E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
Not a member yet
    19582 research outputs found

    Indonesia Public Libraries in the Age of AI Disruption: Building Dynamic Capabilities

    No full text
    Background: The disruption caused by artificial intelligence (AI) extends beyond profit-oriented sectors, fundamentally altering the operational landscape of non-profit institutions, including public libraries. To navigate this volatile environment, libraries must leverage Dynamic Capabilities (DC), the ability to integrate, build, and reconfigure internal and external competences to address rapidly changing environments. Purpose: This study explores how public libraries in Indonesia develop and deploy dynamic capabilities to address the challenges and opportunities presented by AI disruption. Methods: Adopting a multiple-case study design, research was conducted across seven public libraries in East Java (East Java Provincial, Malang, Jember, Probolinggo, Tulungagung, Pamekasan, and Kediri). Data were gathered through semi-structured interviews with 14 key informants, including library directors and senior librarians, to capture a comprehensive view of institutional responses. Findings: The study indicates that Indonesian public libraries have successfully activated Sensing capabilities to detect AI-related threats and shifts. Furthermore, these institutions demonstrated diverse Seizing capabilities through creative and adaptive strategic responses. Finally, Transforming capabilities were evidenced through structural organizational reconfiguration, human resource capacity building, strategic budget reallocation, and the reformulation of institutional policies. Originality/Value: This study provides empirical evidence that the Dynamic Capabilities framework is a vital tool for non-profit survival in the AI era. It offers a blueprint for library administrators to move beyond traditional roles, emphasizing that institutional agility and policy flexibility are essential for maintaining relevance in a digitally disrupted society

    Telaah Historisitas dan Penulisan Hadis Pada Masa Kenabian

    No full text
    This article discusses the historicity and writing of hadith during the prophetic period. In this article, several important points will form the core of the discussion, namely the historicity of hadith during the prophetic period and the writing of hadith during the same period. It is therefore necessary to explain these matters to avoid confusion and misunderstanding regarding the historicity of hadith and the writing of hadith during the prophetic period. The study of this issue was conducted by conducting a literature review with a historical approach to the historical development of hadith studies. The conclusion is that during the time of the Prophet, known as 'Ashr al-Wahy wa al-Takwin, traditions were transmitted to the Companions through oral transmission, practice, and direct consent. In Arabian society where there was little tradition of writing, memorisation became the main means of transmission. The Prophet conveyed them in a contextual manner, both in public assemblies and in private. Although the writing of traditions was banned to preserve the purity of the Qur'an, some companions recorded them with the Prophet's permission. This prohibition was preventive in nature and was later replaced by the permission to write when the people were able to distinguish between the Qur'an and the hadith. The difference in the Prophet's attitude towards writing shows his caution in maintaining the authenticity of revelation. Thus, although not yet formally documented, hadith during the time of the Prophet was taught systematically and methodicall

    Integrasi Nilai Siri’ Na Pacce dan Tazkiyatun Nafs Sebagai Solutif Terhadap Degradasi Moral Digital Remaja di Kota Makassar

    No full text
    Studi ini menganalisis transformasi pendekatan psikospiritual yang berkembang di era digital dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan kerangka evaluatif maqāṣid al-sharī‘ah. Dengan mengadopsi desain tinjauan literatur naratif, penelitian ini mensintesis temuan dari bidang psikologi Islam, sosiologi digital, dan hukum Islam. Studi ini menelusuri pergeseran praktik psikospiritual dari bimbingan tatap muka yang tradisional ke platform digital yang lebih komersial dan instan. Perubahan ini menimbulkan keprihatinan etis terkait privasi data, validitas bimbingan, dan potensi distorsi spiritualitas yang bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa dan agama. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau (saling menghormati) dan kepercayaan komunal tetap strategis untuk mengharmonisasikan praktik digital dengan prinsip ekonomi dan etika Islam. Model integratif yang diusulkan menekankan pada transparansi kontrak bimbingan dan perlindungan hak pengguna untuk menciptakan ekosistem psikospiritual digital yang adil dan berkelanjutan

    A Comparison of the Legal Process for Determining Suspects in Corruption Cases in Indonesia and Thailand

    Full text link
    Corruption is an extraordinary crime with serious implications for state stability, social justice, and public trust, requiring effective legal mechanisms that also safeguard human rights. A crucial stage in corruption law enforcement is the determination of suspects, as it initiates formal legal proceedings and carries significant legal consequences. This study analyzes and compares the mechanisms for determining suspects in corruption cases in Indonesia and Thailand, as well as the role of specialized institutions in each system. Using normative legal research with statutory and comparative approaches, this study examines primary, secondary, and tertiary legal materials through qualitative analysis. The findings show that Indonesia applies a formal procedural mechanism under the Criminal Procedure Code (KUHAP), combined with judicial oversight through pretrial review to protect suspects’ rights. In contrast, Thailand centralizes authority in the National Anti-Corruption Commission (NACC) through a preliminary inquiry mechanism that prioritizes institutional effectiveness but provides limited judicial oversight at the early stage. These differences reflect distinct legal policy choices in balancing anti-corruption effectiveness and human rights protection. This study highlights the trade-off between procedural safeguards and institutional efficiency in the two systems

    ANALISIS TOTAL BAKTERI LINGKUNGAN RUMAH POTONG UNGGAS (RPU) KECAMATAN MANGGALA, KOTA MAKASSAR

    Full text link
    Rumah Potong Unggas (RPU) merupakan tempat pemotongan unggas meliputi proses penyembelihan, pemotongan, dan pencucian hingga menjadi karkas yang siap diperjualbelikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total bakteri lingkungan Rumah Potong Unggas (RPU) serta membandingkan tingkat higiene lingkungan berbasis cemaran mikrobiologi antara RPU yang memiliki sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dengan RPU yang belum bersertifikat di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Tahapan penelitian ini meliputi survei lokasi, pengumpulan data, pengambilan sampel, pembuatan media pertumbuhan bakteri, sterilisasi alat dan bahan, uji Total Plate Count (TPC), dan analisis data. Penelitian ini menggunakan 3 jenis sampel yaitu air rebusan, air limbah, dan air keran yang diambil dari 9 RPU. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan bahwa Rumah Potong Unggas (RPU) yang memiliki sertifikat halal dan NKV memiliki tingkat higiene lingkungan berbasis cemaran mikrobiologi yang lebih baik pada beberapa sampel dibandingkan RPU yang belum bersertifikat. Namun, masih terdapat RPU bersertifikat dengan total mikroba yang tinggi, sehingga kepemilikan sertifikat halal dan NKV belum tentu menjamin kebersihan sanitasi lingkungan dan diperlukan audit berkala. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai TPC terendah diperoleh pada sampel A1 (air rebusan), A2 (air limbah), dan B3 (air keran), dengan nilai berturut-turut 8,70 × 10⁵ CFU/mL, 3,85 × 10⁵ CFU/mL, dan <1 × 10³ CFU/mL. Namun masih ada RPU dengan sertifikasi halal dan NKV yang menunjukkan total mikroba yang tinggi. Sebagai contoh, salah satu RPU yang telah memiliki sertifikat halal dan NKV sejak 2022 (RPU D) menunjukkan nilai TPC yang tinggi pada sampel air rebusan dan air keran, yang menegaskan bahwa sertifikasi saja tidak selalu diikuti dengan penerapan sanitasi yang konsisten. Sehingga kepemilikan sertifikat halal dan NKV belum tentu menjamin kebersihan sanitasi lingkungan dan diperlukan adanya audit berkala. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berfungsi sebagai jaminan kepatuhan terhadap aspek keagamaan, tetapi juga mengenai sanitasi yang lebih optimal, sehingga berkaitan dengan keamanan pangan.Rumah Potong Unggas (RPU) merupakan tempat pemotongan unggas meliputi proses penyembelihan, pemotongan, dan pencucian hingga menjadi karkas yang siap diperjualbelikan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui jumlah total bakteri lingkungan Rumah Potong Unggas (RPU) dan mengetahui pengaruh higienitas lingkungan pada RPU bersertifikat halal dan NKV di Kec. Manggala, Kota Makassar. Tahapan penelitian ini meliputi survey lokasi, pengumpulan data, pengambilan sampel, pembuatan media pertumbuhan bakteri, sterilisasi alat dan bahan, uji Total Plate Count (TPC), dan analisis data. Penelitian ini menggunakan 3 jenis sampel yaitu air rebusan, air limbah, dan air keran yang diambil dari 9 RPU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan sertifikat halal dan NKV pada RPU berpengaruh signifikat terhadap peningkatan higiene lingkungan dengan nilai signifikansi 0,009 lebih kecil dari 0,05. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai hitung TPC terendah yaitu pada sampel A1, A2, dan B3 dengan nilai TPC berturut-turut adalah 8,70 x 105 cfu/mL, 3,85 x 105 cfu/mL, dan <1 x 103 cfu/mL. namun masih ada RPU dengan sertifikasi halal dan NKV yang menunjukkan total mikroba yang tinggi. Sehingga kepemilikan sertifikat halal dan NKV benlum tentu menjamin kebersihan sanitasi lingkungan dan diperlukan adanya audit berkala. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sertifikasi halal tidak hanya berfungsi sebagai jaminan kepatuhan terhadap aspek keagamaan, tetapi juga mengenai sanitasi yang lebih optimal, sehingga berkaitan dengan keamanan pangan

    على ترقية نتائج الطلاب في تعلم اللغة العربية " Spinning Arabic " تأثير وسائل الدوارة العربية

    Full text link
    Pembelajaran Bahasa Arab sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan keterampilan komunikasi peserta didik. Namun, hasil belajar siswa kelas V di MIT Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung seringkali belum optimal karena pembelajaran konvensional yang monoton dan minim media interaktif. Media Spinning Arabic dikembangkan sebagai solusi, berupa media berbasis permainan yang memadukan keempat keterampilan berbahasa Arab (istima’, kalam, qira’ah, kitabah) dengan tampilan visual yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Spinning Arabic terhadap hasil belajar Bahasa Arab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (posttest only control-group design). Sampel diambil secara acak menggunakan metode simple random sampling, terdiri dari kelas kontrol dan eksperimen. Instrumen berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, serta uji Mann-Whitney dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perbedaan tersebut dibuktikan melalui uji Independent Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Spinning Arabic berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Arab peserta didik serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.Pembelajaran Bahasa Arab sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan keterampilan komunikasi peserta didik. Namun, hasil belajar siswa kelas V di MIT Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung seringkali belum optimal karena pembelajaran konvensional yang monoton dan minim media interaktif. Media Spinning Arabic dikembangkan sebagai solusi, berupa media berbasis permainan yang memadukan keempat keterampilan berbahasa Arab (istima’, kalam, qira’ah, kitabah) dengan tampilan visual yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Spinning Arabic terhadap hasil belajar Bahasa Arab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (posttest only control-group design). Sampel diambil secara acak menggunakan metode simple random sampling, terdiri dari kelas kontrol dan eksperimen. Instrumen berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, serta uji Mann-Whitney dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perbedaan tersebut dibuktikan melalui uji Independent Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Spinning Arabic berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Bahasa Arab peserta didik serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajara

    MEMBUKA AKSES DI TENGAH KETIMPANGAN: BERDAYA MELALUI WOMEN ECONOMIC EMPOWERMENT TRAINING DI KAWASAN KUMUH, BORONG, MAKASSAR

    Full text link
    This study aims to evaluate the impact of the Women Economic Empowerment Training (WEET) program implemented by Lingkar Perempuan Global for underprivileged women aged 18–45 in the slum area of Borong, Makassar. The program was designed to develop economic skills, transform mindsets, and expand access to economic opportunities so that women can become more independent and empowered. This research employed a descriptive qualitative approach supported by quantitative data obtained through observations, pre–post tests, and participant reflections during thematic training sessions and mentoring activities conducted over six months. The results indicate significant changes in self-awareness, confidence in expressing opinions, financial management skills, and entrepreneurial initiatives. These findings highlight that underprivileged women are not lacking in potential but require support in the form of safe spaces, contextually relevant training, and opportunities to grow in order to enhance their capacity and contribute to their families and communities.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak program Women Economic Empowerment Training (WEET) yang diselenggarakan oleh Lingkar Perempuan Global bagi perempuan prasejahtera berusia 18–45 tahun di kawasan kumuh Borong, Makassar. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan ekonomi, mentransformasi pola pikir, serta memperluas akses terhadap peluang ekonomi agar perempuan menjadi lebih mandiri dan berdaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif, yang diperoleh melalui observasi, pre–post test, serta refleksi peserta selama pelatihan tematik dan sesi pendampingan selama enam bulan. Hasil menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam kesadaran diri, keberanian berpendapat, kemampuan manajemen keuangan, dan inisiatif berwirausaha. Temuan ini menegaskan bahwa perempuan prasejahtera memiliki potensi yang besar, dan dengan dukungan berupa ruang aman, pelatihan yang kontekstual, serta kesempatan untuk bertumbuh, mereka dapat meningkatkan kapasitas serta berkontribusi dalam ekonomi keluarga dan komunitasnya

    ANALISIS RESPON PSIKOLOGIS ANAK TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN DALAM TEMA REKREASI DAN KENDARAAN

    Full text link
    Media pembelajaran memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman belajar anak, khususnya pada usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons psikologis anak terhadap penggunaan media pembelajaran pada tema Rekreasi dan Kendaraan. Respons psikologis yang diamati meliputi aspek minat, perhatian, emosi, dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia dini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang bersifat visual, interaktif, dan kontekstual mampu meningkatkan minat belajar, rasa senang, serta partisipasi aktif anak. Media pembelajaran juga membantu anak memahami konsep rekreasi dan jenis kendaraan secara lebih konkret. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis anak dalam proses belajar.Media pembelajaran memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman belajar anak, khususnya pada usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons psikologis anak terhadap penggunaan media pembelajaran pada tema Rekreasi dan Kendaraan. Respons psikologis yang diamati meliputi aspek minat, perhatian, emosi, dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia dini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang bersifat visual, interaktif, dan kontekstual mampu meningkatkan minat belajar, rasa senang, serta partisipasi aktif anak. Media pembelajaran juga membantu anak memahami konsep rekreasi dan jenis kendaraan secara lebih konkret. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis anak dalam proses belajar

    Pengaruh Konten Populer Isu Boikot Pada Produk Terafiliasi Israel Di Media Sosial Tiktok Terhadap Keputusan Boikot Mahasiswa Jurnalistik

    No full text
    This study aims to determine the influence of popular content related to the issue of boycotting Israeli-affiliated products on TikTok social media on the decision to boycott by active students majoring in Journalism, Faculty of Da'wah and Communication, UIN Alauddin Makassar. This study uses a descriptive quantitative approach with a survey method using an online questionnaire. The data analysis technique uses simple linear regression through SPSS software. The results of the study show that popular content on the boycott issue on TikTok has a significant influence on students' decision to boycott, with a coefficient of determination of 23.2%. This means that 76.8% of the boycott decision is influenced by other factors not examined in this study. This study emphasizes the importance of the role of social media in shaping opinions and social actions on global issues.This study aims to determine the influence of popular content related to the issue of boycotting Israeli-affiliated products on TikTok social media on the decision to boycott by active students majoring in Journalism, Faculty of Da'wah and Communication, UIN Alauddin Makassar. This study uses a descriptive quantitative approach with a survey method using an online questionnaire. The data analysis technique uses simple linear regression through SPSS software. The results of the study show that popular content on the boycott issue on TikTok has a significant influence on students' decision to boycott, with a coefficient of determination of 23.2%. This means that 76.8% of the boycott decision is influenced by other factors not examined in this study. This study emphasizes the importance of the role of social media in shaping opinions and social actions on global issues

    IMPLEMENTASI KAIDAH AL-KHURUJ MIN KHILAF MUSTAHAB DALAM PRAKTIK IBADAH DAN MUAMALAH MODERN

    Full text link
    Abstrak Kaidah fiqh sebagai upaya untuk memahami asas-asas umum fiqh dan memberikan kemudahan dalam menetapkan hukum bagi masalah-masalah yang dihadapi telah dikembangkan oleh para fuqaha. Salah satu kaidah tersebut adalah kaidah al-khuruju min al-khilaf.  Sebagian orang mengkategorikan kaidah ini sebagai kaidah khusus dalam bidang siyasah. Tetapi, terlihat bahwa praktek penerapan kaidah ini hampir merambah semua bidang fqih di mana terdapat perbedaan pendapat. Maka dari itu penelitian ini berusaha untuk mengetahui bagaimana makna kaidah, sumber hukum dan bagaimana contoh kasus penerapan kaidah al-khuruj min al-khilaf. Sumber datanya berasal dari buku dan jurnal elektronik, keduanya dianggap sebagai sumber primer dan sekunder. Hasil pembahasan adalah 1) Makna al-khuruj min  al-khilaf adalah  mengambil  sikap  kehati-hatian dalam  hukum  syarak,  baik dengan  mengerjakan  persoalan  yang  terjadi  perbedaan  pendapat  ulama  dalam menetapkan  keharusannya  maupun  meninggalkan  perbuatan  yang  terjadi  perbedaan pendapat ulama dalam menetapkan keharamannya. 2) Kaidah ini bersumber dari prinsip kehati-hatian dalam beragama (al-ihtiyat fi ad-dīn) dan praktik para ulama terdahulu yang mengutamakan persatuan umat.  3) Contoh Kasus Penerapan Kaidah Al-Khuruj Min Al-Khilaf yaitu tentang fenomena shalat ied jatuh hari juma’at yaitu apakah wajib solat jumat ketika ia sudah melakukan solat ied, wudhu dan BAB dan BAK. Kata Kunci: al-khuruju min al-khilaf, Contoh Penerapan, Makna, Sumber Hukum   Abstract The rules of fiqh as an effort to understand the general principles of fiqh and provide convenience in determining the law for the problems faced have been developed by the fuqaha. One of these rules is the rule of al-khuruju min al-khilaf. Some people categorize this rule as a special rule in the field of siyasah. However, it is seen that the practice of applying this rule has almost penetrated all fields of fiqh where there are differences of opinion. Therefore, this study attempts to find out the meaning of the rule, the source of law and how are examples of cases of applying the rule of al-khuruj min al-khilaf. The data sources come from books and electronic journals, both of which are considered primary and secondary sources. The results of the discussion are 1) The meaning of al-khuruj min al-khilaf is to take a cautious attitude in sharia law, either by working on problems where there is a difference of opinion among scholars in determining its necessity or leaving actions where there is a difference of opinion among scholars in determining its prohibition. 2) This rule is based on the principle of caution in religion (al-ihtiyat fi ad-dīn) and the practices of previous scholars who prioritized the unity of the community. 3) Example of a Case of the Application of the Al-Khuruj Min Al-Khilaf Rule, namely regarding the phenomenon of the Eid prayer falling on Friday, namely whether it is obligatory to pray Friday when he has already performed the Eid prayer, ablution and defecated and urinated Keywords: al-khuruju min al-khilaf, Application Examples, Meaning, Legal SourcesKaidah fiqh sebagai upaya untuk memahami asas-asas umum fiqh dan memberikan kemudahan dalam menetapkan hukum bagi masalah-masalah yang dihadapi telah dikembangkan oleh para fuqaha. Salah satu kaidah tersebut adalah kaidah al-khuruju min al-khilaf.  Sebagian orang mengkategorikan kaidah ini sebagai kaidah khusus dalam bidang siyasah. Tetapi, terlihat bahwa praktek penerapan kaidah ini hampir merambah semua bidang fqih di mana terdapat perbedaan pendapat. Maka dari itu penelitian ini berusaha untuk mengetahui bagaimana makna kaidah, sumber hukum dan bagaimana contoh kasus penerapan kaidah al-khuruj min al-khilaf. Sumber datanya berasal dari buku dan jurnal elektronik, keduanya dianggap sebagai sumber primer dan sekunder. Hasil pembahasan adalah 1) Makna al-khuruj min  al-khilaf adalah  mengambil  sikap  kehati-hatian dalam  hukum  syarak,  baik dengan  mengerjakan  persoalan  yang  terjadi  perbedaan  pendapat  ulama  dalam menetapkan  keharusannya  maupun  meninggalkan  perbuatan  yang  terjadi  perbedaan pendapat ulama dalam menetapkan keharamannya. 2) Kaidah ini bersumber dari prinsip kehati-hatian dalam beragama (al-ihtiyat fi ad-dīn) dan praktik para ulama terdahulu yang mengutamakan persatuan umat.  3) Contoh Kasus Penerapan Kaidah Al-Khuruj Min Al-Khilaf yaitu tentang fenomena shalat ied jatuh hari juma’at yaitu apakah wajib solat jumat ketika ia sudah melakukan solat ied, wudhu dan BAB dan BAK. Kata Kunci: al-khuruju min al-khilaf, Contoh Penerapan, Makna, Sumber Huku

    16,785

    full texts

    19,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇