70 research outputs found
PENGARUH PERENCANAAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. KARYA AGUNG SAWITA PADANG LAWAS SUMATERA UTARA
ABSTRAK
Syafni Mandasari : Pengaruh Perencanaan Karir Terhadap Kinerja Karyawan PT. Karya Agung Sawita Padang Lawas Sumatera Utara
Penelitian ini dilakukan pada PT.Karya Agung Sawita Padang Lawas Sumatera Utara, yang merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit. Hasil produksi perusahaan ini adalah Crude Palm Oil (CPO ) yaitu minyak kelapa sawit kasar atau minyak yang setengah jadi. Lokasi pabrik ini di desa Paso-Paso Sibodak, Kecamatan Padang Lawas Sumatera Utara, dengan kapasitas pengolahan kelapa sawit 50 ton per jam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perencanaan karir berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Karya Agung Sawita Padang Lawas Sumatera Utara. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Deskriptif. dengan metode penyebaran angket dan dokumentasi. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu mengambil 50 % dari jumlah popilasi. Artinya jika jumlah populasi 106 orang karyawan maka yang akan dijadikan sampel yaitu 50 % atau 53 orang karyawan.Untuk mengetahui berapa besar pengaruh Variabel bebas (x) terhadap Variabel terikat (y) digunakan Analisis Linier Sederhana diperoleh persamaan Y = 20,921 + 1, 677 X. sedangkan berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa variabel perencanaan karir berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan berdasarkan perhitungan nilai koefisien determinasi (r2) diperoleh nilai adjusted r square sebesar 0,654. Hal ini menunjukkan bahwa variabel perencanaan karir termasuk kategori berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Karya Agung Sawita Padang Lawas Sumatera Utara.
Kata kunci : Perencanaan Karir, Kinerja, Karyawa
EVALUASI KESESUAIAN PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP ASET TETAP BERDASARKAN PSAP NOMOR 07: STUDI LAPANGAN KPPN SURAKARTA PERIODE 2013-2015
ABSTRACT SUITABILITY ACCOUNTING TREATMENT EVALUATION OF FIXED ASSETS BASED ON GOVERNMENTAL ACCOUNTING STANDARD STATEMENT (PSAP) NUMBER 07: FIELD STUDY AT KPPN SURAKARTA PERIOD 2013 – 2015 AISYAH MANDASARI F3313012 In Financial Statement arrangement that obeys the Government Accounting Standard (SAP) which is used in government environment should be able to show the responsibility and validity in order to consider the public accountability. The Statement of Financial Position contains of fixed assets in a significant amount. KPPN Surakarta as one of government institution gets its assets through capital budget from APBN or other justified revenues, therefore it is classified as State-owned Goods (BMN). Fixed assets that are well-managed based on accepted standard indicates a good public governance. The recording of State-owned Goods at KPPN Surakarta has been using a Management and Accounting Information Systems of State-owned Goods, hereinafter abbreviated as SIMAK BMN. Through this system, it can be shown that the recording meets its accountability at once. The implementation according standard influences the relevance of information, because it reflects the real condition. The purpose of this research is to evaluate the suitability of accounting treatment based on PSAP number 07 at KPPN Surakarta within 2013 -2015. This research is done by gathering the primary data from primary sources such as Financial Statement, direct interview, direct observation and test of control, also comparing between theory and the implementation. Overall, the accounting treatment of fixed assets at KPPN Surakarta indicates that the implementation has been done properly based on PSAP Number 07, although in several case fixed assets that has removed or has been through removal process will be reused, since the new fixed assets have not been exist yet. Based on the result of research, the author give recommendation about time management to apply the budget for getting new fixed assets. Keyword: Fixed Assets, PSAP Number 07, Accounting Treatment
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH
This research was conducted at Karang Anyar 01 SDN Bangkalan. With the subject of the study were 34 fourth grade students. This study aims to determine the effect of contextual learning on the learning achievement of class IV students in civic education subjects at SDN Karang Anyar 01 Bangkalan. To find out the hypothesis proposed by the author is accepted and rejected. So the author uses data analysis with the t-test in the Paired Sample t-Test category, namely the t test used to determine whether or not there are differences in the mean between the two groups of pairs in pairs (related). The conclusion of the results of this study is "There is the effect of contextual learning on the learning achievement of class IV students in civic education subjects in SDN Karang Anyar 01 Bangkalan". Which shows t-count obtained at 9.0992. With a significant level of 5% it is worth 1,993. In other words, the price of t count is greater than t table that is 9,0992 > 1,993 so automatically, the alternate hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected
UPAYA GURU PROFESIONAL DALAM MENERAPKAN MEDIA MEMBACA UNTUK PESERTA DIDIK DI TK DESA KALIREJO
ABSTRAK
Penelitian mengenai Upaya Guru Profesional Dalam Menerapkan Media Membaca Untuk Peserta Didik di Desa Kalirejo. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya guru professional dalam menerapkan media membaca untuk peserta didik di Desa Kalirejo. Rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah upaya guru professional di Taman Kanak-kanak Desa Kalirejo yaitu NS dan R dalam menyusun media membaca melalui permainan kartu huruf karena media ini sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Terdapat perbedaan dalam penerapan media kartu huruf di TK Desa Kalirejo pada kelas A dan B yaitu terletak pada pada kegiatan pra permainan kartu huruf, penerapannya serta kendala yang dihadapi oleh bunda NS dan R. Selain itu, juga terdapat persamaan dalam penerapan media kartu huruf yaitu terletak pada proses pembuatan media kartu huruf
Recommended from our members
ESSAYS ON FIRM PERFORMANCE AND AGRIBUSINESS
This dissertation comprises three studies on environmental economics, agricultural economics, and industrial organization. More specifically, these studies relate to how firm characteristics interact with firm performance from environmental, economic, and social perspectives. The first study investigates the association between export orientation and carbon dioxide (CO2) productivity in the Indonesian agri-industry, finding a positive link that varies by industry, ownership, size, and location. The second study evaluates the impact of the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) regulation on the economic and social performance of crude palm oil (CPO) firms. The results reveal that the regulation reduces sales but does not affect value-added, with positive effects seenin government-owned and Java-based firms. The third study explores how different types of firms (private and public) respond to different R&D policies (subsidy schemes) and which R&D policy is the most welfare-enhancing, given more complex parameters (spillovers and privatization degrees). The results show that, for most privatization degrees, a mixed subsidy is most beneficial when spillovers are minimal, while R&D subsidies become more effective as spillovers increase
BEST PRATICE MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA KELAS IX SMP NEGERI 15 TAMBUSAI UTARA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI STRATEGI COPY THE MASTER
The Problem Based Learning using Copy the Master strategy through Audio Visual media (short films) can be used to improve the ability to write short stories because these models, strategies, and media provide students with idioms to find and start short story writing activities. The activity of writing short stories in the process of good practice by author has shown an increase in the ability to write short stories. The improvement in the ability to write short stories made by students can be seen from the increase in the enthusiastic learning process and the work in the form of short stories
PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN (SBK) MATERI SENI RUPA MENGGAMBAR KELAS 4 DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL ULUM KARANG BINANGUN BELITANG OKU TIMUR
Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini dibuat sebagai berikut untuk mengetahui bagaimana sistem belajar mengajar yang baik untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar; untuk mengetahui lebih jelas tipe gaya belajar visual siswa dalam proses pendidikan; dengan mengetahui tipe gaya belajar siswa, guru dapat mudah dengan memadukan kreativitas siswa melalui gaya belajar yang mereka miliki.Adapun permasalah dari data-data yang adabahwa siswa-siswi kelas 4 MI Darul Ulum Karang Binangun Belitang OKU Timur mudah bosan dalam proses pembelajaran SBK materi seni rupa menggambar, Siswa seolah menganggap menggambar itu sulit dalam mengikuti pembelajaran sehingga kurangnya semangat dalam mengembangkan karyanya di kelas. Kurangnya pemahaman guru tentang tipe gaya belajar visual siswa sehingga siswa kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran SBK. Dari sejumlah 17 siswa 10 diantaranya sudah mempunyai gaya belajar visual yang terarah, sedangkan 7 siswa lainnya hampir mendekati karakteristik gaya belajar siswa. Dengan karakteristik yang telah ada ini, penulis dapat dengan mudah mengembangkan ilmu kepada siswa kelas 4 MI Darul Ulum. Dengan gaya belajar siswa guru dapat membangkitkan kreativitas siswa yang mulanya tidak kreatif menjadi kreatif, yang awal mula pasif menjadi sedikit aktif dengan gaya belajar yang ia miliki. Berdasarkan penelitian penulis bahwa penelitian ini berhasil untuk siswa kelas 4 menjadi kreatif dengan hasil karya menggambar mereka yang berwarna-warni inilah penulis menyimpulkan bahwa siswa kelas 4 memiliki kreativitas, ada 7 siswa tergolong sangat kreatif dalam menggambar di kelas, sedangkan 10 siswa lainnya tergolong kreatif setelah adanya penelitian.Dapat disimpulkan bahwa dari uji data dengan menggunakan Korelasi Product Moment ini bahwa “ada hubungan antara gaya belajar siswa terhadap kreativitas siswa mata pelajaran SBK materi seni rupa mengambar” karena keriteria apabila < r tabel maka Ho diterima jika > r tabel maka Ho ditolak. Dapat dinilai bahwa df 15 pada taraf 5%= 0,514 dan 1% = 0,641, jika kita menggunakan salah satu dari r tabel maka dapat dinilai (3,919) > r tabel (0,641), berarti Ho ditolak. </jats:p
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN : STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2012-2015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh intelectual
capital terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015.
Dengan menggunakan model pulic-Value Added Intellectual Coefficients (VAIC),
penelitian ini menguji hubungan intellectual capital (VAIC) terhadap kinerja keuangan
(ROA) dan nilaiperusahaan (PBV).
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Bursa Efek Indonesia
dengan populasi 14 perusahaan sub sektor makanan dan minuman. Metode
pemilihan sampel adalah purposive sampling, sehingga di peroleh sampel
sebanyak 12 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015. Analisis data menggunakan alat analisis
uji regresi linier berganda dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas,
uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Pengujian
hipotesis dilakukan dengan pengujian t, uji f, dan determinasi (R
).
Hasil analisis data atau regresi linier berganda menunjukkan bahwa
2
intellectual capital berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dan nilai
perusahaan.
Kata Kunci : Intellectual Capital, Kinerja Keuangan, Nilai Perusahaan
PENGATURAN TENTANG POSISI DOMINAN MINIMARKET DENGAN SISTEM FRANCHISE DAN DAMPAKNYA TERHADAP TOKO-TOKO TRADISIONAL (Studi Kasus di Minimarket Indomaret Sleman)
In the area there are many Minimarket Sleman rampant, one of which is Indomaret. Indomaret have by dominant position as defined in the Act No. 5 of 1999 Article 1 paragraph (4) Jo Article 25 paragraph (1), the existence Indomaret lined with traditional shops, causing store owners traditionally been very troubled by the existence of rival unhealthy sleman particular area, because the distance between traditional stores with the Mini is less than 500 meters. The purpose of this study to determine the settings that sleman minimarket dominant position contrary to Article 25 paragraph (1) of Law Number 5 Year 1999 concerning Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition.
Regarding the distance with the fact that there are many franchise businesses that oppose Sleman decree No. 13 of 2010 Section 6 On the Setup Area Modern Stores and Shopping. By this author normative research methods. The conclusion of the authors that the lack of enforcement minimarket doing and has a dominant position in violation of the distance to the many traditional stores that have been determined by the decree of Sleman, no local regulation that strengthens enforcement. Advice from the author for the Government to make immediate Sleman local regulation regarding the Arrangement Area Stores and Shopping Mall Modern Explicitly and consistent law enforcement presence
Analisis Perbandingan Kelayakan Usahatani Cabai Merah (Capsiccum Annum L.) dengan Cabai Rawit (Capsiccum Frutescens L.) (Studi Kasus : Desa Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan produktivitas usahatani cabai
merah dan cabai rawit 5 tahun terakhir, untuk mengetahui karakteristik petani cabai merah
dan cabai rawit, untuk mengetahui perbandingan pengaruh input(bibit, pupuk, dan
pestisida) terhadap output antara usahatani cabai merah dan cabai rawit, untuk mengetahui
perbandingan pendapatan antara usahatani cabai merah dengan cabai rawit, dan untuk
menganalisis perbandingan kelayakan usahatani cabai merah dan cabai rawit di daerah
penelitian.
Metode Penentuan daerah dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu daerah dipilih secara
sengaja dengan mempertimbangkan waktu dan jangkauan peneliti. Metode penelitian
pengambilan sampel yang digunakan adalah metode Slovin dengan batas toleransi
kesalahan sebesar 10%. Data yang digunakan data primer dan data sekunder. Metode
analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis usahatani, analisis
regresi berganda, metode analisis U Mann Whitney, dan metode analisis kelayakan R/C
ratio dan B/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan
karakteristik antara petani cabai merah dan cabai rawit yaitu pada luas lahan yang
diusahakan dan jumlah tanggungan petani. Terdapat perbedaan pengaruh input terhadap
output antara usahatani cabai merah dan cabai rawit. Produktivitas cabai merah dan cabai
rawit di Desa Hinalang cenderung mengalami peningkatan selama 5 tahun terakhir.
Terdapat perbedaan pendapatan antara petani cabai merah dan cabai rawit. Pendapatan
petani cabai merah sebesar Rp. 171.849.383,2/ masa tanam untuk setiap Hektarnya (Ha),
sedangkan usahatani cabai rawit hanya menghasilkan Rp 120.573.540 / masa tanam untuk
setiap Hektarnya (Ha). Dengan demikian pendapatan petani cabai merah lebih besar
dibandingkan dengan pendapatan cabai rawit. Kelayakan usahatani cabai merah dan cabai
rawit berbeda dimana nilai R/C dan B/C usahatani cabai merah berturut-turut sebesar 3,24
dan 2,25. Sedangkan nilai R/C dan B/C usahatani cabai rawit berturut-turut sebesar 1,96
dan 1,01. Dengan demikian usahatani cabai merah lebih layak diusahakan dan
dikembangkan secara ekonomi dibandingkan dengan usahatani cabai rawit.133 HalamanSkripsi Sarjan
- …
