Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Tinjauan struktur dramatik sendratari ramayana prambanan

    No full text
    Merupakan suatu bentuk penulisan yang berusaha untuk melihat lakon sendratari ramayana dari segi strukturnya tanpa harus mengabaikan aspek isinya. Secara konvensional sendratari ramayana merupakan salah satu bentuk lakon tradisional yang cenderung mengacu pada garap wayang wong atau wayang kulit

    Bagaimana mengembangkan bawahan saudara ?

    No full text

    The landscape we see

    No full text

    The Hindu View of Art

    No full text

    Contemporary Art: A Very short introduction

    No full text
    Buku ini tentang seni kontemporer. Bahasannya agak berbeda dengan bahasan pada literatur lain.Terdiri dari enam bab yang menarik tentang seni kontemporer. Bab 1 tentang Zona kebebasan. Bab 2 tentang tatanan dunia baru. Bab 3 tentang budaya konsumsi. Bab 4 tentang penggunaan dan harga seni. Bab 5 tentang deretan seni sekarang, dan Bab 6 tentang kontradiksi

    Pengembangan materi ansambel campuran berbasis audio digital sebagai media pembelajaran di SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta

    No full text
    SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta belum menggunakan media pembelajaran berbasis audio digital, meskipun sarana dan prasarana sudah mendukung. Siswa sulit mempelajari materi karena kurangnya media untuk mendemonstrasikan materi pada pembelajaran musik ansambel campuran. Oleh sebab itu pengembangan materi ansambel campuran berbasis audio digital dibutuhkan untuk membantu guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis Research & Development atau penelitian pengembangan yang menggunakan model prosedur ADDIE yakni analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Produk audio digital dikembangkan dengan Studio One. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru seni musik SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta, satu dosen bidang Pendidikan Musik yang merupakan validator ahli aransemen musik, satu dosen bidang Penciptaan Musik yang merupakan validator ahli produksi musik digital, satu guru seni musik selaku validator praktisi, dan siswa kelas VII SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta TA 2024/2025. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, validasi ahli, dan pengamatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil uji validasi produk audio digital oleh validator menggunakan angket mendapatkan rerata skor yakni, ahli aransemen musik mendapatkan rerata skor 3,46, ahli produksi musik digital mendapat rerata skor 3,26 dan praktisi guru seni musik memperoleh rerata skor 3,73 dengan demikian produk audio digital Sangat Layak digunakan sebagai media pembelajaran seni musik materi ansambel campuran, sedangkan hasil evaluasi satu-satu dan kelompok kecil mendapatkan tanggapan dari guru bahwa produk audio digital ini sangat membantu guru dan siswa lebih interaktif dalam proses pembelajaran seni musik materi ansambel campuran

    Peran jurnalisme warga dalam sudut kantin project terhadap pendokumentasian jurnalisme musik di Yogyakarta

    No full text
    Kemerosotan industri media musik mainstream telah menciptakan kekosongan dalam diskursus musik, terutama bagi musisi independen. Media online mainstream lebih fokus pada musik populer dan berita sensasional, dan media independen pun seringkali terpaku pada musisi mainstream. Hal ini mengakibatkan minimnya perhatian terhadap musisi rintisan. Munculnya Sudut Kantin Project sebagai media alternatif menjadi pengisi kekosongan tersebut melalui jurnalisme warga yang memungkinkan partisipasi aktif dari berbagai kalangan dalam membahas dan mengapresiasi musik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif milik Cresswel dengan rancangan studi kasus. Proses penelitian diawali dengan penentuan batasan penelitian, pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk membangun pemahaman yang lebih dalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori jurnalisme warga dan jurnalisme musik. Hasil penelitian ini menghasilkan temuan, bahwa (1) jurnalisme warga berperan mendorong terciptanya partisipasi publik, yaitu warga sebagai produsen, distributor, konsumen, dan mendorong terciptanya pluralisme dalam pewartaan berita musik. Peran tersebut juga meningkatkan ketersediaan informasi bagi pendokumentasian jurnalisme musik, yaitu memperkaya dokumentasi jurnalisme musik di Yogyakarta, dan memicu munculnya ruang diskusi dan interaksi antar masyarakat. (2) Kelebihan tersebut diperlihatkan dalam bentuk aksesibilitas, fleksibilitas, kebebasan ekspresi, dan kesetaraan

    Gaya musik campursari sebagai kreativitas grup irama manunggal dalam peribadahan di Gereja Stasi Maria Assumpta Bawen

    No full text
    Musik berperan kuat selaku penghantar yang membangun penghayatan umat Katolik dalam memuliakan nama Tuhan pada momen ibadah. Penerimaan gereja terhadap segala unsur lokalitas semakin menguat dari masa ke masa. Grup bernama Irama Manunggal hadir dengan musik bergaya campursari dalam peribadatan Gereja Stasi Maria Assumpta Bawen, Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas dan bentuk penyajian musik campursari yang dihadirkan oleh Grup Irama Manunggal dalam peribadatan di Gereja Stasi Maria Assumpta, Bawen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan anggota grup, pengurus gereja, dan jemaat serta dokumentasi penampilan musik dalam ibadah. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi dan penyajian data untuk memahami peran musik dalam menciptakan suasana ibadah yang sakral dan relevan dengan budaya lokal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Grup Irama Manunggal berhasil memadukan elemen-elemen musik campursari dengan lagu-lagu rohani, menciptakan bentuk liturgi yang inklusif dan berakar pada budaya setempat tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah. Penyajian musik campursari yang mereka terapkan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana penghayatan spiritual yang lebih mendalam bagi jemaat. Musik ini membawa suasana ibadah yang lebih khidmat dan dekat dengan masyarakat lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas Grup irama Manunggal dalam menggunakan musik campursari dapat menjadi contoh bagi kelompok-kelompok musik liturgi lainya, terutama dalam mengintegrasikan musik tradisional dengan kebutuhan peribadatan modern di gereja

    Penciptaan skenario film pendek blawur terinspirasi dari peristiwa gagap teknologi

    No full text
    Fenomena gagap teknologi (gaptek) menjadi tantangan di era digital, mencerminkan ketidakmampuan individu atau kelompok dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini mengkaji fenomena tersebut sebagai landasan dalam penciptaan skenario film pendek berjudul Blawur. Melalui pendekatan dramatik menggunakan struktur tiga babak, skenario ini menggambarkan konflik antara generasi tua dan muda yang bertentangan dalam memanfaatkan teknologi untuk melestarikan tradisi seni tari. Teori perubahan sosial Selo Soemardjan digunakan untuk menjelaskan bagaimana proses adaptasi masyarakat terhadap teknologi mencerminkan dinamika perubahan sosial. Narasi menggunakan bahasa Jawa sebagai elemen budaya untuk memperkuat pesan lokal dan universal tentang pentingnya keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Skenario ini diharapkan dapat menyampaikan dampak kesenjangan digital secara dramatis, ringan, dan kritis, serta menjadi media refleksi terhadap isu gaptek di Indonesia

    Edukasi budi pekerti melalui film animasi 2D : Unggah-Ungguh" dengan gaya komedi slapstick

    No full text
    Kesadaran akan pentingnya nilai unggah-ungguh pada remaja sekarang dalam bertingkah laku kepada orang lain khususnya kepada yg lebih tua hari ini semakin berkurang, hal ini ditakutkan dapat menjadi penurunan moral jika terus dibiarkan. Perlu adanya sarana sebagai media untuk mengkampanyekan nilai unggah-ungguh” yaitu menggunakan animasi 2D sebagai media edukasi dengan gaya komedi slapstick pada penceritaannya. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan kreatif Graham Wallas yaitu terdapat empat tahapan, pertama tahap persiapan dengan melakukan pengamatan terhadap dugaan yang terjadi dengan fakta lapangan, tahap kedua inkubasi yaitu Mengumpulkan data studi literasi mengenai komedi slapstick dan Animasi sebagai media edukasi dan menghasilkan target audience, media edukasi berupa animasi 2D, premis, logline dan sinopsis., tahap ketigai luminasi yaitu Menghasilkan skenario dengan menerapkan struktur dan teknik komedi slapstick dan menghasilkan konsep desain karakter dan tahap keempat verifikasi yaitu Mewujudkan skenario dalam bentuk animatic storyboard dengan unsur komedi slapstick yang selanjutnya dievaluasi apakah penempatan dan penggunaan komedi slapstick pada plot cerita sudah sesuai dengan target audience atau belum. Penyusunan dan pembuatan karya Tugas Akhir ini menggunakan dua landasan teori, pertama yaitu komedi slapstick dari buku Comedy Slapstick and Comic Performance: Comic and Pain oleh Louise Peacock, karena isi buku yang cukup lengkap mengulas tentang komedi slapstick dari pengertian, asal mula, unsur, teknik dan dinamikanya. Kedua 12 Prinsip Animasi diambil dari buku “The Illusion of Life Disney Animation” yang pertama kali diperkenalkan oleh animator dari Walt Disney Studios, yaitu Frank Thomas dan Ollie Johnston.. Hasil yang didapat yaitu berupa animatic storyboard dengan menerapkan unsur komedi slapstick pada penceritaannya yang selanjutnya akan dikembangkang dalam bentuk film animasi. Animasi sebagai media edukasi dan menggunakan komedi slapstick pada penceritaannya cukup efektif dalam menyampaikan nilai unggah-ungguh kepada target audience

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇