9,017 research outputs found

    Pemikiran Fikih Muhammad Asywadie Syukur

    Full text link
    Abstrak: Artikel ini berupaya mengkaji pemikiran fikih Asywadie Syukur sebagai seorang ulama, akademisi dan sekaligus politisi. Pemikirannya meliputi tidak hanya terkait persoalan klasik tetapi juga persoalan kontemporer dan bahkan yang masih menjadi polemik di masyarakat, yang dihasilkan dari proses metodologis baik metode qaulî maupun metode manhajî. Dari proses inilah membuat Asywadie Syukur tidak terikat hanya pada satu mazhab tetapi terbuka pula pada mazhab yang lain. Namun karena referensi yang digunakan lebih dominan ke mazhab Syâfi‘î, kecenderungan fikih pun identik ke mazhab Syâfi‘î dengan tipologi tradisionalisme sekaligus neo-tradisionalisme bermazhab. Di sisi lain, Asywadie Syukur juga bermanhaj pada teori-teori kemaslahatan sehingga jika dikembalikan pada teori besar tipologi, disamping masuk dalam tipologi tradisionalisme ia juga masuk dalam tipologi modernisme.Abstract: Islamic Legal Thought of Muhammad Asywadie Syukur. This article seeks to examine Islamic legal thought of Asywadie Syukur as a scholar, academician and politician. His works covers not only in the field of the classical perspective, but also related to contemporary issues. But whatever they are, its naturally produced through the methodological process using either a qaulî or manhajî method. Based on this process, Asywadie Syukur is not confined to one particular school of legal thought. However, due to the fact that the references used are predominantly that of Syâfi’î, the tendency of his thought is identical with the principles of the latter with a typology of traditionalism with neo-traditionalism as a consequences of madhhab follower. Consequently, Asywadie Syukur follows the theories of public interest so that if is referred to grand theory of typology, in addition to traditionalism typology he also engaged in modernism typology.Kata Kunci: fikih, Asywadie Syukur, qaulî, manhajî, ushul fikih

    Kriteria Pemimpin Teladan dalam Islam (Analisis Kritis Terhadap Ayat-Ayat Quran dan Hadits-Hadits Nabi SAW)

    Full text link
    Assalamu'alaikum Wr. Wb. Segala puji dan syukur kami haturkan kepada Allah SWT. karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan kegiatan penelitian dan laporan hasil penelitian sesuai judul itu. Salawat dan salam, kami samapaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga, kita sebagai umatnya dapat mengamalkan ajaran Islam yang telah beliau risalahkan, kita memperoleh syafa'atnya, kebahagiaan dan keselamatan hidup di dunia dan akherat. Kegiatan meneliti. merupakan bagian dari melestarikan tradisi keilmuan lslam. dalam tataran tekstual dan kontekstual sehingga mutu hasil penelitian d iharapkan mampu memperkaya teori{eori sain dalam Islam sekaiigus pengembangannya dalam realitas kehidupan sosial. Peneiitian judul tersebut, yang telah diselesaikan, agar mampu memberikan kontribusi bagi mayarakat dan kemajuan peradaban yang berbasis nilai Islam. Kegiatan penelitian ini dapat diselesaikan berkat bantuan berbagai pihak, dan kiususnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IAIN Raden lntan Lampung. Kami berharap, laporan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan keilmuan dan berguna bagi pembangunau dan masyarakat. Kami juga berharap, hasil penelitian ini untuk dijadikan bahan bagi pengambil kebijakan dalam rencana program pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat berbasis hasil riset ilmu-ilmu Islam yang multidisipliner. Demikian, semoga hasil penelitian ini terealisir sebagai amal ibadah. memperkaya keihnuan [slam. bermanfaat bagi pembangunan dan masyarakat, meski masih ada kekurangannya. Wassalamu'alaikum Wr- Wb

    Pemikiran fikih Muhammad Asywadie Syukur

    Full text link
    Artikel ini berupaya mengkaji pemikiran fikih Asywadie Syukur sebagai seorang ulama, akademisi dan sekaligus politisi. Pemikirannya meliputi tidak hanya terkait persoalan klasik tetapi juga persoalan kontemporer dan bahkan yang masih menjadi polemik di masyarakat, yang dihasilkan dari proses metodologis baik metode qaulî maupun metode manhajî. Dari proses inilah membuat Asywadie Syukur tidak terikat hanya pada satu mazhab tetapi terbuka pula pada mazhab yang lain. Namun karena referensi yang digunakan lebih dominan ke mazhab Syâfi‘î, kecenderungan fikih pun identik ke mazhab Syâfi‘î dengan tipologi tradisionalisme sekaligus neo-tradisionalisme bermazhab. Di sisi lain, Asywadie Syukur juga bermanhaj pada teori-teori kemaslahatan sehingga jika dikembalikan pada teori besar tipologi, disamping masuk dalam tipologi tradisionalisme ia juga masuk dalam tipologi modernisme. Abstract Islamic Legal Thought of Muhammad Asywadie Syukur. This article seeks to examine Islamic legal thought of Asywadie Syukur as a scholar, academician and politician. His works covers not only in the field of the classical perspective, but also related to contemporary issues. But whatever they are, its naturally produced through the methodological process using either a qaulî or manhajî method. Based on this process, Asywadie Syukur is not confined to one particular school of legal thought. However, due to the fact that the references used are predominantly that of Syâfi’î, the tendency of his thought is identical with the principles of the latter with a typology of traditionalism with neo-traditionalism as a consequences of madhhab follower. Consequently, Asywadie Syukur follows the theories of public interest so that if is referred to grand theory of typology, in addition to traditionalism typology he also engaged in modernism typology

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Full text link
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Analisis tematik penafsiran Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy terhadap ayat-ayat syukur dalam tafsir An-Nuur dan implementasinya dalam kehidupan

    Full text link
    Syukur diambil dari kata assyukru berarti menggambarkan (mengingat) serta menampakkan nikmat. Terdapat perbedaan ketika memahami makna syukur, yang mana syukur sering kali dimaknai dengan makna yang sempit, atau tekesan duniawi saja. Padahal dalam hal lain memaknai syukur lebih daripada itu, bahkan ketika kita melakukan sesuatu atas dasar ibadah sudah termasuk kedalam bentuk syukur itu sendiri apapun hasil yang nanti kita dapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk syukur dalam arti yang luas juga memaparkan makna syukur yang terdapat dalam Tafsir al-Qur’anul Majid An-Nuur karya Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, juga bagaimana implementasi bentuk syukur itu dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif juga menggunakan kajian studi pustaka dengan mengumpulkan data berupa dokumen dan menerapkan content analysis untuk menemukan makna-makna syukur juga relevansinya dalam al-Qur’an dan penjelasannya dalam Tafsir al-Qur’anul Majid An-Nuur serta pengimplementasiannya. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwasanya terdapat enam makna syukur, yang didalamnya menjelaskan hal-hal yang patut disyukuri dalam kehidpuan ini. Syukur merupakan sikap terpuji, yang mana syukur ini menggambarkan bahwasanya seorang hamba tidak dapat terlepas dari segala nikmat yang diberikan Allah swt dalam kehidupannya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Terlepas dari itu manusia itu sendiri yang nantinya menggambarkan makna syukur itu, yakni dengan tiga hal yang dapat menjadikannya hamba yang bersyukur, tiga tersebut ialah dengan hatinya, lisannya, juga perbuatannya. Sebagaimana menurut Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy bahwasanya syukur itu ialah mengakui nikmat Allah melalui hati ucapan dan disertai perbuatan yang baik juga jauh dari segala kemaksiatan keapda Allah swt

    Mudlarabah Pada Perbankan Syariah

    Full text link
    Alhamdulillah AIIah SWT telah memberikan kekuatan dalam proses penulisan penelitian ini. Shalawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan Allah kepada Nabi Muhammad S.aw, keluarga, sahabat dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Penelitian Ini dapat diselesaikan atas inayah dan hidayah Allah Swq begitu pula berkat bantuan semua pihak baik berupa moril rnaupun materil. Oleh karena itu saya bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu di sini. Semoga saja Allah senantiasa melimpahkan rahmat_ Nya kepada kita semua. Saya menyadari bahwa penelitian ini tidak terlepas dari kekurangan dan kelemahan, untuk itu kiranya para pembaca berkenan memberikan sumbang saran dan kritik yang konstruktif untuk kesempurnaan penelitian ini. Akhirnya semoga penelitian ini dapat berguna bagi kita semua

    PERJUANGAN MUHAMMAD ALI JINNAH DALAM SEJARAH PEMBAHARUAN DI PAKISTAN

    Full text link
    Kajian ini berangkat dari dinamika perjuangan umat Islam di India, yang memperjuangkan keadilan dan kedamaian bagi umat Islam. Pakistan adalah sebuah negara Islam yang muncul setelah hadirnya Islam di tanah India yang ditempati oleh masyarakat yang beragama Hindu. Islam di Pakistan dalam sejarahnya berkembang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena pada realitanya dari awal kemunculan, dan perkembangannya mengalami berbagai rintangan, dan akhirnya berhasil dalam melahirkan komunitas muslim di Negara India ini. Sebelum Negara Pakistan hadir di India, di India sudah ada terlebih dahulu Kerajaan Mughal, yang merupakan salah satu Kerajaan Islam yang sangat perpengaruh dalam peradaban Islam. Setelah Kerajaan Mughal jatuh, maka hancurlah peradaban Islam di India. Berangkat dari realitas itulah, maka muncul ide untuk mendirikan kembali Negara Islam di India. Disamping pendirian negara ini disebabkan keinginan yang sangat kuat dalam diri umat Islam yang terinspirasi oleh sebuah ideologi Islam yang harus ditegakkan dalam kehidupan bermasyarakat. Keberhasilan pendirian Negara Islam Pakistan ini, berkat perjuangan keras dari salah satu politikus India yang selalu ingin menyuarakan keadilan dan kedamaian bagi umat Islam di India. Tokoh tersebut bernama Muhammad Ali Jinnah. Berkat perjuangan Ali Jinnah Negara Pakistan bisa dikenal oleh dunia, dengan corak keislamannya. Hal ini bisa dijadikan inspirasi bagi peradaban Islam yang ada di dunia. Pakistan telah melahirkan kekayaan intelektual dengan lahirnya kaum nasionalis, tradisional fundamentalis, serta kaum modernis

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    SYUKUR DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

    Full text link
    Beragam ayat yang membicarakan tentang syukur, Artikel ini memaparkan hasil telaah terhadap ayat-ayat syukur di dalam al-Qur’an. Salah satu ayat di dalam Q.S. Luqman (31):  12. Terjemahnya: dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". Syukur merupakan akhlak terpuji yang harus diimplementasikan pada segala linik kehidupan manusia
    corecore