Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
    20869 research outputs found

    A critical discourse analysis of women's leadership within Feminism in the "Cruella" movie

    Full text link
    The research discusses women's leadership within feminism through the three-dimensional framework of Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA). This study uses a qualitative descriptive research method that analyzes utterances in dialogues or monologues, and movie scenes related to women leadership. From the analysis by using the textual practice, it is concluded that the two characters of female leaders, Cruella and Baroness both have leadership traits that are reflected in their dialogue. The dialogue is categorized into types of sentences, namely descriptive, interrogative, imperative, and exclamative sentences, along with the use of pronouns and modality. The discursive practice influences the production process so it affects the text production and characterization of the characters in their positions as leaders. In addition, sociocultural practice shows how women leadership in the movie is influenced by real social phenomena related to women in the work field at that time and shows how women take masculine behavior to suit the work environment, like confidence, ambition, and competitiveness. Furthermore, by highlighting the assertive leadership traits of these characters, this movie provides a nuance of opposing the patriarchal system, thus showing how women are able to become leaders and succeed in breaking down societal norms

    Perencanaan unit usaha puding tempe “PeChoRo” dengan kapasitas produksi 150 cup/hari @135 g

    Full text link
    Puding merupakan hidangan penutup berbahan dasar susu yang telah banyak dikembangkan. Salah satu pengembangan puding yaitu substitusi susu berbasis tempe kacang kedelai yang menawarkan alternatif pangan fungsional bagi konsumen dengan intoleransi susu dan gaya hidup vegan. Produk puding tempe diproduksi oleh Fungsional Nusantara bermerek “PeChoRo” dengan kapasitas produksi sebanyak 150 cup (@135g)/hari dan harga jual Rp 10.000,00/cup. Lokasi produksi terletak di Jalan Doho no. 45, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Bahan yang digunakan dalam pembuatan puding “PeChoRo” meliputi tempe, air, agar-agar, karagenan, gula pasir, bubuk cokelat, bubuk taro, dan daun pandan. Proses produksi meliputi pembuatan sari tempe, pembuatan puding rasa cokelat, dan pembuatan puding rasa taro. Utilitas yang digunakan meliputi listrik sebesar 271,82 kWh/bulan, air sebanyak 10,2360 m3/bulan, dan bahan bakar berupa gas LPG sebanyak 7,8818 kg/bulan. Jumlah pekerja sebanyak 3 orang dengan rincian 1 orang pimpinan dan 2 orang karyawan. Pemasaran puding “PeChoRo” dilakukan melalui media sosial Instagram, Line, dan WhatsApp. Penjualan puding “PeChoRo” dilakukan dengan sistem pre order dan penjualan secara langsung dengan menitipkan di beberapa tempat (warung makan, kios, kantin). Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi, puding “PeChoRo” layak untuk dijalankan dengan Rate of Return setelah pajak sebesar 103,50%, Pay Out Time setelah pajak sebesar 11 bulan 2 hari, dan Break Even Point sebesar 51,44%

    Laporan kerja praktik magang kedaireka serta implementasi automasi mesin capper untuk produksi hand sanitizer di PT Infion

    Full text link
    Program magang yang dilaksanakan melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini Proyek ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem automasi pada mesin capper dalam lini produksi alat kesehatan (ALKES) di PT INFION, khususnya pada lini 1, guna mempercepat proses produksi hand sanitizer. Automasi ini dikembangkan dari awal untuk menggantikan metode manual dengan sistem operasi berbasis mesin yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi. untuk memahami kebutuhan spesifik proses, penentuan lokasi sensor untuk mendeteksi posisi botol, serta pemilihan komponen utama seperti Programmable Logic Controller (PLC), inverter, dan alat lain yang mendukung pengoperasian otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa proses produksi dapat dijalankan sepenuhnya melalui mesin, tanpa intervensi manual, yang secara signifikan mengurangi waktu produksi dan potensi kesalahan manusia. penerapan automasi dalam proses produksi memberikan dampak positif dalam hal efisiensi dan kecepatan kerja, sehingga memungkinkan perusahaan mencapai target produksi dengan lebih optimal

    Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon Kabupaten Banyuwangi

    Full text link
    Latar Belakang : Gizi buruk atau malnutrisi merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia. beberapa penelitian telah melaporkan bahwa pengetahuan ibu tentang gizi memiliki peran penting dalam menentukan kualitas asupan makanan anak. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan kebutuhan gizi balita dengan prevalensi status gizi balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon, Kabupaten Banyuwangi. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian yaitu ibu yang memiliki anak usia 24-59 bulan. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil : Hasil uji statistik berdasarkan Spearman rank diperoleh nilai (P= 0,000 < 0,05). Simpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita usia 24-59 bulan karena ibu yang memiliki pengetahuan baik cenderung akan memberikan makanan bergizi seimbang untuk anaknya. Kedepannya disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menggunakan factor lain yang dapat mempengaruhi status gizi pada balita

    Alat pengukur level air dan kekentalan minyak menggunakan elektroda

    Full text link
    Minyak pelumas berperan penting dalam menjaga kinerja dan keandalan turbin uap di PLTU dengan mengurangi gesekan, mendinginkan komponen, serta melindungi dari korosi dan keausan. Namun, kualitasnya dapat menurun akibat kontaminasi, perubahan viskositas, dan degradasi sifat listrik, yang berpotensi merusak komponen kritis dan menurunkan efisiensi operasional. Skripsi ini mengembangkan alat pengukur level, resistansi, dan kekentalan fluida berbasis sensor elektroda yang terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino Uno. Alat ini dirancang untuk memastikan kualitas dan kinerja pelumas dalam sistem turbin pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dengan fokus pada deteksi perubahan viskositas, dan degradasi sifat listrik. Sensor elektroda digunakan untuk mendeteksi sifat listrik fluida berdasarkan perbedaan konduktivitas antara air dan minyak, sedangkan pengukuran kekentalan dilakukan melalui analisis resistansi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mengukur parameter fluida dengan tingkat akurasi yang baik, meskipun ditemukan tantangan teknis dalam pengukuran minyak yang lebih kental

    Proses pengolahan nasi goreng kopi “Gorrkoffie” dengan kapasitas produksi 100 pack @160 g per hari

    Full text link
    Kopi umumnya dikenal sebagai minuman yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, sering dikonsumsi di berbagai kesempatan atau acara seperti rapat, pertemuan bisnis, dan sebagainya. Tidak hanya sebagai minuman, inovasi berbasis kopi mulai berkembang seiring dengan meningkatnya konsumsi kopi di Indonesia, seperti produk berbasis kopi, yaitu Nasi Goreng Kopi. Nasi Goreng Kopi menjadi salah satu inovasi menarik untuk memberikan pengalaman baru dalam menikmati kopi, tidak sebagai minuman, namun sebagai bagian dari makanan utama. Produk ini diberi merek “Gorrkoffie” sebagai perpaduan unik antara rasa gurih nasi goreng dengan aroma khas kopi. Bahan yang digunakan dalam pembuatan “Gorkoffie” adalah beras, kopi, bawang putih, gula, bawang merah, garam, kemiri, lada, kecap asin, mentega, minyak, dan AMDK. Perencanaan unit pengolahan makanan “Gorkoffie” memiliki kapasitas produksi sebesar 100 pack @160 g/hari. Lokasi produksi unit pengolahan “Gorrkoffie” terletak di Mutiara Citra Graha 5 no 5, Sirdoarjo. “Gorkoffie” merupakan industri rumah tangga yang termasuk dalam golongan UMKM dengan 2 orang karyawan. Tahap pengolahan “Gorkoffie” terdiri dari pemasakkan nasi, perebusan vegetable mix, pembuatan bumbu, penghalusan bumbu, penumisan bumbu, penggorengan telur dan pengemasan. Utilitas yang diperlukan meliputi air 94903 L/tahun, listrik 1585 KwH/tahun, 11 tabung LPG 12 kg/tahun. Pendirian usaha memiliki laju pengembalian (ROR) setelah pajak sebesar 82,86% yang lebih besar dari nilai MARR (12,50%). Waktu pengembalian modal setelah pajak adalah 1 tahun 1 bulan 24 hari dan titik impas (BEP) sebesar 54,52%. Berdasarkan pertimbangan faktor ekonomi, unit pengolahan “Gorkoffie” layak didirikan

    Newsletter Totus Tuus

    Full text link

    Newsletter Totus Tuus

    Full text link

    20,784

    full texts

    20,869

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇