3,998 research outputs found
ANALISIS BAURAN PROMOSI PADA PT BANK MEGA, TBK KCP SUNTER GRIYA
TRI UTAMI RAHMA PUTRI. 2015. 8223128307. Analysis Of Promotion Mix In PT Bank Mega Tbk KCP Sunter Griya. Marketing Diploma Study Program. Department of Management. Faculty of Economics. State University of Jakarta..
This scientific work aimed to determine the campaign carried out by PT Bank Mega Tbk KCP Sunter Griya and factors - factors taken into consideration in the promotion mix at PT Bank Mega Tbk KCP Sunter Griya. The method used in this research is descriptive analysis. By using data gathered through literature studies, interviews and documentation.
From interviews with Funding Branch Manager can be deduced that the effective promotion activity at PT Bank Mega Tbk KCP Sunter Griya is personal selling because these promotions may be able to generate a lot of prospective customers are sure to keep their funds in PT Bank Mega Tbk KCP Sunter Griya
KEPENARIAN PUTRI GAYA SURAKARTA Tari Gambyong Sembung Gilang Karya Hadawiyah Endah Utami
KEPENARIAN PUTRI GAYA SURAKARTA Tari Gambyong Sembung Gilang Karya hadawiyah Endah Utami. (Dyan Mega Wigati, 2023) Deskripsi Karya Seni Program Studi S-1 Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta.
Deskripsi Karya Seni ini bertujuan untuk menguraikan secara deskriptif mengenai proses karya kepenarian putri Gaya Surakarta yaitu, Tari Gambyong Sembung Gilang Karya Hadawiyah Endah Utami. Penjelasan deskriptif tersebut meliputi empat bagian yaitu, bagian pertama menjelaskan latar belakang kepenarian penyaji, ide gagasan, tujuan dan manfaat, serta tinjauan pustaka. Bagian kedua menjelaskan mengenai proses pencapaian kualitas, berisikan uraian mengenai proses yang penyaji lakukan dalam penguasaan materi. Bagian ketiga merupakan deskripsi karya yang memuat uraian bentuk Tari Gambyong Sembung Gilang dari hasil intepretasi penyaji. Bagian keempat merupakan bagian simpulan dan saran. Kepenulisan deskripsi karya seni ini mengacu pada konsep Hasta Sawanda yang diterapkan oleh Nanik Sri Prihatini dalam buku yang berjudul Ilmu Tari Joged Tradisi Gaya Kasunanan Surakarta sebagai alat untuk menafsirkan dan mengekspresikan sebuah karya yang akan disajikan. Selain itu, penyaji juga bertolak pada konsep wiraga, wirasa, wirama, sebagai capaian penyaji dalam penguasaan materi
PENGARUH REPUTASI DAN KEUNGGULAN PRODUK EASY WADI’AH TERHADAP KEPUTUSAN MENABUNG PADA BANK SYARIAH INDONESIA DI KOTA PALOPO (Studi pada Mahasiswa FEBI IAIN Palopo Angkatan 2019)
ABSTRAK
Putri Mega Utami, 2024. “Pengaruh Reputasi dan Keunggulan Produk Easy
Wadi’ah Terhadap Keputusan Menabung pada Bank Syariah Indonesia di
Kota Palopo (Studi pada Mahasiswa FEBI IAIN Angkatan 2019)”. Skripsi
Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing Oleh Hamida, S.E.Sy.,
M.E.Sy.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah reputasi dan keunggulan produk
easy wadi’ah berpengaruh terhadap keputusan menabung pada Bank Syariah
Indonesia di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif
dengan jumlah sampel sebanyak 164 responden didapat dengan menggunakan
rumus slovin, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada
penelitian ini yaitu analisis regresi berganda dengan bantuan softwere SPSS. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Variabel reputasi (X1) secara parsial
berpengaruh positif terhadap keputusan menabung pada Bank Syariah Indonesia
di Kota Palopo (Y). 2) Variabel keunggulan produk easy wadi’ah (X2) secara
persial berpengaruh positif terhadap keputusan menabung pada Bank Syariah
Indonesia di Kota Palopo (Y). 3) variabel reputasi (X1) dan keunggulan produk
easy wadi’ah (X2) dalam penelitian ini berpengaruh secara simultan (bersama�sama) terhadap keputusan menabung pada Bank Syariah Indonesia di Kota Palopo
(Y) dengan nilai R Square (R2
) sebesar 0,309 yang berarti 30,9% variasi dalam
variabel dependen yaitu keputusan menabung (Y) dapat dijelaskan oleh variabel
independen yaitu variabel reputasi (X1) dan keunggulan produk easy wadi’ah (X2)
dengan sisanya sebesar 69,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat
dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Reputasi, Keunggulan Produk Easy Wadi’ah, Keputusan Menabung
ABSTRACT
Putri Mega Utami, 2024. "The Effect of Reputation and Product Excellence of
Easy Wadi'ah on Saving Decisions at Bank Syariah Indonesia in Palopo
City (Study on IAIN FEBI Students Class of 2019)". Thesis Sharia
Banking Study Program, Faculty of Economics and Islamic Business,
Palopo State Islamic Institute. Supervised by Hamida, S.E.Sy., M.E.Sy.
This study aims to determine whether the reputation and product advantages of
easy wadi'ah affect saving decisions at Bank Syariah Indonesia in Palopo City.
This study uses a type of quantitative research with a sample size of 164
respondents obtained using the slovin formula, the data collection techniques used
in this study are questionnaires / surveys and documentation. The data analysis
technique used in this study is multiple regression analysis with the help of SPSS
software. The results of this study indicate that: 1) Reputation variable (X1)
partially has a positive effect on saving decisions at Bank Syariah Indonesia in
Palopo City (Y). 2) The easy wadi'ah product excellence variable (X2) partially
has a positive effect on saving decisions at Bank Syariah Indonesia in Palopo City
(Y). 3) Reputation variables (X1) and the advantages of easy wadi'ah products
(X2) in this study have a simultaneous (joint) effect on saving decisions at Bank
Syariah Indonesia in Palopo City (Y) with an R Square (R2) value of 0.309 which
means that 30.9% of the variation in the dependent variable, namely saving
decisions (Y) can be explained by the independent variable, namely the reputation
variable (X1) and the advantages of easy wadi'ah products (X2) with the
remaining 69.1% explained by other variables not included in this study.
Keywords: Reputation, Easy Wadi'ah Product Advantage, Saving Decisio
ANALISIS PROFITABILITAS SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PADA PT. BANK NAGARI CABANG UTAMA PADANG
Tidak bisa dipungkiri lagi perkembangan dunia usaha di Indonesia yang semakin kompetitif menuntut setiap perusahaan untuk dapat mengolah dan melaksanakan manajemen perusahaan menjadi lebih profesional. Dengan bertambahnya pesaing disetiap saat, baik pesaing yang berorientasi lokal maupun pesaing yang berorientasi international (multinational corporation), maka setiap perusahaan harus berusaha menampilkan yang terbaik, baik dalam segi kinerja perusahaan, juga harus ditunjang dengan strategi yang matang dalam segala segi termasuk dalam manajemen keuangan.
Kinerja perusahaan terutama profitabilitas diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin dikendalikan di masa depan (M.Hanafi, 2005:40)
Dalam upaya meningkatkan produktivitas setiap perusahaan akan bergerak untuk meningkatkan kinerja perusahaannya. Untuk itu setiap perusahan harus melakukan pengukuran dengan skala-skala yang ditetapkan oleh pihak manajemen melalui efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya perusahaan agar memperoleh keuntungan (Profit).
Kinerja merupakan suatu prestasi yang sudah dicapai organisasi. Banyak alat yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan suatu organisasi, diantaranya ROI, ROA, ROE dan lainnya yang merupakan bagian dari rasio profitabilitas. Profitabilitas secara umum dapat diartikan sebagai kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. Laba yang dimaksud berupa hasil yang didapat dari kegiatan operasional perusahaan dan menjadi tolak ukur dalam menentukan kinerja manajemen perusahaan.
Manajemen perusahaan dapat dikatakan sukses jika perusahaan berhasil mencapai keuntungan/laba sesuai yang direncanakan, bahkan jika memungkinkan semaksimal mungkin. Seperti dijelaskan sebelumnya, ratio profitabilitas merupakan salah satu ratio untuk mengukur kinerja keuangan. Menurut (Dermawan dan Djahotman, 2013), Rasio profitabilitas merupakan pengukuran kemampuan dalam memperoleh laba dengan menggunakan aset atau modal perusahaan. Pengukuran dengan rasio profitabilitas ini sangat penting karena dapat mengukur seberapa besar profit/laba yang telah dihasilkan perusahaan.
Selain manajemen yang baik, dalam suatu perusahaan juga memerlukan analisis terhadap laporan keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mengatasi masalah-masalah keuangan perusahaan serta mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Melalui analisis laporan keuangan, manajemen dapat mengetahui posisi keuangan, kinerja keuangan dan kekuatan keuangan (financial strength) yang dimiliki perusahaan. Selain berguna bagi perusahaan dan manajemennya, analisis laporan keuangan juga diperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan lain seperti kreditor, investor dan pemerintah untuk menilai kondisi keuangan perusahaan dan perkembangan dari perusahaan tersebut.
Didalam dunia perbankan, bank memiliki peranan penting dalam memajukan pertumbuhan ekonomi. Bank merupakan salah satu mata rantai yang digunakan untuk mempercepat pembangunan. Setelah ditetapkannya undang-undang no.10 tahun 1998 mengenai perubahan atas undang-undang No.7 tahun 1992 tentang perbankan, peranan perbankan dalam peningkatan perekonomian menjadi meningkat, hal ini terlihat dengan masuknya perbankan kedalam dunia bisnis sampai kedaerah pedesaan.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai salah satu bank yang ada pada sistem perbankan nasional memiliki fungsi dan peran yang signifikan dalam konteks pembangunan ekonomi regional karena BPD mampu membuka jaringan pelayanan di daerah-daerah dimana secara ekonomis tidak mungkin dilakukan oleh bank swasta.
Undang-Undang No. l3 tahun 1962 tentang asas-asas Ketentuan Bank Pembangunan Daerah mengatakan bahwa BPD berkerja sebagai pengembangan perekonomian daerah dan menggerakkan pembangunan ekonomi daerah untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat serta menyediakan pembiayaan keuangan pembangunan di daerah, menghimpun dana serta melaksanakan dan menyimpan kas daerah (pemegang / penyimpanan kas daerah) disamping menjalankan kegiatan bisnis perbankan (Hasan, Anuar, dan Ismail 2010). Sementara itu KEPMENDAGRI No. 62 Tahun 1999 tentang pedoman organisasi dan tata kerja bank pembangunan daerah pasal 2 juga mengatakan bahwa BPD dibangun adalah untuk mengembangkan perekonomian dan menggerakkan pembangunan daerah melalui kegiatan BPD sebagai Bank.
Salahsatunya PT Bank Nagari yang merupakan bank daerah yang ada di Sumatera Barat dan merupakan salah satu bank yang peduli terhadap kebutuhan nasabah, terbukti dengan keberadaannya sampai pelosok daerah dengan nama yang sudah dikenal baik serta dipercaya oleh masyarakat dalam menyalurkan dana mereka berupa pengkreditan, menarik para investor untuk menanamkan modalnya terhadap produk yang telah mereka tawarkan berupa giro, tabungan dan deposito, serta jenis jasa-jasa lainnya. Hasil dari kegiatan penyaluran dan penanaman dana tersebut merupakan kinerja bank yang salah satunya adalah laporan keuangan
STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT INFAK SEDEKAH DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN FAKIR MISKIN (Studi Pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Blitar)
Skripsi dengan judul “Strategi Pengelolaan Zakat Infak Sedekah dalam Peningkatan Kesejahteraan Fakir Miskin (Studi Pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Blitar)” ini ditulis oleh Mega Putri Utami (NIM. 12404193056), Jurusan Bisnis dan Manajemen, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Qomarul Huda, M.Ag.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jumlah fakir miskin dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga diperlukan pengelolaan ZIS yang efektif dan efisien untuk mencapai sasaran dan tujuan dari BAZNAS Kota Blitar dalam meningkatkan kesejahteraan fakir miskin. Sehingga fokus penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, pengoordinasian, pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, kendala dan solusi pengelolaan zakat infak dan sedekah pada BAZNAS Kota Blitar dalam peningkatan kesejahteraan fakir miskin. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, pengoordinasian, pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, kendala dan solusi pengelolaan zakat, infak dan sedekah pada BAZNAS Kota Blitar dalam peningkatan kesejahteraan fakir miskin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitian yaitu di lembaga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Blitar. Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, paparan data, penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data terdiri dari kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Tahap penelitian ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap analisis data, dan tahap pelaporan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses perencanaan pada BAZNAS Kota Blitar adalah dilakukannya rapat akhir tahun; Pengumpulan zakat melalui keterlibatan UPZ yang ada di setiap instansi atau dinas pemerintah; Pelaksanaan BAZNAS Kota Blitar memiliki lima program; Pengoordinasian antar pengurus BAZNAS Kota Blitar terjalin secara gotong royong dan saling membantu. BAZNAS Kota Blitar bekerjasama dengan instansi pemerintah dan dinas-dinas yang ada di Kota Blitar terkait pengelolaan zakat; Pelaksanaan BAZNAS Kota Blitar memiliki lima program; Pendistribusian di BAZNAS Kota Blitar terdiri dari beberapa tahapan yakni: pengajuan bantuan oleh mustahik, peninjauan program, survey, laporan, rapat antara wakil pendistribusian dan pendayagunaan, dan pencairan dana; Pendayagunaan zakat, infak dan sedekah BAZNAS Kota Blitar dapat memberikan hal positif meskipun tidak signifikan karena keterbatasan modal yang diberikan oleh BAZNAS Kota Blitar dan kemampuan mustahik dalam mengelola dana.
Kata Kunci: Strategi Pengelolaan, Kesejahteraan Fakir Miskin, Badan Amil Zakat Nasional
TANGGUNG JAWAB DEVELOPER DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (STUDI PADA APARTEMEN BELLAGIO THE RESIDENCE MEGA KUNINGAN)
ABSTRAK
Banyaknya kasus yang merugikan konsumen, terutama dalam hal
perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) apartemen, maka penting untuk
mengetahui aspek-aspek pertanggungjawaban developer dalam
perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) apartemen. Berdasarkan uraian
tersebut di atas, maka permasalahan yang dapat dikemukakan dalam
tesis ini adalah : Bagaimana tanggung jawab developer dalam perjanjian
pengikatan jual beli (PPJB) Apartemen Bellagio The Residence Mega
Kuningan? Bagaimana penyelesaian dalam hal ada pembatalan perjanjian
pengikatan jual beli (PPJB) Apartemen Bellagio The Residence Mega
Kuningan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah yuridis empiris, artinya selain menekankan pada hukum dalam
peraturan (law in the book) juga menekankan pada berlakunya hukum
tersebut dalam masyarakat. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah
deskriptif analitis. Dalam penelitian ini metode penentuan sampel yang
digunakan adalah random sampling. Penulis mengambil sampel 3 orang
konsumen secara acak. Dan pihak yang berperan langsung dari obyek
penelitian yaitu : Developer Apartemen Bellagio The Residence Mega
Kuningan, Direktur Apartemen Bellagio The Residence Mega Kuningan,
Manager Legal (Manajer bagian hukum) Apartemen Bellagio The
Residence Mega Kuningan, dan 3 orang konsumen Apartemen Bellagio
The Residence Mega Kuningan. Metode pengumpulan dilakukan dengan
cara field research (wawancara) dan Library Research (penelitian
kepustakaan).
Berdasarkan hasil penelitian mengenai tanggung jawab developer
dalam perjanjian pengikatan jual beli (studi pada Apartemen Bellagio The
Residence Mega Kuningan) dapat disimpulkan secara normatif tanggung
jawab pelaku usaha (developer) diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang
Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Tanggung jawab
developer tidak hanya terbatas pada apa yang tercantum dalam perjanjian
tersebut, tetapi lebih dari itu, developer juga harus bertanggung jawab
terhadap cacat tersembunyi pada apartemennya. Penyelesaian dalam hal
adanya pembatalan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) apartemen,
PT.Centra Lingga Perkasa selaku Developer Apartemen Bellagio
Residence Mega Kuningan akan mengenakan penalty sesuai dengan
perjanjian yang telah disepakati.
Kata kunci: tanggung jawab, developer, perjanjian pengikatan jual beli,
dan apartemen.
ABSTRACT
A lot of cases that bisnis injure consumers, especially in a binding
sale and purchase agreement (PPJB) apartment, it is important to know
responsibility developer the accountability aspects of the binding of
developers in the sale and purchase agreement (PPJB) apartment. Based
on the above description, then the problem can be presented in this thesis
is : What responsibility on developers in a binding sale and purchase
agreement (PPJB) The Residence Apartment Bellagio Mega Kuningan?
How does settlement in the case of a cancellation of a binding sale and
purchase agreement (PPJB) The Residence Apartment Bellagio Mega
Kuningan?. Metode approach used in this study is the legal empirical,
meaning that in addition to emphasis on the law in the regulation (law in
the book) also emphasizes the application of these laws in the community.
Specifications in this research is descriptive analytic. In this study sample
methods used is random sampling. The author takes a sample of 3
random customers. And parties who participate directly from the object of
reseacrh Developer Apartments The Residence Bellagio Mega Kuningan,
the consumer 3 The Residence Bellagio Mega Kuningan, Apartment
Manager Law Section The Residence Bellagio Mega Kuningan, Director of
The Residence Apartment Bellagio Mega Kuningan. Collection method is
done by field reseacrh (interviews) and the library research (research
libraries).
Based on the results of research on the developer responsibility in
binding sale and purchase agreement (the study at the Bellagio Residence
Apartment Mega Kuningan) can be summed up in a normative
responsibility of business actors (developer) provided for in Article 18 of
Law No.8 of 1999 concerning Consumer Protection. Responsibility of
developers not only limited to what is stated in the agreement, but more
than that, developers also must be responsible for hidden defects in the
apartment. Settlement in case of cancellation of a binding sale and
purchase agreement (PPJB) apartments, as the PT. Centra Lingga
Perkasa developer The Residence Apartment Bellagio Mega Kuningan will
wear a penalty in accordance with the ageed contract.
Keywords : responsibility, developers, binding sale and purchase
agreement, apartment
Perancangan Video Edukasi Pola Hidup Sehat untuk Remaja Putri Usia 15-20 Tahun
Perubahan fisik yang cepat pada remaja putri saat pubertas membuat remaja ingin membangun citra tubuh sesuai keinginannya dengan cara yang ekstrem dan tidak sesuai dengan aktivitas mereka. Pembentukan persepsi tubuh ideal dipengaruhi oleh komparasi sosial tanpa meneliti lebih jauh dari kenyataan sebenarnya sehingga dilakukan beragam cara untuk mewujudkan kenyataan tersebut. Karena itu remaja putri memerlukan informasi pola hidup sehat untuk mengiringi diet yang tepat. Dalam pembuatannya, materi edukasi harus disiapkan secara menarik dan juga mudah diakses oleh remaja. Penyajian materi menggunakan audio dan visual dibuktikan dapat mengisi dua kali sistem pemrosesan informasi dalam pikiran manusia. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dirancang video edukasi pola hidup sehat menggunakan video pendek vertikal yang cocok dengan preferensi media remaja putri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan strategi linear. Hasil akhir dari perancangan ini merupakan sepuluh buah video edukasi dengan durasi 30-60 detik sehingga tetap mudah diakses di sela kesibukan remaja.Fast physical changes in teenagers during puberty make teenagers want to build a body image according to their desires in an extreme way and not fit with their activities. The formation of the ideal body perception is influenced by social comparison without exploring further than the real reality so that there are various ways to make the reality come true. That’s why teenagers need a healthy lifestyle information to follow the proper diet. In its construction, educational materials must be prepared in an attractive manner and also easily accessible by teenagers. Material presentation using audio and visual has been proven to double the information processing systems in the human mind. Based on the background then a healthy lifestyle education video was designed using a vertical short video that corresponds to the preferences of the teenager’s media. The methods used in this study are qualitative methods and linear strategy. The end result of this design is ten educational videos with a duration of 30-60 seconds so that it remains easily accessible amidst the busy lives of teenagers
GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe, STATUS GIZI DAN KETERATURAN MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 2 GODEAN
Latar Belakang : Remaja putri merupakan kelompok rawan menderita anemia karena mengalami menstruasi setiap bulan. Hasil Riskesdas tahun 2013 diketahui bahwa proporsi anemia pada usia 15-24 tahun sebesar 18,4%. Oleh karena itu, pemerintah berupaya membagikan tablet Fe ke setiap puskesmas untuk mengatasi masalah anemia pada remaja putri. Program ini merupakan strategi pencegahan dan penanggulangan masalah anemia yang paling efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin.
Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran kepatuhan konsumsi tablet Fe, status gizi dan keteraturan menstruasi remaja putri di SMK Negeri 2 Godean.
Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling dan pengambilan sampel dilakukan dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Godean, diambil berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Godean 1. Kriteria inklusi adalah remaja putri yang mendapatkan tablet Fe serta remaja putri dengan kadar hemoglobin < 12 g/dl dan 12 – 14 g/dl. Kriteria eksklusi adalah remaja putri yang tidak menstruasi selama tiga bulan terturut-turut. Variabel penelitian yaitu kepatuhan konsumsi tablet Fe, status gizi, status anemia, keteraturan menstruasi dan siklus menstruasi.
Hasil Penelitian : Pengambilan subjek penelitian di SMK Negeri 2 Godean diperoleh 140 remaja putri dengan rentang usia 15-18 tahun menunjukan bahwa masih banyak yang tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe yaitu sebesar 66,4%. Status gizi remaja putri tergolong normal 86,4%, kurus 0,7%, gemuk 10%, dan obesitas 2,8%. Status anemia remaja putri diketahui sebesar 14,3% dan menurun setelah diberikan tablet Fe menjadi 6,3%. Remaja putri dengan menstruasi tidak teratur sebesar 77,9% dan teratur 22,1%. Siklus menstruasi pada remaja putri yaitu normal sebesar 81,4%, memanjang sebesar 11,4%, dan memendek sebesar 7,1%.
Kesimpulan : Berdasarkan analisa deskriptif diketahui bahwa remaja putri yang patuh mengkonsumsi tablet Fe memiliki status gizi lebih baik, dapat menurunkan proporsi remaja putri yang mengalami anemia dan memiliki menstruasi lebih teratur.
Kata Kunci : remaja putri, status gizi, status anemia, keteraturan menstruasi, siklus menstruasi
PEMBINAAN KECERDASAN MORAL PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA DALAM BERORGANISASI (STUDI DI PIMPINAN PUSAT IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDATUL ULAMA, JAKARTA PUSAT)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan informasi yang mendalam berdasarkan data danfaktaempiris serta dapat dipercaya tentang pembinaan kecerdasanmoral pelajar putri Nahdlatul Ulama dalam berorganisasi di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama tigabulan yaitu 23 Maret sampai dengan13Mei 2016.Penelitian ini menggunakan metode deskriptifdengan pendekatan kualitatif. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisa deskriptif, yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara delapan orang informan dan tiga orang keyinforman dianalisis secara deskriptif,selanjutnya data yang sudah dianalisis dikonfirmasi kepada expert opinionuntuk kemudian dibuat kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa: pertama,organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama telah menyusun berbagai kegiatan yang bertujuan untuk membentuk kecerdasan moral kadernya. Kecerdasan moral yang ingin dicapai dan dibangun oleh IPPNU adalah nilai-nilai yang bersifat universal yaitu nilai-nilai karakter mabadi khairu ummah (nilai-nilai karakter jujur, dapat dipercaya dan menepati janji, bersikap adil, gotong royong, dankonsisten)dan karakter ahlussunnah wal jamaah(nilai-nilai untuk berperilaku moderat danadil, bersikap seimbang antara manusia, alam, dan tuhan, serta bersikap toleran). Kedua, program pembinaan kecerdasan moral di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama saat ini masih berjuang pada tataran penanaman nilai-nilai moral saja tetapi belum banyak kegiatan pembiasan moral dan kegiatan aktivitas langsung yang dapat membangun kecerdasan moral kadernya.Program kegiatan pembinaan kecerdasan moral di IPPNU yaitu meliputi kegiatan pembinaan formal(kegiatan kaderisasi, pelatihan-pelatihan, seminar, dan lain-lain)dan non formal(kegiatan pembiasaan kultur organisasi misalnya dalam forum rapat, diskusi, silaturahmi dengan para kyaidan alumni IPPNU; serta pembinaan moral keagamaan seperti pengajian, tahlilan, dan ziarah). Ketiga, berdasarkan kegiatan pembinaan kecerdasan moral yang ada di organisasi IPPNU, kegiatan-kegiatan pembinaan kecerdasan moral dapat membangun kejujuran kaderIPPNU, bersikap adil, gotong royong, serta konsisten dalam menjalankan kegiatan yang sudah berlangsung secara berkelanjutan. Selain itu juga pembinaan kecerdasan moral di organisasi IPPNU dapat membangun perilaku kadernya menjadi kader yang moderat dalam bertindak dan berperilaku, dan mampu bersikap toleran terhadap orang yang berbeda suku, agama, ras, maupun budaya
Faktor Risiko Status Obesitas terhadap Kejadian Gangguan Psikososial pada Remaja Putri di Semarang
Latar Belakang : Angka prevalensi obesitas pada remaja usia 13-15 tahun di Semarang dua kali angka prevalensi provinsi Jawa Tengah. Dampak dari obesitas yang dapat terjadi pada remaja tidak hanya permasalahan kesehatan, namun juga permasalahan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status obesitas sebagai faktor risiko kejadian gangguan psikososial pada remaja putri di Semarang.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain case control. Jumlah subjek sebanyak 92 remaja putri usia 13-15 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok. Subjek terdiri dari 46 obesitas dan 46 gizi normal. Subjek diminta untuk mengisi 5 kuesioner yaitu Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17), Body Shape Questionnaire-16 (BSQ-16), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), Bullying Behaviour Measurement, dan Children Depression Inventory (CDI). Data dianalisis menggunakan uji chi-square.
Hasil : Terdapat perbedaan gangguan psikososial antara remaja putri obesitas dan remaja putri gizi normal (p=0,000). Remaja putri obesitas memiliki risiko mengalami gangguan psikososial 6,395 kali dibandingkan remaja putri gizi normal. Terdapat perbedaan citra tubuh (p=0,000), harga diri (p=0,022), dan bullying (p=0,003) antara remaja putri obesitas dan remaja putri gizi normal. Tidak terdapat perbedaan depresi antara remaja putri obesitas dan remaja putri gizi normal (p=0,186).
Simpulan : Obesitas sebagai faktor risiko kejadian gangguan psikososial pada remaja putri. Terdapat perbedaan citra tubuh, harga diri, dan bullying antara remaja putri obesitas dan remaja putri gizi normal. Tidak terdapat perbedaan depresi antara remaja putri obesitas dan remaja putri gizi normal
- …
