1,379 research outputs found

    Perbandingan Sambungan Difusi Besi Cor Kelabu Dengan Menggunakan Chamber Vacuum dan Tanpa Chamber Vacuum

    No full text
    Perbandingan Sambungan Difusi Besi Cor Kelabu dengan Menggunakan Chamber Vacuum dan Tanpa Chamber Vacuum Hadi Setiawan (1310911068) Dr. Eng. Jon Affi* * Pembimbing I ABSTRAK Pada proses produksi khususnya proses penyambungan biasanya menggunakan pengelasan. Tetapi penyambungan dengan pengelasan ini banyak terdapat kelemahan diantaranya terjadi perubahan fisik dan mekanik karena pengaruh perlakuan panas dan kontaminasi oksigen sehingga mempengaruhi kualitas sambungan dari material yang akan disambungkan. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menggunakan penyambungan secara difusi atau Diffusion Bonding. Pada penelitian sebelumnya, penyambungan difusi dilakukan dengan metode free vacuum, namun hasil dari bentuk ketersambungannya didapat kualitasnya yang masih rendah, dimana didapat bidang batas yang masih jelas. Oleh karena itu dibuat tungku ruang vakum untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur performa tungku vakum dan mengetahui bentuk ketersambungan besi cor kelabu dengan menggunakan diffusion bonding pada kondisi vacuum dan tanpa vacuum. Pada pengujian ini dilakukan kalibrasi gaya pembebanan Load Cell dan tekanan vakum yang digunakan sebesar -10 ihhg (-0.034 Mpa). Pada penyambungan difusi tanpa vakum dilakukan pada tungku resistansi listrik dengan temperatur 800 oC selama 5 jam, sedangkan pada kondisi vakum dilakukan pada tungku vakum yang terbuat dari plat baja didalamnya dimasukkan tungku resistansi listrik dengan temperatur 800 oC selama 2 jam dalam keadaan vakum. Gaya penekanan yang diberikan pada masing-masing kondisi sebesar 2 MPa (16 kg). Bentuk ketersambungan diamati menggunakan Mikroskop Optik Stereo Olympus dan SEM (Scanning Electron Microscope). Hasil pengamatan ketersambungan difusi ini diperoleh panjang rata-rata daerah difusi pada kondisi tanpa vakum sebesar 30.89 µm sedangkan pada kondisi vakum sebesar 22 µm. Untuk bentuk ketersambungan diperoleh, dimana pada kondisi tanpa vakum terdapat bidang batas dan rongga yang cukup besar karena terkontaminasi oksigen yang terindikasi terjadinya penebalan lapisan oksida yang menghambat proses difusi. Sedangkan pada kondisi vakum didapatkan sambungan yang lebih rapi dan tidak terdapatnya rongga karena telah terbebas dari kontaminasi oksigen. Kata kunci: Diffusion Bonding, besi cor kelabu, bentuk ketersambungan, tungku vakum plat baja, tungku resistansi listrik

    BENTUK REGISTER PADA KOMUNITAS PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYAH KH. ABDUL HADI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bahasa register yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik dalam menemukan bahasa yang variatif juga menemukan pengaruh yang terdapat pada setiap register. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap register bahasa yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi muncul karena kebiasaan santri yang dipengaruhi oleh lingkungan pesantren dan keluarga pesantren yang masih membawa tradisi-tradisi kuno yang digetok tularkan melalui interaksi maupun pembelajaran yang berbasis agama. Bentuk dari register sendiri juga sangat bervariatif, ini memunculkan makna yang tidak dimiliki oleh kelompok register lainnya. Ada dua temuan yang dalam penelitian ini. 1) Bentuk register dalam komunitas pondok pesantren salafiyah syafi’iyah Abdul Hadi, yaitu sebuah gambaran dimana bahasa register yang muncul pada setiap dilaog, misalnya murojaah, bilik, derek langkung, roan, dan lain sebagainya. Adapun klarifikasi bentuk register sendiri yang penggunaannnya menggunakan alih kode menjadi salah satu faktor kebiasaan para santri sehingga muncul bahasa intim atau bahasa akrab pada kalangan santri. 2) Register sendiri muncul dikarenakan adanya tranmisi bahasa yang kemudian diadopsi menjadi bahasa yang beragam dalam lingkungan pesantren. Penggunaan register sendiri berfungsi untuk alat komunikasi yang lebih efektif. Register sendiri dipengaruhi oleh adanya faktor dari keberadaan pesantren yang sudah lama berdiri. &nbsp

    BUKAN SEKEDAR MENCAMPUR BUDAYA: HIBRIDITAS SEBAGAI POLITIK KULTURAL MASYARAKAT USING DAN TITIK-BALIKNYA DI MASA KINI

    No full text
    ebagian besar masyarakat, budayawan, seniman, dan peneliti memosisikan gandrung dan kendang kempul sebagai dua kesenian asli Banyuwangi yang merepresentasikan identitas Using. Padahal, kalau kita telisik lagi, dari gandrung saja, bisa ditemukan bermacam warna kultural yang membentuknya sebagai tarian pergaulan. Tidak hanya Bali dan Jawa, tetapi juga −berdasarkan hipotesis Sumono Abdul Hadi (2011)− pengaruh estetika Tionghoa ikut pula menjadikan gerakan gandrung cukup cepat dan dinamis. Demikian pula dengan musik kendang kempul yang mulai populer di era 1980-an. Kita bisa menemukan percampuran musik modern, dangdut, dan musik yang berasal dari pertunjukan gandrung, tetapi tetap diakui sebagai musik khas Banyuwangi (Setiawan, 2007; 2010)

    EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DARI PENJUALAN PESANAN DI PT BATIK DANAR HADI

    No full text
    PT. Batik Danar Hadi is a private owned company established in 1967. The company was turned into a legal entity in 1984. One of the improvements happening in the system of cash receipts. Cash receipts in this company is mainly derived from selling. This company not only do cash sales and credit sales, but the company also conducts sales orders. Sales order is special selling because the sale was only done in large numbers, at least Rp. 5.000.000,- beside that the buyer must also provide an advance first. This is interested writer to know how the application system of cash receipts from sales orders and to know the strengths and weaknesses. System of cash receipts from sales orders in PT. Batik Danar Hadi has four network procedures, namely procedures for sales orders, sales procedures, delivery procedures, and procedures for cash receipts. This cash receipt system involves more than one organizational unit, while also using some of the documents and accounting records. System of cash receipts from sales orders in PT. Hadi Batik Danar there are advantages and weaknesses. The Advantage is able to make the strengths and the weaknesses for the company may cause cheating. The author concludes that the system of cash receipts from sales orders which applied at PT. Batik Danar Hadi was good enough, but there are still weaknesses. The author provides recommendations to correct weaknesses in the system. Keyword : PT. Batik Danar Hadi, accounting information system, cash receipt system, sales order syste

    Rancang Bangun Acwh ( Air Conditioner Water Heater ) Dengan Alat Penukar Kalor Shell And Helical-Coil

    No full text
    Air Conditioner Water Heater (ACWH) merupakan pemanfaatan kembali energi yang terbuang dari kompresor pada sistem AC yang dimodifikasi untuk menghasilkan 2 fungsi yaitu sebagai pendingin ruangan dan juga sebagai pemanas air. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang ACWH dengan alat penukar kalor Shell and Helical Coil, untuk menentukan material yang digunakan pada ACWH dan untuk membuat ACWH dengan alat penukar kalor shell and Helical Coil. Pada penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu perancangan, pemilihan bahan dan pembuatan. Perancangan menggunakan software solidworks 2013 yang meliputi perancangan rangka, perancangan tangki, perancangan alat penukar kalor Helical-Coil dan tahap penyatuan komponen-komponen yang dirancang untuk bisa mengalirkan panas refrigrant ke air. Tahap pembuatan alat mengikuti dari rancangan yang telah dibuat yaitu rangka menggunakan besi siku (L) dengan dimensi 750mm x 390mm x 1500mm, tangki menggunakan plat besi galvanis dengan kapasitas 60 liter dan perombakan jalur aliran keluar kompresor yang dialirkan menuju alat penukar kalor Helical-Coil berbahan tembaga berdiameter 6,35mm dengan dimensi APK 150mm x 300mm atau setengah dari tinggi tangki. Dari hasil pengujian, ACWH dapat bekerja dengan baik yang dibuktikan dengan peningkatan temperatur air mencapai 53,69 C dalam waktu 60 meni

    PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT UMUMDAERAH dr. LOEKMONO HADI KABUPATEN KUDUSMENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAANLINGKUNGAN HIDUP

    No full text
    Kabupaten Kudus merupakan daerah yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi. Dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 69 ayat (1) huruf d menegaskan bahwa setiap usaha dan/atau kegiatan dilarang membuang limbah ke media lingkungan hidup, limbah yang dibuang ke media lingkungan hidup tersebut harus memenuhi ijin dan syarat serta memenuhi baku mutu lingkungan hidup sebelum limbah dibuang ke media lingkungan hidup. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik digunakan dalam mengatur batas kadar maksimum air limbah yang dihasilkan.Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk dan jenis limbah yang terdapat pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kabupaten Kudus?Bagaimanakah pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kabupaten Kudus? dan Kendala yang dihadapi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi dalam pengelolaan limbah cair di lingkungan rumah sakit dan cara menanggulangi kendala tersebut? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan spesifikasi yang digunakan adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data berupa studi pustaka dan dilengkapi dengan wawanara sebagai data pelengkap. Metode analisis data yang digunakan ada metode analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dan jenis limbah yang dihasilkan RSUD dr. Loekmono Hadi meliputi limbah padat, limbah cair dan limbah gas. Instalasi Pengolahan Air Limbah yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kudus telah melakukan pengelolaan limbah cair dengan menggunakan Unit Pengolahan Limbah yaitu menggunakan sistem biofilter aerob-anaerob, meskipun terdapat hasil olahan limbah cair yang tidak sesuai dalam proses pengolahan limbah cair. Dalam hasil uji baku mutu air limbah menyatakan bahwa hasil limbah cair RSUD dr. Loekmono Hadi sudah sesuai dengan parameter standar baku mutu yang selanjutnya siap untuk dibuang ke media lingkungan.Kendala yang dihadapi rumah sakit dalam pengelolaan limbah cair adalah kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemilahan sampah domestik, terjadinya trouble jika aliran listrik terputus yang mengakibatkan pengelolaan limbah cair tidak maksimal dalam menghasilkan kualitas air limbah

    Sufistic Literature from Pesantren: (Textual Studies in the Syi'ir Taqwa Manuscript by KH. Abdul Hadi Langitan)

    No full text
    This article will examine the Sufistic Literature of Islamic boarding schools with the manuscript of the book Shi'ir Taqwa by KH. Abdul Hadi Langitan Tuban as a study material. For this reason, this article will answer two formulations. First, what is the context of the Sufistic literature of the book Shi'ir Taqwa by KH. Abdul Hadi? Second, how are the Sufistic values in the book of Shi'ir Taqwa by KH. Abdul Hadi is related to human nature? This study uses a philological approach with a focus on the textology of the Shi'ir Taqwa manuscript with a focus on its content and content. In addition, this study also uses a sociology approach of knowledge in order to find the relationship between the Shi'ir Taqwa manuscript and its author, considering that no text is born in a vacuum. From the study, the author concluded; first, the Sufistic literary context of the book Shi'ir Taqwa is the work of KH. Abdul Hadi has a close relationship with the dynamics of Sufism knowledge that develops in the world of Pesantren in this case the Langitan Pesantren. The use of the Javanese pegon language also illustrates that the culture of the pesantren is very strongly related to its community. Second, in substance, Shi'ir Taqwa contains advice that contains the values of moral Sufism. This advice in Sufistic literature leads the process of forming Sufistic reasoning of readers and listeners to continue to be immersed in the values and practices of Sufism

    IDENTIFIKASI KERUSAKAN MESIN BUBUT YANG TERJADI PADA KM. GUNUNG DEMPO

    No full text
    ABSTRAKSI Ridho Ekapaksi Eri Setiawan, NIT: 52155782.T, 2019 “Identifikasi Kerusakan Mesin Bubut Yang Terjadi di KM.GUNUNG DEMPO” skripsi Program Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: SARIFUDDIN,M.Pd., M.Mar.E dan Pembimbing II: Capt. AGUS HADI PURWANTOMO.M.Mar. Latar belakang terhadap permasalahan adalah rusaknya shaft blower inlet pada main blower, dan untuk spare part shaft inlet tidsk tersedia di gudang akhirnya dilakukanlah rekondisi dengan bantuan mesin bubut. Namun pada saat pengerjaan mesin bubut mengalami kendala yaitu macet tidak dapat berputar kepala tetapnya, sehingga menyebabkan terhentinya pengerjaan merekondisi shaft inlet main blower tersebut. Penulis merangkum permasalahan-permasalahan dan mencoba memecahkan masalah dengan menggunakan metode fishbone yaitu untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab yang mungkin timbul dari suatu masalah dan fault tree analysis (FTA) yaitu metode menyelesaikan kasus apabila terjadi suatu kegagalan atau hal yang tidak diinginkan dengan mencari akar-akar permasalahan Basic Events yang muncul dan diuraikan dari setiap indikasi kejadian puncak (Top Event). Ada banyak penyebab kerusakan mesin bubut , dari penyebab-penyebab tersebut dianalisa untuk menemukan penyebab utama di KM. KM.GUNUNG DEMPO kerusakan mesin bubutnya adalah rusaknya plastic gear pada salah satu susunan gear dalam kepala tetap. Kerusakan mesin bubut di KM.GUNUNG DEMPO terutama pada plastic gear di karenakan perawatan yang tidak sesuai dengan manual book dan juga pengetahuan crew mesin yang kurang dalam pengetahuan tentang mesin bubut. Sehingga gear plastic pada susunan gear dalam kepala tetap rusak. Untuk menangani masalah tersebut berdasarkan penelitian oleh penulis dapat dilakukan upaya perawatan secara rutin, penggantian sparepart juga penambahan pengetahuan dan kesadaran crew mesin terhadap mesin bubut . ABSTRACT RIDHO EKAPAKSI ERI SETIAWAN, NIT: 52155782.T, 2019 "Identification of Lathe Machine Damage Occurs in KM. GUNUNG DEMPO" Thesis of Engineering Study Program, Diploma IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Advisor I: SARIFUDDIN, M.Pd., M. Mar.E and Advisor II: Captain. AGUS HADI PURWANTOMO.M.Mar. The background of this problem is damage to the inlet shaft blower on the main blower, and for part spare shaft inlets that are not available, the reconditioning is finally carried out with the help of a lathe. However, when the lathe had a problem, the engine was jammed, the engine could not rotate its head permanently, thus causing a stop to work to recondition the blower main inlet shaft. . The author summarizes the problem and tries to solve the problem by using the fishbone method, which is to identify the causal factors that may arise from the problem and fault tree analysis (FTA), namely the method of solving cases in case of failure or undesirable things by finding the root causes Basic Events that appear and are explained by each indication of the Top Event. There are many causes of lathe damage, from these causes analyzed to find the main cause of damage to the KM. GUNUNG DEMPO on the lathe is the destruction of plastic teeth in one of the fixed gear settings in the head. Lathe damage in KM. GUNUNG DEMPO , especially in plastic gears because of maintenance that is not in accordance with the manual and also the knowledge of machine crews who lack knowledge in lathes. So that the plastic gears on the gear arrangement on the head remain damaged. To overcome these problems based on research by the author, routine maintenance efforts can be made, replacing parts and increasing the knowledge and awareness of the engine crew on the lathe

    Power system analysis / Hadi Saadat.

    No full text
    Includes bibliographical references (pages 671-677) and index.Require MS Windows, Professional or Student edition of MATLAB R2007 and SIMULINK 4.1 of higher.xix, 712 pages :This text is intended for undergraduates studying power system analysis and design. It gives an introduction to fundamental concepts and modern topics, with applications to real-world problems. This is the first text in this area to fully integrate MATLAB and SIMULINK throughout. It also provides students with an author-developed Power Toolbox Disk organized to perform analyses and explore power system design issues with ease

    Posisi dan Pencapaian Wisran Hadi dalam Arena Sastra Indonesia

    No full text
    Wisran Hadi is known as a man of letters and an expert in culture who has produced works in various genres. During his career, the works he produced not only received a number of awards, but also caused controversy from his own community group in the Minangkabau. In this regard, this research tries to examine the position and achievements of Wisran Hadi in the arena of Indonesian literature. The discussion includes the efforts made by the author to achieve a position, to operate in the literary arena, and to maintain his position. Based on Pierre Bourdieu's theory of genetic structuralism, the results of the analysis show the following. First, the position of the literary arena occupied by Wisran Hadi is dominantly on the principle of an autonomous hierarchy, so that it tends to contradict the laws that apply in the arena of power The structure of the literary arena is a limited production arena. Second, the achievement of positions based on habitus, artistic practice, the acquisition and exchange of symbolic capital, the acquisition of awards, and the survival of the Bumi Teater group. Third, practices and strategies in maintaining position are by producing works in various genres, prioritizing exploration of words and languages, and elaborating classic works such as kaba, tambo, and history. In addition, the work is positioned based on various elements such as habitus, the structure of the arena occupied, the position in the arena, to the situation and conditions of social reality that are the source and target of the work
    corecore