ada sejak lama dan tidak dikatahui siapa yang pertama melakukan tradisi tersebut. Tradisi lisan Untung Suropati dalam bentuk prosesi Kirab Pataka dibentuk pada tahun 2002 oleh tim pembentukan Hari Jadi Kota Pasuruan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan dengan melakukan seminar sarasehan untuk menentukan Hari Jadi Kota Pasuruan. Tradisi lisan Untung Suropati dalam bentuk Dramatari sudah ada sejak Untung Suropati dijadikan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 1975. Awalnya cerita Untung Suropati dipertunjukan dalam bentuk teater, kemudian oleh Sanggar Dharma Budaya diubah menjadi dramatari. Dramatari merupakan pertunjukan teater dalam bentuk tari dan hanya gerak saja tanpa suara atau dialog. Perwujudan cerita Untung Suropati dalam masing tradisi lisan masyarakat Pasuruan ada yang berbeda dan ada yang sama. Tradisi lisan Untung Suropati dalam tradisi lisan pengajian diwujudkan bahwa Untung Suropati merupakan orang yang sakti dan dapat menghilang serta berpindahppindah tempat sehingga Untung Suropati sangat diagungkan oleh penduduk Desa Mancilan. Sedangkan tradisi lisan Untung Suropati dalam bentuk Kirab Pataka dan Dramatari diwujudkan bahwa Untung Suropati merupakan seorang budak yang kemudian berjuang melawan Belanda untuk melakukan pemberontakan kepada Belanda, meskipun pada akhirnya Untung Suropati gugur dalam melawan Belanda di daerah Pasuruan. Nilai historis masing-masing tradisi lisan Untung Suropati yang dilakukan masyarakat Pasuruan dapat dijadikan sebagai sumber sejarah. Ciri-ciri sumber sejarah adalah keaslian kandungan sumber, sumber sebagai bahan mentah, perolehan sumber, dan keadaan fizikal sesuatu sumber. Berdasarkan ciri-ciri tersebut dari masing-masing tradisi lisan yang dapat dijadikan sebagai sumber sejarah yaitu Kirab Pataka Simpulan dari penelitian Untung Suropati dalam tradisi lisan masyarakat Pasuruan tahun 1975-2018 adalah latar kontekstual tradisi lisan dalam bentuk pengajian sudah ada sejak lama, mungkin sejak Untung Suropati meninggal. Tradisi lisan dalam bentuk prosesi Kirab Pataka diteliti oleh tim pembentukan Hari Jadi Kota Pasuruan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan pada tahun 2002. Tradisi lisan dalam bentuk dramatari dikenalkan oleh sanggar seni Dharma Budaya. Perwujudan cerita Untung Suropati dalam masing-masing tradisi lisan memiliki cerita yang berbeda. Tradisi lisan dalam bentuk pengajian menganggap Untung Suropati merupakan orang yang sakti dan dapat menghilang serta berpindah-pindah tempat, sedangkan tradisi lisan dalam bentuk prosesi Kirab Pataka dan Dramatari mengungkapkan bahwa Untung Suropati seorang budak Belanda yang kemudian memberontak kepada Belanda. Nilai historis dalam masing-masing tradisi lisan yang dapat dijadikan sebagai sumber sejarah adalah tradisi lisan dalam bentuk prosesi Kirab Pataka, karena telah melalui beberapa penelitian dan pengumpulan sumber

    Laporan Kerja Praktek di PT. Untung Bersama Sejahtera

    Full text link
    PT. Untung Bersama Sejahtera adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri perhiasan emas yang terletak di Jl. Raya Kenjeran No.395-399 Surabaya. Dalam hal ini, sistem produksi yang dipakai oleh PT. Untung Bersama Sejahtera adalah sistem First In First Out . PT. Untung Bersama Sejahtera akan memulai produksi jika ada pesanan akan dilayani dan pesanan akan segera dibuat. Saat ini, PT. Untung Bersama Sejahtera sedang menghadapi kendala dalam kebisingan. Jadi, PT. Untung Bersama Sejahtera berkendala dalam hal kebisingan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pengukuran kebisingan dengan alat ukur Sound Level Meter. Setelah melakukan pengukuran cara mengatasi kebisingan adalah dengan mengusulkan penggunaan alat peredam pendengaran Earmuff
    corecore