277 research outputs found
EVALUATION OF THE CAPABILITY LEVEL OF THE HOSPITAL MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM (SIMRS) BASED ON FRAMEWORK COBIT 5 (MEA01)
RAHMA SARI SYAFITRI (2021): EVALUASI TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) BERDASARKAN FRAMEWORK COBIT 5 (MEA01)
Evaluasi tingkat kapabilitas merupakan pengevaluasian cara yang terstruktur dan kontinu bagi pene- tapan tingkat kemampuan ukuran dan penjelasan dalam mempertimbangkan dan menilai keputusan kebijakan stakeholder. Adapun Rumah Sakit Syafira adalah Rumah Sakit Swasta di Pekanbaru yang memanfaatkan teknologi sistem informasi rumah sakit yaitu SIMRS. Pelayanan IT berjalan sudah cukup baik, namun pencatatan kerusakan pada sistem belum tertata, belum adanya Term of Refer- ence (TOR) atau Kerangka Acuan Kerja (KAK) sampai saat ini, hingga memperhambat keputusan bagi peningkatan nilai sistem informasi, dan beberapa permasalahan RS Syafira dengan kasus yang pernah terjadi. Terkait dengan pemantauan, pengevaluasian, dan penilaian kinerja serta kesesuaian hingga bisa mempengaruhi sistem yang saat ini berjalan menyebabkan penurunan kinerja RS Syafi- ra. Rumah Sakit Syafira perlu mengevaluasi tata kelola teknologi informasi menggunakan kerangka kerja COBIT 5 sebagai proses yang kompatibel dengan Process Assessment Model (PAM) pada pencapaian menilai kemampuan sistem dan sebagai pedoman untuk manajemen TI. Hasil tingkat kapabilitas proses Monitor, Evaluate, and Assessment Performance, and Comformance (MEA01) sebesar 2,43 pada level kapabilitas level 2 (Managed Process). Bahwa menghasilkan rekomendasi pada proses domain yang dipilih berkaitan pada kepastian pengelolaan RS Syafira, monitoring eval- uasi, serta penilaian kinerja dan kesesuaian, sehingga tercapai tingkat kapabilitas yang diharapkan dari kondisi RS Syafira.
Kata Kunci: COBIT 5, MEA01, SIMRS, Tingkat Kemampuan
Morfometrik ukuran tubuh Kuda Pacu Indonesia dengan kecepatan lari melalui citra digital
Penelitian ini memberikan informasi mengenai perbandingan metode penarikan garis dan metode titik pixels pada beberapa ukuran tubuh 30 ekor kuda dengan membandingkan selisih yang dihasilkan, dengan menggunakan analisis deskriptif. Mengidentifikasi perbedaan ukuran tubuh kuda berdasarkan jenis kelamin 18 ekor jantan dan 12 ekor betina, serta mengidentifikasi korelasi ukuran tubuh Kuda Pacu Indonesia (KPI) yang berpengaruh terhadap kecepatan lari 10 ekor kuda. Korelasi ukuran tubuh KPI dengan kecepatan lari menggunakan analisis regresi stepwise. Ukuran tubuh kuda yang dianalisis regresi stepwise adalah panjang Os radius-ulna, panjang Os tibia-fibula, dan lebar dada. Ketiga variabel tersebut mampu menerangkan keragaman dari kecepatan lari sebesar 92.33%, sedangkan 7.67% diterangkan oleh faktor diluar itu. Perbandingan ukuran Os radius-ulna dan Os tibia-fibula untuk mendapatkan kecepatan lari yang terbaik adalah 7:9
Manga No Shippitsu No Gijutsu
Kertas karya ini membahas tentang komik Jepang (manga) dengan tujuan untuk mengetahui sejarah, jenis-jenis, alat-alat yang digunakan untuk menggambar manga, dan posisi menggambar manga yang benar. Dalam penulisan kertas karya ini, penulis menjelaskan secara singkat tentang hal-hal terkait tujuan penulisan di atas. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik kepustakaan yaitu mengumpulkan data-data terkait penulisan ini melalui sumber-sumber pustaka.
Di dalam industri hiburan sudah pasti banyak yang mengetahui soal manga atau yang biasa kita sebut komik. Manga diciptakan oleh orang Jepang dan dalam bahasa Jepang yang memiliki ciri khas gaya penggambaran dan sejarah yang panjang, pembuat manga sendiri biasa disebut dengan panggilan mangaka. Manga diawali pada jaman Edo di mana seorang pemahat kayu dan pelukis bernama Katsushi Hokusai (1760 – 1849), menciptakan istilah Hokusai Manga pada serial-nya yang berisi 15 volume pada tahun 1814. Cerita manga biasanya dicetak dalam hitam-putih, namun ada juga yang sudah full colour.
Manga diciptakan untuk menghibur orang banyak, sebab itu dengan seiring waktu berlalu semakin banyak pula genre dari manga yang bisa dinikmati, contohnya seperti; aksi-petualangan, asmara, olahraga, dan permainan, sejarah drama, komedi, fiksi ilmiah dan fantasi, misteri, detektif, horor, seksualitas, dan bisnis/perdangangan, dan lain-lain. Begitu juga dengan bertambahnya umur sang pembaca semakin banyak pula kategori yang bisa dinikmati, seperti; shounen, shoujo, seinen, josei, hentai, jidaigeki, mecha, yuri yaoi, kodomo. Manga biasanya memiliki ciri khas gambar yang didampingi dengan kotak atau gelembung teks yang berguna untuk menjelaskan isi dari komik tersebut, tapi ada juga komik atau manga yang hanya memiliki gambar, atau yang disebut dengan silent comic yang hanya menggunakan gambar dan latar beserta ekspresi wajah sang karakter untuk membawakan cerita tersebut. Manga khas Jepang umumnya memiliki ciri khas penggambaran berupa mata yang besar, mulut dan hidung yang kecil dan sedikit distorsi pada panjang kaki (biasanya untuk karakter pria) Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakang/background hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung mungil. Ada juga gaya menggambar lolicon maupun shotacon.
Di awal penerbitan manga di Indonesia, manga disesuaikan dengan gaya baca masyarakat Indonesia yang dimulai dari kiri ke kanan. Padahal, manga asli dari Jepang dimulai dari kanan ke kiri, sehingga untuk manga yang diterbitkan di Indonesia rata-rata tokohnya menjadi kidal karena gambar yang umumnya di-flip. Ketidaksamaan ini menyebabkan kerancuan untuk komik yang bergenre detektif, seperti Conan dan Kindaichi, karena menyebabkan proses penyelesaian kasus dengan gambar alibi tokoh menjadi tidak sama (menyebabkan kekacauan inti cerita). Oleh karena itu, semenjak tahun 2000-an, manga yang beredar di Indonesia disesuaikan dengan keadaan asli manga yang diterbitkan di Jepang (dibaca dari kanan ke kiri). Manga pertama yang diterbitkan di Indonesia dan menggunakan metode ini adalah Rurouni Kenshin.
Sekilas, membuat manga terlihat sangat mudah hanya dengan menggambar di sebuah kertas dan kemudian dibubuhi beberapa kalimat maka jadilah sebuah manga, namun ternyata tidak, dibutuhkan alat khusus dan teknik tertentu untuk membuat sebuah manga.本稿では、日本のコミック(漫画)について考察してみる。漫画の歴史、種類、漫画を描くためのツール、漫画を描く際の正しい姿勢を明らかにすることを目的とする。本研究では、記述定性的なアプローチを使用して、上記の本稿の目的に関連した事項を簡単に説明する。著者が行ったデータ収集方法は文献収集をし、関連する文献の中から自分の研究のデータになりそうなものを収集した。
エンターテインメント業界では、一般的には「漫画」と呼ばれてる「コミック」について確かに多くの人々がよく知っている。漫画は日本語で書かれて、日本人によって作成されている。漫画は長い歴史や、描写のスタイルを持っている。漫画ライターは「漫画家」と呼ばれている。漫画は江戸時代から始まり、彫刻家や画家をしている葛飾北斎(1760 - 1849)は1814年にスケッチ画集を発行し、15ボリュームのシリーズに『北斎漫画』と名作りをした。漫画は普通、黒と白で印刷されているが、フルカラーの漫画もある。
漫画は読者を楽しませるために作成したが、時間の経過とともにもっと楽しませる漫画のジャンルが多い。例えば、アクション冒険、ロマンス、スポーツ、ゲーム、歴史ドラマ、コメディ、ファンタジー、ミステリー、探偵、ホラー、セクシュアリティ、およびビジネス/貿易などである。年齢の増加とともに、楽しむことができる漫画のカテゴリが増える。たとえば、少年、少女、青年、女性、ヘンタイ、時代劇、メカ、ゆり、やおい、こどもである。マンガには普通、漫画の中身を説明する文字を入れるフレームおよびフキダシという典型的なものがあり、その物語を語る登場人物の表情や画像や背景を使用し、無声漫画と呼ばれ、ただの画像を持っている漫画もある。
一般的な日本の典型的なマンガはに大きな目、口、鼻の小形で、脚の長さにはほとんど歪みに見えて(普通は男の登場人物)という特徴で描写する。ほとんどの日本の漫画家は漫画を描くには、シンプルなスタイルを使用している。しかし、登場人物の画像はシンプルに絵描かれても、ほとんどの漫画に描かれている背景の画像は可能な限り現実的で描かれている。漫画家は、特に顔の部分に単純描かれ、大きな目、小さな口と小さな鼻はその典型的なものであるロリコンもショタコンの描くスタイルもある インドネシアでの漫画の最初の出版の際には漫画の読み方は左から右にというインドネシア人のリーディングスタイルに合わせた。日本の実際の読み方は右から左にという日本人のリーディングスタイルであり、インドネシアに出版された漫画の画像はフリップにしたので、だいたいの登場人物は左利きになった。このような不等式のせいで、コナンと金田一のような探偵ジャンルの漫画には内容の混乱を引き起こし、主人公のアリバイの画像を使用するケースの完成プロセスは同じではなく(内容の混乱の原因になる)。そのせいで、2000年からはじめ、インドネシアで出版された漫画は日本で出版された元の漫画の状態(右から左へ読む)にあわせた。その方法を使用して、最初にインドネシアで出版された漫画はるろうに剣心である。 一見では、漫画を描くことは紙の上に描くことで文章をいれて、完成し、とても簡単でありそうだが、実はそうではなく、漫画を描くには特別なツールや手法が必要である。Kertas Karya Diplom
Peran Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Mutu Proses (Studi di MI Plus Nur Rahma Kota Bengkulu)
This research aims to determine the role of the school principal in planning, organizing, implementing, and controlling educational programs to improve the quality of education at MI Plus Nur Rahma and to determine the role of the school principal in implementing The principal\u27s management function is to improve the quality of education through process quality at MI Plus Nur Rahma. The type of research that the author used in this research is field research. This research uses a qualitative descriptive approach. The results of this research The role of the principal as a manager is the role of the principal to manage and utilize the educational resources owned by the school by jointly achieving the goals that have been set, with the principal having a solid academic spirit as an educator, having Straightforward communication, having mutually agreed programs and having a fair leadership spirit will support the quality level of the process towards the same goal. Conclusion, The role of the Principal in planning, organizing, implementing, controlling, and evaluating educational programs to improve the quality of education at MI Plus Nur Rahma
Keywords: role of school principal, quality of educatio
Gerakan Buruh Di Indonesia Dalam Analisis Teori Perjuangan Kelas Karl Mark
Peringatan hari buruh internasional merupakan moment yang selalu dimanfaatkan oleh gerakan buruh untuk melakukan perjuangan untuk kepentingan kesejahteraan buruh diseluruh kalangan. Di Indonesia sendiri setiap adanyaperingatana hari buruh dilakukan aksi demontrasi damai yang dilakukan oleh semua buruh untuk menyuarakan tuntutan tentang perbaikan kehidupan mereka. Upaya ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Karl Mark bahwasanya perjuangan kelas harus dilakukan oleh buruh sebagai bagian dari kelas ploretat. Perjuangan kelas diperuntukkan agar ada bargaining position sehingga kesenjangan antara kelas atas dengan kelas bawah semakin hilang dan mencapai harapan yaitu tiada perbedaan kelas
KONFLIK PENGUASAAN LAHAN EKS TAMBANG PT. ANTAM,Tbk DI KELURAHAN SUNGAI ENAM KECAMATAN BINTAN TIMUR KABUPATEN BINTAN
Land grabs and land tenure are one of the potential conflicts that often occur in the community. One of the conflicts that occurred was a case of land control over the former mine of PT. Antam Tbk. in the Sungai Enam sub-district began in 2005. Conflicts started from different meanings of land between PT. Antam Tbk. with the Sungai Enam community. This research was carried out to determine the dynamics of the conflict over the control of the former mining area of PT Antam Tbk. in the Sungai Enam sub-district, Bintan Timur, Bintan district. This research method uses qualitative methods with data collection techniques through in-depth interviews, observations and documentation studies selected as techniques in data collection. The results of the study show that the conflict that occurred was still in the phase of conflict over the perception of the land of the former PT Antam Tbk. mine between the official owner of PT Antam Tbk. and the community. The Flores people who currently occupy the land consider that the land belongs to God so that they have the right to occupy the land and make it a place to live and grow crops, this assumption is considered right because they can live for decades without any direct request from PT. Antam Tbk. hasn't moved them yet. While the PT. Antam Tbk. can only make a warning by making a notice in one corner of the land with the writing that the land belongs to PT Antam Tbk.
Perebutan lahan dan penguasaan lahan merupakan salah satu potensi konflik yang sering terjadi di masyarakat.Salah satu konflik yang terjadi adalah kasus penguasaan lahan atas eks tambang PT Antam Tbk. di Kelurahan Sungai Enam dimulai sejak tahun 2005.Konflik bermula dari pemaknaan yang berbeda atas tanah antara PT Antam Tbk. dengan masyarakat Sungai Enam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dinamika konflik penguasaan lahan eks tambang PT Antam Tbk. di Kelurahan Sungai Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Metode penenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi serta studi dokumentasi dipilih sebagai teknik dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan konflik yang terjadi masih pada fase pertentangan atas persepsi lahan eks tambang PT Antam Tbk. antara pemilik resmi PT Antam Tbk. dengan masyarakat. Masyarakat Flores yang saat ini menempati lahan tersebut menganggap tanah tersebut milik Tuhan sehingga mereka berhak menempati lahan dan menjadikannya sebagai tempat tinggal dan bercocok tanam, anggapan ini dinilai benar karena mereka bisa hidup puluhan tahun ditanah tersebut tanpa adanya permintaan langsung dari PT Antam Tbk. untuk mereka pindah. Sedangkan pihak PT Antam Tbk. hanya bisa membuat peringatan dengan membuat pemberitahuan di salah satu sudut lahan dengan tulisan bahwa tanah tersebut milik PT Antam Tbk
ESTETIKA TARI KUDA LUMPING PAGUYUBAN SATRIO WIBOWO DI DESA SANGGRAHAN KABUPATEN TEMANGGUNG
Estetika merupakan hasil telaah yang membahas tentang seni dan keindahan serta tanggapan manusianya. Kajian estetika pada tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo dapat dilihat melalui elemen-elemen di dalam tari yang dikelompokkan berdasarkan unsur-unsur estetika. Penelitian bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis keindahan yang dilihat melalui tiga unsur estetika yaitu: (1) Bentuk tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo, (2) Isi tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo, dan (3) Penampilan tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan pendekatan etnokoreologi. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian, peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (terjemahan Rohidi) yang membagi proses analisis ke dalam tiga tahap yaitu reduksi data, penayajian data dan penarikan simpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan untuk membahas hasil penelitian adalah teknik Triangulasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa estetika dari tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung terdapat pada: (1) Bentuk yang didalamnya mengandung elemen; penari, gerak, musik, tata rias wajah, tata rias busana, properti, tata cahaya dan tempat pertunjukan, (2) Isi yang didalamnya mengandung elemen; suasana; yaitu kesan dinamis untuk memperkuat tema kepahlawanan yang dibawakan, gagasan; yaitu cerita perlawanan rakyat Jawa terhadap Belanda dalam perang Diponegoro, dan ibarat atau pesan; yaitu nilai moral untuk berjuang menegakan keadilan dan selalu berserah diri kepada Tuhan YME, dan (3) Penampilan yang di dalamnya mengandung elemen; bakat; yaitu kemampuan penari Kuda Lumping yang dimiliki berkat keturunannya serta latihan, keterampilan; yaitu wiraga atau sikap dan gerak penari Kuda Lumping, wirama atau kemampuan penari Kuda Lumping menguasai irama musik dan gerak, serta wirasa atau penghayatan peran dan sarana atau media; yaitu latihan menggunakan properti sebelum pementasan dan penunjang pementasan seperti tata rias wajah dan busana, properti, pengaturan area dan iringan.
Saran (1) untuk Ketua Paguyuban Satrio Wibowo, dari segi bentuk diperlukan adanya pengembangan tata rias busana dan wajah untuk penari Kuda Lumping; (2) untuk penari Kuda Lumping, diperlukan adanya latihan rutin agar meningkatkan kemampuan bentuk menari; (3) untuk seluruh anggota paguyuban, dari segi keindahan diharapkan untuk terus melestarikan tari Kuda Lumping yang menjadi ciri khas paguyuban Satrio Wibowo
RESPON BEBERAPA VARIETAS JAGUNG (Zea mays L.) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATUBARA TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat interaksi antara dosis FMA dengan varietas jagung pada tanah bekas tambang batubara dan mendapatkan dosis Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terbaik serta untuk mendapatkan varietas jagung yang memiliki pertumbuhan dan hasil yang tinggi untuk ditanam pada tanah bekas tambang batubara. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2018 sampai bulan Juni 2018 di UPT Kebun Percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Limau Manis, Padang. Penelitian ini dilakukan menggunakan faktorial dua faktor dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama terdiri atas 6 taraf perlakuan sedangkan faktor ke dua terdiri atas 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Data dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf nyata 5% dan jika F hitung lebih besar dari F tabel 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Peubah yang diamati adalah persentase akar terinfeksi FMA pada masa vegetatif dan saat panen, tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, umur mucul bunga jantan dan betina, umur panen, jumlah tongkol per tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol dan bobot biji per tanaman. Terdapat interaksi antara pemberian dosis mikoriza dan varietas jagung terhadap persentase akar terinfeksi FMA, tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, umur muncul bunga betina, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot biji per tanaman serta produksi tanaman per hektar. Dosis 25 gram FMA merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung dengan rata-rata produksi 12,7 ton/ha terdapat pada varietas Bisi-2 pada tanah bekas tambang batubara.
Kata kunci : Tanah Bekas Tambang Batubara, Fungi Mikoriza Arbuskula, Varietas Jagung, Dosis
PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) AQUA DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI TENGAH AKSI BOIKOT PRODUK TERAFILIASI ISRAEL DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada Konsumen Aqua Di UIN RIL)
ABSTRAK
Brand image adalah suatu faktor yang sangat penting dalam
manajemen pemasaran, pengaruh brand image terhadap keputusan
pembelian dengan mempertimbangkan peran kepuasan konsumen
sebagai mediator, jika brand image pada suatu perusahaan kuat maka
akan meningkatkan kepuasan konsumen, yang selanjutnya akan
mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Rumusan masalah
pada penelitian ini, apakah brand image berpengaruh terhadap
keputusan pembelian, apakah brand image berpengaruh terhadap
kepuasan konsumen, apakah kepuasan konsumen berpengaruh
terhadap keputusan pembelian, apakah kepuasan konsumen dapat
memediasi hubungan antara brand image terhadap keputusan
pembelian, bagaimana keputusan pembelian produk Aqua di tengah
aksi boikot produk pro Israel dalam perspektif bisnis islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi
dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas FEBI UIN Raden
Intan Lampung. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisoner. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model SEM
dengan menggunakan SmartPLS versi 3.0.
Hasil penelitian yang diperoleh secara langsung setiap
variabel yaitu brand image berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan pembelian, brand image berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan konsumen, kepuasan konsumen
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dan
untuk hasil uji melewati variabel mediasi diperoleh kepuasan
konsumen mampu memediasi pengaruh brand image terhadap
keputusan pembelian secara parcial mediasi.
Kata Kunci: Brand Image, Kepuasan Konsumen, dan Keputusan
Pembelian. ABSTRACT
Brand image is a very important factor in marketing
management, the influence of brand image on purchasing decisions by
considering the role of consumer satisfaction as a mediator, if the
brand image of a company is strong it will increase consumer
satisfaction, which in turn will influence consumer purchasing
decisions. The formulation of the problem in this research is whether
brand image influences purchasing decisions, whether brand image
influences consumer satisfaction, whether consumer satisfaction
influences purchasing decisions, whether consumer satisfaction can
mediate the relationship between brand image and purchasing
decisions, how is the decision to buy Aqua products amidst the pro�Israel product boycott from an Islamic business perspective.
This research is quantitative research, the population in this
research is students of the Faculty of FEBI UIN Raden Intan
Lampung. The sample used in this research was 100 respondents.
Data collection uses a questionnaire. The data analysis technique
used in this research is the SEM model using SmartPLS version 3.0.
The research results obtained directly from each variable are
that brand image has a positive and significant effect on purchasing
decisions, brand image has a positive and significant effect on
consumer satisfaction, consumer satisfaction has a positive and
significant effect on purchasing decisions. And for the test results
passing the mediating variable, it was found that consumer
satisfaction was able to mediate the influence of brand image on
purchasing decisions through partial mediation.
Keywords: Brand Image, Consumer Satisfaction, and Purchasing
Decisions
PENAMPILAN AGRONOMIS DAN TINGKAT KETAHANAN GALUR INBRED JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP BUSUK TONGKOL Diplodia maydis
Penyakit busuk tongkol Diplodia maydis merupakan salah satu penyakit pada tanaman jagung yang dapat merusak tongkol dan biji jagung sehingga dapat menurunkan kualitas serta kuantitas biji jagung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat penampilan agronomis dan tingkat ketahanan 7 galur inbred terhadap penyakit busuk tongkol Diplodia maydis. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Pengendalian Hayati dan UPT Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, Padang sejak bulan Oktober 2016 sampai bulan Februari 2017. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 7 galur inbred jagung yang dievaluasi dan 3 ulangan. Inokulasi suspensi jamur Diplodia maydis pada tanaman jagung di lapangan dilakukan dengan metode silk channel. Data hasil pengamatan keparahan penyakit diamati secara visual dan dianalisis dengan menggunakan rumus Towsend dan Hueberger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh galur inbred jagung yang diuji ketahananya terhadap penyakit busuk tongkol Diplodia maydis didapatkan galur inbred yang tahan yaitu SgB-2. Terdapat penampilan agronomis yang beragam antara galur-galur yang dievaluasi.
Kata kunci : galur inbred, inokulasi, busuk tongkol, Diplodia maydi
- …
