Universitas Hasanuddin: e-Journals
Not a member yet
10100 research outputs found
Sort by
EDUKASI TEKNOLOGI PERMAKULTUR DAN PEMANFAATAN BENIH BERMUTU DI DESA PAMBOBORANG KECAMATAN BANGGAE KABUPATEN MAJENE
Sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan petani terhadap teknologi budidaya permakultur dan penggunaan benih bermutu dalam mendukung peningkatan produksi tanaman. Mitra pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Tani Sandang dan Kelompok Tani Bukit Soe Desa Pamboborang. Metode yang digunakan adalah ceramah dalam bentuk penyuluhan kepada mitra petani. Penyuluhan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 11 Januari 2025 di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene dengan materi terkait teknologi permakultur dan pengenalan karakter dan peran serta manfaat benih bermutu dalam budidaya tanaman pangan dan hortikultura. Penyuluhan yang dilaksanakan mendapatkan respon yang positif dari kelompok tani mitra dan memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan tentang teknologi budidaya permakultur yang meliputi implementasi budidaya tanaman di pekarangan dengan cara yang ramah lingkungan. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang pentingnya menggunakan benih bermutu dari varietas unggul untuk mengoptimalkan produksi tanaman di lahan pertanian baik dalam skala rumah tangga di pekarangan untuk para petani wanita maupun dalam skala yang lebih besar di kebun.
Kata kunci: Benih bermutu, penyuluhan, permakultur, ramah lingkungan.
ABSTRACT
A community service activity was carried out to increase farmers\u27 knowledge of permaculture cultivation technology and the use of high-quality seeds to support increased crop production. The partners in this community service activity were the Sandang Farmer Group and the Bukit Soe Farmer Group. The method used was a lecture in the form of an extension program for the farmer partners. The extension activities were held on Saturday, January 11, 2025, in Pamboborang Village, Banggae Sub-district, Majene District, covering topics related to permaculture technology and an introduction to the characteristics, roles, and benefits of high-quality seeds in the cultivation of food crops and horticultural plants. The extension activities received a positive response from the farmer groups. They provided benefits in the form of increased knowledge about permaculture cultivation technology, including the implementation of crop cultivation in backyard gardens using environmentally friendly methods. Additionally, the partners gained knowledge about the importance of using high-quality seeds from superior varieties to optimize crop production on agricultural land, both on a household scale in backyard gardens for female farmers and on a larger scale in orchards.
Keywords: Permaculture, environmentally friendly, high-quality seeds, extension
Secondary Metabolites Compounds And Bioactivity Extract Of Telang Flowers
Indonesia has many medicinal plants that are good for health. Telang flower (Clitoria ternatea L.) is used by the community as a traditional medicine. The purpose of this study is to ascertain what secondary metabolite compounds, antioxidant activity, and toxicity of telang flower extract. Extraction of telang flower was carried out using the maceration method with n-hexane, ethyl acetate, ethanol, and methanol solvents. Antioxidant activity test used 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH), while toxicity to shrimp larvae (Artemia salina) was tested using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. Based on the results of phytochemical tests, telang flowers are understood to include secondary metabolites, such as alkaloids, flavonoids, steroids, triterpenoids, saponins, and phenolics. The antioxidant activity of ethanol extract of telang flower was classified as very strong compared to methanol, ethyl acetate, and n-hexane extracts, with IC50 values of 49.442 ppm, 50.648 ppm, 54.950 ppm, and 59.935 ppm, respectively. Meanwhile, methanol extract showed higher toxicity to Artemia salina than ethanol, et hyl acetate, and n-hexane extracts, with LC50 values of 76.995 ppm, 97.073 ppm, 266.162 ppm, and 297.934 ppm, respectively. Based on these results, ethanol extract of telang flower has antioxidant activity with a very strong category, while methanol, ethyl acetate, and n-hexane extracts are included in the strong category. On the other hand, the toxicity of methanol extracts and n-hexane extracts was not significant. In contrast, the toxicity of methanol and ethanol extracts to Artemia salina was categorized as strong, while the toxicity of ethyl acetate and n-hexane extracts was classified as weak. Telang flowers have potential as an alternative anticancer drug, but further research is needed
Survival Analysis Of Diabetes Mellitus At RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar
Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia and disturbances in the metabolism of carbohydrates, fats, and proteins, resulting from an absolute or relative deficiency in insulin secretion or action. The prevalence of DM in Indonesia continues to rise, reaching 2.2% in 2023. In South Sulawesi, Makassar City exhibits a particular urgency with a prevalence of 2.14%, a figure significantly exceeding the provincial average. This study aims to determine the survival probability of inpatients with diabetes mellitus at RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar using the Kaplan-Meier method. Based on the analysis, the results indicate that the survival probability of hospitalized diabetes mellitus patients is 0.649 or 64.9%.
Keywords: Survival Analysis, Kaplan-Meier, Diabetes Mellitu
PELATIHAN EKONOMETRIKA BAGI SISWA SMA PLUS BUDI UTOMO MAKASSAR DALAM RANGKA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH
Rendahnya kemampuan siswa SMA dalam menulis karya ilmiah berbasis data kuantitatif merupakan tantangan serius dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tuntutan akademik dan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa SMA Plus Budi Utomo Makassar dalam menulis karya ilmiah berbasis data melalui pelatihan ekonometrika yang aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis praktik dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel yang disesuaikan dengan kemampuan siswa. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi dasar-dasar ekonometrika, praktik analisis regresi, serta penyusunan dan presentasi karya tulis ilmiah oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan teknis siswa, yang dibuktikan melalui nilai post-test serta kualitas karya tulis yang dihasilkan. Siswa menunjukkan kemajuan dalam mengolah data, memahami hubungan antar variabel, serta menginterpretasikan hasil analisis secara sistematis. Kegiatan ini juga mendapat dukungan aktif dari guru pendamping dan membuka peluang integrasi program serupa ke dalam kegiatan sekolah secara berkelanjutan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kuantitatif siswa dan menjadi model pengembangan kompetensi ilmiah di tingkat pendidikan menengah.
Kata kunci: Pelatihan ekonometrika, karya tulis ilmiah, siswa SMA, analisis kuantitatif.
ABSTRACT
The limited ability of high school students to write scientific papers based on quantitative data poses a significant challenge in the world of education, especially in preparing the younger generation to face academic demands and developments in the digital era. This community service activity aims to improve the skills of students at SMA Plus Budi Utomo Makassar in writing scientific papers based on data through applied econometric training. The implementation method employed a participatory approach and practice-based learning using Microsoft Excel software adapted to the students\u27 skill level. The activity includes the delivery of basic econometrics concepts, regression analysis practice, as well as the preparation and presentation of scientific papers by the students. Evaluation results showed a significant improvement in students\u27 understanding of conceptual and technical skills, as evidenced by post-test scores and the quality of the scientific papers produced. Students demonstrated progress in data processing, understanding relationships between variables, and systematically interpreting analysis results. This activity also received active support from accompanying teachers and opened opportunities for the integration of similar programs into school activities on an ongoing basis. This training proved effective in improving students\u27 quantitative literacy and has served as a model for developing scientific competencies at the secondary education level.
Keywords: Econometrics training, scientific papers, high school students, quantitative analysis
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI PUSKESMAS MAKASSAU KOTA MAKASSAR: Efforts to Improve Knowledge of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) among Reproductive-Age Couples at Makassau Public Health Center, Makassar City
Rendahnya pemanfaatan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih menjadi tantangan dalam program Keluarga Berencana nasional, salah satunya disebabkan keterbatasan pengetahuan pasangan usia subur mengenai jenis, efektivitas, dan keamanan MKJP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang MKJP melalui penyuluhan kesehatan terstruktur di Puskesmas Makassau, Kota Makassar. Penyuluhan diikuti oleh 49 peserta dengan metode ceramah interaktif dan audiovisual, serta dilakukan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pilihan ganda. Analisis data menggunakan paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan peserta setelah penyuluhan (p<0,001), dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 55,6 ± 13,4 meningkat menjadi 85,3 ± 9,2 pada post-test, dan seluruh peserta memperlihatkan peningkatan pemahaman terhadap jenis, efektivitas, dan keamanan MKJP. Dengan demikian, penyuluhan berbasis bukti dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang MKJP, sehingga kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program promosi kesehatan dan upaya pencapaian target program Keluarga Berencana nasional.
Kata kunci: Metode kontrasepsi jangka panjang, penyuluhan kesehatan, pasangan usia subur, keluarga berencana.
ABSTRACT
The low utilization of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) remains a challenge in the national family planning program, primarily due to limited knowledge among reproductive-age couples regarding the types, effectiveness, and safety of these methods. This community service activity aimed to improve the knowledge of reproductive-age couples about LTCM through structured health education at Makassau Public Health Center, Makassar City. A total of 49 participants attended the program, which was conducted using interactive lectures and audiovisual media, accompanied by pre-test and post-test assessments through multiple-choice questionnaires. Data were analyzed using paired t-test with a significance level of p<0.05. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the health education (p<0.001), with the mean pre-test score of 55.6 ± 13.4 increasing to 85.3 ± 9.2 in the post-test, and all participants demonstrated better understanding of LTCM types, effectiveness, and safety. Therefore, evidence-based and interactive health education proved effective in improving knowledge about LTCM, and such educational activities should be regularly implemented as part of health promotion efforts to achieve the targets of the national family planning program.
Keywords: Long-term contraceptive methods, health education, reproductive-age couples, family planning
INISIASI ORGANIC FARMING TANAMAN SAYUR DAN BUAH TROPIS DALAM MENDUKUNG KECERDASAN NATURALIS DAN ENTREPRENEURSHIP SISWA DI SD MULIA BAKTI
The awareness level of children at the elementary school toward their surroundings is currently decreasing, it caused by the increasing use of gadgets. Naturalist intelligence of elementary school students who have a role in caring for their surroundings. Plant cultivation activities are one way to improve naturalist intelligence in children. Apart from that, there is a need for student abilities related to entrepreneurship to support students\u27 life skills. The target audience for this program is students of the Mulia Bakti Purwokerto Elementary School which is managed by the GUSDURian Banyumas Education Foundation. The aim of this community service activity is to increase students\u27 naturalistic intelligence through organic cultivation of vegetables and tropical fruit, as well as applying student entrepreneurship through post-harvest activities. The method implemented in this service activity is a participatory method. The target audience is invited to play an active role in practical vegetable cultivation activities from seeding to harvest, planting tropical fruit plants, and post-harvest handling from packaging to marketing through online bazaar activities carried out by students. As a result, students\u27 skills increase in terms of plant cultivation and post-harvest management. The ability to work together and understand the surroundings increases during the activity process through group formation during the activity. Entrepreneurship skills increase with online bazaar activities to market students\u27 harvests in each group. --- Tingkat keperdulian anak pada tingkat sekolah dasar terhadap sekitar sekarang ini mulai menurun, karena meningkatnya penggunaan gawai. Kecerdasan naturalis pada siswa SD yang memiliki peran terhadap keperdulian pada sekitar. Kegiatan budidaya tanaman menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kecerdasan naturalis pada anak. Selain itu, perlu adanya kemampuan siswa terkait entrepreneurship untuk menunjang life skill siswa. Khalayak sasaran kegiatan program ini adalah siswa Sekolah Dasar Mulia Bakti Purwokerto yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan GUSDURian Banyumas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kecerdasan naturalis siswa melalui kegiatan budidaya tanaman sayur dan buah tropis secara organik, serta mengaplikasikan entrepreneurship siswa melalui kegiatan pasca panen. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode partisipatif. Khalayak sasaran diajak berperan aktif dalam kegiatan budidaya tanaman sayur praktik mulai dari persemaian hingga panen, penanaman tanaman buah tropis, dan penanganan pasca panen mulai dari pengemasan hingga pemasaran melalui kegiatan bazar daring yang dilakukan oleh siswa. Hasilnya keterampilan siswa meningkat dalam hal budidaya tanaman dan pengelolaan pasca panen. Kemampuan bekerja sama dan memahami sekitarnya meningkat selama proses kegiatan melalui pembentukan kelompok selama kegiatan berlangsung. Keterampilan mengenai entrepreneurship meningkat dengan adanya kegiatan bazar daring untuk memasarkan hasil panen siswa pada setiap kelompoknya
EDUKASI KEBUTUHAN SERAT DALAM MENCEGAH HIPERTENSI DAN MENGONTROL STATUS METABOLIK PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMPAKE KOTA SAMARINDA
Hypertension is one of the major health problem among elderly, increasing the risk of cardiovascular disease, stroke, and metabolik disorders. The prevalence of hypertension tends to rise with age, mainly due to physiological changes, unbalanced dietary patterns, and decreased physical activity.In addition, metabolic disturbances such as elevated blood glucose levels, dyslipidemia, and adbominal abesity are often found in the elderly, which further worsen hypertension. Adequate fiber intake is known to play an important role in maintaining cardiometabolic health. Therefore, this community service program was carried out with the aim of improving the elderly’s understanding of the importance of fiber intake in preventing hypertension and managing metabolic status to remain stable in later life. Adequate fiber requirements can help the eldery improve their quality of life by preventing hypertension and regulate metabolic status. The Community service took place on August 20, 2023, at Baitul Maghfirah Mosque, Lempake, with the participation of 15 eldery individuals. The education was delivered through a presentation discussing the role of fiber in maintaining metabolic health. This program had a positive impact, as shown by the increased knowledge pf participants who were to answer questions related to the presenation. Councelling on fiber requirements proved effective in enhancing knowledge and encouraging behavioral changes among the eldery toward a healthier lifestyle. --- Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehtatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan metabolik. Prelalensi hipertensi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, terutama akibat perubahan fisiologis, pola makan yang tidak seimbang, serta penurunan aktivitas fisik. Selian itu, gangguan status metabolik seperti peningkatan kadar glukosa darah, dislipidemia, dan obesitas abdominal sering dutemukan pada kelompok lansia sehingga memperburuk kondisi hipertensi. Asupan serat yang cukup diketahui memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kardiometabolik. Sehingga Program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang pentingnya kebutuhan serat dalam mencegah hipertensi dan mengelola status metabolik supaya stabil di usia lanjut. Pemenuhan asupan serat yang memadai dapat membantu lansia meningkatkan kualitas hidup dengan mencegah hipertensi serta menjaga kestabilan gula darah, asam urat, dan kolesterol. Memberikan edukasi kepada lansia mengenai pemenuhan kebutuhan serat untuk mencegah hipertensi dan mengatur status metabolik. Kegiatan ini berlangsung pada 20 Agustus 2023 di Masjid Baitul Maghfirah Lempake, dengan partisipasi 15 lansia. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi yang membahas peran serat dalam menjaga kesehatan metabolik. Kegiatan ini memberikan dampak positif, terlihat dari peningkatan pengetahuan peserta yang mampu menjawab pertanyaan terkait materi. Penyuluhan kebutuhan serat terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku lansia menuju gaya hidup sehat
IMPLEMENTASI FILTER AIR SEDERHANA UNTUK PEMENUHAN AIR BERSIH DI KAMPUNG BIRANG
Kampung Birang, as one of the remote areas in East Kalimantan that faces the problem of minimal access to clean water. Kampung Birang is the location of a decent housing program by PT. Berau Coal Energy which aims to improve the quality of life of the local community and help the community\u27s welfare. The people of Kampung Birang do not know and understand environmental sanitation, especially clean water that is suitable for drinking and are not familiar with tools, practical local materials for water filtration systems. This study aims to implement a simple water filtration system based on local materials. The approach method used for the implementation of the Community Partnership Program (PKM) is the realization of a simple water filter system in Kampung Birang using observation methods, conducting interviews and discussions with local residents, making a water filter system design, implementing and conducting counseling on maintenance and cleaning of water filters. The results achieved in this study are as many as 7 houses benefit from the level of water clarity after the implementation of a simple water filter, getting a functional water filter, and knowledge of affordable and easily available materials. Then the understanding of residents about environmental sanitation, especially clean water filtration, is increasing. --- Kampung Birang, sebagai salah satu daerah terpencil di Kalimantan Timur yang menghadapi masalah minimnya akses air bersih. Kampung birang menjadi lokasi program rumah layak huni oleh PT. Berau Coal Energy yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat serta membantu kesejahteraan masyarakat. Masyarakat kampung birang belum mengetahui dan memahami sanitasi lingkungan khususnya air bersih yang layak minum serta belum mengenal alat, bahan lokal yang praktis untuk sistem penyaringan air. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem filtrasi air sederhana berbasis bahan lokal. Metode pendekatan yang dilakukan untuk implementasi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu realisasi sistem filter air yang sederhana di kampung birang dengan menggunakan metode observasi, melakukan wawancara dan diskusi oleh masyarakat setempat, pembuatan rancangan sistem filter air, penerapan dan melakukan penyuluhan tentang perawatan serta pembersihan filter air. Hasil yang dicapai pada penelitian ini adalah sebanyak 7 rumah mendapatkan manfaat tingkat kejernihan air setelah terimplementasinya filter air sederhana, mendapatkan filter air yang fungsional, serta pengetahuan bahan yang terjangkau dan mudah didapatkan, Kemudian pemahaman warga mengenai sinitasi lingkungan khususnya filterasi air bersih semakin meningkat
SOSIALISASI PAJAK KEPADA SISWA SMAK SINT CAROLUS PENFUI KUPANG DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESADARAN PAJAK SEJAK DINI
Low tax compliance directly impacts state revenue, as taxes are a key source of revenue for financing national development. Public understanding and awareness of taxes, coupled with a lack of early tax education, are the primary causes of this low level of compliance. Therefore, tax education activities were conducted for students at SMAK Sint Carolus Penfui Kupang to instill understanding and raise tax awareness from school age. These activities were carried out in four stages: coordination, preparation, implementation, and evaluation. During the preparation stage, the team provided various equipment such as educational materials, laptops, attendance records, evaluation sheets, and other supporting facilities and infrastructure. During the implementation, students received interactive materials on the importance of taxes, including discussions and questions and answers. The activities were conducted actively and enthusiastically, demonstrating students\u27 high interest in tax issues. Evaluation was conducted through the distribution of questionnaires to participants at the end of the activity. The evaluation results showed that students\u27 understanding of taxation material generally ranged from good to very good. Seven indicators received excellent ratings, including understanding of sources of state revenue from taxes, the benefits of taxes in daily life, the concept of free riders, and commitment to being a compliant taxpayer. Another indicator, understanding the meaning and function of taxes, is in the good category. It is hoped that this type of education can be implemented continuously at various levels of education to develop a tax-conscious generation capable of actively contributing to supporting development and increasing state revenues sustainably. --- Tingkat kepatuhan pajak yang rendah berdampak langsung pada penerimaan negara, di mana pajak merupakan salah satu sumber pendapatan utama untuk membiayai pembangunan nasional. Rendahnya pemahaman dan kesadaran pajak masyarakat, serta minimnya edukasi perpajakan sejak dini, menjadi penyebab utama masih rendahnya kepatuhan tersebut. Untuk itu, kegiatan edukasi perpajakan kepada siswa-siswi SMAK Sint Carolus Penfui Kupang dilaksanakan guna menanamkan pemahaman dan meningkatkan kesadaran pajak sejak usia sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu: koordinasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim menyediakan berbagai kelengkapan seperti materi edukasi, laptop, presensi, lembar evaluasi, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Selama pelaksanaan, siswa mendapatkan materi interaktif mengenai pentingnya pajak, termasuk diskusi dan tanya jawab. Kegiatan berlangsung secara aktif dan antusias, menunjukkan minat siswa yang tinggi terhadap isu perpajakan. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada peserta di akhir kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap materi perpajakan secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik. Tujuh indikator mendapatkan penilaian sangat baik, termasuk pemahaman tentang sumber penerimaan negara dari pajak, manfaat pajak dalam kehidupan sehari-hari, konsep free rider, serta komitmen menjadi wajib pajak yang patuh. Satu indikator lainnya, yaitu pemahaman tentang pengertian dan fungsi pajak, berada pada kategori baik. Edukasi seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan di berbagai jenjang pendidikan untuk membentuk generasi sadar pajak yang mampu berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan penerimaan negara secara berkesinambungan
PSIKOEDUKASI DIGITAL DENGAN MEDIA FLIPBOOK TENTANG PENDIDIKAN SEKSUAL PADA SISWA SDN REMBUN 01
The increase in access to digital information for elementary school-aged children brings new challenges, including exposure to content that is not appropriate for their developmental stage. At SDN Rembun 01 Dampit, this condition has created an urgent need for age-appropriate sexual education for children. The lack of understanding among students about body boundaries, healthy relationships, and the risks of early sexual behavior is worsened by the minimal sexual education provided at home and school. This makes children more vulnerable to exploitation and inappropriate behaviors for their age. This community service activity aims to enhance teachers\u27 understanding as the frontline in education through media flipbook-based digital psychoeducation. The flipbook is designed with a visual and child-friendly narrative approach, covering topics such as personal areas, self-boundaries, and appropriate or inappropriate behavior. The implementation method includes situational analysis with partners, preparation and validation of materials, teacher training, and evaluation through pre-test and post-test. The results of the activities show a significant increase in teachers\u27 knowledge and a commitment from the school to integrate flipbooks into the teaching process and extracurricular activities. Group discussions also revealed that this media greatly assists teachers in delivering sensitive material in a communicative way without causing resistance. This psychoeducation becomes a strategic and applicable solution to support child protection through age-based sexual education in elementary school environments. --- Peningkatan akses informasi digital pada anak usia sekolah dasar membawa tantangan baru, termasuk keterpaparan terhadap konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Di SDN Rembun 01 Dampit, kondisi ini memunculkan kebutuhan mendesak akan edukasi seksual yang sesuai dengan usia anak. Kurangnya pemahaman siswa tentang batasan tubuh, relasi yang sehat, serta risiko perilaku seksual dini diperburuk oleh minimnya pendidikan seksual yang diberikan di rumah maupun sekolah. Hal ini membuat anak lebih rentan terhadap eksploitasi maupun perilaku yang tidak sesuai dengan usia mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sebagai garda terdepan dalam pendidikan melalui psikoedukasi digital berbasis media flipbook. Flipbook dirancang dengan pendekatan visual dan narasi yang ramah anak, mencakup topik-topik seperti area pribadi, batasan diri, dan perilaku pantas atau tidak pantas. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi bersama mitra, penyusunan dan validasi materi, pelatihan guru, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru secara signifikan dan munculnya komitmen dari pihak sekolah untuk mengintegrasikan flipbook ke dalam proses pembelajaran dan kegiatan kelas luar. Diskusi kelompok juga mengungkap bahwa media ini sangat membantu guru dalam menyampaikan materi sensitif secara komunikatif dan tidak menimbulkan resistensi. Psikoedukasi ini menjadi solusi strategis yang aplikatif untuk mendukung perlindungan anak melalui pendidikan seksual berbasis usia di lingkungan sekolah dasar