1,721,225 research outputs found
Terapi spiritual melalui rukiah syar'iyyah: Studi kasus terapi rukiah Didi Ahmadi di Kasemen Serang Banten
Fenomena ketidakpuasan masyarakat terhadap pengobatan medis dan aspek spiritual telah mendorong sebagian individu untuk mencari alternatif penyembuhan berbasis spiritual. Kepercayaan sebagian masyarakat muslim akan unsur spiritual praktik terapi rukiah, seringkali juga membawa kepada praktik rukiah yang menyimpang dari ajaran Islam. Sehingga, perlunya metode rukiah yang sesuai syariat Islam “syar’iyyah” sebagai salah satu bentuk pengobatan non-medis yang dipercaya dapat menyembuhkan gangguan fisik, mental, dan spiritual akibat pengaruh sihir, jin, dan gangguan gaib lainnya. Penelitian ini membahas terapi spiritual melalui metode rukiah syar’iyyah Didi Ahmadi dengan fokus bahasan; bagaimana metode yang digunakan dalam terapi rukiah syar’iyyah Didi Ahmadi, bagaimana efektivitas rukiah syar’iyyah Didi Ahmadi yang dirasakan oleh pasien untuk mengatasi gangguan fisik, mental dan spiritual serta bagaimana pemanfaatan obat-obatan herbal yang diintegrasikan dalam terapi rukiah syar’iyyah Didi Ahmadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Sumber data primer melalui observasi dan wawancara langsung kepada Didi Ahmadi, pasien yang sedang dan pernah berobat rukiah kepadanya serta murid-murid langsung dari gurunya, KH. Muhammad Soleh bin Muhlisin. Sumber data sekunder meliputi, literatur yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang digunakan melalui tiga cara, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dan teknik validasi data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terapi spiritual melalui metode rukiah syar’iyyah Didi Ahmadi menjadi terapi yang menggunakan pendekatan spiritual Islam yang menjangkau kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Metode yang diterapkan melalui tahapan pra-terapi, intervensi terapi rukiah hingga pasca rukiah seluruhnya sesuai dengan syariat dan efektif untuk mengobati pasien dengan penyakit fisik, mental maupun spiritual yang disebabkan oleh gangguan non-medis. Didukung juga dengan spiritualitas perukiah yang terjaga melalui amalan tarekat. Disertai penggunaan obat herbal yang disinergikan dengan obat herbal kearifan lokal seperti daun sirih, air kelapa hijau dan kuning telur ayam kampung. Integrasi rukiah syar’iyyah dengan penggunaan obat herbal secara signifikan membantu proses pemulihan pasien secara holistik. Dengan demikian, rukiah syar’iyyah dengan sinergi pemanfaatan obat herbal dan alamiah dari kearifan lokal dapat berfungsi sebagai terapi spiritual Islam yang efektif, memberikan implikasi positif dan relevan bagi masyarakat yang mengalami gangguan non-medis
SASTRAWATI DI KIRI JALAN: BIOGRAFI SITI RUKIAH KERTAPATI (1927-1996)
Peggy Nirwanjanti, Sastrawati di Kiri Jalan: Biografi Siti Rukiah Kertapati (1927-1996). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023.
Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan sosok Siti Rukiah sebagai salah satu penulis perempuan Indonesia yang namanya sempat dihapuskan dalam tragedi tahun 1965 karena keterlibatannya dalam kelompok oposisi. Metode penelitian yang digunakan adalah historis dengan pendekatan deskriptif-analitis.
Data penelitian diambil dari tulisan-tulisan Siti Rukiah seperti puisi, cerita pendek, novel dan cerita anak yang terbit dari tahun 1946-1961 terutama dua buah karyanya yang terkenal, Tandus dan Kejatuhan dan Hati. Dengan menggunakan teori hermeneutika, penulis menginterpretasikan karya-karya Siti Rukiah yang sebagian besar bertemakan dan dinarasikan dalam sudut pandang orang pertama sebagai perempuan.
Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini adalah dalam sebagian besar karya Siti Rukiah, kita dapat melihat bagaimana revolusi yang bergejolak sekitar tahun 1940-an sampai 1960-an dari kacamata rakyat kecil terutama kaum perempuan. Dengan sebagian besar tema yang mengusung kisah cinta dan pergumulan batin manusia, Siti Rukiah mampu membawakan narasi yang sederhana namun tetap menarik untuk dibaca. Selain menulis tentang narasi revolusi, kontribusinya terhadap sastra anak juga tidak kalah penting. Sastra anak yang dibawakan oleh Siti Rukiah sarat akan nilai moral dan pengetahuan. Tujuan penulisan skripsi ini diharapkan agar semakin banyak khalayak ramai yang turut mengenal dan mengapresiasi karya-karya milik Siti Rukiah.
Kata Kunci: Siti Rukiah Kertapati, Tandus, Kejatuhan dan Hati
Peggy Nirwanjanti, The Author on the Left Side of Road: A Biography of Siti Rukiah Kertapati (1927-1996). Thesis. Jakarta: History Education Study Program. Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023.
This study aims to introduce the figure of Siti Rukiah as one of the Indonesian women writers whose name was abolished in the tragedy of 1965 because of her involvement in opposition groups. The research method used is historical with a descriptive-analytical approach.
The research data is taken from Siti Rukiah's writings such as poetry, short stories, novels and children's stories published from 1946-1961 especially her most famous works, Tandus and Kejatuhan dan Hati. Using the theory of hermeneutic, the writer interprets the works of Siti Rukiah which are mostly themed and narrated in the first person point of view as women.
The results of the research in this study are that in most of Siti Rukiah's works, we can see how the turbulent revolution around the 1940s to 1960s from the perspective of common, especially women. With most of the themes that carry the story of love and human inner struggles, Siti Rukiah is able to bring a simple but still interesting narrative to read. In addition to writing about the narrative of the revolution, her contribution to children's literature is also important. The children's literature presented by Siti Rukiah is full of moral values and knowledge. The purpose of writing this thesis is expected more people will also know and appreciate the works of Siti Rukiah.
Keywords: Siti Rukiah Kertapati, Tandus, Kejatuhan dan Hat
Implementasi Rukiah dengan Selang di Polewali Mandar: Suatu Kajian Ihya Al-Sunnah
The research discusses the implementation of rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village, Binuang District, Polewali Mandar Regency which will be seen in the review of iḥyā as-sunnah by knowing the problems, namely: 1) What is the quality of the hadith about rukiah? 2) How is the understanding of hadith about rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village? 3) How is the implementation of sunnah values on rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village? This type of research is classified as qualitative based on descriptive field research with the research approach used as sociological approach and phenomenology. The data sources of this research are the Rukiah, Rukiah Patients, Religious Leaders, Traditional Leaders, Village Heads, and the Community. Furthermore, the data collection methods used are observation, interviews, documentation, and reference searches. Then, data processing and analysis techniques are carried out through two processing methods, namely the deductive method and the comparative method, and three stages of data analysis, namely: data presentation, data reduction, and verification then concluding. The results showed that rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village with the study of iḥyā as-sunnah. In the aspect of the quality of the hadith which is the object of research, it is considered as a hadith that can be used as a basis for footing and is supported by the involvement of Muslims in the line of transmission. The understanding of the community regarding this matter shows that the hadith contains legal evidence for the permissibility of doing rukiah and is also an effort to revive the hadith or sunnah of the Prophet Muhammad PBUH. The implementation of sunnah values in rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village is the legal value of the permissibility of doing rukiah and is an effort to revive the sunnah of the Prophet Muhammad PBUH, there is the value of reading the Qur'an, there is the value of helping, and there is the value of da'wah. This research provides an in-depth understanding of the practice of rukiah with a hose in Lemo Baru Hamlet and its relation to the concept of Iḥyā Sunnah in Islamic tradition. The research findings can be a study material for academics, therapists, and observers of Islamic traditions to understand the various implementations of spiritual practices that develop in the community.
Penelitian membahas implementasi rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar yang akan dilihat dalam tinjauan iḥyā as-sunnah dengan mengetahui permasalahan yaitu: 1) Bagaimana kualitas hadis tentang rukiah?. 2) Bagaimana pemahaman hadis tentang rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang?, 3) Bagaimana implementasi nilai-nilai sunnah pada rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru Desa Kuajang? Jenis penelitian ini tergolong kualitatif berbasis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: pendekatan sosiologis dan fenomenologi. Adapun sumber data penelitian ini adalah Perukiah, Pasien Rukiah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Kepala Desa, dan Masyarakat. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Lalu, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui dua metode pengolahan, yaitu metode deduktif dan metode komparatif serta tiga tahapan analisis data, yaitu: penyajian data, reduksi data, dan verifikasi kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang dengan kajian iḥyā as-sunnah. Dalam aspek kualitas hadis yang menjadi objek penelitian dinilai sebagai hadis yang dapat dijadikan sebagai dasar pijakan serta didukung dengan adanya keterlibatan Muslim dalam jalur periwayatannya. Pemahaman masyarakat berkaitan dengan hal tersebut menunjukkan bahwa hadis tersebut mengandung dalil hukum bolehnya melakukan rukiah dan juga merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan hadis atau sunnah Nabi Muhammad saw. Adapun implementasi nilai-nilai sunnah dalam rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang adalah adanya nilai hukum tentang kebolehan melakukan rukiah serta merupakan upaya menghidupkan sunnah Nabi Muhammad saw., terdapat nilai bacaan Al-Qur’an, terdapat nilai tolong menolong, dan terdapat nilai dakwah. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang praktik rukiah dengan selang di Dusun Lemo Baru dan kaitannya dengan konsep Iḥyā Sunnah dalam tradisi Islam. Temuan penelitian dapat menjadi bahan kajian bagi akademisi, terapis, dan pemerhati tradisi Islam untuk memahami ragam implementasi praktik spritual yang berkembang di masyarakat.
 
Prilaku Ekonomi dan Donasi Online di Media Sosial TikTok: Rukiah
Abstrak
Meningkatnya filantropi digital telah mengubah cara individu terlibat dalam donasi, terutama di platform media sosial seperti TikTok. Memahami faktor-faktor ekonomi perilaku yang memengaruhi perilaku donasi daring sangat penting untuk mengoptimalkan strategi penggalangan dana. Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif, yang menggabungkan wawancara mendalam dan analisis konten kampanye terkait donasi di TikTok. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor ekonomi perilaku utama yang memengaruhi keputusan donasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa heuristik emosional, bukti sosial, resiprositas, dan pemberian tanpa gesekan berdampak signifikan terhadap perilaku donasi di TikTok. Peran influencer, paparan algoritmik, dan pelacakan donasi secara real-time mendorong budaya donasi berbasis komunitas yang mendorong pemberian impulsif maupun berkelanjutan. Diskusi ini menyoroti bagaimana arsitektur pilihan dan desain platform memfasilitasi pengalaman donasi yang lancar. Mekanisme pengaruh sosial, seperti perilaku kelompok dan efek ikut-ikutan, semakin meningkatkan partisipasi donasi. Studi ini menyarankan bahwa upaya penggalangan dana digital harus memanfaatkan konten yang menarik secara emosional, dukungan influencer, dan proses pembayaran yang disederhanakan untuk memaksimalkan efektivitas. Studi ini berkontribusi pada perkembangan pengetahuan tentang filantropi digital dengan mengidentifikasi prinsip-prinsip ekonomi perilaku yang mendasari donasi daring di TikTok. Meskipun menawarkan wawasan strategis bagi para penggalang dana, penelitian ini mengakui keterbatasan terkait demografi sampel dan cakupan kualitatif, serta merekomendasikan studi-studi mendatang untuk mengeksplorasi metrik kuantitatif, perilaku donasi lintas platform, dan tren keterlibatan longitudinal.
Kata Kunci: Ekonomi Perilaku; Donasi Online; Penggalangan Dana TikTok; Pengaruh Sosial; Filantropi Digital; Desain Platform
 
KONSTRUKSI SOSIAL PENGOBATAN RUKIAH JAM’IYYAH RUQYAH ASWAJA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP
Skripsi ini di latar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap pengobatan ala Nabi yang dilakukan di Jam’iyyah Ruqyah Aswaja kecamatan Wanareja yaitu pengobatan rukiah. Karena pengobatan rukiah Jam’iyyah Ruqyah Aswaja berbeda dengan yang lain. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini ialah: “Kontruksi Sosial Praktik Rukiah Jam’iyyah Ruqyah Aswaja di Desa Limbangan Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap”.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan memakai studi lapangan (field research). Sedangkan untuk menjawab persoalan yang ada, penulis menggunakan teori Peter L. Berger yaitu teori kontruksi Sosial yang di dalamnya menjelaskan mengenai Eksternalisasi, Obyektivasi, dan Internalisasi.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa kontruksi sosial praktik rukiah menjelaskan tiga proses di dalamnya, yaitu: eksternalisasi, obyektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, praktik pengobatan JRA merupakan pengobatan ala Nabi. Pada tahap obyektivasi terdapat tiga proses yaitu: institusionalisasi, legitimasi, dan habitualisasi. Institusionalisasi bisa dilihat melalui adanya jenis pengobatan yang sudah ada sejak zaman dahulu dan sistem pengobatan tersebut dibentuk organisasi JRA nasional yang mewadahi pengobatan nabi yaitu rukiah. Legitimasi bisa dilihat dari penerimaan mayarakat di kecamatan Wanareja terhadap pengobatan rukiah JRA. Habitualisasi bisa dilihat dari metode pengobatan rukiah yang terus menerus disosialisasikan oleh para praktisi dan anggota JRA yang lain melalui media sosial. Sedangkan pada tahap internalisasi pengobatan rukiah tersebut diinternalisasikan oleh individu-individu muslim sehingga menjadi realitas subyektif. pada tahap ini Pengobatan rukiah JRA menunjukkan bentuk ketaatan terhadap ulama terdahulu, atau tawasul kepada ulama atau Nabi. Sehingga dengan mengikuti pengobatan rukiah berarti mengikuti tradisi nabi dan salafus shalih. Selain itu, dengan mengikuti pengobatan ruukiah JRA berarti termasuk golongan Ahlussunnah Wal Jama’ah
Perempuan dalam Kesunyian: Mengenal Kehidupan dan Karya-karya Siti Rukiah Kertapati (1927-1996)
This article aims to introduce the figure of Siti Rukiah Kertapati as one of Indonesia\u27s female writers. Through her works, we can see the turbulent revolution around the 1940s to 1960s from the perspective of the common person, especially that of a woman. The narrative of women in the revolution presented by Siti Rukiah Kertapati is not grandiose by making the main character a "hero" in the story. The figure of a young woman who is restless between her heart and mind makes anyone who reads it also relate. With most of the themes carrying love stories and human inner struggles, Siti Rukiah Kertapati can bring a simple narrative but is still able to make it an interesting read. The method used is historical with a descriptive-narrative approach. The research data is taken from short stories collected in the book Tandus and the novel Kejatuhan dan Hati with interpretations made by the writer. The results of this research are expected to be useful for the general public to recognize and appreciate the works of Siti Rukiah Kertapati.Keywords: Siti Rukiah Kertapati, women, literatur
Sumber sains dan teknologi Islam / Rukiah Mohamad
Sains dan teknologi mampu membawa manusia kepada kemudahan
dan kesenangan jika digunakan mengikut cara dan aturan yang
digariskan oleh Islam. Artikel ini cuba menghuraikan sumber sains dan teknologi dalam Islam yang bersumberkan al-Qur'an dan al- Sunnah serta tidak menolak sumber akli dan juga dari tamadun yang lain
<Articles>Independent Woman in Postcolonial Indonesia: Rereading the Works of Rukiah
This paper discusses the strategic essentialism of gender and politics in modern Indonesia by rereading literary works of Siti Rukiah (1927-96): her first novel, Kedjatuhan dan Hati (1950), and her collection of poems and short stories Tandus (1952). It locates Rukiah's position in modern Indonesian politics and the literary world to understand how she crafted her literary skills. It highlights the importance of her hometown, Purwakarta, as the locus of her literary development. It argues that as a representative female writer of the time Rukiah offered important contributions to the nation's consciousness of gender equality and liberation from the oppressive social structure
Terapi Islam dan gangguan obsesif-kompulsif: studi kasus penerapan terapi rukiah di Cenlecen Pasongsongan Sumenep
Manusia memiliki potensi untuk merasakan kecemasan saat berada di suatu tempat di dunia ini. Gangguan obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder-OCD) adalah satu gangguan yang bermula dari pikiran yang cemas. Gangguan obsesif-kompulsif merupakan suatu gangguan anxietas, orang yang mengalami gangguan ini pikirannya dipenuhi dengan pemikiran yang menetap dan tidak dapat dikendalikan. Akibatnya individu tersebut dipaksa oleh pemikirannya sendiri untuk terus menerus mengulang suatu tindakan tertentu. Tidak ada kategorisasi jenis kelamin khusus untuk orang yang rentan mengalami gangguan ini, lelaki dan wanita sama-sama berpotensi mengalaminya. Pada sebuah kasus, klien dengan gangguan obsesif-kompulsif dapat menjadikan dirinya begitu terasing dari keluarga dan lingkungannya dengan tindakan-tindakan ritualistik yang sering tidak rasional. Seperti membasuh tangan berpuluh-puluh kali hanya supaya yakin sudah tidak ada bakteri yang menempel. Untuk mengatasai gangguan ini diperlukan sebuah tindakan penyembuhan berupa terapi rukiah. Rumusan masalah penelitian ini terdiri dari dua rumusan: (1) Bagaimana proses Terapi Rukiah dalam menangani klien dengan gangguan Obsesif-Kompulsif di Cenlecen Rajun Pasongsongan Sumenep? (2) Bagaimana hasilTerapi Rukiah dalam menangani klien dengan gangguan Obsesif-Kompulsif di Cenlecen Rajun Pasongsongan Sumenep? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan beberapa narasumber, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh sepenuhnya, peneliti menganalisa data menggunakan kualitatif deskriptif analisis. Semua data diinterpretasikan kemudian dianalisa secara keseluruhan. Hasil dari penelitian ini, adalah: (1) Metode terapi rukiah mengacu pada tahapan konseling (identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, terapi, follow up, evaluasi) dan teknik dari terapi rukiah yang terdiri atas tahap persiapan, tindakan, dan tahap pasca tindakan (tindakan lanjutan). (2) Sedangkan hasil akhir dari terapi rukiah ini adalah berhasil, dilihat dari perubahan yang terjadi pada klien, meski belum terlalu drastis dan signifikan
- …
