Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Hubungan Pengetahuan Dan Status Anemia Pada Remaja Putri
Prevalensi anemia remaja pada wanita usia subur usia 15 tahun ke atas sebesar 22.7% dan meningkat menjadi 32%. Anemia pada remaja disebabkan oleh asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada remaja adalah pendapatan keluarga, pendidikan ibu, kebiasaan minum teh, pengetahuan, keadaan menstruasi serta asupan suplementasi zat besi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan anemia terhadap status anemia pada remaja putri. Metodelogi penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Populasi sejumlah 115 siswa, sampel diambil dengan teknik accidental sampling sejumlah 76 siswi. Hasil penelitian didapatkan 92.1% siswi pernah mendapatkan suplementasi besi, 56.6% mengetahui cara mengonsumsinya, 25.7% siswi menghabiskan suplementasi besi yang diterima, 74.3% tidak menghabiskan suplementasi besi dikarenakan lupa, malas, mual dan lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan Hb, siswi dengan anemia sebesar 55.3% dan siswi berpengetahuan kurang sebesar 64.5%. Uji chi square didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dan status anemia pada siswi dengan P value 0.447 dan OR 0.613. Tingginya anemia pada siswi diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk peningkatan pengetahuan tentang gizi dan cara konsumsi suplementasi besi.
Pengaruh Konsumsi Buah Pepaya Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan di Wilayah Kerja Puskemas Ciomas Kabupaten Serang Tahun 2025
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pada kehamilan dan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu dan bayi. Upaya penanggulangan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan pendekatan nutrisi berbasis pangan lokal, salah satunya buah pepaya (Carica papaya) yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat. Tujuan: dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dan untuk mengetahui kadar hemolobin ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian buah papaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 ibu hamil trimester I sampai trimsetser III dengan anemia ringan yang dipilih dengan teknik total sampling di wilayah kerja Puskesmas Ciomas pada tahun 2025. Intervensi berupa konsumsi buah pepaya sebelum mengkonsumsi buah pepaya ibu hamil diperiksa kadar hemoglobinya dan diberikan selama 14 hari dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasi uji stasitik ada 25 orang ibu hamil yang mengalami anemia ringan dengan rata-rata kadar haemoglobin 9,19 gr/% melalui test normalitas terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan setelah intervensi, dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa konsumsi buah pepaya efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Dengan mengkonsumsi buah pepaya selama 14 hari berturut-turut banyaknya buah papaya 140 gram perhari setelah makan pagi, ada peningkatan kadar haemoglobin rata-rata 2,5 gr/%. Melalui Test uji Wilcoxon. Buah pepaya California mengandung vitamin C sehingga baik untuk mengurangi anemia, maka ini layak untuk digunakan sebagai bahan penelitian, sangat berbeda jauh dengan pepaya lokal, yaitu sekitar 78 mg per 100 gram, sedangkan pepaya lokal hanya mengandung sekitar 72 mg per 100 gram.Kesimpulan: Konsumsi buah pepaya berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Pemberian buah pepaya dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nutrisi alami dalam pencegahan dan penanganan anemia pada ibu hamil
Pernikahan Dini Dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Reproduksi Dan Kesejahteraan Ekonomi Wanita Muda Di Jakarta Timur Tahun 2025
Abstrak
Pernikahan dini masih menjadi masalah di Jakarta Timur, dengan 93.332 wanita berusia 15–19 tahun tercatat sudah menikah (BPS, 2020), sebagian besar karena kehamilan di luar nikah. Kondisi ini berdampak pada kesehatan reproduksi, risiko bagi bayi, serta terhambatnya pendidikan dan kesejahteraan Ekonomi wanita muda. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif potong lintang (cross-sectional) dengan data primer dari survei rumah tangga di Jakarta Timur pada 2–27 Juni 2025. Populasi adalah perempuan yang pernah menikah, dengan 217 sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow (1997), tingkat kepercayaan 95% dan presisi 10%. Teknik pengambilan sampel meliputi simple random, proportional, dan cluster sampling agar representatif terhadap populasi. Penelitian ini menemukan 51,1% perempuan di Jakarta Timur menikah <20 tahun, dengan 42,4% hamil pada usia berisiko, 42,4% mengalami komplikasi persalinan, dan 85% berada pada kondisi ekonomi tidak sejahtera. Pernikahan dini terbukti berdampak negatif pada kesehatan reproduksi dan kesejahteraan ekonomi. Disarankan penguatan regulasi usia perkawinan, edukasi kesehatan reproduksi, serta pemberdayaan ekonomi perempuan untuk menekan angka pernikahan dini.
Kata Kunci : Pernikahan dini. Kesehatan Reproduksi. Kesejahteraan Ekonom
Efektivitas Suplementasi Tablet Tambah Darah Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Remaja Putri
Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri, dengan prevalensi di Kota Depok mencapai 36% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas suplementasi tablet tambah darah (TTD) mingguan terhadap kadar hemoglobin. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen non-equivalent control group pretest–posttest pada 47 siswi SMP IT At Taufiq, Depok (24 intervensi; 23 kontrol). Kelompok intervensi menerima satu tablet TTD per minggu selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan TTD hingga penelitian selesai. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Hemometer Digital EasyTouch. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok intervensi (10,8 g/dL menjadi 12,9 g/dL; p<0,001), sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (12,6 g/dL menjadi 12,7 g/dL; p=0,811). Uji t independen juga menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,001). Kesimpulannya, suplementasi TTD efektif meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri serta mendukung program pencegahan anemia berbasis sekolah
Dampak Penerapan Caring Jean Watson terhadap Kepuasan dan Kesejahteraan Pasien: Literature Review
Literature review ini memiliki kebaruan (novelty) dengan menerapkan teori caring Jean Watson secara komprehensif untuk menilai dampaknya terhadap kepuasan dan kesejahteraan pasien, sehingga diharapkan mampu memberikan perspektif baru mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai human caring dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang tidak hanya berorientasi pada kepuasan, tetapi juga kesejahteraan pasien secara menyeluruh. Garis besarnya, teori Jean Watson menegaskan bahwa caring tidak hanya mencakup tindakan klinis, tetapi juga merupakan wujud nilai kemanusiaan, moral, dan hubungan interpersonal yang berfokus pada penyembuhan serta kesejahteraan pasien, sehingga mampu memberikan kepuasan dan kesejahteraan sesuai harapan pasien. Literature review ini dilakukan melalui proses pengumpulan data dengan menelusuri dan mengunduh artikel dari Google Scholar, PubMed, dan MDPI sesuai kriteria kebutuhan materi yang dipublikasikan tidak lebih dari lima tahun terakhir. Hasil penelusuran terhadap 19 artikel menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap perilaku caring perawat bervariasi, dipengaruhi oleh faktor budaya, agama, jenis kelamin, tingkat pendidikan, serta lama perawatan
Pengaruh Penggunaan Media Poster terhadap Hasil Belajar IPA Materi Mengenal Organ Pencernaan Manusia Kelas V di SDS Kemala Bhayangkari 5 Jakarta Timur
Berdasarkan pengamatan peneliti di SDS Kemala Bhayangkari 5 Jakarta Timur, peneliti melakukan observasi pada siswa kelas V dan mendapati beberapa siswa kurang tertarik pada mata pelajaran IPA terutama pada materi mengenal organ pencernaan manusia dikarenakan media pembelajaran yang digunakan guru tidak sesuai dan hanya berfokus pada penggunaan media buku teks saja, sehingga siswa tidak mampu memahami materi secara keseluruhan dan cepat merasa bosan saat proses pembelajaran berlangsung. Mengatasi masalah tersebut maka dibutuhkan media pembelajaran yang sesuai yaitu dengan mengunakan media poster. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris tentang adanya pengaruh penggunaan media poster terhadap hasil belajar IPA materi mengenal organ pencernaan manusia pada siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain nonequivalent control group design pre-test dan post-test, dengan responden 42 siswa. Berdasarkan perhitungan uji-T, Perbandingan skor pre-test dan post-test didapatkan hasil nilai t hitung = 3,89 > t tabel = 1,72. Hasil dari perhitungan tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian yang diajukan diterima, dan dapat dikatakan bahwa kelas yang menggunakan media poster mempunyai nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan media buku teks. Jadi dapat disimpulkan bahwa media poster berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SDS Kemala Bhayangkari 5 Jakarta Timur
Lebaran Inflation and Adaptation of MSMEs Economy: (Case Study in the Culinary Sector)
Lebaran is one of the annual moments that has a major impact on the economy, especially for the culinary MSME sector. The surge in demand is often accompanied by an increase in the price of raw materials which causes seasonal inflation. Seasonal inflation that occurs during the Lebaran period has a significant impact on the micro, small, and medium enterprises (MSMEs) sector, especially in the culinary sector. In the Jl. Antene IV Housing, Radio Dalam, South Jakarta, approaching the time to break the fast, many small business actors sell various foods and drinks for breaking the fast, such as takjil and special Ramadan dishes. Each trader determines the price according to the production costs and desired profits. Traders adapt to the increase in raw material prices by increasing selling prices and diversifying products. This study aims to analyze how culinary MSMEs adapt to fluctuations in raw material prices, increasing demand, and other operational challenges during the Lebaran period. Using a qualitative approach, this study examines the strategies implemented by culinary MSMEs in maintaining the stability of their businesses. Data were obtained through in-depth interviews with business actors and observations in several culinary centers that experienced a spike in demand during Lebaran. The results of the study show that the main strategies used include price adjustments, product diversification, and more efficient stock management. These findings are expected to provide insight for MSMEs in facing economic challenges during the Eid moment and become a consideration for the government in designing policies that support the sustainability of MSMEs
Green Marketing Strategy as an Effort of MSMEs to Enter the International Market: (Study on MSMEs in Laweyan Batik Village, Surakarta, Central Java)
This study aims to be able to formulate the right green marketing strategy in the efforts of Laweyan batik UMKM, Surakarta, Central Java. This research method uses a qualitative descriptive approach in the form of a literature review. The data used are secondary data obtained from literature, journals, scientific works, BPS reports and several survey institutions and the latest data related to the research objectives. While data collection is the methods used to collect data in research in the form of literature studies and documentation observations to observe the potential and development of the Laweyan Batik industry, the application of the green marketing concept to Laweyan Batik UMKM and various supporting data and documentation through internet media. The results of the study indicate that in the development of Laweyan Batik UMKM with a green marketing strategy approach in an effort to enter the international market, there are various problems including: the cost of environmentally friendly batik products is relatively high, Laweyan craftsmen's awareness of environmentally friendly products is still limited, production waste processing technology is not optimal, minimal knowledge and experience of UMKM actors to enter the international market, suboptimal supply chain distribution, and limited market reach to local networks so that in development it requires a green marketing concept to overcome these problems. The development strategy of Laweyan Batik UMKM with a green marketing approach requires constructive efforts through the development of green products, green distribution, green price, green people and green promotion so that the green marketing strategy by Laweyan Batik UMKM in an effort to enter the international market does not only focus on the product marketing aspect, but also covers the entire value chain from raw materials to distribution. Thus, this strategy can increase the competitiveness of Laweyan batik products while supporting global environmental sustainability
The Impact of Training and Development on Innovative Work Behavior: Exploring the Mediating Role of Knowledge Sharing
In today's highly competitive and rapidly evolving business environment, building innovative work behavior (IWB) among employees is crucial to ensuring organizational success and sustainability. This study aims to analyze the effect of training and development on innovative work behavior, with knowledge sharing as a mediating variable. The approach used was quantitative with a causality method. The sampling technique used was convenience sampling. The population in this study consisted of 1,036 employees of the Social Security Administration Agency (BPJS Ketenagakerjaan). A total of 278 respondents were selected based on certain criteria. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the assistance of AMOS software. The results showed that training and development had a positive and significant effect on innovative work behavior and knowledge sharing practices among employees. Furthermore, knowledge sharing was proven to significantly mediate the relationship between training and development and innovative work behavior. These findings emphasize the importance of both factors in building an innovative culture within an organization. This study provides theoretical and practical contributions, particularly for institutions such as BPJS Ketenagakerjaan. Emphasis is placed on the importance of designing training and development programs that not only enhance technical capabilities, but also encourage psychological empowerment and knowledge sharing practices, which will ultimately lead to increased innovative work behavior and overall organizational performance
The Influence of Product Quality on Purchasing Decisions Mediated by Brand Trust for Injection Products At CV Surya Fajar Multitama
This study aims to analyze the effect of product quality on purchase decisions with brand trust as a mediating variable for injection products at CV Surya Fajar Multitama. The background of this research is based on the importance of product quality as one of the main factors in building trust in a brand, which in turn can encourage consumers to make purchases. In an era of increasingly intense business competition, companies are required to maintain consistent quality to create a brand image that is reliable and trustworthy. This research employs a quantitative approach with data analysis conducted using the Structural Equation Modeling (SEM) method based on SmartPLS. The sample consisted of 97 respondents, who were consumers of CV Surya Fajar Multitama, selected through purposive sampling. The data collection instrument was a questionnaire consisting of items measuring product quality, brand trust, and purchase decision variables. The results of the study show that product quality has a positive and significant effect on brand trust, with a coefficient value of 0.718 and a p-value of 0.000, indicating that the better the product quality perceived by consumers, the higher their trust in the brand. In addition, product quality was also found to have a direct influence on purchase decisions, with a coefficient of 0.460 and a p-value of 0.000, suggesting that consumers’ perception of product quality plays an important role in driving their purchasing decisions. Furthermore, brand trust was found to have a significant effect on purchase decisions, with a coefficient of 0.385 and a p-value of 0.000, indicating that consumers’ trust in a brand strengthens their confidence in making purchases. The indirect effect of product quality on purchase decisions through brand trust was also significant, with a coefficient value of 0.276 and a p-value of 0.000, showing that brand trust acts as a partial mediator in this relationship. These findings highlight the importance of continuously maintaining product quality to build brand trust and strengthen consumers’ purchasing decisions