1,721,458 research outputs found
Klasifikasi Trafik Terenkripsi Menggunakan Metode Deep Packet Inspection
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain simulasi online network untuk capture paket data terenkripsi dan melakukan proses ekstraksi fitur-fitur paket data yang terenkripsi. Metode yang digunakan adalah Deep Packet Inspection (DPI) dengan menggunakan Regular Expressions dalam proses mengenali pola trafik terenskripsi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah paket data normal dan paket data terenkripsi dalam jaringan, dimana dari data tersebut data yang akan diolah adalah paket data yang terenkripsi (SSL/TLS). Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pola dari paket terenskrip (SSL) memiliki Field yang terdiri dari Record Content Type, Protocol Version, Handshake Type dan Service. TLS 1.0 memiliki pola 0x16 0x0100 0x01 0x0b. TLS 1.2 memiliki pola 0x16 0x0300 0x03 0x0
STUDENTS’ DAYLIGHT CONDITION PERCEPTION IN TASMI’ CLASSROOM
A renewable energy source that is important for human daily task performance is daylighting according to
photobiologist. These daily task requires visual comfort for optimal performance such as writing and
reading. These tasks are also commonly performed as educational process in learning spaces such as
classrooms. Various research shows that the improvement of students’ performance can be highly
influenced by the improvement of daylighting as well. Learning spaces requires illuminance level
between 300lux to 500lux based on recommendations in various standards and guidelines. Recent
increment of more than 900 religious school establishment shows that the demand for Ulul Albab
education among Malaysians increases since 2011. Tasmi’ is one of the method used for Quran ‘hafazan’
(memorization) learning process as a part of Ulul Albab education. Kolej Permata Insan has adapted the
Tasmi’ method in their Ulul Albab education and as far as designing a Tasmi’ classroom specifically for
Quran ‘hafazan’ teaching. However, since the learning process follows a tradition of using a book rest or
‘rehal’, the illuminance level required for visual comfort and optimum learning task performance in the
Tasmi’ classrooms differs. The main focus of this research is to evaluate the students’ perceptions on the
daylight condition in the Tasmi’ classrooms through data collected from the provided questionnaire.
Results shows that all of the classrooms exceeds the recommended illuminance level. Thus, this reduces
the students’ visual comfort based on the result of the questionnaire on the students’ perception. Further
study for Tasmi’ acceptable illuminance level is required
I-Tasmi’ Tahfiz Apps: dalam Proses Pengajaran dan Pembelajaran di Universiti: I-Tasmi’ Tahfiz Apps: in The Teaching and Learning Process at University
Fokus kajian ini ialah tentang kaedah i-Tasmi’ Tahfiz yang telah diperkenalkan di UiTM Cawangan Terengganu. Ia adalah satu kaedah latih tubi bagi membantu pelajar-pelajar menghafal ayat-ayat al-Quran. Objektif kajian ialah menjelaskan persepsi pelajar terhadap penggunaan i-Tasmi’ dan korelasi penggunaan i-Tasmi’ Tahfiz terhadap proses pengajaran dan pembelajaran (PdP) pelajar universiti. Penyelidik menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Kajian rintis telah dijalankan untuk menunjukkan keberkesanan i-Tasmi’ Tahfiz di UiTM Terengganu. Responden kajian terdiri daripada pelajar yang terlibat dengan kelas pengajian tasmi’ al-Quran di UiTM Cawangan Terengganu Kampus Dungun. Penyelidik menggunakan soal selidik sebagai instrumen kajian disamping kaedah perpustakaan, temu bual dan pemerhatian. Jawapan yang diberikan oleh responden dianalisa dengan menggunakan perisian Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 22. Data dianalisa dengan menggunakan statistik deskriptif untuk mendapatkan nilai min dan peratus. Kajian mendapati terdapat korelasi penggunaan i-Tasmi’ dalam membantu kecemerlangan pelajar. Justeru, penyelidik mencadangkan penggunaan sistem ini dikekalkan dan ditambah baik sebagai satu aplikasi dan inovasi yang dapat terus digunakan untuk merekod bacaan al-Quran para pelajar. Dengan perkembangan teknologi dan penggunaan telefon pintar yang amat luas, i-Tasmi’ boleh diaplikasikan kepada para pelajar universiti dan sekaligus dapat membantu meningkatkan pencapaian akademik dan ko-kurikulum mereka. Secara tidak langsung ini dapat membantu pencapaian untuk bergeraduat dalam masa yang ditetapkan (GOT).
The focus of this study is about the i-Tasmi' Tahfiz method that was introduced at the UiTM Cawangan Terengganu. The i-Tasmi’ method is aimed at aiding students in intensively memorizing the Quran. The objective of the study is to explain the students' perceptions of the i-Tasmi application and its correlation towards teaching and learning at the university. The researchers use both qualitative and quantitative approaches in the study. The respondents of the studies were students that were involved in tasmi’ Al-Quran classes at UiTM Cawangan Terengganu, Dungun Campus. In this study, researchers used questionnaires as research instruments in addition to library research, interviews and observations. The respondents feedback and information were analyzed by the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software version 22. The data was analyzed by descriptive statistics in order to obtain a mean value and percentage. The study has found that there is a correlation between the usage of i-Tasmi and aiding student excellence. Therefore, researchers suggest that i-Tasmi’ application is to continue in usage with some improvements and innovations in recording Al-Quran. With the technological advancement and wide usage of smartphones, i-Tasmi’ could be widely applied among university students towards better academic and co-curricular achievements. Hence, the application of i-Tasmi’ could also aid in achieving on-time graduation (GOT). 
PROGRAM TASMI' DALAM MENINGKATKAN KUANTITAS HAFALAN QUR'AN SISWA MAN 9 JAKARTA
Skipsi ini membahas tentang metode yang digunakan dalam meningkatan
hafalan Al-Qur’an siswa Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta, karena banyak orang
yang bisa membaca Al-Qur’an tetapi sulit untuk menghafalnya. Maka diperlukan
metode-metode khusus untuk memudahkan dalam proses menghafalnya, seperti
penerapan metode tasmi’ yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta.
Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui penerapan metode tasmi’ dalam
Meningkatkan Kuantitas Hafalan Qur’an siswa. 2) Mengetahui faktor pendukung
dan penghambat penerapan metode tasmi’ dalam Meningkatkan Kuantitas Hafalan
Qur’an siswa. 3) Mengetahui adanya peningkatan program tasmi’ dalam
Meningkatkan Kuantitas Hafalan Qur’an siswa Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi,
wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan reduksi data, penyajian data
dan penarikan kesimpulan. Kemudian, pengecekan keabsahan dilakukan dengan
teknik triangulasi.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Penerapan metode tasmi’ dalam
Meningkatkan Kuantitas Hafalan Qur’an Siswa berlaku untuk seluruh siswa dengan
menyetorkan hafalan sebagai syarat lulus dari Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta.
Pelaksanaannya yaitu dengan muroja’ah dihadapan guru pendamping tasmi’. 2)
Faktor pendukung dalam penerapan program tasmi’dalam Meningkatkan Kuantitas
Hafalan Qur’an Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta. Pertama, yaitu adanya motivasi
dari orang orang terdekat. Kedua, Adanya jadwal kegiatan tasmi’ yang terstruktur.
Ketiga, Lingkungan yang kondusif. Faktor penghambat penerapan metode tasmi’
tasmi’dalam Meningkatkan Kuantitas Hafalan Qur’an siswa Madrasah Aliyah
Negeri 9 Jakarta. Pertama, yaitu rasa malas. Kedua, tidak bisa mengatur waktu.
Ketiga, yaitu faktor banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang hampir sama. 3) Adanya
peningkatan jumlah hafalan qur’an siswa untuk Meningkatkan Kuantitas Hafalan
Qur’an.
Kata Kunci : Penerapan, Metode Tasmi’, Hafalan Al-Qur’an
*********
This skipsi discusses the methods used to improve the memorization of the
Al-Qur'an for Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta students. Because many people
can memorize the Al-Qur'an but find it difficult to maintain this memorization,
special methods are needed to make the process easier. maintaining it, such as
implementing the tasmi' method which is carried out at Madrasah Aliyah Negeri 9
Jakarta. The objectives of this research are 1) To find out the application of the
tasmi' method in improving students' memorization of the Qur'an. 2) Knowing the
supporting and inhibiting factors for implementing the tasmi' method in improving
students' memorization of the Qur'an. 3) Knowing that there is an increase in the
Tasmi' program in improving the memorization of the Qur'an for Madrasah Aliyah
Negeri 9 Jakarta students.
The type of research used is qualitative research with a descriptive
qualitative approach. Data collection was carried out by observation, interviews and
documentation using data reduction, data presentation and drawing conclusions.
Then, checking the validity is carried out using triangulation techniques.
The research results reveal that: 1) The application of the tasmi' method to
improve students' memorization of the Qur'an has been implemented since 2022.
The application of the tasmi' program applies to all students by memorizing as a
requirement for graduating from Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta. The
implementation is by muroja'ah in front of the tasmi' accompanying teacher. 2)
Supporting factors in implementing the tasmi' program in improving Qur'an
memorization at Madrasah Aliyah Negeri 9 Jakarta. First, there is motivation from
the people closest to you. Second, there is a structured tasmi' activity schedule.
Third, a conducive environment. Inhibiting factors for implementing the tasmi'
tasmi' method in improving Qur'an memorization for Madrasah Aliyah Negeri 9
Jakarta students. First, namely feeling lazy. Second, you can't manage your time.
Third, namely the factor that many verses of the Koran are almost the same. 3)
There is an increase in the number of interested students who register for tasmi' to
improve their memorization of the Qur'an.
Keywords: Application, Tasmi' Method, Memorizing the Al-Qur'a
IMPLEMENTASI METODE TAKRIR DAN TASMI’ DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN SANTRI DI PESANTREN AL-ITQON JOGOROTO
Abstract—This study aims to describe the implementation of the method of takrir and tasmi’, the implementation of the method of takrir and tasmi’ in improving the quality of rote students as well the halfactors that support and hinder. Dataacollectionatechniquesausingaobservation,ainterviewaand documentation. As for the result of the study : 1) The implementation of the method of takrir and tasmi’ goes well, it is based on the implementation of the activities of takrir and tasmi’. 2) The implementation of the method of takrir and tasmi’ have effectiveness in improving the quality of memorization of the students. 3) Supporting factors among others, istiqomah, intelligence and place, whikle the inhibiting factors, namely the lazy, mischievous and facilities. Keywords: Methods Takrir; Tasmi’; The Quality of Memorization Studen
Penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak
Skipsi ini membahas tentang metode yang digunakan dalam menghafal Al-Qur’an santri Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak, Karena kebanyakan orang bisa menghafal Al-Qur’an tetapi sulit untuk menjaganya, maka diperlukan metode-metode khusus untuk memudahkan dalam proses menjaganya, seperti penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an santri. 2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an santri. 3) Mengetahui solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukakan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an santri, sudah dilaksanakan sejak dibangunnya Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak. Penerapan metode tasmi’ dikelompokkan menjadi tiga yaitu, tasmi’ 1 juz, tasmi’ 5 juz dan tasmi’ sesuai jumlah juz yang diperoleh. Dan pelaksanaan metode muraja’ah dikelommpokkan menjadi 3 yaitu, muraja’ah dihadapan pengasuh, muraja’ah dihadapan ustadz/ustadzah, dan muraja’ah bersama. 2) Faktor pendukung dalam penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak. Pertama, yaitu adanya motivasi dari orang-orang terdekat. Kedua, Adanya jadwal kegiatan tahfidz yang terstruktur. Ketiga, Lingkungan yang kondusif. Faktor penghambat penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Pondok Pesantren Al-Marhabaniyyah Demak. Pertama, yaitu rasa malas. Kedua, tidak percaya diri. Ketiga, tidak bisa mengatur waktu. Keempat, yaitu faktor banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang hampir sama. 3) Solusi menghadapi hambatan-hambatan penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah di Pondok Pesantren Al- Marhabaniyyah Demak, Pertama yaitu ikhlas menuntut ilmu. Kedua, Selalu menjaga hafalan agar tetap terjaga dengan baik yang dapat dilakukan dengan cara istiqomah melukan muraja’ah dan mengikuti kegiatan tasmi’ yang ada di pondok. Ketiga, Manajemen waktu yang bai
PENERAPAN METODE TASMI’ DAN MUROJA’AH DALAM PELAKSANAAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRI MADRASAH HUFFADH PONDOK PESANTREN AL-MUNAWWIR KRAPYAK YOGYAKARTA
ABSTRAK
M. YORDAN ALDISAR. Penerapan Metode Tasmi’ dan Muroja’ah dalam Pelaksanaan Hafalan Al-Qur’an Santri Madrasah Huffadh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2019.
Kebanyakan orang bisa menghafal Al-Qur’an tapi sulit untuk menjaganya. Maka diperlukan metode-metode khusus untuk memudahkan dalam proses menjaganya, seperti penerapan metode tasmi’ dan muroja’ah yang dilaksanakan di Madrasah Huffadh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan metode tasmi’ dan muroja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Santri. 2) Untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam penerapan metode tasmi’ dan muroja’ah pada pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Santri. 3) Untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam penerapan metode tasmi’ dan muroja’ah pada pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Santri.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik serta mengacu kepada landasan teori.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Penerapan metode tasmi’ dan muroja’ah dalam pelaksanaan hafalan Al-Qur’an Santri, sudah dilaksanakan sejak dibangunnya Komplek Huffadh. Metode tasmi’: Tasmi’ Ujian 5 Juz atau 10 Juz Perorangan, Tasmi’ Kelompok Ahad Pagi, Tasmi’ Kelompok Jum’at Pagi, Tasmi’ Kelompok Sabtu Wage, Tasmi’ Kelompok Jum’at Legi. Metode muroja’ah : Muraja’ah dihadapan pengasuh, Muraja’ah dihadapan ustadz, Muraja’ah berkelompok (sistem halaqoh dengan teman). 2) Upaya-upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah pada pelaksanaan hafalan Al-Qur’an, Faktor Pendukung : motivasi dari orang-orang terdekat, adanya kegiatan tasmi’ yang terkontrol, waktu muroja’ah yang diperbanyak, adanya apresiasi yang diberikan kepada santri berprestasi. Faktor Penghambat : ayat-ayat yang sudah dihafal hilang, malas, kecapekan, banyak maksiat. Upaya mengatasi hambatan : Istiqamah memuraja’ah dan selalu mengikuti tasmi’, Memotivasi diri, Manajemen waktu, Memperbanyak Amalan Sunnah. Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode tasmi’ dan muraja’ah pada pelaksanaan hafalan Al-Qur’an. 3) Hasil yang dicapai dalam Penerapan Metode tasmi’ dan muraja’ah pada Pelaksanaan Hafalan Al-Qur’an Santri, yaitu santri yang taat mengikuti penerapan metode ini akan semakin terjaga, lancar, baik dan mampu mengkhatamkan Al-Qur’an. Akan tetapi masih banyak santri yang sering kabur tidak mengikuti pelaksanaan metode ini, sehingga proses dalam menghafal menjadi terhambat
Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode Tasmi’ di SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi
The purpose of this study was to identify (1) Implementation of learning tahfidz Al-Qur'an using the tasmi' method (2) Supporting and inhibiting factors for learning tahfidz Al-Qur'an using the tasmi' method. This study uses a qualitative approach using descriptive methods. Researchers collect data through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation, and data verification. The technique of guaranteeing the validity of the data is by using source triangulation. Based on the results of the research that the researchers conducted, it can be interpreted that: 1) Implementation consists of planning, implementation, and evaluation, namely (a) Planning for learning Alqur'an tahfidz using the tasmi' method consists of 4 steps, namely planning objectives, materials, methods used will be carried out and assessed. (b) The implementation of learning Al-Qur'an tahfidz using the tasmi' method is that students do tasmi' when they have memorized 5 corners/pages. For tasmi' 1 juz, there are 4 meetings. Learning activities are carried out 2 times a week. (c) Evaluation of Al-Qur'an tahfidz learning using the tasmi' method is carried out by evaluating the objectives, materials, methods, and assessment of its implementation. 2) The supporting factors and inhibiting factors in learning tahfidz Al-Qur'an using the tasmi' method come from students, namely intelligence, intention, and willingness to memorize the Al-Qur'an
IMPLEMENTASI PROGRAM TASMI’ DALAM MENJAGA KUALITAS HAFALAN AL-QUR’AN SANTRIWATI DARUL HUFFADZ PONDOK PESANTREN SYAFA’ATURRASUL TELUK KUANTAN
ABSTRAK
Dina Yulesti (2024) : Implementasi Program Tasmi’ Dalam Menjaga Kualitas Hafalan Al-Qur’an Santriwati Darul Huffadz Pondok Pesantren Syafa’aturrasul Teluk Kuantan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh implementasi program tasmi’ dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an santriwati Darul Huffadz Pondok Pesantren Syafa’aturrasul Teluk Kuantan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi program tasmi’ dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an santriwati Darul Huffadz. Dan untuk mengetahui kemudian mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam hafalan Al-Qur’an santriwati Darul Huffadz Pondok Pesantren Syafa’aturrasul. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomenologi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah koordinator serta para musyrifah (Pembina) tahfidz, santriwati, alumi dan orangtua santriwati Darul Huffadz. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, implementasi program tasmi’ dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an santriwati Darul Huffadz dilaksanakan dengan baik. Program tasmi’ dilaksanakan dalam kegiatan tasmi’ harian, tasmi’ pekanan, tasmi’ sughro, dan tasmi’ kubro. Program tasmi’ ini berlangsung secara rutin dan terjadwal, sehingga setiap santriwati dalam halaqah tahfidz berkewajiban untuk mengikuti dan mentasmi’kan hafalan Al-Qur’annya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam program ini. Kedua, dengan penerapan program tasmi’ yang mempunyai kebijakan target dan penilaian, kualitas hafalan Al-Qur’an santriwati dapat terjaga dengan baik, dengan indikator penilaian berupa fashahah (Makharijul Huruf, Waqaf, dan Ibtida’), Tajwid, dan kelancaran hafalan. Ketiga, faktor pendukung hafalan Al-Qur’an di Darul Huffadz yaitu adanya target program yang jelas dan tata tertib, faktor individu, serta adanya motivasi dari diri sendiri, orangtua dan musyrifah pembimbing. Keempat, adapun faktor penghambatnya adalah faktor kesehatan dan kehadiran, malas dalam melakukan tasmi’, serta tidak istiqomah dan disiplin dalam menghafal Al-Qur’an.
Kata Kunci:Implementasi Program Tasmi’, Kualitas Hafalan Al-Qur’a
- …
