33 research outputs found
PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN BANK TERHADAP PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DI LUAR PULAU JAWA
PUTRI HUMAIROH. The Influence of Profitability and Bank Size on Non
Performing Financing Sharia Finance Banking in Outside Java Island. In
2016. Faculty of Economics, Universitas Negeri Jakarta. 2017.
This purpose of this research is to analyze the influence of profitability and bank
size on non performing financing sharia finance banking. This type of research is
correlational method and using secondary data from annual report published by
Sharia Finance Bank and Statistic Data from Badan Pusat Statistika. The
techniques used for sampling is simple random sampling, hence 40 Sharia
Finance Bank with a total sample of 36 Sharia Finance Bank were obtained.
The non performing financing (dependent variable) is measured by NonPerforming
Financing
(NPF),
While
the
independent
variable
are
the
profitability
is
measured
by
Return
on
Equity
(ROE)
and
bank
size
is
measured
by
total
assets.
The data analysis technique used was multiple linear regression, and the
hypothesis test consist of t-test and F-test.
T-test results showed that bank size have no influence and significant on the non
performing financing sharia finance bank. Profitability has negative influence and
significant on the non performing financing sharia finance bank. While the Fresults
the economy growth, profitability, and bank size simultantly has positive
and significant influence on the non performing financing sharia finance bank
UPAYA GURU EKONOMI MEMBERI PEMAHAMAN SISWA TENTANG PRINSIP-PRINSIP ISLAM PADA PROSES PEMBELAJARAN EKONOMI DI MADRASAH ALIYAH DINIYAH PUTRI PEKANBARU
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui upaya guru ekonomi
memberi pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip Islam dalam proses
pembelajaran ekonomi di Madrasah Aliyah Diniyah Putri Pekanbaru. Sedangkan
rumusan masalahnya adalah bagaimana upaya guru ekonomi memberi
pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip Islam dalam proses pembelajaran
ekonomi di Madrasah Aliyah Diniyah Putri Pekanbaru.
Subjek dalam penelitian ini guru ekonomi dan siswa kelas XI IPS yang
berjumlah 17 orang, sedangkan objeknya adalah upaya guru ekonomi memberi
pemahaman siswa terhadap prinsip-prinsip Islam dalam proses pembelajaran
ekonomi di Madrasah Aliyah Diniyah Putri Pekanbaru. Karena populasinya
sedikit maka penulis tidak mengambil sampel, artinya semua populasi diteliti.
Untuk mendapat data yang dibutuhkan, penulis mengunakan 3 (tiga) teknik
pengumpulan data yaitu angket, wawancara dan dokumentasi. Dalam mengelolah
data, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik
deskriptif kualitatif.
Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa upaya guru
ekonomi memberi pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip Islam dalam proses
pembelajaran ekonomi di Madrasah Aliyah Diniyah Putri Pekanbaru dikatakan
“baik” dengan persentase sebesar 78% berada pada rentang 61%-80%
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI PANTI ASUHAN DI KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG
Perilaku vulva hygiene merupakan tindakan menjaga dan membersihkan organ reproduksi kewanitaan bagian luar. Pada Agustus 2016, sebanyak 52 remaja putri di Kota Semarang mengalami infeksi pada organ reproduksi (19% Candidiasis, 17% Herpes simplex virus, 13% Vaginal bacterial, 12% Gonorrhoe, 10% Condyloma acuminata, 8% AIDS, 5% NGU, 4% Chlamidya tracomatis, 4% Herpes genitalis, 4% Trichomonas urethralis, dan 4% penyakit lain).
Panti asuhan sebagai lembaga kesejahteraan sosial bertugas memberikan perlindungan dan pelayanan, termasuk pelayanan kesehatan resproduksi.
Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku vulva hygiene pada remaja putri panti asuhan di Kecamatan Tembalang.
Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Melalui pengambilan sampel random sampling didapatkan sampel 116 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat uji statistik Chi Square taraf signifikansi 95%, dan multivariat.
Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berusia 12-15 tahun, berlatar belakang dari keluarga yatim/piatu. Sebanyak 27,6% responden berperilaku vulva hygiene yang kurang baik. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa pengetahuan tentang vulva hygiene(p=0,003) dan dukungan teman (p=0,01) berhubungan secara signifikan dengan perilaku vulva hygiene. Sedangkan variabel umur (p=0,8), usia awal pubertas (p=0,179), pendidikan (p=0,297), latar belakang (p=0,966), sikap (p=0,087), ketersediaan sarana (p=0,058), dan dukungan pengasuh (p=0,358) tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku vulva hygiene. Hasil uji regresi binary logistic menunjukkan dari seluruh variabel, hanya variabel pengetahuan tentang vulva hygiene yang memiliki pengaruh secara signifikan terhadap perilaku vulva hygiene (OR=3,061).
Disarankan agar panti asuhan lebih meningkatkan perhatian dan bimbingan mengenai vulva hygiene terutama dalam pemberian informasi dan fasilitas penunjang terkait kesehatan dan kebersihan organ reproduksi
Kata Kunci: Vulva Hygiene, Remaja, Panti Asuha
Penguatan kapasitas komunitas pengolah kopi tradisional di Dusun Ngawen Desa Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik
Penelitian ini membahas tentang penguatan pengolah kopi yang ada di Dusun Ngawen yang diturunkan oleh nenek moyang yang bernama Mak Ju dan masih dijaga sampai sekarang karena kopi ini merupakan kopi yang berbeda pada umumnya yaitu memiliki rasa yang lebih legit ada pahit dan ada gurih nya juga, rasa tersebut menjadi ciri khas kopi Mak Ju. Selain itu kopi tersebut masih di racik secara tradisional.Jenis penelitian ini yaitu menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development), yang dimana masyarakat Dusun Ngawen memanfaatkan aset yang ada. Cara untuk menyelesaikan permasalahan yaitu dengan menjaga aset pengolahan kopi tradisional dan memperkenalkan kembali kopi tradisional agar tidak kalah saing dengan kopi modern. Dalam metode ini memiliki 5 tahap yaitu (1) Discovery, yaitu tahapan mengidentifikasi sesuatu yang baru, (2) Dream, yaitu tahapan impian yang diinginkan masyarakat, (3) Design, yaitu tahapan penemuan baru yang berkaitan dengan proses perencanaan, (4) Define, yaitu tahapan membentuk kekuatan sebuah kelompok, (5), Destiny, yaitu tahapan merealisasikan yang sudah di susun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi penguatan kapasitas komunitas pengolah kopi tradisional di Dusun Ngawen Desa Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, kemudian untuk mengetahui hasil pemberdayaan masyarakat dalam melakukan penguatan kapasitas komunitas pengolah kopi tradisional di Dusun Ngawen Desa Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, dan untuk mengetahui kaitan dakwah pemberdayaan dan pengolah kopi di Dusun Ngawen Desa Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.Hasil dari pengorganisasian ini yaitu dengan melakukan strategi untuk mengembangkan tradisi pengolahan kopi ngawen menjadi berbagai macam produk makanan berupa kopi tumbuk, kopi bubuk, puding kopi yang menjadi nilai tambah ekonomi warga dusun ngawe
Penerapan teknik mnemonik untuk meningkatkan penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab: Studi pra-eksperimen pada siswa kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah Bandung
INDONESIA:
Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembelajaran bahasa Arab karena berperan penting dalam menunjang keterampilan komunikasi, baik lisan maupun tulisan. Namun, hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah Bandung masih mengalami kesulitan dalam mengingat dan memahami kosakata baru, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi dan motivasi mereka dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kosakata sebelum dan sesudah penerapan teknik mnemonik berbasis kata kunci, serta mengukur peningkatan kemampuan siswa setelah penggunaan teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain satu kelompok dengan pretest dan posttest (One-Group Pretest–Posttest Design). Sampel penelitian berjumlah dua puluh dua siswa kelas VI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t sampel berpasangan (Paired Samples T-Test), serta perhitungan N-Gain untuk melihat efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam rata-rata penguasaan kosakata siswa, yaitu dari 68,77 pada pretest menjadi 80,91 pada posttest. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) kurang dari 0,001 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,388 berada pada kategori sedang, sehingga menunjukkan bahwa penggunaan teknik mnemonik berbasis kata kunci cukup efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Secara kualitatif, hasil observasi dan wawancara mengungkapkan bahwa siswa merasa teknik ini lebih mudah dan menyenangkan karena melibatkan hubungan antara kata dengan gambar, cerita pendek, atau asosiasi kreatif lainnya.
ENGLISH:
Vocabulary mastery is one of the fundamental aspects of learning Arabic, as it plays a crucial role in supporting both oral and written communication skills. However, field observations revealed that many sixth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah Bandung still struggle to recall and understand new vocabulary, which negatively affects their participation and motivation in learning. This study aims to identify the level of students’ vocabulary mastery before and after the implementation of the keyword-based mnemonic technique and to measure the improvement that occurs following its application. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of twenty-two sixth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through tests (pretest and posttest), observations, and interviews. The data were analyzed using descriptive statistics, the paired samples t-test, and the normalized gain (N-Gain) to determine the effectiveness of the improvement in learning outcomes. The results indicated a significant increase in students’ vocabulary mastery, rising from an average score of 68.77 on the pretest to 80.91 on the posttest. The paired samples t-test showed a significance value (2-tailed) of less than 0.001 (< 0.05), indicating a statistically significant difference between the pretest and posttest scores. The N-Gain value of 0.388 falls within the medium category, demonstrating that the keyword-based mnemonic technique is moderately effective in improving students’ vocabulary mastery. Qualitative findings from observations and interviews also showed that students found the technique easier and more enjoyable because it involves linking words with images, short stories, or other creative associations.
ARABIC:
يعدّ إتقان المفردات أحد الجوانب الأساسية في تعلّم اللغة العربية، لما له من أهمية كبرى في دعم مهارات التواصل اللغوي بشقيها الشفوي والكتابي. ومع ذلك، أظهرت الملاحظات الميدانية أن العديد من تلاميذ الصف السادس بمدرسة مفتاح الفلاح الإسلامية الابتدائية بمدينة باندونغ ما زالوا يواجهون صعوبة في تذكّر المفردات الجديدة وفهمها، مما يؤثر سلباً في مستوى مشاركتهم ودافعيتهم نحو التعلّم .يهدف هذا البحث إلى التعرّف على مستوى إتقان المفردات العربية لدى التلاميذ قبل وبعد تطبيق تقنية التذكّر اللفظي القائمة على الكلمات المفتاحية (Mnemonik) ، وكذلك إلى معرفة مدى التحسّن في إتقانهم للمفردات بعد تطبيق هذه التقنية. اُتبع في هذا البحث المنهج الكمي بأسلوب ما قبل التجربة (Pre-Experimental Method) ، مع تصميم مجموعة واحدة ذات اختبار قبلي وبعدي (One-Group Pretest–Posttest Design). وبلغ عدد عيّنة البحث اثنين وعشرين تلميذاً من الصف السادس بمدرسة مفتاح الفلاح الإسلامية الابتدائية بمدينة باندونغ، اختيروا بطريقة العينة القصدية (Purposive Sampling). جُمعت البيانات بواسطة الاختبار (القبلي والبعدي)، والملاحظة، والمقابلة. أمّا تحليل البيانات فتمّ باستخدام الإحصاء الوصفي، واختبار (T) للعينات المرتبطة (Paired Samples T-Test) ، بالإضافة إلى تحليل الكسب الطبيعي (Normalized Gain) لقياس مدى فاعلية التحسّن في نتائج التعلّم .أظهرت نتائج البحث وجود تحسّنٍ ملحوظٍ في متوسط درجات إتقان المفردات العربية لدى التلاميذ، إذ ارتفع المعدّل من 68.77 في الاختبار القبلي إلى 80.91 في الاختبار البعدي. كما أظهر اختبار (T) للعينات المرتبطة أن قيمة الدلالة الثنائية (2-tailed) بلغت أقل من 0.001 (< 0.05)، مما يدلّ على وجود فرقٍ دالٍّ إحصائياً بين نتائج الاختبارين القبلي والبعدي. بينما بلغت قيمة الكسب الطبيعي (N-Gain) 0.388، وهي تقع ضمن الفئة المتوسطة، مما يشير إلى أنّ تطبيق تقنية التذكّر اللفظي القائمة على الكلمات المفتاحية فعّال بدرجة متوسطة في تحسين إتقان المفردات لدى التلاميذ. ومن الناحية الكيفية، أظهرت نتائج الملاحظة والمقابلة أنّ التلاميذ وجدوا هذه التقنية أسهل وأكثر متعةً في حفظ المفردات، لما تتضمّنه من ربط بين الكلمات والصور أو القصص القصيرة أو الارتباطات الإبداعية الأخرى
KOMUNIKASI DAKWAH MODERN MELALUI ANIMASI MOTION GRAPHIC PADA KONTEN VIDEO CHANNEL YOUTUBE YUFID.TV
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis apa saja
peran Yufid.Tv, bagaimana bentuk komunikasi Yufid.Tv, dan bagaimana proses
penyusunan konten Yufid.Tv dalam berdakwah modern melalui video animasi
motion graphic di youtube. Salah satu manfaat dari hasil penelitian ini adalah
dapat memberikan inspirasi kepada da’i untuk melaksanakan kegiatan
komunikasi dakwah dengan cara yang modern dan inovatif. Penelitian ini menggunakan teori tentang komunikasi menurut Harold D.
Lasswell yang menyatakan bahwa unsur-unsur komunikasi massa terdiri dari
sumber (source), pesan (message), saluran (channel), penerima (receiver), serta
efek (effect). Jenis penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah jenis
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Yufid.Tv memiliki empat
peran dalam berdakwah modern melalui konten video animasi motion graphic di
youtube, yakni sebagai Fasilitator, Mediator, Promotor, dan Inspirator. Kegiatan
dakwah yufid.tv terbentuk dalam jenis komunikasi massa dimana channel
youtube yufid.tv menjadi media massa yang menyalurkan pesan dari sumber
(da’i) kepada penerima (mad’u). Pada proses penyusunan konten video animasi
motion graphic, Yufid.Tv membutuhkan waktu pembuatan sekitar 1-2 bulan
dengan lima alur penyusunan yang melibatkan enam tokoh didalamnya. Salah
satu alat yang digunakan oleh Yufid.Tv adalah iMac dan software Adobe After
Effect. Konten video tersebut memiliki kelebihan pada tampilan yang menarik
dan memiliki kekurangan pada pengerjaan yang relatif lam
Implementasi Penggunaan Alat Peraga Moge (Multiplication Board Game) terhadap Hasil Belajar Perkalian Siswa
ABSTRAK
Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yaitu alat peraga. Alat peraga adalah alat untuk menyampaikan materi pembelajaran agar mempermudah pemahaman siswa. Salah satu alat peraga yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran matematika materi perkalian yaitu alat peraga MOGE. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) Untuk mengetahui implementasi alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (2) untuk mengetahui penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (3) untuk mengetahui hambatan penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian di kelas III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjakkan bahwa Implementasi Alat Peraga MOGE terhadap hasil belajar matematika materi perkalian di MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang dinyatakan efektif meskipun didalam penggunaan alat peraga MOGE terdapat beberapa faktor hambatan. Sebanyak 88,2% siswa mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pendekatan ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.
Kata Kunci: Alat Peraga MOGE, Hasil Belajar, Perkalian.
ABSTRACT
One important component in the learning process is teaching aids. Teaching aids are tools used to convey learning material to facilitate student understanding. One teaching aid that can be applied in the mathematics learning process for multiplication is the MOGE (multiplication board game) teaching aid. The objectives of this study are: (1) to determine the implementation of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication, (2) to determine the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in improving third-grade students' learning outcomes in mathematics multiplication, and (3) to identify obstacles to the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication in third-grade students. This study used a qualitative method with a case study type. The research data were collected using interview, observation, documentation, and data analysis techniques that included data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that the implementation of the MOGE teaching aid on mathematics learning outcomes for multiplication at MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang was effective, although there were several obstacles in the use of the MOGE teaching aid. A total of 88.2% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). This approach has been proven to significantly improve student understanding.
Keywords: MOGE Teaching Aids, Learning Outcomes, Multiplication
Sistem Pendukung Keputusan dalam Identifikasi Motif Songket Silungkang Menggunakan Metode AHP
What Drives Customer Loyalty in Culinary Businesses
Warunk Upnormal is renowned for its popularity as a favored dining establishment, thanks to its distinctive concept, inviting ambiance, and effective marketing techniques that contribute to its success. Currently, Warunk Upnormal is facing a contrasting situation, characterized by issues such as a decline in tourists, which has resulted in the closure of several of its stores. Hence, the author perceives that this phenomena indicates the presence of a disparity, which may serve as the foundation for this investigation. The objective of this study is to assess the impact of Food Quality, Price, Service Quality, Location, and Environment on Customer Loyalty by means of Customer Satisfaction at Warunk Upnormal. This study employs a survey methodology with a quantitative orientation. The data collection method employs a questionnaire. The Non Probability Sampling Technique was employed to collect samples, specifically using the Judgmental Sampling approach. These samples were disseminated to a total of 240 consumer respondents from Warunk Upnormal. The testing tool employs the SmartPLS software. The research findings indicate that all variables have been deemed valid and trustworthy, and satisfy the criteria for both Inner Model and Outer Model testing. The research findings indicate that Food Quality, Price, and Service Quality positively impact Customer Satisfaction, whereas Location and Environment have little impact on Customer Satisfaction. In addition, Customer Satisfaction has a beneficial impact on Customer Loyalty
