510 research outputs found
Dimas: Gay yang Pernah Nikah Secara Heteroseksual (Sebuah Life History)
This is a life history (LH) of Dimas, a gay who had been married heterosexually. LH is aimed to understand the individual through his appreciation on experiences he feels happening in his life, as well stressing his relationship with the author. LH is also used to understand how people live and work in a colonial context (oppression), oppression against homosexuality as a minority discourse. Data in this article were obtained from Dimas’ narrations, which the author collected through in-depth interviews. Other data were obtained from Dimas’ self-portrait, and other relevant researches. Results reveal Dimas’ understanding of his sexual orientation, as well as the understanding of experiences he seems to experience. Secondly the interaction of Dimas and his culture in a social construction context and the development of the homosexuality issue in Indonesia.
Karya ini merupakan life history (LH) Dimas, gay yang pernah nikah secara heteroseksual. LH bertujuan memahami individu melalui pemaknaan dirinya atas peristiwa-peristiwa yang dimaknainya telah terjadi di kehidupannya, di samping juga menggarisbawahi hubungan individu dengan peneliti. LH digunakan untuk mengerti bagaimana manusia hidup dan bekerja dalam konteks kolonial (penindasan), dalam hal ini penindasan atas homoseksualitas sebagai wacana minoritas. Data yang digunakan di sini, yang utama adalah narasi Dimas yang peneliti peroleh melalui in-depth interview. Data lain berupa catatan harian dan potret diri Dimas, serta penelitian lain yang terkait. Hasil penelitian ini, yang pertama adalah pemaknaan Dimas atas orientasi seksualnya, termasuk pemaknaan atas rangkaian peristiwa yang menurutnya telah terjadi. Kedua adalah interaksi Dimas dengan budayanya dalam konteks konstruksi sosial dan perkembangan isu homoseksualitas di Indonesia
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Motor Vespa Basuki Rahmat Production Skuter Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap loyalitas
pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening (studi pada
motor vespa Basuki Rahmat Production Skuter Tulungagung)” Ditulis oleh Dimas
Anggoro Setiawan, NIM 12405183341, pembimbing Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi otomotif yang
semakin canggih. Diimbangi persaingan bisnis yang ketat berakibat grafik penjualan
naik turun. Perkembangan usaha otomotif di Tulungagung juga mengalami
dampaknya. Untuk bisa bersaing maka harus memiliki strategi atau inovasi yang
berbeda. Selain itu, juga harus memahami keinginan konsumen, sehingga terbentuk
kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. BRP Skuter Tulungagung merupakan
salah satu usaha yang menaungi produk otomotif seperti vespa. BRP Skuter
termasuk penyedia vespa yang mampu bersaing, mengutamakan kualitas pelayanan
yang baik. Hal ini dapat membentuk adanya kepuasan pelanggan dan loyalitas
pelanggan.
Rumusan masalah penelitian ini adalah (1)Apakah Kualitas Pelayanan
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan Motor Vespa BRP Skuter
Tulungagung? (2) Apakah Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap
loyalitas pelanggan Motor Vespa BRP Skuter Tulungagung? (3) Apakah kepuasan
pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen Motor Vespa BRP
Skuter Tulungagung? (4) Apakah Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan
terhadap loyalitas pelanggan Motor Vespa BRP Skuter Tulungagung dengan
kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening? Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sumber data menggunakan
data primer, wawancara dan menyebarkan kuesioner. Jumlah sampel penelitian
adalah 112 responden, pelanggan BRP Skuter Tulungagung.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kualitas pelayanan berpengaruh
sigifikan terhadap kepuasan pelanggan BRP Skuter Tulungagung. (2) Kualitas
pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan BRP Skuter
Tulungagung. (3) Kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas
pelanggan BRP Skuter Tulungagung. (4) Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan
terhadap loyalitas pelanggan BRP Skuter Tulungagung dengan variabel kepuasan
sebagai variabel intervening. Kualitas pelayanan yang baik dapat meningkatkan
kepuasan pelanggan dan semakin tinggi nilai kepuasan maka peluang mendapatkan
loyalitas pelanggan akan tinggi juga. Hal itu dapat dilakukan dengan peningkatan
kualitas pelayanan dan konsisten memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan
agar tercapai kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, dan Loyalitas
Pelangga
PENERAPAN MEDIA GAMBAR STRATEGI KERJASAMA KELOMPOK (MGSKK) UNTUK MENGHAFAL KOSAKATA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN KELAS XI IPA 1 SMA PGRI 1 PONOROGO
ABSTRAK Setiawan, Dimas Very. 2015. Penerapan Media Gambar Strategi Kerjasama Kelompok (MGSKK) untuk Menghafal Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Jerman Kelas XI IPA 1 Di SMA PGRI 1 Ponorogo.Skripsi, Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dudy Syafrudin, S.S.,M.A., (2) Dr.Rizman Usman, M. Pd. Kata Kunci: menghafal, strategi kerjasama kelompok, media gambar Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Media Gambar Strategi Kerjasama Kelompok (MGSKK) untuk menghafal kosakata bahasa Jerman pada siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 1 Ponorogo. Dalam penelitian ini digunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data-data penelitian diperoleh dari data hasil observasi, hasil angket siswa dan hasil wawancara terhadap guru. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 1 Ponorogo sebanyak 26 siswa. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa tertarik menggunakan MGSKK. Hal tersebut dapat diketahui dari respon para siswa dalam angket siswa yang menyatakan bahwa MGSKK ini dapat membuat siswa antusias, termotivasi, dan bersemangat dalam belajar bahasa Jerman. Selain itu, MGSKK ini juga dapat membantu siswa dalam menghafal kosakata bahasa Jerman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan MGSKK ini berjalan dengan baik. Namun juga terdapat kendala seperti kurangnya waktu, kurangnya pemahan siswa, suasana kelas yang ramai, serta kurangnya jumlah kosakata yang dihafalkan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan MGSKK kegiatan interaksi dan kerjasama antar siswa menjadi lebih baik, sehingga dapat membuat siswa lebih mudah menghafal kosakata. Berdasarkan kesimpulan tersebut, diberikan saran kepada guru pengajar, diharapkan strategi pembelajaran ini dapat menjadi alternatif yang dapat diterapkan dalam kelas, untuk meningkatkan motivasi dan semangat siswa menghafal kosakata bahasa Jerman. Adapun untuk peneliti selanjutnya, diharapkan melakukan penelitian lanjutan tentang MGSKK
PENGARUH TQM TERHADAP KINERJA UMKM MELALUI ORIENTASI PASAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus di DPKUKM Kabupaten Cilacap)
Dimas Setiawan. 18612011014. Pengaruh TQM Terhadap Kinerja Umkm Melalui Orientasi Pasar Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Di DPKUKM Kabupaten Cilacap). Cilacap: Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, Februari 2024.
Revolusi industri mendorong adaptasi digital dan peningkatan kualitas produk di sektor bisnis. UMKM Kabupaten Cilacap diminta untuk berinovasi, meningkatkan kualitas, dan menerapkan Total Quality Management (TQM) guna meningkatkan daya saing, seperti yang ditemukan dalam studi kasus di DPKUKM Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Total Quality Management (TQM) terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Cilacap. Selain itu, penelitian juga menyelidiki dampak TQM pada orientasi pasar dan pengaruh signifikan orientasi pasar terhadap kinerja UMKM. Selanjutnya, penelitian ini mengidentifikasi apakah orientasi pasar memediasi hubungan antara TQM dan kinerja UMKM di Cilacap.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner atau angket. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik probability sampling. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah 20.976 pelaku UMKM di di DPKUKM Kabupaten Cilacap dengan sampel sebanyak 100 orang karyawan yang berasal dari 14 hotel berbintang. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linier untuk hipotesis 1, 2, 3, dan 4.
Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Total Quality Management (TQM) secara positif dan signifikan memengaruhi kinerja UMKM di Cilacap, dengan nilai t hitung sebesar 8,453, melebihi nilai t tabel (1,660) dengan nilai r square 0,215; (2) TQM juga berperan dalam membentuk Orientasi Pasar di Cilacap, dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (7,152 > 1,660) dan nilai signifikansi 0,000 dengan nilai r square 0,343; (3) Orientasi Pasar sendiri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, dengan koefisien beta sebesar 0,793 dan nilai t sebesar 12,904>1,660 serta nilai r square 0,630; (4) Orientasi Pasar memediasi hubungan antara TQM dan kinerja UMKM, dengan nilai signifikansi F sebesar 0,000 F tabel (82,409 > 3,09) serta nilai s square sebesar 0,630. Kesimpulan ini menggarisbawahi peran krusial Orientasi Pasar dalam mengoptimalkan dampak TQM pada kinerja UMKM di wilayah tersebut.
============================================================
Dimas Setiawan. 18612011014. The influence of TQM on MSME performance through market orientation as an intervening variable (case study in DPKUKM Cilacap Regency). Cilacap: Faculty of Economics, Nahdlatul Ulama Al Ghazali University, Cilacap, February 2024.
The industrial revolution is driving digital adaptation and product quality improvement in the business sector. MSMEs in Cilacap Regency are asked to innovate, improve quality, and implement Total Quality Management (TQM) to increase competitiveness, as found in a case study in DPKUKM Cilacap Regency. This study aims to evaluate the effect of Total Quality Management (TQM) on the performance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Cilacap. In addition, the study also testing end analyzing the impact of TQM on market orientation and the significant influence of market orientation on MSME performance. Furthermore, this study identifies whether market orientation mediates the relationship between TQM and MSME performance in Cilacap.
The data collection method in this study was a questionnaire or questionnaire. The sampling technique used is the probability sampling technique. The population that became the object of research was 20,976 MSME actors in DPKUKM Cilacap Regency with a sample of 100 employees from 14 star hotels. Hypothesis testing is performed by linear regression analysis for hypotheses 1, 2, 3, and 4.
This study found that: (1) Total Quality Management (TQM) positively and significantly affected the performance of MSMEs in Cilacap, with a calculated t value of 8.453, exceeding the table t value (1.660) with an r square value of 0.215; (2) TQM also plays a role in shaping Market Orientation in Cilacap, with a calculated t value greater than the table t (7.152 > 1.660) and a significance value of 0.000 with an r square value of 0.343; (3) Market Orientation itself has a positive and significant influence on the performance of MSMEs, with a beta coefficient of 0.793 and a t value of 12.904>1.660 and an r square value of 0.630; (4) Market Orientation mediates the relationship between TQM and MSME performance, with a significance value of F of 0.000 F of the table (82.409 > 3.09) and an s square value of 0.630. This conclusion underscores the crucial role of Market Orientation in optimizing the impact of TQM on the performance of MSMEs in the region
Os Três irmãos cantadores: Lourival, Dimas e Otacílio
The book “The Three Singing Brothers” tells the story of the lives and artistic careers of the brothers Lourival, Dimas and Otacílio. These talented singers, originally from the Northeast of Brazil, formed a trio known as the “Batista Brothers”. The book highlights the richness of popular culture and the tradition of viola singing in the region. Dimas Batista, also known as the “Prince of Violeiros”, faced more than 300 unexpected challenges throughout his career. He traveled throughout the Northeast and even reached Rio de Janeiro, where he enchanted audiences with his art. However, it was in Tabuleiro do Norte, in Ceará, that he built his family and left a lasting legacy. In addition to his singing skills, Dimas also stood out as a scholar. He sought inspiration not only in the difficulties of popular life, but also in books and in a broad worldview. His talent caught the attention of intellectuals such as Ariano Suassuna, who nicknamed him the “prince of singing poets”. The book “Os Três Irmãos Cantadores” is a tribute to these exceptional artists and a celebration of the tradition of singing in Brazil. Through his stories, the author Otacílio Batista transports us to a world of verses, melodies and popular culture that deserves to be preserved and valued.O livro “Os Três Irmãos Cantadores” narra a vida e a trajetória artística dos irmãos
Lourival, Dimas e Otacílio. Esses talentosos cantadores, naturais do Nordeste do Brasil,
formaram um trio conhecido como “Irmãos Batista”. A obra destaca a riqueza da cultura
popular e a tradição da cantoria de viola na região.
Dimas Batista, também chamado de “Príncipe dos Violeiros”, enfrentou mais de 300
desafios de repente ao longo de sua carreira. Ele percorreu o Nordeste e até mesmo
chegou ao Rio de Janeiro, onde encantou o público com sua arte. No entanto, foi em
Tabuleiro do Norte, no Ceará, que ele construiu sua família e deixou um legado
duradouro.
Além de suas habilidades como cantador, Dimas também se destacou como estudioso.
Ele buscou inspiração não apenas nas dificuldades da vida popular, mas também nos
livros e em uma visão de mundo ampla. Seu talento chamou a atenção de intelectuais
como Ariano Suassuna, que o apelidou de “príncipe dos poetas cantadores”.
O livro “Os Três Irmãos Cantadores” é uma homenagem a esses artistas excepcionais e
uma celebração da tradição da cantoria no Brasil. Através de suas histórias, o autor
Otacílio Batista nos transporta para um mundo de versos, melodias e cultura popular
que merece ser preservado e valorizado
Analisa Sistem Pengontrolan Motor Penggerak Pemindah Barang Menggunakan Google Asisten
Teknologi modern dewasa ini khususnya dalam dunia teknologi robot
mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak Negara maju bersaing
dan berlomba-lomba untuk membuat robot yang semakin mutakhir. Di
Indonesia sendiri robot juga sudah mulai berkembang. Perkembangan di
bidang robotika ini juga mampu memberikan dampak positif di bidang
industri. Salah satu contohnya adalah proses memindahkan sebuah
barang/objek dari suatu tempat ke tempat lainnya dalam penulian ini penulis
akan menguji sistem gerak yaitu motor dc yang berfungsi sebagai
menggerakkan motor pembawa barang di dalam nya akan Membahas
mengenai sistem gerak kinerja motor dc dengan menggunakan alat ukur
voltmeter dan tachometer. Metode yang digunakan iyalah input berasal
perintah yang diberikan oleh user melalui smartphone dengan akses suara.
Sebagai perantara digunakan koneksi bluetooth agar perintah dapat dikirim
dari sebuah smartphone ke rangkaian kontrol. Kontroler yang digunakan
adalah jenis AVR yaitu atmega 328 dalam board arduino uno. Pada bagian
output terdapat relay dan penguat arus yang berfungsi sebagai driver motor.
User akan memberikan perintah melalui smartphone dimana pada smartphone
berjalan sebuah aplikasi yaitu voice to text converter . Aplikasi tersebut akan
mengubah suara manusia menjadi text dan dikirim melalui bluetooth ke
kontroler. Kontroler Arduino akan mengidentifikasi kode perintah dan
mengeksekusinya yaitu mengendalikan gerak robot ke arah yang diinginkan
oleh user misal ya maju ,mundur kekiri dan kekanan atau pun menuju suatu
titik yang telah ditentukan. Dapat disimpulkan bahwa alat bekerja sesuai
tujuan
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA materi Sifat-sifat Cahaya pada Siswa Kelas V SD N 1 Mlati Lor.
Aji Setiawan, Dimas. 2013. Penerapan Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA materi Sifat-sifat Cahaya pada Siswa Kelas V SD N 1 Mlati Lor. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus.Dosen Pembimbing (1) Drs. Sucipto, M.Pd. Kons (2) Khamdun, M.Pd.
Kata kunci: CTL, Hasil Belajar IPA, Sifat-Sifat Cahaya.
Rendahnya hasil belajar ini tidak terlepas dari proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru. Hal ini perlu adanya upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA yang meliputi ranah kognitif, psikomotor dan afektif.Upaya tersebut dapat direalisasikan dengan penggunaan model pembelajaran yang relevan dengan mata pelajaran IPA.Salah satu model pembelajaran yang dapat membimbing siswa untuk bersama-sama terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu membantu siswa berkembang sesuai dengan taraf intelektualnya adalah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: (a) penerapan model Contextual Teaching and Learningpada mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya pada siswa kelas V SDN 1 Mlati Lor Kudus, (b) peningkatan hasil belajar mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya setelah diterapkannya model Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas V SDN 1 Mlati Lor Kudus.
Contextual Teaching and Learning adalah suatu model pembelajaran yang proses pembelajarannya yang mengaitkan pengalaman siswa di lingkungan sekitar mereka dengan materi pelajaran yang mereka pelajari di sekolah. Hasil belajar IPA merupakan proses akhir pembelajaran dimana data-datanya berupa angka, hasil pembelajaran dalam penelitian ini di khususkan pada mata pelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya. Hipotesis tindakan yang diajukan adalah sebagai berikut: “penerapan model Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan hasil belajar materi sifat-sifat cahaya pada siswa kelas V SDN 1 Mlati Lor Kabupaten Kudus.
Setting atau tempat yang akan peneliti jadikan sebagai tempat penelitian adalah di SD N 1 Mlati Lor. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 42 orang. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencana, perlakuan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas adalah model CTL.Sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPAmateri sifat-sifat cahaya pada siswa kelas V SDN 1 Mlati Lor.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, metode observasi, dan catatan lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar IPA siswa pada materi sifat-sifat cahayayang cukup signifikan antara prasiklus (21,42 %), siklus I (61,91 %), dan siklus II (76,19 %), didukung dengan peningkatan aktivitas belajar IPA siswa dari skor rata-rata siklus I 2,75 (baik) menjadi 3,05 (baik) di siklus II. Pengelolaan pembelajaran CTL juga mengalami peningkatan dari skor rata-rata siklus I 2,85 (baik) menjadi 3,20 (baik) pada siklus II.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi sifat-sifat cahaya pada siswa kelas V SDN 1 Mlati Lor.Untuk itu diharapkan guru dapat menerapkan model CTL dapat dijadikan salah satu alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan pembelajaran IPA di kelas
PENGARUH LATIHAN PASSING DALAM BENTUK PERMAINAN TERHADAP PENINGKATAN PASSING SEPAKBOLA DI SSB KEJORA KOTA MALANG
ABSTRAK Setiawan. Nur Dimas. 2016.Pengaruh Latihan Passing dalam bentuk Permainan terhadap Peningkatan Passing Sepakbola di SSB Kejora Kota Malang.Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing(I) Dr.Eko Hariyanto,M.Pd. (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd. Kata kunci: Latihan passing permainan , gaya latihan komando , sepakbola Sepakbola sejatinya adalah permainan tim walaupun pemain yang memiliki keterampilan tinggi bisa mendominasi pada kondisi tertentu. Seorang pemain sepakbola harus saling bergantung pada setiap anggota tim untuk menciptakan permainan cantik dan membuat keputusan yang tepat. Teknik dasar yang sering digukan dalam sepakbola adalah passing memiliki passing yang akurat adalah harga mati bagi seorang pemain sepakbola. Mengingat passing begitu sering dilakukan dalam sebuah pertandingan. Pada usia anak-anak teknik dasar harus selalu dilatihkan supaya dapat menumbuhkan naluri terhadap gerakan bola, dan semua ini hanya dapat dikuasai dengan melakukannya berulang-ulang. Permainan merupakan sebuah metode yang baik digunakan untuk belajar, melalui permainan tercipta suatu suasana santai dan menyenangkan, sehingga anak dapat belajar dengan lebih baik dan sungguh-sungguh, peran pelatih juga berpengaruh dengan mengunakan gaya latihan komando yang membantu siswa berperan aktif mengikuti arahan dari pelatih Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan passing dalam bentuk permainan dan gaya latihan komando terhadap peningkatan passing sepakbola di SSB Kejora Kota Malang. Rancangan penelitian yang dipakai adalah two group pretest-posttest design. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 20 Siswa SSB Kejora Kota Malang. Kemudian sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian adalah Tes Passing kontrol sepakbola. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis varians satu jalur. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian. Latihan passing dalam bentuk permainan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan Passing di SSB Kejora Kota Malang (Fhitung = 15,78 > Ftabel 0,05 = 4,38). Kedua, gaya latihan komando memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan passing (Fhitung = 8,965 > Ftabel 0,05 = 4,38). Ketiga, tidak ada perbedaan pengaruh peningkatan yang signifikan antara latihan passing bentuk permainan dengan gaya latihan komando terhadap peningkatan keterampilan passing (Fhitung = 1,444 ˂ Ftabel 0,05 = 4,38). Saran yang dapat diberikan kepada SSB Kejora Kota Malang adalah sebaiknya menggunakan latihan passing dalam bentuk permainan karena dalam latihan tersebut memperoleh hasil yang lebih besar dari pada menggunakan metode komando yang lebih sedikit taraf signifikannya daripada latihan passing dalam bentuk permainan. ABSTRACT Setiawan.Nur Dimas. Exercise 2016. Influence of passing practice inside the game and commando style training of football passing kejora football academy/school of malang. Essay. Department of Physical Education and Health Faculty of Sport Sciences. Malang State University. Advisors: (I) Dr.Eko Hariyanto, M.Pd. (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd. Keywords: Exercise passing game, style commando training, soccer True football is a team game. Even though players who have high skills to dominate in certain circumstances, a soccer player must be interdependent on each member of the team to create the beautiful game and make the right decision. The basic technique is often digukan in football is passing have accurate passing is a fixed price for a football player. Given passing so often do in a match. At the age of children the basic techniques should always be trained in order to foster the instinct to move the ball, and all this can only be mastered by doing it over and over again. The game is a good method used to learn, through the game to create a relaxed and pleasant atmosphere, so that children can learn better and earnest, the role of the coach is also influenced by using force commando training that helps students participate actively follow the direction of coach The purpose of this study was to determine the effect of passing drills in the form of games and teaching style command to the improvement of passing football in the Morning SSB Malang. The study design used is a two-group pretest-posttest design. The research method is experimental research. The research sample as many as 20 students SSB Morning Malang. Then the samples are divided in two groups by way of matching ordinal pairing. The instrument used for data collection in the study is the control Passing Test football. Data analysis techniques used in this research is the analysis of variance of the lane. From the analysis of the data, obtained by the research results. Exercise passing game in the form of a significant influence on the increase in School football Passing Malang city (Fhitung = 15.78> F table 0,05 = 4.38). Secondly, commando style training section gives effect to the passing skills improvement (F test = 8.965> Ftabel 0.05 = 4.38). Thirdly, there is no difference between the effect of a significant increase passing exercise with an exercise game form part of commando style training (F count = 1,444 ˂ Ftabel 0.05 = 4.38). commando style training in the form of exercises passing game because of the exercise obtain greater results than using fewer parts than the level of significance of passing drills in the form of a game
KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PULANG KARYA LEILA S. CHUDORI
AbstractThe background of this research is about the conflict experienced by the main character in the story line by presenting the conflict that arises in itself and something that is outside of himself. The method in this research is descriptive with qualitative form. The approach used is behavioristic psychology. Internal conflicts of main characters Dimas Suryo include; Feelings of jealousy, feelings of sadness, irritation, anxiety, confusion, feelings of longing, anger, feelings of worry, feelings of regret, feelings of unhappiness and feelings of emotion. The external conflicts of the main character Dimas Suryo include social conflicts. Social conflicts experienced by Dimas Suryo include; debates that took place between Dimas Suryo and Mas Hananto for removal Bang Amir, squabbles between Dimas Suryo and Mas Hananto romance Mas Mananto, the debate between Dimas Suryo and Mas Hananto on consistency in the choice of life, the debate between Dimas Suryo and Vivienne, Mas Nugroho criticize recipe Food whistling unclearly, Sumarno's presence to the Homeland Restaurant, a meeting between Dimas Suryo and Narayana in a special place and Lintang rebukes Dimas Suryo for his behavior towards Narayana. Keywords: conflict, character, behavioristic psychology.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PELAJARAN FISIKA MATERI FLUIDA STATIK KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 1 KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Terhadap Motivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Siswa Pada Pelajaran Fisika Materi Fluida Statik Kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Kalidawir Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Dimas Ahmad Setiawan Handoyo Putro, NIM. 12211183039. Skripsi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universtas Sayyid Ali Rahmatullah (UIN) Tulungagung. Pembimbing Husni Cahyadi Kurniawan, M.Si.
Kata Kunci: Model pembelajaran Learning Cycle 5E, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang termotivasi dalam belajar fisika dan pemahaman konsep pada materi fluida statik. Maka penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E diperlukan untuk mengatasi hal tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persentase pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Kalidawir, 2) Persentase pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan saintifik terhadap pemahaman konsep siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Kalidawir, 3) Pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Kalidawir.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam menganalisis data, dan dengan desain penelitian quasi Eksperiment. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Kalidawir dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA, dan samplenya kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPA 3. Sampling dalam penelitian menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar, dan tes pemahaman konsep (pretest & posttest), serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas, uji prasyarat yang terdiri dari uji homogenitas dan uji normalitas, serta uji hipotesis yang terdiri dari uji independent sample T test, uji paired sample T test dan uji MANOVA.
Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa : 1) terdapat persentase pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Kalidawir dengan nilai thitung > ttabel yaitu 7,403 > 1,939412 dan nilai signifikansi 0,00 ttabel yaitu 21,576 > 1,939412 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,005. 3) terdapat persentase pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran fisika materi fluida statik kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Kalidawir dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,0
- …
