3,012 research outputs found

    MAIYAH MOCOPAT SYAFAAT DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

    No full text
    Muh. Azizul Mustofa, 1520311017, Maiyah Mocopat Syafaat Dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling Islam. Tesis Fakultas Pascasarjana, Program Studi Interdisciplinari Islamic Studies, Konsentrasi Bimbingan dan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sunan KalijagaYogyakarta. Di tengah-tengah kemapanan hidup yang serba ada, manusia merasakan keterasingan akan makna dari kehidupan itu sendiri, sikap hidup yang konsumtif, mental hidup yang parasit, arah tujuan hidup yang kabur, kebahagiaan hidup yang semu dan pola pikir yang kurang jernih dalam melihat realitas fenomena kehidupan itu sendiri. seiring berjalannya waktu, manusia akan dibenturkan dan dihadapkan dengan realita-realita hidup yang selalu mengiringi dalam kehidupannya, ada manusia yang sanggup menjalani kehidupannya dengan baik (sehat), ada pula yang menjalaninya dengan tidak baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif untuk memperjelas kesesuaian teori dan praktek di lapangan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik interview, observasi dan dokumentasi yang diambil dari kegiatan Maiyah Mocopat Syafaat. Data yang telah dikumpulkan dari lapangan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif interaktif model Milles dan Hubermen, yaitu pengumpulan data, pereduksian data, penyajian data dan kemudian penyimpulan data. Sejarah dan perkembangan Maiyah Mocopat Syafaat lahir dari embrio inkonsistensi sistem pemerintahan Orde Baru. Keberadaan Emha Ainun Nadjib dan komunitasnya merupakan gerakan arus bawah yang menjadi simbol kondisi psikologi masyarakat yang anti terhadap kemapanan dan otoritarianisme pemerintahan Orde Baru. Selain itu, juga merupakan dampak dari kekecewaan-kecewaan atas proses reformasi yang tidak berjalan dengan mulus. Menyikapi hal tersebut, Emha Ainun Nadjib memilih untuk menyingkir dari pusat konstelasi politik nasional dan mengambil langkah ke masyarakat dengan mengadakan gerakan sholawat massal yang berkeliling ke seluruh penjuru tanah air, dengan harapan dapat meredam gejolak psikologi masyarakat atas kebingungan dan ketidakmenentuan sistem yang terjadi di negeri ini. Maiyah Mocopat Syafaat merupakan sebuah bentuk kohesi religi kemasyarakatan yang berwajah kebudayaan, yang meletakkan kata "Mocopat" sebagai simbol kebudayaan dan kata "Syafaat" sebagai simbol nilai yang dianut. Perkembangannya sampai saat ini, Maiyah Mocopat Syafaat terus berdialektika dengan kondisi riil sosial kemasyarakatan melalui pendekatan religius-kultural. Keberadaan Maiyah Mocopat Syafaat membuka kemungkinan-kemungkinan perubahan baru di lingkar Jamaah Maiyah, karena dalam siklus kehidupan terkandung proses dialektika dan dinamika yang berlangsung secara terus-menerus (continue). Maiyah Mocopat Syafaat dilihat dari perspektif bimbingan dan konseling Islam memiliki arti Pertama, Humanisasi; Mocopat Syafaat sebagai proses memanusiakan manusia, dalam arti menjadikan diri sebagai "manusia merdeka" atas segala permasalahan yang dihadapi. Kedua, Liberasi; Mocopat Syafaat sebagai proses pembentukan frame atau cara pandang baru dalam membaca realitas diri maupun realitas di luar diri. Ketiga, Transendensi; Mocopat Syafaat 8 sebagai proses pembiasaan diri untuk kapanpun, di manapun dan dengan siapapun senantiasa meghadirkan Tuhan dalam setiap geraknya (Ma`iyatullah

    Analisis Desain Program pada Program Macapat Syafaat di ADiTV Ditinjau melalui Produksi Program

    No full text
    Penelitian dengan judul “ Analisis Desain Program Pada Program Macapat Syafaat di ADiTV Ditinjau Melalui Produksi Program” bertujuan untuk mengetahui sebuah desain program yang dibuat berdasarkan kerjasama Management Cak Nun Kiaikanjeng dan ADiTV. Selain itu untuk mengetahui sejauh mana Macapat Syafaat menghasilkan program yang menarik. Program Macapat Syafaat merupakan program variety show dakwah siaran hasil dokumentasi pengajian Maiyahan kerjasama antara stasiun televisi lokal ADiTV dengan Management Emha Ainun Nadjib (EAN) dan Kiaikanjeng. Penelitian ini merujuk model tahapan produksi milik Fred Wibowo dan batasan dalam desain program dan proses kreatif menurut Fachruddin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian yaitu program Variety Show Macapat Syafaat ADiTV bersama Cak Nun Kiaikanjeng. Analisis data dilakukan dengan mengamati secara langsung atau secara primer dan secara sekunder dengan mengamati program “Macapat Syafaat” pada periode Juni - Oktober 2015 dan Februari – Mei, Desember 2016. Hasil penelitian berdasarkan proses produksi menunjukkan bahwa program Macapat Syafaat secara primer sudah memenuhi kriteria proses produksi pertelevisian yaitu Praproduksi, Produksi dan Pascaproduksi. Dengan proses produksi dapat ditemukan dan diketahui bagian-bagian dalam sebuah desain program. Secara sekunder program Macapat Syafaat menggunakan rundown rancangan ADiTV hasilnya sama, perbedaan terletak pada durasi, narasumber dan segmentasi. Dalam penelitian ini memiliki batasan program yaitu, hukum, kultur, pasar (market), tren, budget dan teknis. Kerjasama antara Management Cak Nun Kiaikanjeng dengan ADiTV menghasilkan sebuah proses kreatif. Dengan proses kreatif , program Macapat Syafaat menjadi salah satu program yang menarik. Salah satu bukti Program Macapat Syafaat menarik ialah sampai saat ini program Macapat Syafaat masih tayang di stasiun televisi lokal ADiTV, dimana Program Macapat Syafaat memiliki penonton setia ADiTV, penonton setia yang melihat secara langsung dan jamaah youtube. Kata kunci : Desain Program, Macapat Syafaat, Produksi Program, Pencampuran Proses Kreati

    Terapi ruqyah syar’iyyah di Klinik Griya Sehat Syafaat 99 Semarang

    No full text
    Problematika kesehatan fisik dan psikis yang terkadang sulit diselesaikan oleh bantuan medis atau kedokteran membuat manusia mencari alternatif (solusi lain) dalam mencapai kesembuhan. Persoalan kesehatan saat ini telah mengalami pergeseran yang signifikan. Jika sebelumnya sehat berorientasi pada aspek fisik (jasmani), sekarang sehat lebih kepada holistik. Pada dasarnya pengobatan terdiri dari dua bagian: pencegahan (preventif) dan penyembuhan (healing). Berkaitan dengan hal tersebut, Islam sangat memperhatikan kedua hal itu dengan memadukan manfaat keduanya dalam jasmani (fisik) dan rohani (spiritual) untuk memperoleh kesehatan tubuh dan keselamatan jiwa. Mayo Clinic di Amerika mencatat telah ada 350 penelitian kesehatan fisik dan 850 penelitian kesehatan mental yang menemukan adanya pengaruh agama terhadap peningkatan pencegahan penyakit, coping (mengatasi) terhadap penyakit dan terhadap recovery (penyembuhan). Rasulullah saw telah mengajarkan berbagai macam model pengobatan atau penyembuhan. Pengobatan dengan media bacaan ayat suci Alquran serta doa-doa yang diajarkan Rasulullah saw diantaranya adalah terapi Ruqyah Syar’iyyah. Metode pengobatan terapi ruqyah dewasa ini terus dikembangkan, tidak hanya sebagai pengobatan penangkal jin dan gangguan ghaib, akan tetapi juga untuk mengobati gangguan-gangguan psikologis sebagai bagian dari Psikoterapi Islami. Sebagaimana yang telah dikembangkan di klinik Griya Sehat Syafaat 99 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang metode ruqyah syar’iyyah yang diterapkan di klinik Griya Sehat Syafaat 99 Semarang serta jenis gangguan yang diterapi menggunakan ruqyah syar’iyyah. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif-kualitatif. Sedangkan dalam pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi yang diperoleh langsung dari sumber yang berkaitan dengan penelitian. Informan terdiri dari satu orang terapis ruqyah dan sepuluh orang pasien ruqyah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses pelaksanaan ruqyah di Griya Sehat Syafaat 99 Semarang merupakan terapi ruqyah syar’iyyah. Pelaksanaan sesuai dengan syari’at Islam yaitu memakai Kalamullah (Alquran), sifat-sifat Allah, dan doa-doa yang ma’tsur; diucapkan dengan kalimat yang jelas dan mudah dimengerti; tidak adanya kesyirikan (meminta bantuan jin); dan mempasrahkannya hanya kepada Allah SWT. Adapun jenis gangguan yang ditangani menggunakan ruqyah syar’iyyah adalah gangguan fisik dan psikis. Terdapat metode lain yang digunakan saat proses meruqyah yaitu konseling, kanalisasi emosi, dan parts therapy

    Intervensi Kemampuan Berbicara Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di PAUD Mukhtar Syafaat Banyuwangi

    No full text
    Speaking skills are closely related to child development. Especially for children with special needs who have delays in their development. One of them is delayed speaking in early childhood. With these problems, intervention is needed to support the development of speaking from an early age. This research concept uses a social model of intervention through an environmental approach. This research aims to 1) How is the speaking ability of ABK in learning. Early childhood in preschool Mukhtar Syafaat, 2) What are the forms of intervention for Children with Special Needs (ABK) through learning approaches for early childhood Mukhtar Syafaat. The research method in this research uses case studies. In this research, researchers used observation, interview and documentation data collection techniques. Data analysis. used is Spradley data analysis including domain analysis, taxonomic analysis, and componential analysis. The results of the research show that the speaking ability of children with special needs in PAUD Mukhtar Syafaat. The speaking ability of children with children with special needs in PAUD Mukhtar Syafaat in the Speech Delay type of children with special needs in communicating with their friends is also still halting. Meanwhile, children who have learning difficulties cannot make complete articulations or the words they say are not clear. The next thing is that autistic children don't want to talk during learning activities because they are still confused when communicating. The forms of intervention include the UDL, Mentessori, TEACCH, ABA, and Son-rice methods. Methods. The intervention used makes children with special needs able to interact like other children.Keterampilan berbicara berhubangan erat dengan perkembangan anak. Terlebih pada anak ABK yang mempunyai keterlambatan dalam perkembangannya. Salah satunya keterlambatan berbicara pada anak usia dini. Dengan adanya permasalah tersebut perlu adanya intervensi untuk menunjang perkembangan dalam berbicara sejak dini. Dalam konsep penlitian ini mengguankan intervensi model sosial melalui pendekatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Bagaimana kemampuan berbicara ABK dalam pembelajaran. Anak usia dini si PAUD Mukhtar Syafaat, 2) Apa saja bentuk intervensi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui pendekatan pembelajaran untuk anak usia dini PAUD Mukhtar Syafaat. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan studi kasus. Dalam penelitian ini,, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang. digunakan ialah .analisis data Spradley meliputi analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponesial. Dengan hasil penelitian bahwa kemampuan berbicara anak ABK di PAUD Mukhtar Syafaat pada Anak ABK jenis Speech Delay dalam berkomunikasi dengan temannya juga masih terbata-bata. Sedangkan anak kesulitan belajar tidak bisa mengucapkan artikulasi secara utuh atau belum jelas ujaran yang ia ucapkan. Yang selanjutnya adalah anak Autis tidak mau berbicara selama kegiatan pembelajaran dikarenakan masih bingung saat berkomunikasi. Bentuk intervensinya meliputi metode UDL, Mentessori, TEACCH, ABA, dan Son-rice. Metode-metode. intervensi yang digunakan menjadikan anak ABK mampu berinteraksi seperti anak-anak lainnya

    Karakteristik Autentisitas Nabi Menurut Perjanjian Deuteronomis dengan Studi Kasus Kitab Yeremia.

    No full text
    Menentukan autentisitas seorang nabi PL tidaklah mudah. Beberapa sarjana PL bahkan cenderung pesimistis dan menyatakan tidak mungkin ada kriteria yang dapat ditemukan untuk menentukan autentisitas seorang nabi. Berbeda dengan pendapat sarjana-sarjana tersebut, penulis berpendapat bahwa karakteristik autentisitas nabi dapat ditemukan. Peneliti berargumen bahwa perjanjian Deuteronomis menyediakan jawaban atas persoalan autentisitas seorang nabi. Perjanjian Deuteronomis menyatakan nabi yang autentik adalah nabi yang memakai Musa sebagai role model dan nabi yang menyuarakan umat setia kepada perjanjian mereka dengan Yahweh. Kesetiaan kepada perjanjian tersebut terwujud dengan ketaatan kepada Taurat. Argumentasi tersebut penulis dapatkan dari penyelidikan terhadap konsep autentisitas nabi menurut perjanjian Deuteronomis yang terdapat dalam kitab Ulangan. Kemudian penulis menjadikan Yeremia sebagai studi kasus nabi yang autentik menurut perjanjian Deuteronomis. Dari penyelidikan tersebut penulis menemukan kontinuitas dan diskontinuitas autentisitas nabi dalam Yeremia dengan perjanjian Deuteronomis. Kontinuitas nampak bahwa Yeremia adalah nabi yang mempunyai banyak kemiripan dengan Musa, serta menyerukan pertobatan dan ketaatan kembali kepada Taurat Deuteronomis. Diskontinuitas yang terjadi nampak ketika Yeremia melampaui autentisitas nabi menurut perjanjian Deuteronomis dilihat dari tiga aspek: menjadi pendoa syafaat (intercessor) melebihi Musa, menubuatkan pemulihan yang mendahului respons pertobatan umat Allah, dan menyebutkan Nebukadnezzar sebagai hamba Yahweh sekalipun sifatnya sementara. Dalam penelitian ini, penulis juga mengajukan karakterisitik nabi autentik yang berlaku bagi seluruh nabi PL dengan mengacu kepada studi kasus kitab Yeremia tersebut

    MAKNA TOLERANSI DALAM BINGKAI BIMBINGAN KONSELING LINTAS AGAMA DAN BUDAYA: Studi terhadap Pengajian Maiyah Mocopat Syafaat di Yogyakarta

    No full text
    Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya menjadi isu yang sangat menarik. Hal ini dikarenakan dalam penerapannya konselor diharuskan untuk memahami individu yang memiliki keragaman baik pada segi etnik, ras, suku, agama maupun budaya. Memahami keberagaman tersebut bukan menjadi hal yang mudah, diperlukan suatu sikap toleransi pada saat proses Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya. Salah satu potret mengenai Bimbingan Konseling yang berwawasan Lintas agama dan Budaya dalam penerapan sikap toleransi terjadi pada pengajian Maiyah Mocopat Syafaat. Hal inilah yang menjadi latar belakang penulisan tesis ini terkait memahami sikap toleransi dalam bingkai Bimbingan Konseling Lintas Aagama dan Budaya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang sifatnya penelitian lapangan (Field Reasearch), dengan menggunakan penedekatan fenemenologi untuk memahami makna toleansi dalm Bingkai Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya pada pengajian Maiyah Morcopat Syafaat. Teknik dalam menentukan subjek dalam penlitian ini menggunakan teknik proposive sampling. Adapun kreteria dalam memilih responden dalam penelitian ini adalah : Cak Nun sebagai seorang yang di tokohkan dalam pengajian Maiyah Mocopat Syafaat, pengurus pengajian, jemaah pengajian yang memiliki latar bekang yang berbeda, pemateri yang diundang dalam pengajian, masyarakat yang berada pada lingkungan pengajian. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, pengajian Maiyah Mocopat Syafaat menggambarkan adanya suatu kegiatan bimbingan keagamaan yang bernuansa Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya. Dilihat adanya keberagaman jemaah sehingga pengajian Maiyah Mocopat Syafaat tersebut mengadopsi pemahaman bahwa individu harus dihargai untuk menciptakan suasana bimbingan dan konseling yang nyaman dan efektif. Adapun layanan yang diberikan berupa layanan informasi, layanan bimbingan individual, dan layanan bimbingan kelompok. Dalam pemberian layanan tersebut didukung suatu pendekatan multikultural, komunikasi berwawasan lintas budaya, komunikasi lintas agama, dan komunikasi interkultural. Kedua, menerapkan bimbngan keagaaman yang bernuansa Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya diperlukan pemahaman sikap toleransi, terlihat Cak Nun dan jemaah pengajian Maiyah Mocopat Syafaat menerapkan sikap toleransi pada setiap pengajian, seperti saling memahami perbedaan, saling menghormati, tidak mengucilkan, saling merangkul dan mendukung satu dengan yang lainnya walaupun jemaah memiliki latar belakang yang berbeda. Ketiga, didapati bahwa jemaah sebelum mengikuti pengajian masih ada yang intoleransi, hal ini dibuktikan bahwa masih belum peduli, belum menghargai, dan masih memiliki pandangan negatif terhadap orang lain. Setelah mengikuti pengajian, para jemaah mengalami perubahan seperti lebih mengakui hak orang lain, lebih terbuka dan peka, lebih menghargai dan saling mengerti serta menerima perbedaan. Hasil penelitian di atas menunjukkan, seikap toleransi sangat penting dipahami dalam proses pemberian bantuan terhadap individu atau kelompok yang beragam melalui Bimbingan Konseling Lintas Agama dan Budaya

    Doa Syafaat Untuk Sodom: Eksegesis Kejadian 18:16-33 Dan Relevansinya

    No full text
    Several statements in the book of Genesis 18:16-33 raise theological problems, including the clause 'but Abraham still stands before God' and the concept of God's justice. The author wants to re-interpret the narrative of 'Abraham's intercession for Sodom' based on the continuity of the story and the theme of God's justice in the narrative. This research is an exegesis of the biblical text carried out by reading the text research tool (Apparatus Critticus), analyzing Hebrew grammar and lexicons. The results of the analysis are then linked to the believers' current prayers as their relevance. The results of the analysis show that the phrase 'but Abraham still stands before God' should be translated as 'but God is still standing before Abraham' by placing God as the subject which means God who prays, serves, becomes the initiator and as a just judge. Abstrak Indonesia Beberapa pernyataan dalam kitab Kejadian 18: 16-33 mengangkat masalah teologis, termasuk klausa 'tetapi Abraham tetap berdiri di hadapan Tuhan' dan konsep keadilan Tuhan. Penulis ingin menafsirkan kembali narasi 'Abraham syafaat untuk Sodom' berdasarkan kesinambungan cerita dan tema keadilan Tuhan dalam narasinya. Penelitian ini merupakan eksegesis teks alkitabiah yang dilakukan dengan membaca alat penelitian teks (Apparatus Critticus), menganalisis tata bahasa dan leksikon Ibrani. Hasil analisis kemudian dikaitkan dengan doa-doa orang percaya saat ini sebagai relevansinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kalimat 'tetapi Abraham masih berdiri dihadapan Tuhan' harus diterjemahkan sebagai 'tetapi Tuhan tetap berdiri dihadapan Abraham' dengan menempatkan Tuhan sebagai subjek yang berarti Tuhan yang berdoa

    Bersedihlah Saat Hidupmu Begitu Jauh dari Allah

    No full text
    210 hlm., 19 c

    Pengaruh Model Inquiry Pictorial Riddle (IPR) Berbantuan Media Monopoli terhadap Hasil Belajar Matematika

    No full text
    Berdasarkan pengamatan peneliti di kelas III SDN Pinang Ranti 04 Pagi, ditemukan adanya permasalahan pada pembelajaran matematika materi luas dan keliling bangun datar yang dilihat dari hasil penilaian rutin yang kurang meningkat serta terdapat kesulitan siswa dalam mengoperasikan rumus luas dan kelilng bangun datar. Untuk mengatasi hal tesebut, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Pictorial Riddle (IPR) dengan bantuan media monopoli yang mana model pembelajaran ini merupakan salah satu alternatif dan solusi untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan adanya pengaruh yang signfikan terhadap hasil belajar matematika materi pengukuran luas dan keliling pada kelas III SDN Pinang Ranti 04 Pagi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, pendekatan kuantitatif, desain True Experimental (eksperimen asli) dalam bentuk posttest only control group design, dengan responden 62 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan nilai posttest yang kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t, berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh nilai thitung = 5,16 dan ttabel = 1,69 pada taraf signifikan ???? = 0,05 dan dk = 30. Oleh karena itu, thitung > (lebih besar) ttabel (5,16>1,69), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, kesimpulan analisis yaitu terdapat pengaruh signifikan pada hasil belajar matematika materi pengukuran luas dan keliling bangun datar dengan bantuan media monopoli kelas III SDN Pinang Ranti 04 Pagi

    Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Make A Match terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Berbantuan Media Kartu Siswa Kelas II SDN Pinang Ranti 04 Pagi

    No full text
    Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SDN Pinang Ranti 04 Pagi, peneliti melakukan wawancara dengan guru kelas II dan menemukan bahwa siswa kurang tertarik dengan pelajaran matematika, khususnya pada materi tentang bangun datar yang belum diterapkan dengan baik. Masalah ini muncul karena pengajaran hanya berbasis buku teks dan sebagian besar menggunakan pendekatan konvensional yang kurang sesuai. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan metode pembelajaran yang tepat, yaitu menggunakan metode Make A Match. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empiris mengenai pengaruh penggunaan metode Make A Match terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun datar di kelas II. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretestposttest control group, melibatkan 62 siswa sebagai responden. Di kelas II B, yang menjadi kelas eksperimen, nilai rata-rata pretest adalah 70,65. Setelah menggunakan metode Make A Match, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 84,84. Sedangkan di kelas II A, yang menjadi kelas kontrol dengan metode Direct Instruction, nilai rata-rata pretest adalah 51,45 dan nilai rata-rata posttest adalah 63,06. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan metode Make A Match memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode Direct Instruction. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Make A Match memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas II di SDN Pinang Ranti 04 Pagi
    corecore