24 research outputs found
ANALISIS BUTIR SOAL PENILAIAN AKHIR TAHUN BAHASA INDONESIA KELAS X SMA NEGERI 1 KEJOBONG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 BERBASIS HOTS (HIGH ORDER THINKING SKILLS)
Penilaian pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang
harus dilaksanakan untuk mengetahui ketercapaian kemampuan peserta didik dan
ketercapaian tujuan pendidikan. Proses penilaian menitikberatkan pada kebutuhan
pendidik untuk mengetahui hasil belajar peserta didik serta melihat sejauh mana
materi yang diajarkan sudah mencapai kompetensi tujuan. Salah satu bentuk
penilaian yang dilakukan oleh pendidik melalui satuan pendidikan yaitu Penilaian
Akhir Tahun (PAT) yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik
selama proses pembelajaran satu semester genap. Alat yang digunakan dalam
kegiatan penilaian yang berbentuk butir soal harus memenuhi kriteria butir soal
yang berkualitas baik. Untuk mengetahui kualitas atau kelayakan alat evaluasi
pembelajaran berupa butir soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) diperlukan adanya
analisis butir soal. Penelaahan butir soal penilaian dilakukan untuk mengukur
kemampuan peserta didik sudah dikategorikan layak atau sebaliknya.
Analisis butir soal meliputi analisis secara kualitatif meliputi analisis
aspek materi, konstruksi, bahasa/budaya serta analisis secara kuantitatif meliputi
aspek validitas, reliabititas, tingkat kesukaran, efektivitas pengecoh, dan daya
pembeda. Pokok penanaman kemampuan berpikir kritiis diintegrasi dalam
komponen pembelajaran seperti materi atau bahan pelajaran, metode
pembelajaran, dan tak lain ada evaluasi pembelajaran. Butir soal penilaian dapat
berbasis pada muatan soal yang melatih dan mendorong kemampuan berpikir
kritis peserta didik melalui soal-soal yang berorientasi HOTS (High Order
Thinking Skills). Kualitas alat penilaian pembelajaran harus diperhatikan karena
hasil analisis dari kegiatan evaluasi menjadi pertimbangan dalam pengambilan
keputusan dan penindaklanjutan kegiatan pembelajaran.
Berkaitan dengan hal tersebut maka peneliti bermaksud untuk melakukan
penelitian analisis butir soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) bahasa Indonesia kelas
X SMA Negeri 1 Kejobong tahun ajaran 2021/2022 untuk mengetahui kualitas
alat evaluasi pembelajaran yang digunakan pendidik untuk mengukur kemampuan
peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif
deskriptif dan metode kualitatif. Sampel data pada penelitian ini yaitu peserta
didik kelas X SMA Negeri 1 Kejobong sebanyak 206 peserta didik. Sumber data
dalam penelitian ini yaitu dari tim panitia pelaksana PAT SMA Negeri 1
Kejobong dan pendidik pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA
Negeri 1 Kejobong menggunkan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik
analisis data kualitatif menggunakan teknik model interaktif oleh Miles dan
Huberman. Data kuantitatif dianalisis menggunakan bantuan program Anates 4.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal yang dianalisis secara kualitatif
yang ditinjau dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa menduduki kategori
kriteria soal yang baik sehingga soal Penilaian Akhir Tahun layak untuk diujikan
ix
kepada peserta didik. Hasil analisis butir soal secara kuantitatif yang ditinjau dari
aspek validitas yaitu sebanyak 46 (92%) butir soal berkategori “valid” dan
sebanyak 4 (8%) butir soal berkategori “tidak valid”. Pada aspek reliabilitas, butir
soal memiliki reliabilitas yang “sangat tinggi” dengan angka koefisien 0,79. Pada
aspek daya pembeda sebanyak 1 (2%) butir soal memiliki daya pembeda negatif,
sebanyak 7 (14%) butir soal memiliki daya pembeda yang jelek, sebanyak 23
(46%) butir soal memiliki daya pembeda yang cukup baik, sebanyak 18 (36%)
butir soal memiliki daya pembeda yang baik, dan sebanyak 1 (2%) butir soal
memiliki daya pembeda yang sangat baik. Pada aspek efektivitas pengecoh
sebanyak 3 (6%) butir soal memliki efektivitas pengecoh yang sangat baik,
sebanyak 4 (9%) memiliki efektivitas pengecoh yang baik, sebanyak 17 (36%)
butir soal memiliki efektivitas pengecoh yang cukup baik, sebanyak 17 (36%)
butir soal memiliki efektivitas pengecoh yang kurang baik, dan sebanyak 6 (13%)
butir soal memiliki efektivitas pengecoh yang tidak baik. Pada aspek tingkat
kesukaran sebanyak 5 (10%) butir soal berkategori soal sukar, sebanyak 25 (50%)
butir soal berkategori soal sedang, dan sebanyak 20 (40%) butir soal berkategori
soal mudah. Hasil analisis soal tipe HOTS pada soal Penilaian Akhir Tahun
(PAT) menunjukkan bahwa sebanyak 4 (8%) soal berlevel C1 (mengingat), 18
(36%) soal berlevel C2 (memahami), 12 (24%) soal berlevel C3 (menerapkan), 15
(30%) soal berlevel C4 (menganalisis), 1 (2%) soal berlevel C5 (mengevaluasi),
dan 0 soal berlevel C6 (mencipta).
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi pendidik
untuk menyusun soal penilaian yang berkualitas baik, dapat memberi masukan
bagi sekolah untuk menyosialisasikan perangkat aplikasi praktis yang
memudahkan dalam menganalisis butir soal kuantitatif seperti perangkat aplikasi
Anates, dan menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya agar dapat menganalisis
butir soal baik secara kualitatif maupun kuantitatif yang selanjutnya dapat
mengkorelasikan atau menghubungkan konsep analisis kualitatif dengan
kuantiatif terhadap hasil penelitian
KELAYAKAN ISI DAN PENYAJIAN MATERI TEKS EKSPOSISI PADA BUKU TEKS SISWA BAHASA INDONESIA KELAS X SMA/SMK/MA KURIKULUM 2013
The role of textbooks as the main source of learning in schools requires that the content and presentation be categorized as appropriate. The problem that arises in the use of learning textbooks is that the feasibility of the content and presentation of textbooks specifically on negotiating text material is not yet known. Reviewing the quality of content and presentation in learning textbooks is an urgency for learning at this time. The results of the quality of the content and presentation of textbooks are a consideration for educators in determining learning resources in the form of learning textbooks as well as being an evaluation for the government in developing student learning textbooks. This study aims to identify the feasibility of the content and presentation of negotiating text material in Indonesian language textbooks for class X SMA/SMK/MA. This study used qualitative research methods. The data collection technique in this study is the documentation technique. Qualitative analysis includes aspects of content feasibility and presentation using interactive model data analysis techniques by Miles and Huberman including four components of analysis namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research on the feasibility analysis of the contents and presentation of negotiating text material in class X Indonesian textbooks can be concluded that the textbooks obtained very good criteria for the content and presentation components. The score obtained for the content component shows 94% and the score obtained for the presentation component shows 97%.Peran buku teks sebagai sumber utama pembelajaran di sekolah mengharuskan isi dan penyajian berkategori layak. Problematika yang muncul dalam pemanfaatan buku teks pembelajaran yaitu belum diketahuinya kelayakan isi dan penyajian buku teks khusus pada materi teks negosiasi. Penelaahan terhadap kualitas isi dan penyajian pada buku teks pembelajaran menjadi urgensi pembelajaran saat ini. Hasil dari kualitas isi dan penyajian buku teks menjadi pertimbangan bagi pendidik dalam menentukan sumber belajar berupa buku teks pembelajaran serta menjadi evaluasi bagi pemerintah dalam mengembangkan buku teks pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelayakan isi dan penyajian materi teks negosiasi pada buku teks bahasa Indonesia kelas X SMA/SMK/MA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik dokumentasi. Analisis kualitatif meliputi aspek kelayakan isi dan penyajian menggunakan teknik analisis data model interaktif oleh Miles dan Huberman meliputi empat komponen analisis yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian analisis kelayakan isi dan penyajian materi teks negosiasi pada buku teks bahasa Indonesia kelas X dapat disimpulkan bahwa buku teks memperoleh kriteria sangat baik untuk komponen isi dan penyajian. Skor yang diperoleh untuk komponen isi menunjukkan angka 94% dan skor yang diperoleh untuk komponen penyajian menunjukkan angka 97%
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS EDMODO TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS
This study aims to determine the feasibility of Edmodo-based learning media for students\u27 mathematical reasoning skills. Learning using Edmodo-based media has the advantage that it can be done anywhere and anytime so that it can help students become easier in mathematical reasoning. Analysis of mathematical reasoning ability is based on indicators (1) presenting mathematical statements orally, written, drawing, and diagram (2) performing mathematical manipulations (3) examining the validity of an argument and (4) determining the pattern or nature of mathematical symptoms to make generalizations.This research was conducted at SMP Uswatun Hasnah, Cisolok District, Sukabumi District. This research is development research with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.). data collection used in this study is with several instruments namely expert sheets, student questionnaires and 4 questions of mathematical reasoning. The results of the research obtained the percentage of the ideal aspects of content/ material from media experts by 73.3% means that the criteria are feasible, expert material percentage of material aspects of 72.5% means that the criteria are feasible and the learning aspect of 69.1% means that the criteria are feasible, the average of the responses of 10 students is worth 35 which means that the criteria are practical, and the results of 4 questions of mathematical reasoning ability test given to get results that after use Edmodo-based learning media can improve the mathematical reasoning of students. The conclusion of this research is a learning media based on Edmodo towards the mathematical reasoning ability of students worthy to be applied
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Edmodo terhadap Kemampuan Penalaran Matematis
This study aims to determine the feasibility of Edmodo-based learning media for students' mathematical reasoning skills. Learning using Edmodo-based media has the advantage that it can be done anywhere and anytime so that it can help students become easier in mathematical reasoning. Analysis of mathematical reasoning ability is based on indicators (1) presenting mathematical statements orally, written, drawing, and diagram (2) performing mathematical manipulations (3) examining the validity of an argument and (4) determining the pattern or nature of mathematical symptoms to make generalizations.This research was conducted at SMP Uswatun Hasnah, Cisolok District, Sukabumi District. This research is development research with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.). data collection used in this study is with several instruments namely expert sheets, student questionnaires and 4 questions of mathematical reasoning. The results of the research obtained the percentage of the ideal aspects of content/ material from media experts by 73.3% means that the criteria are feasible, expert material percentage of material aspects of 72.5% means that the criteria are feasible and the learning aspect of 69.1% means that the criteria are feasible, the average of the responses of 10 students is worth 35 which means that the criteria are practical, and the results of 4 questions of mathematical reasoning ability test given to get results that after use Edmodo-based learning media can improve the mathematical reasoning of students. The conclusion of this research is a learning media based on Edmodo towards the mathematical reasoning ability of students worthy to be applied
KESANTUNAN BERBAHASA PADA VIDEO KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS LAPORAN PERCOBAAN SMPN 2 BANJIT TAHUN 2018/2019
Kesantunan berbahasa di lingkungan sekolah, terutama ketika proses pembelajaran menjadi hal yang tidak dapat dikesampingkan karena kesantunan berbahasa berperan sebagai salah satu faktor pendukung ketercapaian tujuan pendidikan pada satuan pendidikan. Oleh karena itu, artikel ini meneliti tentang kesantunan berbahasa dalam rekaman video kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Banjit tahun pelajaran 2018/2019 dengan materi teks laporan percobaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesantunan berbahasa pada kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia tersebut dengan prinsip kesantunan berbahasa teori Geoffrey Leech yang terdiri atas 10 maksim yaitu Maksim Perasaan (Feeling-Reticence Maxim), Maksim Permintaan Maaf (Obligation of S to O Maxim), Maksim Penghargaan (Approbation Maxim), Maksim Berpendapat (Opinion-Reticence Maxim), Maksim Kesederhanaan (Modesty Maxim), Maksim Kedermawanan (Generosity Maxim), Maksim Pemberian Maaf (Obligation Of O To S Maxim), Maksim Kesimpatian (Sympathy Maxim), Maksim Kebijaksanaan/kearifan (Tact Maxim), dan Maksim Kemufakatan (Agreement Maxim). Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik SBLC (simak bebas libat cakap) lalu dilanjutkan dengan teknik dokumenter. Dalam proses penganalisisan data, peneliti menggunakan metode padan pragmatik dan metode kontekstual dengan teknik kualitatif. Hasil yang diperoleh yaitu ditemukan 7 dari 10 maksim, di antaranya: (1) Maksim Kedermawanan (Generosity Maxim) 1 data, (2) Maksim Penghargaan (Approbation Maxim) 4 data, (3) Maksim Kesederhanaan (Modesty Maxim) 1 data, (4) Maksim Kemufakatan (Agreement Maxim) 3 data, (5) Maksim Kesimpatian (Sympathy Maxim) 1 data, (6) Maksim Berpendapat (Opinion-Reticence Maxim) 1 data, dan (7) Maksim Perasaan (Feeling-Reticence Maxim) 1 data. Hasil analisis data diharapkan dapat menjadi refleksi kegiatan pembelajaran agar selalu memperhatikan kesantunan berbahasa dalam bertutur selama proses pembelajaran berlangsung.Kata kunci: maksim, kesantunan berbahasa, Leech, kegiatan pembelajara
Release profile of synthesized coumarin derivatives as a novel antibacterial agent from glass ionomer cement (GIC)
الإعراب التقديري في اللغة العربية ونماذجه في القرآن الكريم
Arabic is a language that has many features compared to other languages in this world. Among the privileges is I’rab. I'rab is a condition of the change in the last line of a word in a sentence due to the variety of amyl or its amendment Without Arabic I’rab, it would be difficult to sort out the meaning of words arranged in a discourse. With I'rab known easily words that are located as mubtada’ (subject in the number of ismiyyah), Khabar (predicate) etc. and will not cause misunderstanding of meaning. I’rab consists of three types namely Lafzhi, Taqdiri and Mahalli. I’rab Taqdiri is the final change of words in an invisible sentence caused by the letter ‘Illat. This research was conducted by the method of library research or the study of literature sourced from the books of syntax (nahwu) and al-Qur’an al-Karim. The author looks at the theoretical places I'rab taqdiri in Nahwu's book and sees an example in the Qur'an
BIAS GENDER DALAM BUKU AJAR AL-ARABIYAH LINNAASYIIN
Arabic has sex differences in its internal structure system. This brings influence to books written in Arabic, among them are books used to study Arabic that has spread in the world of education. Actually a lot of Arabic teaching books that have spread in education with various titles. One of them is quite familiar is the book of Al-Arabiyah Linnasyi'in. This book is one of the recommended textbooks for non-Arabic Arabic students. This research includes library research. Further data is analyzed by using content analysis method (content analysis). The author will directly examine the contents of the text of the book by looking at the contents of the communication qualitatively and interpret the contents of the communications. The results show that gender inequality is still found in the book in terms of word selection, in speech discourse, in pictures and illustrations as well as in the selection of sentence structure. Among the efforts that can be done is to improve the Arabic curriculum by providing a gender balance in the preparation of textbooks as well as educators can also adjust the content of teaching with the situation in the learning process related to gender. Bahasa Arab memiliki perbedaan jenis kelamin pada sistem struktur internalnya. Hal ini membawa pengaruh kepada buku-buku yang ditulis dengan bahasa Arab, diantaranya adalah buku-buku yang digunakan untuk belajar bahasa Arab yang sudah tersebar di dunia pendidikan. Sebenarnya banyak sekali buku-buku ajar Bahasa Arab yang telah tersebar di dunia pendidikan dengan berbagai macam judul. Salah satunya diantarnya yang cukup familiar adalah kitab Al-Arabiyah Linnasyi’in. Buku ini merupakan salah satu buku ajar yang direkomendasikan untuk para pelajar bahasa Arab yang non-Arab. Penelitian ini termasuk library research. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode content analysis (analisis isi). Penulis akan langsung meneliti isi teks buku tersebut dengan melihat isi komunikasinya secara kualitatif dan memaknai isi komunikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan ketidakadilan gender dari buku tersebut dalam hal pemilihan kata, dalam wacana percakapan, dalam gambar dan ilustrasi serta dalam pemilihan struktur kalimat. Diantara upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki kurikulum bahasa Arab dengan memberikan keseimbangan gender dalam penyusunan buku teks serta pendidik juga bisa menyesuaikan isi buhan ajar dengan keadaan dalam proses belajar mengajar terkait gender
PERILAKU GIZI PADA PEMILIHAN MAKANAN SEHARI-HARI SISWA SDIT DAARUL FIKRI
Perilaku ini meliputi pengetahuan, persepsi, sikap dan praktik terhadap makanan serta unsur unsur yang terkandung didalamnya. Pengolahan makanan, dan sebagainya sehubungan dengan kebutuhan tubuh. Sekolah Dasar Islam Terpadu Daarul Fikri adalah sekolah dasar yang menyelenggarakan pembelajran pendidikan gizi melalui melalui mata pelajaran IPA yang dipelajari di kelas V semester genap dengan tema hubungan makanan dan kesehatan sebagai pengetahuan siswa tentang makanan yang bergizi seimbang. Berdasarkan informasi yang diperoleh siswa diharapkan siswa mampu berperilaku gizi yang baik dalam memilih makanan bergizi seimbang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku gizi siswa pada pemilihan makanan sehari hari dari aspek pengetahuan, sikap dan praktik gizi siswa pada pemilihan makanan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 207 siswa dengan jumlah sampel 48 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Tekhnik pengolahan data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan gizi siswa Sebanyak 17% berada pada kategori sangat baik, 38% berada pada kategori baik, 23% berada pada kategori cukup, dan 23% berada pada kategori kurang . Sikap gizi siswa 13% termasuk pada kategori sangat baik, 83% pada kategori baik dan 4% pada kategori cukup. Keterampilan atau praktik gizi 2% berada pada kategori sangat baik, 96% berada pada kategori baik dan 2% berada pada kategori cukup. Rekomendasi penulis Siswa diharapkan dapat menerapkan informasi yang diperoleh terkait pengetahuan gizi pada pemilihan makanan sehari-hari yaitu dengan memilih makanan yang bergizi.;--- This behavior includes the knowledge, perceptions, attitudes and practices of the food as well as the elements contained inside. Food processing and such others, are relation to the needs of the body. Integrated Islamic of Elementary School Daarul Fikri is a primary school, who studied conducting nutrition education through science subjects in class V semester with the theme of the relationship of food and health as students' knowledge of nutritionally balanced food. Based on the information obtained by the student is expected that students are able to behave good nutrition in choosing a balanced nutritious diet. The purpose of this study was to determine how the nutritional behavior of students in the selection of food daily from the aspect of knowledge, attitude and practice of nutrition students in the selection of food everyday. The method used is descriptive qualitative method. The study population as many as 207 students with a sample of 48 students. Data collection tool using tests and questionnaires. Data processing techniques with descriptive analysis. The results showed nutrition knowledge Around 17% of students are in the very good category, 38% are in the good category, 23% are in the category of pretty, and 23% were in the poor category. Nutritional attitudes of students 13% including the excellent category, 83% in both categories, and 4% in enough categories. Skills or nutrition practices 2% is categorized very well, 96% are in the good category and 2% were in enough categories. Recommendations author Students are encouraged to use the information obtained related to the selection of nutritional knowledge daily diet is to choose nutritious foods
ANALISIS YURIDIS PENYALAHGUNAAN DANA BANSOS PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM PEMANFAATANNYA OLEH KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KECAMATAN LARANGAN KOTA TANGERANG
Social welfare is a system of social life and livelihood, both material and spiritual, encompassed by a sense of safety, morality, and inner and outer peace, enabling every citizen to optimally fulfill their physical, spiritual, and social needs for themselves, their families, and the community, while upholding basic human rights and obligations in accordance with Pancasila. Larangan District is one of the areas where the community receives assistance from the Family Hope Program (PKH). The purpose of this study is to determine what are the forms of misuse of the Family Hope Program (PKH) social assistance funds by beneficiary families (KPM) and what factors cause the misuse of social assistance funds in Larangan District, Tangerang City, to identify how the legal aspects (laws) regulate the use of PKH social assistance funds and what legal efforts or solutions can be taken to prevent misuse of social assistance funds by KPM in Larangan District, Tangerang City, to find out what is the impact of misuse of PKH social assistance funds by KPM on the effectiveness of the program in reducing poverty, and whether the local government has carried out an effective supervisory function on the use of PKH social assistance funds in Larangan District, Tangerang City. In this study the author uses empirical juridical research, namely research that uses direct observation, experiments, or data collection based on facts in the field. In conducting research, the author juxtaposes literature studies with primary data sources obtained directly from informants. Primary data sources are obtained from data collection carried out by the author through observation, interviews, and documentation. The research findings revealed the following: forms of misuse of PKH social assistance funds by beneficiaries (KPM) and factors contributing to misuse of social assistance funds in Larangan District, Tangerang City; the legal aspects governing the use of PKH social assistance funds; legal measures or solutions that can be taken to prevent misuse of social assistance funds by beneficiaries (KPM) in Larangan District, Tangerang City; the local government's effective oversight of the use of PKH social assistance funds; and the impact of misuse of social assistance funds on the effectiveness of the PKH Program in reducing poverty in Larangan District, Tangerang City.
Keywords: Misuse, Utilization, Social Assistance Funds, KPM, PK
