1,721,000 research outputs found
MISTISISME DALAM NOVEL RANJAT KEMBANG KARYA SIMPLEMAN
Mistisisme adalah sesuatu yang bersifat rahasia. Novel Ranjat Kembang karya Simpleman merupakan karya sastra bermuatan mistisisme. Penelitian ini menjelaskan mistisisme tokoh yang terdapat dalam novel Ranjat Kembang karya Simpleman, dengan menggunakan teori Niels Mulder. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan Eksistensi mistisisme tokoh, Perjalanan mistisisme tokoh, Motif mistisisme tokoh, dan Tujuan mistisisme tokoh yang tedapat dalam novel Ranjat Kembang karya Simpleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Ranjat Kembang karya Simpleman terdapat unsur mistisisme, yang meliputi (1) Eksistensi Mistisisme tokoh pada Kembang Wijayakusuma, Padusan Pituh, dan Lemah Layat (2) Perjalanan Mistisisme tokoh pada Kembang Wijayakusuma, Padusan Pituh, dan Lemah Layat (3) Motif Mistisisme tokoh pada Kembang Wijayakusuma, Padusan Pituh, dan Lemah Layat (4) Tujuan Mistisisme tokoh pada Kembang Wijayakusuma, Padusan Pituh, dan Lemah Layat.
Kata Kunci: Mistisisme, Niels Mulder, Nove
IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN
Pada penelitian ini mendeskripsikan tentang implikatur percakapan yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari yang ditulis oleh Simpleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskripsi kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi. Peneliti mendapatkan sumber data dari novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman yang diterbitkan oleh Bukune pada tahun 2019 dan difilmkan oleh MD Pictures bersama Pichouse Films dengan durasi 130 menit. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dari peneliti sendiri dengan beberapa referensi yang telah ditulis oleh peneliti terdahulu. Penelitian ini terfokus pada implikatur percakapan yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Sedangkan sub-fokus dari penelitian ini ialah prinsip kerja sama. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat beberapa dialog atau percakapan yang memiliki pelanggaran prinsip kerja sama. Maksim kuantitas, maksim hubungan, maksim cara dan maksim kualaitas adalah macam- macam dari prinsip kerja sama. Hasil dari penelitian ini sendiri didapat dari dialog-dialog yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Kata kunci: novel, implikatur percakapan, simpleman This research describes the conversational implicatures contained in the novel KKN Di Desa Penari written by Simpleman. The method used in this research is qualitative description using content analysis techniques. Researchers obtained the data source from the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman which was published by Bukune in 2019 and filmed by MD Pictures with Pichouse Films with a duration of 130 minutes. This research uses research instruments from the researcher himself with several references written by previous researchers. This research focuses on the conversational implicatures contained in the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman. Meanwhile, the sub-focus of this research is the principle of cooperation. The results of this research are that some several dialogues or conversations violate the principle of cooperation. The maxim of quantity, maxim of relationship, maxim of method and maxim of quality are various principles of cooperation. The results of this research were obtained from the dialogues contained in the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman.Keywords: novel, conversational implicature, simplema
NILAI RELIGI DAN NILAI MISTIS DALAM NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN
Sebuah karya memiliki eksistensi yang khas dengan memperlihatkan hal-hal yang mencerminkan kehidupan sehari-hari manusia, yaitu tentang agama dan kepercayaan terhadap hal-hal tertentu. teori mimetis digunakan untuk menganalisis poin-poin tersebut. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana Nilai religi dan nilai mistis dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai religi dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis baca, teknik yang digunakan dengan cara membaca novel secara berulang-ulang, selanjutnya mengidentifikasi nilai religi dan nilai mistis yang terkandung dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa nilai religi. yang paling dominan adalah nilai religi: Bersyukur, salat, dan berdoa, dan nilai mistis yang paling dominan dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman adalah nilai mistis: Gaib, ritual, penampakan dan kerasukan. Adapun manfaat penelitian yaitu memperkaya refrensi tentang nilai religi dan nilai misti
Kecemasan Tokoh Utama dalam Novel KKN di Desa Penari Karya Simpleman dan Relevansinya dengan Bahan Ajar Sastra di SMA
Psikologi sastra adalah analisis karya sastra yang diyakini mencerminkan proses dan aktivitas kejiwaan. Aktivitas kejiwaan dialami oleh manusia dengan mewujudkan kekuatan yang berada dalam dirinya, kekuatan tersebut akan menimbulkan perasaan nyaman dan tidak nyaman. Kenyamanan dan ketidaknyamanan yang dialami manusia dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan sekitar ataupun kondisi fluktuatif psikologisnya. Dalam psikologi sastra, ketidaknyamanan yang dialami manusia menyebabkan suatu kondisi yang disebut kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kecemasan yang dialami tokoh utama dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman, (2) mekanisme pertahanan terhadap kecemasan yang dialami tokoh utama dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman, (3) relevansi hasil penelitian tentang kecemasan tokoh utama dalam bahan ajar sastra di SMA.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data kualitatif dari kutipan novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Novel KKN di Desa Penari karya Simpleman diterbitkan oleh PT. Bukune Kreatif Cipta pada tahun 2019. Data kualitatif diperoleh dengan teknik baca dan catat. Data dianalisis menggunakan teknik pembacaan heuristik dan hermeneutik, lalu disajikan dengan teknik penyajian formal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 38 data kecemasan yang dialami oleh tokoh utama dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Kecemasan tersebut terdiri dari 29 kecemasan realistik, 4 kecemasan neurotik, dan 5 kecemasan moralistik. Berdasarkan data kecemasan tersebut dapat ditemukan mekanisme pertahanan terhadap kecemasan yang dialami oleh tokoh utama dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman, mekanisme pertahanan tersebut antara lain (a) mekanisme pertahanan represi, (b) mekanisme pertahanan reaksi formasi, (c) mekanisme pertahanan rasionalisasi, dan (d) mekanisme pertahanan intelektualisasi. Relevansi hasil penelitian mengenai kecemasan tokoh utama dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI mengenai pesan buku fiksi dengan menggunakan novel KKN di Desa Penari karya Simpleman sebagai bahan ajar sastra karena sesuai dengan kriteria bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya
ANALISIS ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL “KKN DI DESA PENARI” KARYA SIMPLEMAN: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA
Penelitian ini membahas aspek sosial budaya yang terdapat dalam novel “KKN di Desa Penari” karya Simpleman. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan struktur (tema, alur, latar, tokoh dan penokohan) yang membangun di dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. (2) mendeskripsikan aspek sosial budaya dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis karya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa novel “KKN di Desa Penari” karya Simpleman memiliki unsur pembangun meliputi tema yang terdiri dari tema mayor dan tema minor, alur yang digunakan adalah alur campuran, latar terdiri dari latar tempat, latar waktu, dan latar sosial-budaya, kemudian tokoh terdiri dari tokoh utama terdapat dua tokoh sedangkan tokoh tambahan terdapat dua belas tokoh. Selain itu ditemukan pula aspek sosial budaya dalam novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Aspek sosial berupa interaksi sosial terdiri dari kerja sama dan pertentangan, sedangkan aspek budaya berupa unsur kebudayaan terdiri dari peralatan dan perlengkapan hidup, mata pencaharian hidup, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, dan religi (kepercayaan)
MISTISISME DALAM NOVEL JANUR IRENG KARYA SIMPLEMAN (KAJIAN MISTISISME JAWA NIELS MULDER)
Penelitian ini mendeskripsikan tentang mistisisme dalam novel Janur Ireng karya Simpleman dengan menggunakan teori mistisisme Niels Mulder. Mistisisme dalam penelitian ini akan ditinjau berdasarkan motif, praktik, dan eksistensi mistisisme. Penelitian tersebut dilatar belakangi oleh fenomena mistisisme di masyarakat Jawa yang direpresentasikan dalam novel Janur Ireng karya Simpleman. Fenomena tersebut berupa praktik ilmu hitam, santet, dan sihir. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan (a) motif mistisisme, (b) praktik mistisisme, dan (c) eksistensi mistisisme yang ada dalam novel Janur Ireng karya Simpleman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian ini, yaitu (a) adanya dua motif mistisisime yaitu, motif positif dan egoistis. Motif positif berupa mencegah terjadinya malapetaka dan memperkaya diri. Motif egosistis berupa balas dendam dan pesugihan. (b) praktik mistisisme pada tingkatan sarengat, tarekat, hakekat, dan makripat. Tingkatan sarengat berupa mempercayai kekuatan benda dan dukun. Tingkatan tarekat berupa perapalan mantra atau doa. Tingkatan hakekat berupa ritual persembahan dan tapa. Tingkatan makripat berupa samadi, (c) adanya eksistensi mistisisme berdasarkan aspek material, spiritual, dan moral. Eksistensi moral dibuktikan dengan keberadaan bahan ritual, tempat keramat, dan alat santet. Eksistensi sprirtual dibuktikan dengan keberadaan ragasukma dan wangsit. Eksistensi moral dibuktikan dengan pemertahanan tradisi yang masih mengandung mistisisme.
Kata kunci: mistisisme, motif, praktik, dan eksistensi
NILAI MORAL NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN KAJIAN FRANZ MAGNIS SUSENO
Abstrak
Novel ialah karya sastra yang ditulis oleh seorang pengarang dalam bentuk kisah nyata atau fiksi. Cerita yang tertuang dalam sebuah novel sering pengalaman hidup seseorang atau karangan pengarangnya. Dalam hal ini novel KKN di Desa Penari sebagai sumber data penelitian berupa kisah nyata yang dilakukan oleh mahasiswa saat melakukan KKN. Dalam karya sastra nilai kehidupan seperti di dalam sebuah novel, karena nilai sebuah novel meyampaikan amanat atau pelajaran yang bisa diambil dari cerita cerita atau peristiwa. Permasalahan utama dalam penelitian ini gambaran nilai moral dalam bermasyarakat harus diperhatikan khususnya dalam Novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran nilai moral novel KKN di Desa Penari karya Simpleman untuk mendekripsikan: (1) Moralitas berdasarkan kejujuran (2) Moralitas berdasarkan nilai-nilai autentik (3) Moralitas berdasarkan bertanggung jawab (4) Moralitas berdasarkan kemandirian moral (5) Moralitas berdasarkan keberanian moral. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik membaca, menulis dan mencatat (Batat). Sumber data dalam penelitian ini Novel KKN di Desa Penari kara Simpleman dengan mengutip kalimat dan ungkapan dalam satuan cerita. Teknik pengumpulan data meliputi membaca novel secara menyeluruh, mencari mencatat dan menandai data yang berhubungan dengan teori, mengklasifikasikan data dan menyatukan hasil dari penelitian. Teori yang digunakan menggunakan teori Moralitas Franz Magnis Suseno. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa nilai moral novel KKN di desa Penari karya Simpleman terdiri dari nilai moral kejujuran terdapat 8 data dengan penyampaian langsung kepada tokoh, Nilai moral nilai-nilai autentik terdapat 6 data banyak sekali pelajaran yang di dapat dari data tersebut dengan penyampaian langsung kepada tokoh, Nilai moral bertanggung jawab terdapat 5 data dengan penyampaian langsung kepada tokoh, Nilai moral kemandirian terdapat 5 data dari penelitian yang dilakukan, Nilai moral keberanian terdapat 6 data dengan penyampaian tokoh secara langsung dengan penelitian yang dilakukan.
Kata Kunci: Nilai Moral, Novel, Moralitas Franz Magnis Suseno  
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN
Kata kunci: konflik batin, tokoh utama, novel KKN di Desa Penari Penelitian ini mengkaji tentang konflik batin tokoh utama dalam novel KKN di DesaPenari karya Simpleman. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatifdengan menggunakan pendekatan psikologi sastra dan teori Kurt Lewin. Sumber datapenelitian ini adalah novel KKN di Desa Penari karya Simpleman. Pengumpulandata dalam penelitian ini menggunakan teknik baca catat. Data dianalisismenggunakan teknik analisis data kualitatif dengan melakukan analisis secaralangsung terhadap konflik batin tokoh utama. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa tokoh utama Widya memiliki tiga tipe konflik yang meliputi konflikmendekat-mendekat (approach-aproach conflict), konflik menjauh-menjauh(avoidance-avoidance conflict) dan konflik mendekat-menjauh (approach-avoidanceconflict). Tokoh utama Nur memiliki dua tipe konflik yaitu konflik menjauh-menjauh(avoidance-avoidance conflict) dan konflik mendekat-menjauh (approach-avoidanceconflict)
PENANDA MISTIS DALAM NOVEL SEWU DINO KARYA SIMPLEMAN: KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES
Kepercayaan masyarakat terhadap dunia mistis tidak lepas kaitannya dengan mitos- mitos yang beredar di masyarakat. Beberapa kepercayaan juga diturunkan secara turun-temurun sebagai kebudayaan yang mengakar di masyarakat. Modern ini masih banyak masyarakat yang mempercayai dunia-dunia mistis khususnya pada ilmu hitam. Bagi beberapa pelaku usaha, penggunaan ilmu hitam di khususkan untuk menyingkirkan rival bisnisnya untuk memuluskan suksesnya usaha yang dibangun. Fenomena tersebut juga ditemukan dalam novel Sewu Dino karya Simpleman sehingga penulis tertarik untuk menelitinya. Tujuan penelitian ini adalah menemukan makna tersembunyi dari kejadian-kejadian mistis yang ada pada novel, dengan mendeskripsikan makna denotasi, konotasi, dan mitos pada penanda mistis yang ditemukan. Merupakan jenis penelitian kualitatif sastra dengan pendekatan semiotik model Roland Barthes yang selanjutnya dihubungkan dengan mitos-mitos yang beredar di masyarakat mengenai santet. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Sewu Dino karya Simpleman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, pencatatan, dan pengkodean. Hasilnya, secara denotasi ditemukan bahwa santet sewu dino menggunakan alat perantara dalam prosesnya. Secara konotasi perantara yang digunakan memiliki makna filosofis sendiri yang dipercaya secara turun-temurun hingga menjadi kebudayaan dalam masyarakat. Mitos, pada prosesnya, santet sewu dino ini juga membutuhkan bantuan orang lain sebagai perantara tersampainya santet.
Kata kunci: Denotasi, konotasi, mitos, penanda mistis, Roland Barthes
- …
