102 research outputs found
HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (STUDI PADA KARYAWAN PENGUSAHA MEUBEL DI KOPERASI INDUSTRI KAYU DAN MEUBEL JAKARTA TIMUR)
ABSTRAK
PANJI SUSILO. Hubungan Antara Disiplin Kerja Dengan Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Pengusaha Meubel Di Koperasi Industri Kayu Dan Meubel Jakarta Timur). Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Ekonomi, Konsentrasi Pendidikan Ekonomi Koperasi, Jurusan Ekonomi Dan Administrasi, Fakultas Ekonomi, Universitas
Negeri Jakarta. Maret 2013.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan (studi pada karyawan pengusaha meubel di koperasi industri kayu dan meubel Jakarta Timur).
Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan terhitung sejak bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei pendekatan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah 335 karyawan pengusaha Koperasi Industri Kayu Dan Meubel di Jakarta Timur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik proporsional.
Dari hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi linier sederhana Y = -3,41 + 4,114 X. Uji persyaratan analisis untuk menguji normalitas galat taksiran regresi Y atas X menunjukkan bahwa galat taksiran Y atas X berdistribusi normal. Hal ini dibuktikan oleh perhitungan yang menunjukkan bahwa Lhitung = 0,065 sedangkan Ltabel untuk n = 40 pada taraf signifikansi (a= 0,05) adalah 0,140. Karena Lhitung < L tabel, maka variabel X dan variabel Y berdistribusi normal.
Dalam uji hipotesis, uji keberartian dan kelinieran regresi menggunakan tabel Analisis Varians (ANAVA). Dari hasil uji keberartian regresi diperoleh F hitung (16,29) > Ftabel (4,10) yang menyatakan regresi berarti. Dari hasil uji linieritas regresi diperoleh Fhitung (1,73) < Ftabel (2,90) yang menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan adalah linier.
Koefisien korelasi product moment menghasilkan rxy = 0,548 ini berarti terdapat hubungan yang sedang antara disiplin kerja dengan produktivitas kerja karyawan. Selanjutnya dilakukan uji keberartian koefisien korelasi dengan menggunakan uji-t, menghasilkan thitung (4,04) > ttabel (1,68), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan angka 0,3001 ini berarti bahwa 30,01% variasi variabel produktivitas kerja karyawan (Y) ditentukan oleh disiplin kerja (X)
Struktur Lakon Panji Reni dalam Pagelaran Wayang Topeng Malangan oleh Ki Soleh Adi Pramono
Abstract
Puppet is one of the java being inherited Indonesia culture which must be preserved and be preserved. Puppet show a mask Malangan another type of works of art in which containing a variety of sort of the training and noble values, so that it can be used as conth to live participate in community events. Discussed the theme the research strcture Lakon Panji Reni in show puppet topeng Malangan by Ki Soleh Adi Pramono. Formulation is an issue that is presented (1) how a puppet topeng Malangan the theme Panji Reni the show?, (3) how about characteristic puppet topeng Malangan?, (3) how about structure Lakon Panji Reni?, (4) what are the values containted in the Lakon Panji Reni?. In line with the objectives of the study, this study uses qualitative descriptive. The object of this study is the structure of the Lakon Panji Reni in the puppet show topeng Malangan. Source of research data from (1) data premiere namely youtube channel Arts and culture that covers the performances of the Lakon Panji Reni wayang topeng Malangan, and (2) secondary data sources are Ki Soleh Adi Pramono as puppeteer in wayang topeng Malangan performance, experts/artists, history books, and articles. This study has the purpose of (1) explain the form of puppet mask Malangan in puppet show Mask, (2) explain the characteristics of puppet topeng Malangan, (3) explain the structure of the Lakon Panji Reni, and (4) explain the values contained in the play Panji Reni. The results of this study are the structure of the Lakon Panji Reni, such as plot, theme, characterization, setting, and mandate in the Lakon Panji Reni in wayang topeng Malangan.
Keywords : puppet topeng Malangan, Lakon Panji Reni, structure Lakon Panji Reni
 
Wangbang Wideya: “A Javanese Panji Romance” Karya “S. O. Robson”
Wangbang Wideya is one of the Classical Panji Romance stories originating from East Java. The Panji story is a folklore of the archipelago that is based on the history of the kingdoms in East Java. The setting of the Panji story is the Princess of the Kingdom of Kediri (Daha Raden Warastrasari) and the Prince of the Kingdom of Jenggala. There are many versions of Panji Stories circulating in the form of full stories and accompanying shows with various language versions. In this article the author tries to summarize (resume) Song of Panji "Wangbang Wideya: A Javanese Panji Romance" by S. O. Robson
"Panji Inukertapati" Sebuah Film Animasi Untuk Mengangkat Kesenian Wayang Topeng Malang
ABSTRAK Ramadhani, Karunia. 2013. “Panji Inukertapati” sebuah film animasi untuk mengangkat kesenian wayang Topeng Malang. Malang. Skripsi, Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M.Hum (II) Gunawan Susilo, S.Sn, M.Sn Kata Kunci : Panji, Film Animasi, Topeng Malang. Kesenian di Indonesia sangat beraneka ragam dan unik, setiap daerah memiliki kesenian khasnya masing-masing. Contohnya wilayah Malang Raya ini, yang memiliki sebuah kesenian unik dan khas yang memiliki banyak potensi luar biasa sebagai sebuah kesenian. Cerita-cerita mengenai Panji yang menjadi sumber utama cerita wayang Topeng Malang. Hanya orang yang memang penikmat kesenian saja mengetahui tentang wayang Topeng Malang. Karena kurangnya media promosi inilah kesenian wayang Topeng ini tidak banyak diketahui. Perancangan ini menggunakan metode prosedural yang menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Perancangan diawali dengan merumuskan latar belakang masalah, menetapkan tujuan perancangan, mengumpulkan data-data yang diperlukan, identifikasi dan analisis data, sintesis, menetapkan konsep perancangan media utama dan media pendukung. Masing-masing media dihasilkan dengan tahap perencanaan media dan perencanaan kreatif, kemudian menghasilkan sebuah desain final yang kreatif dan menarik, dan baru di pasaran. Hasil dari perancangan ini adalah film animasi berjudul “Panji Inukertapati”. Film animasi yang mengisahkan cerita tentang cinta dan pengorbanan dalam dunia pewayangan Topeng Malang. Produk didesain dengan mengusung tema etnik dan klasik yang menggunakan gaya desain grunge dan manga sebagai elemen utama pada gaya gambar dan background yang digunakan, ada 5 karakter utama yang dihasilkan yaitu Panji Asmorobangun, Dewi Reni, Dewi Sekartaji, Prabu Lembu Amiluhur, Udapati Kertala dan Dewi Kilisuci. Desain ini disesuaikan dengan target audiens yaitu remaja. Film animasi ini dapat digunakan untuk pengenalan lebih dekat tentang wayang Topeng Malang, dengan cara penyampaian story telling yang diangkat pada film seperti pada pertunjukan wayang Topeng pada aslinya yang disampaikan oleh dalang. Backsound pada film menggunakan tembang wayang Topeng seperti aslinya. Media pendukung perancangan ini adalah media promosi. Media promosi yaitu X-banner, poster, dan stiker.
Watak Wanita dalam Ms 46 Cerita Panji Hikayat Kelana Sita Kembara
The panji tales were popular in Java and gained widespread popularity throughout the Malay Archipelago at one point of time. Many manuscripts of these Panji tales have been studied using various approaches and research frameworks by both local and foreign researchers. However, there is still a dearth of the research, especially studies of the panji tales which were documented in Malaysia, despite the large number of manuscripts stored at the Malay Documentation Centre of Dewan Bahasa dan Pustaka, the National Library of Malaysia and the University of Malaya Library. Research related to the appearance of women character in the panji tales is still not thoroughly discussed by researchers, especially in helping readers to appreciate the beauty of the genre. Therefore, formalistic approach is used in this paper to examine the character’s appearance in the manuscript MS 46 panji tales entitled Hikayat Kelana Sita Kembara documented in the Malay Documentation Center, Dewan Bahasa dan Pustaka. The discussion in this paper aims (i) to identify women’s role of Ken Banjaransari in the panji tales of Hikayat Kelana Sita Kembara; (ii) to discuss the methods and techniques of writing used by the author to show the appearance of the women’s character of Ken Banjaransari; and (iii) to identify the effect of the role of women’s character of Ken Banjaransari on the work and readers of the panji tales Hikayat Kelana Sita Kembara. In conclusion, the appearance of a women’s character in panji tales Hikayat Kelana Sita Kembara successfully shows the ability of the author to use various writing techniques to build women’s character in order to produce an interesting story of the panji tales.
Full text: PDFCerita panji yang popular di Jawa telah berkembang ke seluruh Kepulauan Melayu pada suatu ketika dahulu. Banyak naskhah cerita panji telah dikaji dengan menggunakan pelbagai pendekatan dan rangka penyelidikan oleh pengkaji tempatan mahupun luar negara. Namun begitu, cerita panji yang didokumentasikan di Malaysia masih kurang dikaji meskipun terdapat sejumlah besar naskhah yang tersimpan di Pusat Dokumentasi Melayu, Dewan Bahasa dan Pustaka, Perpustakaan Negara Malaysia dan Perpustakaan Universiti Malaya. Penelitian berkaitan dengan penampilan watak sampingan dalam cerita panji juga masih kurang dibincangkan secara tuntas oleh para penyelidik khususnya untuk membantu pembaca menghayati keindahan genre tersebut. Sehubungan dengan itu, pendekatan formalistik digunakan dalam kertas ini untuk meneliti penampilan watak wanita Ken Banjaransari dalam manuskrip MS 46 cerita panji yang berjudul Hikayat Kelana Sita Kembara yang tersimpan di Pusat Dokumentasi Melayu, Dewan Bahasa dan Pustaka. Perbincangan ini bertujuan (i) mengenal pasti peranan watak wanita Ken Banjaransari yang ditemui dalam cerita panji Hikayat Kelana Sita Kembara; (ii) membincangkan kaedah dan teknik penulisan yang digunakan oleh pengkarya bagi memperlihatkan penampilan watak wanita Ken Banjaransari dan (iii) mengenal pasti kesan peranan watak wanita Ken Banjaransari terhadap karya dan pembaca cerita panji Hikayat Kelana Sita Kembara. Kesimpulannya, penampilan watak wanita Ken Banjaransari dalam cerita panji Hikayat Kelana Sita Kembara berjaya memperlihatkan keupayaan pengkarya menggunakan pelbagai teknik penulisan untuk membina watak wanita Ken Banjaransari demi menghasilkan sebuah naskhah cerita panji yang menarik.
Teks penuh: PD
Pengaruh Idiosyncratic Presiden Yudhoyono Dalam Penyelesaian Permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Di Malaysia (Tahun 2004-2011)
Latar belakang masalahnya adalah banyak perhatian tertuju pada nasib TKI di Malaysia yang diperlakukan secara tidak manusiawi oleh majikannya di Malaysia, hal ini pula yang menjadi sorotan terhadap pemerintah Indonesia mengenai kebijakan yang diambil dalam melindungi para TKI tersebut di Malaysia terutama dalam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala negara sebagai pengambil keputusan dan kebijakan dalam politik luar negeri yang diambil terhadap perlindungan TKI di Malaysia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam penyelesaian permasalahan TKI di Malaysia, mengetahui apa saja kendala yang dihadapi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyelesaian permasalahan TKI di Malaysia, mengetahui bagaimana idiosyncratic Susilo Bambang Yudhoyono mempengaruhi politik luar negeri Indonesia-Malaysia, dan mengetahui bagaimana idiosyncratic Susilo Bambang Yudhoyono mempengaruhi prospek hubungan bilateral Indonesia-Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dan metode historis analitis. Teknik pengumpulan data terdiri dari studi kepustakaan (library research), dengan pengumpulan data dan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan organisasi internasional terkait, buku-buku teks, makalah dan jurnal-jurnal mengenai masalah penelitian yang dilakukan oleh para ahli, serta penggunaan jasa internet melalui website yang berhubungan dengan penelitian yang dikaji, sehingga mendapatkan data-data tertulis yang dapat didokumentasikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor idiosyncrtic Susilo Bambang Yudhoyono yang active independent merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dalam politik luar negeri yang dikeluarkan. Jalur diplomasi merupakan langkah yang ditempuh oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam penyelesaian permasalahan TKI di Malaysia
Dampak Tinggi Muka Air dan Bedengan di Lahan Rawa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sorgum
Sorgum merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, seperti pangan, pakan, pupuk organik, dan herbisida. Tanaman sorgum berpotensi untuk dikembangkan pada lahan suboptimal seperti lahan rawa. Cekaman air (kelebihan air) dan ketersediaan hara yang rendah pada lahan Histosols merupakan kendala budidaya sorgum yang baik. Penelitian teknologi budidaya jenuh air dengan menerapkan tinggi muka air dan tinggi bedengan pada tanaman sorgum belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tinggi muka air dan tinggi bedengan yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum di lahan rawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai Maret 2021 di lahan percobaan Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor, yaitu tinggi muka air (5 cm dan 10 cm) dan tinggi bedengan (20 cm, 25 cm, 30 cm, dan 35 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi muka air 10 cm menghasilkan jumlah daun, berat biji.tanaman-1, dan berat biji.ha-1 tertinggi. Bedengan dengan ketinggian 35 cm memperoleh jumlah daun, berat biji.tanaman-1, dan berat biji.ha-1 tertinggi. Interaksi antara ketinggian air 10 cm dan tinggi bedengan 35 cm menghasilkan tertinggi pada tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, luas daun, diameter batang, panjang malai, dan berat malai.tanaman-1
Perancangan Serial Animasi Televisi Panji Tengkorak Dengan Judul Pendekar Sakti Dari Kidul
Saat ini peminat film animasi di Indonesia semakin banyak. Hanya sayangnya
tayangan film animasi di televisi masih banyak didominasi oleh buatan luar negeri.
Sangat jarang film serial animasi buatan dalam negeri terutama bagi remaja yang
tayang di televisi, khususnya serial animasi yang mengandung konten lokal.
Berangkat dari fenomena tersebut, penulis mencoba peluang membuat film serial
animasi untuk tayangan televisi dengan konten lokal, dalam hal ini mengadopsi
cerita dan karakter dalam komik Panji Tengkorak, yang merupakan salah satu komik
silat asli buatan anak bangsa. Alasan memilih komik Panji Tengkorak ini adalah
sekaligus ingin memperkenalkan kepada remaja saat ini, satu tokoh komik yang
menjadi salah satu ikon di dunia komik Indonesia, yang saat ini semakin terlupakan.
Karakter dan plot cerita dalam perancangan serial animasi Panji Tengkorak, yang
diambil dalam buku komiknya, terbitan tahun 68, masih relevan untuk ditujukan
pada audiens remaja saat ini, karena memiliki ciri visual karakter yang menarik dan
khas. Juga plot cerita yang mempunyai keunikan dan berpotensi untuk menarik minat
remaja yang menjadi target audiens perancangan ini.
=========================================================================================================
Currently animated film enthusiasts in Indonesia are growing. Unfortunately,
many animated film shows on television are still largely dominated by foreign-made.
It is rare for animated series that made by local animators, especially animated
series for teenagers aired on television, spesifically animated series that contain
local content. Departing from this phenomenon, the author tries to make an
animated series for television contain with local content, in this case adopted the
story and characters in Panji Tengkorak comic book, which is one of the original
comic arts made in the nation. The reason for choosing this comic, Panji Tengkorak,
is because the author wanted to introduce to today's teens, a comic character who
became an icon in the world of Indonesian comics, which today started getting
forgotten. Plot and characters in this Panji Tengkorak animation series, based on the
original comic book, published in 68, is still relevant for teenagers at the present,
because of its interesting visual characteristic, and it has potential to attract
teenagers whom become main audience of this designing
REKA KAIN FELT SEBAGAI MEDIA BEREKSPRESI SENI SERAT
ABSTRACT
Panji Kurnia Nugraha 2019. Fabrication of Felt Fabric as a Media for Expressing Fiber Art. Department of Fine Arts Education, Faculty of Art and Design, Indonesian University of Education.
Felt or felt art was chosen by the writer as an exploration effort by raising the theme of Tanjung Tinggi Belitung beach. This beach has a unique beauty and characteristics, namely white sand with large rocks. The author creates three pieces of work with shades of beach sand, seawater, and rocks found on the beach. The stages of creation start from the preparation of yarn fibers according to the concept, then the giving of cornflour or maize mixture, after that the drying process and the last process is the finishing process. In the three works of the author, there is dry marine biota which the writer took directly from the shore so that his natural impression is maintained. Hopefully, the creation of writers' creation can be an inspiration for creating art with new media and techniques.
Panji Kurnia Nugraha 2019. Reka Kain Felt Sebagai Media Berekspresi Seni Serat. Departemen Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia.
Felt atau felt art dipilih penulis sebagai upaya ekplorasi dengan mengangkat tema pantai Tanjung Tinggi Belitung. Pantai ini memiliki keindahan dan ciri khas yang unik yaitu pasir putih dengan bebatuan yang besar. Penulis menciptakan tiga buah karya dengan nuansa pasir pantai, air laut, serta bebatuan yang terdapat di pantai tersebut. Tahapan penciptaan dimulai dari penyusunan serat benang sesuai konsep, kemudian pemberian adonan tepung jagung atau mayzena, setelah itu proses penjemuran dan proses terakhir yaitu proses finishing. Pada ke tiga karya penulis terdapat biota laut kering yang penulis ambil langsung dari bibir pantai agar kesan naturalnya terjaga. Semoga dengan terciptanya karya penciptaan penulis bisa menjadi inspirasi untuk berkarya seni dengan media dan teknik baru.
Keywords: Textile Art, Felting, Felt Art, Tanjung Tinggi Beach, Belitung Island
ANALISIS KOMPARATIF FERTILITAS PENDUDUKANTARA MASYARAKAT PETANI DENGAN MASYARAKAT PEDAGANG DI DESA MIMBAAN KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO
RINGKASAN Sa’idi, Rony Khollan. 2017. Analisis Komparatif Fertilitas Pendudukantara Masyarakat Petani Dengan Masyarakat Pedagang Di Desa Mimbaan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Dr. Singgih Susilo, M.s, M.si Kata Kunci: fertilitas, PUS, variabel antara, komparatif Fertilitas adalah hasil reproduksi yang nyata (bayi lahir hidup) dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Akan tetapi dalam perkembangannya fertilitas lebih diartikan sebagai hasil reprodusi nyata (bayi lahir hidup) dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Desa Mimbaa merupakan Desa dengan letak strategis sehingga menjadi sentra penggerak dalam bidang perekonomian,pendidikan, dan perdagangan, sehingga terdapat banyak kelompok masyarakat yang melakukan migrasi dengan alasan pemenuhan kebutuhan ekonomi. Desa Mimbaan memilikijumlah penduduk wanita pernah kawin PUS usia produktif (14-49 tahun) yaitu sebanyak 20.945 jiwa. Jumlah penduduk dalam mata pencaharian sangat mendominasi pada petani sebnyak 1.609 jiwa yang terdiri dari buruh tani 1.267 jiwa dan tani 342 jiwa, sedangkan jumlah penduduk yang terbanyak kedua bermata pencaharian pedagang yaitu sebanyak 639 jiwa. Jumlah kelahiran yaitu sebanyak 365 yang terdiri dari laki-laki 179 jiwa dan perempuan 186 jiwa, angka kelahiran ini merupakan angka kelahiran tertinggi. Desa Mimbaaan menyumbang angka kelahiran tertinggi yaitu sebanyak 50 jiwa yang terdiri dari laki-laki sebnyak 26 jiwa dan perempuan sebanyak 24 jiwa, sehingga TFR kecamatan panji pada tahun 2016 mencapai angka 1,3. Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan pengkajian mengenai. analisis komparatif fertilitas pendudukantara masyarakat petani dengan masyarakat pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang komaratif fertilitas di Desa Mimbaan, mendeskrispsikan perbedaan anatara petani dan pedagang dari faktor usia kawin pertama, lama periode reproduksi, lama penggunaan kontrasepsi, mortalitas bayi, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan terhadap fertilitas secara simultan maupun parsial. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui faktor apakah yang paling dominan mempengaruhi fertilitas di Di Desa Mimbaan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian kantitaif metode survei. Penarikan sampel dilakukan secara proporsional random sampling dengan responden wanita pernah kawin berjumlah 92 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan juga menggunakan uji pebedaan independen sampel t test dan regresi linear berganda. Hasil uji t test menunjukkan tidak terdapat perbedaan fertilitas antara masayarakat petani dan masayarakat pedagang di Desa Mimbaan, adapun faktor yang memiliki perbedaan dalam fertilitas yaitu pendapatan keluarga, faktor yang memliki sumbanagan tertinggi adalah mortalitas bayi untuk masyarakat petani dan lama periode reproduksi untuk masyarakat pedagang
- …
