292 research outputs found
THE PORTRAIT OF EFL LEARNERS’ CAPABILITY IN WRITING REPORT TEXT: QUALITATIVE RESEARCH AT SMAN 1 RAJAGALUH
RINI ANDRIANI:
Rini Andriani. 14121310348. The Portrait of EFL Learners’ Capability in Writing
Report Text: Qualitative Research at SMAN 1 Rajagaluh.
In Indonesia, English as compulsory subject is learned from junior high
school up to university. According to School-Based curriculum (Depdiknas, 2006:
308) the objective of teaching learning English at Senior High School is that the
students are expected to be able to develop communicative competence both in
written and in spoken form to achieve informational literacy level. Although
English is compulsory subject in Indonesia, most of senior high school students
still have difficulties in learning English, especially writing. Writing is still one of
the most difficult skill for language learners because writing is not just arranging
the words, but writing is a process of thinking and creativity for writer to develop
their ideas, knowledge, information into written language.
The aims of this research are: 1) find out the EFL learners’ capability in
writing report text, 2) find out the difficulties that are faced by EFL learners when
writing report text. Therefore, the analysis mainly employs qualitative methods
which is descriptive qualitative. In qualitative study, the researcher is the main
instrument for gathering and analyzing the data (Ary et. al., 2010: p 424). This
study used observation, interview and documentation as the techniques of
collecting data. Participants of this research are the second grade EFL learners of
SMAN 1 Rajagaluh, exactly in XI MIPA 4.
This study reveals that EFL learners’ capability in writing report text is
categorized as fair to poor. They are still difficult to develop and express their idea
to the written text. It indicates that the teacher in teaching process has to concern
more to touch language structures, text functions, themes or topics, creative
expression, composing processes, content, genre and contexts of writing (Hyland,
2003: 2). In addition, the difficulties that are faced by the students when writing
the report text are vocabulary, grammar and developing or expressing their idea
into written text.
Keywords: EFL learners, writing capability, writing difficulties, report tex
STUDI KOMPERATIF BUDIDAYA UDANG, BANDENG DAN KEPITING DI DESA DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH
Rini Andriani, "Studi Komperatif Budidaya Udang, Bandeng Dan Kepiting Di Desa Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh" Di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Indra, MP sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. Edy Marsudi, M.Si sebagai pembimbing kedua.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yang mana lebih menguntungkan antara budidaya udang, bandeng dan kepiting. Data yang digunakan untuk penulisan laporan ini adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dilapangan dengan menggunakan metode survey. Metode pengambilan sampel digunakan secara simpel random sampling, besamya sampel dalam penelitian ini adalah sebesar l 00 % dari 3 orang untuk budidaya kepiting sehingga diperoleh sampel 3 orang untuk budidaya kepiting sedangkan sebesar 50 % dari 17 orang untuk budidaya udang dan 20 orang untuk budidaya bandeng sehingga diperoleh sampel 9 orang untuk budidaya udang dan 10 orang untuk budidaya bandeng.Model analisis dalam penelitian ini adalah dengan memakai uji statistik t'. Berdasark an hasil penelitian, diperoleh t a 299,5 > ta taraf 5% = 2,23 maka Ha diterima dan tolak. Ho, artinya tingkat keuntungan budidaya udang lebih besar dari pada budidaya kepiting. Untuk t cari 4145,6 > t tabcl taraf 5% = 2,11 maka Ha diterima dan tolakHo, artinya tingkat keuntunganbudidaya udang lebih besardari pada budidaya bandeng. Untuk t cari 1398,6 > t tabcl taraf 5% = 2,20 maka Ha diterima dan tolak Ho, artinya tingkat keuntungan budidaya kepiting lebih besar
Perspektif Fiqh Muamalah tentang jual beli Tanah sistem Kemplangan di Desa Rancasari Kecamatan Kabupaten Subang KABUPATEN SUBANG
Rini Andriani : “Perspektif Fiqh Muamalah Tentang Jual Beli Tanah Sistim Kemplangan di Desa Rancasari Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang”.Jual beli tanah sistim kemplangan telah lama dilakukan oleh masyarakat
petani di Desa Rancasari Kecamatan Pamanukan kabupaten Subang. Caranya adalah dengan menaksir luas tanah dan harga tanah. Tanah yang dijual dengan sistim kemplangan adalah tanah yang jauh dari jalan raya dan lingkungan penduduk jenis tanahnya adalah tanah tanggul, tanah seblokan, tanah bekas empang dan tambak yang sudah tidak produktif. Pada umumnya tanah yang akan dijual selalu ditentukan ukurannya, ada yang permeter persegi adapula yang perbata. Untuk sistim kemplangan ukuran tersebut tidak berlaku. Dengan latar belakang masalah tersebut diajukan tiga pertanyaan, yaitu :
(1) Apa latar belakang adanya jual beli tanah sistim kemplangan (2) Bagaimana Proses pelaksanan akad jual beli tanah sistim kemplangan (3) Bagaimana jual beli
tanah sistim kemplangan dalam perspektif fiqh muamalah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jawaban tiga masalah tersebut. Jual beli dianggap sah apabila dilakukan dengan prinsip saling meridhai sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 29. Saling meridhai
secara praktis dijabarkan oleh fiqh dengan terpenuhinya rukiui dan syarat jual beli,yakni adanya kedua belah pihak, adanya ijab kabul, dan adanya barang yang dijualbelikan.
Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif, menggambarkan kasus yang terjadi dilapangan secara apa adanya. Sumber data primer adalah para petani
penjual tanah dan pembeli, data sekundemya adalah buku-buku fiqh mu’amalah.Jenis data penelitian ini bersifat kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara dan pengamatan. Setiap data yang terkumpul diklasifikasikan dan dianalisis isinya dengan metode analisis isi.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa latar belakang adanya jual beli tanah sistim kemplangan adalah karena jenis tanah seblokan, tanah tanggulan,dan tanah empang atau tambak yang tidak produktif telah biasa dijual dengan cara
dikemplang, jika cara menjualnya diukur, maka tanah tersebut sulit untuk laku.Proses pelaksanaan jual belinya adalah penawaran tanah dari pemilik, penaksiran luas tanah dan penawaran harga dari calon pembeli. Jika kedua belah pihak
sepakat maka teijadilah ijab kabul. Dalam perspektif fiqh mu’amalah jual beli sistim kemplangan telah memenuhi rukun dan syarat jual beli. Jual beli tersebut tidak mengandung gharar dan terhindar dari spekulasi para pihak dalam meraih
keuntungan. Hal itu disebabkan jenis tanah yang dijual adalah khusus dengan cara kemplangan. Harga yang ditaksir pun didasarkan kepada standar harga pasaran untuk jenis tanah kemplangan. Kebiasaan penjual dan pembeli tanah kemplangan dapat dikatakan sebagai adat yang shahih, yakni adat yang tidak bertentangan dengan syarat yang qath 7 dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah, bahkan sama sekali
tidak bertentangan dengan akal yang sehat
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Model Siklus Belajar 4E untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Tembelang Jombang
ABSTRAK Rahayu, Rini Tri Andriani. 2013. Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terpadu Model Siklus Belajar 4E untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tembelang Jombang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M.S., (II) Dr. Fatchur Rohman, M. Si. Kata Kunci : Modul Pembelajaran, IPA Terpadu, siklus belajar. Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Tembelang Jombang sudah cukup baik karena beberapa proses pembelajaran di dalam kelas telah berpusat pada siswa, serta sarana dan prasarana yang sudah cukup memadai, untuk memudahkan melakukan kegiatan pembelajaran. Pembelajaran sering dilakukan dengan mengerjakan LKS dengan alasan untuk mempersingkat waktu pembelajaran. LKS yang dimiliki siswa bentuk produknya kurang menarik, berisi kumpulan soal-soal yang tidak bersifat konstruktif, sehingga minat belajar siswa berkurang dan hal ini berdampak pada hasil belajar yang kurang memuaskan. Modul pembelajaran IPA terpadu dapat membantu siswa SMP Negeri 1 Tembelang Jombang kelas VIII dalam mempelajari prinsip, konsep, dan proses pada materi bahan kimia dalam makanan dan sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul pembelajaran IPA terpadu untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tembelang Jombang.Penelitian ini termasuk penelitian Research & Development dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan, dengan tahapan: 1) Define (penentuan masalah), 2) Design (pemilihan media), 3) Develop (pengembangan produk), dan 4) Disseminate (penyebarluasan produk). Pengembangan modul pembelajaran IPA terpadu ini hanya dilakukan sampai tahap ketiga yaitu Develop. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa skor angket penilaian dari validator, skor angket penilaian modul oleh siswa, dan penilaian hasil belajar siswa; sedangkan data kualitatif berupa saran dan komentar dari validator maupun siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi produk, angket siswa, dan lembar penilaian hasil belajar siswa. Uji coba skala terbatas dilakukan kepada siswa kelas VIII bilingual SMP Negeri 1 Tembelang Jombang yang berjumlah 20 orang. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli pengembangan dan guru memperoleh nilai 89,23% untuk modul guru, 89,31% untuk modul siswa, ahli materi memberikan nilai 89,55%, dan ahli bahasa memberikan nilai 88,12%, dan dari angket siswa memperoleh nilai 93,00%. Data menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan bersifat valid dan tidak perlu untuk direvisi. Berdasarkan data uji coba, rerata nilai tes kognitif siswa secara klasikal adalah 82,83; rerata hasil belajar afektif siswa secara klasikal adalah 83,70% dengan kriteria A, sedangkan rerata nilai hasil belajar psikomotor siswa secara klasikal adalah 82,31 dengan kriteria baik. Pembelajaran dengan menggunakan modul pembelajaran IPA terpadu terbukti dapat mengefisiensikan waktu pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran
LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK KARYA RINI YHI KOWANI
Praktik pengalaman lapangan mengajar bertujuan agar mahasiswa dapat menyampaikan dan menjelaskan materi tentang busana kepada para siswa guna menunjukkan semua kompetensi yang telah dimiliki, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman nyata khususnya tentang pelaksanaan Kegiatan PPL secara intensif dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2015 bersamaan dibukanya tahun ajaran baru 2015-2016 yang meliputi materi teori dan praktik.
Kegiatan PPL Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2015 di SMK Karya Rini YHI KOWANI Yogyakarta diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan mahasiswa secara personal maupun lembaga sekolah. Selain itu mahasiswa memperoleh penge-tahuan baru ya ng sangat berarti bagi peningkatan kualitas diri mas-ing- masing mahasiswa yang tidak diperoleh dari bangku perkuli-ahan. Program PP L Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2015 di SMK Karya Rini YHI Kowani merupakan satu hubungan mutualisme yang per-lu dilestarikan.
Dalam kegiatan PPL, mahasiswa mendapat mata pelajaran sesuai dengan jurusan dan pembimbing yang telah ditentukan, untuk ju-rusan busana terdapat Mata Pelajaran Desain Busana untuk kelas X dan kelas XII. Setiap guru pembimbing mengampu 2 mahasiswa dan harus memenuhi 6 x pertemuan. Diharapkan mahasiswa dapat menyampaikan materi dengan baik.
Kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh praktikan berkaitan dengan Mata Pelajaran Desain Busana kelas X Busana antara lain yaitu penyusu-nan RPP, hand out atau jobsheet, media pembelajaran serta penilaian un-tuk materi unsur desain, prinsip desain, bagian-bagian busana, macam-macam garis leher, macam-macam kerah dan macam-macam lengan. Se-dangkan kegiatan yang dapat dilaksanakan berkaitan dengan Mata Pelaja-ran Desain Busana kelas XII Busana yaitu penyusunan RPP, hand out dan jobsheet serta media pembelajaran dan penilaian untuk materi macam-macam teknik penyajian desain, desain sketching, presentation drawing, presentation drawing dan fashion illustration
Comment on “Petrographic features influencing basic geotechnical parameters of carbonate soft rocks from Apulia (southern Italy)” [Eng. Geol. 233: 76–97]
This comment discusses a recent paper by Festa et al. (Eng. Geol. 233: 76–97, 2018), in which they illustrate the relationships between fabric features and, basic physical and mechanical parameters of carbonate soft rocks from Apulia by means of a comparison between qualitative information from petrographic analysis in thin sections and quantitative experimental data from laboratory geotechnical tests.
In the opinion of the author of this comment, some considerations and clarifications have to be made based on the data presented by Festa et al. (2018) in their paper and, results of new and previous studies on this specific topic published in international journals, scientific books and conference proceedings
Pengaruh Motivasi Dan Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Medan
Produktivitas merupakan pencapaian itu harus didukung dengan adanya
kerja sama yang baik dalam suatu perusahaan, karena kerja sama merupakan hal
yang penting dalam pencapaian tujuan perusahaan. Dimana pencapaian tujuan
perusahaan ini akan menjadi lebih baik kedepannya. Motivasi merupakan
berbagai usaha yang dilakukan oleh manusia tentunya untuk memenuhi keinginan
da kebutuhannya. Kepemimpinan merupakan upaya seseorang yang mencoba
untuk mempengaruhi tingkah laku ini bertujuan mencapai tujuan perorangan,
tujuan teman, atau bersama-sama dengan tujuan organisasi yang mungkin sama
atau berbeda.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan
kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PDAM Tirtanadi
Cabang Tuasan Medan.
Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap di
PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Medan yang berjumlah 37 orang. Penulis
mengambil tekhnik sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan
sampel yaitu sebanyak 37 orang.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket)
dan data dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji
regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji determinasi.
Motivasi secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap
produktivitas kerja karyawan pada PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Medan, yang
ditunjukkan oleh hasil uji t sebesar 1.009 dengan nilai signifikan 0,320, dimana
nilai sig t lebih besar dari = 0,05. Kepemimpinan secara parsial mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PDAM
Tirtanadi Cabang Tuasan Medan, yang ditunjukkan oleh hasil uji t sebesar 2.272
dengan nilai signifikan 0,030, dimana nilai sig lebih kecil dari = 0,05. Motivasi
dan kepemimpinan mempunyai pengaruh secara simultan dan signifikan terhadap
produktivitas kerja karyawan pada PDAM Tirtanadi Cabang Tuasan Medan, yang
ditunjukkan oleh hasil uji F dengan nilai sebesar 4.224 dengan niali sig 0,023
dimana niali sig F lebih kecil dari = 0,05
Pengaruh pemberian kapur (Calsiumcarbonat) dan pupuk kandang terhadap ketebalan dinding sel dan pertumbuhan tanaman tomat (lyeopersicum esculentum mill)
PRILIA DWI ANDRIANI. J 201 89 0253. PENGARUH PEMBERIAN KAPUR (CaCO3) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP KETEBALAN DINDING SEL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.). (Dibawah bimbingan KOEN PRASENO dan TYAS RINI SARASWATI).
Penelitian ini .telah dilakukan di Laboratorium Struktur dan Fungsi Biologi, Fakultas MIPA - UNDIP Semarang, pada bulan September - Nopember 1994. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kapur (CaCO3) dan pupuk kandang terhadap tebal dinding sel akar, batang maupun daun serta pertumbuhan tanaman tomat yang meliputi tinggi tanaman, jumlah bunga, berat basah dan berat kering tanaman. Selain itu juga mengetahui apakah ada intraksi antara kapur dan pupuk kandang dalam mempengaruhi tebal dinding sel dan pertumbuhan tanaman tomat.
Penelitian ini terdiri dari 16 macam perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang 2 kali. Adapun kapur yang dipakai adalah dosis 0 gr ; 1,5 gr; 3 gr dan 6 gr. Sedangkan pupuk kandang yang dipakai adalah dosis 0 gr; 20 gr, 40 gr dan 80 gr. Percobaan ini bersifat faktorial dengan Rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap dan dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kapur sampai 6 gr dapat meningkatkan tebal dinding sel akar, batang maupun daun serta jumlah bunga dan menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata. Sedangkan pada perlakuan pupuk kandang sampai dosis 80 gr dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah bunga, serta berat basah tanaman dan menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata. Tetapi balk kapur maupun pupuk kandang tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap berat kering tanaman. Dan dari percobaan tersebut antara kapur dan pupuk kandang tidak menunjukkan interaksi
SOCIAL CRITICISM IN NOVEL BABBITT BY SINCLAIR LEWIS
FITA ANDRIANI. Social Criticism in Novel Babbitt by Sinclair Lewis (Supervised by M. Syafri Badaruddin and Abidin Pammu)The purpose of this research is to analyze social criticism by looking at American social conditions as reflected in novel Babbitt and the problems experienced by the characters in the story.This study uses a genetic structuralism approach that discusses the intrinsic and extrinsic elements of literary works. The data were analyzed by using descriptive qualitative methods. The source of this research is the novel Babbitt by Sinclair Lewis published by The New American Library of World Literature in New York in 1962.Based on the results of the analysis, the writer found criticisms submitted by the author on the social conditions at that time. The social conditions reflected in novel Babbitt include economic development, technological growth and lifestyle. The social criticism conveyed by the author in the story is about a culture of materialism that makes everyone only oriented towards money. Another criticism conveyed by the author is about moral degradation by committing law-breaking action, hypocrisy, corruption, and collusion. And finally, the criticism conveyed is about the commercialization that touches the realm of religion and the standardization of life for the middle class who live based on social standards and conformity so that they lose their freedom, identity and happiness.Keyword: Social Criticism, Genetic Structuralism, Social ConditionABSTRAKFITA ANDRIANI. Social Criticism in Novel Babbitt by Sinclair Lewis (Dibimbing oleh M. Syafri Badaruddin dan Abidin Pammu)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dengan melihat kondisi sosial Amerika yang direfleksikan melalui novel Babbitt dan masalah-masalah yang dialami oleh para tokoh dalam cerita tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan strukuralisme genetik yang membahas unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Babbitt karya Sinclair Lewis yang diterbitkan oleh The New American Library of World Literature di New York tahun 1962. Berdasarkan hasil analisis, penulis telah menemukan kritik yang disampaikan pengarang terhadap kondisi soasial pada saat itu. Kondisi sosial yang tercermin dalam novel Babbitt meliputi pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan gaya hidup. Kritik sosial yang disampaikan pengarang dalam cerita yaitu tentang budaya materialisme yang membuat setiap orang hanya berorientasi kepada uang. Kritik lain yang disampaikan adalah tentang degradasi moral dengan melakukan tindakan melanggar hukum, hipokrit, korupsi, dan kolusi. Dan yang terakhir, kritik yang disampaikan adalah tentang komersialisasi yang menyentuh ranah agama dan standarisasi hidup kelas menengah yang hidup berdasarkan standar sosial masyarakat dan kesesuaian sehingga menjadikan mereka kehilangan kebebasan, jati diri dan kebahagiaan. Kata Kunci: Kritik Sosial, Strukturalisme Genetik, Kondisi Sosialviii + 57 hlm.; 20 x 29 cm
PERUBAHAN HARGA SAHAM, RETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM, ABNORMAL RETURN, DAN TOTAL SAHAM YANG DIPERDAGANGKAN PADA PERUSAHAAN FARMASI AKIBAT PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perubahan harga saham, return saham, volume perdagangan saham, abnormal return, dan total saham yang diperdagangkan pada perusahaan farmasi akibat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang menguji hipotesis dan menggunakan data sekunder. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga didapatkan sebanyak 5 perusahaan. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda dengan bantuan Eviews 12 dan Microsoft Excel 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada harga saham, volume perdagangan, return saham dan abnormal return serta jumlah saham yang beredar sebelum dan sesudah pengumuman WFH di Indonesia pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
- …
